i
SMAN 1 TAMBUN UTARA
TAHUN PELAJARAN 2012/2013
i
KATA PENGANTAR
Puji serta syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat rahmadnya saya
dapat menyelesaikan Makalah ini tepat waktu. Semoga dengan selesainya makalah ini dapat
membantu saya untuk menyelesaikan tugas yang telah diberikan oleh guru mata pelajaran
Biologi ini.
Hati, Empedu dan Pankreas merupakan suatu organ yang sangatlah penting maka
dari itu jagalah organ ini karena jika kita kehilangan salah satunya maka akan kehilangan
pula keseimbangan sistemorgan kita.
Tiada gading yang tak retak begitupun makalah ini saya sadar bahwa dalam makalah
ini masih banyak kekurangannya maka dari itu saran serta kritikan dari anda akan sangat
membantu tercapainya kesempurnaan makalah ini.
Bekasi, 24 Maret 2013
Penyusun
ii
DAFTAR ISI
Kata Pengantar ………………………………………………………………………………………………. i
Daftar isi ………………………………………………………………………………………………. ii
Hepar, Empedu Dan Pankreas
A. Hepar ……………………………………………………………………………………. 1
B. Empedu …………………………………….……………………………………………… 1
C. Pankreas ……………………………….……………………………………………………. 3
Penutup …………………………………………………………………………………………………. 4
Daftar Pustaka ………………………………………………………………………………………. 5
1
Hati, Kandung Empedu Dan Pankreas
A. Hati
 Pengertian
Hati merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh, terdapat di rongga perut
sebelahkanan atas, berwarna kecoklatan. Hati mendapat suplai darah dari pembuluh
nadi(arteri hepatica) dan pembuluh gerbang (vena porta) dari usus. Hati dibungkusoleh
selaput hati (capsula hepatica). Hati terdapat pembuluh darah dan empeduyang
dipersatukan selaput jaringan ikat (capsula glison). Hati juga terdapat sel-sel perombak sel
darah merah yan gtelah tua disebut histiosit.Sebagai alat eksresi hati menghasilkan empedu
yang merupakan cairan jernihkehijauan, di dalamnya mengandung zat warna empedu
(bilirubin), garamempedu, kolesterol dan juga bacteri serta obat-obatan. Zatr warna
empeduterbentuk dari rombakan eritrosit yang telah tua atau rusak akan ditangkaphistiosit
selanjutnya dirombak dan haeglobinnya dilepas.
 Fungsi
Fungsi Hati diantaranya sebagai berikut :
1. Mengatur jumlah karbohidrat yang ada didalam tubuh hati juga menjaga agar
glukosa darah tetap terjaga alias tidak jauh dari 90 mg/dl
2. Dapat menyeimbangkan jumlah lemak dalam tubuh
3. Berfungsi Mengatur keseimbangan asam amino, asam lemak, trigliserida, dan
kolesterol
4. Dan juga Mengatur sirkulasi hormone
5. Fungsi lain Memproduksi empedu dan mensekresi empedu
6. Dapat Memproduksi protein plasma didalam tubuh manusia
7. Dapat membersihkan zat zat berbahaya contohnya bekas bekas obat.
8. Membersihkan antibodi residu (sisa)
9. Bekerja Memakan antigen (dilakukan oleh sel-sel hepar)
10. Dan befungsi Memakan (memfagosit) mifroorganisme
11. Dan bermanfaat Menyimpan vitamin larut lemak (Vitamin A, D, E, K) dan vitamin B12
12. Dan juga Menyimpan mineral didalam tubuh kita
13. Memproses emulsi lemak (emulsifikasi lemak)
14. Menghentikan kerja obat (inaktivasi obat)
B. Kandung Empedu
 Pengertian
Kantung empedu atau kandung empedu Bahasa Inggris: gallbladder) adalah organ
berbentuk buah pir yang dapat menyimpan sekitar 50 ml empedu yang dibutuhkan tubuh
untuk proses pencernaan. Pada manusia, panjang kantung empedu adalah sekitar 7-10 cm
dan berwarna hijau gelap - bukan karena warna jaringannya, melainkan karena warna cairan
2
empedu yang dikandungnya. Organ ini terhubungkan dengan hati dan usus dua belas jari
melalui saluran empedu.
Bagian-bagian dari kandung empedu, terdiri atas:
1. Fundus vesikafelea, merupakan bagian kandung empedu yang paling akhir setelah
korpus vesikafelea.
2. Korpus vesikafelea, bagian dari kandung empedu yang didalamnya berisi getah
empedu. Getah empedu adalah suatu cairan yang disekeresi oleh sel hati sebanyak
500-1000 cc setiap harinya, sekresinya berjalan terus menerus, jumlah produksi
cairan empedu dapat meningkat pada saat mencerna lemak.
3. Leher kandung empedu. Merupakan saluran pertama tempat masuknya getah
empedu ke badan kandung empedu lalu berkumpul dan dipekatkan dalam kandung
empedu.
4. Duktus sistikus. Panjangnya kurang lebih 3 ¾ cm. berjalan dari leher kandung
empedu dan bersambung dengan duktus hepatikus membentuk saluran empedu ke
duodenum.
5. Duktus hepatikus, saluran yang keluar dari leher.
6. Duktus koledokus saluran yang membawa empedu ke duodenum.
 Fungsi
Kandung empedu memiliki fungsi sebagai tempat menyimpan cairan empedu dan
memekatkan cairan empedu yang ada didalamnya dengan cara mengabsorpsi air dan
elektrolit. Cairan empedu ini adalah cairan elektrolit yang dihasilkan oleh sel hati. Pada
individu normal, cairan empedu mengalir ke kandung empedu pada saat katup Oddi
tertutup. Dalam kandung empedu, cairan empedu dipekatkan dengan mengabsorpsi air.
Derajat pemekatannya diperlihatkan oleh peningkatan konsentrasi zat-zat padat. Cairan
empedu yang dihasilkan oleh hati mengandung 97% air, sedangkan kadar rata-rata air yang
terkandung dalam cairan empedu yang telah tersimpan didalam kandung empedu adalah
89%. Bila saluran empedu dan duktus sistikus dijepit, maka tekanan dalam saluran empedu
akan naik sampai kira-kira 30 mm cairan empedu dalam 30 menit dan sekresi empedu
berhenti. Akan tetapi bila saluran empedu dijepit dan duktus sistikus dibiarkan terbuka, air
akan diabsorspi dalam kandung empedu dan tekanan intrafilier naik hanya kira-kira 100 mm
cairan empedu selama beberapa jam.
Cairan yang disekresikan oleh sel-sel hepatosit dalam organ hati adalah cairan yang
berwarna kekuningan atau kecoklatan atau kuning kehijauan yang disekresikan oleh sel-sel
hati. Setiap hari sel-sel hati mensekresikan 800-1000 ml cairan empedu dengan pH sekitar
7,6-8,6. Cairan empedu sebagian besar terdiri atas air, garam-garam empedu, kolesterol,
dan sebuah fosfolipid (lesitin), pigmen-pigmen empedu dan beberapa ion-ion, serta zat-zat
lain yang ada dalam larutan elektrolit alkali yang mirip dengan getah pancreas. selain itu
fungsi empedu untuk membuang limbah tubuh tertentu (terutama pigmen hasil pemecahan
sel darah merah dan kelebihan kolesterol) serta membantu pencernaan dan penyerapan
lemak. Garam empedu menyebabkan meningkatnya kelarutan kolesterol, lemak dan vitamin
3
yang larut dalam lemak, sehingga membantu penyerapannya dari usus. Hemoglobin yang
berasal dari penghancuran sel darah merah diubah menjadi bilirubin (pigmen utama dalam
empedu) dan dibuang ke dalam empedu. Berbagai protein yang memegang peranan penting
dalam fungsi empedu juga disekresi dalam empedu.
C. Pankreas
 Pengertian
Pankreas adalah organ aksesoris pada sistem pencernaan yang memiliki dua fungsi
utama: menghasilkan enzim pencernaan atau fungsi eksokrin serta menghasilkan beberapa
hormon atau fungsi endokrin. Pankreas terletak pada kuadran kiri atas abdomen atau perut
dan bagian kaput/kepalanya menempel pada organ duodenum. Produk enzim akan
disalurkan dari pankreas ke duodenum melalui saluran pankreas utama.
 Fungsi
Beberapa fungsi dari pankreas adalah :
1. Mengatur kadar gula dalam darah melalui pengeluaran glucogen, yang menambah
kadar gula dalam darah dengan mempercepat tingkat pelepasan dari hati.
2. Pengurangan kadar gula dalam darah dengan mengeluarkan insulin yang mana
mempercepat aliran glukosa ke dalam sel pada tubuh, terutama otot. Insulin juga
merangsang hati untuk mengubah glukosa menjadi glikogen dan menyimpannya di
dalam sel-selnya.
4
PENUTUP
Dari pemaparan pengertian dan fungsi tersebut maka dapat disimpulkan bahwa,
masing-masing dari organ tersebut mempunyai manfaat serta perannya sendiri dan oleh
sebab itu maka kita harus lah pintar-pintar menjaganya. Karena apabila kita kehilangan
salah satu dari organ tersebut maka keseimbangan fungsi serta perannya.
5
DAFTAR PUSTAKA
http://id.scribd.com/doc/93093394/SISTEM-RETIKULOENDOTELIAL
http://alamsyahnurm.blogspot.com/2011/03/metabolisme-dan-klasifikasi-bahan-
makan.html
http://books.google.co.id/books?id=3ZyOm94xiCMC&pg=PA168&lpg=PA168&dq=klasifikasi
+bahan+makanan&source=bl&ots=urwVZWTfBf&sig=s57SQ0rzf2ou317wLyCXEDtTV5k&hl=i
d&sa=X&ei=2q1OUfrZIMW3rAfB8oC4Aw&redir_esc=y
http://foodchemistry.byethost14.com/?p=76
http://id.wikipedia.org/wiki/Hati
http://id.wikipedia.org/wiki/Kantung_empedu

Hati, empedu dan pankreas

  • 1.
    i SMAN 1 TAMBUNUTARA TAHUN PELAJARAN 2012/2013
  • 2.
    i KATA PENGANTAR Puji sertasyukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT karena berkat rahmadnya saya dapat menyelesaikan Makalah ini tepat waktu. Semoga dengan selesainya makalah ini dapat membantu saya untuk menyelesaikan tugas yang telah diberikan oleh guru mata pelajaran Biologi ini. Hati, Empedu dan Pankreas merupakan suatu organ yang sangatlah penting maka dari itu jagalah organ ini karena jika kita kehilangan salah satunya maka akan kehilangan pula keseimbangan sistemorgan kita. Tiada gading yang tak retak begitupun makalah ini saya sadar bahwa dalam makalah ini masih banyak kekurangannya maka dari itu saran serta kritikan dari anda akan sangat membantu tercapainya kesempurnaan makalah ini. Bekasi, 24 Maret 2013 Penyusun
  • 3.
    ii DAFTAR ISI Kata Pengantar………………………………………………………………………………………………. i Daftar isi ………………………………………………………………………………………………. ii Hepar, Empedu Dan Pankreas A. Hepar ……………………………………………………………………………………. 1 B. Empedu …………………………………….……………………………………………… 1 C. Pankreas ……………………………….……………………………………………………. 3 Penutup …………………………………………………………………………………………………. 4 Daftar Pustaka ………………………………………………………………………………………. 5
  • 4.
    1 Hati, Kandung EmpeduDan Pankreas A. Hati  Pengertian Hati merupakan kelenjar terbesar dalam tubuh, terdapat di rongga perut sebelahkanan atas, berwarna kecoklatan. Hati mendapat suplai darah dari pembuluh nadi(arteri hepatica) dan pembuluh gerbang (vena porta) dari usus. Hati dibungkusoleh selaput hati (capsula hepatica). Hati terdapat pembuluh darah dan empeduyang dipersatukan selaput jaringan ikat (capsula glison). Hati juga terdapat sel-sel perombak sel darah merah yan gtelah tua disebut histiosit.Sebagai alat eksresi hati menghasilkan empedu yang merupakan cairan jernihkehijauan, di dalamnya mengandung zat warna empedu (bilirubin), garamempedu, kolesterol dan juga bacteri serta obat-obatan. Zatr warna empeduterbentuk dari rombakan eritrosit yang telah tua atau rusak akan ditangkaphistiosit selanjutnya dirombak dan haeglobinnya dilepas.  Fungsi Fungsi Hati diantaranya sebagai berikut : 1. Mengatur jumlah karbohidrat yang ada didalam tubuh hati juga menjaga agar glukosa darah tetap terjaga alias tidak jauh dari 90 mg/dl 2. Dapat menyeimbangkan jumlah lemak dalam tubuh 3. Berfungsi Mengatur keseimbangan asam amino, asam lemak, trigliserida, dan kolesterol 4. Dan juga Mengatur sirkulasi hormone 5. Fungsi lain Memproduksi empedu dan mensekresi empedu 6. Dapat Memproduksi protein plasma didalam tubuh manusia 7. Dapat membersihkan zat zat berbahaya contohnya bekas bekas obat. 8. Membersihkan antibodi residu (sisa) 9. Bekerja Memakan antigen (dilakukan oleh sel-sel hepar) 10. Dan befungsi Memakan (memfagosit) mifroorganisme 11. Dan bermanfaat Menyimpan vitamin larut lemak (Vitamin A, D, E, K) dan vitamin B12 12. Dan juga Menyimpan mineral didalam tubuh kita 13. Memproses emulsi lemak (emulsifikasi lemak) 14. Menghentikan kerja obat (inaktivasi obat) B. Kandung Empedu  Pengertian Kantung empedu atau kandung empedu Bahasa Inggris: gallbladder) adalah organ berbentuk buah pir yang dapat menyimpan sekitar 50 ml empedu yang dibutuhkan tubuh untuk proses pencernaan. Pada manusia, panjang kantung empedu adalah sekitar 7-10 cm dan berwarna hijau gelap - bukan karena warna jaringannya, melainkan karena warna cairan
  • 5.
    2 empedu yang dikandungnya.Organ ini terhubungkan dengan hati dan usus dua belas jari melalui saluran empedu. Bagian-bagian dari kandung empedu, terdiri atas: 1. Fundus vesikafelea, merupakan bagian kandung empedu yang paling akhir setelah korpus vesikafelea. 2. Korpus vesikafelea, bagian dari kandung empedu yang didalamnya berisi getah empedu. Getah empedu adalah suatu cairan yang disekeresi oleh sel hati sebanyak 500-1000 cc setiap harinya, sekresinya berjalan terus menerus, jumlah produksi cairan empedu dapat meningkat pada saat mencerna lemak. 3. Leher kandung empedu. Merupakan saluran pertama tempat masuknya getah empedu ke badan kandung empedu lalu berkumpul dan dipekatkan dalam kandung empedu. 4. Duktus sistikus. Panjangnya kurang lebih 3 ¾ cm. berjalan dari leher kandung empedu dan bersambung dengan duktus hepatikus membentuk saluran empedu ke duodenum. 5. Duktus hepatikus, saluran yang keluar dari leher. 6. Duktus koledokus saluran yang membawa empedu ke duodenum.  Fungsi Kandung empedu memiliki fungsi sebagai tempat menyimpan cairan empedu dan memekatkan cairan empedu yang ada didalamnya dengan cara mengabsorpsi air dan elektrolit. Cairan empedu ini adalah cairan elektrolit yang dihasilkan oleh sel hati. Pada individu normal, cairan empedu mengalir ke kandung empedu pada saat katup Oddi tertutup. Dalam kandung empedu, cairan empedu dipekatkan dengan mengabsorpsi air. Derajat pemekatannya diperlihatkan oleh peningkatan konsentrasi zat-zat padat. Cairan empedu yang dihasilkan oleh hati mengandung 97% air, sedangkan kadar rata-rata air yang terkandung dalam cairan empedu yang telah tersimpan didalam kandung empedu adalah 89%. Bila saluran empedu dan duktus sistikus dijepit, maka tekanan dalam saluran empedu akan naik sampai kira-kira 30 mm cairan empedu dalam 30 menit dan sekresi empedu berhenti. Akan tetapi bila saluran empedu dijepit dan duktus sistikus dibiarkan terbuka, air akan diabsorspi dalam kandung empedu dan tekanan intrafilier naik hanya kira-kira 100 mm cairan empedu selama beberapa jam. Cairan yang disekresikan oleh sel-sel hepatosit dalam organ hati adalah cairan yang berwarna kekuningan atau kecoklatan atau kuning kehijauan yang disekresikan oleh sel-sel hati. Setiap hari sel-sel hati mensekresikan 800-1000 ml cairan empedu dengan pH sekitar 7,6-8,6. Cairan empedu sebagian besar terdiri atas air, garam-garam empedu, kolesterol, dan sebuah fosfolipid (lesitin), pigmen-pigmen empedu dan beberapa ion-ion, serta zat-zat lain yang ada dalam larutan elektrolit alkali yang mirip dengan getah pancreas. selain itu fungsi empedu untuk membuang limbah tubuh tertentu (terutama pigmen hasil pemecahan sel darah merah dan kelebihan kolesterol) serta membantu pencernaan dan penyerapan lemak. Garam empedu menyebabkan meningkatnya kelarutan kolesterol, lemak dan vitamin
  • 6.
    3 yang larut dalamlemak, sehingga membantu penyerapannya dari usus. Hemoglobin yang berasal dari penghancuran sel darah merah diubah menjadi bilirubin (pigmen utama dalam empedu) dan dibuang ke dalam empedu. Berbagai protein yang memegang peranan penting dalam fungsi empedu juga disekresi dalam empedu. C. Pankreas  Pengertian Pankreas adalah organ aksesoris pada sistem pencernaan yang memiliki dua fungsi utama: menghasilkan enzim pencernaan atau fungsi eksokrin serta menghasilkan beberapa hormon atau fungsi endokrin. Pankreas terletak pada kuadran kiri atas abdomen atau perut dan bagian kaput/kepalanya menempel pada organ duodenum. Produk enzim akan disalurkan dari pankreas ke duodenum melalui saluran pankreas utama.  Fungsi Beberapa fungsi dari pankreas adalah : 1. Mengatur kadar gula dalam darah melalui pengeluaran glucogen, yang menambah kadar gula dalam darah dengan mempercepat tingkat pelepasan dari hati. 2. Pengurangan kadar gula dalam darah dengan mengeluarkan insulin yang mana mempercepat aliran glukosa ke dalam sel pada tubuh, terutama otot. Insulin juga merangsang hati untuk mengubah glukosa menjadi glikogen dan menyimpannya di dalam sel-selnya.
  • 7.
    4 PENUTUP Dari pemaparan pengertiandan fungsi tersebut maka dapat disimpulkan bahwa, masing-masing dari organ tersebut mempunyai manfaat serta perannya sendiri dan oleh sebab itu maka kita harus lah pintar-pintar menjaganya. Karena apabila kita kehilangan salah satu dari organ tersebut maka keseimbangan fungsi serta perannya.
  • 8.