FAKTOR- FAKTOR 
PENDIDIKAN 
OLEH : 
Melia safitri
FAKTOR- FAKTOR PENDIDIKAN 
• 1. Faktor Tujuan 
• 2. Faktor pendidik 
• 3. Faktor subjek didik 
• 4. Faktor isi/materi Pendidikan 
• 5. Faktor cara/metode dan alat 
• 6. Faktor situasi lingkungan
A. PENGERTIAN FAKTOR PENDIDIKAN 
• Faktor pendidikan yaitu suatu 
tindakan/perbuatan atau situasi yang tidak 
disengaja diadakan oleh orang 
dewasa/pendidik untuk mencapai tujuan 
pendidikan, tetapi berakibat anak sampai 
pada “hasil yang sama” dengan apa yang 
diharapkan atau sama dengan tujuan 
pendidikan.
Faktor Tujuan 
1. Tujuan merupakan faktor pendidikan yang 
memiliki posisi penting dalam proses 
pendidikan. Bermacam-macam tujuan 
pendidikan yang diinginkan oleh pendidik 
supaya dapat dicapai oleh subjek didik. 
Semua tujuan-tujuan itu harus normatif baik 
artinya tidak bertentangan dengan hakikat 
perkembangan peserta didik dan dapat 
diterima sebagai nilai hidup yang baik.
Lanjutan... 
• Tujuan pendidikan ada yang sifatnya ideal dan ada pula yang 
sifatnya nyata. Tujuan yang sifatnya ideal biasanya 
dirumuskan dalam bentuk tujuan pendidikan yang sifatnya 
umum, sedangkan tujuan yang sifatnya nyata dinunuskan 
dalam bentuk tujuan khusus. 
• Dalam sitem pendidikan nasional, tujuan umum pendidikan 
dijabarkan dari falsafah bangsa, yakni Pancasila Makna 
tujuan pendidikan nasionai itu adalah membentuk manusia 
Indonesia yang bisa mandiri dalam konteks kehidupan 
pribadinya, kehidupan bermasyarakat, berbangsa 
,bernegara, serta berkehidupan sebagai makhluk yang 
beragama Ketuhanan Yang Maha Esa). Manusia Indonesia 
yang dicita-citakan dan harus diupayakan melalui 
pendidikan adalah manusia yang bermoral, berilmu, 
berkepribadian, dan beramal bagi kepentingan manusia, 
masyarakat, bangsa dan negara.
Tujuan Pendidikan 
• Tujuan umum pendidikan, yakni manusia Pancasila. 
• Tujuan intitusional (tujuan lembaga pendidikan, misalnya 
tujuan Sekolah Driest tujuan Universitas Negeri Padang). 
• Tujuan kurikuler (tujuan standar kompetensi bidang studi 
atau mata pelajaran), misalnya tujuan IPA, IPS, Agama. 
• Tujuan instruksional kompetensi dasar (tujuan untuk setiap 
kegiatan) proses belajar-mengajar. 
• Thomas Hobbes pernah melukiskan kehidupan manusia 
sebelum adanya Negara yaitu “manusia merupakan seigala 
bagi manusia lainnya” (Homo Homini Lupus) dan “perang 
manusia lawan manusia” (Bellum Omnium Contra Omnes). 
Dengan demikian, jika tidak Negara, pasti tidak akan ada 
ketertiban, keamanan, dan keadilan.
3. FAKTOR PENDIDIK 
• Pendidik ialah orang yang mempunyai tangung jawab 
dalam melaksanakan pendidikan Orang tua biasanya 
disebut Pendidik menurut kodrat, sedangkan guru, 
dan teraga-tenaga lainnya yang sejenis disebut 
Pendidik menurut jabatan. 
• orang tua sebagai Pendidik menurut kodrat adalah 
Pendidik pertama dan utama. Hubungan orang tua dengan 
anaknya dalam hubungan edukatif mengandung dua unsur 
dasar, yaitu: 
1. Unsur kasih sayang orang tua terhadap anak. 
2. Unsur kesadaran akan tanggung jawab dari Pendidik untuk 
menuntun perkembangan anak.
Guru sebagai Pendidik menurut jabatan 
menerima tanggung jawab mendidik dari tiga 
pihak, yaitu orang tua, masyarakat, dan 
negara Sayogyanyalah kepada guru 
diharapkan sikap-sikap dan sifat-sifat yang 
normatif baik sebagai kelanjutan dari sikap 
orang tua pada umumnya, antara lain: 
a. Kasih sayang kepada subjek didik. 
b. Tanggung jawab kepada tugas mendidik.
SESEORANG PENDIDIK HARUS 
– Memahami potensi anak untuk diperkembangkan secara optimal 
– Memahami kondisi anak untuk mengadakan penyesuaian Program-program 
pendidikan bagi anak. 
– Melakukan kegiatan dan memberikan pelayanan pendidikan sesuai 
dengan potensi dan kondisi anak untuk memperkembangkan potensi 
anak secara optimal. 
– Memberikan laporan dan bertanggung jawaban tentang 
perkembangan dan hasil-hasil pendidikan anak kepada otang tua dan 
pihak-pihak lain yang berhak memperoleh laporan. 
– Bekerjasama dengan orang tua anak dan pihak-pihak lain yang 
terkait dengan pendidikan anak demi menyelenggarakan pendidikan 
anak seoptimal mungkin. 
– Memahami dan menjalankan dengan sebaik-baiknya segenap 
peraturan dan kebijakan yang dikeluarkan oleh pihak-pihak 
berwenang dalam penyelenggaraan pendidikan anak. 
– Menyelenggarakan praktek pendidikan secara profesional sesuai 
dengan penugasan yang diberikan oleh pihak-pihak yang berwenang.
Subjek Didik 
manusia yang memiliki potensi yang 
selalu mengalami perkembangan 
sejak terciptanya sampai 
meninggal dunia dan perubahan-perubahan 
terjadi secara bertahap, 
tetapi secara wajar.
FAKTOR SUBJEK DIDIK 
• Raka Joni menyatakan bahwa hakikat subjek didik 
didasarkan kepada empat hal; 
1. subjek didik bertanggung jawab alas pendidikannya 
sendiri sesuai dengan wawasan pendidikan seumur 
hidup, 
2. subjek didik memiliki potensi, baik fisik maupun 
psikologis yang berbeda-beda, sehingga masing-masing 
subjek didik merupakan insan yang unik, 
3. subjek didik memerlukan pembinaan individual 
serta perlakuan yang manusiawi, 
4. subjek didik pada dasarnya merupakan insan yang 
aktif menghadapi lingkungan.
E. FAKTOR MATERI PENDIDIKAN 
• Kriteria memilih isi/materi 
1. Bahan/materi harus sesuai dan 
menunjang tercapainya tujuan. 
2. Bahan/materi harus sesuai 
dengan karakteristik 
perkembangan subyek didik.
F. FAKTOR METODE/CARA 
1. Metode adalah cara yang berfungsi sebagai 
alat untuk mencapai tujuan. 
• apakah suatu metode dapat digunakan atau 
kurang tepat, ditentukan oleh beberapa 
faktor: 
1. tujuan yang ingin dicapai. 
2. Faktor murid ikut menentukan Efektif 
tidaknya suatu metode 
3. Faktor Guru
FAKTOR SITUASI LINGKUNGAN 
• Pengertian lingkungan pada hakikatnya 
merupakan sesuatu yang ads di luar individu, 
walaupun ads juga yang mengatakan bahwa 
ada lingkungan yang terdapat dalam diri 
individu. Para ahli membedakan jenis 
Lingkungan menjadi: 
• a. Lingkungan Alam 
• b. Lingkungan Social
• a. Lingkungan Alam 
• Yang dimaksud dengan lingkungan alam 
adalah segala sesuatu yang ada di dunia ini 
yang berada di luar diri anak yang bukan 
manusia, seperti binatang, tumbuh-tumbuhan, 
iklim, air, gedung, dan rumah. 
• b. Lingkungan Social 
• Yang termasuk lingkungan sosial adalah semua 
manusia yang benda di luar diri seseorang 
yang dapat mempengaruhi did orang tersebut, 
baik secara langsung maupun tidak langsung
3. Pengabdian Sesuai Dengan Profesi 
• Menurut tempat pelaksanaan 
pendidikan, lingkungan dibedakan 
atas: 
• a. Keluarga 
• b. Sekolah 
• c. Masyarakat
FAKTOR SUBJEK DIDIK 
• Raka Joni menyatakan bahwa hakikat subjek didik 
didasarkan kepada empat hal; 
1. subjek didik bertanggung jawab alas pendidikannya 
sendiri sesuai dengan wawasan pendidikan seumur 
hidup, 
2. subjek didik memiliki potensi, baik fisik maupun 
psikologis yang berbeda-beda, sehingga masing-masing 
subjek didik merupakan insan yang unik, 
3. subjek didik memerlukan pembinaan individual 
serta perlakuan yang manusiawi, 
4. subjek didik pada dasarnya merupakan insan yang 
aktif menghadapi lingkungan.
Lanjutan... 
• Alam sekitar memberi pengaruh tertentu 
kepada pendidikan anak dengan segala sifat 
dan kondisi tempat tinggalnya Oleh karna 
setiap masyarakat itu lingkungannya sangat 
bervariasi, maka pengaruh yang 
dihasilkannyapun berbeda terhadap proses 
pendidikan Situasi lingkungan mempengaruhi 
proses dan hasil pendidikan.
Sekian terima 
kasih

Faktor pendidikan

  • 1.
    FAKTOR- FAKTOR PENDIDIKAN OLEH : Melia safitri
  • 2.
    FAKTOR- FAKTOR PENDIDIKAN • 1. Faktor Tujuan • 2. Faktor pendidik • 3. Faktor subjek didik • 4. Faktor isi/materi Pendidikan • 5. Faktor cara/metode dan alat • 6. Faktor situasi lingkungan
  • 3.
    A. PENGERTIAN FAKTORPENDIDIKAN • Faktor pendidikan yaitu suatu tindakan/perbuatan atau situasi yang tidak disengaja diadakan oleh orang dewasa/pendidik untuk mencapai tujuan pendidikan, tetapi berakibat anak sampai pada “hasil yang sama” dengan apa yang diharapkan atau sama dengan tujuan pendidikan.
  • 4.
    Faktor Tujuan 1.Tujuan merupakan faktor pendidikan yang memiliki posisi penting dalam proses pendidikan. Bermacam-macam tujuan pendidikan yang diinginkan oleh pendidik supaya dapat dicapai oleh subjek didik. Semua tujuan-tujuan itu harus normatif baik artinya tidak bertentangan dengan hakikat perkembangan peserta didik dan dapat diterima sebagai nilai hidup yang baik.
  • 5.
    Lanjutan... • Tujuanpendidikan ada yang sifatnya ideal dan ada pula yang sifatnya nyata. Tujuan yang sifatnya ideal biasanya dirumuskan dalam bentuk tujuan pendidikan yang sifatnya umum, sedangkan tujuan yang sifatnya nyata dinunuskan dalam bentuk tujuan khusus. • Dalam sitem pendidikan nasional, tujuan umum pendidikan dijabarkan dari falsafah bangsa, yakni Pancasila Makna tujuan pendidikan nasionai itu adalah membentuk manusia Indonesia yang bisa mandiri dalam konteks kehidupan pribadinya, kehidupan bermasyarakat, berbangsa ,bernegara, serta berkehidupan sebagai makhluk yang beragama Ketuhanan Yang Maha Esa). Manusia Indonesia yang dicita-citakan dan harus diupayakan melalui pendidikan adalah manusia yang bermoral, berilmu, berkepribadian, dan beramal bagi kepentingan manusia, masyarakat, bangsa dan negara.
  • 6.
    Tujuan Pendidikan •Tujuan umum pendidikan, yakni manusia Pancasila. • Tujuan intitusional (tujuan lembaga pendidikan, misalnya tujuan Sekolah Driest tujuan Universitas Negeri Padang). • Tujuan kurikuler (tujuan standar kompetensi bidang studi atau mata pelajaran), misalnya tujuan IPA, IPS, Agama. • Tujuan instruksional kompetensi dasar (tujuan untuk setiap kegiatan) proses belajar-mengajar. • Thomas Hobbes pernah melukiskan kehidupan manusia sebelum adanya Negara yaitu “manusia merupakan seigala bagi manusia lainnya” (Homo Homini Lupus) dan “perang manusia lawan manusia” (Bellum Omnium Contra Omnes). Dengan demikian, jika tidak Negara, pasti tidak akan ada ketertiban, keamanan, dan keadilan.
  • 7.
    3. FAKTOR PENDIDIK • Pendidik ialah orang yang mempunyai tangung jawab dalam melaksanakan pendidikan Orang tua biasanya disebut Pendidik menurut kodrat, sedangkan guru, dan teraga-tenaga lainnya yang sejenis disebut Pendidik menurut jabatan. • orang tua sebagai Pendidik menurut kodrat adalah Pendidik pertama dan utama. Hubungan orang tua dengan anaknya dalam hubungan edukatif mengandung dua unsur dasar, yaitu: 1. Unsur kasih sayang orang tua terhadap anak. 2. Unsur kesadaran akan tanggung jawab dari Pendidik untuk menuntun perkembangan anak.
  • 8.
    Guru sebagai Pendidikmenurut jabatan menerima tanggung jawab mendidik dari tiga pihak, yaitu orang tua, masyarakat, dan negara Sayogyanyalah kepada guru diharapkan sikap-sikap dan sifat-sifat yang normatif baik sebagai kelanjutan dari sikap orang tua pada umumnya, antara lain: a. Kasih sayang kepada subjek didik. b. Tanggung jawab kepada tugas mendidik.
  • 9.
    SESEORANG PENDIDIK HARUS – Memahami potensi anak untuk diperkembangkan secara optimal – Memahami kondisi anak untuk mengadakan penyesuaian Program-program pendidikan bagi anak. – Melakukan kegiatan dan memberikan pelayanan pendidikan sesuai dengan potensi dan kondisi anak untuk memperkembangkan potensi anak secara optimal. – Memberikan laporan dan bertanggung jawaban tentang perkembangan dan hasil-hasil pendidikan anak kepada otang tua dan pihak-pihak lain yang berhak memperoleh laporan. – Bekerjasama dengan orang tua anak dan pihak-pihak lain yang terkait dengan pendidikan anak demi menyelenggarakan pendidikan anak seoptimal mungkin. – Memahami dan menjalankan dengan sebaik-baiknya segenap peraturan dan kebijakan yang dikeluarkan oleh pihak-pihak berwenang dalam penyelenggaraan pendidikan anak. – Menyelenggarakan praktek pendidikan secara profesional sesuai dengan penugasan yang diberikan oleh pihak-pihak yang berwenang.
  • 10.
    Subjek Didik manusiayang memiliki potensi yang selalu mengalami perkembangan sejak terciptanya sampai meninggal dunia dan perubahan-perubahan terjadi secara bertahap, tetapi secara wajar.
  • 11.
    FAKTOR SUBJEK DIDIK • Raka Joni menyatakan bahwa hakikat subjek didik didasarkan kepada empat hal; 1. subjek didik bertanggung jawab alas pendidikannya sendiri sesuai dengan wawasan pendidikan seumur hidup, 2. subjek didik memiliki potensi, baik fisik maupun psikologis yang berbeda-beda, sehingga masing-masing subjek didik merupakan insan yang unik, 3. subjek didik memerlukan pembinaan individual serta perlakuan yang manusiawi, 4. subjek didik pada dasarnya merupakan insan yang aktif menghadapi lingkungan.
  • 12.
    E. FAKTOR MATERIPENDIDIKAN • Kriteria memilih isi/materi 1. Bahan/materi harus sesuai dan menunjang tercapainya tujuan. 2. Bahan/materi harus sesuai dengan karakteristik perkembangan subyek didik.
  • 13.
    F. FAKTOR METODE/CARA 1. Metode adalah cara yang berfungsi sebagai alat untuk mencapai tujuan. • apakah suatu metode dapat digunakan atau kurang tepat, ditentukan oleh beberapa faktor: 1. tujuan yang ingin dicapai. 2. Faktor murid ikut menentukan Efektif tidaknya suatu metode 3. Faktor Guru
  • 14.
    FAKTOR SITUASI LINGKUNGAN • Pengertian lingkungan pada hakikatnya merupakan sesuatu yang ads di luar individu, walaupun ads juga yang mengatakan bahwa ada lingkungan yang terdapat dalam diri individu. Para ahli membedakan jenis Lingkungan menjadi: • a. Lingkungan Alam • b. Lingkungan Social
  • 15.
    • a. LingkunganAlam • Yang dimaksud dengan lingkungan alam adalah segala sesuatu yang ada di dunia ini yang berada di luar diri anak yang bukan manusia, seperti binatang, tumbuh-tumbuhan, iklim, air, gedung, dan rumah. • b. Lingkungan Social • Yang termasuk lingkungan sosial adalah semua manusia yang benda di luar diri seseorang yang dapat mempengaruhi did orang tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung
  • 16.
    3. Pengabdian SesuaiDengan Profesi • Menurut tempat pelaksanaan pendidikan, lingkungan dibedakan atas: • a. Keluarga • b. Sekolah • c. Masyarakat
  • 17.
    FAKTOR SUBJEK DIDIK • Raka Joni menyatakan bahwa hakikat subjek didik didasarkan kepada empat hal; 1. subjek didik bertanggung jawab alas pendidikannya sendiri sesuai dengan wawasan pendidikan seumur hidup, 2. subjek didik memiliki potensi, baik fisik maupun psikologis yang berbeda-beda, sehingga masing-masing subjek didik merupakan insan yang unik, 3. subjek didik memerlukan pembinaan individual serta perlakuan yang manusiawi, 4. subjek didik pada dasarnya merupakan insan yang aktif menghadapi lingkungan.
  • 18.
    Lanjutan... • Alamsekitar memberi pengaruh tertentu kepada pendidikan anak dengan segala sifat dan kondisi tempat tinggalnya Oleh karna setiap masyarakat itu lingkungannya sangat bervariasi, maka pengaruh yang dihasilkannyapun berbeda terhadap proses pendidikan Situasi lingkungan mempengaruhi proses dan hasil pendidikan.
  • 19.