HIMPUNAN TERORDE PARSIAL DAN
  HIMPUNAN TERORDE TOTAL


        MELKY M. ROMSERY
           2011-79-103



        REVALDO MUSTAMU
            2011-79-001
RELASI
PENGURUTAN
  PARSIAL



  HIMPUNAN
  TERORDE
   PARSIAL



  HIMPUNAN
TERORDE TOTAL
RELASI PENGURUTAN PARSIAL



Definisi 1. Suatu relasi R pada himpunan S disebut pengurutan
parsial (partial ordering) jika relasi ini bersifat: refleksif, anti-
simetrik, dan transitif. Pengurutan parsial paling terkenal adalah
relasi dan pada himpunan Z dan R.
Relasi dalam himpunan A disebut terurut parsial pada himpunan
A bila dan hanya bila untuk setiap a, b, c A berlaku:
(i) a a
(ii) Bila a b dan b a maka a = b.
(iii) Bila a b dan b c maka a c.
Himpunan A dengan terurut parsial dilambangkan dengan (A, ).
Contoh
Jika R suatu relasi pada himpunan A = {a,b,c,d,e}
seperti pada table berikut . apakah A relasi
Pengurutan Parsial ?
     a b c d e
   a R R R R R
   b   R R   R
   c     R   R
   d       R R
   e         R
HIMPUNAN TERORDE PARSIAL



Himpunan S bersama-sama dengan suatu relasi
pengurutan parsial R pada A dinamakan himpunan
terurut parsial ( Partially Ordered Set ) atau disingkat
sebagai Poset, dilambangkan dengan ( S, R ).

Contoh : Himpunan Z+ adalah himpunan bilangan bulat
positif. Relasi   (kurang atau sama dengan) adalah
sebuah parsial order pada Z+ . Hal ini berlaku pula untuk
relasi .
Perlu diketahui bahwa notasi a ≤ b
menyatakan bahwa (a, b) ∈ R.
Perhatikan bahwa lambang ≤
dipakai untuk menyatakan sebarang
relasi dalam suatu poset, tidak
hanya relasi “kurang dari atau sama
dengan”
HIMPUNAN TERORDE TOTAL




Suatu himpunan terurut       dari himpunan A disebut
terurut total (terurut linear) bila setiap a, b A maka a
b atau b a. Contohnya adalah himpunan bilangan real
R dengan urutan natural x y.
Contoh 1 : Apakah (Z,≤) suatu poset yang terurut total?
Jawab: Ya, sebab untuk semua (pasangan) bilangan
bulat a dan b berlaku a ≤ b atau b ≤ a.
                     +
Contoh 2: Apakah (Z ,|) poset terurut total?
 Jawab: Tidak, sebab poset tersebut mengandung
elemen yang tidak-dapat-dibandingkan seperti 5 dan 7.
Himp. Terorde Parsial & Himp. Terorde Total

Himp. Terorde Parsial & Himp. Terorde Total

  • 1.
    HIMPUNAN TERORDE PARSIALDAN HIMPUNAN TERORDE TOTAL MELKY M. ROMSERY 2011-79-103 REVALDO MUSTAMU 2011-79-001
  • 2.
    RELASI PENGURUTAN PARSIAL HIMPUNAN TERORDE PARSIAL HIMPUNAN TERORDE TOTAL
  • 3.
    RELASI PENGURUTAN PARSIAL Definisi1. Suatu relasi R pada himpunan S disebut pengurutan parsial (partial ordering) jika relasi ini bersifat: refleksif, anti- simetrik, dan transitif. Pengurutan parsial paling terkenal adalah relasi dan pada himpunan Z dan R.
  • 4.
    Relasi dalam himpunanA disebut terurut parsial pada himpunan A bila dan hanya bila untuk setiap a, b, c A berlaku: (i) a a (ii) Bila a b dan b a maka a = b. (iii) Bila a b dan b c maka a c. Himpunan A dengan terurut parsial dilambangkan dengan (A, ).
  • 5.
    Contoh Jika R suaturelasi pada himpunan A = {a,b,c,d,e} seperti pada table berikut . apakah A relasi Pengurutan Parsial ? a b c d e a R R R R R b R R R c R R d R R e R
  • 6.
    HIMPUNAN TERORDE PARSIAL HimpunanS bersama-sama dengan suatu relasi pengurutan parsial R pada A dinamakan himpunan terurut parsial ( Partially Ordered Set ) atau disingkat sebagai Poset, dilambangkan dengan ( S, R ). Contoh : Himpunan Z+ adalah himpunan bilangan bulat positif. Relasi (kurang atau sama dengan) adalah sebuah parsial order pada Z+ . Hal ini berlaku pula untuk relasi .
  • 7.
    Perlu diketahui bahwanotasi a ≤ b menyatakan bahwa (a, b) ∈ R. Perhatikan bahwa lambang ≤ dipakai untuk menyatakan sebarang relasi dalam suatu poset, tidak hanya relasi “kurang dari atau sama dengan”
  • 8.
    HIMPUNAN TERORDE TOTAL Suatuhimpunan terurut dari himpunan A disebut terurut total (terurut linear) bila setiap a, b A maka a b atau b a. Contohnya adalah himpunan bilangan real R dengan urutan natural x y.
  • 9.
    Contoh 1 :Apakah (Z,≤) suatu poset yang terurut total? Jawab: Ya, sebab untuk semua (pasangan) bilangan bulat a dan b berlaku a ≤ b atau b ≤ a. + Contoh 2: Apakah (Z ,|) poset terurut total? Jawab: Tidak, sebab poset tersebut mengandung elemen yang tidak-dapat-dibandingkan seperti 5 dan 7.