Internal Control and COSO
Framework
Pengendalian Internal?
Pengendalian internal adalah proses yang
dijalankan oleh entitas yang didesain untuk
memberikan keyakinan memadai tentang:
1. Keandalan pelaporan keuangan
2. Kepatuhan terhadap aturan berlaku
3. Efektivitas dan efisiensi dalam operasi
Pengendalian Internal?
 Pengendalian Internal adalah suatu proses yang
digunakan entitas untuk dapat mencapai tujuan
tertentu
 Pengendalian internal dijalankan oleh orang
 Pengendalian internal memberikan keyakinan
memadai
Tujuan Pengendalian Internal
Memberi keyakinan memadai tentang:
1. Keandalan pelaporan keuangan
2. Kepatuhan terhadap aturan yang berlaku
3. Efektivitas dan efisiensi operasi
Auditor hanya diwajibkan untuk memiliki
pemahaman memadai terkait pengendalian internal
yang relevan dengan tujuan pertama
Tanggung Jawab Terkait
Pengendalian Internal
 Manajemen
Mendesain dan melaksanakan secara efektif
pengendalian internal entitas
 Dewan Komisaris dan Komite Audit
Menentukan apakah manajemen sudah memenuhi
tanggung jawab mereka
 Auditor Internal
- Memeriksa dan mengevaluasi apakah pengendalian
internal sudah memadai atau tidak
- Memberikan rekomendasi untuk peningkatan
 Personel lain
Menyediakan informasi untuk pengendalian internal
atau menggunakan informasi yang dihasilkan
Tanggung Jawab Terkait
Pengendalian Internal
 Auditor Independen
Menemukan kelemahan pengendalian internal dan
mengkomunikasikan temuannya pada manajemen
 Pihak Luar lain
Pihak luar lain yang relevan dengan pengendalian
internal perusahaan adalah badan pengatur, seperti
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan institusi lain
Komponen Pengendalian
Internal
 Lingkungan
Pengendalian
 Penafsiran Risiko
 Aktivitas
Pengendalian
 Informasi dan
Komunikasi
 Pemantauan/Pengawa
san
Komponen Pengendalian
Internal
1. Lingkungan Pengendalian
Lingkungan Pengendalian menciptakan
suasana pengendalian dalam organisasi dan
mempengaruhi kesadaran personel organisasi
tentang pengendalian:
Dewan komisaris dan komite audit
Nilai integritas dan etika yang berlaku di
entitas
Filosofi dan gaya operasi manajemen
Struktur organisasi
Pembagian Wewenang dan tanggung jawab
Kebijakan Sumber Daya Manusia
2. Penaksiran Resiko
Identifikasi, analisis, dan pengelolaan risiko
entitas yang dilakukan manajemen yang
berkaitan dengan penyusunan laporan
keuangan
Contoh :
 Manajemen secara rutin menganalisis
kelebihan dan kekurangan kompetitor
 Adanya divisi khusus yang mengidentifikasi
dan menganalisis semua perubahan aturan
hukum bisnis yang relevan dengan
perusahaan
3. Aktivitas Pengendalian
Kebijakan dan prosedur yang dibuat untuk memberikan
keyakinan bahwa tujuan perusahaan dapat tercapai.
Aktivitas pengendalian yang relevan dengan audit atas
laporan keuangan dapat digolongkan sebagai berikut:
 Pengendalian pengolahan informasi
 Pemisahan fungsi yang memadai (segragation of
duties)
Contoh : Seorang staf sebaiknya tidak bertanggung
jawab terhadap beberapa fungsi yang berhubungan
 Pengendalian fisik atas kekayaan dan catatan
Contoh : Pembatasan akses ke tempat atau informasi
3. Aktivitas Pengendalian …
Review atas kinerja
Contoh : Adanya penilaian kinerja oleh pihak lain
Otorisasi
Contoh : Beberapa transaksi atau kegiatan harus
diotorisasi oleh atasas
Dokumen dan catatan yang memadai
Contoh : kegiatan atau transaksi yang penting
harus didokumentasikan dengan cermat
4. Informasi dan Komunikasi
Sistem pengendalian internal yang dibuat
haruslah dapat menghasilkan informasi yang
dapat dimanfaatkan entitas untuk mencapai
tujuan
Komunikasi mencakup bagaimana informasi ini
disampaikan kepada semua personel yang
relevan
5. Pemantauan /Pengawasan
Proses penilaian kualitas kinerja pengendalian
interna; sepanjang waktu
Pemantauan idealnya dilakukan oleh orang yang
menjalankan aktivitas pengendalian internal
tersebut
Contohnya:
 Supervisor gudang melakukan inspeksi untuk
memastikan bahwa semua staf gudang mengirim
barang sesuai SOP
 Supervisor akuntansi mengecek hasil rekonsiliasi
bank yang dikerjakan oleh stafnya

Internal Control and COSO Framework chapter 11-Marisa Sinaga.pptx

  • 1.
    Internal Control andCOSO Framework
  • 2.
    Pengendalian Internal? Pengendalian internaladalah proses yang dijalankan oleh entitas yang didesain untuk memberikan keyakinan memadai tentang: 1. Keandalan pelaporan keuangan 2. Kepatuhan terhadap aturan berlaku 3. Efektivitas dan efisiensi dalam operasi
  • 3.
    Pengendalian Internal?  PengendalianInternal adalah suatu proses yang digunakan entitas untuk dapat mencapai tujuan tertentu  Pengendalian internal dijalankan oleh orang  Pengendalian internal memberikan keyakinan memadai
  • 4.
    Tujuan Pengendalian Internal Memberikeyakinan memadai tentang: 1. Keandalan pelaporan keuangan 2. Kepatuhan terhadap aturan yang berlaku 3. Efektivitas dan efisiensi operasi Auditor hanya diwajibkan untuk memiliki pemahaman memadai terkait pengendalian internal yang relevan dengan tujuan pertama
  • 5.
    Tanggung Jawab Terkait PengendalianInternal  Manajemen Mendesain dan melaksanakan secara efektif pengendalian internal entitas  Dewan Komisaris dan Komite Audit Menentukan apakah manajemen sudah memenuhi tanggung jawab mereka  Auditor Internal - Memeriksa dan mengevaluasi apakah pengendalian internal sudah memadai atau tidak - Memberikan rekomendasi untuk peningkatan  Personel lain Menyediakan informasi untuk pengendalian internal atau menggunakan informasi yang dihasilkan
  • 6.
    Tanggung Jawab Terkait PengendalianInternal  Auditor Independen Menemukan kelemahan pengendalian internal dan mengkomunikasikan temuannya pada manajemen  Pihak Luar lain Pihak luar lain yang relevan dengan pengendalian internal perusahaan adalah badan pengatur, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan institusi lain
  • 7.
    Komponen Pengendalian Internal  Lingkungan Pengendalian Penafsiran Risiko  Aktivitas Pengendalian  Informasi dan Komunikasi  Pemantauan/Pengawa san
  • 8.
  • 9.
    1. Lingkungan Pengendalian LingkunganPengendalian menciptakan suasana pengendalian dalam organisasi dan mempengaruhi kesadaran personel organisasi tentang pengendalian: Dewan komisaris dan komite audit Nilai integritas dan etika yang berlaku di entitas Filosofi dan gaya operasi manajemen Struktur organisasi Pembagian Wewenang dan tanggung jawab Kebijakan Sumber Daya Manusia
  • 10.
    2. Penaksiran Resiko Identifikasi,analisis, dan pengelolaan risiko entitas yang dilakukan manajemen yang berkaitan dengan penyusunan laporan keuangan Contoh :  Manajemen secara rutin menganalisis kelebihan dan kekurangan kompetitor  Adanya divisi khusus yang mengidentifikasi dan menganalisis semua perubahan aturan hukum bisnis yang relevan dengan perusahaan
  • 11.
    3. Aktivitas Pengendalian Kebijakandan prosedur yang dibuat untuk memberikan keyakinan bahwa tujuan perusahaan dapat tercapai. Aktivitas pengendalian yang relevan dengan audit atas laporan keuangan dapat digolongkan sebagai berikut:  Pengendalian pengolahan informasi  Pemisahan fungsi yang memadai (segragation of duties) Contoh : Seorang staf sebaiknya tidak bertanggung jawab terhadap beberapa fungsi yang berhubungan  Pengendalian fisik atas kekayaan dan catatan Contoh : Pembatasan akses ke tempat atau informasi
  • 12.
    3. Aktivitas Pengendalian… Review atas kinerja Contoh : Adanya penilaian kinerja oleh pihak lain Otorisasi Contoh : Beberapa transaksi atau kegiatan harus diotorisasi oleh atasas Dokumen dan catatan yang memadai Contoh : kegiatan atau transaksi yang penting harus didokumentasikan dengan cermat
  • 13.
    4. Informasi danKomunikasi Sistem pengendalian internal yang dibuat haruslah dapat menghasilkan informasi yang dapat dimanfaatkan entitas untuk mencapai tujuan Komunikasi mencakup bagaimana informasi ini disampaikan kepada semua personel yang relevan
  • 14.
    5. Pemantauan /Pengawasan Prosespenilaian kualitas kinerja pengendalian interna; sepanjang waktu Pemantauan idealnya dilakukan oleh orang yang menjalankan aktivitas pengendalian internal tersebut Contohnya:  Supervisor gudang melakukan inspeksi untuk memastikan bahwa semua staf gudang mengirim barang sesuai SOP  Supervisor akuntansi mengecek hasil rekonsiliasi bank yang dikerjakan oleh stafnya