Perbedaan Antara PSAK 45 dan ISAK 35
PSAK 45 ISAK 35
PSAK 45 tentang Pelaporan Keuangan
Entitas Nirlaba telah disahkan oleh Dewan
Standar Akuntansi Keuangan pada tanggal 8
April 2011.
ISAK 35: Penyajian Laporan Keuangan
Entitas Berorientasi NonlabaISAK 35
mengatur tentang penyajian laporan
keuangan entitas berorientasi nonlaba.
Istilah terjemahan atas kata “Not-for-
Profit” sebelumnya dalam PSAK 45
diterjemahkan sebagai “Nirlaba
Istilah terjemahaan kata “Not-for-
Profit” dirubah oleh DSAK IAI dalam ISAK
35 menjadi NonLaba dengan dasar bahwa
sesungguhnya aktivitias utamanya tidak
berorientasi mencari laba namun bukan
berarti tidak menghasilkan laba (nirlaba).
Merevisi PSAK 45 tentang Pelaporan
Keuangan Organisasi Nirlaba yang telah
dikeluarkan pada tanggal 23 Desember 1997
ISAK 35 yang diterbitkan oleh DSAK
IAI merupakan interpretasi dari PSAK 1:
Penyajian Laporan Keuangan paragraf 05
yang memberikan contoh bagaimana entitas
berorientasi nonlaba membuat penyesuaian.
RUANG LINGKUP
PSAK 45 ISAK 35
1. Organisasi nirlaba yang memenuhi
karakteristik sebagai berikut : sumber
daya entitas berasal dari para
penyumbang yang tidak
mengharapkan pembayaran kembali,
menghasilkan barang/jasa tanpa
bertujuan memupuk laba dan tidak
ada kepemilikan
2. Dapat diterapkan oleh pemerintah dan
unit-unit sejenis lainnya sepanjang
tidak bertentangan dengan
perundangan yang berlaku
Ruang lingkup penyajian laporan
keuangan entitas berorientasi non-laba
terlepas dari bentuk badan hukum entitas
tersebut dan juga dapat digunakan oleh
entitas berorientasi non-laba yang memakai
SAK ETAP
JENIS BENTUK LAPORAN KEUANGAN
PSAK 45 ISAK 35
 Laporan Keuangan Organisasi
Nirlaba
 Laporan Posisi Keuangan
 Laporan Posisi Keuangan
 Laporan Penghasilan Komprehensif
 Laporan Perubahan Asset Neto
 Laporan Aktivitas
 Laporan Arus Kas
 Catatan Atas Laporan Keuangan
 Laporan Arus Kas
 Catatan Atas Laporan Keuangan

Ini

  • 1.
    Perbedaan Antara PSAK45 dan ISAK 35 PSAK 45 ISAK 35 PSAK 45 tentang Pelaporan Keuangan Entitas Nirlaba telah disahkan oleh Dewan Standar Akuntansi Keuangan pada tanggal 8 April 2011. ISAK 35: Penyajian Laporan Keuangan Entitas Berorientasi NonlabaISAK 35 mengatur tentang penyajian laporan keuangan entitas berorientasi nonlaba. Istilah terjemahan atas kata “Not-for- Profit” sebelumnya dalam PSAK 45 diterjemahkan sebagai “Nirlaba Istilah terjemahaan kata “Not-for- Profit” dirubah oleh DSAK IAI dalam ISAK 35 menjadi NonLaba dengan dasar bahwa sesungguhnya aktivitias utamanya tidak berorientasi mencari laba namun bukan berarti tidak menghasilkan laba (nirlaba). Merevisi PSAK 45 tentang Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba yang telah dikeluarkan pada tanggal 23 Desember 1997 ISAK 35 yang diterbitkan oleh DSAK IAI merupakan interpretasi dari PSAK 1: Penyajian Laporan Keuangan paragraf 05 yang memberikan contoh bagaimana entitas berorientasi nonlaba membuat penyesuaian. RUANG LINGKUP PSAK 45 ISAK 35 1. Organisasi nirlaba yang memenuhi karakteristik sebagai berikut : sumber daya entitas berasal dari para penyumbang yang tidak mengharapkan pembayaran kembali, menghasilkan barang/jasa tanpa bertujuan memupuk laba dan tidak ada kepemilikan 2. Dapat diterapkan oleh pemerintah dan unit-unit sejenis lainnya sepanjang tidak bertentangan dengan perundangan yang berlaku Ruang lingkup penyajian laporan keuangan entitas berorientasi non-laba terlepas dari bentuk badan hukum entitas tersebut dan juga dapat digunakan oleh entitas berorientasi non-laba yang memakai SAK ETAP JENIS BENTUK LAPORAN KEUANGAN PSAK 45 ISAK 35  Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba  Laporan Posisi Keuangan  Laporan Posisi Keuangan  Laporan Penghasilan Komprehensif  Laporan Perubahan Asset Neto
  • 2.
     Laporan Aktivitas Laporan Arus Kas  Catatan Atas Laporan Keuangan  Laporan Arus Kas  Catatan Atas Laporan Keuangan