1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
1. Hakikat PPL
Program pengalaman lapangan (PPL) adalah suatu program dalam
pendidikan yang dirancang untuk melatih para calon guru menguasai kemampuan
keguruan yang utuh. Diharapkan setelah menyelesaikan pendidikan, mereka telah
siap secara mandiri untuk mengemban tugas sebagai guru. Sebagai pengemban
tugas profesional, seorang guru dituntut tidak hanya mengetahui dan memahami
tugasnya, tetapi juga mampu melaksanakan tugas secara profesional. Kemampuan
untuk melaksanakan tugas sebagai seorang guru inilah yang dibimbing dan
diarahkan melalui program pengalaman lapangan (PPL).
Sebagai titik kulminasi dari seluruh program pendidikan yang harus
dialami oleh mahasiswa di LPTK, maka program pengalaman lapangan (PPL)
merupakan ajang pelatihan untuk menerapkan berbagai pengetahuan, sikap, dan
keterampilan dalam rangka pembentukan guru yang profesional. Selain itu,
program pengalaman lapangan memrasyaratkan kemampuan aplikatif dan terpadu
dari seluruh pengalaman belajar ke dalam program pelatihan yang berkaitan
dengan jabatan keguruan, baik kegiatan mengajar maupun nonmengajar.
Program pengalaman lapangan (PPL) sebagai muara dari seluruh program
pendidikan prajabatan guru dilaksanakan secara terjadwal setelah mahasiswa
calon guru dianggap memiliki kemampuan yang memadai dalam berbagai bidang
2
yang terkait dengan tugas sebagai guru. Kemampuan yang dimaksudkan di
antaranya ialah landasan kependidikan, penguasaan bidang studi, dan hal-hal yang
berkaitan dengan pengelolaan proses belajar mengajar. Pengetahuan dan
kemampuan tersebut diperoleh dari berbagai mata kuliah yang disajikan sejak
mahasiswa memasuki jenjang perguruan tinggi.
Kegiatan-kegiatan program pengalaman lapangan (PPL) diselenggarakan
dalam bentuk pelatihan terbatas, pelatihan terbimbing, dan pelatihan mandiri yang
diharapkan pada terbentuknya kemampuan keguruan yang terjadwal secara
sistematis di bawah bimbingan dosen pembimbing dan guru pamong. Hakikat
pelatihan yang program pengalaman lapangan (PPL) yakni mempersiapkan calon
guru agar mampu mengembang tugas dan tanggung jawab secara profesional.
2. Maksud dan Tujuan Program Pengalaman Lapangan (PPL)
Program pengalaman lapangan (PPL) merupakan serangkaian kegiatan
yang diprogramkan dengan maksud membantu mahasiswa mengenal dengan baik
lapangan yang kelak akan menjadi tempat tugasnya. Selain itu, program
pengalaman lapangan diberikan kepada mahasiswa untuk membekali mahasiswa
dengan kemampuan yang beragam, baik tugas mengajar maupun tugas
nonmengajar.
Tujuan program pengalaman lapangan terdiri dari dua, yakni tujuan umum
dan tujuan khusus. Adapun tujuan program pengalaman lapangan secara umum
dan khusus adalah sebagai berikut:
3
a. Tujuan Umum
Tujuan umum program pengalaman lapangan (PPL) kependidikan adalah
untuk melatih mahasiswa calon guru agar memiliki pengalaman kegiatan
kependidikan secara faktual sehingga akan terbentuk tenaga kependidikan yang
profesional, yaitu tenaga kependidikan yang memiliki seperangkat pengetahuan,
keterampilan, nilai dan sikap yang diperlukan bagi profesinya sebagai guru, serta
mampu menerapkan/memperagakan kinerja dalam situasi nyata, baik dalam
kegiatan pembelajaran maupun tugas-tugas keguruan lainnya.
b. Tujuan Khusus
Tujuan khusus program pengalaman lapangan (PPL) kependidikan adalah
agar mahasiswa sebagai calon guru dapat:
1. Mengembangkan kemandirian mahasiswa PPL sebagai guru sampai
merasa yakin dapat mengambil alih kegiatan pembelajaran di kelas,
dan dapat mempersiapkan urutan kegiatan pembelajaran.
2. Memberikan kemampuan kepada mahasiswa PPL untuk
mengembangkan model dan strategi pembelajaran dan pengolahan
kegiatan pembelajaran guna meningkatkan hasil belajar siswa.
3. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa tentang anak
didik, dan kemampuan untuk memanfaatkan pengetahuan tersebut
dalam pembelajaran dan pengolahan kegiatan pembelajaran.
4
4. Memberikan kemampuan kepada mahasiswa PPL untuk mengenali
dan menghargai nilai/kepribadian indifidual siswa, serta tanggap
terhadap perbedaan antar individu.
5. Mengembangkan kemampuan untuk menilai diri, kemampuan untuk
memberi refleks yang bermakna atas pengalaman di kelas dan serta
aktif memberi solusi terhadap masalah yang ditemukan dalam
kegiatan pembelajarannya.
6. Menawarkan kepada mahasiswa PPL wawasan mengenai kehidupan
guru disekolah, budaya, dan organisasi sekolah.
7. Mendorong perkembangan nilai professional sebagai pendidik,
komitmen terhadap pengembangan profesi keguruan secara
berkesinambungan, yang meliputi hal-hal sebagai berikut :
a) Mengenal secara cermat lingkungan social, fisik, adrimidrasi dan
akademik sekolah/tempat latihan lain sebagai tempat kerja.
b) Menguasai beberapa keterampilan dasar mengajar.
c) Dapat menerapkan berbagai kemampuan keguruan secara utuh dan
terintegrasi dalam situasi sebenarnya.
d) Mampu mengembangkan aspek pribadi dan social lingkungan
sekolah.
e) Menarik kesimpulan nilai edukatif dari penghayatan dan
pengalamannya selama pelatihan melalui refleksi itu dalam bentuk
laporan
5
f) Dapat menarik pelajaran dari penerangan dan penghayatan yang
direfleksikan dari perilaku kehidupan sehari-hari
3. Kegunaan Program Pengalaman Lapangan (PPL)
Secara umum dapat digambarkan bahwa kegunaan program pengalaman
lapangan bagi mahasiswa adalah sebagai untuk mendapatkan pengalaman
pendidikan dan menerapkan ilmu secara lansung. Kegiatan ini juga berguna
sebagai bekal dalam berbagai bidang agar mampu melaksanakan tugas-tugas
dengan baik. Program pengalaman lapangan (PPL) yang dilaksanakan di sekolah
berguna bagi mahasiswa yang melaksanakan PPL itu sendiri.
Melalui program pengalaman lapangan (PPL), mahasiswa sebagai calon
guru dapat berhubungan langsung dengan lingkungan sekolah. Kegiatan-kegiatan
di sekolah merupakan tempat latihan yang akan memberikan gambaran dan
pengalaman yang berharga dalam menghadapi lingkungan sekolah dimana kelak
akan ditempatkan. Masalah-masalah kependidikan dan non-kependidikan yang
dihadapi dalam latihan merupakan pengalaman yang harus diantisipasi pada masa
yang akan dating sehingga masalah itu tidak akan muncul dengan mengambil
suatu jalan keluar yang efektif dan efisien.
Secara khusus kegunaan program pengalaman lapangan (PPL) yaitu:
a. Bagi Mahasiswa
1) Mengenal dunia sekolah tidak sebatas teori saja
2) Dapat menguasai berbagai keterampilan mengajar secara terbatas
melalui unit-unit
6
microteachting yang berlangsung dengan situasi sebenarnya maupun
dalam simulasi.
3) Lebih memahami potensi diri dalam mengajar atau setidaknya mengukur
sampai dimana kemampuan dalam menghadapi siswa.
4) Dapat membentuk pribadi mahasiswa calon tenaga pengajar atau guru
yang sudah bisa menganalisa apa yang harus dikerjakan oleh seorang
guru, hak dan kewajiban serta kegiatan pokok sebagai guru
b. Bagi Sekolah
1) Membantu memantapkan kegiatan belajar mengajar di sekolah.
2) Kemampuan yang dimiliki oleh mahasiswa PPL dapat membantu dalam
pengembangan sekolah
3) Dapat memperbaiki kegiatan proses belajar mengajar dari sekolah
4) Ikut membantu dan meringankan tugas-tugas guru di sekolah atau
administrasinya
5) Terjadinya hubungan sosial yang baik dari luar sekolah utamanya bagi
mahasiswa PPL
c. Bagi lembaga pendidikan lainnya.
1) PPL dapat berguna dalam menetapkan sistem pendidikan sehingga tujuan
pendidikan dapat dicapai atau terealisasi
2) Membantu pelaksanaan terhadap pengajaran dan penambahan wawasan
pendidikan
3) Dapat meningkatkan mutu pendidikan secara tidak langsung dengan
adanya sistem pengajaran yang baik diperkenalkan oleh Mahasiswa PPL
7
4) Program-program yang ada dalam bidang pendidikan dapat terealisasi
meskipun tidak secara keseluruhan.
B. Keadaan Sekolah
1. Fasilitas sekolah
Sebagai Sekolah Menengah SMA Negeri 16 Makassar memiliki fasilitas yang
cukup memadai untuk menunjang berlangsungnya proses belajar mengajar
maupun kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
Adapun gambaran umum fasillitas sarana dan prasana yang terdapat pada
SMA Negeri 16 Makassar adalah sebagai berikut:
No
Jenis Ruangan,
Gedung, dll
Jumlah Keterangan
1.
2.
3.
4.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
Ruangan kelas untuk siswa
Ruangan tata usaha
Ruangan kepala sekolah
Ruang Wakasek
Ruang Kepala Tata Usaha
Ruangan guru
Ruang Tamu
Moving class
Lapangan olah raga
Wc/kamar mandi
Halaman sekolah
27
1
1
1
1
1
1
1
1
5
1
Baik
renovasi
renovasi
renovasi
renovasi
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
8
No
Jenis Ruangan,
Gedung, dll
Jumlah Keterangan
13.
14.
15.
16
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
Laboratorium Fisika
Laboratorium Kimia
Laboratorium Biologi
Laboratorium Komputer
Ruang Koperasi
Ruang BK/ BP
UKS
Ruang Pembina Osis
Ruang Ekstarkulikuler
Mushollah
Perpustakaan
Tempat parkir
Kantin
Rumah jaga
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
1
2
5
1
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
Baik
2. Personil Sekolah
SMA Negeri 16 makassar dipimpin oleh seorang Kepala Sekolah dibantu
oleh Wakil Kepala Sekolah, Guru-guru dan Tata Usaha. Adapun jumlah Tata
Usaha di SMA Negeri 16 Makassar sebanyak 15 orang.
9
Siswa SMA negeri 16 Makassar berasal dari berbagai daerah dengan
keanekaragaman suku, agama, bahasa daerah, budaya daerah dan sebagainya.
Tapi meskipun seperti itu Siswa – siswa tetap akrab dan rukun.
a. Guru
Guru yang mengajar di SMAN 16 Makassar merupakan alumni dari
berbagai Perguruan Tinggi di Indonsia dengan kualifikasi sebagian besar strata
satu (S1) dan Pascasarjana (S2). Jumlah guru di SMAN 16 Makassar adalah 62
orang. Tiap-tiap guru memegang jabatan sendiri. Selain mengajar ada beberapa
guru memegang jabatan sendiri. Selain itu ada beberapa guru yang berperan
ganda seperti bertugas atau bertanggung jawab di perpustakaan, UKS, koperasi,
dan OSIS sebagai Pembina.
b. Tata usaha
Adapun jumlah tata usaha di SMAN 16 Makassar adalah 15 orang. 1
orang kepala tata usaha, 14 orang pegawai tata usaha.
3. Siswa
Siswa SMAN 16 Makassar berasal dari berbagai daerah dengan
keaneka ragaman suku, agama, bahasa, budaya daerah dan sebagainya.
Mereka dibimbing sesuai dengan program dan peraturan yang berlaku di
SMAN 16 Makassar sehingga dapat bergabung antara yang satu dengan yang
lain, hidup rukun, akrab dan menjadi populasi di SMAN 16 Makassar sebagai
objek pendidikan dan pengajaran.
10
Adapun jumlah siswa yang mengemban ilmu di sekolah SMA NEGERI
16 Makassar adalah :
Kelas X : 360 siswa
Kelas XI : 286 siswa
Kelas XII : 329 siswa
11
BAB II
PELAKSANAAN DAN PERMASALAHAN
PENDIDIKAN DI SEKOLAH
A. Pelaksanaan
Pelaksanaan dan pengelolaan kurikulum SMAN Negeri 16 Makassar
sesuai dengan target yang diharapkan. Ini terjadi karena kedisiplinan berbagai
pihak baik kepala sekolah, Wakil Kepala Sekolah, guru-guru maupun pegawai
tata usaha yang menangani bidang pendidikan di Sekolah. Pelaksanaan
kegiatan belajar mengajar sesuai dengan kalender akademik yang dikordinir
wakil kepala sekolah bagian pengajaran. Kegiatan yang menyangkut
pengelolaan dan pelaksanaan kurikulum sampai saat ini tidak mendapat
masalah dalam pelaksanaannya.
Pengadaan sarana dan prasarana di lingkungan sekolah sangat
menunjang keberhasilan proses belajar mengajar. Hal ini dapat dibuktikan
dengan sikap yang di tunjukkan siswa yang lebih bersemangat belajar dengan
metode yang sesuai dengan materi yang di bawakan sehingga mudah
memahaminya.
B. Permasalahan
Masalah-masalah kecil mungkin saja terjadi di SMAN Negeri 16
Makassar. Namun dengan kecakapan orang tua atau wali siswa, Kepala
Sekolah, Guru dan pegawai sehingga mudah mengatasi segala masalah yang
terjadi. Yang biasanya pun sampai tidak mempengaruhi proses belajar
mengajar
12
BAB III
PELAKSANAAN DAN PENANGGULANGAN MASALAH
PROSES PEMBELAJARAN
A. PELAKSANAAN PPL SETIAP MAHASISWA
1. Kegiatan Orientasi dan Pengenalan Latar Belakang Sekolah serta
Kegiatan Pembalajaran Bidang Studi.
Kegiatan ini berlangsung pada saat penerimaan mahasiswa PPL di sekolah
pada 19 agustus 2014 . Kegiatan-kegiatan itu seperti :
1. Berkenalan dengan kepala sekolah, guru pamong, guru-guru pengajar
dan staf sekolah lain.
2. Pengenalan lokasi sekolah, gedung sekolah, ruangan-ruangan (ruang
kelas, dan ruangan-ruangan pendukung lainnya).
3. Mengkonsultasikan kepada guru pamong tentang tugas seorang guru,
tata tertib sekolah baik tata tertib guru, maupaun staf sekolah lainnya.
Serta tata tertib siswa dan mahasiswa sebagai calon guru yang sedang
praktek mengajar.
4. Mempelajari dan memahami model persiapan mengajar guru pamong.
5. Mengobservasi pelaksanaan mengajar guru pamong tentan cara
mengajar, model mengajar, cara pengelolaan kelas dan lain-lainnya.
6. Merencanakan kegiatan praktek lapangan.
7. Menyampaikan hasil obsevasi dan orientasi kepada guru pamong dan
dosen tutor untuk diperiksa dan dinilai.
13
Dari hasil tersebut diperoleh beberapa pengalaman dan informasi
tentang SMA Negeri 16 Makassar, dalam hal ini kami dari jurusan
Matematika memperoleh manfaat sebagai berikut :
a. Mengenal secara langsung kepala sekolah, guru pamong, guru bidang
studi lainnya dan staf tata usaha yang dapat membantu pelaksanaan PPL.
b. Mengenal sarana dan prasarana yang ada disekolah tersebut apabila
dibutuhkan selain itu kami juga mendata letak lokasi, situasi, dan kondisi.
c. Mengetahui tugas-tugas guru kelas, keadaan tata tertib siswa, guru, dan
staf tata usaha serta tata tertib mahasiswa PPL.
2. Kegiatan Latihan Mengajar
Sebelum masuk mengajar di kelas, maka terlebih dahulu
mahasiswa program pengalaman lapangan harus membuat rencana
pelaksanaan pembelajaran (RPP) sesuai dengan RPP yang dibuat oleh
guru pamong. Rencana pelasanaan pembelajaran tersebut, memuat standar
kompetensi, kompetensi dasar, indikator, materi pelajaran, kegiatan
pembelajaran, media dan sumber pembelajaran, serta penilaian proses dan
hasil. Baik tidaknya rencana pelaksanaan pembelajaran yang dibuat
sebelum masuk mengajar akan berpengaruh pada penyampaian materi
kepada siswa.
Penampilan dalam mengajar merupakan suatu proses yang
memegang peranan penting terhadap penguasaan kelas, selain adanya
satuan pelajaran, setiap tingkah laku guru yang ditampilkan didepan siswa
14
pada penyampaian materi pelajaran merupakan faktor lain yang ikut
menunjang keberhasilan proses belajar mengajar. Pada saat memberikan
materi, siswa diberikan kesempatan untuk menanyakan atau memberikan
pendapat. Oleh karena itu perlu persiapan yang matang sebelum mengajar,
disamping itu harus percaya diri. Kegiatan belajar mengajar dilakukan
secara paralel.
3. Kegiatan Pendidikan Lainnya
Pada saat pelaksanaan PPL di SMA NEGERI 16 MAKASSAR
kegiatan pendidikan lain yang dilakukan adalah dapat melihat cara-cara atau
program administrasi, mengawas pada saat pelaksanaan ulangan harian, test
penilaian hasil belajar, dan juga pelaksanaan administrasi kelas, yakni
membuat atau mengadakan absensi siswa supaya memotifasi siswa aktif
mengikuti pelajaran, selain itu juga melakukan pendekatan terhadap siswa
yang sering membuat gaduh dikelas untuk mengurangi kebiasaan-kebiasaan
yang tidak diinginkan itu.
B. Penanggulangan Masalah
a. Proses Belajar Mengajar
Usaha untuk mencapai tingkat keberhasilan yang baik dalam
menyampaikan materi pelajaran di kelas, maka sebaiknya di lakukan hal-
hal sebagai berikut:
 Membuat rencana pelaksanaan pengajaran dan modul sebelum
mengajar.
15
 Menguasai dengan baik materi yang akan diajarkan.
 Menguasai metode yang sesuai dengan materi pelajaran yang akan di
ajarkan.
 Manggunakan media.
 Sikap dan tingkah laku guru saat tampil dalam kelas
 Kepercayaan diri pada saat mengajar.
Untuk memperoleh hasil yang maksimal dengan efisien dan
efektif, maka proses belajar mengajar dilakukan dengan sengaja, sadar dan
terorganisi dengan baik, untuk menunjang terciptanya hasil yang efsien
dan efektif.
b. Bimbingan Guru Pamong dan Dosen Pembimbing
Bimbingan yang dilakukan oleh guru pamong dan dosen
pembimbing merupakan salah satu faktor yang memegang peranan penting
dalam menunjang kelancaran proses belajar mengajar yang dilakukan oleh
mahasiswa PPL. Guru pamong dengan sangat antusias dan tanpa kenal
lelah dalam membimbing mahasiswa PPL. Mereka juga memberikan
masukan tentang cara atau teknik untuk mengelolah kelas sehingga dapat
tercipta suasana belajar yang nyaman bagi siswa. Selain itu, bimbingan
yang diberikan oleh dosen pembimbing juga sangat membantu mahasiswa
PPL dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah.
Bimbingan yang diberikan oleh Dosen Tutor, berupa Micro
teaching, dalam hal ini mahasiswa mendapatkan arahan dan masukan
16
sebelum melangsungkan proses belajar mengajar, sehingga menjadi bahan
masukan bagi mahsiswa dalam melakukan PBM berikutnya.
c. Penyusunan Silabus dan Rencana Pelaksanaan pembelajaran
Silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran disusun berdasarkan
waktu jumlah pertemuan dari materi pelajaran dengan mengacu pada
kurikulum 2013 yang berlaku. Silabus memuat standar kompetensi,
kompetensi dasar, materi pokok, indikator pencapaian hasil belajar,
pengalaman belajar, dan sumber bahan belajar. Rencana pelaksanaan
pembelajaran memuat identitas mata pelajaran, standar kompetensi,
kompetensi dasar, indikator pencapaian hasil belajar, tujuan pembelajaran,
materi pembelajaran, strategi pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran,
dan penilaian.
Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menjadi kewajiban
setiap mahasiswa PPL, sebelum melangsungkan Proses Belajar Mengajar
(PBM). Walaupun demikian, RPP ini tetap dalam pengawasan dan
bimbingan dari guru pamong dan dosen tutor, sehingga RRP yang
digunakan sebagai pedoman PBM yang dibuat oleh mahasiswa PPL
nantinya tidak mengalami hambatan dalam pelaksanaan PBM.
d. Penanggulangan Masalah Kependidikan Lainnya.
Penanggulangan masalah merupakam salah satu tugas wajib bagi
seorang guru begitu pula bagi seorang mahasiswa PPL sebagai calon guru/
pengajar dan pendidik harus memiliki kemampuan dalam memberikan
17
bimbingan terhadap siswa yang bermasalah, baik itu masalah terhadap
pelajaran, sikap, pergaulan, guru, teman, maupun terhadap siswa yang
mengalami masalah pribadi atau masalah keluarga dirumah.
Masalah-masalah yang sering dihadapi dikelas yaitu:
No Masalah Solusi Alternative
1 Kegaduhan dalam kelas Mencari sumber masalah kemudian guru
memberikan peringatan atau arahan-
arahan selanjutnya memisahkan tempat
siswa yang membuat gaduh
2 Siswa terlambat
mengumpul tugas
Menasehatinya dan memberikan tugas
tambahan supaya tidak terulang lagi
3 Hasil evaluasi rendah Remedial/pengulangan bagi siswa yang
memiliki hasil evalusi rendah
4 Kehadiran siswa dalam
tatap muka
Melaporkan ke wali kelas/ guru pamong,
kemudian mereka akan menindak lanjuti
5 Siswa banyak yang
tidak kumpul tugas
Guru memperingati dan selalu
memotifasi siswa supaya lebih rajin
mengerjakan dan mengumpulkan tugas
yang diberikan
6 Siswa kurang
konsentrasi mengikuti
pelajaran
Guru harus mencari cara untuk
mengembalikan konsentrasi siswa
(membentuk kelompok, mengalihkan
cerita, pemberian games, dll)
18
7 Siswa sering keluar
masuk kelas saat
pembelajaran
berlangsung
Guru memberi peringatan atau arahan-
arahan kepada siswa yang sering keluar
masuk kelas
19
BAB IV
KEGIATAN OBSERVASI ORIENTASI
DI SEKOLAH LATIHAN
A. OBSERVASI KEADAAN SEKOLAH
I. PENGENALAN KEADAAN FISIK SEKOLAH
a. Identitas Sekolah
Nama Sekolah : SMAN 16 MAKASSAR
NPSN : 40311950
Nomor statistik sekolah : 301296007016
Alamat Sekolah : Jalan Ammana Gappa No.8
 Kecamatan : Ujung Pandang
 Kota : Makassar
 Provinsi : Sulawesi Selatan
 Telepon : (0411) 3618550
Web : sman16makassar.sch.id
Email : sman16_mks@yahoo.co.id
Status Sekolah : Negeri
b. Keadaan ruang kelas
Jumlah kelas
SMA Negeri 16 makassar memiliki 28 ruang kelas yang terdiri dari :
20
 Kelas X, terdiri dari 9 kelas yaitu : kelas X MIA 1, kelas X MIA 2,
kelas X MIA 3, kelas X MIA 4, kelas X MIA 5, kelas X MIA 6, X
MIA 7, kelas X IIS 1, X IIS 2, X IIS 3
 Kelas XI, terdiri dari 9 kelas yaitu : kelas XI MIA 1, kelas XI MIA
2, kelas XI MIA 3, kelas XI MIA 4, kelas XI MIA 5, kelas XI MIA
6, kelas XI IIS 1, kelas XI IIS 2, kelas XI IIS 3
 Kelas XII terdiri dari 9 kelas yaitu : kelas XII IPA 1, kelas XII IPA
2, kelas XII IPA 3, kelas XII IPA 4, kelas XII IPA 5, kelas XII IPA
6, kelas XII IPS 1, kelas XII IPS 2, kelas XII IPS 3
Kondisi Ruang Kelas
Setiap kelas di SMAN 16 Makassar menampung 36 siswa untuk
kelas X, sedangkan jumlah siswa kelas XI dan Kelas XII tidak menentu.
Setiap ruang kelas mempunyai jendela, ventilasi udara, dinding dan
lantai serta kebersihan dengan kondisi yang baik.
Perlengkapan Kelas
Di setiap ruangan kelas yang ada di SMA Negeri 16 makassar
terdapat kelengkapan yang sangat memadai dan sangat mendukung
jalannya proses belajar mengajar di kelas.
 Meja dan kursi guru
 Meja dan kursi siswa
 Papan tulis
 Papan absensi dan Jadwal piket kebersihan
 Struktur organisasi kelas
21
 Daftar pelajaran
 Alat kebersihan
 Gambar presiden dan wakil presiden
 Cermin
 Kipas Angin
 Jam
c. Keadaan Laboratorium
Laboratorium merupakan suatu sarana sekolah yang bermanfaat
bagi siswa dalam melakukan praktikum secara langsung, tentang
sesuatu hal yang ada didalam materi pelajaran (teori). Dengan adanya
laboratorium ini sangat membantu siswa untuk melihat secara
langsung tentang sesuatu hal yang sedang mereka pelajari. SMA
Negeri 16 makassar mempunyai 3 laboratorium IPA dan 1
laboratorium Komputer. Laboratorium IPA yaitu Laboratorium Fisika,
Laboratorium Kimia dan Laboratorium Biologi. Di setiap laboratorium
dilengkapi dengan alat dan bahan penunjang pembelajaran serta tata
tertib dalam pemakaian dan juga struktur kepengurusan laboratorium
TATA TERTIB LABORATORIUM ILMU PENGETAHUAN ALAM
SMAN 16 MAKASSAR
1. Siswa tidak boleh masuk dalam laboratorium tanpa izin guru
2. Siswa tidak boleh membawa makanan/minuman masuk kedalam
laboratorium
22
3. Alat dan bahan yang digunakan harus sesuai dengan petunjuk
praktikum dan tidak boeh bekerja menurut kehendak sendiri
4. Siswa tidak boleh ribut ( bercerita ) pada saat kegiatan prakikum
berlangsung
5. Siswa tidak boleh merusak atau memecahkan, menghilangkan alat/
bahan praktikum, jika ada alat yang rusak/ pech hendaknya
melaporkan kejadian itu sama guru
6. Jika dalam melakukan percobaan ada hal yang tidak dimengrti
hendaknya ditanyakan pada guru
7. Dalam melakukan percobaan hendakan menggunakan bahan
seperlunya sesuai dengan yang dibutuhkan
8. Jika ada bahan kimia yang masu dalam mulut tanpa sengaja,
hendaknya segera berkumur dengan air yang banyak
9. Jangan memcicipi sesuatu jika tidak disuruh oleh guru
10. Jika ada bahan kimia yang terkena tangan,baju segera cuci dengan air
yang banyak
11. Setelah kgiatan praktikum berlangsung, siswa harus mengembalikan
bahan dan alat yang sudah digunakan ketempat semula dimana alat
dalam keadaan bersih
12. Siswa tidak boleh megotori laboratorium. Buanglah sampah pada
tempat yang telah disediakan dan jangan dibuang di wastafel
13. Sebelum meninggalkan laboratorium, meja dan kursi harus dalam
keadaan bersi dan rapi.
23
STRUKTUR ORGANISASI LAB. ILMU PENGETAHUAN ALAM
SMAN 16 MAKASSAR
KEPALA SEKOLAH
Drs. Rafiuddin Thahir
NIP : 195805051986011003
Koordinator Lab. Biologi
Drs. Bahrum
NIP : 196204091987031016
Koordinator Lab. Fisika
Dra. Farial
NIP : 196311141987032008
Koordinator Lab. Kimia
Hj. Syamsiah Arif, M.Pd
NIP : 196403161989032015
Laporan
Siti Nurfaisah, S.Pd
Laporan
Samriani, S.Si
SISWA
24
DAFTAR INVENTARIS LABORATORIUM IPA
SMAN 16 MAKASSAR
LABORATORIUM FISIKA
No Nama barang
Kondisi
Jumlah Ket
Baik
Kurang
buruk
1 Meja Praktek 6 3 9
2 Kursi Praktek √ 30
3 Lemari Alat 1 1 2
4 Meja Guru √ 1
5 Kursi Guru √ 1
6 Meja Pegawai √ 1
7 Kursi pegawai √ 1
8 White Board √ 1
9 Kipas angin √ 2
10 Meja Koordinator lab. √ 1
11 Meja Koordinator
Lab.
√ 1
12 Horden √ 6
LABORATORIUM BIOLOGI
No Nama Barang
Kondisi
Jumlah Ket
Baik
Kurang
Baik
1 Lemari/Filling
Cabinet
√ 2
2 Meja Guru √ 1
3 Kursi Guru √ 1
25
4 Meja Siswa √ 10
5 Kursi Siswa √ 35
LABORATORIUM KIMIA
No Nama Barang
Kondisi
Jumlah Ket
Baik
Kurang
baik
1 Lemari/Filling
Cabinet
√ 4
2 Meja Guru √ 2
3 Kursi Guru √ 2
4 Meja Siswa √ 10
5 Kursi Siswa √ 35
6 Kipas Angin √ 3
d. Keadaan Perpustakaan
Perpustakaan SMA Negeri 16 Makassar memiliki koleksi buku
yang cukup banyak dan lengkap serta ditunjang dengan pengelolaan
yang terorganisir dan baik serta suasana yang kondusif. Keadaan
ruangan yang luas dan nyaman membuat perpustakaan menjadi sangat
nyaman . Siswa dapat menggunakan waktu luangnya di perpustakaan
baik untuk membaca buku pelajaran maupun membaca buku referensi
yang lain. Perpustakaan ini memiliki peraturan yang mesti dijalankan
oleh anggota maupun pengunjung perpustakaan sehingga kegiatan di
perpustakaan berjalan dengan baik dan lancar.
26
TATA TERTIB PERPUSTAKAAN
SMAN 16 MAKASSAR
1. Seluru sivitas akademika dan pegawai SMAN 16 Makassar adalah
anggota perpustakaan kartu anggota perpustakaan yang diberikan
dengan syarat mengisi formulir keanggotaan dan meyerahkan 2 pas
fhoto ukuran 3x4 cm
2. Kartu anggota perpustakaan tidak diperkenankan untuk dipakai oleh
orang lain dan hendaknya dibawah atau ditunjuhkan pada waktu
mengunjungi perpustakaan
3. Tata tertib perpustakaan diatur sebagai :
a. Perpustakaan dibuka tiap hari pada hari efektif sekolah pukul
07.30-13.00
b. Pengunjung hendaknya menjaga ketenangan dn ketertiban
serta memelihara kebersihan perpustakaan
c. Anggota hendaknya tetap menjaga keselamatan dan keutuhan
buku-buku
d. Pengunjung tidak merokok dalam ruangan
4. Tata tertib peminjaman
Anggota dapat meminjam buku-buku perpustakaan dengan
memperlihatkan kartu anggota milik sendiri dengan tata tertib sebagai
berikut :
a. Anggota bertanggung jawab atas buku/bahan bacaan yang
dipinjamkan atau tidak diperkenankan meminjamkan kepada
orang lain
27
b. Buku-buku rujukan/referensi ( kamus, encyclopedia, handbook,
majalah, atlas/map ) hanya untuk dibaca diruang perpustakaan
tidak untuk dipinjam dan tidak boleh dibawah pulang
c. Jumlah buku yang boleh dipinjam maksimal 3 buku selama 4
hari
5. Bagi anggota perpustakaan yang melanggar aturan diatas dapat
dikenakan denda sebagai berikut :
a. Apabila terlambat mengembalikan buku dikenakan denda
sebesar Rp.500 perbuku perhari kerja
b. Kerusakan buku/majalah disebabkan oleh peminjam
sepenuhnya menjadi tanggung jawab peminjam dengan
menggati buku / majalah tersebut
c. Apabila buku / majalah yang dipinjam ternyata hilang
sepenuhnya menjadi tanggung jawab peminjam , penggantinya
dapat buku / majalah yang sama atau bila tidak mungkin dapat
menggantinya dengan uang yang besarnya ditentukan oleh
kepala perpustakaan.
28
VISI MISI PERPUSTAKAAN
VISI :mewujudkan perpustakaan sekolah sebagai salah satu
pusat sumber belajar yang memiliki keunggulan dalam
akademik dan tehnologi serta keterampilan
MISI : 1. Menumbuhkembangkan niat serta minat sbaca warga
sekolah
2. Meningkatkan frekuensi kunjungan perpustakaan
sekolah melalui berbagai cara
3. Melakukan upaya penambahan koleksi perpustakaan
guna memenuhi kebutuhan warga sekolah
DAFTAR INVENTARIS PERPUSTAKAAN
No Nama barang
Kondisi Jumla
h
Ket
Baik Kurang baik
1 Rak Buku √ 21
2 Lemari √ 4
3 Meja Panjang √ 6
4 Meja Pegawai √ 5
5 Loker √ 1
6 Kursi √ 30
7 Kipas Angin √ 2
8 Komputer √ 1
9 Dispenser + Galon √ 1
29
d. Keadaan Ruang Osis
Ruang kerja Osis digunakan untuk rapat kerja siswa yang
menjadi anggota Osis. Ruang Osis SMAN 16 menyatu dengan
Ruang Wakasek Kesiswaan.
BAHAN INVENTARIS RUANG OSIS
NO NAMA BARANG JUMLAH KET
1 Kipas angin 1 Baik
2 TV 1 Baik
3 Meja 3 Baik
4 Kursi 12 Baik
5 Lemari 3 Baik
6 Cermin 1 Baik
SUSUNAN PEMBINA DAN PENGURUS EKSTRAKULIKULER
SMAN 16 MAKASSAR TAHUN 2014/2015
Pembina : Drs.Rafiuddin Thahir
198580505 198601 1 003
Penanggungjawab : Dra. Asni Isma, M.Si
19581225 198603 2 012
1. KEROHANIAAN ISLAM
Ketua : Drs.H.Muh.Dahlan
19631231 198603 1 265
Anggota : 1. Dra. Hj. Jamila
30
19580131 199003 2 001
2. Drs.H.Muh.Dafir,B.MM
19571231 198303 1 255
3. Drs. Mahir
19621231 198603 1 260
2. KEROHANIAN KRISTEN
Ketua : Dra.Salerina Tangke
19630918 198903 2 006
3. KEOLARAGAAN
Ketua : Thamrin,S.Pd
19571231 198303 1 257
Anggota :
1) Thamrin,S.Pd (Basket)
19571231 198303 1 257
2) Drs.Fajar Panca (Futsal)
19591017 198603 1 020
3) Drs.Amiruddin Rumallah ( Karate)
19630424 198803 1 015
4. KESENIAN / SANGGAR SENI
Ketua : Dra.Asra Ali
19670915 199203 2 007
5. KEPRAMUKAAN
Ketua : Dra.Darmiati Suria
19581231 198603 2 078
Anggota :
1) Drs.H.Jabal Rahman,M.Pd
19680101 199303 1 034
2) Dra.Salmah,G.
19620605 198603 2 010
31
6. PASKIBRA
Ketua :Dra Suharpon
19630517 198803 2 102
Anggota:
1. Dra.Farial
19631114 198703 2 008
7. PMR
Ketua : Dra.Nurida
19610527 198803 2 006
Anggota :
1. Dra.Nur Amaniah
19630524 198603 2 011
2. Dra. ST. Patimah
19620506 199303 2 003
8. MAJALAH DINDING
Ketua : Dra. Maulidi
19680212 199802 2 003
9. KARYA ILMIAH REMAJA
Ketua : Jagus, S.Pd
19690805 199512 1 001
10. ICT
Ketua : Drs. Suparmin, M.M
19611231 198803 1 123
Anggota :
a. Suprapti, S.Pd
19671218 199103 2 005
b. Rahmi
19700405 199301 2 003
c. Syarif Husain A.S.Pd.I., M.Pd
19770702 200801 2 026
d. Syamsiah Arif, M.Pd
11. DEBAT BAHASA INGGRIS
Ketua : Matius limbongan, S.Pd
19560405 198103 1 203
Anggota : Dra. Susi Marliah
19680302 199303 2 011
32
SUSUNAN PENGURUS OSIS SMAN 16 MAKASSAR
PERIODE 2014/2015
Kepala Sekolah : Drs.Rafiuddin Thahir
198580505 198601 1 003
Wakasek Kesiswaan : Dra. Asni Isma, M.Si
19581225 198603 2 012
 Dra. Maulidi Umar, M.Pd
19680212 199802 2 003
 Thamrin,S.Pd
19571231 198303 1 257
 Dra.Asra Ali
19670915 199203 2 007
Ketua Osis : Muh. Farhan S
Wakil sekertaris osis : M. Chaeril restu F.K
Sekertaris : M. Khairul O Cangara
Wakil Sekertaris : Resky Amaliah Ramadhani
Bendahara : Khaerunnisa Nasir
Wakil Bendahara : Syaiful Andrian S
Ketua devisi Ketuhanan : Annisa Savira Aksa
Ketua devisi Budi Pekerti : Elsye D.P Mangoting
Ketua devisi Kreativitas : Riandhiny Dahdiany Putry
Ketua devisi Akademik : Danrakati
Ketua devisi Bela Negara : Ayu Lestari
Ketua devisi Sastra Budaya : Sariasi
Ketua devisi Kepemimpinan : Deny Herland D
Ketua devisi IT : Adikara Perkasa
Ketua devisi Olaraga : Muh. Syarif hidayatullah
33
Ketua devisi Sastra Inggris : Indira Nurul Aulia
Sekertaris Devisi Budi Pekerti : Ummi Kalsum Nur
Sekertaris Devisi Kreatifitas : Resky Annisa Arief
Sekertaris Devisi Akademik : Zahratul Aini
Sekertaris Devisi Bela Negara : A. Rahmatia
Sekertaris D. Sastra Budaya : Fikri Sulfikar
Sekertaris D.Kepemimpinan : Ika Melati
Sekertaris Devisi IT : A. Annisa Najiha
Sekertaris Devisi Olaraga : Achmad Nasrullah
Sekertaris Devisi Sastra Inggris : Rian Kahar
e. Keadaan Ruang Serbaguna / Moving class
Ruangan ini sangat multi fungsi dikarenakan ruangannya
yang cukup luas sehingga dapat menampung banyak orang dan
sangat terjaga kebersihannya. Selain itu, di ruang
serbaguna/moving class ini digunakan untuk rapat antar guru,
penyuluhan maupun pelatihan dll. Ruangan ini dilengkapi dengan
meja panjang dan kursi, 2 buah AC, 2 set Komputer dan LCD.
Disamping itu ruangan ini selalu terjaga kerapian dan
kebersihannya.
f. Keadaan UKS
Ruangan ini sangat berperan dalam hal membantu siswa-
siswa yang mengalami masalah dengan kesehatan selama siswa
berada di sekolah. Oleh sebab itulah di ruangan ini tersedia
beberapa kasur untuk tempat siswa-siswa beristirahat apabila siswa
34
tengah menghadapi keadaan yang kurang sehat. Oleh Disamping
itu ada beberapa jenis obat-obatan yang disediakan oleh pihak
sekolah. Keadaan ruangan yang bersih membuat siswa merasa
lebih rileks.
g. Keadaan Rumah ibadah
Ruangan Ibadah terletak tepat di samping perpustakkan
SMAN 16 Makassar. ruangan ini digunakan oleh para personil
sekolah yang beragama Islam untuk melakukan kegiatan ibadah.
h. Keadaan Ruang BK
Keberadaan guru bimbingan dan konseling (BK) di
sekolah sangat diperlukan karena bimbingan konseling juga
mempunyai peranan yang sangat penting dalam membantu siswa
yang sedang mengalami kesulitan baik dalam kegiatan belajar
maupun di luar kegiatan belajar; pergaulan, keluarga, dan lain-lain.
Seperti yang kita ketahui bersama dalam perkembagannya masa
remaja adalah masa di mana perubahan terjadi secara signifikan
yang dalam perkembangannya yang mungkin saja siswa sebagai
seorang remaja tidak siap untuk mengadapi hal itu semua. Ruang
BK di SMAN 16 Makassar dalam keadaan rapi dan tersedia Sofa
tamu untuk menerima kehadiran para siswa yang membutuhkan
bimbingan.
35
II. PENGENALAN ADMINISTRASI SEKOLAH
a. Pengenalan Administrasi Sekolah
a) Jadwal Pelajaran
Jadwal pelajaran pada dasarnya sudah dibuat sesuai dengan
sistem semester yang berlaku di masing-masing sekolah,
termasuk di SMA Negeri 16 Makassar. Jadwal pelajaran ini
dibuat secara seksama, terencana, dan terlaksana dengan baik
sehingga tidak ada jadwal yang berbenturan antara jam
pelajaran yang satu dengan yang lainnya yang diajarkan oleh
guru yang sama. Di SMAN 16 Makassar terdapat jadwal
pelajaran yang menggunakan kode-kode sesuai dengan nomor
urut gurunya. Jadwal pelajaran di SMA Negeri 16 Makassar
untuk kelas X, XI, dan XII untuk semester I tahun ajaran 2014 /
2015 dapat dilihat pada lampiran pada bagian akhir dari laporan
yang telah disusun ini. Adapun waktu belajar di SMA
Makassar Negeri 16 adalah:
 Hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Sabtu:07.15-14.00 WITA
 Hari Jum’at :07.15-11.15 WITA
b) Data Keadaan Siswa
Berdasarkan hasil observasi mengenai keadaan siswa,
jumlah keseluruhan siswa yang sedang menempuh pendidikan
36
di SMA Negeri 16 Makassar ini adalah 974 siswa. Berikut data
siswa pada bulan September 2014
N
O
Kelas
Awal Bulan MUTASI AKHIR BULAN
L P
JUML
AH
MASU
K
KELUA
R L P
JUML
AH
L P L P
1 X MIA 1 13 23 36 - - - - 13 23 36
X MIA 2 13 23 36 - - - - 13 23 36
X MIA 3 12 24 36 - - - - 12 24 36
X MIA 4 12 24 36 - - - - 12 24 36
X MIA 5 13 23 36 - - - - 13 23 36
X MIA 6 15 21 36 - - - - 15 21 36
X MIA 7 17 19 36 - - - - 17 19 36
X IIS 1 19 17 36 - - - - 19 17 36
X IIS 2 16 20 36 - - - - 16 20 36
X IIS 3 21 15 36 - - - - 21 15 36
151 209 360 151 209 360
2 XI MIA 1 12 20 32 - - - - 12 20 32
XI MIA 2 16 18 34 1 - 1 - 16 18 34
XI MIA 3 10 19 29 1 - 1 - 10 19 29
XI MIA 4 15 16 31 - - - - 15 16 31
XI MIA 5 11 20 31 - - - - 11 20 31
XI MIA 6 14 12 26 - - - - 14 12 26
XI IIS 1 15 19 34 - - - - 15 19 34
XI IIS 2 14 20 34 - - - - 14 20 34
XI IIS 3 15 20 35 - - - - 15 20 35
122 164 286 2 2 122 164 286
3 XII IPA 1 31 8 39 - - - - 31 8 39
XII IPA 2 14 24 38 1 - - - 15 24 39
XII IPA 3 13 24 37 - - - - 13 24 37
XII IPA 4 17 21 38 - - - - 17 21 38
XII IPA 5 7 32 39 - - - - 7 32 39
XII IPA 6 13 26 39 - - - - 13 26 39
XII IPS 1 16 14 30 1 1 - - 17 15 32
XII IPS 2 15 19 34 - - - - 15 19 34
XII IPS 3 21 11 32 - - - - 21 11 32
147 179 326 2 1 149 180 329
420 552 972 421 553 974
37
c) Data Keadaan Guru dan Staf
 Keadaan Guru dan Staf Tata Usaha
No NAMA / NIP
Melaksanakan/mendapat
tugas tertentu
Gol.Ruan
g
Ket
1.
Drs. Rafiuddin Thahir
19580505 198601 1 003
Kepala Sekolah IV/a
2.
Dra. Nur Amaniah
19630524 198603 2 011
Wakasek Urusan
Kurikulum
IV/b
3.
Dra. Asni Isma, M. Si
19621228 198803 2 007
Wakasek Urusan
Kesiswaan
IV/b
4.
Drs. H. Muhammad Dahlan,
MM
19631231 198603 1 265
Wakasek Urusan Sarana IV/b
5.
Drs. H. Jabal Rahman, M. Pd
19680101 199303 1 034
Wakasek Urusan Humas IV/b
6.
Drs. Suparmin, MM
19611231 198803 1 123
Wakasek Urusan SDM IV/a
7.
Dra. Nurida
19610527 198803 2 006
Pendamping Wakasek
Urusan Kurikulum
IV/a
8.
Drs. Muhammad Ramli
19550515 198403 1 011
Pendamping Wakasek
Urusan Kurikulum
IV/a
9.
Mathius Limbongan, S. Pd
19560405 198103 1 023
Pendamping Wakasek
Urusan Kurikulum
IV/a
10.
Thamrin, S.Pd
19571231 198303 1 257
Pendamping Wakasek
Urusan Kesiswaan
IV/a
11.
Dra. Asra Ali
19670915 199203 2 007
Pendamping Wakasek
Urusan Kesiswaan
IV/a
12.
Dra. Maulidi, M.Pd
19680212 199802 2 003
Pendamping Wakasek
Urusan Kesiswaan
IV/a
13.
Jagus, S.Pd
19690805 199512 1 001
Kordinator BK IV/b
14.
Surianti, S.Pd
19760702 200604 2 004
Wali Kelas X.MIA.1 III/c
15.
Dra. Susi Marliah
19680303 199303 2 009
Wali Kelas X.MIA.2 IV/a
16.
Drs. Mahir
19621231 198603 1 260
Wali Kelas X.MIA.3 IV/b
17.
Dra. Darmiati Suria
19581231 198603 2 078
Wali Kelas X.MIA.4 IV/a
18.
Dra. Hj. Jamilah
19580131 199003 2 001
Wali Kelas X.MIA.5 IV/a
19. Drs.Junius Marpa Rego Wali Kelas X.MIA.6 IV/b
38
19660626 199412 1 004
20.
Dra. Hj. Yusriani
19640510 199403 2 008
Wali Kelas X.IIS.1 IV/a
21.
Syarif Husain A, S.Pd.I,
19771212 200604 1 027
Wali Kelas X.IIS.2 III/c
22.
Dra. Hj. Ikasni
19571231 198503 2 034
Wali Kelas X.IIS.3 IV/b
23.
Hj. E m m a, S.Pd, M.AP
19641102 198903 2 009
Wali Kelas XI.MIA.1 IV/a
24.
Musykahariana, S.Pd
19790906 200502 2 004
Wali Kelas XI.MIA.2 III/c
25.
Ichram Gunansyah, S.Psi
19821001 201001 1 024
Wali Kelas XI.MIA.3 III/a
26.
Drs. H. Muh. Dafir B,MM
19571231 198303 1 255
Wali Kelas XI.MIA.4 IV/a
27.
Dra. Hj. Suhartini, M.Pd
19680515 199303 2 008
Wali Kelas XI.MIA.5 IV/b
28.
Dra. Salmah G
19620605 198703 2 010
Wali Kelas XI.MIA.6 IV/b
29.
Dra. Hj. Nurhaeni Yaha
19590623 198603 2 012
Wali Kelas XI.IIS.1 IV/a
30.
Drs. Fajar Panca
19591017 198603 1 020
Wali Kelas XI.IIS.2 IV/a
31.
Dra. Suharpon
19630517 198803 2 012
Wali Kelas XI.IIS.3 IV/a
32.
Dra. Wahidah Arsjad
19681215 199412 2 004
Wali Kelas XII.MIA.1 IV/a
33.
Arisamdi, S.Pd, M.Si
19770702 200801 2 026
Wali Kelas XII.MIA.2 III/b
34.
Dra. Hj. Jumriani
19670727 199303 2 016
Wali Kelas XII.MIA.3 IV/a
35.
Suprapti. S.Pd
19671218 199103 2 005
Wali Kelas XII.MIA.4 IV/a
36.
Mustanni, S.Pd, M.Pd
19751231 200801 2 032
Wali Kelas XII.MIA.5 III/b
37.
Rahmi
19700405 199301 2 003
Wali Kelas XII.MIA.6 III/d
38.
Dra.Salerina Tangke
19630918 198903 2 006
Wali Kelas XII.IIS.1 IV/a
39.
Dra. St. Patimah
19620506 199303 2 003
Wali Kelas XII.IIS.2 IV/a
40.
Dra. Samiang
19550910 198403 2 003
Wali Kelas XII.IIS.3 IV/a
41. Dra. Hj. Suriani Guru Piket IV/b
39
19581231 198803 2 043
42.
Dra. Hj. Sumiaty K.L
19560505 198403 2 007
Guru Piket IV/b
43.
Dra. Mannawara Nonci
19590511 198603 2 008
Guru Piket IV/b
44.
Dra. Hj. Nursiah
19591112 198403 2 005
Guru Piket IV/b
45. Team Wakasek Guru Piket -
 Pembagian tugas Guru dan Tata Usaha dan wali
kelas
1) Tugas- tugas guru di sekolah
 Mengajar dan mempersiapkan serta membuat program
semester dan rencana pelajaran lengkap.
 Menjalankan absen setiap kali mengajar.
 Menandatangani absen setiap kali mengajar.
 Menerapkan sepenuhnya tentang 5 S.
 Mengajar dengan baik dengan menerapkan KURIKULUM
2013.
 Membantu mengembangkan potensi siswa untuk mancapai
kadewasa.
 Setiap guru diwajibkan menyusun buku kemajuan untuk
kegiatan setiap minggu.
 Memahami Pancasila dan UUD 1945,GBHN UUPP atau
peraturan yang dikeluarkan atasan.
40
2) Tugas Wali Kelas
a. Pengelolahan Kelas ( keamanan, kebersihan, ketertiban,
kekeluargaan di kelas
b. Administrasi kelas ( biodata siswa, absen harian, absen umum,
jurnal, jadwal kebersihan, loster, dan lapor )
c. Mencatat penanganan siswa asuhan ( Penanganan masalah,
panggilan atau konsultasi dengan orang tua)
d. Koordinasi dengan BK terhadap siswa yang membutuhkan
bimbingan dan konseing
e. Koordinasi dengan kesiswaan dalam proses penanganan masalah
siswa, khusus absensi di arsipkan BK, dan rekap perminggu
dilaporkan kesiswaan
f. Wajib membuat rekapitulasi absen bulanan untuk diisi dalam
lapor
g. Melaksanakan 12 langkah tugas wali kelas :
 Mengetahui tugas pokok wali kelas dan mewakili orang
tua dan juga kepala sekolah dalam pembinaan siswa
 Mengetahui jumlah anak didiknya
 Mengetahui nama-nama anak didiknya satu persatu
 Mengetahui identitas anak didiknya dan administrasi
biodata setiap anak didiknya
 Mengetahui dan mencatat setiap hari kehadiran anak
didiknya dikelas
 Mengetahui masalah anak didiknya dan rutin komunikasi
dengan orang tua atau melakukan kunjungan rumah
 Mengadakan penilaian perilaku dan kerajinan anak
didiknya
 Mengambil tindakan untuk mengatasi masalah berupa
panggilan orang tua atau laporan kesiswaan
 Menulis lapor, dan memperhatikan data kenaikan
kelas/ujian akhir
41
 Memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan anak didik (
koordinasi dengan BK)
 Membina suasana kekeluargaan dalam kelas
 Melaporkan kepada kepala sekolah hasil binaan dalam
bentuk tertulis sebagai pertanggungjawaban per-semester
dan per-tahun
3) Tugas Tata Usaha
Pembagian Tugas Tata Usaha Sman 16 Makassar
NO NAMA / NIP
PANGKAT/
JABATAN
URAIAN TUGAS
1 Altin R.Lince Lupi, SE
19650711 1986032016
Penata III/ C
Kepala Tata
Usaha
Membantu Kepala Sekolah
dalam bidang :
Kelancaran pelaksanaan
ketatausahaan sekolah
Menyusun Program Kerja
Ketatausahaan
Mengkordinir Pelaksanaan
Pengelolaan administrasi
Mengelola buku mutasi
siswa
2 Abdul azis,S.Sos
19586683 1981831 017
Penata Tk. 1
III/d
Membantu Kepala Tata Usaha
dalam bidang :
Inventaris personil
ketenagaan
Pengelolaan buku induk
pegawai
Membuat laporan
42
bulanan/tahunan
pegawai/guru (DKG/DUK)
Menginventarisasi nilai kelas
III persemester
Membuat laporan
rekapitulasi absensi
guru/pegawai
Mengelola beasiswa
Ope
rasional computer
Membantu membuat Kr-02
3 Mantasiah Sehu
19670326 199103 2
006
Penata
Muda, Tk. 1,
III/b
Membantu Kepala Tata Usaha
dalam bidang :
Penyusunan Rencana
Anggaran Rutin
Pengelola Pelaksanaan
Anggaran menurut jenisnya
Membuat Laporan
Pertanggungjawaban
Keuangan Sekolah
mengetik / Operasional
Komputer
4 Debora Denna
19620501 198603 2016
Penata
Muda, Tk. 1,
III/b
Membantu Kepala Tata Usaha
dalam bidang :
Mengelola surat masuk dan
Keluar
Mengelola nilai kelas I
Persemester
Menyimpan/merawat
Kearsipan
43
Mengelola kegiatan
pengesahan ijazah
Mengetik surat yang
dianggap perlu
5 Sulhajji, SE
19661231 199303 1102
Penata
Muda, Tk. 1,
III/b
Membantu Kepala Tata Usaha
dalam bidang :
Penyusunan Rencana
Anggaran Sekolah(Komite)
Pengelolaan Pelaksanaan
anggaran menurut jenis nya
Mengelola nilai kelas I
persemester
Mengetik surat dan lain –
lain yang dianggap perlu
6 Djamruddin,SE Tenaga
Honor
Membantu Kepala Tata Usaha
/Bendahara dalam bidang:
Mengurusi penyelesaian
daftar gaji
Membantu membuat laporan
keuangan (SPJ)
Membantu guru dalan
pengurusan sertifikasi
Mengetik surat-surat uang
dianggap perlu
7 Suwanto Tenaga
Honor
( kebersihan)
Menjaga/memelihara
keamanan dan kebersihan
ruangan
Guru/BK. Dapur dan WC
Guru/Siswa
Menjaga/memelihara
44
keamanan ruangan
belajar/kelas siswa bagian
belakang
Tenaga penggandaan stencil
dan lain-lain
Menyiram tanaman yang ada
di halaman sekolah
8. Hasniati Tenaga
Honor
Membantu Kepala Tata Usaha
dalam bidang :
Menginventarisasi nilai siswa
Kelas II/III persemester
Menginventarisasi Buku
Klaper siswa
Mengelola Kr-01, s.d. Kr 04
kartu Buku
Mengetik surat dan lain-lain
yang perlu diselesaikan
Operasional computer
Dan lain-lain dianggap perlu
9 Sahiruddin Jaga Malam Menjaga keamanan sekolah
pada malam hari
Menjaga /memelihara
kebersihan ruangan Kepala
Sekolah,Wakasek, Tata
Usaha, dan membuat the
guru/pegawai
Tenaga penggandaan (Riso
dan fotokopi )
10 Syamsuddin Satpam Menjaga /memelihara
keamanan sekolah
45
Dan lain-lain yang dianggap
perlu diselesaikan
11 Samriani, S.Si Tenaga
Lab.Fisika
Membantu dan memelihara
keamanan, kebersihan Lab.
Fisika
Membantu guru untuk
pelaksanaan praktikum siswa
Membantu
menginventarisasi alat
laboratorium fisika
Membantu ,meginventarisasi
nilai kelas X
Dan lain-lain dianggap perlu
12 Siti Nurfaisah, S.Pd Tenaga Lab.
Fisika
Menjaga dan memelihara
keamanan, kebersihan Lab.
Biologi
Membantu
mengelola/,enginventarisasi
alat lab. Biologi
Membantu guru untuk
pelaksanaan praktikum siswa
Membantu
menginventarisasi nilai kelas
X, XI, XII
Dan lain-lain dianggap perlu
13 Supriadi Clening
Cervis
Menjaga
keamanan/kebersihan
sekolah bagian
depan/belakang
kelas XI IPS dan halaman
46
bagian tengah dan WC siswa
Menjaga kebersihan ruangan
kurikulum
Membantu menyiram
tanaman yang ada dihalaman
sekolah
Dan lain lain dianggap perlu
14 Syamsul Bahri Satpam Menjaga/memelihara
keamanan sekolah
Dan lain-lain yang dianggap
perlu
15 Hadrawi, S.Pd.I Honor Membantu Kepala Tata Usahan
dalam bidang :
Membantu
menginventarisasi nilai kelas
X, XI, XII
Menjaga/memelihara/mempe
rbaiki mesin foto copy.
Dan lain-lain yang dianggap
perlu diselesaikan
16 Nurhayati Tenaga
Honor
perpustakaan
Menjaga/memelihara Buku
perpustakaan
Dan lain-lain yang dianggap
perlukan
47
III. PENGENALAN PERANGKAT PEMBELAJARAN
A. Program Pembelajaran ( Program Semesterdan Program Tahunan )
Program pembelajaran ini terdiri dari program tahunan dan
program semester. Program tahunan berfungsi sebagai acuan untuk
membuat program semester. Program tahunan dan program semester
dibuat dengan melihat acuan sebagai berikut :
Kalender pendidikan untuk menentukan jumlah minggu efektif dan
minggu tidak efektif.
Aloksasi waktu
Silabus untuk kurikulum 2013
Buku paket atau sumber lainnya yang relevan dengan bidang studi
matematika.
Program tahunan adalah rancangan kegiatan pengajaran selama
satu tahun ajaran. Sedangkan Program semester adalah perhitungan
rancangan pelaksanaan proses pembelajaran suatu mata pelajaran
dalam satu semester.
Fungsi dari program tahunan yakni:
Sebagai acuan pembuatan program semester
Sebagai pedoman bagi pelaksanaan proses pembelajaran secara
efektif dan efisien karena memuat urutan yang logis, sistematis,
dan hierarkis, serta disesuaikan dengan distribusi alokasi waktu
yang tersedia.
48
Tujuan penyusunan program tahunan dan program semester:
 Agar tercipta pengaturan materi pelajaran secara logis, sistematis
dan hierarkis.
 Agar alokasi waktu dapat terdistribusi dengan baik.
 Agar tecapai efisiensi dan efektivitas proses pembelajaran
 Untuk mengetahui penyelesaian target kurikulum per pokok
bahasan.
Komponen Program Tahunan yang Digunakan adalah :
Satuan Pendidikan
Kelas
Mata Pelajaran
Kompetensi inti
Semester
Kompetensi dasar
Mata Pelajaran
Alokasi waktu
Komponen Penyusunan program semester :
 Satuan Pendidikan
 Kelas / Semester
 Mata Pelajaraan
 KI
 Kompetensi Dasar
 Materi Pokok
49
 Perhitungan Alokasi Waktu
 Banyaknya pecan dalam semester
 Banyaknya Pekan yang evektif dan tidak efektif
 Banyaknya waktu efektif
Program tahunan dan program semester yang digunakan di SMAN 16
Makassar ( Terlampir )
B. Silabus
Silabus merupakan acuan untuk merencanakan dan melaksanakan
program pengajaran, yang terdiri dari bagian-bagian atau komponen yang
saling berhubungan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran
Format Silabus yang digunakan adalah :
 Satuan Pendidikan
 Kelas
 Mata Pelajaran
 KI
 Kompetensi dasar
 Materi pokok
 Kegiatan Pembelajaran
 Penilaian
 Alokasi Waktu
 Sumber belajar
Silabus yang digunakan ( Terlampir )
50
C. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran merupakan persiapan mengajar
guru untuk setiap pertemuan dan berfungsi sebagai acuan untuk
melaksanakan proses belajar mengajar di kelas secara efektif dan efisien.
Format Rencana Pembelajaran yang Digunakan di SMAN 16 Makassar
sesuai dengan kurikulum 2013 yaitu ;
 Satuan Pendidikan
 Mata pelajaran
 Kelas/semester
 Alokasi waktu
 Kompetensi Inti
 Kompetensi dasar
 Indicator
 Tujuan pembelajaran
 Materi Pembelajaran
 Model, Pendekatan dan Metode pembelajaran
 Media,alat dan sumber belajar
 Langkah-langkah pembelajaran
 Penilaian hasil belajar
 Instrument penilaian hasil belajar
RPP yang di gunakan saat mengajar di SMAN 16 Makassar adalah RPP
kurikulum 2013 ( terlampir )
51
BAB V
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari hasil pembahasan dan pelaksanaan PPL yang diselenggarakan di
SMA NEGERI 16 MAKASSAR maka kami menyimpulkan :
1. SMA NEGERI 16 MAKASSAR didirikan pada tahun 1992 dengan
nama Sekolah SMA NEGERI 16 MAKASSAR.
2. Pelaksanaan kurikulum SMA NEGERI 16 MAKASSAR berjalan
sesuai dengan target yang diprogramkan, ini disebabkan kedisiplinan
semua mulai dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru-guru
maupun Pegawai Tata Usaha yang menangani bidang pendidikan.
3. Dengan PPL, mahasiswa dapat mengenal secara langsung lingkungan
sekolah baik dari segi sosial, fisik, administrasi, dan peraturan
akademik sekolah tempat praktek.
4. Mahasiswa yang melaksanakan PPL harus mempersiapkan diri
sebelumnya, sehingga dapat menguasai pelajaran serta dapat
menggunakan metode mengajar sesuai dengan materi yang diajarkan.
5. Mahasiswa yang melaksanakan PPL harus mempersiapkan diri
sebelumnya, sehingga dapat menguasai pelajaran untuk menggunakan
metode mengajar sesuai dengan materi yang diajarkan.
6. Mahasiswa telah melaksanakan PPL dengan baik akan memperoleh
berbagai pengalaman baik sebagai tenaga calon pendidik, staf
administarasi, maupun guru profesional masa yang akan datang.
52
B. SARAN-SARAN
1. Bagi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Yayasan
Pendidikan Ujung Pandang (YPUP) seharusnya menyiapkan format
pelaksanaan kegiatan PPL yang lebih baik, sistematis, akurat serta
seiring sejalan dengan perkembangan kurikulum pendidikan yang
setiap saat berubah.
2. Bagi mahasiswa yang akan mengadakan PPL, dalam mengadakan
observasi sebaiknya waktu yang diberikan betul-betul dimanfaatkan
sebagaimana mestinya, sehingga dalam pelaksanaan tugas selama di
lokasi PPL tersebut berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan.
3. Sebelum tampil di kelas sebaiknya mempersiapkan diri seoptimal
mungkin terutama penguasaan materi agar tujuan proses belajar
mengajar dapat tercapai. Begitu pula dengan kerapaian pakaian dan
komunikasi yang baik antara siswa dengan guru mahasiswa PPL, perlu
diciptakan agar proses belajar mengajar dapat berjalan lancar.
4. Hendaknya melestarikan kedisiplinan dalam berbagai aktivitas, baik
sebagai tenaga pengajar maupun staf tata usaha dan pihak-pihak
lainnya.
5. Sebagai mahasiswa PPL hendaknya menggunakan waktu seefektif dan
sesefesien mungkin agar dapat bermanfaat pada masa yang akan
dating.

Laporan ppl 2 (repaired)

  • 1.
    1 BAB I PENDAHULUAN A. LatarBelakang 1. Hakikat PPL Program pengalaman lapangan (PPL) adalah suatu program dalam pendidikan yang dirancang untuk melatih para calon guru menguasai kemampuan keguruan yang utuh. Diharapkan setelah menyelesaikan pendidikan, mereka telah siap secara mandiri untuk mengemban tugas sebagai guru. Sebagai pengemban tugas profesional, seorang guru dituntut tidak hanya mengetahui dan memahami tugasnya, tetapi juga mampu melaksanakan tugas secara profesional. Kemampuan untuk melaksanakan tugas sebagai seorang guru inilah yang dibimbing dan diarahkan melalui program pengalaman lapangan (PPL). Sebagai titik kulminasi dari seluruh program pendidikan yang harus dialami oleh mahasiswa di LPTK, maka program pengalaman lapangan (PPL) merupakan ajang pelatihan untuk menerapkan berbagai pengetahuan, sikap, dan keterampilan dalam rangka pembentukan guru yang profesional. Selain itu, program pengalaman lapangan memrasyaratkan kemampuan aplikatif dan terpadu dari seluruh pengalaman belajar ke dalam program pelatihan yang berkaitan dengan jabatan keguruan, baik kegiatan mengajar maupun nonmengajar. Program pengalaman lapangan (PPL) sebagai muara dari seluruh program pendidikan prajabatan guru dilaksanakan secara terjadwal setelah mahasiswa calon guru dianggap memiliki kemampuan yang memadai dalam berbagai bidang
  • 2.
    2 yang terkait dengantugas sebagai guru. Kemampuan yang dimaksudkan di antaranya ialah landasan kependidikan, penguasaan bidang studi, dan hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan proses belajar mengajar. Pengetahuan dan kemampuan tersebut diperoleh dari berbagai mata kuliah yang disajikan sejak mahasiswa memasuki jenjang perguruan tinggi. Kegiatan-kegiatan program pengalaman lapangan (PPL) diselenggarakan dalam bentuk pelatihan terbatas, pelatihan terbimbing, dan pelatihan mandiri yang diharapkan pada terbentuknya kemampuan keguruan yang terjadwal secara sistematis di bawah bimbingan dosen pembimbing dan guru pamong. Hakikat pelatihan yang program pengalaman lapangan (PPL) yakni mempersiapkan calon guru agar mampu mengembang tugas dan tanggung jawab secara profesional. 2. Maksud dan Tujuan Program Pengalaman Lapangan (PPL) Program pengalaman lapangan (PPL) merupakan serangkaian kegiatan yang diprogramkan dengan maksud membantu mahasiswa mengenal dengan baik lapangan yang kelak akan menjadi tempat tugasnya. Selain itu, program pengalaman lapangan diberikan kepada mahasiswa untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan yang beragam, baik tugas mengajar maupun tugas nonmengajar. Tujuan program pengalaman lapangan terdiri dari dua, yakni tujuan umum dan tujuan khusus. Adapun tujuan program pengalaman lapangan secara umum dan khusus adalah sebagai berikut:
  • 3.
    3 a. Tujuan Umum Tujuanumum program pengalaman lapangan (PPL) kependidikan adalah untuk melatih mahasiswa calon guru agar memiliki pengalaman kegiatan kependidikan secara faktual sehingga akan terbentuk tenaga kependidikan yang profesional, yaitu tenaga kependidikan yang memiliki seperangkat pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap yang diperlukan bagi profesinya sebagai guru, serta mampu menerapkan/memperagakan kinerja dalam situasi nyata, baik dalam kegiatan pembelajaran maupun tugas-tugas keguruan lainnya. b. Tujuan Khusus Tujuan khusus program pengalaman lapangan (PPL) kependidikan adalah agar mahasiswa sebagai calon guru dapat: 1. Mengembangkan kemandirian mahasiswa PPL sebagai guru sampai merasa yakin dapat mengambil alih kegiatan pembelajaran di kelas, dan dapat mempersiapkan urutan kegiatan pembelajaran. 2. Memberikan kemampuan kepada mahasiswa PPL untuk mengembangkan model dan strategi pembelajaran dan pengolahan kegiatan pembelajaran guna meningkatkan hasil belajar siswa. 3. Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mahasiswa tentang anak didik, dan kemampuan untuk memanfaatkan pengetahuan tersebut dalam pembelajaran dan pengolahan kegiatan pembelajaran.
  • 4.
    4 4. Memberikan kemampuankepada mahasiswa PPL untuk mengenali dan menghargai nilai/kepribadian indifidual siswa, serta tanggap terhadap perbedaan antar individu. 5. Mengembangkan kemampuan untuk menilai diri, kemampuan untuk memberi refleks yang bermakna atas pengalaman di kelas dan serta aktif memberi solusi terhadap masalah yang ditemukan dalam kegiatan pembelajarannya. 6. Menawarkan kepada mahasiswa PPL wawasan mengenai kehidupan guru disekolah, budaya, dan organisasi sekolah. 7. Mendorong perkembangan nilai professional sebagai pendidik, komitmen terhadap pengembangan profesi keguruan secara berkesinambungan, yang meliputi hal-hal sebagai berikut : a) Mengenal secara cermat lingkungan social, fisik, adrimidrasi dan akademik sekolah/tempat latihan lain sebagai tempat kerja. b) Menguasai beberapa keterampilan dasar mengajar. c) Dapat menerapkan berbagai kemampuan keguruan secara utuh dan terintegrasi dalam situasi sebenarnya. d) Mampu mengembangkan aspek pribadi dan social lingkungan sekolah. e) Menarik kesimpulan nilai edukatif dari penghayatan dan pengalamannya selama pelatihan melalui refleksi itu dalam bentuk laporan
  • 5.
    5 f) Dapat menarikpelajaran dari penerangan dan penghayatan yang direfleksikan dari perilaku kehidupan sehari-hari 3. Kegunaan Program Pengalaman Lapangan (PPL) Secara umum dapat digambarkan bahwa kegunaan program pengalaman lapangan bagi mahasiswa adalah sebagai untuk mendapatkan pengalaman pendidikan dan menerapkan ilmu secara lansung. Kegiatan ini juga berguna sebagai bekal dalam berbagai bidang agar mampu melaksanakan tugas-tugas dengan baik. Program pengalaman lapangan (PPL) yang dilaksanakan di sekolah berguna bagi mahasiswa yang melaksanakan PPL itu sendiri. Melalui program pengalaman lapangan (PPL), mahasiswa sebagai calon guru dapat berhubungan langsung dengan lingkungan sekolah. Kegiatan-kegiatan di sekolah merupakan tempat latihan yang akan memberikan gambaran dan pengalaman yang berharga dalam menghadapi lingkungan sekolah dimana kelak akan ditempatkan. Masalah-masalah kependidikan dan non-kependidikan yang dihadapi dalam latihan merupakan pengalaman yang harus diantisipasi pada masa yang akan dating sehingga masalah itu tidak akan muncul dengan mengambil suatu jalan keluar yang efektif dan efisien. Secara khusus kegunaan program pengalaman lapangan (PPL) yaitu: a. Bagi Mahasiswa 1) Mengenal dunia sekolah tidak sebatas teori saja 2) Dapat menguasai berbagai keterampilan mengajar secara terbatas melalui unit-unit
  • 6.
    6 microteachting yang berlangsungdengan situasi sebenarnya maupun dalam simulasi. 3) Lebih memahami potensi diri dalam mengajar atau setidaknya mengukur sampai dimana kemampuan dalam menghadapi siswa. 4) Dapat membentuk pribadi mahasiswa calon tenaga pengajar atau guru yang sudah bisa menganalisa apa yang harus dikerjakan oleh seorang guru, hak dan kewajiban serta kegiatan pokok sebagai guru b. Bagi Sekolah 1) Membantu memantapkan kegiatan belajar mengajar di sekolah. 2) Kemampuan yang dimiliki oleh mahasiswa PPL dapat membantu dalam pengembangan sekolah 3) Dapat memperbaiki kegiatan proses belajar mengajar dari sekolah 4) Ikut membantu dan meringankan tugas-tugas guru di sekolah atau administrasinya 5) Terjadinya hubungan sosial yang baik dari luar sekolah utamanya bagi mahasiswa PPL c. Bagi lembaga pendidikan lainnya. 1) PPL dapat berguna dalam menetapkan sistem pendidikan sehingga tujuan pendidikan dapat dicapai atau terealisasi 2) Membantu pelaksanaan terhadap pengajaran dan penambahan wawasan pendidikan 3) Dapat meningkatkan mutu pendidikan secara tidak langsung dengan adanya sistem pengajaran yang baik diperkenalkan oleh Mahasiswa PPL
  • 7.
    7 4) Program-program yangada dalam bidang pendidikan dapat terealisasi meskipun tidak secara keseluruhan. B. Keadaan Sekolah 1. Fasilitas sekolah Sebagai Sekolah Menengah SMA Negeri 16 Makassar memiliki fasilitas yang cukup memadai untuk menunjang berlangsungnya proses belajar mengajar maupun kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Adapun gambaran umum fasillitas sarana dan prasana yang terdapat pada SMA Negeri 16 Makassar adalah sebagai berikut: No Jenis Ruangan, Gedung, dll Jumlah Keterangan 1. 2. 3. 4. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. Ruangan kelas untuk siswa Ruangan tata usaha Ruangan kepala sekolah Ruang Wakasek Ruang Kepala Tata Usaha Ruangan guru Ruang Tamu Moving class Lapangan olah raga Wc/kamar mandi Halaman sekolah 27 1 1 1 1 1 1 1 1 5 1 Baik renovasi renovasi renovasi renovasi Baik Baik Baik Baik Baik Baik
  • 8.
    8 No Jenis Ruangan, Gedung, dll JumlahKeterangan 13. 14. 15. 16 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. Laboratorium Fisika Laboratorium Kimia Laboratorium Biologi Laboratorium Komputer Ruang Koperasi Ruang BK/ BP UKS Ruang Pembina Osis Ruang Ekstarkulikuler Mushollah Perpustakaan Tempat parkir Kantin Rumah jaga 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 1 2 5 1 Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik Baik 2. Personil Sekolah SMA Negeri 16 makassar dipimpin oleh seorang Kepala Sekolah dibantu oleh Wakil Kepala Sekolah, Guru-guru dan Tata Usaha. Adapun jumlah Tata Usaha di SMA Negeri 16 Makassar sebanyak 15 orang.
  • 9.
    9 Siswa SMA negeri16 Makassar berasal dari berbagai daerah dengan keanekaragaman suku, agama, bahasa daerah, budaya daerah dan sebagainya. Tapi meskipun seperti itu Siswa – siswa tetap akrab dan rukun. a. Guru Guru yang mengajar di SMAN 16 Makassar merupakan alumni dari berbagai Perguruan Tinggi di Indonsia dengan kualifikasi sebagian besar strata satu (S1) dan Pascasarjana (S2). Jumlah guru di SMAN 16 Makassar adalah 62 orang. Tiap-tiap guru memegang jabatan sendiri. Selain mengajar ada beberapa guru memegang jabatan sendiri. Selain itu ada beberapa guru yang berperan ganda seperti bertugas atau bertanggung jawab di perpustakaan, UKS, koperasi, dan OSIS sebagai Pembina. b. Tata usaha Adapun jumlah tata usaha di SMAN 16 Makassar adalah 15 orang. 1 orang kepala tata usaha, 14 orang pegawai tata usaha. 3. Siswa Siswa SMAN 16 Makassar berasal dari berbagai daerah dengan keaneka ragaman suku, agama, bahasa, budaya daerah dan sebagainya. Mereka dibimbing sesuai dengan program dan peraturan yang berlaku di SMAN 16 Makassar sehingga dapat bergabung antara yang satu dengan yang lain, hidup rukun, akrab dan menjadi populasi di SMAN 16 Makassar sebagai objek pendidikan dan pengajaran.
  • 10.
    10 Adapun jumlah siswayang mengemban ilmu di sekolah SMA NEGERI 16 Makassar adalah : Kelas X : 360 siswa Kelas XI : 286 siswa Kelas XII : 329 siswa
  • 11.
    11 BAB II PELAKSANAAN DANPERMASALAHAN PENDIDIKAN DI SEKOLAH A. Pelaksanaan Pelaksanaan dan pengelolaan kurikulum SMAN Negeri 16 Makassar sesuai dengan target yang diharapkan. Ini terjadi karena kedisiplinan berbagai pihak baik kepala sekolah, Wakil Kepala Sekolah, guru-guru maupun pegawai tata usaha yang menangani bidang pendidikan di Sekolah. Pelaksanaan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan kalender akademik yang dikordinir wakil kepala sekolah bagian pengajaran. Kegiatan yang menyangkut pengelolaan dan pelaksanaan kurikulum sampai saat ini tidak mendapat masalah dalam pelaksanaannya. Pengadaan sarana dan prasarana di lingkungan sekolah sangat menunjang keberhasilan proses belajar mengajar. Hal ini dapat dibuktikan dengan sikap yang di tunjukkan siswa yang lebih bersemangat belajar dengan metode yang sesuai dengan materi yang di bawakan sehingga mudah memahaminya. B. Permasalahan Masalah-masalah kecil mungkin saja terjadi di SMAN Negeri 16 Makassar. Namun dengan kecakapan orang tua atau wali siswa, Kepala Sekolah, Guru dan pegawai sehingga mudah mengatasi segala masalah yang terjadi. Yang biasanya pun sampai tidak mempengaruhi proses belajar mengajar
  • 12.
    12 BAB III PELAKSANAAN DANPENANGGULANGAN MASALAH PROSES PEMBELAJARAN A. PELAKSANAAN PPL SETIAP MAHASISWA 1. Kegiatan Orientasi dan Pengenalan Latar Belakang Sekolah serta Kegiatan Pembalajaran Bidang Studi. Kegiatan ini berlangsung pada saat penerimaan mahasiswa PPL di sekolah pada 19 agustus 2014 . Kegiatan-kegiatan itu seperti : 1. Berkenalan dengan kepala sekolah, guru pamong, guru-guru pengajar dan staf sekolah lain. 2. Pengenalan lokasi sekolah, gedung sekolah, ruangan-ruangan (ruang kelas, dan ruangan-ruangan pendukung lainnya). 3. Mengkonsultasikan kepada guru pamong tentang tugas seorang guru, tata tertib sekolah baik tata tertib guru, maupaun staf sekolah lainnya. Serta tata tertib siswa dan mahasiswa sebagai calon guru yang sedang praktek mengajar. 4. Mempelajari dan memahami model persiapan mengajar guru pamong. 5. Mengobservasi pelaksanaan mengajar guru pamong tentan cara mengajar, model mengajar, cara pengelolaan kelas dan lain-lainnya. 6. Merencanakan kegiatan praktek lapangan. 7. Menyampaikan hasil obsevasi dan orientasi kepada guru pamong dan dosen tutor untuk diperiksa dan dinilai.
  • 13.
    13 Dari hasil tersebutdiperoleh beberapa pengalaman dan informasi tentang SMA Negeri 16 Makassar, dalam hal ini kami dari jurusan Matematika memperoleh manfaat sebagai berikut : a. Mengenal secara langsung kepala sekolah, guru pamong, guru bidang studi lainnya dan staf tata usaha yang dapat membantu pelaksanaan PPL. b. Mengenal sarana dan prasarana yang ada disekolah tersebut apabila dibutuhkan selain itu kami juga mendata letak lokasi, situasi, dan kondisi. c. Mengetahui tugas-tugas guru kelas, keadaan tata tertib siswa, guru, dan staf tata usaha serta tata tertib mahasiswa PPL. 2. Kegiatan Latihan Mengajar Sebelum masuk mengajar di kelas, maka terlebih dahulu mahasiswa program pengalaman lapangan harus membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) sesuai dengan RPP yang dibuat oleh guru pamong. Rencana pelasanaan pembelajaran tersebut, memuat standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator, materi pelajaran, kegiatan pembelajaran, media dan sumber pembelajaran, serta penilaian proses dan hasil. Baik tidaknya rencana pelaksanaan pembelajaran yang dibuat sebelum masuk mengajar akan berpengaruh pada penyampaian materi kepada siswa. Penampilan dalam mengajar merupakan suatu proses yang memegang peranan penting terhadap penguasaan kelas, selain adanya satuan pelajaran, setiap tingkah laku guru yang ditampilkan didepan siswa
  • 14.
    14 pada penyampaian materipelajaran merupakan faktor lain yang ikut menunjang keberhasilan proses belajar mengajar. Pada saat memberikan materi, siswa diberikan kesempatan untuk menanyakan atau memberikan pendapat. Oleh karena itu perlu persiapan yang matang sebelum mengajar, disamping itu harus percaya diri. Kegiatan belajar mengajar dilakukan secara paralel. 3. Kegiatan Pendidikan Lainnya Pada saat pelaksanaan PPL di SMA NEGERI 16 MAKASSAR kegiatan pendidikan lain yang dilakukan adalah dapat melihat cara-cara atau program administrasi, mengawas pada saat pelaksanaan ulangan harian, test penilaian hasil belajar, dan juga pelaksanaan administrasi kelas, yakni membuat atau mengadakan absensi siswa supaya memotifasi siswa aktif mengikuti pelajaran, selain itu juga melakukan pendekatan terhadap siswa yang sering membuat gaduh dikelas untuk mengurangi kebiasaan-kebiasaan yang tidak diinginkan itu. B. Penanggulangan Masalah a. Proses Belajar Mengajar Usaha untuk mencapai tingkat keberhasilan yang baik dalam menyampaikan materi pelajaran di kelas, maka sebaiknya di lakukan hal- hal sebagai berikut:  Membuat rencana pelaksanaan pengajaran dan modul sebelum mengajar.
  • 15.
    15  Menguasai denganbaik materi yang akan diajarkan.  Menguasai metode yang sesuai dengan materi pelajaran yang akan di ajarkan.  Manggunakan media.  Sikap dan tingkah laku guru saat tampil dalam kelas  Kepercayaan diri pada saat mengajar. Untuk memperoleh hasil yang maksimal dengan efisien dan efektif, maka proses belajar mengajar dilakukan dengan sengaja, sadar dan terorganisi dengan baik, untuk menunjang terciptanya hasil yang efsien dan efektif. b. Bimbingan Guru Pamong dan Dosen Pembimbing Bimbingan yang dilakukan oleh guru pamong dan dosen pembimbing merupakan salah satu faktor yang memegang peranan penting dalam menunjang kelancaran proses belajar mengajar yang dilakukan oleh mahasiswa PPL. Guru pamong dengan sangat antusias dan tanpa kenal lelah dalam membimbing mahasiswa PPL. Mereka juga memberikan masukan tentang cara atau teknik untuk mengelolah kelas sehingga dapat tercipta suasana belajar yang nyaman bagi siswa. Selain itu, bimbingan yang diberikan oleh dosen pembimbing juga sangat membantu mahasiswa PPL dalam pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Bimbingan yang diberikan oleh Dosen Tutor, berupa Micro teaching, dalam hal ini mahasiswa mendapatkan arahan dan masukan
  • 16.
    16 sebelum melangsungkan prosesbelajar mengajar, sehingga menjadi bahan masukan bagi mahsiswa dalam melakukan PBM berikutnya. c. Penyusunan Silabus dan Rencana Pelaksanaan pembelajaran Silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran disusun berdasarkan waktu jumlah pertemuan dari materi pelajaran dengan mengacu pada kurikulum 2013 yang berlaku. Silabus memuat standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok, indikator pencapaian hasil belajar, pengalaman belajar, dan sumber bahan belajar. Rencana pelaksanaan pembelajaran memuat identitas mata pelajaran, standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator pencapaian hasil belajar, tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, strategi pembelajaran, langkah-langkah pembelajaran, dan penilaian. Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menjadi kewajiban setiap mahasiswa PPL, sebelum melangsungkan Proses Belajar Mengajar (PBM). Walaupun demikian, RPP ini tetap dalam pengawasan dan bimbingan dari guru pamong dan dosen tutor, sehingga RRP yang digunakan sebagai pedoman PBM yang dibuat oleh mahasiswa PPL nantinya tidak mengalami hambatan dalam pelaksanaan PBM. d. Penanggulangan Masalah Kependidikan Lainnya. Penanggulangan masalah merupakam salah satu tugas wajib bagi seorang guru begitu pula bagi seorang mahasiswa PPL sebagai calon guru/ pengajar dan pendidik harus memiliki kemampuan dalam memberikan
  • 17.
    17 bimbingan terhadap siswayang bermasalah, baik itu masalah terhadap pelajaran, sikap, pergaulan, guru, teman, maupun terhadap siswa yang mengalami masalah pribadi atau masalah keluarga dirumah. Masalah-masalah yang sering dihadapi dikelas yaitu: No Masalah Solusi Alternative 1 Kegaduhan dalam kelas Mencari sumber masalah kemudian guru memberikan peringatan atau arahan- arahan selanjutnya memisahkan tempat siswa yang membuat gaduh 2 Siswa terlambat mengumpul tugas Menasehatinya dan memberikan tugas tambahan supaya tidak terulang lagi 3 Hasil evaluasi rendah Remedial/pengulangan bagi siswa yang memiliki hasil evalusi rendah 4 Kehadiran siswa dalam tatap muka Melaporkan ke wali kelas/ guru pamong, kemudian mereka akan menindak lanjuti 5 Siswa banyak yang tidak kumpul tugas Guru memperingati dan selalu memotifasi siswa supaya lebih rajin mengerjakan dan mengumpulkan tugas yang diberikan 6 Siswa kurang konsentrasi mengikuti pelajaran Guru harus mencari cara untuk mengembalikan konsentrasi siswa (membentuk kelompok, mengalihkan cerita, pemberian games, dll)
  • 18.
    18 7 Siswa seringkeluar masuk kelas saat pembelajaran berlangsung Guru memberi peringatan atau arahan- arahan kepada siswa yang sering keluar masuk kelas
  • 19.
    19 BAB IV KEGIATAN OBSERVASIORIENTASI DI SEKOLAH LATIHAN A. OBSERVASI KEADAAN SEKOLAH I. PENGENALAN KEADAAN FISIK SEKOLAH a. Identitas Sekolah Nama Sekolah : SMAN 16 MAKASSAR NPSN : 40311950 Nomor statistik sekolah : 301296007016 Alamat Sekolah : Jalan Ammana Gappa No.8  Kecamatan : Ujung Pandang  Kota : Makassar  Provinsi : Sulawesi Selatan  Telepon : (0411) 3618550 Web : sman16makassar.sch.id Email : sman16_mks@yahoo.co.id Status Sekolah : Negeri b. Keadaan ruang kelas Jumlah kelas SMA Negeri 16 makassar memiliki 28 ruang kelas yang terdiri dari :
  • 20.
    20  Kelas X,terdiri dari 9 kelas yaitu : kelas X MIA 1, kelas X MIA 2, kelas X MIA 3, kelas X MIA 4, kelas X MIA 5, kelas X MIA 6, X MIA 7, kelas X IIS 1, X IIS 2, X IIS 3  Kelas XI, terdiri dari 9 kelas yaitu : kelas XI MIA 1, kelas XI MIA 2, kelas XI MIA 3, kelas XI MIA 4, kelas XI MIA 5, kelas XI MIA 6, kelas XI IIS 1, kelas XI IIS 2, kelas XI IIS 3  Kelas XII terdiri dari 9 kelas yaitu : kelas XII IPA 1, kelas XII IPA 2, kelas XII IPA 3, kelas XII IPA 4, kelas XII IPA 5, kelas XII IPA 6, kelas XII IPS 1, kelas XII IPS 2, kelas XII IPS 3 Kondisi Ruang Kelas Setiap kelas di SMAN 16 Makassar menampung 36 siswa untuk kelas X, sedangkan jumlah siswa kelas XI dan Kelas XII tidak menentu. Setiap ruang kelas mempunyai jendela, ventilasi udara, dinding dan lantai serta kebersihan dengan kondisi yang baik. Perlengkapan Kelas Di setiap ruangan kelas yang ada di SMA Negeri 16 makassar terdapat kelengkapan yang sangat memadai dan sangat mendukung jalannya proses belajar mengajar di kelas.  Meja dan kursi guru  Meja dan kursi siswa  Papan tulis  Papan absensi dan Jadwal piket kebersihan  Struktur organisasi kelas
  • 21.
    21  Daftar pelajaran Alat kebersihan  Gambar presiden dan wakil presiden  Cermin  Kipas Angin  Jam c. Keadaan Laboratorium Laboratorium merupakan suatu sarana sekolah yang bermanfaat bagi siswa dalam melakukan praktikum secara langsung, tentang sesuatu hal yang ada didalam materi pelajaran (teori). Dengan adanya laboratorium ini sangat membantu siswa untuk melihat secara langsung tentang sesuatu hal yang sedang mereka pelajari. SMA Negeri 16 makassar mempunyai 3 laboratorium IPA dan 1 laboratorium Komputer. Laboratorium IPA yaitu Laboratorium Fisika, Laboratorium Kimia dan Laboratorium Biologi. Di setiap laboratorium dilengkapi dengan alat dan bahan penunjang pembelajaran serta tata tertib dalam pemakaian dan juga struktur kepengurusan laboratorium TATA TERTIB LABORATORIUM ILMU PENGETAHUAN ALAM SMAN 16 MAKASSAR 1. Siswa tidak boleh masuk dalam laboratorium tanpa izin guru 2. Siswa tidak boleh membawa makanan/minuman masuk kedalam laboratorium
  • 22.
    22 3. Alat danbahan yang digunakan harus sesuai dengan petunjuk praktikum dan tidak boeh bekerja menurut kehendak sendiri 4. Siswa tidak boleh ribut ( bercerita ) pada saat kegiatan prakikum berlangsung 5. Siswa tidak boleh merusak atau memecahkan, menghilangkan alat/ bahan praktikum, jika ada alat yang rusak/ pech hendaknya melaporkan kejadian itu sama guru 6. Jika dalam melakukan percobaan ada hal yang tidak dimengrti hendaknya ditanyakan pada guru 7. Dalam melakukan percobaan hendakan menggunakan bahan seperlunya sesuai dengan yang dibutuhkan 8. Jika ada bahan kimia yang masu dalam mulut tanpa sengaja, hendaknya segera berkumur dengan air yang banyak 9. Jangan memcicipi sesuatu jika tidak disuruh oleh guru 10. Jika ada bahan kimia yang terkena tangan,baju segera cuci dengan air yang banyak 11. Setelah kgiatan praktikum berlangsung, siswa harus mengembalikan bahan dan alat yang sudah digunakan ketempat semula dimana alat dalam keadaan bersih 12. Siswa tidak boleh megotori laboratorium. Buanglah sampah pada tempat yang telah disediakan dan jangan dibuang di wastafel 13. Sebelum meninggalkan laboratorium, meja dan kursi harus dalam keadaan bersi dan rapi.
  • 23.
    23 STRUKTUR ORGANISASI LAB.ILMU PENGETAHUAN ALAM SMAN 16 MAKASSAR KEPALA SEKOLAH Drs. Rafiuddin Thahir NIP : 195805051986011003 Koordinator Lab. Biologi Drs. Bahrum NIP : 196204091987031016 Koordinator Lab. Fisika Dra. Farial NIP : 196311141987032008 Koordinator Lab. Kimia Hj. Syamsiah Arif, M.Pd NIP : 196403161989032015 Laporan Siti Nurfaisah, S.Pd Laporan Samriani, S.Si SISWA
  • 24.
    24 DAFTAR INVENTARIS LABORATORIUMIPA SMAN 16 MAKASSAR LABORATORIUM FISIKA No Nama barang Kondisi Jumlah Ket Baik Kurang buruk 1 Meja Praktek 6 3 9 2 Kursi Praktek √ 30 3 Lemari Alat 1 1 2 4 Meja Guru √ 1 5 Kursi Guru √ 1 6 Meja Pegawai √ 1 7 Kursi pegawai √ 1 8 White Board √ 1 9 Kipas angin √ 2 10 Meja Koordinator lab. √ 1 11 Meja Koordinator Lab. √ 1 12 Horden √ 6 LABORATORIUM BIOLOGI No Nama Barang Kondisi Jumlah Ket Baik Kurang Baik 1 Lemari/Filling Cabinet √ 2 2 Meja Guru √ 1 3 Kursi Guru √ 1
  • 25.
    25 4 Meja Siswa√ 10 5 Kursi Siswa √ 35 LABORATORIUM KIMIA No Nama Barang Kondisi Jumlah Ket Baik Kurang baik 1 Lemari/Filling Cabinet √ 4 2 Meja Guru √ 2 3 Kursi Guru √ 2 4 Meja Siswa √ 10 5 Kursi Siswa √ 35 6 Kipas Angin √ 3 d. Keadaan Perpustakaan Perpustakaan SMA Negeri 16 Makassar memiliki koleksi buku yang cukup banyak dan lengkap serta ditunjang dengan pengelolaan yang terorganisir dan baik serta suasana yang kondusif. Keadaan ruangan yang luas dan nyaman membuat perpustakaan menjadi sangat nyaman . Siswa dapat menggunakan waktu luangnya di perpustakaan baik untuk membaca buku pelajaran maupun membaca buku referensi yang lain. Perpustakaan ini memiliki peraturan yang mesti dijalankan oleh anggota maupun pengunjung perpustakaan sehingga kegiatan di perpustakaan berjalan dengan baik dan lancar.
  • 26.
    26 TATA TERTIB PERPUSTAKAAN SMAN16 MAKASSAR 1. Seluru sivitas akademika dan pegawai SMAN 16 Makassar adalah anggota perpustakaan kartu anggota perpustakaan yang diberikan dengan syarat mengisi formulir keanggotaan dan meyerahkan 2 pas fhoto ukuran 3x4 cm 2. Kartu anggota perpustakaan tidak diperkenankan untuk dipakai oleh orang lain dan hendaknya dibawah atau ditunjuhkan pada waktu mengunjungi perpustakaan 3. Tata tertib perpustakaan diatur sebagai : a. Perpustakaan dibuka tiap hari pada hari efektif sekolah pukul 07.30-13.00 b. Pengunjung hendaknya menjaga ketenangan dn ketertiban serta memelihara kebersihan perpustakaan c. Anggota hendaknya tetap menjaga keselamatan dan keutuhan buku-buku d. Pengunjung tidak merokok dalam ruangan 4. Tata tertib peminjaman Anggota dapat meminjam buku-buku perpustakaan dengan memperlihatkan kartu anggota milik sendiri dengan tata tertib sebagai berikut : a. Anggota bertanggung jawab atas buku/bahan bacaan yang dipinjamkan atau tidak diperkenankan meminjamkan kepada orang lain
  • 27.
    27 b. Buku-buku rujukan/referensi( kamus, encyclopedia, handbook, majalah, atlas/map ) hanya untuk dibaca diruang perpustakaan tidak untuk dipinjam dan tidak boleh dibawah pulang c. Jumlah buku yang boleh dipinjam maksimal 3 buku selama 4 hari 5. Bagi anggota perpustakaan yang melanggar aturan diatas dapat dikenakan denda sebagai berikut : a. Apabila terlambat mengembalikan buku dikenakan denda sebesar Rp.500 perbuku perhari kerja b. Kerusakan buku/majalah disebabkan oleh peminjam sepenuhnya menjadi tanggung jawab peminjam dengan menggati buku / majalah tersebut c. Apabila buku / majalah yang dipinjam ternyata hilang sepenuhnya menjadi tanggung jawab peminjam , penggantinya dapat buku / majalah yang sama atau bila tidak mungkin dapat menggantinya dengan uang yang besarnya ditentukan oleh kepala perpustakaan.
  • 28.
    28 VISI MISI PERPUSTAKAAN VISI:mewujudkan perpustakaan sekolah sebagai salah satu pusat sumber belajar yang memiliki keunggulan dalam akademik dan tehnologi serta keterampilan MISI : 1. Menumbuhkembangkan niat serta minat sbaca warga sekolah 2. Meningkatkan frekuensi kunjungan perpustakaan sekolah melalui berbagai cara 3. Melakukan upaya penambahan koleksi perpustakaan guna memenuhi kebutuhan warga sekolah DAFTAR INVENTARIS PERPUSTAKAAN No Nama barang Kondisi Jumla h Ket Baik Kurang baik 1 Rak Buku √ 21 2 Lemari √ 4 3 Meja Panjang √ 6 4 Meja Pegawai √ 5 5 Loker √ 1 6 Kursi √ 30 7 Kipas Angin √ 2 8 Komputer √ 1 9 Dispenser + Galon √ 1
  • 29.
    29 d. Keadaan RuangOsis Ruang kerja Osis digunakan untuk rapat kerja siswa yang menjadi anggota Osis. Ruang Osis SMAN 16 menyatu dengan Ruang Wakasek Kesiswaan. BAHAN INVENTARIS RUANG OSIS NO NAMA BARANG JUMLAH KET 1 Kipas angin 1 Baik 2 TV 1 Baik 3 Meja 3 Baik 4 Kursi 12 Baik 5 Lemari 3 Baik 6 Cermin 1 Baik SUSUNAN PEMBINA DAN PENGURUS EKSTRAKULIKULER SMAN 16 MAKASSAR TAHUN 2014/2015 Pembina : Drs.Rafiuddin Thahir 198580505 198601 1 003 Penanggungjawab : Dra. Asni Isma, M.Si 19581225 198603 2 012 1. KEROHANIAAN ISLAM Ketua : Drs.H.Muh.Dahlan 19631231 198603 1 265 Anggota : 1. Dra. Hj. Jamila
  • 30.
    30 19580131 199003 2001 2. Drs.H.Muh.Dafir,B.MM 19571231 198303 1 255 3. Drs. Mahir 19621231 198603 1 260 2. KEROHANIAN KRISTEN Ketua : Dra.Salerina Tangke 19630918 198903 2 006 3. KEOLARAGAAN Ketua : Thamrin,S.Pd 19571231 198303 1 257 Anggota : 1) Thamrin,S.Pd (Basket) 19571231 198303 1 257 2) Drs.Fajar Panca (Futsal) 19591017 198603 1 020 3) Drs.Amiruddin Rumallah ( Karate) 19630424 198803 1 015 4. KESENIAN / SANGGAR SENI Ketua : Dra.Asra Ali 19670915 199203 2 007 5. KEPRAMUKAAN Ketua : Dra.Darmiati Suria 19581231 198603 2 078 Anggota : 1) Drs.H.Jabal Rahman,M.Pd 19680101 199303 1 034 2) Dra.Salmah,G. 19620605 198603 2 010
  • 31.
    31 6. PASKIBRA Ketua :DraSuharpon 19630517 198803 2 102 Anggota: 1. Dra.Farial 19631114 198703 2 008 7. PMR Ketua : Dra.Nurida 19610527 198803 2 006 Anggota : 1. Dra.Nur Amaniah 19630524 198603 2 011 2. Dra. ST. Patimah 19620506 199303 2 003 8. MAJALAH DINDING Ketua : Dra. Maulidi 19680212 199802 2 003 9. KARYA ILMIAH REMAJA Ketua : Jagus, S.Pd 19690805 199512 1 001 10. ICT Ketua : Drs. Suparmin, M.M 19611231 198803 1 123 Anggota : a. Suprapti, S.Pd 19671218 199103 2 005 b. Rahmi 19700405 199301 2 003 c. Syarif Husain A.S.Pd.I., M.Pd 19770702 200801 2 026 d. Syamsiah Arif, M.Pd 11. DEBAT BAHASA INGGRIS Ketua : Matius limbongan, S.Pd 19560405 198103 1 203 Anggota : Dra. Susi Marliah 19680302 199303 2 011
  • 32.
    32 SUSUNAN PENGURUS OSISSMAN 16 MAKASSAR PERIODE 2014/2015 Kepala Sekolah : Drs.Rafiuddin Thahir 198580505 198601 1 003 Wakasek Kesiswaan : Dra. Asni Isma, M.Si 19581225 198603 2 012  Dra. Maulidi Umar, M.Pd 19680212 199802 2 003  Thamrin,S.Pd 19571231 198303 1 257  Dra.Asra Ali 19670915 199203 2 007 Ketua Osis : Muh. Farhan S Wakil sekertaris osis : M. Chaeril restu F.K Sekertaris : M. Khairul O Cangara Wakil Sekertaris : Resky Amaliah Ramadhani Bendahara : Khaerunnisa Nasir Wakil Bendahara : Syaiful Andrian S Ketua devisi Ketuhanan : Annisa Savira Aksa Ketua devisi Budi Pekerti : Elsye D.P Mangoting Ketua devisi Kreativitas : Riandhiny Dahdiany Putry Ketua devisi Akademik : Danrakati Ketua devisi Bela Negara : Ayu Lestari Ketua devisi Sastra Budaya : Sariasi Ketua devisi Kepemimpinan : Deny Herland D Ketua devisi IT : Adikara Perkasa Ketua devisi Olaraga : Muh. Syarif hidayatullah
  • 33.
    33 Ketua devisi SastraInggris : Indira Nurul Aulia Sekertaris Devisi Budi Pekerti : Ummi Kalsum Nur Sekertaris Devisi Kreatifitas : Resky Annisa Arief Sekertaris Devisi Akademik : Zahratul Aini Sekertaris Devisi Bela Negara : A. Rahmatia Sekertaris D. Sastra Budaya : Fikri Sulfikar Sekertaris D.Kepemimpinan : Ika Melati Sekertaris Devisi IT : A. Annisa Najiha Sekertaris Devisi Olaraga : Achmad Nasrullah Sekertaris Devisi Sastra Inggris : Rian Kahar e. Keadaan Ruang Serbaguna / Moving class Ruangan ini sangat multi fungsi dikarenakan ruangannya yang cukup luas sehingga dapat menampung banyak orang dan sangat terjaga kebersihannya. Selain itu, di ruang serbaguna/moving class ini digunakan untuk rapat antar guru, penyuluhan maupun pelatihan dll. Ruangan ini dilengkapi dengan meja panjang dan kursi, 2 buah AC, 2 set Komputer dan LCD. Disamping itu ruangan ini selalu terjaga kerapian dan kebersihannya. f. Keadaan UKS Ruangan ini sangat berperan dalam hal membantu siswa- siswa yang mengalami masalah dengan kesehatan selama siswa berada di sekolah. Oleh sebab itulah di ruangan ini tersedia beberapa kasur untuk tempat siswa-siswa beristirahat apabila siswa
  • 34.
    34 tengah menghadapi keadaanyang kurang sehat. Oleh Disamping itu ada beberapa jenis obat-obatan yang disediakan oleh pihak sekolah. Keadaan ruangan yang bersih membuat siswa merasa lebih rileks. g. Keadaan Rumah ibadah Ruangan Ibadah terletak tepat di samping perpustakkan SMAN 16 Makassar. ruangan ini digunakan oleh para personil sekolah yang beragama Islam untuk melakukan kegiatan ibadah. h. Keadaan Ruang BK Keberadaan guru bimbingan dan konseling (BK) di sekolah sangat diperlukan karena bimbingan konseling juga mempunyai peranan yang sangat penting dalam membantu siswa yang sedang mengalami kesulitan baik dalam kegiatan belajar maupun di luar kegiatan belajar; pergaulan, keluarga, dan lain-lain. Seperti yang kita ketahui bersama dalam perkembagannya masa remaja adalah masa di mana perubahan terjadi secara signifikan yang dalam perkembangannya yang mungkin saja siswa sebagai seorang remaja tidak siap untuk mengadapi hal itu semua. Ruang BK di SMAN 16 Makassar dalam keadaan rapi dan tersedia Sofa tamu untuk menerima kehadiran para siswa yang membutuhkan bimbingan.
  • 35.
    35 II. PENGENALAN ADMINISTRASISEKOLAH a. Pengenalan Administrasi Sekolah a) Jadwal Pelajaran Jadwal pelajaran pada dasarnya sudah dibuat sesuai dengan sistem semester yang berlaku di masing-masing sekolah, termasuk di SMA Negeri 16 Makassar. Jadwal pelajaran ini dibuat secara seksama, terencana, dan terlaksana dengan baik sehingga tidak ada jadwal yang berbenturan antara jam pelajaran yang satu dengan yang lainnya yang diajarkan oleh guru yang sama. Di SMAN 16 Makassar terdapat jadwal pelajaran yang menggunakan kode-kode sesuai dengan nomor urut gurunya. Jadwal pelajaran di SMA Negeri 16 Makassar untuk kelas X, XI, dan XII untuk semester I tahun ajaran 2014 / 2015 dapat dilihat pada lampiran pada bagian akhir dari laporan yang telah disusun ini. Adapun waktu belajar di SMA Makassar Negeri 16 adalah:  Hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Sabtu:07.15-14.00 WITA  Hari Jum’at :07.15-11.15 WITA b) Data Keadaan Siswa Berdasarkan hasil observasi mengenai keadaan siswa, jumlah keseluruhan siswa yang sedang menempuh pendidikan
  • 36.
    36 di SMA Negeri16 Makassar ini adalah 974 siswa. Berikut data siswa pada bulan September 2014 N O Kelas Awal Bulan MUTASI AKHIR BULAN L P JUML AH MASU K KELUA R L P JUML AH L P L P 1 X MIA 1 13 23 36 - - - - 13 23 36 X MIA 2 13 23 36 - - - - 13 23 36 X MIA 3 12 24 36 - - - - 12 24 36 X MIA 4 12 24 36 - - - - 12 24 36 X MIA 5 13 23 36 - - - - 13 23 36 X MIA 6 15 21 36 - - - - 15 21 36 X MIA 7 17 19 36 - - - - 17 19 36 X IIS 1 19 17 36 - - - - 19 17 36 X IIS 2 16 20 36 - - - - 16 20 36 X IIS 3 21 15 36 - - - - 21 15 36 151 209 360 151 209 360 2 XI MIA 1 12 20 32 - - - - 12 20 32 XI MIA 2 16 18 34 1 - 1 - 16 18 34 XI MIA 3 10 19 29 1 - 1 - 10 19 29 XI MIA 4 15 16 31 - - - - 15 16 31 XI MIA 5 11 20 31 - - - - 11 20 31 XI MIA 6 14 12 26 - - - - 14 12 26 XI IIS 1 15 19 34 - - - - 15 19 34 XI IIS 2 14 20 34 - - - - 14 20 34 XI IIS 3 15 20 35 - - - - 15 20 35 122 164 286 2 2 122 164 286 3 XII IPA 1 31 8 39 - - - - 31 8 39 XII IPA 2 14 24 38 1 - - - 15 24 39 XII IPA 3 13 24 37 - - - - 13 24 37 XII IPA 4 17 21 38 - - - - 17 21 38 XII IPA 5 7 32 39 - - - - 7 32 39 XII IPA 6 13 26 39 - - - - 13 26 39 XII IPS 1 16 14 30 1 1 - - 17 15 32 XII IPS 2 15 19 34 - - - - 15 19 34 XII IPS 3 21 11 32 - - - - 21 11 32 147 179 326 2 1 149 180 329 420 552 972 421 553 974
  • 37.
    37 c) Data KeadaanGuru dan Staf  Keadaan Guru dan Staf Tata Usaha No NAMA / NIP Melaksanakan/mendapat tugas tertentu Gol.Ruan g Ket 1. Drs. Rafiuddin Thahir 19580505 198601 1 003 Kepala Sekolah IV/a 2. Dra. Nur Amaniah 19630524 198603 2 011 Wakasek Urusan Kurikulum IV/b 3. Dra. Asni Isma, M. Si 19621228 198803 2 007 Wakasek Urusan Kesiswaan IV/b 4. Drs. H. Muhammad Dahlan, MM 19631231 198603 1 265 Wakasek Urusan Sarana IV/b 5. Drs. H. Jabal Rahman, M. Pd 19680101 199303 1 034 Wakasek Urusan Humas IV/b 6. Drs. Suparmin, MM 19611231 198803 1 123 Wakasek Urusan SDM IV/a 7. Dra. Nurida 19610527 198803 2 006 Pendamping Wakasek Urusan Kurikulum IV/a 8. Drs. Muhammad Ramli 19550515 198403 1 011 Pendamping Wakasek Urusan Kurikulum IV/a 9. Mathius Limbongan, S. Pd 19560405 198103 1 023 Pendamping Wakasek Urusan Kurikulum IV/a 10. Thamrin, S.Pd 19571231 198303 1 257 Pendamping Wakasek Urusan Kesiswaan IV/a 11. Dra. Asra Ali 19670915 199203 2 007 Pendamping Wakasek Urusan Kesiswaan IV/a 12. Dra. Maulidi, M.Pd 19680212 199802 2 003 Pendamping Wakasek Urusan Kesiswaan IV/a 13. Jagus, S.Pd 19690805 199512 1 001 Kordinator BK IV/b 14. Surianti, S.Pd 19760702 200604 2 004 Wali Kelas X.MIA.1 III/c 15. Dra. Susi Marliah 19680303 199303 2 009 Wali Kelas X.MIA.2 IV/a 16. Drs. Mahir 19621231 198603 1 260 Wali Kelas X.MIA.3 IV/b 17. Dra. Darmiati Suria 19581231 198603 2 078 Wali Kelas X.MIA.4 IV/a 18. Dra. Hj. Jamilah 19580131 199003 2 001 Wali Kelas X.MIA.5 IV/a 19. Drs.Junius Marpa Rego Wali Kelas X.MIA.6 IV/b
  • 38.
    38 19660626 199412 1004 20. Dra. Hj. Yusriani 19640510 199403 2 008 Wali Kelas X.IIS.1 IV/a 21. Syarif Husain A, S.Pd.I, 19771212 200604 1 027 Wali Kelas X.IIS.2 III/c 22. Dra. Hj. Ikasni 19571231 198503 2 034 Wali Kelas X.IIS.3 IV/b 23. Hj. E m m a, S.Pd, M.AP 19641102 198903 2 009 Wali Kelas XI.MIA.1 IV/a 24. Musykahariana, S.Pd 19790906 200502 2 004 Wali Kelas XI.MIA.2 III/c 25. Ichram Gunansyah, S.Psi 19821001 201001 1 024 Wali Kelas XI.MIA.3 III/a 26. Drs. H. Muh. Dafir B,MM 19571231 198303 1 255 Wali Kelas XI.MIA.4 IV/a 27. Dra. Hj. Suhartini, M.Pd 19680515 199303 2 008 Wali Kelas XI.MIA.5 IV/b 28. Dra. Salmah G 19620605 198703 2 010 Wali Kelas XI.MIA.6 IV/b 29. Dra. Hj. Nurhaeni Yaha 19590623 198603 2 012 Wali Kelas XI.IIS.1 IV/a 30. Drs. Fajar Panca 19591017 198603 1 020 Wali Kelas XI.IIS.2 IV/a 31. Dra. Suharpon 19630517 198803 2 012 Wali Kelas XI.IIS.3 IV/a 32. Dra. Wahidah Arsjad 19681215 199412 2 004 Wali Kelas XII.MIA.1 IV/a 33. Arisamdi, S.Pd, M.Si 19770702 200801 2 026 Wali Kelas XII.MIA.2 III/b 34. Dra. Hj. Jumriani 19670727 199303 2 016 Wali Kelas XII.MIA.3 IV/a 35. Suprapti. S.Pd 19671218 199103 2 005 Wali Kelas XII.MIA.4 IV/a 36. Mustanni, S.Pd, M.Pd 19751231 200801 2 032 Wali Kelas XII.MIA.5 III/b 37. Rahmi 19700405 199301 2 003 Wali Kelas XII.MIA.6 III/d 38. Dra.Salerina Tangke 19630918 198903 2 006 Wali Kelas XII.IIS.1 IV/a 39. Dra. St. Patimah 19620506 199303 2 003 Wali Kelas XII.IIS.2 IV/a 40. Dra. Samiang 19550910 198403 2 003 Wali Kelas XII.IIS.3 IV/a 41. Dra. Hj. Suriani Guru Piket IV/b
  • 39.
    39 19581231 198803 2043 42. Dra. Hj. Sumiaty K.L 19560505 198403 2 007 Guru Piket IV/b 43. Dra. Mannawara Nonci 19590511 198603 2 008 Guru Piket IV/b 44. Dra. Hj. Nursiah 19591112 198403 2 005 Guru Piket IV/b 45. Team Wakasek Guru Piket -  Pembagian tugas Guru dan Tata Usaha dan wali kelas 1) Tugas- tugas guru di sekolah  Mengajar dan mempersiapkan serta membuat program semester dan rencana pelajaran lengkap.  Menjalankan absen setiap kali mengajar.  Menandatangani absen setiap kali mengajar.  Menerapkan sepenuhnya tentang 5 S.  Mengajar dengan baik dengan menerapkan KURIKULUM 2013.  Membantu mengembangkan potensi siswa untuk mancapai kadewasa.  Setiap guru diwajibkan menyusun buku kemajuan untuk kegiatan setiap minggu.  Memahami Pancasila dan UUD 1945,GBHN UUPP atau peraturan yang dikeluarkan atasan.
  • 40.
    40 2) Tugas WaliKelas a. Pengelolahan Kelas ( keamanan, kebersihan, ketertiban, kekeluargaan di kelas b. Administrasi kelas ( biodata siswa, absen harian, absen umum, jurnal, jadwal kebersihan, loster, dan lapor ) c. Mencatat penanganan siswa asuhan ( Penanganan masalah, panggilan atau konsultasi dengan orang tua) d. Koordinasi dengan BK terhadap siswa yang membutuhkan bimbingan dan konseing e. Koordinasi dengan kesiswaan dalam proses penanganan masalah siswa, khusus absensi di arsipkan BK, dan rekap perminggu dilaporkan kesiswaan f. Wajib membuat rekapitulasi absen bulanan untuk diisi dalam lapor g. Melaksanakan 12 langkah tugas wali kelas :  Mengetahui tugas pokok wali kelas dan mewakili orang tua dan juga kepala sekolah dalam pembinaan siswa  Mengetahui jumlah anak didiknya  Mengetahui nama-nama anak didiknya satu persatu  Mengetahui identitas anak didiknya dan administrasi biodata setiap anak didiknya  Mengetahui dan mencatat setiap hari kehadiran anak didiknya dikelas  Mengetahui masalah anak didiknya dan rutin komunikasi dengan orang tua atau melakukan kunjungan rumah  Mengadakan penilaian perilaku dan kerajinan anak didiknya  Mengambil tindakan untuk mengatasi masalah berupa panggilan orang tua atau laporan kesiswaan  Menulis lapor, dan memperhatikan data kenaikan kelas/ujian akhir
  • 41.
    41  Memperhatikan kesehatandan kesejahteraan anak didik ( koordinasi dengan BK)  Membina suasana kekeluargaan dalam kelas  Melaporkan kepada kepala sekolah hasil binaan dalam bentuk tertulis sebagai pertanggungjawaban per-semester dan per-tahun 3) Tugas Tata Usaha Pembagian Tugas Tata Usaha Sman 16 Makassar NO NAMA / NIP PANGKAT/ JABATAN URAIAN TUGAS 1 Altin R.Lince Lupi, SE 19650711 1986032016 Penata III/ C Kepala Tata Usaha Membantu Kepala Sekolah dalam bidang : Kelancaran pelaksanaan ketatausahaan sekolah Menyusun Program Kerja Ketatausahaan Mengkordinir Pelaksanaan Pengelolaan administrasi Mengelola buku mutasi siswa 2 Abdul azis,S.Sos 19586683 1981831 017 Penata Tk. 1 III/d Membantu Kepala Tata Usaha dalam bidang : Inventaris personil ketenagaan Pengelolaan buku induk pegawai Membuat laporan
  • 42.
    42 bulanan/tahunan pegawai/guru (DKG/DUK) Menginventarisasi nilaikelas III persemester Membuat laporan rekapitulasi absensi guru/pegawai Mengelola beasiswa Ope rasional computer Membantu membuat Kr-02 3 Mantasiah Sehu 19670326 199103 2 006 Penata Muda, Tk. 1, III/b Membantu Kepala Tata Usaha dalam bidang : Penyusunan Rencana Anggaran Rutin Pengelola Pelaksanaan Anggaran menurut jenisnya Membuat Laporan Pertanggungjawaban Keuangan Sekolah mengetik / Operasional Komputer 4 Debora Denna 19620501 198603 2016 Penata Muda, Tk. 1, III/b Membantu Kepala Tata Usaha dalam bidang : Mengelola surat masuk dan Keluar Mengelola nilai kelas I Persemester Menyimpan/merawat Kearsipan
  • 43.
    43 Mengelola kegiatan pengesahan ijazah Mengetiksurat yang dianggap perlu 5 Sulhajji, SE 19661231 199303 1102 Penata Muda, Tk. 1, III/b Membantu Kepala Tata Usaha dalam bidang : Penyusunan Rencana Anggaran Sekolah(Komite) Pengelolaan Pelaksanaan anggaran menurut jenis nya Mengelola nilai kelas I persemester Mengetik surat dan lain – lain yang dianggap perlu 6 Djamruddin,SE Tenaga Honor Membantu Kepala Tata Usaha /Bendahara dalam bidang: Mengurusi penyelesaian daftar gaji Membantu membuat laporan keuangan (SPJ) Membantu guru dalan pengurusan sertifikasi Mengetik surat-surat uang dianggap perlu 7 Suwanto Tenaga Honor ( kebersihan) Menjaga/memelihara keamanan dan kebersihan ruangan Guru/BK. Dapur dan WC Guru/Siswa Menjaga/memelihara
  • 44.
    44 keamanan ruangan belajar/kelas siswabagian belakang Tenaga penggandaan stencil dan lain-lain Menyiram tanaman yang ada di halaman sekolah 8. Hasniati Tenaga Honor Membantu Kepala Tata Usaha dalam bidang : Menginventarisasi nilai siswa Kelas II/III persemester Menginventarisasi Buku Klaper siswa Mengelola Kr-01, s.d. Kr 04 kartu Buku Mengetik surat dan lain-lain yang perlu diselesaikan Operasional computer Dan lain-lain dianggap perlu 9 Sahiruddin Jaga Malam Menjaga keamanan sekolah pada malam hari Menjaga /memelihara kebersihan ruangan Kepala Sekolah,Wakasek, Tata Usaha, dan membuat the guru/pegawai Tenaga penggandaan (Riso dan fotokopi ) 10 Syamsuddin Satpam Menjaga /memelihara keamanan sekolah
  • 45.
    45 Dan lain-lain yangdianggap perlu diselesaikan 11 Samriani, S.Si Tenaga Lab.Fisika Membantu dan memelihara keamanan, kebersihan Lab. Fisika Membantu guru untuk pelaksanaan praktikum siswa Membantu menginventarisasi alat laboratorium fisika Membantu ,meginventarisasi nilai kelas X Dan lain-lain dianggap perlu 12 Siti Nurfaisah, S.Pd Tenaga Lab. Fisika Menjaga dan memelihara keamanan, kebersihan Lab. Biologi Membantu mengelola/,enginventarisasi alat lab. Biologi Membantu guru untuk pelaksanaan praktikum siswa Membantu menginventarisasi nilai kelas X, XI, XII Dan lain-lain dianggap perlu 13 Supriadi Clening Cervis Menjaga keamanan/kebersihan sekolah bagian depan/belakang kelas XI IPS dan halaman
  • 46.
    46 bagian tengah danWC siswa Menjaga kebersihan ruangan kurikulum Membantu menyiram tanaman yang ada dihalaman sekolah Dan lain lain dianggap perlu 14 Syamsul Bahri Satpam Menjaga/memelihara keamanan sekolah Dan lain-lain yang dianggap perlu 15 Hadrawi, S.Pd.I Honor Membantu Kepala Tata Usahan dalam bidang : Membantu menginventarisasi nilai kelas X, XI, XII Menjaga/memelihara/mempe rbaiki mesin foto copy. Dan lain-lain yang dianggap perlu diselesaikan 16 Nurhayati Tenaga Honor perpustakaan Menjaga/memelihara Buku perpustakaan Dan lain-lain yang dianggap perlukan
  • 47.
    47 III. PENGENALAN PERANGKATPEMBELAJARAN A. Program Pembelajaran ( Program Semesterdan Program Tahunan ) Program pembelajaran ini terdiri dari program tahunan dan program semester. Program tahunan berfungsi sebagai acuan untuk membuat program semester. Program tahunan dan program semester dibuat dengan melihat acuan sebagai berikut : Kalender pendidikan untuk menentukan jumlah minggu efektif dan minggu tidak efektif. Aloksasi waktu Silabus untuk kurikulum 2013 Buku paket atau sumber lainnya yang relevan dengan bidang studi matematika. Program tahunan adalah rancangan kegiatan pengajaran selama satu tahun ajaran. Sedangkan Program semester adalah perhitungan rancangan pelaksanaan proses pembelajaran suatu mata pelajaran dalam satu semester. Fungsi dari program tahunan yakni: Sebagai acuan pembuatan program semester Sebagai pedoman bagi pelaksanaan proses pembelajaran secara efektif dan efisien karena memuat urutan yang logis, sistematis, dan hierarkis, serta disesuaikan dengan distribusi alokasi waktu yang tersedia.
  • 48.
    48 Tujuan penyusunan programtahunan dan program semester:  Agar tercipta pengaturan materi pelajaran secara logis, sistematis dan hierarkis.  Agar alokasi waktu dapat terdistribusi dengan baik.  Agar tecapai efisiensi dan efektivitas proses pembelajaran  Untuk mengetahui penyelesaian target kurikulum per pokok bahasan. Komponen Program Tahunan yang Digunakan adalah : Satuan Pendidikan Kelas Mata Pelajaran Kompetensi inti Semester Kompetensi dasar Mata Pelajaran Alokasi waktu Komponen Penyusunan program semester :  Satuan Pendidikan  Kelas / Semester  Mata Pelajaraan  KI  Kompetensi Dasar  Materi Pokok
  • 49.
    49  Perhitungan AlokasiWaktu  Banyaknya pecan dalam semester  Banyaknya Pekan yang evektif dan tidak efektif  Banyaknya waktu efektif Program tahunan dan program semester yang digunakan di SMAN 16 Makassar ( Terlampir ) B. Silabus Silabus merupakan acuan untuk merencanakan dan melaksanakan program pengajaran, yang terdiri dari bagian-bagian atau komponen yang saling berhubungan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran Format Silabus yang digunakan adalah :  Satuan Pendidikan  Kelas  Mata Pelajaran  KI  Kompetensi dasar  Materi pokok  Kegiatan Pembelajaran  Penilaian  Alokasi Waktu  Sumber belajar Silabus yang digunakan ( Terlampir )
  • 50.
    50 C. Rencana PelaksanaanPembelajaran (RPP) Rencana Pelaksanaan Pembelajaran merupakan persiapan mengajar guru untuk setiap pertemuan dan berfungsi sebagai acuan untuk melaksanakan proses belajar mengajar di kelas secara efektif dan efisien. Format Rencana Pembelajaran yang Digunakan di SMAN 16 Makassar sesuai dengan kurikulum 2013 yaitu ;  Satuan Pendidikan  Mata pelajaran  Kelas/semester  Alokasi waktu  Kompetensi Inti  Kompetensi dasar  Indicator  Tujuan pembelajaran  Materi Pembelajaran  Model, Pendekatan dan Metode pembelajaran  Media,alat dan sumber belajar  Langkah-langkah pembelajaran  Penilaian hasil belajar  Instrument penilaian hasil belajar RPP yang di gunakan saat mengajar di SMAN 16 Makassar adalah RPP kurikulum 2013 ( terlampir )
  • 51.
    51 BAB V PENUTUP A. KESIMPULAN Darihasil pembahasan dan pelaksanaan PPL yang diselenggarakan di SMA NEGERI 16 MAKASSAR maka kami menyimpulkan : 1. SMA NEGERI 16 MAKASSAR didirikan pada tahun 1992 dengan nama Sekolah SMA NEGERI 16 MAKASSAR. 2. Pelaksanaan kurikulum SMA NEGERI 16 MAKASSAR berjalan sesuai dengan target yang diprogramkan, ini disebabkan kedisiplinan semua mulai dari Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru-guru maupun Pegawai Tata Usaha yang menangani bidang pendidikan. 3. Dengan PPL, mahasiswa dapat mengenal secara langsung lingkungan sekolah baik dari segi sosial, fisik, administrasi, dan peraturan akademik sekolah tempat praktek. 4. Mahasiswa yang melaksanakan PPL harus mempersiapkan diri sebelumnya, sehingga dapat menguasai pelajaran serta dapat menggunakan metode mengajar sesuai dengan materi yang diajarkan. 5. Mahasiswa yang melaksanakan PPL harus mempersiapkan diri sebelumnya, sehingga dapat menguasai pelajaran untuk menggunakan metode mengajar sesuai dengan materi yang diajarkan. 6. Mahasiswa telah melaksanakan PPL dengan baik akan memperoleh berbagai pengalaman baik sebagai tenaga calon pendidik, staf administarasi, maupun guru profesional masa yang akan datang.
  • 52.
    52 B. SARAN-SARAN 1. BagiSekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Yayasan Pendidikan Ujung Pandang (YPUP) seharusnya menyiapkan format pelaksanaan kegiatan PPL yang lebih baik, sistematis, akurat serta seiring sejalan dengan perkembangan kurikulum pendidikan yang setiap saat berubah. 2. Bagi mahasiswa yang akan mengadakan PPL, dalam mengadakan observasi sebaiknya waktu yang diberikan betul-betul dimanfaatkan sebagaimana mestinya, sehingga dalam pelaksanaan tugas selama di lokasi PPL tersebut berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. 3. Sebelum tampil di kelas sebaiknya mempersiapkan diri seoptimal mungkin terutama penguasaan materi agar tujuan proses belajar mengajar dapat tercapai. Begitu pula dengan kerapaian pakaian dan komunikasi yang baik antara siswa dengan guru mahasiswa PPL, perlu diciptakan agar proses belajar mengajar dapat berjalan lancar. 4. Hendaknya melestarikan kedisiplinan dalam berbagai aktivitas, baik sebagai tenaga pengajar maupun staf tata usaha dan pihak-pihak lainnya. 5. Sebagai mahasiswa PPL hendaknya menggunakan waktu seefektif dan sesefesien mungkin agar dapat bermanfaat pada masa yang akan dating.