D a n i R a m d a n i , S . S o s
h t t p s : / / w w w. s o s i a l 7 9 . c o m
Team building adalah suatu upaya dan cara untuk membangun kerja di
lingkungan organisasi demi mencapai tujuan bersama secara efektif dan
efisien. Team building juga dapat diartikan sebagai upaya sistematis yang
dapat membantu suatu tim agar menjadi solid, efektif, dan efisien.
Tim adalah sekumpulan orang yang memiliki visi yang sama dan bersinergi
untuk mencapai tujuan bersama.
Untuk membuat tim yang solid sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan
secara efektif, diperlukan sebuah upaya ekstra.
 Faktor penentu dalam team building, yaitu interaksi komunikasi yang kuat
antara satu anggota dan yang lainnya.
 Jika interaksi setiap lini divisi dan anggota sudah terjalin, maka akan
terbentuk suatu ikatan. Melalui ikatan tersebut setiap anggota bakal lebih
fokus untuk memenuhi tujuan bersama, yakni memajukan organisasi.
Manfaat Team Building
1. Mendekatkan Satu Anggota dengan anggota Lain: mampu beradaptasi dengan berbagai
macam kepribadian seseorang.- kedekatan akan terjalin demi membangun tim yang solid.
2. Memperbaiki Alur Komunikasi: tanpa interaksi yang kuat akan rentan terjadi miskomunikasi
antar anggota. Bila hal ini terjadi tentu bisa menyebabkan gangguan alur kerja di organisasi.
3. Membentuk Ikatan Kerjasama: tujuan dan visi misi perusahaan dapat tercapai lebih mudah.
-juga dapat memicu rasa tanggung jawab menyelesaikan tugas sesuai perannya masing-
masing.
4. Membangkitkan Motivasi: -jenuh- kinerja kian menurun. -team building bisa mencegah
masalah ini terjadi. Hal tersebut akan dapat menciptakan suasana kantor menjadi lebih cair.
5. Menurunkan Ego dan Menyatukan Pendapat: manusia memiliki sikap ego. -ego yang tinggi,
tentu akan sulit untuk menerima pendapat orang lain. Bila hal tersebut terjadi di
perusahaan tentu akan menyulitkan komunikasi.
Tipe Team Building
 Personality-based team building. –fokus-agar setiap anggota tim dapat mengenal
diri sendiri dan mengenal rekan-rekan setimnya secara mendalam.
 Activity-based team building. - aktivitas fisik yang dilakukan di alam terbuka
(outbound)- mengasah kemampuan tim dalam bekerjasama, berkoordinasi, dan
berkomunikasi.
 Skills-based team building.- workshop- skill-kemampuan mengkritik dan menerima
kritik, kemampuan memberikan argumen secara efektif, dan kemampuan
menangani konflik.
 Problem-based team building. -kasus, puzzle, ataupun masalah sebagai media
pembelajaran.- dalam ruangan maupun di ruangan terbuka.
Cara Membangun Team Building
1. Tetapkan Visi dan Misi:- memudahkan koordinasi- setiap anggota dapat menyelaraskan
pekerjaannya sesuai target organisasi.
2. Identifikasi Potensi dan Kompetensi Setiap Karyawan: -target.- perlu mengetahui dahulu
potensi setiap anggota.-memudahkan memanajemen.
3. Bagi Job Desc Secara Jelas: -Demi pemerataan hak dan tanggung jawab setiap anggota.-merasa
memiliki kewajiban yang sama.
4. Beri Kepercayaan yang Sama untuk Setiap anggota-Kepercayaan merupakan hal vital dalam
membangun kerjasama tim yang kuat.
5. Adakan Reward dan Evaluasi:-Melalui reward, anggota dengan kinerja baik akan merasa
dihargai dan berupaya untuk menjaga produktivitasnya. Lalu, bila ada anggota yang bekerja di
bawah ekspektasi, maka perlu melakukan evaluasi.
6. Jangan Menunda Menyelesaikan Masalah
Thank You !
Dani Ramdani, S.Sos

Materi Team Building untuk pendidikan.pptx

  • 1.
    D a ni R a m d a n i , S . S o s h t t p s : / / w w w. s o s i a l 7 9 . c o m
  • 2.
    Team building adalahsuatu upaya dan cara untuk membangun kerja di lingkungan organisasi demi mencapai tujuan bersama secara efektif dan efisien. Team building juga dapat diartikan sebagai upaya sistematis yang dapat membantu suatu tim agar menjadi solid, efektif, dan efisien. Tim adalah sekumpulan orang yang memiliki visi yang sama dan bersinergi untuk mencapai tujuan bersama. Untuk membuat tim yang solid sehingga dapat menyelesaikan pekerjaan secara efektif, diperlukan sebuah upaya ekstra.
  • 3.
     Faktor penentudalam team building, yaitu interaksi komunikasi yang kuat antara satu anggota dan yang lainnya.  Jika interaksi setiap lini divisi dan anggota sudah terjalin, maka akan terbentuk suatu ikatan. Melalui ikatan tersebut setiap anggota bakal lebih fokus untuk memenuhi tujuan bersama, yakni memajukan organisasi.
  • 4.
    Manfaat Team Building 1.Mendekatkan Satu Anggota dengan anggota Lain: mampu beradaptasi dengan berbagai macam kepribadian seseorang.- kedekatan akan terjalin demi membangun tim yang solid. 2. Memperbaiki Alur Komunikasi: tanpa interaksi yang kuat akan rentan terjadi miskomunikasi antar anggota. Bila hal ini terjadi tentu bisa menyebabkan gangguan alur kerja di organisasi. 3. Membentuk Ikatan Kerjasama: tujuan dan visi misi perusahaan dapat tercapai lebih mudah. -juga dapat memicu rasa tanggung jawab menyelesaikan tugas sesuai perannya masing- masing. 4. Membangkitkan Motivasi: -jenuh- kinerja kian menurun. -team building bisa mencegah masalah ini terjadi. Hal tersebut akan dapat menciptakan suasana kantor menjadi lebih cair. 5. Menurunkan Ego dan Menyatukan Pendapat: manusia memiliki sikap ego. -ego yang tinggi, tentu akan sulit untuk menerima pendapat orang lain. Bila hal tersebut terjadi di perusahaan tentu akan menyulitkan komunikasi.
  • 5.
    Tipe Team Building Personality-based team building. –fokus-agar setiap anggota tim dapat mengenal diri sendiri dan mengenal rekan-rekan setimnya secara mendalam.  Activity-based team building. - aktivitas fisik yang dilakukan di alam terbuka (outbound)- mengasah kemampuan tim dalam bekerjasama, berkoordinasi, dan berkomunikasi.  Skills-based team building.- workshop- skill-kemampuan mengkritik dan menerima kritik, kemampuan memberikan argumen secara efektif, dan kemampuan menangani konflik.  Problem-based team building. -kasus, puzzle, ataupun masalah sebagai media pembelajaran.- dalam ruangan maupun di ruangan terbuka.
  • 6.
    Cara Membangun TeamBuilding 1. Tetapkan Visi dan Misi:- memudahkan koordinasi- setiap anggota dapat menyelaraskan pekerjaannya sesuai target organisasi. 2. Identifikasi Potensi dan Kompetensi Setiap Karyawan: -target.- perlu mengetahui dahulu potensi setiap anggota.-memudahkan memanajemen. 3. Bagi Job Desc Secara Jelas: -Demi pemerataan hak dan tanggung jawab setiap anggota.-merasa memiliki kewajiban yang sama. 4. Beri Kepercayaan yang Sama untuk Setiap anggota-Kepercayaan merupakan hal vital dalam membangun kerjasama tim yang kuat. 5. Adakan Reward dan Evaluasi:-Melalui reward, anggota dengan kinerja baik akan merasa dihargai dan berupaya untuk menjaga produktivitasnya. Lalu, bila ada anggota yang bekerja di bawah ekspektasi, maka perlu melakukan evaluasi. 6. Jangan Menunda Menyelesaikan Masalah
  • 7.
    Thank You ! DaniRamdani, S.Sos