PENGERTIAN LINGKUNGAN
PENDIDIKAN
JENIS – JENIS LINGKUNGAN
PENDIDIKAN
FUNGSI LINGKUNGAN
PENDIDIKAN
SO... LINGKUNGAN PENDIDIKAN dapat
diartikan sebagai berbagai faktor lingkungan
yang berpengaruh terhadap praktek
pendidikan sehingga lingkungan pendidikan
juga sebagai lingkungan tempat
berlangsungnya proses pendidikan, yang
merupakan bagian dari lingkungan sosial.
JENIS – JENIS LINGKUNGAN PENDIDIKAN
Lingkungan
Keluarga
Lingkungan
Masyarakat
Lingkungan
Sekolah
Lingkungan Keluarga (informal)
Keluarga merupakan lembaga pendidikan tertua,
bersifat informal, yang pertama dan utama dialamai oleh
anak serta lembaga pendidikan yang bersifat kodrati.
Orang tua bertanggung jawab memelihara, merawat,
melindungi, dan mendidik anak agar tumbuh dan
berkembang dengan baik. Pendidikan keluarga disebut
pendidikan utama karena di dalam lingkungan ini segenap
potensi yang dimiliki manusia terbentuk dan sebagian
dikembangkan. Bahkan ada beberapa potensi yang telah
berkembang dalam pendidikan keluarga
Lingkungan Sekolah (formal)
Sekolah adalah tempat yang sengaja
dirancang untuk melaksanakan pendidikan,
karena kemajuan zaman menyebabkan
ketidakmungkinan keluarga untuk
memenuhi seluruh kebutuhan dan aspirasi
generasi muda terhadap iptek.
Sekolah juga diharapkan mampu
melaksanakan fungsi pendidikan secara
optimal yakni mengembangkan
kemampuan serta meningkatkan mutu
kehidupan dan martabat manusia
indonesia dalam rangka mewujudkan
tujuan nasional.
Lingkungan Masyarakat (non formal)
Dalam konteks pendidikan, masyarakat
merupakan lingkungan keluarga dan sekolah.
Corak dan ragam pendidikan yang dialami dalam
masyarakat ini, meliputi segala bidang, baik
pembentukan kebiasaan-kebiasaan, pembentukan
pengertian-pengertian (pengetahuan), sikap dan
minat maupun pembentukan kesusilaan dan
keagamaan.
Fungsi
Lingkungan
Pendidikan
Keluarga
(informal)
Sekolah
(formal) Masyarakat
(non formal)
Fungsi Lingkungan Kelurga (informal)
1. Sebagai pengalaman pertama masa kanak-kanak
2. Menjamin kehidupan emosional anak
3. Menanamkan dasar pendidikan moral anak
4. Memberikan dasar pendidikan sosial
5. Meletakan dasar-dasar pendidikan agama
6. Bertanggung jawab dalam memotivasi dan mendorong
keberhasilan anak
7. Menjaga kesehatan anak sehingga ia dapat dengan
nyaman menjalankan proses belajar yang utuh.
8. Memberikan kebahagiaan dunia dan akhirat dengan
memberikan pendidikan agama sesuai perintah Tuhan,
sebagai tujuan akhir manusia.
Fungsi lingkungan sekolah (formal)
1. Sekolah membantu orang tua mengarjakan kebiasaan-
kebiasaan yang baik serta menanamkan budi pekerti yang
baik.
2. Sekolah memberikan pendidikan untuk kehidupan di
dalam masyarakat yang sukar atau tidak dapat diberikan
di rumah.
3. Sekolah melatih anak-anak memperoleh kecakapan-
kecakapan seperti membaca, menulis, berhitung,
menggambar serta ilmu-ilmu lain sifatnya
mengembangkan kecerdasan dan pengetahuan.
4. Di sekolah diberikan pelajaran etika, keagamaan, estetika,
membenarkan benar atau salah, dan sebagainya.
Fungsi lingkungan masyarakat (non formal)
1) Mengajar berhubungan dan menyesuaikan diri dengan orang lain.
2) Memperkenalkan kehidupan masyarakat yang lebih luas.
3) Menguatkan sebagian dari nilai-nilai yang berlaku dalam kehidupan
masyarakat orang dewasa.
4) Memberikan kepada anggota-anggotanya cara-cara untuk membebaskan
diri dari pengaruh kekuatan otoritas.
5) Memberikan pengalaman untuk mengadakan hubungan yang didasarkan
pada prinsip persamaan hak.
6) Memberikan pengetahuan yang tidak bisa dibrikan oleh keluarga secara
memuaskan (pengetahuan mengenai cita rasa berpakaian, musik, jenis
tingkah laku tertentu, dan lain-lain).
7) Memperluas cakrawala pengalaman anak, sehingga ia menjadi orang yang
lebih kompleks.
Fungsi Lingkungan Pendidikan Terhadap Proses
Pendidikan Manusia
Setiap pusat pendidikan dapat berpeluang
memberikan kontribusi yang besar dalam ketiga
kegiatan pendidikan, yakni:
a. Pembimbingan dalam upaya pemantapan pribadi
yang berbudaya
b. Pengajaran dalam upaya penguasaan pengetahuan
c. Pelatihan dalam upaya pemahiran keterampilan.
Secara umum fungsi lingkungan pendidikan adalah
membantu peserta didik dalam interaksi dengan
berbagai lingkungan sekitarnya, utamanya berbagai
sumber daya pendidikan yang tersedia, agar dapat
mencapai tujuan pendidikan yang optimal. Terdapat
hubungan timbal balik dan saling mempengaruhi antara
lingkungan yang satu dengan lingkungan yang lain.
KESIMPULAN
Lingkungan pendidikan terdiri dari keluarga,
sekolah, dan masyarakat. Dimana lingkungan
keluarga sebagai dasar pembentukan sikap
dan sifat manusia. Lingkungan sekolah
sebagai bekal keterampilan dan ilmu
pengetahuan, sedangkan lingkungan
masyarakat merupakan tempat praktek dari
bekal yang diperoleh di keluarga dan sekolah
sekaligus sebagai tempat pengembangan
kemampuan diri.
Lingkungan pendidikan

Lingkungan pendidikan

  • 2.
    PENGERTIAN LINGKUNGAN PENDIDIKAN JENIS –JENIS LINGKUNGAN PENDIDIKAN FUNGSI LINGKUNGAN PENDIDIKAN
  • 4.
    SO... LINGKUNGAN PENDIDIKANdapat diartikan sebagai berbagai faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap praktek pendidikan sehingga lingkungan pendidikan juga sebagai lingkungan tempat berlangsungnya proses pendidikan, yang merupakan bagian dari lingkungan sosial.
  • 5.
    JENIS – JENISLINGKUNGAN PENDIDIKAN Lingkungan Keluarga Lingkungan Masyarakat Lingkungan Sekolah
  • 6.
    Lingkungan Keluarga (informal) Keluargamerupakan lembaga pendidikan tertua, bersifat informal, yang pertama dan utama dialamai oleh anak serta lembaga pendidikan yang bersifat kodrati. Orang tua bertanggung jawab memelihara, merawat, melindungi, dan mendidik anak agar tumbuh dan berkembang dengan baik. Pendidikan keluarga disebut pendidikan utama karena di dalam lingkungan ini segenap potensi yang dimiliki manusia terbentuk dan sebagian dikembangkan. Bahkan ada beberapa potensi yang telah berkembang dalam pendidikan keluarga
  • 7.
    Lingkungan Sekolah (formal) Sekolahadalah tempat yang sengaja dirancang untuk melaksanakan pendidikan, karena kemajuan zaman menyebabkan ketidakmungkinan keluarga untuk memenuhi seluruh kebutuhan dan aspirasi generasi muda terhadap iptek. Sekolah juga diharapkan mampu melaksanakan fungsi pendidikan secara optimal yakni mengembangkan kemampuan serta meningkatkan mutu kehidupan dan martabat manusia indonesia dalam rangka mewujudkan tujuan nasional.
  • 8.
    Lingkungan Masyarakat (nonformal) Dalam konteks pendidikan, masyarakat merupakan lingkungan keluarga dan sekolah. Corak dan ragam pendidikan yang dialami dalam masyarakat ini, meliputi segala bidang, baik pembentukan kebiasaan-kebiasaan, pembentukan pengertian-pengertian (pengetahuan), sikap dan minat maupun pembentukan kesusilaan dan keagamaan.
  • 9.
  • 10.
    Fungsi Lingkungan Kelurga(informal) 1. Sebagai pengalaman pertama masa kanak-kanak 2. Menjamin kehidupan emosional anak 3. Menanamkan dasar pendidikan moral anak 4. Memberikan dasar pendidikan sosial 5. Meletakan dasar-dasar pendidikan agama 6. Bertanggung jawab dalam memotivasi dan mendorong keberhasilan anak 7. Menjaga kesehatan anak sehingga ia dapat dengan nyaman menjalankan proses belajar yang utuh. 8. Memberikan kebahagiaan dunia dan akhirat dengan memberikan pendidikan agama sesuai perintah Tuhan, sebagai tujuan akhir manusia.
  • 11.
    Fungsi lingkungan sekolah(formal) 1. Sekolah membantu orang tua mengarjakan kebiasaan- kebiasaan yang baik serta menanamkan budi pekerti yang baik. 2. Sekolah memberikan pendidikan untuk kehidupan di dalam masyarakat yang sukar atau tidak dapat diberikan di rumah. 3. Sekolah melatih anak-anak memperoleh kecakapan- kecakapan seperti membaca, menulis, berhitung, menggambar serta ilmu-ilmu lain sifatnya mengembangkan kecerdasan dan pengetahuan. 4. Di sekolah diberikan pelajaran etika, keagamaan, estetika, membenarkan benar atau salah, dan sebagainya.
  • 12.
    Fungsi lingkungan masyarakat(non formal) 1) Mengajar berhubungan dan menyesuaikan diri dengan orang lain. 2) Memperkenalkan kehidupan masyarakat yang lebih luas. 3) Menguatkan sebagian dari nilai-nilai yang berlaku dalam kehidupan masyarakat orang dewasa. 4) Memberikan kepada anggota-anggotanya cara-cara untuk membebaskan diri dari pengaruh kekuatan otoritas. 5) Memberikan pengalaman untuk mengadakan hubungan yang didasarkan pada prinsip persamaan hak. 6) Memberikan pengetahuan yang tidak bisa dibrikan oleh keluarga secara memuaskan (pengetahuan mengenai cita rasa berpakaian, musik, jenis tingkah laku tertentu, dan lain-lain). 7) Memperluas cakrawala pengalaman anak, sehingga ia menjadi orang yang lebih kompleks.
  • 13.
    Fungsi Lingkungan PendidikanTerhadap Proses Pendidikan Manusia Setiap pusat pendidikan dapat berpeluang memberikan kontribusi yang besar dalam ketiga kegiatan pendidikan, yakni: a. Pembimbingan dalam upaya pemantapan pribadi yang berbudaya b. Pengajaran dalam upaya penguasaan pengetahuan c. Pelatihan dalam upaya pemahiran keterampilan. Secara umum fungsi lingkungan pendidikan adalah membantu peserta didik dalam interaksi dengan berbagai lingkungan sekitarnya, utamanya berbagai sumber daya pendidikan yang tersedia, agar dapat mencapai tujuan pendidikan yang optimal. Terdapat hubungan timbal balik dan saling mempengaruhi antara lingkungan yang satu dengan lingkungan yang lain.
  • 14.
    KESIMPULAN Lingkungan pendidikan terdiridari keluarga, sekolah, dan masyarakat. Dimana lingkungan keluarga sebagai dasar pembentukan sikap dan sifat manusia. Lingkungan sekolah sebagai bekal keterampilan dan ilmu pengetahuan, sedangkan lingkungan masyarakat merupakan tempat praktek dari bekal yang diperoleh di keluarga dan sekolah sekaligus sebagai tempat pengembangan kemampuan diri.