Konsep Dasar Multi Level
Marketing (MLM)
oleh : Fitri Kurnia Pratiwi
Apa itu MLM?
• MLM (Multilevel Marketing) merupakan sebuah
bisnis dengan sistem efisiensi pada jalur distribusi
dan promosi. keuntungan dari pemangkasan jalur
distribusi dan promosi pada bagian kiri gambar
(bisnis konpensional) akan menjadi keuntungan
perusahaan mlm dan bagi member yang
mengkonsumsi ataupun memakai produk, sekaligus
juga mempromosikan dan mendistribusikan
produk, akan memperoleh bonus-bonus sesuai
dengan sistem yang telah ditetapkan oleh
perusahaan mlm.
Rumusan Dasar MLM
“suatu cara atau metode menjual barang secara
langsung kepada pelanggan melalui jaringan
yang dikembangkan oleh para distributor lepas
yang memperkenalkan para distributor
berikutnya: pendapatan daihasilkan terdiri dari
laba eceran dan laba grosir ditambah dengan
pembayaran-pembayaran berdasarkan
penjualan total kelompok yang dibentuk oleh
distributor.”
• MLM atau Multi Level Marketing atau sering
juga disebut dengan Network Marketing
menggunakan konsep direct selling atau
penjualan langsung secara berjenjang (multi
level).
• Dalam memasarkan suatu produk sistem MLM
menggunakan sistem pemasaran jaringan.
3 hal yang membuat konsep MLM dipilih
banyak perusahaan sebagai alat untuk
memasarkan produknya
• Mengurangi Biaya Iklan
• Pemutusan rantai distribusi
• Membangun jaringan pemasaran dan konsumen
yang loyal tanpa batas waktu dan wilayah
perbedaan cara mempromosikan dan cara mendistribusikan
produk pada sistem bisnis retail dan sistem bisnis MLM
Sistem Kerja Bisnis Multi Level
Marketing (MLM)
1. menjaring konsumen untuk menjadi member.
2. mencari member-member baru.
“semakin banyak anggotanya semakin
banyak bonus yang diperolehnya”.
Pengaturan Multi-level Marketing
• Independent, penjual suka rela multi-level
marketing, disebut sebagai distributor (atau
rekan, pemilik usaha mandiri, dealer, pemilik
waralaba, konsultan penjualan, konsultan, agen
independen, dll), merupakan perusahaan yang
memproduksi produk atau menyediakan
layanan mereka jual. Mereka diberikan komisi
berdasarkan volume produk yang dijual melalui
usaha mereka sendiri penjualan serta bahwa
organisasi downline mereka.
• Distributor independen mengembangkan
organisasi mereka dengan baik membangun
basis pelanggan aktif, yang membeli langsung
dari perusahaan, atau dengan merekrut
downline distributor independen yang juga
membangun basis pelanggan, sehingga
memperluas organisasi secara keseluruhan.
Selain itu, distributor juga bisa mendapatkan
keuntungan dengan produk ritel mereka
membeli dari perusahaan dengan harga grosir.
Dampak Positif dan Negatif Bisnis
Multi Level Marketing (MLM)
• Dampak Positif MLM yaitu:
1) menguntungkan pengusaha dengan adanya
penghematan biaya (minimizing cost) dalam
iklan, promosi, dan lainnya).
2) menguntungkan para distributor sebagai
simsar(makelar/broker/mitrakerja/agen/distrib
utor) yang ingin bekerja secara mandiri dan
bebas.
Dampak Negativ dari MLM
• obsesi yang berlebihan untuk mencapai target
penjualan tertentu karena terpacu oleh sistem
ini, suasana tidak kondusif yang kadang
mengarah pada pola hidup hedonis ketika
mengadakan acara rapat dan pertemuan bisnis,
banyak yang keluar dari tugas dan pekerjaan
tetapnya karena terobsesi akan mendapat harta
yang banyak dalam waktu singkat.
Terima Kasih 

Konsep dasar multi level marketing (mlm)

  • 1.
    Konsep Dasar MultiLevel Marketing (MLM) oleh : Fitri Kurnia Pratiwi
  • 2.
    Apa itu MLM? •MLM (Multilevel Marketing) merupakan sebuah bisnis dengan sistem efisiensi pada jalur distribusi dan promosi. keuntungan dari pemangkasan jalur distribusi dan promosi pada bagian kiri gambar (bisnis konpensional) akan menjadi keuntungan perusahaan mlm dan bagi member yang mengkonsumsi ataupun memakai produk, sekaligus juga mempromosikan dan mendistribusikan produk, akan memperoleh bonus-bonus sesuai dengan sistem yang telah ditetapkan oleh perusahaan mlm.
  • 3.
    Rumusan Dasar MLM “suatucara atau metode menjual barang secara langsung kepada pelanggan melalui jaringan yang dikembangkan oleh para distributor lepas yang memperkenalkan para distributor berikutnya: pendapatan daihasilkan terdiri dari laba eceran dan laba grosir ditambah dengan pembayaran-pembayaran berdasarkan penjualan total kelompok yang dibentuk oleh distributor.”
  • 4.
    • MLM atauMulti Level Marketing atau sering juga disebut dengan Network Marketing menggunakan konsep direct selling atau penjualan langsung secara berjenjang (multi level). • Dalam memasarkan suatu produk sistem MLM menggunakan sistem pemasaran jaringan.
  • 5.
    3 hal yangmembuat konsep MLM dipilih banyak perusahaan sebagai alat untuk memasarkan produknya • Mengurangi Biaya Iklan • Pemutusan rantai distribusi • Membangun jaringan pemasaran dan konsumen yang loyal tanpa batas waktu dan wilayah
  • 6.
    perbedaan cara mempromosikandan cara mendistribusikan produk pada sistem bisnis retail dan sistem bisnis MLM
  • 7.
    Sistem Kerja BisnisMulti Level Marketing (MLM) 1. menjaring konsumen untuk menjadi member. 2. mencari member-member baru. “semakin banyak anggotanya semakin banyak bonus yang diperolehnya”.
  • 8.
    Pengaturan Multi-level Marketing •Independent, penjual suka rela multi-level marketing, disebut sebagai distributor (atau rekan, pemilik usaha mandiri, dealer, pemilik waralaba, konsultan penjualan, konsultan, agen independen, dll), merupakan perusahaan yang memproduksi produk atau menyediakan layanan mereka jual. Mereka diberikan komisi berdasarkan volume produk yang dijual melalui usaha mereka sendiri penjualan serta bahwa organisasi downline mereka.
  • 9.
    • Distributor independenmengembangkan organisasi mereka dengan baik membangun basis pelanggan aktif, yang membeli langsung dari perusahaan, atau dengan merekrut downline distributor independen yang juga membangun basis pelanggan, sehingga memperluas organisasi secara keseluruhan. Selain itu, distributor juga bisa mendapatkan keuntungan dengan produk ritel mereka membeli dari perusahaan dengan harga grosir.
  • 10.
    Dampak Positif danNegatif Bisnis Multi Level Marketing (MLM) • Dampak Positif MLM yaitu: 1) menguntungkan pengusaha dengan adanya penghematan biaya (minimizing cost) dalam iklan, promosi, dan lainnya). 2) menguntungkan para distributor sebagai simsar(makelar/broker/mitrakerja/agen/distrib utor) yang ingin bekerja secara mandiri dan bebas.
  • 11.
    Dampak Negativ dariMLM • obsesi yang berlebihan untuk mencapai target penjualan tertentu karena terpacu oleh sistem ini, suasana tidak kondusif yang kadang mengarah pada pola hidup hedonis ketika mengadakan acara rapat dan pertemuan bisnis, banyak yang keluar dari tugas dan pekerjaan tetapnya karena terobsesi akan mendapat harta yang banyak dalam waktu singkat.
  • 12.