SlideShare a Scribd company logo
Sumber Pangan Lokal untuk
Ketahanan Pangan Berkelanjutan
Soeryo Adiwibowo
Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB University
Kuliah Online Akademi Desa
23 Juli 2020
Ketahanan Pangan & Kedaulatan Pangan
Ketahanan Pangan
• Ukuran ketersediaan pangan (supply) dan
kemampuan (demand) seseorang atau
komunitas atau negara untuk mengakses
pangan yang tersedia.
• Daya tahan (resilience) rumah tangga,
komunitas atau negara terhadap
gangguan atau ketiadaan suplai pangan
akibat berbagai faktor seperti kekeringan,
gagal panen, gangguan rantai logistik,
kelangkaan bahan bakar, ketidak-
stabilan ekonomi, perang dlsb.
Kedaulatan Pangan
• Hak seseorang atau komunitas untuk
menetapkan sendiri sistem pangan yang
cocok untuk menopang kehidupan
mereka sendiri.
• Kedaulatan pangan menempatkan
individu petani sebagai titik sentral dalam
pengambilan keputusan di tingkat
produksi, distribusi, dan konsumsi
pangan. Bukan pada tingkat pembuat
kebijakan pangan, korporasi atau institusi
pasar.
Ketahanan Pangan & Kedaulatan Pangan
Ketahanan Pangan
• Narasi atau istilah yang diperkenalkan
oleh lembaga2 internasional (al FAO), dan
diadopsi oleh korporasi internasional
yang bergerak di bidang pangan.
• Empat pilar (FAO):
• Ketersediaan
• Akses
• Pemanfaatan
• Stabilitas.
Kedaulatan Pangan
• Narasi yang diperkenalkan oleh Via
Campesina (1993)
• Gerakan internasional yang
mengkoordinasikan organisasi petani kecil,
buruh/pekerja pertanian, perempuan desa,
dan masyarakat adat.
• Sekarang Via Campesina anggotanya
berjumlah 182 organisasi lokal & nasional di
81 negara Asia, Afrika, Amerika & Eropa.
Ketahanan Pangan (Food Security)
Istilah ketahanan pangan muncul karena adanya persoalan pangan
global sebagai akibat dari:
• Populasi penduduk dunia yang semakin meningkat
• Ketergantungan pada energi minyak bumi (isu energi versus pangan)
• Krisis global sumber daya air
• Degradasi lahan pertanian dan konversi lahan pertanian
• Perubahan iklim
• Politik, antara lain, kebijakan pengembangan pertanian dan pedesaan yang
relatif tertinggal dibanding kebijakan pengembangan perkotaan, nilai tukar
petani yang rendah, masalah agraria (penguasaan tanah)
Siapa yang Sesungguhnya Menguasai Produksi Pangan Dunia?
(ETC Group 2008)?
Industri Farmasi
55% market share
Benih
67% market share
Agrokimia
89% market share
Bioteknologi
66% market share
Obat Hewan
63% market share
Dua Realita (ETC Group 2008)
Ekonomi Lokal
• 75% petani di dunia
menanam & menggunakan
benih lokal, dan/ atau
menyimpan benih sendiri.
• 100% penelitian yang
berorientasi pada petani
didedikasikan untuk
keberlanjutan lingkungan,
produktivitas hasil dan
kecukupan hara.
Ekonomi Korporasi
• Sepuluh perusahaan dunia
mengendalikan 67% pasar
benih global.
• 80% penelitian agribisnis
ditujukan untuk meneliti
rantai pasok logistik (al
transportasi, gudang) dan
teknologi.
6
Dua Realita (ETC Group 2008)
Ekonomi Lokal
• 85% produksi pangan
global dikonsumsi di
wilayah yang dekat lokasi
produksi.
• Kesehatan 75% populasi
penduduk dunia ditangani
oleh Puskesmas yang
didukung oleh tenaga
medis & obat tradisional.
Ekonomi Korporasi
• 100 grosir ritel terkemuka
di dunia menguasai 35%
dari pasar grosir ritel
global
• 10 perusahaan farmasi
terkemuka dunia
mengendalikan 55% dari
pasar obat global/
7
• Stagnasi investasi ke pedesaan sejak
1970an
• Krisis energi: mengalihkan pangan
ke energi
• Krisis pangan (2008-2011): produksi
pangan untuk pasar internasional?
• Peluang spekulasi bisnis pangan
meningkat
• Pendaftaran & pemilikan tanah
• Pergeseran kebijakan: dari subsidi
ke investasi (a.l China, negara2
Teluk)
• Akses pada air dan tanah
• Potensi krisis pangan (2020) akibat
Pandemi Covid 19.
Perampasan Global atas Tanah (Global Land
Grab)
(Rutten & Noteboom 2011)
Mengalihk
an
produksi
pangan ke
energi di
benua
Afrika yang
sering
kelaparan
Presentation Dr. Gerben Nooteboom at IPB
Bogor with Sains, Indonesia (March 2011)Rutten & Noteboom 2011
Krisis Pangan
• Krisis pangan terjadi karena: perang, ketidak-stabilan politik dalam
negeri, perubahan lingkungan (El Nino, perubahan iklim), dan
pandemi (Covid 19). Kemampuan produksi pangan turun tidak hanya
akibat alam.
• Pelajaran dari Krisis Pangan 2008 dan 2011: negara-negara eksportir
pangan menutup ekspor, pangan hanya untuk kebutuhan domestik.
Fenomena terulang pada 2020 akibat Covid19
• Krisis pangan berulang + resesi ekonomi  dunia rentan dalam
ketidakpastian  Arsitektur politik global dan nasional akan
didominasi oleh politik pangan
Kedaulatan Pangan (Food Sovereignty)
• Merupakan reaksi terhadap sistim pangan global (termasuk input produksi) yang
dikuasai oleh korporasi internasional. Petani tidak berdaulat.
• Revolusi hijau (1960-1990) telah meningkatkan produksi pangan di seluruh dunia
namun populasi penduduk dunia yang kelaparan masih tinggi. Penyebab: akses
terhadap lahan, daya beli petani (purchasing power), dan perampasan global
lahan pertanian oleh perusahaan2 raksasa dunia akibat kekhawatiran kelangkaan
pangan.
• Sebagai konsekuensi menjaga ketahanan pangan dalam negeri, terjadi
ketergantungan yang besar terhadap impor pangan yang kemudian membawa
implikasi luas.
Kasus Haiti (2008): sekitar 80% kebutuhan beras Haiti diimpor. Sebagai akibatnya harga beras
dalam negeri meroket dan rumah tangga miskin tidak bisa menjangkau. Sementara produksi
pangan dalam negeri terlanjur turun.
Pidato Bung Karno dalam peletakkan batu pertama Gedung Fakultas Pertanian
UI (sekarang IPB), 27 April 1952. Pidato ini menunjukkan bahwa pangan dan
pertanian adalah persoalan masa depan bangsa dan umat manusia.
“…soal persediaan makanan rakjat ini, bagi kita adalah
soal hidup atau mati…”
Pangan & Covid 19: Social Learning Process
(Tonny 2020)
• Pandangan: ”Indonesia memang lemah, tetapi masyarakatnya kuat (Shane
Preuss, 2020; The World Giving Index, 2018; David Bornstein, 2007; dan Clifford
Geertz, 1963)
• Implikasi:
 “Solidaritas emosional - yang bersifat spontan– bangsa ini sangat kuat,
namun solidaritas fungsionalnya – yg bersifat terstruktur melalui tata kelola
negara– lemah”
 Muncul gerakan redistribusi kesejahteraan yang spontan, melampaui
jaringan-jaringan institusi negara
• Di tengah Krisis Covid 19: kita seharusnya mendesain “Kedaulatan Pangan”
untuk memenuhi kebutuhan primer sesuai dengan amanat konstitusi.
Pangan & Covid 19: Social Learning Process
(Tonny 2020)
• Kedaulatan Pangan: kedaulatan petani di berbagai aras atas pangan, mulai dari
input, proses produksi, sistem perdagangan, hingga konsumsi.
• Kelemahan kita: solidaritas emosional dan gagasan inovatif di tingkat masyarakat
(komunitas) tak tersambung dengan solidaritas fungsional dan kapasitas tata kelola
di tingkat negara.
• Diperlukan:
 Kerangka solidaritas yang bersifat fungsional melalui perbaikan tata kelola
negara dalam kerangka kolaborasi.
 Kekuatan artikulator dan penekan yang efektif agar gagasan dan aksi konstruktif
di tingkat masyarakat (komunitas) diakomodasi dan diaktualisasikan dalam
kebijakan dan praktik tata kelola pemerintahan.
Dasar Membangun Desa
UU No.6/2014 tentang Desa
menggunakan dua
pendekatan:
"desa membangun”
(memberi mandat desa
mengelola pembangunan
sendiri)
dan arahan
“membangun desa” melalui
pembangunan kawasan
perdesaan (kewenangan
pemerintah, pemerintah
daerah dan desa).
Pembangunan Desa dan
Pembangunan Kawasan Perdesaan
PembangunanLokal
Skala Komunitas Desa
Pembangunan
Kawasan Perdesaan
Desa Membangun Membangun Desa
Pemerintah Desa,
Musyawarah
Desa, Partisipasi masyarakat
Pemerintah Pusat, Prov,
Kab/Kota,
dan Kerjasama Antar-Desa
Tonny 2020
Contoh
Kolaborasi
IPB University
Tani Center
Gerakan Petani Nusantara
GPN
Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan
Pangan (KRKP)
Apa yang dilakukan oleh IPB
sebagai Institusi Pendidikan Tinggi?
• Kolaborasi: Dosen/Peneliti,
LSM dan Petani
• Bekerja di tingkat akar rumput
& advokasi kebijakan
Hermanu Triwidodo Fredian Tonny
Apa yang Dilakukan
oleh Individu Dosen
IPB?
GERAKAN DI 89 KABUPATEN 18 PROPINSI DI INDONESIA
Sejak Tahun 2015
• Pembentukan 7 Pusat Produksi untuk Pupuk Hayati
PROVIBIO (LPDP-Kemenkeu)
• Pembentukan 13 Pusat Perbenihan
• 3500 galur/varietas padi karya petani kecil
• Peningkatan produksi padi 57,36% di 13 Kab
Mulai Tahun 2017
• Koperasi AB2TI, E-commerce AB2TI Mart, AB2TI Mart
(hanya menjual produk/pangan sehat, organik, karya
petani kecil)
• Pembangunan Dryer, RMU dan Gudang Membeli gabah
petani anggota, simpan, jual, keuntungan dikembalikan ke
petani
Asosiasi Bank
Benih dan
Teknologi
Tani
Indonesia
Ciherang IF8
(AB2TI)
Nisam, Aceh,
16/4/2018
Santosa 2000
AB2TI:
Asosiasi Bank Benih Tani Indonesia
• Kolaborasi: Dosen/Peneliti,
LSM dan Petani
• Bekerja di tingkat akar
rumput & advokasi kebijakan
Prof. Dwi Andreas Santosa
VARIETAS UNGGUL KARYA PETANI AB2TI
IF16 Inpari 32
Apa yang Dilakukan
oleh Individu Dosen
IPB?
Santosa 2000
AB2TI:
Asosiasi Bank Benih Tani Indonesia
• Kolaborasi: Dosen/Peneliti,
LSM dan Petani
• Bekerja di tingkat akar
rumput & advokasi kebijakan
Prof. Dwi Andreas Santosa
SUMBER PANGAN LOKAL
• Sumber penting kedaulatan pangan rakyat
• Sumber pangan lokal sangat adaptif dengan kondisi alam sekitar
(jenis tanah, iklim, air). Jenis tanaman yang dibudidayakan
masyarakat umumnya mampu bertahan dalam tekanan situasi alam
(hujan atau kemarau ekstrim)
• Jenis tanaman pangan lokal yang dikembangkan sesuai dengan
tradisi dan budaya lokal setempat (nilai-nilai, upacara, ritual) dan
kebutuhan sehari-hari masyarakat.
• Banyak jenis-jenis varietas tanaman pangan yang dikembangkan
sebagai hasil trial-eror warga yang kemudian menjadi bank genetik
tanaman pangan Indonesia. Misal, beras hitam, beras ketan bulat,
dsb. Harus kita cegah dari kepunahan.
Terima Kasih

More Related Content

What's hot

Materi penyuluhan pertanian
Materi penyuluhan pertanianMateri penyuluhan pertanian
Materi penyuluhan pertanianHerry Mulyadie
 
Memahami konsep neraca bahan makanan
Memahami konsep neraca bahan makananMemahami konsep neraca bahan makanan
Memahami konsep neraca bahan makananriri_hermana
 
Pertanian berkelanjutan
Pertanian berkelanjutanPertanian berkelanjutan
Pertanian berkelanjutan
Andrew Hutabarat
 
Materi pemberdayaan
Materi pemberdayaanMateri pemberdayaan
Materi pemberdayaan
Niken Kurniasih
 
bahan materi p2l.pptx
bahan materi p2l.pptxbahan materi p2l.pptx
bahan materi p2l.pptx
PKMBKL
 
2. Karakteristik Bahan Pangan
2. Karakteristik Bahan Pangan2. Karakteristik Bahan Pangan
2. Karakteristik Bahan Pangan
Universitas Al-Azhar Indonesia
 
Strategi Penguatan Ketahanan Pangan Menuju Pengembangan Wilayah Berbasis Komo...
Strategi Penguatan Ketahanan Pangan Menuju Pengembangan Wilayah Berbasis Komo...Strategi Penguatan Ketahanan Pangan Menuju Pengembangan Wilayah Berbasis Komo...
Strategi Penguatan Ketahanan Pangan Menuju Pengembangan Wilayah Berbasis Komo...
Bidang ANDROIDA-Puslatbang KDOD LAN
 
Pertanian Modern
Pertanian Modern Pertanian Modern
Pertanian Modern
tani57
 
Pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture)
Pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture)Pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture)
Pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture)
Novia Tri Handayani S
 
Pertanian organik
Pertanian organikPertanian organik
Pertanian organik
tani57
 
Komponen Non Gizi
Komponen Non GiziKomponen Non Gizi
Komponen Non Gizi
winautm
 
Transect Analysis
Transect AnalysisTransect Analysis
Transect Analysis
AM Arafandi
 
Pemberdayaan dan Kelembagaan Masyarakat Pesisir
Pemberdayaan dan Kelembagaan Masyarakat PesisirPemberdayaan dan Kelembagaan Masyarakat Pesisir
Pemberdayaan dan Kelembagaan Masyarakat PesisirSugeng Budiharsono
 
Penyuluhan Pertanian
Penyuluhan Pertanian Penyuluhan Pertanian
Penyuluhan Pertanian Sri Wahyuni
 
NBM Neraca Bahan Makanan
NBM Neraca Bahan MakananNBM Neraca Bahan Makanan
NBM Neraca Bahan Makanan
rizka Kim
 
Pascapanen Buah dan Sayur
Pascapanen Buah dan SayurPascapanen Buah dan Sayur
Pascapanen Buah dan Sayur
Ekal Kurniawan
 
290158421 budidaya-tanaman-hortikultura
290158421 budidaya-tanaman-hortikultura290158421 budidaya-tanaman-hortikultura
290158421 budidaya-tanaman-hortikultura
Andrew Hutabarat
 
MATERI PANGAN LOKAL.ppt
MATERI PANGAN LOKAL.pptMATERI PANGAN LOKAL.ppt
MATERI PANGAN LOKAL.ppt
EkaShanti2
 
2. neraca bahan makanan april 2017
2. neraca bahan makanan april 20172. neraca bahan makanan april 2017
2. neraca bahan makanan april 2017
rismautmi
 

What's hot (20)

Materi penyuluhan pertanian
Materi penyuluhan pertanianMateri penyuluhan pertanian
Materi penyuluhan pertanian
 
Memahami konsep neraca bahan makanan
Memahami konsep neraca bahan makananMemahami konsep neraca bahan makanan
Memahami konsep neraca bahan makanan
 
Kultur teknis
Kultur teknisKultur teknis
Kultur teknis
 
Pertanian berkelanjutan
Pertanian berkelanjutanPertanian berkelanjutan
Pertanian berkelanjutan
 
Materi pemberdayaan
Materi pemberdayaanMateri pemberdayaan
Materi pemberdayaan
 
bahan materi p2l.pptx
bahan materi p2l.pptxbahan materi p2l.pptx
bahan materi p2l.pptx
 
2. Karakteristik Bahan Pangan
2. Karakteristik Bahan Pangan2. Karakteristik Bahan Pangan
2. Karakteristik Bahan Pangan
 
Strategi Penguatan Ketahanan Pangan Menuju Pengembangan Wilayah Berbasis Komo...
Strategi Penguatan Ketahanan Pangan Menuju Pengembangan Wilayah Berbasis Komo...Strategi Penguatan Ketahanan Pangan Menuju Pengembangan Wilayah Berbasis Komo...
Strategi Penguatan Ketahanan Pangan Menuju Pengembangan Wilayah Berbasis Komo...
 
Pertanian Modern
Pertanian Modern Pertanian Modern
Pertanian Modern
 
Pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture)
Pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture)Pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture)
Pertanian berkelanjutan (sustainable agriculture)
 
Pertanian organik
Pertanian organikPertanian organik
Pertanian organik
 
Komponen Non Gizi
Komponen Non GiziKomponen Non Gizi
Komponen Non Gizi
 
Transect Analysis
Transect AnalysisTransect Analysis
Transect Analysis
 
Pemberdayaan dan Kelembagaan Masyarakat Pesisir
Pemberdayaan dan Kelembagaan Masyarakat PesisirPemberdayaan dan Kelembagaan Masyarakat Pesisir
Pemberdayaan dan Kelembagaan Masyarakat Pesisir
 
Penyuluhan Pertanian
Penyuluhan Pertanian Penyuluhan Pertanian
Penyuluhan Pertanian
 
NBM Neraca Bahan Makanan
NBM Neraca Bahan MakananNBM Neraca Bahan Makanan
NBM Neraca Bahan Makanan
 
Pascapanen Buah dan Sayur
Pascapanen Buah dan SayurPascapanen Buah dan Sayur
Pascapanen Buah dan Sayur
 
290158421 budidaya-tanaman-hortikultura
290158421 budidaya-tanaman-hortikultura290158421 budidaya-tanaman-hortikultura
290158421 budidaya-tanaman-hortikultura
 
MATERI PANGAN LOKAL.ppt
MATERI PANGAN LOKAL.pptMATERI PANGAN LOKAL.ppt
MATERI PANGAN LOKAL.ppt
 
2. neraca bahan makanan april 2017
2. neraca bahan makanan april 20172. neraca bahan makanan april 2017
2. neraca bahan makanan april 2017
 

Similar to Ketahanan Pangan dan Kedaulatan Pangan

Family farming KNPK - 17 Mei 2023 (yuti).ppt
Family farming KNPK - 17 Mei 2023 (yuti).pptFamily farming KNPK - 17 Mei 2023 (yuti).ppt
Family farming KNPK - 17 Mei 2023 (yuti).ppt
Syahyuti Si-Buyuang
 
Kebijakan penyediaan pangan dan gizi di Indonesia
Kebijakan penyediaan pangan dan gizi di IndonesiaKebijakan penyediaan pangan dan gizi di Indonesia
Kebijakan penyediaan pangan dan gizi di Indonesia
Syartiwidya Syariful
 
Kebijakan penyediaan pangan dan gizi di Indonesia
Kebijakan penyediaan pangan dan gizi di IndonesiaKebijakan penyediaan pangan dan gizi di Indonesia
Kebijakan penyediaan pangan dan gizi di Indonesia
Syartiwidya Syariful
 
Bitranet edisi 44
Bitranet edisi 44Bitranet edisi 44
Bitranet edisi 44
BitraIndonesia
 
Merebut kembali benih petani
Merebut kembali benih petaniMerebut kembali benih petani
Merebut kembali benih petaniTitis Priyowidodo
 
Kebijakan pangan dan ketahanan pangan nasional
Kebijakan pangan dan ketahanan pangan nasionalKebijakan pangan dan ketahanan pangan nasional
Kebijakan pangan dan ketahanan pangan nasionalHerry Mulyadie
 
Kedaulatan Pangan Rakyat Sejahtera
Kedaulatan Pangan Rakyat SejahteraKedaulatan Pangan Rakyat Sejahtera
Kedaulatan Pangan Rakyat Sejahtera
YayasanAbdurrahmanBa
 
Coffee morning syahyuti 5
Coffee morning syahyuti 5Coffee morning syahyuti 5
Coffee morning syahyuti 5
Syahyuti Si-Buyuang
 
kebijakan dan program pangan (yuti)
 kebijakan dan program pangan (yuti) kebijakan dan program pangan (yuti)
kebijakan dan program pangan (yuti)
Syahyuti Si-Buyuang
 
Krkp kebijakan dan program (yuti)
Krkp kebijakan dan program (yuti)Krkp kebijakan dan program (yuti)
Krkp kebijakan dan program (yuti)
Syahyuti Si-Buyuang
 
Strategi Pembangunan Pertanian di Indonesia.pdf
Strategi Pembangunan Pertanian di Indonesia.pdfStrategi Pembangunan Pertanian di Indonesia.pdf
Strategi Pembangunan Pertanian di Indonesia.pdf
lembaga2023
 
Strategi kemandirian pangan indonesia
Strategi kemandirian pangan indonesiaStrategi kemandirian pangan indonesia
Strategi kemandirian pangan indonesia
Togar Simatupang
 
Lipi daya saing inklusif (yuti)
Lipi   daya saing inklusif (yuti)Lipi   daya saing inklusif (yuti)
Lipi daya saing inklusif (yuti)
Syahyuti Si-Buyuang
 
Kajian Kebijakan pemerintah tentang Padi
Kajian Kebijakan pemerintah tentang PadiKajian Kebijakan pemerintah tentang Padi
Kajian Kebijakan pemerintah tentang Padi
Moh Hasan Rizal
 
Ff bermartabat (yuti) - 5
Ff   bermartabat (yuti) - 5Ff   bermartabat (yuti) - 5
Ff bermartabat (yuti) - 5
Syahyuti Si-Buyuang
 
Globalisasi Nasib Sektor Pertanian Indonesia
Globalisasi Nasib Sektor Pertanian  IndonesiaGlobalisasi Nasib Sektor Pertanian  Indonesia
Globalisasi Nasib Sektor Pertanian Indonesianielcrazy
 
Globalisasi nasib sektor_pertanian_ indonesia
Globalisasi nasib sektor_pertanian_ indonesiaGlobalisasi nasib sektor_pertanian_ indonesia
Globalisasi nasib sektor_pertanian_ indonesiaAgustinus Wiyarno
 
7.bahan kp dan nak (unsri, 24 juli 2018)
7.bahan kp dan nak (unsri, 24 juli 2018)7.bahan kp dan nak (unsri, 24 juli 2018)

Similar to Ketahanan Pangan dan Kedaulatan Pangan (20)

Family farming KNPK - 17 Mei 2023 (yuti).ppt
Family farming KNPK - 17 Mei 2023 (yuti).pptFamily farming KNPK - 17 Mei 2023 (yuti).ppt
Family farming KNPK - 17 Mei 2023 (yuti).ppt
 
Kebijakan penyediaan pangan dan gizi di Indonesia
Kebijakan penyediaan pangan dan gizi di IndonesiaKebijakan penyediaan pangan dan gizi di Indonesia
Kebijakan penyediaan pangan dan gizi di Indonesia
 
Kebijakan penyediaan pangan dan gizi di Indonesia
Kebijakan penyediaan pangan dan gizi di IndonesiaKebijakan penyediaan pangan dan gizi di Indonesia
Kebijakan penyediaan pangan dan gizi di Indonesia
 
Kapus kap forum anti korupsi indonesia 2014
Kapus kap   forum anti korupsi indonesia 2014Kapus kap   forum anti korupsi indonesia 2014
Kapus kap forum anti korupsi indonesia 2014
 
Bitranet edisi 44
Bitranet edisi 44Bitranet edisi 44
Bitranet edisi 44
 
Merebut kembali benih petani
Merebut kembali benih petaniMerebut kembali benih petani
Merebut kembali benih petani
 
Kebijakan pangan dan ketahanan pangan nasional
Kebijakan pangan dan ketahanan pangan nasionalKebijakan pangan dan ketahanan pangan nasional
Kebijakan pangan dan ketahanan pangan nasional
 
Kedaulatan Pangan Rakyat Sejahtera
Kedaulatan Pangan Rakyat SejahteraKedaulatan Pangan Rakyat Sejahtera
Kedaulatan Pangan Rakyat Sejahtera
 
Coffee morning syahyuti 5
Coffee morning syahyuti 5Coffee morning syahyuti 5
Coffee morning syahyuti 5
 
kebijakan dan program pangan (yuti)
 kebijakan dan program pangan (yuti) kebijakan dan program pangan (yuti)
kebijakan dan program pangan (yuti)
 
Krkp kebijakan dan program (yuti)
Krkp kebijakan dan program (yuti)Krkp kebijakan dan program (yuti)
Krkp kebijakan dan program (yuti)
 
Strategi Pembangunan Pertanian di Indonesia.pdf
Strategi Pembangunan Pertanian di Indonesia.pdfStrategi Pembangunan Pertanian di Indonesia.pdf
Strategi Pembangunan Pertanian di Indonesia.pdf
 
Strategi kemandirian pangan indonesia
Strategi kemandirian pangan indonesiaStrategi kemandirian pangan indonesia
Strategi kemandirian pangan indonesia
 
Project kpk pt psi
Project kpk pt psiProject kpk pt psi
Project kpk pt psi
 
Lipi daya saing inklusif (yuti)
Lipi   daya saing inklusif (yuti)Lipi   daya saing inklusif (yuti)
Lipi daya saing inklusif (yuti)
 
Kajian Kebijakan pemerintah tentang Padi
Kajian Kebijakan pemerintah tentang PadiKajian Kebijakan pemerintah tentang Padi
Kajian Kebijakan pemerintah tentang Padi
 
Ff bermartabat (yuti) - 5
Ff   bermartabat (yuti) - 5Ff   bermartabat (yuti) - 5
Ff bermartabat (yuti) - 5
 
Globalisasi Nasib Sektor Pertanian Indonesia
Globalisasi Nasib Sektor Pertanian  IndonesiaGlobalisasi Nasib Sektor Pertanian  Indonesia
Globalisasi Nasib Sektor Pertanian Indonesia
 
Globalisasi nasib sektor_pertanian_ indonesia
Globalisasi nasib sektor_pertanian_ indonesiaGlobalisasi nasib sektor_pertanian_ indonesia
Globalisasi nasib sektor_pertanian_ indonesia
 
7.bahan kp dan nak (unsri, 24 juli 2018)
7.bahan kp dan nak (unsri, 24 juli 2018)7.bahan kp dan nak (unsri, 24 juli 2018)
7.bahan kp dan nak (unsri, 24 juli 2018)
 

More from Akademi Desa 4.0

Memperluas Jangkauan Pasar Bumdesa | Kuliah Online 51
Memperluas Jangkauan Pasar Bumdesa | Kuliah Online 51Memperluas Jangkauan Pasar Bumdesa | Kuliah Online 51
Memperluas Jangkauan Pasar Bumdesa | Kuliah Online 51
Akademi Desa 4.0
 
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 29 - Peran Pelatihan dan Pendidikan untuk Pruka...
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 29 - Peran Pelatihan dan Pendidikan untuk Pruka...Materi Ngopi bersama PSM Eps. 29 - Peran Pelatihan dan Pendidikan untuk Pruka...
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 29 - Peran Pelatihan dan Pendidikan untuk Pruka...
Akademi Desa 4.0
 
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 29 - Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Widarja...
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 29 - Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Widarja...Materi Ngopi bersama PSM Eps. 29 - Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Widarja...
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 29 - Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Widarja...
Akademi Desa 4.0
 
Kuliah Online 48 - Produk Unggulan Desa Detusoko Barat
Kuliah Online 48 - Produk Unggulan Desa Detusoko BaratKuliah Online 48 - Produk Unggulan Desa Detusoko Barat
Kuliah Online 48 - Produk Unggulan Desa Detusoko Barat
Akademi Desa 4.0
 
Materi Ngopi Eps. 28 - Sosialisasi Uji Kompetensi PSM
Materi Ngopi Eps. 28 - Sosialisasi Uji Kompetensi PSMMateri Ngopi Eps. 28 - Sosialisasi Uji Kompetensi PSM
Materi Ngopi Eps. 28 - Sosialisasi Uji Kompetensi PSM
Akademi Desa 4.0
 
Materi Kulon 46 - Ekonomi produktif dan desa sadar lingkungan
Materi Kulon 46 - Ekonomi produktif dan desa sadar lingkunganMateri Kulon 46 - Ekonomi produktif dan desa sadar lingkungan
Materi Kulon 46 - Ekonomi produktif dan desa sadar lingkungan
Akademi Desa 4.0
 
Ngopi bersama PSM Eps. 27 | Desa wisata 1
Ngopi bersama PSM Eps. 27 | Desa wisata 1Ngopi bersama PSM Eps. 27 | Desa wisata 1
Ngopi bersama PSM Eps. 27 | Desa wisata 1
Akademi Desa 4.0
 
Ngopi bersama PSM Eps. 27 | Covid19 dan desa wisata
Ngopi bersama PSM Eps. 27 | Covid19 dan desa wisataNgopi bersama PSM Eps. 27 | Covid19 dan desa wisata
Ngopi bersama PSM Eps. 27 | Covid19 dan desa wisata
Akademi Desa 4.0
 
Materi Ngopi bersama PSM Eps.26 - Sinergi dalam Implementasi Prioritas Penggu...
Materi Ngopi bersama PSM Eps.26 - Sinergi dalam Implementasi Prioritas Penggu...Materi Ngopi bersama PSM Eps.26 - Sinergi dalam Implementasi Prioritas Penggu...
Materi Ngopi bersama PSM Eps.26 - Sinergi dalam Implementasi Prioritas Penggu...
Akademi Desa 4.0
 
Kuliah Online 42 - Pengembangan Potensi Desa
Kuliah Online 42 - Pengembangan Potensi DesaKuliah Online 42 - Pengembangan Potensi Desa
Kuliah Online 42 - Pengembangan Potensi Desa
Akademi Desa 4.0
 
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 25 - Buku metadata SGDS Pembangunan Sosial
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 25 - Buku metadata SGDS Pembangunan SosialMateri Ngopi bersama PSM Eps. 25 - Buku metadata SGDS Pembangunan Sosial
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 25 - Buku metadata SGDS Pembangunan Sosial
Akademi Desa 4.0
 
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 25-Menuju Indonesia Inklusif: #mulaidaridesa
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 25-Menuju Indonesia Inklusif: #mulaidaridesaMateri Ngopi bersama PSM Eps. 25-Menuju Indonesia Inklusif: #mulaidaridesa
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 25-Menuju Indonesia Inklusif: #mulaidaridesa
Akademi Desa 4.0
 
Materi Kulon 43 - Pengembangan potensi lokal sebagai pilar pembangunan ekonom...
Materi Kulon 43 - Pengembangan potensi lokal sebagai pilar pembangunan ekonom...Materi Kulon 43 - Pengembangan potensi lokal sebagai pilar pembangunan ekonom...
Materi Kulon 43 - Pengembangan potensi lokal sebagai pilar pembangunan ekonom...
Akademi Desa 4.0
 
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 24-Bangkitkan ekonomi desa melalui bumdes menuj...
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 24-Bangkitkan ekonomi desa melalui bumdes menuj...Materi Ngopi bersama PSM Eps. 24-Bangkitkan ekonomi desa melalui bumdes menuj...
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 24-Bangkitkan ekonomi desa melalui bumdes menuj...
Akademi Desa 4.0
 
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 24 - Menuju desa tanpa kemiskinan dengan metodo...
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 24 - Menuju desa tanpa kemiskinan dengan metodo...Materi Ngopi bersama PSM Eps. 24 - Menuju desa tanpa kemiskinan dengan metodo...
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 24 - Menuju desa tanpa kemiskinan dengan metodo...
Akademi Desa 4.0
 
Materi Ngopi Eps. 23 - Team Work
Materi Ngopi Eps. 23 - Team WorkMateri Ngopi Eps. 23 - Team Work
Materi Ngopi Eps. 23 - Team Work
Akademi Desa 4.0
 
Materi Kuliah Online 41 "Bangga Buatan Indonesia"
Materi Kuliah Online 41 "Bangga Buatan Indonesia"Materi Kuliah Online 41 "Bangga Buatan Indonesia"
Materi Kuliah Online 41 "Bangga Buatan Indonesia"
Akademi Desa 4.0
 
Materi Ngopi Eps. 22 "Pemberdayaan Masyarakat Bidang Gizi"
Materi Ngopi Eps. 22 "Pemberdayaan Masyarakat Bidang Gizi"Materi Ngopi Eps. 22 "Pemberdayaan Masyarakat Bidang Gizi"
Materi Ngopi Eps. 22 "Pemberdayaan Masyarakat Bidang Gizi"
Akademi Desa 4.0
 
Materi Ngopi Eps. 22 "Pemanfaatan Ulat Sagu sebagai Sumber Protein Potensial"
Materi Ngopi Eps. 22 "Pemanfaatan Ulat Sagu sebagai Sumber Protein Potensial"Materi Ngopi Eps. 22 "Pemanfaatan Ulat Sagu sebagai Sumber Protein Potensial"
Materi Ngopi Eps. 22 "Pemanfaatan Ulat Sagu sebagai Sumber Protein Potensial"
Akademi Desa 4.0
 
Strategi Penilaian dan ketahanan desa wisata di tengah kondisi kebiasaan baru...
Strategi Penilaian dan ketahanan desa wisata di tengah kondisi kebiasaan baru...Strategi Penilaian dan ketahanan desa wisata di tengah kondisi kebiasaan baru...
Strategi Penilaian dan ketahanan desa wisata di tengah kondisi kebiasaan baru...
Akademi Desa 4.0
 

More from Akademi Desa 4.0 (20)

Memperluas Jangkauan Pasar Bumdesa | Kuliah Online 51
Memperluas Jangkauan Pasar Bumdesa | Kuliah Online 51Memperluas Jangkauan Pasar Bumdesa | Kuliah Online 51
Memperluas Jangkauan Pasar Bumdesa | Kuliah Online 51
 
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 29 - Peran Pelatihan dan Pendidikan untuk Pruka...
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 29 - Peran Pelatihan dan Pendidikan untuk Pruka...Materi Ngopi bersama PSM Eps. 29 - Peran Pelatihan dan Pendidikan untuk Pruka...
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 29 - Peran Pelatihan dan Pendidikan untuk Pruka...
 
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 29 - Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Widarja...
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 29 - Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Widarja...Materi Ngopi bersama PSM Eps. 29 - Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Widarja...
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 29 - Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Widarja...
 
Kuliah Online 48 - Produk Unggulan Desa Detusoko Barat
Kuliah Online 48 - Produk Unggulan Desa Detusoko BaratKuliah Online 48 - Produk Unggulan Desa Detusoko Barat
Kuliah Online 48 - Produk Unggulan Desa Detusoko Barat
 
Materi Ngopi Eps. 28 - Sosialisasi Uji Kompetensi PSM
Materi Ngopi Eps. 28 - Sosialisasi Uji Kompetensi PSMMateri Ngopi Eps. 28 - Sosialisasi Uji Kompetensi PSM
Materi Ngopi Eps. 28 - Sosialisasi Uji Kompetensi PSM
 
Materi Kulon 46 - Ekonomi produktif dan desa sadar lingkungan
Materi Kulon 46 - Ekonomi produktif dan desa sadar lingkunganMateri Kulon 46 - Ekonomi produktif dan desa sadar lingkungan
Materi Kulon 46 - Ekonomi produktif dan desa sadar lingkungan
 
Ngopi bersama PSM Eps. 27 | Desa wisata 1
Ngopi bersama PSM Eps. 27 | Desa wisata 1Ngopi bersama PSM Eps. 27 | Desa wisata 1
Ngopi bersama PSM Eps. 27 | Desa wisata 1
 
Ngopi bersama PSM Eps. 27 | Covid19 dan desa wisata
Ngopi bersama PSM Eps. 27 | Covid19 dan desa wisataNgopi bersama PSM Eps. 27 | Covid19 dan desa wisata
Ngopi bersama PSM Eps. 27 | Covid19 dan desa wisata
 
Materi Ngopi bersama PSM Eps.26 - Sinergi dalam Implementasi Prioritas Penggu...
Materi Ngopi bersama PSM Eps.26 - Sinergi dalam Implementasi Prioritas Penggu...Materi Ngopi bersama PSM Eps.26 - Sinergi dalam Implementasi Prioritas Penggu...
Materi Ngopi bersama PSM Eps.26 - Sinergi dalam Implementasi Prioritas Penggu...
 
Kuliah Online 42 - Pengembangan Potensi Desa
Kuliah Online 42 - Pengembangan Potensi DesaKuliah Online 42 - Pengembangan Potensi Desa
Kuliah Online 42 - Pengembangan Potensi Desa
 
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 25 - Buku metadata SGDS Pembangunan Sosial
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 25 - Buku metadata SGDS Pembangunan SosialMateri Ngopi bersama PSM Eps. 25 - Buku metadata SGDS Pembangunan Sosial
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 25 - Buku metadata SGDS Pembangunan Sosial
 
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 25-Menuju Indonesia Inklusif: #mulaidaridesa
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 25-Menuju Indonesia Inklusif: #mulaidaridesaMateri Ngopi bersama PSM Eps. 25-Menuju Indonesia Inklusif: #mulaidaridesa
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 25-Menuju Indonesia Inklusif: #mulaidaridesa
 
Materi Kulon 43 - Pengembangan potensi lokal sebagai pilar pembangunan ekonom...
Materi Kulon 43 - Pengembangan potensi lokal sebagai pilar pembangunan ekonom...Materi Kulon 43 - Pengembangan potensi lokal sebagai pilar pembangunan ekonom...
Materi Kulon 43 - Pengembangan potensi lokal sebagai pilar pembangunan ekonom...
 
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 24-Bangkitkan ekonomi desa melalui bumdes menuj...
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 24-Bangkitkan ekonomi desa melalui bumdes menuj...Materi Ngopi bersama PSM Eps. 24-Bangkitkan ekonomi desa melalui bumdes menuj...
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 24-Bangkitkan ekonomi desa melalui bumdes menuj...
 
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 24 - Menuju desa tanpa kemiskinan dengan metodo...
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 24 - Menuju desa tanpa kemiskinan dengan metodo...Materi Ngopi bersama PSM Eps. 24 - Menuju desa tanpa kemiskinan dengan metodo...
Materi Ngopi bersama PSM Eps. 24 - Menuju desa tanpa kemiskinan dengan metodo...
 
Materi Ngopi Eps. 23 - Team Work
Materi Ngopi Eps. 23 - Team WorkMateri Ngopi Eps. 23 - Team Work
Materi Ngopi Eps. 23 - Team Work
 
Materi Kuliah Online 41 "Bangga Buatan Indonesia"
Materi Kuliah Online 41 "Bangga Buatan Indonesia"Materi Kuliah Online 41 "Bangga Buatan Indonesia"
Materi Kuliah Online 41 "Bangga Buatan Indonesia"
 
Materi Ngopi Eps. 22 "Pemberdayaan Masyarakat Bidang Gizi"
Materi Ngopi Eps. 22 "Pemberdayaan Masyarakat Bidang Gizi"Materi Ngopi Eps. 22 "Pemberdayaan Masyarakat Bidang Gizi"
Materi Ngopi Eps. 22 "Pemberdayaan Masyarakat Bidang Gizi"
 
Materi Ngopi Eps. 22 "Pemanfaatan Ulat Sagu sebagai Sumber Protein Potensial"
Materi Ngopi Eps. 22 "Pemanfaatan Ulat Sagu sebagai Sumber Protein Potensial"Materi Ngopi Eps. 22 "Pemanfaatan Ulat Sagu sebagai Sumber Protein Potensial"
Materi Ngopi Eps. 22 "Pemanfaatan Ulat Sagu sebagai Sumber Protein Potensial"
 
Strategi Penilaian dan ketahanan desa wisata di tengah kondisi kebiasaan baru...
Strategi Penilaian dan ketahanan desa wisata di tengah kondisi kebiasaan baru...Strategi Penilaian dan ketahanan desa wisata di tengah kondisi kebiasaan baru...
Strategi Penilaian dan ketahanan desa wisata di tengah kondisi kebiasaan baru...
 

Recently uploaded

AD Metodologi dan Pengukuran SDGs Desa.pdf
AD Metodologi dan Pengukuran SDGs Desa.pdfAD Metodologi dan Pengukuran SDGs Desa.pdf
AD Metodologi dan Pengukuran SDGs Desa.pdf
ssuserd13850
 
buku saku indeks profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN)
buku saku indeks profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN)buku saku indeks profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN)
buku saku indeks profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN)
gabatgibut09
 
2024 Sosialisasi Penulisan Ijazah DS (1).pptx
2024 Sosialisasi Penulisan Ijazah DS (1).pptx2024 Sosialisasi Penulisan Ijazah DS (1).pptx
2024 Sosialisasi Penulisan Ijazah DS (1).pptx
HasmiSabirin1
 
Pengawasan Usaha Pembudidayaan Ikan Pasca UU Cipta Kerja
Pengawasan Usaha Pembudidayaan Ikan Pasca UU Cipta KerjaPengawasan Usaha Pembudidayaan Ikan Pasca UU Cipta Kerja
Pengawasan Usaha Pembudidayaan Ikan Pasca UU Cipta Kerja
teraspky798
 
Eksum RTR KSN Soroako, hasil penyusunan tahun 2020
Eksum RTR KSN Soroako, hasil penyusunan tahun 2020Eksum RTR KSN Soroako, hasil penyusunan tahun 2020
Eksum RTR KSN Soroako, hasil penyusunan tahun 2020
HanifahCindyPratiwi
 
STANDAR KOMPETENSI MANAJERIAL SOSIAL KULTURAL.pdf
STANDAR KOMPETENSI MANAJERIAL  SOSIAL KULTURAL.pdfSTANDAR KOMPETENSI MANAJERIAL  SOSIAL KULTURAL.pdf
STANDAR KOMPETENSI MANAJERIAL SOSIAL KULTURAL.pdf
kemendagatang
 
Notulen Rapat 2023 pemerintahan desa.docx
Notulen Rapat 2023 pemerintahan desa.docxNotulen Rapat 2023 pemerintahan desa.docx
Notulen Rapat 2023 pemerintahan desa.docx
PemerintahanNagariKu1
 
PETUNJUK TEKNIS INTEGRASI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER
PETUNJUK TEKNIS INTEGRASI PELAYANAN KESEHATAN PRIMERPETUNJUK TEKNIS INTEGRASI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER
PETUNJUK TEKNIS INTEGRASI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER
Muh Saleh
 
Materi Bimtek SPT Tahunan Orang Pribadi PPT.pptx
Materi Bimtek SPT Tahunan Orang Pribadi PPT.pptxMateri Bimtek SPT Tahunan Orang Pribadi PPT.pptx
Materi Bimtek SPT Tahunan Orang Pribadi PPT.pptx
adilaks
 
PAPARAN BP TAPERA MENGENAI PERATURAN TERBARU
PAPARAN BP TAPERA MENGENAI PERATURAN TERBARUPAPARAN BP TAPERA MENGENAI PERATURAN TERBARU
PAPARAN BP TAPERA MENGENAI PERATURAN TERBARU
LtcLatif
 
Pentingnya Bela Negara dalam Kepemimpinan Pelayanan Publik
Pentingnya Bela Negara dalam Kepemimpinan Pelayanan PublikPentingnya Bela Negara dalam Kepemimpinan Pelayanan Publik
Pentingnya Bela Negara dalam Kepemimpinan Pelayanan Publik
MuhamadIkbalThola1
 
NANI BILI Kabupaten Sorong Melalui Inovasi
NANI BILI Kabupaten Sorong Melalui InovasiNANI BILI Kabupaten Sorong Melalui Inovasi
NANI BILI Kabupaten Sorong Melalui Inovasi
Tri Widodo W. UTOMO
 
TATACARA PENGGUNAAN APLIKASI SIGA-VERVAL (1).pptx
TATACARA PENGGUNAAN APLIKASI SIGA-VERVAL (1).pptxTATACARA PENGGUNAAN APLIKASI SIGA-VERVAL (1).pptx
TATACARA PENGGUNAAN APLIKASI SIGA-VERVAL (1).pptx
TariHappie
 
Presentasi Pemberhentian/Pensiun SIASN 2023
Presentasi Pemberhentian/Pensiun SIASN 2023Presentasi Pemberhentian/Pensiun SIASN 2023
Presentasi Pemberhentian/Pensiun SIASN 2023
Mirza Sohirin
 
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023
Muh Saleh
 
Visitasi Kepemimpinan Nasional - PKN Tingkat II
Visitasi Kepemimpinan Nasional - PKN Tingkat IIVisitasi Kepemimpinan Nasional - PKN Tingkat II
Visitasi Kepemimpinan Nasional - PKN Tingkat II
Tri Widodo W. UTOMO
 
PPT_KADIS PORA.pptx untuk seleksi terbuka lelang jabatan kepala dinas
PPT_KADIS PORA.pptx untuk seleksi terbuka lelang jabatan kepala dinasPPT_KADIS PORA.pptx untuk seleksi terbuka lelang jabatan kepala dinas
PPT_KADIS PORA.pptx untuk seleksi terbuka lelang jabatan kepala dinas
JOHANNESSIMANJUNTAK8
 

Recently uploaded (17)

AD Metodologi dan Pengukuran SDGs Desa.pdf
AD Metodologi dan Pengukuran SDGs Desa.pdfAD Metodologi dan Pengukuran SDGs Desa.pdf
AD Metodologi dan Pengukuran SDGs Desa.pdf
 
buku saku indeks profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN)
buku saku indeks profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN)buku saku indeks profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN)
buku saku indeks profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN)
 
2024 Sosialisasi Penulisan Ijazah DS (1).pptx
2024 Sosialisasi Penulisan Ijazah DS (1).pptx2024 Sosialisasi Penulisan Ijazah DS (1).pptx
2024 Sosialisasi Penulisan Ijazah DS (1).pptx
 
Pengawasan Usaha Pembudidayaan Ikan Pasca UU Cipta Kerja
Pengawasan Usaha Pembudidayaan Ikan Pasca UU Cipta KerjaPengawasan Usaha Pembudidayaan Ikan Pasca UU Cipta Kerja
Pengawasan Usaha Pembudidayaan Ikan Pasca UU Cipta Kerja
 
Eksum RTR KSN Soroako, hasil penyusunan tahun 2020
Eksum RTR KSN Soroako, hasil penyusunan tahun 2020Eksum RTR KSN Soroako, hasil penyusunan tahun 2020
Eksum RTR KSN Soroako, hasil penyusunan tahun 2020
 
STANDAR KOMPETENSI MANAJERIAL SOSIAL KULTURAL.pdf
STANDAR KOMPETENSI MANAJERIAL  SOSIAL KULTURAL.pdfSTANDAR KOMPETENSI MANAJERIAL  SOSIAL KULTURAL.pdf
STANDAR KOMPETENSI MANAJERIAL SOSIAL KULTURAL.pdf
 
Notulen Rapat 2023 pemerintahan desa.docx
Notulen Rapat 2023 pemerintahan desa.docxNotulen Rapat 2023 pemerintahan desa.docx
Notulen Rapat 2023 pemerintahan desa.docx
 
PETUNJUK TEKNIS INTEGRASI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER
PETUNJUK TEKNIS INTEGRASI PELAYANAN KESEHATAN PRIMERPETUNJUK TEKNIS INTEGRASI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER
PETUNJUK TEKNIS INTEGRASI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER
 
Materi Bimtek SPT Tahunan Orang Pribadi PPT.pptx
Materi Bimtek SPT Tahunan Orang Pribadi PPT.pptxMateri Bimtek SPT Tahunan Orang Pribadi PPT.pptx
Materi Bimtek SPT Tahunan Orang Pribadi PPT.pptx
 
PAPARAN BP TAPERA MENGENAI PERATURAN TERBARU
PAPARAN BP TAPERA MENGENAI PERATURAN TERBARUPAPARAN BP TAPERA MENGENAI PERATURAN TERBARU
PAPARAN BP TAPERA MENGENAI PERATURAN TERBARU
 
Pentingnya Bela Negara dalam Kepemimpinan Pelayanan Publik
Pentingnya Bela Negara dalam Kepemimpinan Pelayanan PublikPentingnya Bela Negara dalam Kepemimpinan Pelayanan Publik
Pentingnya Bela Negara dalam Kepemimpinan Pelayanan Publik
 
NANI BILI Kabupaten Sorong Melalui Inovasi
NANI BILI Kabupaten Sorong Melalui InovasiNANI BILI Kabupaten Sorong Melalui Inovasi
NANI BILI Kabupaten Sorong Melalui Inovasi
 
TATACARA PENGGUNAAN APLIKASI SIGA-VERVAL (1).pptx
TATACARA PENGGUNAAN APLIKASI SIGA-VERVAL (1).pptxTATACARA PENGGUNAAN APLIKASI SIGA-VERVAL (1).pptx
TATACARA PENGGUNAAN APLIKASI SIGA-VERVAL (1).pptx
 
Presentasi Pemberhentian/Pensiun SIASN 2023
Presentasi Pemberhentian/Pensiun SIASN 2023Presentasi Pemberhentian/Pensiun SIASN 2023
Presentasi Pemberhentian/Pensiun SIASN 2023
 
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023
Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023
 
Visitasi Kepemimpinan Nasional - PKN Tingkat II
Visitasi Kepemimpinan Nasional - PKN Tingkat IIVisitasi Kepemimpinan Nasional - PKN Tingkat II
Visitasi Kepemimpinan Nasional - PKN Tingkat II
 
PPT_KADIS PORA.pptx untuk seleksi terbuka lelang jabatan kepala dinas
PPT_KADIS PORA.pptx untuk seleksi terbuka lelang jabatan kepala dinasPPT_KADIS PORA.pptx untuk seleksi terbuka lelang jabatan kepala dinas
PPT_KADIS PORA.pptx untuk seleksi terbuka lelang jabatan kepala dinas
 

Ketahanan Pangan dan Kedaulatan Pangan

  • 1. Sumber Pangan Lokal untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan Soeryo Adiwibowo Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB University Kuliah Online Akademi Desa 23 Juli 2020
  • 2. Ketahanan Pangan & Kedaulatan Pangan Ketahanan Pangan • Ukuran ketersediaan pangan (supply) dan kemampuan (demand) seseorang atau komunitas atau negara untuk mengakses pangan yang tersedia. • Daya tahan (resilience) rumah tangga, komunitas atau negara terhadap gangguan atau ketiadaan suplai pangan akibat berbagai faktor seperti kekeringan, gagal panen, gangguan rantai logistik, kelangkaan bahan bakar, ketidak- stabilan ekonomi, perang dlsb. Kedaulatan Pangan • Hak seseorang atau komunitas untuk menetapkan sendiri sistem pangan yang cocok untuk menopang kehidupan mereka sendiri. • Kedaulatan pangan menempatkan individu petani sebagai titik sentral dalam pengambilan keputusan di tingkat produksi, distribusi, dan konsumsi pangan. Bukan pada tingkat pembuat kebijakan pangan, korporasi atau institusi pasar.
  • 3. Ketahanan Pangan & Kedaulatan Pangan Ketahanan Pangan • Narasi atau istilah yang diperkenalkan oleh lembaga2 internasional (al FAO), dan diadopsi oleh korporasi internasional yang bergerak di bidang pangan. • Empat pilar (FAO): • Ketersediaan • Akses • Pemanfaatan • Stabilitas. Kedaulatan Pangan • Narasi yang diperkenalkan oleh Via Campesina (1993) • Gerakan internasional yang mengkoordinasikan organisasi petani kecil, buruh/pekerja pertanian, perempuan desa, dan masyarakat adat. • Sekarang Via Campesina anggotanya berjumlah 182 organisasi lokal & nasional di 81 negara Asia, Afrika, Amerika & Eropa.
  • 4. Ketahanan Pangan (Food Security) Istilah ketahanan pangan muncul karena adanya persoalan pangan global sebagai akibat dari: • Populasi penduduk dunia yang semakin meningkat • Ketergantungan pada energi minyak bumi (isu energi versus pangan) • Krisis global sumber daya air • Degradasi lahan pertanian dan konversi lahan pertanian • Perubahan iklim • Politik, antara lain, kebijakan pengembangan pertanian dan pedesaan yang relatif tertinggal dibanding kebijakan pengembangan perkotaan, nilai tukar petani yang rendah, masalah agraria (penguasaan tanah)
  • 5. Siapa yang Sesungguhnya Menguasai Produksi Pangan Dunia? (ETC Group 2008)? Industri Farmasi 55% market share Benih 67% market share Agrokimia 89% market share Bioteknologi 66% market share Obat Hewan 63% market share
  • 6. Dua Realita (ETC Group 2008) Ekonomi Lokal • 75% petani di dunia menanam & menggunakan benih lokal, dan/ atau menyimpan benih sendiri. • 100% penelitian yang berorientasi pada petani didedikasikan untuk keberlanjutan lingkungan, produktivitas hasil dan kecukupan hara. Ekonomi Korporasi • Sepuluh perusahaan dunia mengendalikan 67% pasar benih global. • 80% penelitian agribisnis ditujukan untuk meneliti rantai pasok logistik (al transportasi, gudang) dan teknologi. 6
  • 7. Dua Realita (ETC Group 2008) Ekonomi Lokal • 85% produksi pangan global dikonsumsi di wilayah yang dekat lokasi produksi. • Kesehatan 75% populasi penduduk dunia ditangani oleh Puskesmas yang didukung oleh tenaga medis & obat tradisional. Ekonomi Korporasi • 100 grosir ritel terkemuka di dunia menguasai 35% dari pasar grosir ritel global • 10 perusahaan farmasi terkemuka dunia mengendalikan 55% dari pasar obat global/ 7
  • 8. • Stagnasi investasi ke pedesaan sejak 1970an • Krisis energi: mengalihkan pangan ke energi • Krisis pangan (2008-2011): produksi pangan untuk pasar internasional? • Peluang spekulasi bisnis pangan meningkat • Pendaftaran & pemilikan tanah • Pergeseran kebijakan: dari subsidi ke investasi (a.l China, negara2 Teluk) • Akses pada air dan tanah • Potensi krisis pangan (2020) akibat Pandemi Covid 19. Perampasan Global atas Tanah (Global Land Grab) (Rutten & Noteboom 2011)
  • 9. Mengalihk an produksi pangan ke energi di benua Afrika yang sering kelaparan Presentation Dr. Gerben Nooteboom at IPB Bogor with Sains, Indonesia (March 2011)Rutten & Noteboom 2011
  • 10. Krisis Pangan • Krisis pangan terjadi karena: perang, ketidak-stabilan politik dalam negeri, perubahan lingkungan (El Nino, perubahan iklim), dan pandemi (Covid 19). Kemampuan produksi pangan turun tidak hanya akibat alam. • Pelajaran dari Krisis Pangan 2008 dan 2011: negara-negara eksportir pangan menutup ekspor, pangan hanya untuk kebutuhan domestik. Fenomena terulang pada 2020 akibat Covid19 • Krisis pangan berulang + resesi ekonomi  dunia rentan dalam ketidakpastian  Arsitektur politik global dan nasional akan didominasi oleh politik pangan
  • 11. Kedaulatan Pangan (Food Sovereignty) • Merupakan reaksi terhadap sistim pangan global (termasuk input produksi) yang dikuasai oleh korporasi internasional. Petani tidak berdaulat. • Revolusi hijau (1960-1990) telah meningkatkan produksi pangan di seluruh dunia namun populasi penduduk dunia yang kelaparan masih tinggi. Penyebab: akses terhadap lahan, daya beli petani (purchasing power), dan perampasan global lahan pertanian oleh perusahaan2 raksasa dunia akibat kekhawatiran kelangkaan pangan. • Sebagai konsekuensi menjaga ketahanan pangan dalam negeri, terjadi ketergantungan yang besar terhadap impor pangan yang kemudian membawa implikasi luas. Kasus Haiti (2008): sekitar 80% kebutuhan beras Haiti diimpor. Sebagai akibatnya harga beras dalam negeri meroket dan rumah tangga miskin tidak bisa menjangkau. Sementara produksi pangan dalam negeri terlanjur turun.
  • 12. Pidato Bung Karno dalam peletakkan batu pertama Gedung Fakultas Pertanian UI (sekarang IPB), 27 April 1952. Pidato ini menunjukkan bahwa pangan dan pertanian adalah persoalan masa depan bangsa dan umat manusia. “…soal persediaan makanan rakjat ini, bagi kita adalah soal hidup atau mati…”
  • 13. Pangan & Covid 19: Social Learning Process (Tonny 2020) • Pandangan: ”Indonesia memang lemah, tetapi masyarakatnya kuat (Shane Preuss, 2020; The World Giving Index, 2018; David Bornstein, 2007; dan Clifford Geertz, 1963) • Implikasi:  “Solidaritas emosional - yang bersifat spontan– bangsa ini sangat kuat, namun solidaritas fungsionalnya – yg bersifat terstruktur melalui tata kelola negara– lemah”  Muncul gerakan redistribusi kesejahteraan yang spontan, melampaui jaringan-jaringan institusi negara • Di tengah Krisis Covid 19: kita seharusnya mendesain “Kedaulatan Pangan” untuk memenuhi kebutuhan primer sesuai dengan amanat konstitusi.
  • 14. Pangan & Covid 19: Social Learning Process (Tonny 2020) • Kedaulatan Pangan: kedaulatan petani di berbagai aras atas pangan, mulai dari input, proses produksi, sistem perdagangan, hingga konsumsi. • Kelemahan kita: solidaritas emosional dan gagasan inovatif di tingkat masyarakat (komunitas) tak tersambung dengan solidaritas fungsional dan kapasitas tata kelola di tingkat negara. • Diperlukan:  Kerangka solidaritas yang bersifat fungsional melalui perbaikan tata kelola negara dalam kerangka kolaborasi.  Kekuatan artikulator dan penekan yang efektif agar gagasan dan aksi konstruktif di tingkat masyarakat (komunitas) diakomodasi dan diaktualisasikan dalam kebijakan dan praktik tata kelola pemerintahan.
  • 15. Dasar Membangun Desa UU No.6/2014 tentang Desa menggunakan dua pendekatan: "desa membangun” (memberi mandat desa mengelola pembangunan sendiri) dan arahan “membangun desa” melalui pembangunan kawasan perdesaan (kewenangan pemerintah, pemerintah daerah dan desa). Pembangunan Desa dan Pembangunan Kawasan Perdesaan PembangunanLokal Skala Komunitas Desa Pembangunan Kawasan Perdesaan Desa Membangun Membangun Desa Pemerintah Desa, Musyawarah Desa, Partisipasi masyarakat Pemerintah Pusat, Prov, Kab/Kota, dan Kerjasama Antar-Desa Tonny 2020
  • 16. Contoh Kolaborasi IPB University Tani Center Gerakan Petani Nusantara GPN Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) Apa yang dilakukan oleh IPB sebagai Institusi Pendidikan Tinggi? • Kolaborasi: Dosen/Peneliti, LSM dan Petani • Bekerja di tingkat akar rumput & advokasi kebijakan Hermanu Triwidodo Fredian Tonny
  • 17. Apa yang Dilakukan oleh Individu Dosen IPB? GERAKAN DI 89 KABUPATEN 18 PROPINSI DI INDONESIA Sejak Tahun 2015 • Pembentukan 7 Pusat Produksi untuk Pupuk Hayati PROVIBIO (LPDP-Kemenkeu) • Pembentukan 13 Pusat Perbenihan • 3500 galur/varietas padi karya petani kecil • Peningkatan produksi padi 57,36% di 13 Kab Mulai Tahun 2017 • Koperasi AB2TI, E-commerce AB2TI Mart, AB2TI Mart (hanya menjual produk/pangan sehat, organik, karya petani kecil) • Pembangunan Dryer, RMU dan Gudang Membeli gabah petani anggota, simpan, jual, keuntungan dikembalikan ke petani Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia Ciherang IF8 (AB2TI) Nisam, Aceh, 16/4/2018 Santosa 2000 AB2TI: Asosiasi Bank Benih Tani Indonesia • Kolaborasi: Dosen/Peneliti, LSM dan Petani • Bekerja di tingkat akar rumput & advokasi kebijakan Prof. Dwi Andreas Santosa
  • 18. VARIETAS UNGGUL KARYA PETANI AB2TI IF16 Inpari 32 Apa yang Dilakukan oleh Individu Dosen IPB? Santosa 2000 AB2TI: Asosiasi Bank Benih Tani Indonesia • Kolaborasi: Dosen/Peneliti, LSM dan Petani • Bekerja di tingkat akar rumput & advokasi kebijakan Prof. Dwi Andreas Santosa
  • 19. SUMBER PANGAN LOKAL • Sumber penting kedaulatan pangan rakyat • Sumber pangan lokal sangat adaptif dengan kondisi alam sekitar (jenis tanah, iklim, air). Jenis tanaman yang dibudidayakan masyarakat umumnya mampu bertahan dalam tekanan situasi alam (hujan atau kemarau ekstrim) • Jenis tanaman pangan lokal yang dikembangkan sesuai dengan tradisi dan budaya lokal setempat (nilai-nilai, upacara, ritual) dan kebutuhan sehari-hari masyarakat. • Banyak jenis-jenis varietas tanaman pangan yang dikembangkan sebagai hasil trial-eror warga yang kemudian menjadi bank genetik tanaman pangan Indonesia. Misal, beras hitam, beras ketan bulat, dsb. Harus kita cegah dari kepunahan.