TUJUAN
Ada 2 macam metode yang digunakan untuk
pemeriksaan LED yaitu :
1. Metode Westergreen
Menggunakan pipet dan tabung westergreen,
nilai rujukan untuk wanita 0 - 15 mm/jam dan
untuk pria 0 - 10 mm/jam.
2. Metode Wintrobe
Menggunakan tabung wintrobe dan pipet
pasteur, nilai rujukan untuk wanita 0 - 20
mm/jam dan untuk pria 0 - 10 mm/jam
PRINSIP
Darah dengan anti koagulan yang telah dicampur dengan
baik dituang dalam tabung westergreen dan diletakkan
pada rak westergreen selama 1 jam, dicatat kecepatan
pengendapan eritrosit dalam mm sebagai laju endap
darahnya.

ALAT
Pipet
Westergreen

Rak
Westergreen
C
1.
A
2.
R
A
3.

Menyediakan tabung yang berisi NaCitrat sebanyak 0,4 ml.
Hisap darah vena sebanyak 1,6 ml, masukkan ke dalam
tabung tadi yang berisi NaCitrat.
Mencampur dengan cara melingkar perlahan-lahan
4. Hisap campuran tadi kedalam pipet westergreen sampai
garis bertanda 0 tanpa menimbulkan gelembung.
K Biarkan pipet dalam sikap tegak lurus pada rak wetergreen
5.
E (pasang pencatat waktu)
6.
R Baca hasil dengan membaca tingginya lapisan plasma pada
jam pertama dan kedua dari tanda 0 (nol) sampai batas
J plasma dan endapan darah.

A
K 1. Metode ini memiliki skala tabung yang
E
panjang sehingga memungkinkan untuk
L
menghitung skala pembacaan yang besar
E 2. Lebih mudah penggerjaannya yaitu cara
B
pengisian kedalam tabung
I 3. Bila
dilakukan
dengan
benar
H
memungkinkan kita dalam melakukan
A
evaluasi secara realistis pada kelainankelainan yang berat.
N
1.
2.

3.

Pada pemasangan tabung yang tidak tegak lurus akan memberikan hasil
yang berbeda.
Darah yang digunakan untuk pemeriksaan dengan metode ini lebih
banyak, sehingga dalam kasus tertentu tidak bias dilaksanakan
pemeriksaan laju endap darah
Metode pemeriksaan westergreen tidak bisa dilakukan untuk pembacaan
hematokrit karena darah untuk pemeriksaan ini diencerkan.

K
E
K
U
R
A
N
G
A
N
PRINSIP
Hampir sama dengan metode Westergreen

ALAT
Tabung
Wintrobe

Pipet
Tetes

Rak
Wintrobe
K
E
L
E
B
I
H
A
N

Lapisan putih (buffy coat) jelas terlihat,
intensitas warna plasma terang. Sehingga
pemeriksaan lebih mudah.
Darah
yang
dipakai
dalam
pemeriksaan
harus
benar-benar
tercampur atau homogen, tidak boleh
menggunakan
darah
tanpa
antikoagulan

K
E
K
U
R
A
N
G
A
N
• Nilai rujukan cara Westergreen
Untuk pria 0 – 15 mm/jam
Untuk wanita adalah 0 – 20 mm/jam

Nilai Rujukan
• Nilai rujukan cara Wintrobe
Untuk pria 0 – 9 mm/jam
Untuk wanita adalah 0 – 15 mm/jam.
PERAWATAN ALAT
WESTERGREEN dan WINTROBE
1. Tabung untuk pemeriksaan LED harus segera dicuci dan
dibersihkan setelah menggunakan.

2. Letakkan peralatan berbahan baku gelas di tempat ketika tidak
digunakan.
3. Pengeringan dilakukan dalam beaker glas yang sebelumnya
sudah dialasi tissu pada bagian dalam beaker
PEMBERSIHAN ALAT
Catatan…
• Westergren/Westergreen Mikro yang digunakan
harus betul-betul kering.
• Tidak terkena sinar matahari langsung,
• Tidak ada getaran,
• Posisi pipet harus tegak ( ± 2 ° ).
• Pemeriksaan dilakukan pada suhu 18-25 °C.
• Tidak boleh terjadi gelembung udara
LED (Laju Endap Darah)

LED (Laju Endap Darah)

  • 3.
  • 4.
    Ada 2 macammetode yang digunakan untuk pemeriksaan LED yaitu : 1. Metode Westergreen Menggunakan pipet dan tabung westergreen, nilai rujukan untuk wanita 0 - 15 mm/jam dan untuk pria 0 - 10 mm/jam. 2. Metode Wintrobe Menggunakan tabung wintrobe dan pipet pasteur, nilai rujukan untuk wanita 0 - 20 mm/jam dan untuk pria 0 - 10 mm/jam
  • 5.
    PRINSIP Darah dengan antikoagulan yang telah dicampur dengan baik dituang dalam tabung westergreen dan diletakkan pada rak westergreen selama 1 jam, dicatat kecepatan pengendapan eritrosit dalam mm sebagai laju endap darahnya. ALAT Pipet Westergreen Rak Westergreen
  • 6.
    C 1. A 2. R A 3. Menyediakan tabung yangberisi NaCitrat sebanyak 0,4 ml. Hisap darah vena sebanyak 1,6 ml, masukkan ke dalam tabung tadi yang berisi NaCitrat. Mencampur dengan cara melingkar perlahan-lahan 4. Hisap campuran tadi kedalam pipet westergreen sampai garis bertanda 0 tanpa menimbulkan gelembung. K Biarkan pipet dalam sikap tegak lurus pada rak wetergreen 5. E (pasang pencatat waktu) 6. R Baca hasil dengan membaca tingginya lapisan plasma pada jam pertama dan kedua dari tanda 0 (nol) sampai batas J plasma dan endapan darah. A
  • 7.
    K 1. Metodeini memiliki skala tabung yang E panjang sehingga memungkinkan untuk L menghitung skala pembacaan yang besar E 2. Lebih mudah penggerjaannya yaitu cara B pengisian kedalam tabung I 3. Bila dilakukan dengan benar H memungkinkan kita dalam melakukan A evaluasi secara realistis pada kelainankelainan yang berat. N 1. 2. 3. Pada pemasangan tabung yang tidak tegak lurus akan memberikan hasil yang berbeda. Darah yang digunakan untuk pemeriksaan dengan metode ini lebih banyak, sehingga dalam kasus tertentu tidak bias dilaksanakan pemeriksaan laju endap darah Metode pemeriksaan westergreen tidak bisa dilakukan untuk pembacaan hematokrit karena darah untuk pemeriksaan ini diencerkan. K E K U R A N G A N
  • 8.
    PRINSIP Hampir sama denganmetode Westergreen ALAT Tabung Wintrobe Pipet Tetes Rak Wintrobe
  • 9.
    K E L E B I H A N Lapisan putih (buffycoat) jelas terlihat, intensitas warna plasma terang. Sehingga pemeriksaan lebih mudah. Darah yang dipakai dalam pemeriksaan harus benar-benar tercampur atau homogen, tidak boleh menggunakan darah tanpa antikoagulan K E K U R A N G A N
  • 10.
    • Nilai rujukancara Westergreen Untuk pria 0 – 15 mm/jam Untuk wanita adalah 0 – 20 mm/jam Nilai Rujukan • Nilai rujukan cara Wintrobe Untuk pria 0 – 9 mm/jam Untuk wanita adalah 0 – 15 mm/jam.
  • 11.
    PERAWATAN ALAT WESTERGREEN danWINTROBE 1. Tabung untuk pemeriksaan LED harus segera dicuci dan dibersihkan setelah menggunakan. 2. Letakkan peralatan berbahan baku gelas di tempat ketika tidak digunakan. 3. Pengeringan dilakukan dalam beaker glas yang sebelumnya sudah dialasi tissu pada bagian dalam beaker
  • 12.
  • 14.
    Catatan… • Westergren/Westergreen Mikroyang digunakan harus betul-betul kering. • Tidak terkena sinar matahari langsung, • Tidak ada getaran, • Posisi pipet harus tegak ( ± 2 ° ). • Pemeriksaan dilakukan pada suhu 18-25 °C. • Tidak boleh terjadi gelembung udara