HARBOUR FACILITY
Stationary & Statutory Insp. Eng.
Cilacap, 2016
JENIS – JENIS SARANA LOADING/UNLOADING
1 Dermaga / Jetty
3 CBM (Conventional Buoy Mooring)
2 SPM (Single Point Mooring)
4 STS (Ship to Ship)
2
3
4
1
• Dermaga/Jetty
• CBM (Conventional Buoy Mooring)
• SPM (Single Point Mooring)
SARANA PELABUHAN RU IV CILACAP
SARANA PELABUHAN RU IV CILACAP
1. SPM
• SPM kapasitas 250.000 dwt
2. Crude Island Berth (CIB) 1
• Dermaga kasapasitas max 135.000 dwt
3. Crude Island Berth (CIB ) 2
• Dermaga kasapasitas max 135.000 dwt
4. Jetty 1 area 70
• Dermaga kasapasitas max 35.000 dwt
5. Jetty 2 area 70
• Dermaga kasapasitas max 35.000 dwt
6. Jetty 3 area 60
• Dermaga kasapasitas max 35.000 dwt
7. Jetty 68 area 60
• Dermaga kapasitas max 10.500 dwt
8.Jetty 67 area 60
• Dermaga kapasitas max 8000 dwt
9. Jetty 64 area 60
• Dermaga kapasitas max 3000 dwt
DERMAGA
Page 5
A. Dermaga adalah suatu bangunan pelabuhan yang digunakan untuk merapat dan menambatkan
kapal yang melakukan bongkar muat barang dan menaik-turunkan penumpang.
B. Menurut Triatmodjo (1996) dermaga dapat dibedakan menjadi dua tipe yaitu wharf atau quay dan
jetty atau pier atau jembatan. Wharf adalah dermaga yang paralel dengan pantai dan biasanya
berimpit dengan garis pantai. Jetty adalah dermaga yang menjorok ke laut.
BAGIAN DERMAGA (JETTY)
Page 6
A. Jetty Head
B. Trestle
C. Pipe line
D. Breasting Dolphin
E. Fender
F. Release Hook / Bolder
G. Cat walk
H. Tros
I. Mooring Dolphin / Post
J. Mooring Buoy (Bantu/optional)
Standard yang digunakan :
1. Inspeksi : TKI Pemeliharaan
Dermaga No. C-
006/F20810/2010-S0
2. Safety : ISGOTT- International
Safety Guide For Oil Tankers &
Terminals
FENDER SYSTEM
Standard Design
Fender : PIANC -
Guidelines for the
design of fender
systems - 2002
- Fender system terdiri dari rubber fender, frontal frame, chain, dll
- Rubber Fender adalah perangkat pengaman di dermaga dari benturan
kapal saat kapal bersandar,secara teknis adalah rubber fender didesain
untuk dapat menyerap energi dari kapal (energy absoption) sehingga
energi tersebut dapat diserap diredam oleh fender
BOLLARD
CURVED TYPE STRAIGHT TYPE
Bollard adalah logam cor tambatan pada dermaga yang digunakan sebagai tambatan tali
kapal yang sedang berlabuh.
QUICK RELEASE HOOK
CAPSTAN
HOOK
EYES
DOCK HOSE
Standard : OCIMF 2006 – Specification Guidance For Dock Hose.
BS EN 1765 - Rubber hose assemblies for oil suction and discharge service
Tipe : 1. Rubber Hose  a. Rough Bore
b. Smooth Bore
2. Composite
MARINE LOADING ARM
Standard Design Loading Arm : OCIMF-Design and Construction Specification for
Marine Loading Arms-1999
Fungsi Loading Arm : Sebagai sarana transfer liquid atau gas dari kapal ke darat
(jetty pipeline) atau sebaliknya.
TIPE LOADING ARM
 FBMA (Fully Balanced Marine Arm)
- Tipe paling simpel dan berukurn kecil, serta
biasanya dioperasikan secara manual. Untuk Small
DWT.
 RCMA (Rotary Counterweighted Marine
Arm)
- Biasa digunakan untuk koneksi manifold dengan
diameter besar dan mempunyai radius kerja yang
luas.
 DCMA (Double Counterweighted Marine
Arm)
- Hampir sama seperti RCMA dengan sistem
operasi full hydraulic.
Bagian Loading Arm
 Bagian utama :
1. Diam (statis)
- Riser
- Inboard
- Outboard
- Counterweight
2. Swivel (Moving)
- Swivel Style 50
- Swivel Style 40
- Swivel Style 80
3.Koneksi Manifold Kapal
- QCDC (Coupling)
4. Penggerak
- Wire rope
- Hydraulic (Opt)
5. Emergency
- ERC / PERC
Swivel Style Loading Arm
 Swivel
- Kunci dari pergerakan loading arm dimana terdapat
ball bearing dan seal. Untuk meyakinkan kondisi
LA terutama sambungan swivel, maka perlu
dilakukan hydro test dan pneumatic test.
Loading Arm Envelope
Loading arm envelope adalah diagram yang menunjukkan batas pergerakan dari loading arm
QCDC dan ERC Loading Arm
 QCDC (Quick Connect Disconnect
Coupler)
- Sarana untuk menyambung ke manifold kapal
di ujung style 80.
- Terdapat o-ring pada bagian ujung.
 ERC ( Emergency Release Coupler)
- Dipasang pada style 80
- Akan release jika LA bergerak melebihi sudut
tertentu / warning area.
Maintenance Loading Arm
 Preventive Maintenace
- Lubrication : 1. Swivel setiap 3-4 bulan
2. Wire rope tiap 6 bulan
2. SINGLE POINT MOORING (SPM)
Single Point Mooring: sarana tambat yang terpadu dengan sistem penyaluran
minyak dimana kapal tanker bertambat.
19
TANKER BERTHING
Page 20
Tipe Single Point Mooring
 Baltrop 1998 : CALM, SALM, Fixed
Tower, ALP, SPAR, SAL, Turret Mooring.
Page 21
Tipe Konfigurasi Submarine SPM (CALM)
Page 22
TURRET TYPE
Turn Table
Tipe CALM Buoy
1. Buoy Body :
• Fixed Part (Buoy Body, Chain
Stopper, Hawser Pipe)
• Rotating Part (Turn Table &
Accessories, Swivel)
2. Anchorage Chain System
3. Mooring Assemblies (Hawser,
chafing chain, samson buoy, dll)
4. Hose System (Submarine &
Floating Hose, Hang Off Chain,
Pick Up Chain)
5. PLEM (Pipeline End Manifold)
Page 23
Bagian – Bagian SPM
TURN TABLE
Mooring Assemblies
Hose System
 Floating Hose
1. First hose
2. Mainline hose
3. Tapered hose
4. Tail hose
5. Tanker rail hose
 Subsea Hose
1. One end reinforced SSH
2. Mainline SSH
Marking
Tipe : 1. Single Carcass
2. Double Carcass
Tanker Rail Hose
Pipe Line End Manifold
 PLEM (Pipe Line End Manifold)
- Spool piece / manifold yang berfungsi
untuk menghubungkan subsea hose
dan subsea pipeline
Standard
 Pemeriksaan Hose
- OCIMF - 1995 – Guidelines for the
Handling, Storage, Inspection, and
Testing of Hoses in the Field.
 Pemeriksaan SPM
• OCIMF - 1995 – Single point mooring
maintenance and operation guide
 Pembelian Hose
- GMPHOM 2009 - Guide to Manufacturing
and Purchasing Hoses for Offshore Mooring
Sekian
dan
Terima Kasih

Harbour Facility.pptx

  • 1.
    HARBOUR FACILITY Stationary &Statutory Insp. Eng. Cilacap, 2016
  • 2.
    JENIS – JENISSARANA LOADING/UNLOADING 1 Dermaga / Jetty 3 CBM (Conventional Buoy Mooring) 2 SPM (Single Point Mooring) 4 STS (Ship to Ship) 2 3 4 1
  • 3.
    • Dermaga/Jetty • CBM(Conventional Buoy Mooring) • SPM (Single Point Mooring) SARANA PELABUHAN RU IV CILACAP
  • 4.
    SARANA PELABUHAN RUIV CILACAP 1. SPM • SPM kapasitas 250.000 dwt 2. Crude Island Berth (CIB) 1 • Dermaga kasapasitas max 135.000 dwt 3. Crude Island Berth (CIB ) 2 • Dermaga kasapasitas max 135.000 dwt 4. Jetty 1 area 70 • Dermaga kasapasitas max 35.000 dwt 5. Jetty 2 area 70 • Dermaga kasapasitas max 35.000 dwt 6. Jetty 3 area 60 • Dermaga kasapasitas max 35.000 dwt 7. Jetty 68 area 60 • Dermaga kapasitas max 10.500 dwt 8.Jetty 67 area 60 • Dermaga kapasitas max 8000 dwt 9. Jetty 64 area 60 • Dermaga kapasitas max 3000 dwt
  • 5.
    DERMAGA Page 5 A. Dermagaadalah suatu bangunan pelabuhan yang digunakan untuk merapat dan menambatkan kapal yang melakukan bongkar muat barang dan menaik-turunkan penumpang. B. Menurut Triatmodjo (1996) dermaga dapat dibedakan menjadi dua tipe yaitu wharf atau quay dan jetty atau pier atau jembatan. Wharf adalah dermaga yang paralel dengan pantai dan biasanya berimpit dengan garis pantai. Jetty adalah dermaga yang menjorok ke laut.
  • 6.
    BAGIAN DERMAGA (JETTY) Page6 A. Jetty Head B. Trestle C. Pipe line D. Breasting Dolphin E. Fender F. Release Hook / Bolder G. Cat walk H. Tros I. Mooring Dolphin / Post J. Mooring Buoy (Bantu/optional) Standard yang digunakan : 1. Inspeksi : TKI Pemeliharaan Dermaga No. C- 006/F20810/2010-S0 2. Safety : ISGOTT- International Safety Guide For Oil Tankers & Terminals
  • 7.
    FENDER SYSTEM Standard Design Fender: PIANC - Guidelines for the design of fender systems - 2002 - Fender system terdiri dari rubber fender, frontal frame, chain, dll - Rubber Fender adalah perangkat pengaman di dermaga dari benturan kapal saat kapal bersandar,secara teknis adalah rubber fender didesain untuk dapat menyerap energi dari kapal (energy absoption) sehingga energi tersebut dapat diserap diredam oleh fender
  • 8.
    BOLLARD CURVED TYPE STRAIGHTTYPE Bollard adalah logam cor tambatan pada dermaga yang digunakan sebagai tambatan tali kapal yang sedang berlabuh.
  • 9.
  • 10.
    DOCK HOSE Standard :OCIMF 2006 – Specification Guidance For Dock Hose. BS EN 1765 - Rubber hose assemblies for oil suction and discharge service Tipe : 1. Rubber Hose  a. Rough Bore b. Smooth Bore 2. Composite
  • 11.
    MARINE LOADING ARM StandardDesign Loading Arm : OCIMF-Design and Construction Specification for Marine Loading Arms-1999 Fungsi Loading Arm : Sebagai sarana transfer liquid atau gas dari kapal ke darat (jetty pipeline) atau sebaliknya.
  • 12.
    TIPE LOADING ARM FBMA (Fully Balanced Marine Arm) - Tipe paling simpel dan berukurn kecil, serta biasanya dioperasikan secara manual. Untuk Small DWT.  RCMA (Rotary Counterweighted Marine Arm) - Biasa digunakan untuk koneksi manifold dengan diameter besar dan mempunyai radius kerja yang luas.  DCMA (Double Counterweighted Marine Arm) - Hampir sama seperti RCMA dengan sistem operasi full hydraulic.
  • 13.
    Bagian Loading Arm Bagian utama : 1. Diam (statis) - Riser - Inboard - Outboard - Counterweight 2. Swivel (Moving) - Swivel Style 50 - Swivel Style 40 - Swivel Style 80 3.Koneksi Manifold Kapal - QCDC (Coupling) 4. Penggerak - Wire rope - Hydraulic (Opt) 5. Emergency - ERC / PERC
  • 14.
    Swivel Style LoadingArm  Swivel - Kunci dari pergerakan loading arm dimana terdapat ball bearing dan seal. Untuk meyakinkan kondisi LA terutama sambungan swivel, maka perlu dilakukan hydro test dan pneumatic test.
  • 15.
    Loading Arm Envelope Loadingarm envelope adalah diagram yang menunjukkan batas pergerakan dari loading arm
  • 16.
    QCDC dan ERCLoading Arm  QCDC (Quick Connect Disconnect Coupler) - Sarana untuk menyambung ke manifold kapal di ujung style 80. - Terdapat o-ring pada bagian ujung.  ERC ( Emergency Release Coupler) - Dipasang pada style 80 - Akan release jika LA bergerak melebihi sudut tertentu / warning area.
  • 17.
    Maintenance Loading Arm Preventive Maintenace - Lubrication : 1. Swivel setiap 3-4 bulan 2. Wire rope tiap 6 bulan
  • 18.
    2. SINGLE POINTMOORING (SPM) Single Point Mooring: sarana tambat yang terpadu dengan sistem penyaluran minyak dimana kapal tanker bertambat.
  • 19.
  • 20.
    Page 20 Tipe SinglePoint Mooring  Baltrop 1998 : CALM, SALM, Fixed Tower, ALP, SPAR, SAL, Turret Mooring.
  • 21.
    Page 21 Tipe KonfigurasiSubmarine SPM (CALM)
  • 22.
    Page 22 TURRET TYPE TurnTable Tipe CALM Buoy
  • 23.
    1. Buoy Body: • Fixed Part (Buoy Body, Chain Stopper, Hawser Pipe) • Rotating Part (Turn Table & Accessories, Swivel) 2. Anchorage Chain System 3. Mooring Assemblies (Hawser, chafing chain, samson buoy, dll) 4. Hose System (Submarine & Floating Hose, Hang Off Chain, Pick Up Chain) 5. PLEM (Pipeline End Manifold) Page 23 Bagian – Bagian SPM
  • 24.
  • 26.
  • 27.
    Hose System  FloatingHose 1. First hose 2. Mainline hose 3. Tapered hose 4. Tail hose 5. Tanker rail hose  Subsea Hose 1. One end reinforced SSH 2. Mainline SSH Marking Tipe : 1. Single Carcass 2. Double Carcass
  • 28.
  • 29.
    Pipe Line EndManifold  PLEM (Pipe Line End Manifold) - Spool piece / manifold yang berfungsi untuk menghubungkan subsea hose dan subsea pipeline
  • 30.
    Standard  Pemeriksaan Hose -OCIMF - 1995 – Guidelines for the Handling, Storage, Inspection, and Testing of Hoses in the Field.  Pemeriksaan SPM • OCIMF - 1995 – Single point mooring maintenance and operation guide  Pembelian Hose - GMPHOM 2009 - Guide to Manufacturing and Purchasing Hoses for Offshore Mooring
  • 31.