BAB IV ALGORITMA PEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
1. PENGANTAR OOP Banyak yang beranggapan bahwa bahasa Pascal adalah merupakan bahasa prosedural murni yang tidak mendukung OOP.  Hal ini telah menimbulkan adanya pro dan kontra di kalangan programmer.  Memang diakui bahwa bahasa pemrograman yang paling populer mendukung OOP adalah C++ dan JAVA. Hal itu membuat kedua bahasa pemrograman tersebut merupakan bahasa acuan untuk mempelajari OOP.
2. APA ITU OOP? OOP  ( Objek Orient ed  Programming )  diartikan sebagai pemrograman yang berorientasi objek. OOP merupakan metodologi dalam pemrograman yang di ciptakan untuk memodelkan kasus-kasus nyata ke dalam suatu objek.  Sebagai ilustrasi, coba bayangkan seorang pelukis yang menggambarkan apel di atas kanvas. Gambar apel tersebut merupakan model dari buah apel, yang memiliki sifat-sifat apel yang sebenarnya seperti bentuknya yang bulat dan warnanya merah atau hijau. Yang jelas objek tersebut menggambarkan apel yang sebenarnya.  Apabila seorang programmer mendeklarasikan sebuah objek (misal manusia), maka objek tersebut harus memiliki sifat-sifat yang dimiliki oleh manusia.  Metode seperti inilah yang dinamakan dengan pemrograman berorientasi objek.
a. Apa itu objek Secara spesifik   objek adalah sesuatu paket yang merupakan  kumpulan data dan  method (perilaku) Data  dpt diartikan sebagai sesuatu yg menentukan karakteristik sebuah objek, sedangkan  method  diartikan sebagai aksi terhadap data. Sebagai contoh, objek manusia memiliki  data-data  seperti:   tinggi badan, berat badan, warna kulit dsb. Sedangkan  perilaku  yang dimiliki manusia misalnya cara berjalan, cara bicara dan sebagainya
Dalam pemrograman, data-data di dalam objek akan direpresentasikan dengan  variabel  atau  konstanta , sedangkan perilaku akan direpresentasikan dengan  prosedur atau fungsi , yang kemudian disebut dengan  method . Ilustrasi tersebut digambarkan sebagai berikut: objek data method Berupa var atau konstanta Berupa prosedur atau fungsi
b. instance Istilah yg masih berkaitan erat dgn objek adalah  kelas .  Kelas merupakan struktur umum dari objek2 tertentu. Misal saya, anda dan yg lainnya adalah  objek,  yg termasuk dlm  kelas  manusia. Istilah objek dan kelas adalah dua hal yg berbeda. Dlm bahasa pemrograman, sering dikatakan bahwa objek merupakan  instansiasi  dari sebuah kelas. Instansiasi  merupakan wujud nyata dari suatu objek.
Sebagai contoh: jika terdpt objek manusia, maka udin, amir dan ali adalah instance dari objek manusia . dianalogikan juga bahwa tipe data adalah kelas, sedangkan var yg didefinisikan berdasarkan tipe data tersbt adalah objek.sebagai contoh jika: x : integer;  berarti objek x adalah instance dari kelas integer.
c. Menciptakan kelas dan objek Untuk mendeklarasikan kelas digunakan kata kunci objek, dgn sintaks sebagai berikut: Parameter nama kelas adalah nama yg diberikan untuk kelas.Aturan pemberian nama kelas sama dgn aturan pemberian identifier. Type  Nama_kelas = objek {deklarasi data dan method} End;
Diketahui bahwa data dlm kelas adalah var, sedangkan metod dlm kelas adalah prosedur atau fungsi.  Maka deklarasi data dan method dpt dilakukan sama seperti deklarasi var, prosedu da function biasa. Contoh deklarasi kelas untuk menyimpan kordinat titik di layar. Type  titik = objek x, y : integer; End;
Anda bisa menginstansiasi objek dari kelas titik dgn : pengaksesan data dari objek A dilakukan melalui operator dot (.), sebagai contoh: Var  A, B : titik x := 1; y := 2; Writeln (A.x); Writeln (A.y);
Kalau ditambahkan   beberapa metod pada kelas titik diatas menjadi sebagai berikut: Kelas titik mempunyai 2 data yaitu (x dan y) serta 2 metod yaitu (setx dan getx). Metod setx digunakan untuk mengeset nilai dari data x, sedangkan metod getx mengambil nilai dari data x. Type  Titik = objek x, y : integer; procedure setx (newx : integer); function  getx : integer; End;
Pendefinisian metod setx dan getx, biasanya dituliskan sebelum program utama. Contoh: Cara memanggil metod suatu kelas sama seperti mengakses data dari suatu kelas, yaitu menggunakan operator dot (.), contoh: A.setx (1); writeln (A.getx); Procedure titik.setx (newx : integer); Begin X := newx; End; Function titik.getx : integer; begin getx := x; end;

Konsep Oop

  • 1.
    BAB IV ALGORITMAPEMROGRAMAN BERORIENTASI OBJEK
  • 2.
    1. PENGANTAR OOPBanyak yang beranggapan bahwa bahasa Pascal adalah merupakan bahasa prosedural murni yang tidak mendukung OOP. Hal ini telah menimbulkan adanya pro dan kontra di kalangan programmer. Memang diakui bahwa bahasa pemrograman yang paling populer mendukung OOP adalah C++ dan JAVA. Hal itu membuat kedua bahasa pemrograman tersebut merupakan bahasa acuan untuk mempelajari OOP.
  • 3.
    2. APA ITUOOP? OOP ( Objek Orient ed Programming ) diartikan sebagai pemrograman yang berorientasi objek. OOP merupakan metodologi dalam pemrograman yang di ciptakan untuk memodelkan kasus-kasus nyata ke dalam suatu objek. Sebagai ilustrasi, coba bayangkan seorang pelukis yang menggambarkan apel di atas kanvas. Gambar apel tersebut merupakan model dari buah apel, yang memiliki sifat-sifat apel yang sebenarnya seperti bentuknya yang bulat dan warnanya merah atau hijau. Yang jelas objek tersebut menggambarkan apel yang sebenarnya. Apabila seorang programmer mendeklarasikan sebuah objek (misal manusia), maka objek tersebut harus memiliki sifat-sifat yang dimiliki oleh manusia. Metode seperti inilah yang dinamakan dengan pemrograman berorientasi objek.
  • 4.
    a. Apa ituobjek Secara spesifik objek adalah sesuatu paket yang merupakan kumpulan data dan method (perilaku) Data dpt diartikan sebagai sesuatu yg menentukan karakteristik sebuah objek, sedangkan method diartikan sebagai aksi terhadap data. Sebagai contoh, objek manusia memiliki data-data seperti: tinggi badan, berat badan, warna kulit dsb. Sedangkan perilaku yang dimiliki manusia misalnya cara berjalan, cara bicara dan sebagainya
  • 5.
    Dalam pemrograman, data-datadi dalam objek akan direpresentasikan dengan variabel atau konstanta , sedangkan perilaku akan direpresentasikan dengan prosedur atau fungsi , yang kemudian disebut dengan method . Ilustrasi tersebut digambarkan sebagai berikut: objek data method Berupa var atau konstanta Berupa prosedur atau fungsi
  • 6.
    b. instance Istilahyg masih berkaitan erat dgn objek adalah kelas . Kelas merupakan struktur umum dari objek2 tertentu. Misal saya, anda dan yg lainnya adalah objek, yg termasuk dlm kelas manusia. Istilah objek dan kelas adalah dua hal yg berbeda. Dlm bahasa pemrograman, sering dikatakan bahwa objek merupakan instansiasi dari sebuah kelas. Instansiasi merupakan wujud nyata dari suatu objek.
  • 7.
    Sebagai contoh: jikaterdpt objek manusia, maka udin, amir dan ali adalah instance dari objek manusia . dianalogikan juga bahwa tipe data adalah kelas, sedangkan var yg didefinisikan berdasarkan tipe data tersbt adalah objek.sebagai contoh jika: x : integer; berarti objek x adalah instance dari kelas integer.
  • 8.
    c. Menciptakan kelasdan objek Untuk mendeklarasikan kelas digunakan kata kunci objek, dgn sintaks sebagai berikut: Parameter nama kelas adalah nama yg diberikan untuk kelas.Aturan pemberian nama kelas sama dgn aturan pemberian identifier. Type Nama_kelas = objek {deklarasi data dan method} End;
  • 9.
    Diketahui bahwa datadlm kelas adalah var, sedangkan metod dlm kelas adalah prosedur atau fungsi. Maka deklarasi data dan method dpt dilakukan sama seperti deklarasi var, prosedu da function biasa. Contoh deklarasi kelas untuk menyimpan kordinat titik di layar. Type titik = objek x, y : integer; End;
  • 10.
    Anda bisa menginstansiasiobjek dari kelas titik dgn : pengaksesan data dari objek A dilakukan melalui operator dot (.), sebagai contoh: Var A, B : titik x := 1; y := 2; Writeln (A.x); Writeln (A.y);
  • 11.
    Kalau ditambahkan beberapa metod pada kelas titik diatas menjadi sebagai berikut: Kelas titik mempunyai 2 data yaitu (x dan y) serta 2 metod yaitu (setx dan getx). Metod setx digunakan untuk mengeset nilai dari data x, sedangkan metod getx mengambil nilai dari data x. Type Titik = objek x, y : integer; procedure setx (newx : integer); function getx : integer; End;
  • 12.
    Pendefinisian metod setxdan getx, biasanya dituliskan sebelum program utama. Contoh: Cara memanggil metod suatu kelas sama seperti mengakses data dari suatu kelas, yaitu menggunakan operator dot (.), contoh: A.setx (1); writeln (A.getx); Procedure titik.setx (newx : integer); Begin X := newx; End; Function titik.getx : integer; begin getx := x; end;