KELOMPOK 1
 NURJANNAH
 NUR FITRIANI
 SETIAWAN NOVENDY SUARDI
 SRIRAHAYU NUR
 MUTMAINNA
 MUSYAWIR
 WINDA SUTRA BAHAR
WA ODEYULVINA
 HERA RAHMAN
ABDILLAH
 HABIBAH NAFAIZHATHAYA
 NURHABIBAH
 RIANG INDRA PRATIWI
 HARNIATI KAMMA
MANAJEMEN (S1) MAKASSAR 2016
KEGIATAN BELAJAR 1
MENJANGKAU PASAR BEBAS
 KONSEP DASARGLOBALISASI
 KONSEP DASAR BERDAGANG DAN BERDAGANG DENGAN NEGARA LAIN
 KONSEP PASAR BEBAS
 STRATEGI MENJANGKAU PASAR BEBAS
KONSEP DASAR GLOBALISASI
Istilah globalisasi mempunyai pemahaman yang berbeda-beda
untuk berbagai disiplin ilmu yang berbeda pula.
Globalisasi adalah suatu fenomena khusus dimana dalam
peradaban manusia yang bergerak terus dalam masyarakat global
dan merupakan bagian dari proses manusia global itu.
Globalisasi dapat diartikan sebagai tidak adanya batasan atau
hambatan dalam hal batasan produksi, investasi, dan perdagangan.
Globalisasi juga berarti strategi bisnis dengan melakukan apapun
dan di manapun tanpa ada batasan.
Globalisasi merupakan saling hubungan antarperusahaan pada
berbagai negara baik secara langsung maupun tidak langsung
melalui berbagai media.
Menurut parker (2005), ada empat
karakteristik globalisasi: tumbuhnya
hubungan yang meliputi seluruh dunia
merupakan perubahan yang cepat dan tidak
terus-menerus, bertambahnya partisipan
yang berbeda, dan semakin besar
kompleksitas manajerial, serta globalisasi
bersifat mendasar atau struktural.
Alasan yang mendorong dilakukannya
globalisasi oleh perusahaan, yaitu:
1. Untuk dapat memenangkan persaingan
2. Untuk dapat mengendalikan biaya
3. Untuk mendapatkan kesempatan memasuki
pasar atau meningkatkan pertumbuhan
pasar.
KONSEP DASAR BERDAGANG
Berdagang merupakan usaha untuk mejual
dan membeli produk, baik berupa barang
maupun layanan. Sedangkan Perdagangan
Bebas (free trade) merupakan perpindahan
barang dan jasa antara negara-negara tanpa ada
hambatan politik atau ekonomi.
BERDAGANG DENGAN NEGARA LAIN
Alasan mengapa suatu perusahaan atau negara harus
melakukan perdagangan dengan negara lain, antara lain:
1. Tidak ada negara manapun yang memiliki teknologi yang
dapat digunakan untuk menghasilkan semua produk yang
dibutuhkan oleh semua orang di negara tersebut.
2. Apabila suatu negara yang mampu memenuhi kebutuhannya
maka negara lain akan berdagang dengannya untuk
memenuhi kebutuhan orang-orang di negara tersebut.
3. Beberapa negara memiliki keunggulan dalam ketersediaan
sumber daya, sementara negara lain memiliki teknologi,
maka negara negara tersebut dapat melakukan pertukaran
dengan cara berdagang. Hal ini terjadi dalam perdagangan
bebas.
KONSEP DASAR PASAR BEBAS
Sistem pasar bebas atau laissez
faire (perekonomian pasar). Kata laissez
faire berasal dari bahasa Prancis yang
mengandung arti “Biarlah mereka melakukan
pekerjaan sesuai dengan keinginan mereka”.
Dalam sistem ini masyarakat diberi
kesempatan dan kebebasan penuh untuk
menentukan kegiatan ekonomi yang ingin
mereka lakukan dan pemerintah sama sekali
tidak ikut campur tangan serta tidak berusaha
memengaruhi kegiatan ekonomi yang dilakukan
masyarakat.
Sistem pasar bebas adalah sistem
kapitalis. Pengertian kapitalisme adalah
suatu sistem dimana harta benda dimiliki dan
dikendalikan oleh masyarakat. Setiap laba
yang dihasilkan dengan menggunakan harta
pribadi menjadi hak pemilik harta tersebut.
Alasan atau motif untuk mencari laba dan
kemungkinan mengumpulkan harta
kekayaan dipercayai oleh banyak individu
sebagai satu satunya faktor pendorong
terbesar yang menyebabkan keberhasilan
sistem ini.
Adapun fungsi fungsi yang akan ada dalam sistem
pasar bebas adalah:
 Sistem pasar bebas dapat memberikan informasi yang
lebih tepat mengenai harga dan jumlah permintaan barang
 Sistem pasar bebas memberikan perangsang kepada para
pengusaha untuk mengembangkan usaha mereka
 Sistem pasar bebas memberikan perangsang kepada para
pengusaha untuk memperoleh keahlian modern.
 Sistem pasar bebas memberikan merangsang penggunaan
barang dan factor produksi secara lebih efisien.
 Sistem pasar bebas memberikan kebebasan sepenuhnya
kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi.
STRATEGI MENJANGKAU PASAR BEBAS
Bisnis internasional akan berjalan dengan baik
jika dikelola dengan baik pula. Ada beberapa pilihan
dalam melakukan perdagangan internasional atau
menjangkau pasar bebas, yaitu:
1. Melakukan ekspor dan impor (exporting
and importing)
2. Perusahaan perdagangan (trending companies)
3. Lisensi dan waralaba (lisensi and franchising)
4. Kontrak pemanufakturan (contract
manufacturing)
5. Outsourcing dan Offshoring
6. Kerjasama dan aliansi
7. Kerjasama investasi langsung (direct investment)
1. Ekspor dan Impor
Perusahaan dinyatakan telah melakukan
perdagangan internasional apabila
mengimpor atau membeli barang dari
negara lain dan menjual lagi di negaranya,
atau mereka menjual atau mengekspor
barang yang dihasilkan ke negara lain.
Faktor yang mempengaruhi impor ialah
hambatan pedagangan yang berasal dari
pemerintah, yaitu tarif atau pajak dan kuota
impor.
2. Perusahaan Perdagangan
Perusahaan perdagangan membeli barang
dari suatu negara dan menjual ke negara
negara lain. Perusahaan ini menangani semua
kegiatan dari suatu negara ke negara lain.
3. Lisensi dan Waralaba
Lisensi adalah kesepakatan perdagangan dimana
suatu perusahaan memberi lisensi (licensor)
mengijinkan negara lainmemegan lisensi (licensee),
untuk menggunakan nama, produk , merek, paten,
bahan baku, dan proses produksi dengan membayar
sejumlah tertentu.
Waralaba merupakan suatu bentuk lisensi
dimana perusahaan memilih waralaba (franchise)
menyediakan bagi pemegang waralaba (franchiser)
yang berupa nama, logo, metode operasi,
periklanan, produk, dan elemen-elemen lain yang
terkait dengan bisnis pemilik waralaba.
4. Kontrak Pemanufakturan
Kontrak pemanufakturan terjadi ketika suatu
perusahaan menyewa perusahaan asing untuk
menghasilkan sejumlah produk tertentu atau
melakukan suatu proses tertentu, sedangkan
produk akhirnya tetap dikelola dengan nama
perusahaan domestik. Spalding misalnya,
mengadakan kontrak pemanufakturan, khusus
untuk peralatan olah raga, atau Reebook
menggunakan kontrak pemanufakturan dengan
perusahaan di Korea untuk beberapa produk
sepatu olah raga.
5. Outsourcing dan Offshoring
Outsourcing praktik membayar
pemasok dan distributor untuk melakukan
suatu peroses bisnis tertentu atau
menyediakan barang dan layanan. Praktik
outsouring yang relevan untuk negara lain
disebut dengan offshoring. Offshoring
merupakan relokasi proses bisnis oleh
suatu perusahaan ke negara lain.
6. Kerjasama dan Aliansi
Kejasama atau yang sering disebut dengan
join venture, merupakan bentuk usaha bersama
diantara dua perusahaan atau lebih dengan
teknologi yang saling melengkapi. Beberapa
perusahaan, memiliki strategi aliansi. Strategi
aliansi merupakan salah satu bentuk kerjasama
farthership untuk menciptakan keunggulan
bersaing di dunia bisnis.
7. Kerjasama Investasi Langsung (Direct
Investment)
Perusahaan yang ingin lebih banyak
mengontrol dan ingin menginvestasikan dana
ke bisnis internasional, pasti akan memilih
melakukan perdagangan internasional dengan
mengadakan investasi langsung atau memilih
fasilitas di negara lain. Sementara itu investasi
langsung ke negara lain merupakan pembelian
atau penyusunan aset yang nampak di negara
lain, perusahaan komputer DELL misalnya,
membangun tempat perakitan di Eropa dan
Cina.
SEKIAN DAN TERIMA KASIH


Kelompok 1 pengantar bisnis (pasar bebas)

  • 1.
    KELOMPOK 1  NURJANNAH NUR FITRIANI  SETIAWAN NOVENDY SUARDI  SRIRAHAYU NUR  MUTMAINNA  MUSYAWIR  WINDA SUTRA BAHAR WA ODEYULVINA  HERA RAHMAN ABDILLAH  HABIBAH NAFAIZHATHAYA  NURHABIBAH  RIANG INDRA PRATIWI  HARNIATI KAMMA MANAJEMEN (S1) MAKASSAR 2016
  • 2.
    KEGIATAN BELAJAR 1 MENJANGKAUPASAR BEBAS  KONSEP DASARGLOBALISASI  KONSEP DASAR BERDAGANG DAN BERDAGANG DENGAN NEGARA LAIN  KONSEP PASAR BEBAS  STRATEGI MENJANGKAU PASAR BEBAS
  • 3.
    KONSEP DASAR GLOBALISASI Istilahglobalisasi mempunyai pemahaman yang berbeda-beda untuk berbagai disiplin ilmu yang berbeda pula. Globalisasi adalah suatu fenomena khusus dimana dalam peradaban manusia yang bergerak terus dalam masyarakat global dan merupakan bagian dari proses manusia global itu. Globalisasi dapat diartikan sebagai tidak adanya batasan atau hambatan dalam hal batasan produksi, investasi, dan perdagangan. Globalisasi juga berarti strategi bisnis dengan melakukan apapun dan di manapun tanpa ada batasan. Globalisasi merupakan saling hubungan antarperusahaan pada berbagai negara baik secara langsung maupun tidak langsung melalui berbagai media.
  • 4.
    Menurut parker (2005),ada empat karakteristik globalisasi: tumbuhnya hubungan yang meliputi seluruh dunia merupakan perubahan yang cepat dan tidak terus-menerus, bertambahnya partisipan yang berbeda, dan semakin besar kompleksitas manajerial, serta globalisasi bersifat mendasar atau struktural.
  • 5.
    Alasan yang mendorongdilakukannya globalisasi oleh perusahaan, yaitu: 1. Untuk dapat memenangkan persaingan 2. Untuk dapat mengendalikan biaya 3. Untuk mendapatkan kesempatan memasuki pasar atau meningkatkan pertumbuhan pasar.
  • 6.
    KONSEP DASAR BERDAGANG Berdagangmerupakan usaha untuk mejual dan membeli produk, baik berupa barang maupun layanan. Sedangkan Perdagangan Bebas (free trade) merupakan perpindahan barang dan jasa antara negara-negara tanpa ada hambatan politik atau ekonomi.
  • 7.
    BERDAGANG DENGAN NEGARALAIN Alasan mengapa suatu perusahaan atau negara harus melakukan perdagangan dengan negara lain, antara lain: 1. Tidak ada negara manapun yang memiliki teknologi yang dapat digunakan untuk menghasilkan semua produk yang dibutuhkan oleh semua orang di negara tersebut. 2. Apabila suatu negara yang mampu memenuhi kebutuhannya maka negara lain akan berdagang dengannya untuk memenuhi kebutuhan orang-orang di negara tersebut. 3. Beberapa negara memiliki keunggulan dalam ketersediaan sumber daya, sementara negara lain memiliki teknologi, maka negara negara tersebut dapat melakukan pertukaran dengan cara berdagang. Hal ini terjadi dalam perdagangan bebas.
  • 8.
    KONSEP DASAR PASARBEBAS Sistem pasar bebas atau laissez faire (perekonomian pasar). Kata laissez faire berasal dari bahasa Prancis yang mengandung arti “Biarlah mereka melakukan pekerjaan sesuai dengan keinginan mereka”. Dalam sistem ini masyarakat diberi kesempatan dan kebebasan penuh untuk menentukan kegiatan ekonomi yang ingin mereka lakukan dan pemerintah sama sekali tidak ikut campur tangan serta tidak berusaha memengaruhi kegiatan ekonomi yang dilakukan masyarakat.
  • 9.
    Sistem pasar bebasadalah sistem kapitalis. Pengertian kapitalisme adalah suatu sistem dimana harta benda dimiliki dan dikendalikan oleh masyarakat. Setiap laba yang dihasilkan dengan menggunakan harta pribadi menjadi hak pemilik harta tersebut. Alasan atau motif untuk mencari laba dan kemungkinan mengumpulkan harta kekayaan dipercayai oleh banyak individu sebagai satu satunya faktor pendorong terbesar yang menyebabkan keberhasilan sistem ini.
  • 10.
    Adapun fungsi fungsiyang akan ada dalam sistem pasar bebas adalah:  Sistem pasar bebas dapat memberikan informasi yang lebih tepat mengenai harga dan jumlah permintaan barang  Sistem pasar bebas memberikan perangsang kepada para pengusaha untuk mengembangkan usaha mereka  Sistem pasar bebas memberikan perangsang kepada para pengusaha untuk memperoleh keahlian modern.  Sistem pasar bebas memberikan merangsang penggunaan barang dan factor produksi secara lebih efisien.  Sistem pasar bebas memberikan kebebasan sepenuhnya kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi.
  • 11.
    STRATEGI MENJANGKAU PASARBEBAS Bisnis internasional akan berjalan dengan baik jika dikelola dengan baik pula. Ada beberapa pilihan dalam melakukan perdagangan internasional atau menjangkau pasar bebas, yaitu: 1. Melakukan ekspor dan impor (exporting and importing) 2. Perusahaan perdagangan (trending companies) 3. Lisensi dan waralaba (lisensi and franchising) 4. Kontrak pemanufakturan (contract manufacturing) 5. Outsourcing dan Offshoring 6. Kerjasama dan aliansi 7. Kerjasama investasi langsung (direct investment)
  • 12.
    1. Ekspor danImpor Perusahaan dinyatakan telah melakukan perdagangan internasional apabila mengimpor atau membeli barang dari negara lain dan menjual lagi di negaranya, atau mereka menjual atau mengekspor barang yang dihasilkan ke negara lain. Faktor yang mempengaruhi impor ialah hambatan pedagangan yang berasal dari pemerintah, yaitu tarif atau pajak dan kuota impor.
  • 13.
    2. Perusahaan Perdagangan Perusahaanperdagangan membeli barang dari suatu negara dan menjual ke negara negara lain. Perusahaan ini menangani semua kegiatan dari suatu negara ke negara lain.
  • 14.
    3. Lisensi danWaralaba Lisensi adalah kesepakatan perdagangan dimana suatu perusahaan memberi lisensi (licensor) mengijinkan negara lainmemegan lisensi (licensee), untuk menggunakan nama, produk , merek, paten, bahan baku, dan proses produksi dengan membayar sejumlah tertentu. Waralaba merupakan suatu bentuk lisensi dimana perusahaan memilih waralaba (franchise) menyediakan bagi pemegang waralaba (franchiser) yang berupa nama, logo, metode operasi, periklanan, produk, dan elemen-elemen lain yang terkait dengan bisnis pemilik waralaba.
  • 15.
    4. Kontrak Pemanufakturan Kontrakpemanufakturan terjadi ketika suatu perusahaan menyewa perusahaan asing untuk menghasilkan sejumlah produk tertentu atau melakukan suatu proses tertentu, sedangkan produk akhirnya tetap dikelola dengan nama perusahaan domestik. Spalding misalnya, mengadakan kontrak pemanufakturan, khusus untuk peralatan olah raga, atau Reebook menggunakan kontrak pemanufakturan dengan perusahaan di Korea untuk beberapa produk sepatu olah raga.
  • 16.
    5. Outsourcing danOffshoring Outsourcing praktik membayar pemasok dan distributor untuk melakukan suatu peroses bisnis tertentu atau menyediakan barang dan layanan. Praktik outsouring yang relevan untuk negara lain disebut dengan offshoring. Offshoring merupakan relokasi proses bisnis oleh suatu perusahaan ke negara lain.
  • 17.
    6. Kerjasama danAliansi Kejasama atau yang sering disebut dengan join venture, merupakan bentuk usaha bersama diantara dua perusahaan atau lebih dengan teknologi yang saling melengkapi. Beberapa perusahaan, memiliki strategi aliansi. Strategi aliansi merupakan salah satu bentuk kerjasama farthership untuk menciptakan keunggulan bersaing di dunia bisnis.
  • 18.
    7. Kerjasama InvestasiLangsung (Direct Investment) Perusahaan yang ingin lebih banyak mengontrol dan ingin menginvestasikan dana ke bisnis internasional, pasti akan memilih melakukan perdagangan internasional dengan mengadakan investasi langsung atau memilih fasilitas di negara lain. Sementara itu investasi langsung ke negara lain merupakan pembelian atau penyusunan aset yang nampak di negara lain, perusahaan komputer DELL misalnya, membangun tempat perakitan di Eropa dan Cina.
  • 19.