PARAGRAF
Pengertian Paragraf
Paragraf adalah bagian dalam suatu karangan yang
mengandung satu gagasan pokok atau pikiran utama dan
beberapa gagasan atau pikiran penjelas.
Paragraf merupakan himpunan dari kalimat kalimat yang
bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk suatu
gagasan.
Paragraf adalah bagian suatu karangan yang
mengandung satu kalimat utama dan beberapa kalimat
penjelas.
Pengertian paragraf deduktif
Paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat
utamanya berada di awal paragraf, kemudian diikuti
kalimat kalimat penjelas.
Pikiran utama adalah pikiran atau gagasan yang terdapat
dalam sebuah paragraf. Pikiran utama terdapat dalam
kalimat utama atau kalimat topik.
Kalimat utama adalah kalimat yang memuat pikiran
utama. Dalam pragraf deduktif, kalimat utama selalu di
awal paragraf.
Kalimat penjelas adalah kalimat yang memperjelas
kalimat utama.
Kalimat penjelas dalam paragraf deduktif selalu berada
setelah kalimat utama
Di dalam kalimat penjelas terdapat pikiran penjelas
Pikiran penjelas adalah pikiran yang memperjelas
pikiran utama
Pikiran penjelas adalah pikiran yang memperjelas
pikiran utama
Selokan ini sangat kotor. Sampah sampah berserakan
di sana sini. Nyamuk senang bersarang dan bertelur di
sini karena airnya menggenang. Oleh sebab itu kita
harus membersihkan selokan ini supaya air lancar
mengalir. Dengan demikian nyamuk tidak akan
bersarang dan bertelur di tempat ini.
Contoh sebuah paragraf deduktif
Kalimat utamanya adalah :
Dengan demikian nyamuk tidak akan bersarang dan
bertelur di tempat ini.
Selokan ini sangat kotor.
Kalimat penjelasnya adalah :
Sampah sampah berserakan di sana sini.
Nyamuk senang bersarang dan bertelur di sini karena
airnya menggenang.
Oleh sebab itu kita harus membersihkan selokan ini
supaya air lancar mengalir.
Pikiran utamanya adalah :
Selokan sangat kotor.
Pikiran Penjelasnya adalah :
1.Sampah berserakan
2.Nyamuk senang bersarang
3.Kita harus membersihkan selokan
4.Nyamuk tidak bersarang dan bertelur
Contoh paragraf deduktif :
Pemuda warga desa Tenteram memutuskan
melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib.
Sebelumnya, banyak anak sekolah yang dibiarkan di
luar rumah, dan hanya duduk duduk di pinggir jalan
pada saat jam jam belajar. Para pemuda mulai
mendatangi orang tua dan memberi pengertian
pentingnya belajar bagi anak anak mereka. Apabila
warga menemukan anak-anak mereka sedang kumpul
- kumpul di pinggir jalan pada saat jam belajar, mereka
akan diperingatkan dan diajak untuk belajar bersama.
Jam belajar masyarakat dimulai pukul18.00 sampai
pukul 20.00.
Kalimat utamanya adalah
1. Pemuda warga desa Tenteram memutuskan
melaksanakan jam belajar masyarakat dengan
tertib.
Pemuda warga desa Tenteram memutuskan melaksanakan jam
belajar masyarakat dengan tertib. Sebelumnya, banyak anak
sekolah yang dibiarkan di luar rumah, dan hanya duduk duduk di
pinggir jalan pada saat jam jam belajar. Para pemuda mulai
mendatangi orang tua dan memberi pengertian pentingnya belajar
bagi anak anak mereka. Apabila warga menemukan anak-anak
mereka sedang kumpul - kumpul di pinggir jalan pada saat jam
belajar, mereka akan diperingatkan dan diajak untuk belajar
bersama. Jam belajar masyarakat dimulai pukul18.00 sampai
pukul 20.00.
Kalimat Penjelasnya adalah
Pemuda warga desa Tenteram memutuskan
melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib.
Sebelumnya, banyak anak sekolah yang dibiarkan di
luar rumah, dan hanya duduk duduk di pinggir jalan
pada saat jam jam belajar. Para pemuda mulai
mendatangi orang tua dan memberi pengertian
pentingnya belajar bagi anak anak mereka. Apabila
warga menemukan anak-anak mereka sedang kumpul
- kumpul di pinggir jalan pada saat jam belajar, mereka
akan diperingatkan dan diajak untuk belajar bersama.
Jam belajar masyarakat dimulai pukul18.00 sampai
pukul 20.00.
1. Sebelumnya, banyak anak sekolah yang dibiarkan
di luar rumah, dan hanya duduk duduk di pinggir
jalan pada saat jam jam belajar.
2. Para pemuda mulai mendatangi orang tua dan
memberi pengertian pentingnya belajar bagi anak
anak mereka.
3. Apabila warga menemukan anak-anak mereka
sedang kumpul - kumpul di pinggir jalan pada saat
jam belajar, mereka akan diperingatkan dan diajak
untuk belajar bersama.
4. Jam belajar masyarakat dimulai pukul18.00 sampai
pukul 20.00.
Kalimat Penjelasnya adalah
1. Pemuda desa Tenteram memutuskan
melaksanakan jam belajar
2. Sebelumnya, banyak anak sekolah yang hanya
duduk duduk di pinggir jalan jam belajar.
3. Para pemuda memberi pengertian kepada orang
tua tentang pentingnya belajar bagi anak.
4. Warga akan memperingatkan anaknya untuk
belajar bersama.
5. Jam belajar masyarakat dimulai pukul18.00 sampai
pukul 20.00.
Pokok- pokok paragrafnya adalah
Paragraf Induktif adalah paragraf yang diawali dengan
kalimat yang berisi penjelasan- penjelasan
kemudian diakhiri dengan kalimat utama.
Paragraf Induktif sendiri dibagi menjadi 3 yaitu :
1. generalisasi
adalah suatu pola pengembangan paragraf yang
bertolak dari sejumlah fakta khusus yang memiliki
kemiripan menuju sebuah kesimpulan. Kesimpulan
generalisasi didahului dengan penalaran
generalisasi. Penalaran generalisasi pun dapat
digunakan untuk mengembangkan paragraf.
caranya penulis lebih dulu menyajikan sejumlah
peristiwa khusus dalam bentuk kalimat.Kemudian
pada bagian akhir paragraf itu diakhiri dengan
kalimat yang berisi generalisasi dari peristiwa
khusus yang telah disebutkan pada bagian awal.
Kalimat terakhir biasanya berisi gagasan utama
paragraf.
2. Analogi
merupakan pola penyusunan paragraf berupa
perbandingan dari dua hal yang mempunyai sifat
sama.
Pengembangan paragraf secara analogi ini
didasarkan adanya anggapan bahwa jika sudah ada
persamaan dalam berbagai segi maka akan ada
persamaan pula dalam hal yang lain.
3. Hubungan Kausal
Hubungan kausal adalah pola penyusunan paragraf
dengan menggunakan beberapa fakta yang
mempunyai pola hubungan sebab-akibat.
Contoh Paragraf Induktif :
Banyak pedagang kaki lima yang entah bagaimana
awalnya, seperti mengelompokkan diri hanya
dengan menjual jenis barang tertentu di sebuah
trotoar tertentu. Selanjutnya, tampillah trotoar
tersebut sebagai etalase khusus. Bahkan, banyak
barang khas trotoar terkenal di Jakarta yang tidak
bisa dijumpai di toko-toko resmi. Dari suasana
tersebut ternyata banyak trotoar yang akhirnya
menjadi terkenal karena penampilanya yang khas.
Materi paragraf
Materi paragraf
Materi paragraf

Materi paragraf

  • 1.
    PARAGRAF Pengertian Paragraf Paragraf adalahbagian dalam suatu karangan yang mengandung satu gagasan pokok atau pikiran utama dan beberapa gagasan atau pikiran penjelas. Paragraf merupakan himpunan dari kalimat kalimat yang bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk suatu gagasan.
  • 2.
    Paragraf adalah bagiansuatu karangan yang mengandung satu kalimat utama dan beberapa kalimat penjelas. Pengertian paragraf deduktif Paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya berada di awal paragraf, kemudian diikuti kalimat kalimat penjelas.
  • 3.
    Pikiran utama adalahpikiran atau gagasan yang terdapat dalam sebuah paragraf. Pikiran utama terdapat dalam kalimat utama atau kalimat topik. Kalimat utama adalah kalimat yang memuat pikiran utama. Dalam pragraf deduktif, kalimat utama selalu di awal paragraf.
  • 4.
    Kalimat penjelas adalahkalimat yang memperjelas kalimat utama. Kalimat penjelas dalam paragraf deduktif selalu berada setelah kalimat utama Di dalam kalimat penjelas terdapat pikiran penjelas Pikiran penjelas adalah pikiran yang memperjelas pikiran utama Pikiran penjelas adalah pikiran yang memperjelas pikiran utama
  • 5.
    Selokan ini sangatkotor. Sampah sampah berserakan di sana sini. Nyamuk senang bersarang dan bertelur di sini karena airnya menggenang. Oleh sebab itu kita harus membersihkan selokan ini supaya air lancar mengalir. Dengan demikian nyamuk tidak akan bersarang dan bertelur di tempat ini. Contoh sebuah paragraf deduktif
  • 6.
    Kalimat utamanya adalah: Dengan demikian nyamuk tidak akan bersarang dan bertelur di tempat ini. Selokan ini sangat kotor. Kalimat penjelasnya adalah : Sampah sampah berserakan di sana sini. Nyamuk senang bersarang dan bertelur di sini karena airnya menggenang. Oleh sebab itu kita harus membersihkan selokan ini supaya air lancar mengalir.
  • 7.
    Pikiran utamanya adalah: Selokan sangat kotor. Pikiran Penjelasnya adalah : 1.Sampah berserakan 2.Nyamuk senang bersarang 3.Kita harus membersihkan selokan 4.Nyamuk tidak bersarang dan bertelur
  • 8.
    Contoh paragraf deduktif: Pemuda warga desa Tenteram memutuskan melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib. Sebelumnya, banyak anak sekolah yang dibiarkan di luar rumah, dan hanya duduk duduk di pinggir jalan pada saat jam jam belajar. Para pemuda mulai mendatangi orang tua dan memberi pengertian pentingnya belajar bagi anak anak mereka. Apabila warga menemukan anak-anak mereka sedang kumpul - kumpul di pinggir jalan pada saat jam belajar, mereka akan diperingatkan dan diajak untuk belajar bersama. Jam belajar masyarakat dimulai pukul18.00 sampai pukul 20.00.
  • 9.
    Kalimat utamanya adalah 1.Pemuda warga desa Tenteram memutuskan melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib. Pemuda warga desa Tenteram memutuskan melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib. Sebelumnya, banyak anak sekolah yang dibiarkan di luar rumah, dan hanya duduk duduk di pinggir jalan pada saat jam jam belajar. Para pemuda mulai mendatangi orang tua dan memberi pengertian pentingnya belajar bagi anak anak mereka. Apabila warga menemukan anak-anak mereka sedang kumpul - kumpul di pinggir jalan pada saat jam belajar, mereka akan diperingatkan dan diajak untuk belajar bersama. Jam belajar masyarakat dimulai pukul18.00 sampai pukul 20.00.
  • 10.
    Kalimat Penjelasnya adalah Pemudawarga desa Tenteram memutuskan melaksanakan jam belajar masyarakat dengan tertib. Sebelumnya, banyak anak sekolah yang dibiarkan di luar rumah, dan hanya duduk duduk di pinggir jalan pada saat jam jam belajar. Para pemuda mulai mendatangi orang tua dan memberi pengertian pentingnya belajar bagi anak anak mereka. Apabila warga menemukan anak-anak mereka sedang kumpul - kumpul di pinggir jalan pada saat jam belajar, mereka akan diperingatkan dan diajak untuk belajar bersama. Jam belajar masyarakat dimulai pukul18.00 sampai pukul 20.00.
  • 11.
    1. Sebelumnya, banyakanak sekolah yang dibiarkan di luar rumah, dan hanya duduk duduk di pinggir jalan pada saat jam jam belajar. 2. Para pemuda mulai mendatangi orang tua dan memberi pengertian pentingnya belajar bagi anak anak mereka. 3. Apabila warga menemukan anak-anak mereka sedang kumpul - kumpul di pinggir jalan pada saat jam belajar, mereka akan diperingatkan dan diajak untuk belajar bersama. 4. Jam belajar masyarakat dimulai pukul18.00 sampai pukul 20.00. Kalimat Penjelasnya adalah
  • 12.
    1. Pemuda desaTenteram memutuskan melaksanakan jam belajar 2. Sebelumnya, banyak anak sekolah yang hanya duduk duduk di pinggir jalan jam belajar. 3. Para pemuda memberi pengertian kepada orang tua tentang pentingnya belajar bagi anak. 4. Warga akan memperingatkan anaknya untuk belajar bersama. 5. Jam belajar masyarakat dimulai pukul18.00 sampai pukul 20.00. Pokok- pokok paragrafnya adalah
  • 13.
    Paragraf Induktif adalahparagraf yang diawali dengan kalimat yang berisi penjelasan- penjelasan kemudian diakhiri dengan kalimat utama. Paragraf Induktif sendiri dibagi menjadi 3 yaitu :
  • 14.
    1. generalisasi adalah suatupola pengembangan paragraf yang bertolak dari sejumlah fakta khusus yang memiliki kemiripan menuju sebuah kesimpulan. Kesimpulan generalisasi didahului dengan penalaran generalisasi. Penalaran generalisasi pun dapat digunakan untuk mengembangkan paragraf. caranya penulis lebih dulu menyajikan sejumlah peristiwa khusus dalam bentuk kalimat.Kemudian pada bagian akhir paragraf itu diakhiri dengan kalimat yang berisi generalisasi dari peristiwa khusus yang telah disebutkan pada bagian awal. Kalimat terakhir biasanya berisi gagasan utama paragraf.
  • 15.
    2. Analogi merupakan polapenyusunan paragraf berupa perbandingan dari dua hal yang mempunyai sifat sama. Pengembangan paragraf secara analogi ini didasarkan adanya anggapan bahwa jika sudah ada persamaan dalam berbagai segi maka akan ada persamaan pula dalam hal yang lain.
  • 16.
    3. Hubungan Kausal Hubungankausal adalah pola penyusunan paragraf dengan menggunakan beberapa fakta yang mempunyai pola hubungan sebab-akibat.
  • 17.
    Contoh Paragraf Induktif: Banyak pedagang kaki lima yang entah bagaimana awalnya, seperti mengelompokkan diri hanya dengan menjual jenis barang tertentu di sebuah trotoar tertentu. Selanjutnya, tampillah trotoar tersebut sebagai etalase khusus. Bahkan, banyak barang khas trotoar terkenal di Jakarta yang tidak bisa dijumpai di toko-toko resmi. Dari suasana tersebut ternyata banyak trotoar yang akhirnya menjadi terkenal karena penampilanya yang khas.