HIDROKARBOHIDROKARBO
NN
SENYAWA KARBONSENYAWA KARBON
Senyawa karbon organik:
senyawa karbon yang berasal
dari mahluk hidup.
Senyawa karbon anorganik
senyawa karbon yang berasal
bukan dari mahluk hidup.
Contoh:
1. Gula
2. Lemak
3. Protein
4. Minyak bumi
Contoh:
1. CaCO3
2. CO2
3. H2C2O4
4. HCN
IDENTIFIKASI SENYAWA KARBON
Uap H2O menunjukkan adanya Hidrogen
CO2 + Ca(OH)2 CaCO3 + H2O
keruh
Adanya CO2 menunjukkan adanya karbon
Sampel + CuO (oksidator)
KEUNIKAN ATOM KARBON
1. Dapat membentuk 4 ikatan kovalen dengan atom C
lainnya.
2. Dapat membentuk rantai karbon, sehingga jenis
senyawanya menjadi sangat banyak.
Mengapa Atom lain tidak bisa ?
Karena:
1. Atom C memiliki 4 elektron valensi.
2. Atom C memiliki jari-jari atom yang relatif kecil.
+
C
CC C
C C
CH3
C
CC
CC
C
CH3
CH
CH3
CH3CH
CC
H
H
H
HH
H
H
H
H
H
H
H
H
H
H
H
H
H
H H
HH
H
H
Alifatik Siklik
C
CC
C
C
C
C
C
CC CC
BERDASARKAN POSISINYA ADA 4
JENIS ATOM C
Primer
Tersier
Skunder
Kwarterner
C
CC
C
C
C
C
C
CC CC
Setiap satu atom C membentuk 4 ikatan
kovalen dengan atom lain. Pada
Hidrokarbon jika tidak mengikat C
berarti mengikat H
Mengikat 1 atom C maka
harus mengikat 3 atom H.
menjadi -CH3
Mengikat 2 atom C maka
harus mengikat 2 atom H.
menjadi -CH2-
Mengikat 3 atom C
maka harus mengikat 1
atom H. menjadi
CHMengikat 4 atom C
maka tidak mengikat
atom H. lagi
C
C
CHCH3
CH3
CH3
CH3
CH3
CH2
CH2CH3 CHCH2
Di lengkapi dengan H menjadi
Catatan:
Berapa kebutuhan H untuk setiap atom C ?
C
CC
C
C
C
C
C
CC C
Lengkapilah dengan atom H !
C
C C
Setiap satu atom C harus memiliki 4 ikatan
HIDRO KARBON
ALIFATIK SIKLIK
ALKANA ALKENA ALKUNA
C - C C = C C = C
CnH2n+2 CnH2n
CnH2n-2
jenuh
Tidak jenuh
SIKLO ALKANA AROMATIK
CC C
CC
H
H
H
H
H H
HH
H
H
DERET ALKANADERET ALKANA
1.1. MetanaMetana :: CHCH44
2.2. EtanaEtana :: CC22 HH66 / CH/ CH33 -CH-CH33
3.3. PropanaPropana :: CC33 HH88 / CH/ CH33 -CH-CH22 -CH-CH33
4.4. ButanaButana :: CC44 HH1010 / CH/ CH33 - (CH- (CH22 ))22 -CH-CH33
5.5. PentanaPentana :: CC55 HH1212 / CH/ CH33 -(CH-(CH22 ))33 -CH-CH33
6.6. HeksanaHeksana :: CC66 HH1414 / CH/ CH33 -(CH-(CH22 ))44 -CH-CH33
7.7. HeptanaHeptana :: CC77 HH1616 / CH/ CH33 -(CH-(CH22 ))55 -CH-CH33
8.8. OktanaOktana :: CC88 HH1818 / CH/ CH33 -(CH-(CH22 ))66 -CH-CH33
9.9. NonanaNonana :: CC99 HH2020 / CH/ CH33 -(CH-(CH22 ))77 -CH-CH33
10.10. DekanaDekana :: CC1010 HH2222 / CH/ CH33 -(CH-(CH22 ))88 -CH-CH33
Penting : Harus hafal
Alkil ( R ) – Alkana yang kehilangan 1 atom HAlkil ( R ) – Alkana yang kehilangan 1 atom H
1.1. MetilMetil --CHCH33
2.2. EtilEtil -C-C22 HH55 / -CH/ -CH22 -CH-CH33
3.3. PropilPropil -C-C33 HH77 / -CH/ -CH22 -CH-CH22 -CH-CH33
IsopropilIsopropil -CH-CH-CH-CH33
CHCH33
4.4. ButilButil -C-C44 HH99 / -CH/ -CH22 - CH- CH22 -CH-CH22 -CH-CH33
-CH-CH22 - CH-CH- CH-CH33
CHCH33
-CH- CH-CH- CH22 -CH-CH33
Isobutil
Sek.butil
-C - CH-C - CH33
CH3
CH3
Ters.butil
Tata nama senyawa alkanaTata nama senyawa alkana
1.1. Tentukan rantai terpanjang (Tentukan rantai terpanjang (tidak harus lurustidak harus lurus ))
sebagai rantaisebagai rantai utama/utama/induk. (sedemikian hinggainduk. (sedemikian hingga
jumlah cabang menjadi paling banyak)jumlah cabang menjadi paling banyak)
2.2. Tentukan jenis dan nama cabang (gugus yangTentukan jenis dan nama cabang (gugus yang
tidak berada pada rantai utama)tidak berada pada rantai utama)
3.3. Berikan penomoran atom C rantai induk, dimulaiBerikan penomoran atom C rantai induk, dimulai
dengan atom C ujung yang terdekat dengandengan atom C ujung yang terdekat dengan
cabang.cabang.
4.4. Tuliskan nama dengan urutan:Tuliskan nama dengan urutan:
5.5. Urutan penulisan cabang berdasar abjadUrutan penulisan cabang berdasar abjad
6.6. Jika ada cabang yang sama lebih dari satu, namaJika ada cabang yang sama lebih dari satu, nama
cabang diberi awalan : di = 2 tri =3 tetra = 4cabang diberi awalan : di = 2 tri =3 tetra = 4
penta = 5 heksa = 6 dstpenta = 5 heksa = 6 dst
Letak cabang – nama cabang – nama alkana
C
CHCH3
CH3
CH3
CH3
CH3
CH2
CH2CH3 CHCH2
Tuliskan nama dari senyawa berikut
1.
CH
CHCH3
CH3
CH3
CH3
CH2CH3 CCH2
CH3
2.
Etil
Etil
metil
3. CH
CH2CH3
CH3
CH3
CH3
CHCH3 CHCH2
4. C(CH3)2 CH3CH(CH3)2 CH(CH3)CH2
5. CH
CH2C2H5
CH3
CH3
CH3
CHCH3 CHCH2
C CH3CHCH3 CHCH2
CH3
CH3
CH3
CH3
1 2 3 4 5 6
CH2
CH3
Tuliskan rumus strukturTuliskan rumus struktur
daridari
1.1. 2,4-dimetil 4-isopropil heptana2,4-dimetil 4-isopropil heptana
2.2. 3-etil 2,5,5- trimetil oktana3-etil 2,5,5- trimetil oktana
3.3. 2,4,5-trimetil 3-isopropil heptana2,4,5-trimetil 3-isopropil heptana
4.4. 4-ters.butil 3-etil 2,4,5-trimetil oktana4-ters.butil 3-etil 2,4,5-trimetil oktana
Periksalah penamaan berikutPeriksalah penamaan berikut
benar atau salahbenar atau salah
1.1. 2,4-dimetil 4-etil heptana2,4-dimetil 4-etil heptana
2.2. 2-etil 2,5,5- trimetil oktana2-etil 2,5,5- trimetil oktana
3.3. 2,4,7-trimetil 3-isopropil heptana2,4,7-trimetil 3-isopropil heptana
4.4. 4-isobutil 3-etil 2,4,5-trimetil oktana4-isobutil 3-etil 2,4,5-trimetil oktana
5.5. 1,3- dimetil pentana1,3- dimetil pentana
6.6. 3,5-dimetil heksana /2,4-dimetil3,5-dimetil heksana /2,4-dimetil
heksanaheksana
Tata nama senyawa alkena
1.1. Tentukan rantai terpanjang (tidak harus lurus) sebagaiTentukan rantai terpanjang (tidak harus lurus) sebagai
rantai induk. (ikatan rangkap harus berada pada rantairantai induk. (ikatan rangkap harus berada pada rantai
induk)induk)
2.2. Tentukan jenis dan nama cabang (gugus yang tidakTentukan jenis dan nama cabang (gugus yang tidak
berada pada rantai utama)berada pada rantai utama)
3.3. Berikan penomoran atom C rantai induk, dimulai denganBerikan penomoran atom C rantai induk, dimulai dengan
atom C ujung yang terdekat dengan ikatan rangkap.atom C ujung yang terdekat dengan ikatan rangkap.
4.4. Tuliskan nama dengan urutan:Tuliskan nama dengan urutan:
5.5. Urutan penulisan cabang berdasar abjadUrutan penulisan cabang berdasar abjad
6.6. Jika ada cabang yang sama lebih dari satu, nama cabangJika ada cabang yang sama lebih dari satu, nama cabang
diberi awalan : di = 2 tri =3 tetra = 4 penta = 5diberi awalan : di = 2 tri =3 tetra = 4 penta = 5
heksa = 6 dstheksa = 6 dst
Letak cabang – nama cabang – letak ikatan rangkap -alkena
CH
CHCH3
CH3
CH3
CH3
CHCH2 CCH2
CH3
3.
CH
CCH3
CH3
CH3
CH2
CH2CH3 CCH2
CH3
1.
C
CHCH3
CH3
CH3
CH3
CH2CH3 CCH
CH3
2.
Tuliskan nama dari
Keisomeran
Senyawa dengan rumus molekul sama
tetapi rumus strukturnya berbeda.
Keisomeran
Keisomeran struktur Keisomeran ruang
PosisiKerangka OptikGeometri
Keisomeran pada Alkana
1. Isomer Kerangka.
Rumus molekulnya sama tetapi kerangkanya
berbeda.
CH
CH3
CH3CH3 CH2 CH2 CH3CH2CH3 CH2
2-metil butana n-pentana
Meliputi 1. Isomer kerangka
2. Isomer posisi
Rumus molekul
C5H12
2. Isomer Posisi.
Rumus molekul sama posisi gugus/cabangnya berbeda.
CH
CH3
CH3CH3 CH2 CH2 CH3CH2CH3 CH
2-metil pentana 3 metil-pentana
CH2
CH3
Latihan :
• Tentukan isomer-isomer yang mungkin dari:
A. Butana. C. Heksana E. Oktana
B. Pentana D. Heptana
Keisomeran pada Alkena
1. Isomer Geometri
Rumus molekul sama struktur ruang geometrinya berbeda.
C
H
HCH3
C
Meliputi 1. Isomer kerangka
2. Isomer posisi
3. Isomer Geometri
CH3
C
H
CH3
CH3
C
H
Perhatikan perbedaan kedua rumus struktur tersebut !
C
H
HCH3
C
CH3
C
H
CH3CH3
C
H
Karena keduanya berbeda maka namanya juga harus berbeda
Trans 2- butena Cis 2- butena
Untuk Membedakan namanya
*Untuk posisi bersebrangan diberi awalan Trans.
*Untuk posisi searah diberi awalan Cis.
Apakah semua alkena memiliki isomer GEOMETRI ?
Alkena memiliki isomer geometri jika :
1. Kedua atom C ikatan rangkap setidaknya mengikat
satu gugus atau atom yang sama.
2. Pada satu atom C ikatan rangkap tidak boleh
mengikat atom/gugus yang sama.
C
H
ClCH3
C
CH2-CH3
C
CH3
CH3
CH3
C
H
C
H
HCH3
C
H
C
Cl
ClCH3
C
Br
Periksalah Apakah alkena dibawah ini punya isomer geometri atau tidak !
a
c. d
b.
Isomer Optik
Senyawa dengan rumus molekul sama tetapi kemampuan
memutar bidang cahaya terpolarisasi yang berbeda.
Senyawa bersifat Optis aktif, jika senyawa tersebut
memiliki atom C Asimetris. (atom C yang
mengikat 4 atom / gugus yang berbeda)
Zat Optis Aktif
C*
COOH
CH3OH
CH2-CH3
Atom C Asimetris
C*
COOH
CH3 OH
CH2-CH3
Cermin
Memutar kekiri Memutar kekanan
(D) As.2-hidroksi 2 metil
butanoat
(L) As.2-hidroksi 2 metil
butanoat
Periksalah apakah senyawa berikutPeriksalah apakah senyawa berikut
memiliki isomer geometri atau tidakmemiliki isomer geometri atau tidak
! Jika ya gambarkan struktur trans! Jika ya gambarkan struktur trans
senyawa tersebut.senyawa tersebut.
 3-metil 2-pentena3-metil 2-pentena
 3,4-dimetil 3-heptena3,4-dimetil 3-heptena
 3-etil 2-pentena3-etil 2-pentena
 2-metil 2-butena2-metil 2-butena
 2,4- dimetil 3-heksena2,4- dimetil 3-heksena
 3-metil-1-butena3-metil-1-butena
 2-pentena2-pentena
SIFAT FISIK HIDROKARBON
1. Semakin banyak jumlah atom C nya
(Mr semakin besar) maka semakin tinggi titik
leleh dan titik didihnya.
2. Untuk isomer-isomer alkana, semakin banyak
cabangnya semakin rendah titik didihnya.
3. Hidrokarbon tidak larut dalam air, lebih mudah
dalam pelarut non polar.
SIFAT KIMIA HIDROKARBON
Reaksi pada alkana.
Alkana umumnya sukar bereaksi sehingga disebut PARAFIN
1. Pembakaran.
a. Pembakaran sempurna alkana akan menghasilkan gas
CO2 dan H2O
CxHy + O2 CO2(g) + H2O(g)
b. Pembakaran tidak sempurna alkana
menghasilkan
gas CO / C dan H2O(g)
CxHy + O2 CO (g) + C(s) + H2O(g)
2. Reaksi Substitusi (pergantian atom/gugus)
Atom H dalam alkana dapat diganti dengan atom/gugus
lain (terutama halogen F, Cl, Br dan I)
C
H
H
H
H + Cl2 C
H
HCl
H
H Cl +
CH
CH3
CH3CH3
Cl2+ C
CH3
CH3 +CH3
Cl
HCl
Hidrogen paling reaktif
Keraktifan H sama
3. Reaksi Perengkahan / craking (Pemecahan rantai)
Reaksi perengkahan /pemecahan rantai digunakan untuk
mengubah alkana rantai panjang menjadi rantai pendek.
Contohnya pada pengolahan Premium.
CC1414HH3030 CC77HH1414CC77HH1616 +
Bahan baku premium
Bensin premium merupakan campuran antara hasil
penyulingan dan hasil reaksi perengkahan.
Reaksi pada Alkena
1. Reaksi Pembakaran.
Pembakaran alkena umumnya tidak sempurna, karena
kadar C nya tinggi. Agar pembakaran berlangsung
sempurna memerlukan O2 lebih banyak.
2. Reaksi Adisi (penambahan/penjenuhan)
a. Adisi gas Hidrogen:
CH CH3CH2 H2+ CH2 CH3CH3
b. Adisi klorin
CH CH3CH2 Cl2+ CH CH3CH2
Cl Cl
c. Adisi asam Halida
Pada adisi alkena dengan asam halida (HX) berlaku
aturan Markovnikov,
Atom H dari asam halida akan diikat oleh atom C
ikatan rangkap yang mengikat H lebih banyak.
(atom C yang lebih dekat dengan ujung)
CH CH3CH2 HCl+ CH CH3CH2
H Cl
Propena 2-kloro Propana
CH CH3CH HCl+CH2CH3
CH CH3CHCH2CH3
HCl
2-Pentena 2-Kloro Pentana

Hidro karbon (kimia SMA)

  • 1.
  • 2.
    SENYAWA KARBONSENYAWA KARBON Senyawakarbon organik: senyawa karbon yang berasal dari mahluk hidup. Senyawa karbon anorganik senyawa karbon yang berasal bukan dari mahluk hidup. Contoh: 1. Gula 2. Lemak 3. Protein 4. Minyak bumi Contoh: 1. CaCO3 2. CO2 3. H2C2O4 4. HCN
  • 3.
    IDENTIFIKASI SENYAWA KARBON UapH2O menunjukkan adanya Hidrogen CO2 + Ca(OH)2 CaCO3 + H2O keruh Adanya CO2 menunjukkan adanya karbon Sampel + CuO (oksidator)
  • 4.
    KEUNIKAN ATOM KARBON 1.Dapat membentuk 4 ikatan kovalen dengan atom C lainnya. 2. Dapat membentuk rantai karbon, sehingga jenis senyawanya menjadi sangat banyak. Mengapa Atom lain tidak bisa ? Karena: 1. Atom C memiliki 4 elektron valensi. 2. Atom C memiliki jari-jari atom yang relatif kecil. +
  • 5.
  • 6.
    C CC C C C C C CC CC BERDASARKAN POSISINYAADA 4 JENIS ATOM C Primer Tersier Skunder Kwarterner
  • 7.
    C CC C C C C C CC CC Setiap satuatom C membentuk 4 ikatan kovalen dengan atom lain. Pada Hidrokarbon jika tidak mengikat C berarti mengikat H Mengikat 1 atom C maka harus mengikat 3 atom H. menjadi -CH3 Mengikat 2 atom C maka harus mengikat 2 atom H. menjadi -CH2- Mengikat 3 atom C maka harus mengikat 1 atom H. menjadi CHMengikat 4 atom C maka tidak mengikat atom H. lagi C
  • 8.
    C CHCH3 CH3 CH3 CH3 CH3 CH2 CH2CH3 CHCH2 Di lengkapidengan H menjadi Catatan: Berapa kebutuhan H untuk setiap atom C ?
  • 9.
    C CC C C C C C CC C Lengkapilah denganatom H ! C C C Setiap satu atom C harus memiliki 4 ikatan
  • 10.
    HIDRO KARBON ALIFATIK SIKLIK ALKANAALKENA ALKUNA C - C C = C C = C CnH2n+2 CnH2n CnH2n-2 jenuh Tidak jenuh SIKLO ALKANA AROMATIK CC C CC H H H H H H HH H H
  • 11.
    DERET ALKANADERET ALKANA 1.1.MetanaMetana :: CHCH44 2.2. EtanaEtana :: CC22 HH66 / CH/ CH33 -CH-CH33 3.3. PropanaPropana :: CC33 HH88 / CH/ CH33 -CH-CH22 -CH-CH33 4.4. ButanaButana :: CC44 HH1010 / CH/ CH33 - (CH- (CH22 ))22 -CH-CH33 5.5. PentanaPentana :: CC55 HH1212 / CH/ CH33 -(CH-(CH22 ))33 -CH-CH33 6.6. HeksanaHeksana :: CC66 HH1414 / CH/ CH33 -(CH-(CH22 ))44 -CH-CH33 7.7. HeptanaHeptana :: CC77 HH1616 / CH/ CH33 -(CH-(CH22 ))55 -CH-CH33 8.8. OktanaOktana :: CC88 HH1818 / CH/ CH33 -(CH-(CH22 ))66 -CH-CH33 9.9. NonanaNonana :: CC99 HH2020 / CH/ CH33 -(CH-(CH22 ))77 -CH-CH33 10.10. DekanaDekana :: CC1010 HH2222 / CH/ CH33 -(CH-(CH22 ))88 -CH-CH33 Penting : Harus hafal
  • 13.
    Alkil ( R) – Alkana yang kehilangan 1 atom HAlkil ( R ) – Alkana yang kehilangan 1 atom H 1.1. MetilMetil --CHCH33 2.2. EtilEtil -C-C22 HH55 / -CH/ -CH22 -CH-CH33 3.3. PropilPropil -C-C33 HH77 / -CH/ -CH22 -CH-CH22 -CH-CH33 IsopropilIsopropil -CH-CH-CH-CH33 CHCH33 4.4. ButilButil -C-C44 HH99 / -CH/ -CH22 - CH- CH22 -CH-CH22 -CH-CH33 -CH-CH22 - CH-CH- CH-CH33 CHCH33 -CH- CH-CH- CH22 -CH-CH33 Isobutil Sek.butil -C - CH-C - CH33 CH3 CH3 Ters.butil
  • 14.
    Tata nama senyawaalkanaTata nama senyawa alkana 1.1. Tentukan rantai terpanjang (Tentukan rantai terpanjang (tidak harus lurustidak harus lurus )) sebagai rantaisebagai rantai utama/utama/induk. (sedemikian hinggainduk. (sedemikian hingga jumlah cabang menjadi paling banyak)jumlah cabang menjadi paling banyak) 2.2. Tentukan jenis dan nama cabang (gugus yangTentukan jenis dan nama cabang (gugus yang tidak berada pada rantai utama)tidak berada pada rantai utama) 3.3. Berikan penomoran atom C rantai induk, dimulaiBerikan penomoran atom C rantai induk, dimulai dengan atom C ujung yang terdekat dengandengan atom C ujung yang terdekat dengan cabang.cabang. 4.4. Tuliskan nama dengan urutan:Tuliskan nama dengan urutan: 5.5. Urutan penulisan cabang berdasar abjadUrutan penulisan cabang berdasar abjad 6.6. Jika ada cabang yang sama lebih dari satu, namaJika ada cabang yang sama lebih dari satu, nama cabang diberi awalan : di = 2 tri =3 tetra = 4cabang diberi awalan : di = 2 tri =3 tetra = 4 penta = 5 heksa = 6 dstpenta = 5 heksa = 6 dst Letak cabang – nama cabang – nama alkana
  • 15.
    C CHCH3 CH3 CH3 CH3 CH3 CH2 CH2CH3 CHCH2 Tuliskan namadari senyawa berikut 1. CH CHCH3 CH3 CH3 CH3 CH2CH3 CCH2 CH3 2. Etil Etil metil
  • 16.
    3. CH CH2CH3 CH3 CH3 CH3 CHCH3 CHCH2 4.C(CH3)2 CH3CH(CH3)2 CH(CH3)CH2 5. CH CH2C2H5 CH3 CH3 CH3 CHCH3 CHCH2 C CH3CHCH3 CHCH2 CH3 CH3 CH3 CH3 1 2 3 4 5 6 CH2 CH3
  • 17.
    Tuliskan rumus strukturTuliskanrumus struktur daridari 1.1. 2,4-dimetil 4-isopropil heptana2,4-dimetil 4-isopropil heptana 2.2. 3-etil 2,5,5- trimetil oktana3-etil 2,5,5- trimetil oktana 3.3. 2,4,5-trimetil 3-isopropil heptana2,4,5-trimetil 3-isopropil heptana 4.4. 4-ters.butil 3-etil 2,4,5-trimetil oktana4-ters.butil 3-etil 2,4,5-trimetil oktana
  • 18.
    Periksalah penamaan berikutPeriksalahpenamaan berikut benar atau salahbenar atau salah 1.1. 2,4-dimetil 4-etil heptana2,4-dimetil 4-etil heptana 2.2. 2-etil 2,5,5- trimetil oktana2-etil 2,5,5- trimetil oktana 3.3. 2,4,7-trimetil 3-isopropil heptana2,4,7-trimetil 3-isopropil heptana 4.4. 4-isobutil 3-etil 2,4,5-trimetil oktana4-isobutil 3-etil 2,4,5-trimetil oktana 5.5. 1,3- dimetil pentana1,3- dimetil pentana 6.6. 3,5-dimetil heksana /2,4-dimetil3,5-dimetil heksana /2,4-dimetil heksanaheksana
  • 19.
    Tata nama senyawaalkena 1.1. Tentukan rantai terpanjang (tidak harus lurus) sebagaiTentukan rantai terpanjang (tidak harus lurus) sebagai rantai induk. (ikatan rangkap harus berada pada rantairantai induk. (ikatan rangkap harus berada pada rantai induk)induk) 2.2. Tentukan jenis dan nama cabang (gugus yang tidakTentukan jenis dan nama cabang (gugus yang tidak berada pada rantai utama)berada pada rantai utama) 3.3. Berikan penomoran atom C rantai induk, dimulai denganBerikan penomoran atom C rantai induk, dimulai dengan atom C ujung yang terdekat dengan ikatan rangkap.atom C ujung yang terdekat dengan ikatan rangkap. 4.4. Tuliskan nama dengan urutan:Tuliskan nama dengan urutan: 5.5. Urutan penulisan cabang berdasar abjadUrutan penulisan cabang berdasar abjad 6.6. Jika ada cabang yang sama lebih dari satu, nama cabangJika ada cabang yang sama lebih dari satu, nama cabang diberi awalan : di = 2 tri =3 tetra = 4 penta = 5diberi awalan : di = 2 tri =3 tetra = 4 penta = 5 heksa = 6 dstheksa = 6 dst Letak cabang – nama cabang – letak ikatan rangkap -alkena
  • 20.
  • 21.
    Keisomeran Senyawa dengan rumusmolekul sama tetapi rumus strukturnya berbeda. Keisomeran Keisomeran struktur Keisomeran ruang PosisiKerangka OptikGeometri
  • 22.
    Keisomeran pada Alkana 1.Isomer Kerangka. Rumus molekulnya sama tetapi kerangkanya berbeda. CH CH3 CH3CH3 CH2 CH2 CH3CH2CH3 CH2 2-metil butana n-pentana Meliputi 1. Isomer kerangka 2. Isomer posisi Rumus molekul C5H12
  • 23.
    2. Isomer Posisi. Rumusmolekul sama posisi gugus/cabangnya berbeda. CH CH3 CH3CH3 CH2 CH2 CH3CH2CH3 CH 2-metil pentana 3 metil-pentana CH2 CH3 Latihan : • Tentukan isomer-isomer yang mungkin dari: A. Butana. C. Heksana E. Oktana B. Pentana D. Heptana
  • 24.
    Keisomeran pada Alkena 1.Isomer Geometri Rumus molekul sama struktur ruang geometrinya berbeda. C H HCH3 C Meliputi 1. Isomer kerangka 2. Isomer posisi 3. Isomer Geometri CH3 C H CH3 CH3 C H Perhatikan perbedaan kedua rumus struktur tersebut !
  • 25.
    C H HCH3 C CH3 C H CH3CH3 C H Karena keduanya berbedamaka namanya juga harus berbeda Trans 2- butena Cis 2- butena Untuk Membedakan namanya *Untuk posisi bersebrangan diberi awalan Trans. *Untuk posisi searah diberi awalan Cis.
  • 26.
    Apakah semua alkenamemiliki isomer GEOMETRI ? Alkena memiliki isomer geometri jika : 1. Kedua atom C ikatan rangkap setidaknya mengikat satu gugus atau atom yang sama. 2. Pada satu atom C ikatan rangkap tidak boleh mengikat atom/gugus yang sama. C H ClCH3 C CH2-CH3 C CH3 CH3 CH3 C H C H HCH3 C H C Cl ClCH3 C Br Periksalah Apakah alkena dibawah ini punya isomer geometri atau tidak ! a c. d b.
  • 27.
    Isomer Optik Senyawa denganrumus molekul sama tetapi kemampuan memutar bidang cahaya terpolarisasi yang berbeda. Senyawa bersifat Optis aktif, jika senyawa tersebut memiliki atom C Asimetris. (atom C yang mengikat 4 atom / gugus yang berbeda) Zat Optis Aktif
  • 28.
    C* COOH CH3OH CH2-CH3 Atom C Asimetris C* COOH CH3OH CH2-CH3 Cermin Memutar kekiri Memutar kekanan (D) As.2-hidroksi 2 metil butanoat (L) As.2-hidroksi 2 metil butanoat
  • 29.
    Periksalah apakah senyawaberikutPeriksalah apakah senyawa berikut memiliki isomer geometri atau tidakmemiliki isomer geometri atau tidak ! Jika ya gambarkan struktur trans! Jika ya gambarkan struktur trans senyawa tersebut.senyawa tersebut.  3-metil 2-pentena3-metil 2-pentena  3,4-dimetil 3-heptena3,4-dimetil 3-heptena  3-etil 2-pentena3-etil 2-pentena  2-metil 2-butena2-metil 2-butena  2,4- dimetil 3-heksena2,4- dimetil 3-heksena  3-metil-1-butena3-metil-1-butena  2-pentena2-pentena
  • 30.
    SIFAT FISIK HIDROKARBON 1.Semakin banyak jumlah atom C nya (Mr semakin besar) maka semakin tinggi titik leleh dan titik didihnya. 2. Untuk isomer-isomer alkana, semakin banyak cabangnya semakin rendah titik didihnya. 3. Hidrokarbon tidak larut dalam air, lebih mudah dalam pelarut non polar.
  • 31.
    SIFAT KIMIA HIDROKARBON Reaksipada alkana. Alkana umumnya sukar bereaksi sehingga disebut PARAFIN 1. Pembakaran. a. Pembakaran sempurna alkana akan menghasilkan gas CO2 dan H2O CxHy + O2 CO2(g) + H2O(g) b. Pembakaran tidak sempurna alkana menghasilkan gas CO / C dan H2O(g) CxHy + O2 CO (g) + C(s) + H2O(g)
  • 32.
    2. Reaksi Substitusi(pergantian atom/gugus) Atom H dalam alkana dapat diganti dengan atom/gugus lain (terutama halogen F, Cl, Br dan I) C H H H H + Cl2 C H HCl H H Cl + CH CH3 CH3CH3 Cl2+ C CH3 CH3 +CH3 Cl HCl Hidrogen paling reaktif Keraktifan H sama
  • 33.
    3. Reaksi Perengkahan/ craking (Pemecahan rantai) Reaksi perengkahan /pemecahan rantai digunakan untuk mengubah alkana rantai panjang menjadi rantai pendek. Contohnya pada pengolahan Premium. CC1414HH3030 CC77HH1414CC77HH1616 + Bahan baku premium Bensin premium merupakan campuran antara hasil penyulingan dan hasil reaksi perengkahan.
  • 34.
    Reaksi pada Alkena 1.Reaksi Pembakaran. Pembakaran alkena umumnya tidak sempurna, karena kadar C nya tinggi. Agar pembakaran berlangsung sempurna memerlukan O2 lebih banyak. 2. Reaksi Adisi (penambahan/penjenuhan) a. Adisi gas Hidrogen: CH CH3CH2 H2+ CH2 CH3CH3 b. Adisi klorin CH CH3CH2 Cl2+ CH CH3CH2 Cl Cl
  • 35.
    c. Adisi asamHalida Pada adisi alkena dengan asam halida (HX) berlaku aturan Markovnikov, Atom H dari asam halida akan diikat oleh atom C ikatan rangkap yang mengikat H lebih banyak. (atom C yang lebih dekat dengan ujung) CH CH3CH2 HCl+ CH CH3CH2 H Cl Propena 2-kloro Propana CH CH3CH HCl+CH2CH3 CH CH3CHCH2CH3 HCl 2-Pentena 2-Kloro Pentana