• KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran
agama yang dianutnya.
• KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku
jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong
royong, kerjasama, toleran, damai), santun,
responsif dan proaktif, dan menunjukan sikap
sebagai bagian dari solusi atas berbagai
permasalahan dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.
• KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis
pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait
penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.
• KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah
konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara
efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai
kaidah keilmuan.
Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian
Kompetensi
3.1 Menganalisis struktur dan
sifat senyawa hidrokarbon
berdasarkan pemahaman
kekhasan atom karbon dan
penggolongan senyawanya
1. Mendeskripsikan kekhasan
atom karbon dalam senyawa
karbon
2. Membedakan atom C primer,
sekunder, tertier dan kuarterner.
3. Mengelompokkan senyawa
hidrokarbon berdasarkan
kejenuhan ikatan
4. Memberi nama senyawa alkana,
alkena dan alkuna berdasarkan
aturan IUPAC.
5. Mendeskripsikan sifat fisik
alkana, alkena, dan alkuna serta
kegunaannya
Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian
Kompetensi
4.1 Menemukan berbagai
struktur molekul
hidrokarbon dari rumus
molekul yang sama dan
memvisualisasikannya
1. Mengidentifikasi unsur C,
H dan O dalam senyawa
hidrokarbon
2. Mendeskripsikan isomer
pada alkana, alkena, dan
alkuna
3. Menuliskan reaksi
sederhana pada senyawa
alkana, alkena dan alkuna
(reaksi oksidasi, reaksi
adisi, reaksi substitusi,
dan reaksi eliminasi)
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Peserta didik dapat menjelaskan kekhasan
atom karbon berdasarkan data yang
diberikan dengan benar
2. Peserta didik dapat mengelompokkan
rantai karbon berdasarkan data jumlah
ikatan yang diberikan dengan benar
3. Peserta didik dapat mengelompokkan
rantai karbon berdasarkan data bentuk
rantai yang diberikan dengan benar
TUJUAN PEMBELAJARAN
4. Peserta didik dapat menentukan jenis
atom C berdasarkan jumlah atom C yang
terikat pada rantai atom karbon (atom C
primer, sekunder, tersier, dan kuarterner)
5. Peserta didik dapat memberi nama
senyawa alkana berdasarkan aturan IUPAC
6. Peserta didik menjelaskan nama-nama
senyawa hidrokarbon alkana, alkena dan
alkuna.
Atom karbon primer, sekunder, tersier
dan kuartener
Keunikan atom C ??
1
2
2
1
1
1
1
1
2
2
2
4
3
Jenis ikatan karbon
Bedakan :
Butana
(jenuh)
Propuna
(tak jenuh)
Propena
(tak jenuh)
Rantai Atom Karbon
Bedakan :
butana siklobutana benzena
Alifatik, rantai
kabon terbuka
siklik, rantai
kabon
melingkar
Aromatik,
berikatan
konjungat
Hidrokarbon
Berdasarkan
jenis ikatan nya
Berdasarkan
bentuk rantai
karbonnya
Hidrokarbon
jenuh
Hidrokarbon
tak jenuh
alifatik aromatiksiklik
Hidrokarbon Alifatik : 2-metilbutana
Jenuh : Alkana, Tak jenuh: alkuna, alkena Alisiklik : siklobutana Aromatik: benzena
contoh
Penggolongan hidrokarbon
Rumus umum alkana :
Contoh :
CnH2n+2
CH4
C2H6
C3H8
C4H10
dst. . .
Deret homolog Alkana
NO Rumus Molekul Nama
1 CH4
2 C2H6
3 C3H8
4 C4H10
5 C5H12
6 C6H14
7 C7H16
8 C8H18
9 C9H20
10 C10H22
metana
etana
propana
butana
heksana
pentana
heptana
oktana
nonana
dekana
Tentukan rantai induk
atau rantai utama, rantai
induk adalah rantai yang
atom C nya paling Panjang
Rantai utama di beri
nomor, penomoran dimulai
dari ujung yang cabangnya
paling dekat
Urutan pemberian nama :
no. Cabang, nama cabang
(gugus alkil), nama rantai
induk (nama alkana).
Tatanamaalkana
1 2 3
4 5 6
1 2 3 4 5
……………………………………
Rantai cabang lebih dari satu jenis dan sama
Nama cabang diberi awalan : di jika cabang 2 jenis,
tri jika cabang 3 jenis,
tetra jika cabang 4 jenis dst.
H3C — CH — CH — CH3
H3C CH3
2,3-dimetilbutana
H3C — CH2 — CH — CH — CH2 — CH3
CH3 — CH2 CH2 — CH3
H3C — CH — CH — CH — CH2 —
CH3
CH3 CH3 CH3
…………………….………………………………..
Nama cabang diurutkan sesuai urutan abjad.
H3C — CH — CH — CH3
H3C CH2 — CH3
2,3-DImetilpentana
H3C — CH2 — CH — CH — CH2 — CH2 —
CH3
CH3 CH2 — CH2 — CH3
CH3
H3C — CH2 — CH — CH — CH2 — CH2 —
CH3
H3C — CH2 — CH3
…………………………..
Rantai cabang lebih dari satu jenis dan berbeda
………………………………..
Etena
Propena
……….
Pentena
Heksena
……….
Oktena
Nonena
Dekena
C2H4
C3H6
C4H8
C5H10
……….
C7H14
C8H16
………
C10H20
R. MOLEKUL RUMUS STRUKTUR
CH2 = CH2
CH2 = CH2 – CH3
CH2 = CH– CH2 – CH3
………
CH2 = CH2 – (CH2)3 – CH3
CH2 = CH – (CH2)4 – CH3
………
CH2 = CH2 – (CH2)6 – CH3
CH2 = CH2 – (CH2)7 – CH3
NAMA
Berdasarkan rumus umum alkena CnH2n, lengkapi
deret homolog berikut:
H3C − CH — CH = CH — CH2
CH2 — CH3
— C − C — C = C —C
−
Contoh : 1- butena
2- pentena
3 4
— C = C — C — C
—
1 2
12345
TatanamasenyawaAlkena
1 2 3 4 5
6 7
3- heptena
1. Rantai induk harus mengandung ikatan rangkap 2.
2. Penomoran dimulai dari ujung yang paling dekat dengan ikatan rangkap.
Rantai lurus
3. Cara memberi nama : no. Ikatan rangkap – nama alkena
1. Rantai induk pada alkena adalah rantai karbon
terpanjang yang mengandung ikatan rangkap dua C = C.
Nama rantai induk berasal dari nama alkana dimana
akhiran ‘ana’ diganti dengan ‘ena’.
2. Penomoran di mulai dari salah satu ujung rantai induk,
dan ikatan rangkap mendapatkan nomor yg kecil
Rantai induk : 2- heksena (benar) 4-heksena (salah)
1
1
2
2
3
3
4
4
5
5
6
6
Dengan mengacu contoh di atas sekarang
tentukan cara penomorannya, dimulai dari atom C yang
mana? :
CH3 ─ CH2– CH2 ─ CH = CH─ CH3
..........................................??
CH3 ─ CH 2– CH2 ─ CH = CH─ CH2 – CH2 – CH3
..........................................??
3. Nama rantai induk dimulai dengan nomor atom C
pertama yang terikat ke ikatan C=C, diikuti tanda (-)
kemudian nama dari rantai induk.
Contoh :
1CH3 –2C =3CH ─4CH3
CH3
Rantai induk : 2-butena
1CH3 – 2CH=3C ─ 4CH2 – 5CH3
CH3
Rantai induk : 2-pentena
4. Jika terdapat cabang (gugus alkil) pada rantai induk,
beri nama alkil yang sesuai. Aturan lainnya sesuai
dengan tata nama alkana.
Contoh :
CH3
1CH3 – 2CH = 3C ─ 4CH2 – 5CH3
CH3
Rantai induk : 2-pentena
Gugus alkil : 3-metil dan 3-
metil
Jadi : 3,3-dimetil-2-pentena
5CH2 –6CH3
1CH3 – 2CH = 3C ─ 4CH – CH3
CH2 – CH3
Rantai induk : ……………………
Gugus alkil : 3-….. dan …-metil
Jadi : 3-etil-………-2-heksena
Dengan memperhatikan contoh di atas, tentukan
penamaan struktur berikut :
1. CH2 – C = CH ─ CH2 – CH3
CH2 – CH3
.......................................??
2. CH3 – CH2 – CH = C ─ CH2 – CH3
CH2 – CH3
.......................................??
Alkena
Alkena adalah hidrokarbon alifatik
……..dengan ………….rangkap. . . (– C = C –).
Senyawa yang memiliki dua ikatan rangkap
disebut …………
Nah dari contoh yang dikemukakan diatas maka
apakah penggertian ALKENA yang dapat kamu
simpulkan ??????
RUMUS STRUKTUR RUMUS
MOLEKUL
C2H
2
................
..............
R U : CnH2n-2
etuna
propuna
butuna
pentuna
Senyawa alifatik yang mengandung ikatan rangkap 3. C C.
n = 2 → C2H2(2) -2 → C2H2 → HC
CH
n = 3 → C3H2(3) - 2 → C3H4 → HC C — CH3
n = 4 → C4H2(4) - 2 → C4H6 → HC C — CH2 — CH3
n = 5→ C5H2(5) - 2 → C5H8 → HC C — CH2 — CH2 —
CH3
atau, H3C — C C — CH3
atau, H3C — CH2 — C C —
CH3
ContohAlkuna
Rumus Umum : CnH2n - 2
TatanamasenyawaAlkuna
1. Rantai induk harus mengandung ikatan rangkap 3.
2. Penomoran dimulai dari ujung yang paling dekat dengan ikatan rangkap.
Contoh :
H3C — C C — CH2 — CH3
H3C — C C — CH3
HC C — C — CH3
HC C — CH2 — CH2 —
CH3
1- butuna
………..
1- pentuna
…………..
4-etil-2-heksunaCH3 — C C — CH — CH2 — CH3
CH2
CH3
……………….
Alkuna adalah termasuk
………. alifatik …………..dengan
satu ikatan karbon-karbon
rangkap ..............
ALKUNA
Nah dari contoh yang dikemukakan diatas maka
apakah penggertian alkuna yang dapat kamu
simpulkan ??????
Hidrokarbon it

Hidrokarbon it

  • 1.
    • KI 1: Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya. • KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif, dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.
  • 2.
    • KI 3: Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah. • KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.
  • 3.
    Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 3.1Menganalisis struktur dan sifat senyawa hidrokarbon berdasarkan pemahaman kekhasan atom karbon dan penggolongan senyawanya 1. Mendeskripsikan kekhasan atom karbon dalam senyawa karbon 2. Membedakan atom C primer, sekunder, tertier dan kuarterner. 3. Mengelompokkan senyawa hidrokarbon berdasarkan kejenuhan ikatan 4. Memberi nama senyawa alkana, alkena dan alkuna berdasarkan aturan IUPAC. 5. Mendeskripsikan sifat fisik alkana, alkena, dan alkuna serta kegunaannya
  • 4.
    Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 4.1Menemukan berbagai struktur molekul hidrokarbon dari rumus molekul yang sama dan memvisualisasikannya 1. Mengidentifikasi unsur C, H dan O dalam senyawa hidrokarbon 2. Mendeskripsikan isomer pada alkana, alkena, dan alkuna 3. Menuliskan reaksi sederhana pada senyawa alkana, alkena dan alkuna (reaksi oksidasi, reaksi adisi, reaksi substitusi, dan reaksi eliminasi)
  • 5.
    TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Pesertadidik dapat menjelaskan kekhasan atom karbon berdasarkan data yang diberikan dengan benar 2. Peserta didik dapat mengelompokkan rantai karbon berdasarkan data jumlah ikatan yang diberikan dengan benar 3. Peserta didik dapat mengelompokkan rantai karbon berdasarkan data bentuk rantai yang diberikan dengan benar
  • 6.
    TUJUAN PEMBELAJARAN 4. Pesertadidik dapat menentukan jenis atom C berdasarkan jumlah atom C yang terikat pada rantai atom karbon (atom C primer, sekunder, tersier, dan kuarterner) 5. Peserta didik dapat memberi nama senyawa alkana berdasarkan aturan IUPAC 6. Peserta didik menjelaskan nama-nama senyawa hidrokarbon alkana, alkena dan alkuna.
  • 7.
    Atom karbon primer,sekunder, tersier dan kuartener Keunikan atom C ?? 1 2 2 1 1 1 1 1 2 2 2 4 3
  • 8.
    Jenis ikatan karbon Bedakan: Butana (jenuh) Propuna (tak jenuh) Propena (tak jenuh)
  • 9.
    Rantai Atom Karbon Bedakan: butana siklobutana benzena Alifatik, rantai kabon terbuka siklik, rantai kabon melingkar Aromatik, berikatan konjungat
  • 10.
    Hidrokarbon Berdasarkan jenis ikatan nya Berdasarkan bentukrantai karbonnya Hidrokarbon jenuh Hidrokarbon tak jenuh alifatik aromatiksiklik Hidrokarbon Alifatik : 2-metilbutana Jenuh : Alkana, Tak jenuh: alkuna, alkena Alisiklik : siklobutana Aromatik: benzena contoh
  • 12.
    Penggolongan hidrokarbon Rumus umumalkana : Contoh : CnH2n+2 CH4 C2H6 C3H8 C4H10 dst. . .
  • 13.
    Deret homolog Alkana NORumus Molekul Nama 1 CH4 2 C2H6 3 C3H8 4 C4H10 5 C5H12 6 C6H14 7 C7H16 8 C8H18 9 C9H20 10 C10H22 metana etana propana butana heksana pentana heptana oktana nonana dekana
  • 15.
    Tentukan rantai induk ataurantai utama, rantai induk adalah rantai yang atom C nya paling Panjang Rantai utama di beri nomor, penomoran dimulai dari ujung yang cabangnya paling dekat Urutan pemberian nama : no. Cabang, nama cabang (gugus alkil), nama rantai induk (nama alkana). Tatanamaalkana 1 2 3 4 5 6
  • 16.
    1 2 34 5
  • 18.
    …………………………………… Rantai cabang lebihdari satu jenis dan sama Nama cabang diberi awalan : di jika cabang 2 jenis, tri jika cabang 3 jenis, tetra jika cabang 4 jenis dst. H3C — CH — CH — CH3 H3C CH3 2,3-dimetilbutana H3C — CH2 — CH — CH — CH2 — CH3 CH3 — CH2 CH2 — CH3 H3C — CH — CH — CH — CH2 — CH3 CH3 CH3 CH3 …………………….………………………………..
  • 19.
    Nama cabang diurutkansesuai urutan abjad. H3C — CH — CH — CH3 H3C CH2 — CH3 2,3-DImetilpentana H3C — CH2 — CH — CH — CH2 — CH2 — CH3 CH3 CH2 — CH2 — CH3 CH3 H3C — CH2 — CH — CH — CH2 — CH2 — CH3 H3C — CH2 — CH3 ………………………….. Rantai cabang lebih dari satu jenis dan berbeda ………………………………..
  • 21.
    Etena Propena ………. Pentena Heksena ………. Oktena Nonena Dekena C2H4 C3H6 C4H8 C5H10 ………. C7H14 C8H16 ……… C10H20 R. MOLEKUL RUMUSSTRUKTUR CH2 = CH2 CH2 = CH2 – CH3 CH2 = CH– CH2 – CH3 ……… CH2 = CH2 – (CH2)3 – CH3 CH2 = CH – (CH2)4 – CH3 ……… CH2 = CH2 – (CH2)6 – CH3 CH2 = CH2 – (CH2)7 – CH3 NAMA Berdasarkan rumus umum alkena CnH2n, lengkapi deret homolog berikut:
  • 22.
    H3C − CH— CH = CH — CH2 CH2 — CH3 — C − C — C = C —C − Contoh : 1- butena 2- pentena 3 4 — C = C — C — C — 1 2 12345 TatanamasenyawaAlkena 1 2 3 4 5 6 7 3- heptena 1. Rantai induk harus mengandung ikatan rangkap 2. 2. Penomoran dimulai dari ujung yang paling dekat dengan ikatan rangkap. Rantai lurus 3. Cara memberi nama : no. Ikatan rangkap – nama alkena
  • 23.
    1. Rantai indukpada alkena adalah rantai karbon terpanjang yang mengandung ikatan rangkap dua C = C. Nama rantai induk berasal dari nama alkana dimana akhiran ‘ana’ diganti dengan ‘ena’. 2. Penomoran di mulai dari salah satu ujung rantai induk, dan ikatan rangkap mendapatkan nomor yg kecil
  • 24.
    Rantai induk :2- heksena (benar) 4-heksena (salah) 1 1 2 2 3 3 4 4 5 5 6 6
  • 25.
    Dengan mengacu contohdi atas sekarang tentukan cara penomorannya, dimulai dari atom C yang mana? : CH3 ─ CH2– CH2 ─ CH = CH─ CH3 ..........................................?? CH3 ─ CH 2– CH2 ─ CH = CH─ CH2 – CH2 – CH3 ..........................................??
  • 26.
    3. Nama rantaiinduk dimulai dengan nomor atom C pertama yang terikat ke ikatan C=C, diikuti tanda (-) kemudian nama dari rantai induk. Contoh : 1CH3 –2C =3CH ─4CH3 CH3 Rantai induk : 2-butena 1CH3 – 2CH=3C ─ 4CH2 – 5CH3 CH3 Rantai induk : 2-pentena
  • 27.
    4. Jika terdapatcabang (gugus alkil) pada rantai induk, beri nama alkil yang sesuai. Aturan lainnya sesuai dengan tata nama alkana. Contoh : CH3 1CH3 – 2CH = 3C ─ 4CH2 – 5CH3 CH3 Rantai induk : 2-pentena Gugus alkil : 3-metil dan 3- metil Jadi : 3,3-dimetil-2-pentena 5CH2 –6CH3 1CH3 – 2CH = 3C ─ 4CH – CH3 CH2 – CH3 Rantai induk : …………………… Gugus alkil : 3-….. dan …-metil Jadi : 3-etil-………-2-heksena
  • 28.
    Dengan memperhatikan contohdi atas, tentukan penamaan struktur berikut : 1. CH2 – C = CH ─ CH2 – CH3 CH2 – CH3 .......................................?? 2. CH3 – CH2 – CH = C ─ CH2 – CH3 CH2 – CH3 .......................................??
  • 29.
    Alkena Alkena adalah hidrokarbonalifatik ……..dengan ………….rangkap. . . (– C = C –). Senyawa yang memiliki dua ikatan rangkap disebut ………… Nah dari contoh yang dikemukakan diatas maka apakah penggertian ALKENA yang dapat kamu simpulkan ??????
  • 31.
  • 32.
    etuna propuna butuna pentuna Senyawa alifatik yangmengandung ikatan rangkap 3. C C. n = 2 → C2H2(2) -2 → C2H2 → HC CH n = 3 → C3H2(3) - 2 → C3H4 → HC C — CH3 n = 4 → C4H2(4) - 2 → C4H6 → HC C — CH2 — CH3 n = 5→ C5H2(5) - 2 → C5H8 → HC C — CH2 — CH2 — CH3 atau, H3C — C C — CH3 atau, H3C — CH2 — C C — CH3 ContohAlkuna Rumus Umum : CnH2n - 2
  • 33.
    TatanamasenyawaAlkuna 1. Rantai indukharus mengandung ikatan rangkap 3. 2. Penomoran dimulai dari ujung yang paling dekat dengan ikatan rangkap. Contoh : H3C — C C — CH2 — CH3 H3C — C C — CH3 HC C — C — CH3 HC C — CH2 — CH2 — CH3 1- butuna ……….. 1- pentuna ………….. 4-etil-2-heksunaCH3 — C C — CH — CH2 — CH3 CH2 CH3
  • 34.
  • 35.
    Alkuna adalah termasuk ……….alifatik …………..dengan satu ikatan karbon-karbon rangkap .............. ALKUNA Nah dari contoh yang dikemukakan diatas maka apakah penggertian alkuna yang dapat kamu simpulkan ??????