1.
2.
3.
4.

5.
6.
7.
LOADING…
A. FOTOSINTESIS
Indikator yang akan dipelajari sebagai berikut :
1.
2.

3.
4.

Pengertian Fotosintesis
Bagian-Bagian Daun yang Berperan dalam
Fotosintesis
Proses Fotosintesis
Faktor-faktor yang Berperan dalam Fotosintesis
PENGERTIAN FOTOSINTESIS
Tumbuhan
adalah
sebagai
organisme
autotrof, artinya dapat menghasilkan makanan
sendiri. Makanan itu diperoleh dalam proses yang
disebut fotosintesis. Dalam fotosintesis diperlukan
air dan karbon dioksida. Dengan cahaya
matahari, karbon dioksida dan air diubah oleh
klorofil menjadi senyawa organik (karbohidrat).
 Tumbuhan
disebut
sebagai
organisme
autotropik,
yaitu
organisme
yang
dapat
menghasilkan makanan sendiri. Makanan diperoleh
melalui proses yang disebut fotosistesis.

PENGERTIAN FOTOSINTESIS


Fotosintesis berasal dari kata fotos yang artinya
cahaya, dan sintesis yang artinya pembentukan.
Fotosintesis merupakan proses pembentukan zat
makanan dengan mengunakan cahaya. Proses
penyusunan makanan melalui fotosintesis hanya
dapat dilakukan oleh organisme yang memiliki
klorofil. Klorofil berfungsi sebagai penangkap
cahaya ( antenna ) secara sederhana
PENGERTIAN FOTOSINTESIS


Peristiwa fotosintesis diatas, hanya dapat
berlangsung jika terdapat klorofil dan cukup sinar
matahari. Klorofil adalah picmen hijau atau zat
warna hijau daun yang berbentuk butiran-butiran
yang terletak didalam kloroplas. Kloroplas banyak
terdapat di daun. Oleh karena itu, sebagian besar
daun bewarna hijau. Daun memang tidak
selamanya
hijau,
ada
yang
berarna
merah, kuning, atau warna yang lain. Hal itu terjadi
karena didalam kloroplas terdapat pigmen selain
klorofil.
PENGERTIAN FOTOSINTESIS


Selain pada daun, klorofil kadang-kadang dijumpai
pada batang tumbuhan, khususnya tumbuhan yang
daunnya telah mengalami modifikasi bentuk dan
fungsi. Misalnya pada tumbuhan kaktus dan pinus
BAGIAN-BAGIAN DAUN YANG BERPERAN
DALAM FOTOSINTESIS
Daun memiliki struktur yang sangat sesuai untuk
melakukan fotosintesis. Bagian atas dan bawah
daun dilindungi oleh selapis sel epidermis yang
rapat satu sama lain. Sel-sel epidermis
menghasilkan kutikula yang berlapis lilin sehingga
daun transparan dan mengkilat, namun kedap air.
Kutikula juga berperan untuk menghalangi
terjadinya pertukaran gas di bagian daun yang lain
sehingga hanya terjadi di stomata.
 Stomata adalah bagian yang terbuka dari daun.
Umumnya stomata terdapat di bagian bawah daun.

BAGIAN-BAGIAN DAUN YANG BERPERAN
DALAM FOTOSINTESIS






Di antara epidermis atas dan epidermis bawah terdapat
jaringan mesofil (bagian tengah daun). Jaringan mesofil
adalah jaringan dasar yang tersusun atas sel-sel
parenkim yang kaya klorofil. Pada sebagian besar
tumbuhan, mesofil daun terdiri dari dua jaringan yaitu
jaringan palisade dan jaringan spons.
Sel-sel jaringan palisade berbentuk seperti tabung yang
berjajar rapat antara satu sama lain serta membentuk
lapisan tebal tepat di bawah epidermis.
Diantara jaringan palisade dan epidermis bawah
terdapat jaringan spons. Jaringan spons terdiri atas selsel yang bentuknya tidak beraturan dan di kelilingi oleh
sejumlah rongga udara.
PROSES FOTOSINTESIS


Tumbuhan bersifat autotrof. Autotrof artinya dapat
mensintesis makanan langsung dari senyawa
anorganik. Tumbuhan menggunakan karbon
dioksida dan air untuk menghasilkan gula
danoksigen yang diperlukan sebagai makanannya.
Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari
fotosintesis. Berikut ini adalah persamaan reaksi
fotosintesis yang menghasilkan glukosa:


Glukosa dapat digunakan untuk membentuk senyawa organik lain
seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar.
Proses ini berlangsung melalui respirasi seluler yang terjadi baik
pada hewan maupun tumbuhan. Secara umum reaksi yang terjadi
pada respirasi seluler berkebalikan dengan persamaan di atas. Pada
respirasi, gula (glukosa) dan senyawa lain akan bereaksi dengan
oksigen untuk menghasilkan karbon dioksida, air, dan energi kimia.
Tumbuhan menangkap cahaya menggunakan pigmen yang disebut
klorofil. Pigmen inilah yang memberi warna hijau pada tumbuhan.
Klorofil terdapat dalam organel yang disebut kloroplas.klorofil
menyerap cahaya yang akan digunakan dalam fotosintesis.
Meskipun seluruh bagian tubuh tumbuhan yang berwarna hijau
mengandung kloroplas, namun sebagian besar energi dihasilkan di
daun. Di dalam daun terdapat lapisan sel yang disebut mesofil yang
mengandung setengah juta kloroplas setiap milimeter perseginya.
Cahaya akan melewati lapisan epidermis tanpa warna dan yang
transparan, menuju mesofil, tempat terjadinya sebagian besar
proses fotosintesis. Permukaan daun biasanya dilapisi oleh kutikula
dari lilin yang bersifat anti air untuk mencegah terjadinya
penyerapan sinar Matahari ataupun penguapan air yang berlebihan


Alga terdiri dari alga multiseluler seperti ganggang hingga alga
mikroskopik yang hanya terdiri dari satu sel. Meskipun alga tidak
memiliki struktur sekompleks tumbuhan darat, fotosintesis pada
keduanya terjadi dengan cara yang sama. Hanya saja karena alga
memiliki berbagai jenis pigmen dalam kloroplasnya, maka panjang
gelombang cahaya yang diserapnya pun lebih bervariasi.Semua alga
menghasilkan oksigen dan kebanyakan bersifat autotrof. Hanya
sebagian kecil saja yang bersifat heterotrof yang berarti bergantung
pada
materi
yang
dihasilkan
oleh
organisme
lain.
Proses Fotosintesis.
Tumbuhan membutuhkan sinar matahari, air, dan udara untuk
membuat makanannya sendiri. Setiap hari, zat hijau daun pada
daun tanaman menyerap cahaya matahari. Tumbuhan
memanfaatkan cahaya matahari menjadi karbon dioksida dari
udara, dan air dari tanah menjadi makanan yang mengandung gula.
Tumbuhan lalu mengeluarkan oksigen sebagai hasil yang tidak
terpakai, walaupun sebagian digunakan untuk bernapas. Untuk
lebih jelasnya lihat gambar berikut.
REAKSI FOTOSINTESIS
1. Reaksi terang




Berlangsung di dalam membran tilakoid di grana. Grana adalah
struktur bentukan membran tilakoid yang terbentuk dalam
stroma, yaitu salah satu ruangan dalam kloroplas. Di dalam grana
terdapat klorofil, yaitu pigmen yang berperan dalam fotosintesis.
Reaksi terang di sebut juga fotolisis karena proses penyerapan
energi cahaya dan penguraian molekul air menjadi oksigen dan
hidrogen.
Reaksi
terang
adalah
proses
untuk
menghasilkan ATP dan reduksi NADPH2. Reaksi ini memerlukan
molekul air dan cahaya Matahari. Proses diawali dengan
penangkapan foton oleh pigmen sebagai antena
Reaksi terang melibatkan dua fotosistem yang saling bekerja
sama, yaitu fotosistem I dan II. Fotosistem I (PS I) berisi pusat reaksi
P700, yang berarti bahwa fotosistem ini optimal menyerap cahaya
pada panjang gelombang 700 nm, sedangkan fotosistem II (PS II)
berisi pusat reaksi P680 dan optimal menyerap cahaya pada
panjang gelombang 680 nm.
REAKSI FOTOSINTESIS
2. Reaksi gelap
Berlangsung di dalam stroma. Reaksi yang membentuk gula
dari bahan dasar CO2 yang diperoleh dari udara dan energi
yang diperoleh dari reaksi terang.Tidak membutuhkan cahaya
matahari, tetapi tidak dapat berlangsung jika belum terjadi
siklus terang karena energi yang dipakai berasal dari reaksi
terang. Ada dua macam siklus, yaitu siklus Calin-Benson dan
siklus hatch-Slack. Pada siklus Calin-Benson, tumbuhan
menghasilkan senyawa dengan jumlah atom karbon
tiga, yaitu senyawa 3-fosfogliserat. Siklus ini dibantu oleh
enzim rubisco. Pada siklus hatch-Slack, tumbuhan
menghasilkan senyawa dengan jumlah atom karbon empat.
Enzim
yang
berperan
adalah
phosphoenolpyruvate
carboxylase. Produk akhir siklus gelap diperoleh glukosa yang
dipakai tumbuhan untuk aktivitasnya atau disimpan sebagai
cadangan energi.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPERAN DALAM
FOTOSINTESIS
1. Cahaya
Cahaya merupakan sumber energi untuk fotosintesis.
Semakin rendah intensitas cahaya, semakin rendah laju
fotosintesis karena energi yang diserap tidak mencukupi
untuk fotosintesis.
2. Kadar Air
Kekurangan air atau kekeringan menyebabkan stomata
menutup, menghambat penyerapan karbon dioksida sehingga
mengurangi laju fotosintesis.
3. Konsentrasi karbon Dioksida
Laju fotosintesis dapat ditingkatkan dengan meningkatkan
kadar CO2 udara. Semakin banyak gas karbon dioksida maka
proses fotosintesis akan menjadi semakin baik. Akan
tetapi, bila kadarnya terlalu tinggi dapat meracuni atau
menyebabkan stomata tertutup, sehingga laju fotosintesis
terganggu.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERPERAN DALAM
FOTOSINTESIS
Suhu
Mempengaruhi enzim untuk fotosintesis. Semakin tinggi
suhu, semakin tinggi pula laju fotosintesis.
5. Kandungan klorofil
Klorofil merupakan pigmen penyerapan cahaya. Daun yang
menguning menunjukkan kadar korofil berkurang. Hal ini akan
menurunkan laju fotosintesis. Untuk membuat pigmen klorofil
tumbuhan memerlukan ion magnesium yang diserap dari tanah.
6. Kadar Fotosintat (hasil fotosintesis)
Jika kadar fotosintat seperti gula berkurang, laju fotosintesis akan
naik. Bila kadar fotosintat bertambah atau bahkan sampai jenuh, laju
fotosintesis akan berkurang.
7. Tahap Pertumbuhan
Pada saat masih kecambah, tumbuhan lebih rajin fotosintesis
daripada yang sudah besar karena yang sedang tumbuh butuh
banyak energi untuk tumbuh membesar. Penelitian menunjukkan
bahwa laju fotosintesis jauh lebih tinggi pada tumbuhan yang sedang
berkecambah ketimbang tumbuhan dewasa.
4.
LOADING…
B. GERAK PADA TUMBUHAN
Indikator yang akan dipelajari sebagai berikut
A. Gerak Esionom (Etionom)
1. Gerak Triopisme
2. Gerak Nasti
3. Gerak Taskis
B. Gerak Endonom (Autonom)
C. Gerak Hiigroskopis
B. GERAK PADA TUMBUHAN
Gerak pada tumbuhan dapat diuraikan sebagai berikut:

A. Gerak Esionom (Etionom)
Gerak etionom adalah gerak tumbuhan yang disebabkan oleh
adanya rangsangan dari luar. Gerak etionom dapat dibedakan
menjadi gerak tropisme, gerak nasti, dan gerak taksis.
Beberapa rangsangan yang akan memengaruhi tumbuhan, yaitu:
1. Cahaya: Foto
2. Kimia: Kemo
3. Singgungan: Tigmo
4. Sentuhan: Seismo
5. Gravitasi: Geo
6. Air: Hidro
7. Gelap: Nikti
B. GERAK PADA TUMBUHAN
1. Gerak Tropisme
Tropisme adalah gerak bagian tumbuhan yang arah
geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan.
Bagian yang bergerak misalnya cabang, daun, kuncup
bunga, sulur. Gerak tropisme dapat dibedakan menjadi
berikut ini:
1. Tropisme positif, apabila arah geraknya menuju
sumber rangsang.
2. Tropisme negatif, apabila arah geraknya menjauhi
sumber rangsang.
Ditinjau dari macam-macam sumber rangsangnya
tropisme
dibedakan
menjadi
fototropisme, geotropisme, hidrotropisme, kemotropisme
, dan tigmotropisme.
B. GERAK PADA TUMBUHAN
a.

Fototropisme
Fototropisme adalah gerak bagian tumbuhan
karena rangsangan cahaya. Misalnya, jika
tanaman dalam pot yang diletakkan dalam kamar
dekat jendela akan tumbuh membelok kearah
cahaya yang masuk melalui jendela.

b.

Geotropisme (gravitropisme)
Geotropisme adalah gerak bagian tumbuhan
karena pengaruh gravitasi bumi. Misal gerakan
akar
menuju
ke
tanah
(ke
bawah).
B. GERAK PADA TUMBUHAN
c. Hidrotropisme
Hidrotropisme adalah gerak bagian tumbuhan karena
rangsangan air. Misalnya gerakan ujung akar menuju
sumber air.
d. Kemotropisme
Kemotropisme adalah gerak bagian tumbuhan karena
pengaruh zat kimia tertentu. Misalnya gerak ujung akar
menuju zat kimia dalam pupuk.
e. Tigmotropisme (Haptotropisme)
Tigmotropisme adalah gerak bagian karena rangsangan
sentuhan atau persinggungan. Misalnya gerak membelit
ujung sulur pada anggur, semangka, kacang
panjang, pare, sirih, dan lain-lain.
B. GERAK PADA TUMBUHAN
2. Gerak Nasti
Nasti adalah gerak bagian tumbuhan yang arah geraknya tidak
dipengaruhi
oleh
datangnya
rangsangan.
a. Fotonasti
Fotonasti adalah gerak nasti yang disebabkan oleh rangsangan cahaya.
Misalnya gerak mekarnya bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) disore
hari, Gerak mekarnya bunga sepatu (Hibiscus rosasinensis) pada siang
hari
dan
menguncup
pada
malam
hari.
b. Niktinasti
Niktinasti adalah gerak nasti yang disebabkan oleh rangsangan
gelap, sehingga disebut juga dengan gerak tidur. Misalnya gerak
mengatupnya daun majemuk pada polong-polongan pada malam hari
dan membuka kembali pada keesokan harinya ketika matahari sudah
terbit. Niktinasti terjadi karena sel-sel motor di persendian tangkai
daun (anak-anak daun majemuk) atau pulvinus memompa ion K+ dari
satu bagian ke bagian lainnya sehingga menyebabkan perubahan
tekanan
turgor.
B. GERAK PADA TUMBUHAN
c. Tigmonasti (Seismonasti)
Tigmonasti adalah gerak nasti yang disebabkan oleh rangsangan
sentuhan atau getaran. Misalnya gerak menutupnya daun sikejut atau
putri malu (Mimosa pudica) jika disentuh. Tigmonasti disebut juga
seismonasti. Saat rangsangan sentuhan datang, terjadi aliran air
menjauhi bagian yang disentuh tersebut. Aliran air tersebut
menyebabkan kadar air sel-sel motor di daerah sentuhan berkurang
dan tekanan turgor mengecil.
d. Termonasti
Termonasti adalah gerak nasti karena rangsangan suhu. Misalnya
mekarnya bunga tulip jika temperatur mendadak naik dan menutup
kembali bila temperatur menurun.

e. Nasti kompleks
Gerak nasti yang disebabkan oleh beberapa macam rangsang sekaligus.
Misalnya
membuka
dan
menutupnya
stomata.
B. GERAK PADA TUMBUHAN
3. Gerak Taksis
Taksis adalah gerak seluruh tubuh atau bagian dari tubuh
tumbuhan yang berpindah tempat dan arahnya dipengaruhi oleh
datangnya rangsang. Macam rangsangannya meliputi cahaya
(fototaksis) dan zat kimia (kemotaksis). Gerak fototaksis, contohnya
gerak Euglena menuju cahaya. Gerak kemotaksis contohnya gerak
sel spermatozoid menuju sel telur.
a. Fototaksis adalah gerak pindah tempat seluruh bagian tubuh
tumbuhan karena pengaruh rangsang cahaya. Contoh : Gerak
kloroplas ke sisi sel yang memperoleh cahaya.
B. GERAK PADA TUMBUHAN
b. Kemotaksis adalah gerak seluruh tubuh tumbuhan
karena pengaruh rangsang zat kimia.
Contoh: Spermatozoid pada arkegonium lumut-lumutan
dan paku-pakuan yang bergerak karena tertarik oleh zat
gula atau protein.
B. Gerak Endonom (Autonom)
Gerak endonom adalah gerak tumbuhan yang disebabkan
oleh adanya rangsangan atau faktor-faktor yang berasal dari
dalam tubuh tumbuhan itu sendiri. Misalnya gerak
higroskopis yaitu gerak bagian tumbuhan karena perubahan
kadar air di dalam bagian tumbuhan. Contohnya, pecahnya
kulit buah polong-polongan (lamtoro, turi, dan lain-lain).
Membukanya kotak spora pada tumbuhan lumut, tumbuhan
paku.
B. GERAK PADA TUMBUHAN
C. Gerak Higroskopis
Gerak higroskopis disebabkan karena perubahan kadar
air. Gerak ini dapat menyebabkan pecahnya buah kapas
dan polongpolongan setelah mengering. Contoh lainnya
adalah membukanya sel anulus pada sporangium
tumbuhan paku dan membukanya gigi peristom pada
sporangium tumbuhan lumut.
TERIMA KASIH

Fotosintesis dan gerak tumbuhan

  • 1.
  • 2.
  • 3.
    A. FOTOSINTESIS Indikator yangakan dipelajari sebagai berikut : 1. 2. 3. 4. Pengertian Fotosintesis Bagian-Bagian Daun yang Berperan dalam Fotosintesis Proses Fotosintesis Faktor-faktor yang Berperan dalam Fotosintesis
  • 4.
    PENGERTIAN FOTOSINTESIS Tumbuhan adalah sebagai organisme autotrof, artinyadapat menghasilkan makanan sendiri. Makanan itu diperoleh dalam proses yang disebut fotosintesis. Dalam fotosintesis diperlukan air dan karbon dioksida. Dengan cahaya matahari, karbon dioksida dan air diubah oleh klorofil menjadi senyawa organik (karbohidrat).  Tumbuhan disebut sebagai organisme autotropik, yaitu organisme yang dapat menghasilkan makanan sendiri. Makanan diperoleh melalui proses yang disebut fotosistesis. 
  • 5.
    PENGERTIAN FOTOSINTESIS  Fotosintesis berasaldari kata fotos yang artinya cahaya, dan sintesis yang artinya pembentukan. Fotosintesis merupakan proses pembentukan zat makanan dengan mengunakan cahaya. Proses penyusunan makanan melalui fotosintesis hanya dapat dilakukan oleh organisme yang memiliki klorofil. Klorofil berfungsi sebagai penangkap cahaya ( antenna ) secara sederhana
  • 6.
    PENGERTIAN FOTOSINTESIS  Peristiwa fotosintesisdiatas, hanya dapat berlangsung jika terdapat klorofil dan cukup sinar matahari. Klorofil adalah picmen hijau atau zat warna hijau daun yang berbentuk butiran-butiran yang terletak didalam kloroplas. Kloroplas banyak terdapat di daun. Oleh karena itu, sebagian besar daun bewarna hijau. Daun memang tidak selamanya hijau, ada yang berarna merah, kuning, atau warna yang lain. Hal itu terjadi karena didalam kloroplas terdapat pigmen selain klorofil.
  • 7.
    PENGERTIAN FOTOSINTESIS  Selain padadaun, klorofil kadang-kadang dijumpai pada batang tumbuhan, khususnya tumbuhan yang daunnya telah mengalami modifikasi bentuk dan fungsi. Misalnya pada tumbuhan kaktus dan pinus
  • 8.
    BAGIAN-BAGIAN DAUN YANGBERPERAN DALAM FOTOSINTESIS Daun memiliki struktur yang sangat sesuai untuk melakukan fotosintesis. Bagian atas dan bawah daun dilindungi oleh selapis sel epidermis yang rapat satu sama lain. Sel-sel epidermis menghasilkan kutikula yang berlapis lilin sehingga daun transparan dan mengkilat, namun kedap air. Kutikula juga berperan untuk menghalangi terjadinya pertukaran gas di bagian daun yang lain sehingga hanya terjadi di stomata.  Stomata adalah bagian yang terbuka dari daun. Umumnya stomata terdapat di bagian bawah daun. 
  • 9.
    BAGIAN-BAGIAN DAUN YANGBERPERAN DALAM FOTOSINTESIS    Di antara epidermis atas dan epidermis bawah terdapat jaringan mesofil (bagian tengah daun). Jaringan mesofil adalah jaringan dasar yang tersusun atas sel-sel parenkim yang kaya klorofil. Pada sebagian besar tumbuhan, mesofil daun terdiri dari dua jaringan yaitu jaringan palisade dan jaringan spons. Sel-sel jaringan palisade berbentuk seperti tabung yang berjajar rapat antara satu sama lain serta membentuk lapisan tebal tepat di bawah epidermis. Diantara jaringan palisade dan epidermis bawah terdapat jaringan spons. Jaringan spons terdiri atas selsel yang bentuknya tidak beraturan dan di kelilingi oleh sejumlah rongga udara.
  • 10.
    PROSES FOTOSINTESIS  Tumbuhan bersifatautotrof. Autotrof artinya dapat mensintesis makanan langsung dari senyawa anorganik. Tumbuhan menggunakan karbon dioksida dan air untuk menghasilkan gula danoksigen yang diperlukan sebagai makanannya. Energi untuk menjalankan proses ini berasal dari fotosintesis. Berikut ini adalah persamaan reaksi fotosintesis yang menghasilkan glukosa:
  • 11.
     Glukosa dapat digunakanuntuk membentuk senyawa organik lain seperti selulosa dan dapat pula digunakan sebagai bahan bakar. Proses ini berlangsung melalui respirasi seluler yang terjadi baik pada hewan maupun tumbuhan. Secara umum reaksi yang terjadi pada respirasi seluler berkebalikan dengan persamaan di atas. Pada respirasi, gula (glukosa) dan senyawa lain akan bereaksi dengan oksigen untuk menghasilkan karbon dioksida, air, dan energi kimia. Tumbuhan menangkap cahaya menggunakan pigmen yang disebut klorofil. Pigmen inilah yang memberi warna hijau pada tumbuhan. Klorofil terdapat dalam organel yang disebut kloroplas.klorofil menyerap cahaya yang akan digunakan dalam fotosintesis. Meskipun seluruh bagian tubuh tumbuhan yang berwarna hijau mengandung kloroplas, namun sebagian besar energi dihasilkan di daun. Di dalam daun terdapat lapisan sel yang disebut mesofil yang mengandung setengah juta kloroplas setiap milimeter perseginya. Cahaya akan melewati lapisan epidermis tanpa warna dan yang transparan, menuju mesofil, tempat terjadinya sebagian besar proses fotosintesis. Permukaan daun biasanya dilapisi oleh kutikula dari lilin yang bersifat anti air untuk mencegah terjadinya penyerapan sinar Matahari ataupun penguapan air yang berlebihan
  • 12.
     Alga terdiri darialga multiseluler seperti ganggang hingga alga mikroskopik yang hanya terdiri dari satu sel. Meskipun alga tidak memiliki struktur sekompleks tumbuhan darat, fotosintesis pada keduanya terjadi dengan cara yang sama. Hanya saja karena alga memiliki berbagai jenis pigmen dalam kloroplasnya, maka panjang gelombang cahaya yang diserapnya pun lebih bervariasi.Semua alga menghasilkan oksigen dan kebanyakan bersifat autotrof. Hanya sebagian kecil saja yang bersifat heterotrof yang berarti bergantung pada materi yang dihasilkan oleh organisme lain. Proses Fotosintesis. Tumbuhan membutuhkan sinar matahari, air, dan udara untuk membuat makanannya sendiri. Setiap hari, zat hijau daun pada daun tanaman menyerap cahaya matahari. Tumbuhan memanfaatkan cahaya matahari menjadi karbon dioksida dari udara, dan air dari tanah menjadi makanan yang mengandung gula. Tumbuhan lalu mengeluarkan oksigen sebagai hasil yang tidak terpakai, walaupun sebagian digunakan untuk bernapas. Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut.
  • 13.
    REAKSI FOTOSINTESIS 1. Reaksiterang   Berlangsung di dalam membran tilakoid di grana. Grana adalah struktur bentukan membran tilakoid yang terbentuk dalam stroma, yaitu salah satu ruangan dalam kloroplas. Di dalam grana terdapat klorofil, yaitu pigmen yang berperan dalam fotosintesis. Reaksi terang di sebut juga fotolisis karena proses penyerapan energi cahaya dan penguraian molekul air menjadi oksigen dan hidrogen. Reaksi terang adalah proses untuk menghasilkan ATP dan reduksi NADPH2. Reaksi ini memerlukan molekul air dan cahaya Matahari. Proses diawali dengan penangkapan foton oleh pigmen sebagai antena Reaksi terang melibatkan dua fotosistem yang saling bekerja sama, yaitu fotosistem I dan II. Fotosistem I (PS I) berisi pusat reaksi P700, yang berarti bahwa fotosistem ini optimal menyerap cahaya pada panjang gelombang 700 nm, sedangkan fotosistem II (PS II) berisi pusat reaksi P680 dan optimal menyerap cahaya pada panjang gelombang 680 nm.
  • 14.
    REAKSI FOTOSINTESIS 2. Reaksigelap Berlangsung di dalam stroma. Reaksi yang membentuk gula dari bahan dasar CO2 yang diperoleh dari udara dan energi yang diperoleh dari reaksi terang.Tidak membutuhkan cahaya matahari, tetapi tidak dapat berlangsung jika belum terjadi siklus terang karena energi yang dipakai berasal dari reaksi terang. Ada dua macam siklus, yaitu siklus Calin-Benson dan siklus hatch-Slack. Pada siklus Calin-Benson, tumbuhan menghasilkan senyawa dengan jumlah atom karbon tiga, yaitu senyawa 3-fosfogliserat. Siklus ini dibantu oleh enzim rubisco. Pada siklus hatch-Slack, tumbuhan menghasilkan senyawa dengan jumlah atom karbon empat. Enzim yang berperan adalah phosphoenolpyruvate carboxylase. Produk akhir siklus gelap diperoleh glukosa yang dipakai tumbuhan untuk aktivitasnya atau disimpan sebagai cadangan energi.
  • 15.
    FAKTOR-FAKTOR YANG BERPERANDALAM FOTOSINTESIS 1. Cahaya Cahaya merupakan sumber energi untuk fotosintesis. Semakin rendah intensitas cahaya, semakin rendah laju fotosintesis karena energi yang diserap tidak mencukupi untuk fotosintesis. 2. Kadar Air Kekurangan air atau kekeringan menyebabkan stomata menutup, menghambat penyerapan karbon dioksida sehingga mengurangi laju fotosintesis. 3. Konsentrasi karbon Dioksida Laju fotosintesis dapat ditingkatkan dengan meningkatkan kadar CO2 udara. Semakin banyak gas karbon dioksida maka proses fotosintesis akan menjadi semakin baik. Akan tetapi, bila kadarnya terlalu tinggi dapat meracuni atau menyebabkan stomata tertutup, sehingga laju fotosintesis terganggu.
  • 16.
    FAKTOR-FAKTOR YANG BERPERANDALAM FOTOSINTESIS Suhu Mempengaruhi enzim untuk fotosintesis. Semakin tinggi suhu, semakin tinggi pula laju fotosintesis. 5. Kandungan klorofil Klorofil merupakan pigmen penyerapan cahaya. Daun yang menguning menunjukkan kadar korofil berkurang. Hal ini akan menurunkan laju fotosintesis. Untuk membuat pigmen klorofil tumbuhan memerlukan ion magnesium yang diserap dari tanah. 6. Kadar Fotosintat (hasil fotosintesis) Jika kadar fotosintat seperti gula berkurang, laju fotosintesis akan naik. Bila kadar fotosintat bertambah atau bahkan sampai jenuh, laju fotosintesis akan berkurang. 7. Tahap Pertumbuhan Pada saat masih kecambah, tumbuhan lebih rajin fotosintesis daripada yang sudah besar karena yang sedang tumbuh butuh banyak energi untuk tumbuh membesar. Penelitian menunjukkan bahwa laju fotosintesis jauh lebih tinggi pada tumbuhan yang sedang berkecambah ketimbang tumbuhan dewasa. 4.
  • 17.
  • 18.
    B. GERAK PADATUMBUHAN Indikator yang akan dipelajari sebagai berikut A. Gerak Esionom (Etionom) 1. Gerak Triopisme 2. Gerak Nasti 3. Gerak Taskis B. Gerak Endonom (Autonom) C. Gerak Hiigroskopis
  • 19.
    B. GERAK PADATUMBUHAN Gerak pada tumbuhan dapat diuraikan sebagai berikut: A. Gerak Esionom (Etionom) Gerak etionom adalah gerak tumbuhan yang disebabkan oleh adanya rangsangan dari luar. Gerak etionom dapat dibedakan menjadi gerak tropisme, gerak nasti, dan gerak taksis. Beberapa rangsangan yang akan memengaruhi tumbuhan, yaitu: 1. Cahaya: Foto 2. Kimia: Kemo 3. Singgungan: Tigmo 4. Sentuhan: Seismo 5. Gravitasi: Geo 6. Air: Hidro 7. Gelap: Nikti
  • 20.
    B. GERAK PADATUMBUHAN 1. Gerak Tropisme Tropisme adalah gerak bagian tumbuhan yang arah geraknya dipengaruhi oleh arah datangnya rangsangan. Bagian yang bergerak misalnya cabang, daun, kuncup bunga, sulur. Gerak tropisme dapat dibedakan menjadi berikut ini: 1. Tropisme positif, apabila arah geraknya menuju sumber rangsang. 2. Tropisme negatif, apabila arah geraknya menjauhi sumber rangsang. Ditinjau dari macam-macam sumber rangsangnya tropisme dibedakan menjadi fototropisme, geotropisme, hidrotropisme, kemotropisme , dan tigmotropisme.
  • 21.
    B. GERAK PADATUMBUHAN a. Fototropisme Fototropisme adalah gerak bagian tumbuhan karena rangsangan cahaya. Misalnya, jika tanaman dalam pot yang diletakkan dalam kamar dekat jendela akan tumbuh membelok kearah cahaya yang masuk melalui jendela. b. Geotropisme (gravitropisme) Geotropisme adalah gerak bagian tumbuhan karena pengaruh gravitasi bumi. Misal gerakan akar menuju ke tanah (ke bawah).
  • 22.
    B. GERAK PADATUMBUHAN c. Hidrotropisme Hidrotropisme adalah gerak bagian tumbuhan karena rangsangan air. Misalnya gerakan ujung akar menuju sumber air. d. Kemotropisme Kemotropisme adalah gerak bagian tumbuhan karena pengaruh zat kimia tertentu. Misalnya gerak ujung akar menuju zat kimia dalam pupuk. e. Tigmotropisme (Haptotropisme) Tigmotropisme adalah gerak bagian karena rangsangan sentuhan atau persinggungan. Misalnya gerak membelit ujung sulur pada anggur, semangka, kacang panjang, pare, sirih, dan lain-lain.
  • 23.
    B. GERAK PADATUMBUHAN 2. Gerak Nasti Nasti adalah gerak bagian tumbuhan yang arah geraknya tidak dipengaruhi oleh datangnya rangsangan. a. Fotonasti Fotonasti adalah gerak nasti yang disebabkan oleh rangsangan cahaya. Misalnya gerak mekarnya bunga pukul empat (Mirabilis jalapa) disore hari, Gerak mekarnya bunga sepatu (Hibiscus rosasinensis) pada siang hari dan menguncup pada malam hari. b. Niktinasti Niktinasti adalah gerak nasti yang disebabkan oleh rangsangan gelap, sehingga disebut juga dengan gerak tidur. Misalnya gerak mengatupnya daun majemuk pada polong-polongan pada malam hari dan membuka kembali pada keesokan harinya ketika matahari sudah terbit. Niktinasti terjadi karena sel-sel motor di persendian tangkai daun (anak-anak daun majemuk) atau pulvinus memompa ion K+ dari satu bagian ke bagian lainnya sehingga menyebabkan perubahan tekanan turgor.
  • 24.
    B. GERAK PADATUMBUHAN c. Tigmonasti (Seismonasti) Tigmonasti adalah gerak nasti yang disebabkan oleh rangsangan sentuhan atau getaran. Misalnya gerak menutupnya daun sikejut atau putri malu (Mimosa pudica) jika disentuh. Tigmonasti disebut juga seismonasti. Saat rangsangan sentuhan datang, terjadi aliran air menjauhi bagian yang disentuh tersebut. Aliran air tersebut menyebabkan kadar air sel-sel motor di daerah sentuhan berkurang dan tekanan turgor mengecil. d. Termonasti Termonasti adalah gerak nasti karena rangsangan suhu. Misalnya mekarnya bunga tulip jika temperatur mendadak naik dan menutup kembali bila temperatur menurun. e. Nasti kompleks Gerak nasti yang disebabkan oleh beberapa macam rangsang sekaligus. Misalnya membuka dan menutupnya stomata.
  • 25.
    B. GERAK PADATUMBUHAN 3. Gerak Taksis Taksis adalah gerak seluruh tubuh atau bagian dari tubuh tumbuhan yang berpindah tempat dan arahnya dipengaruhi oleh datangnya rangsang. Macam rangsangannya meliputi cahaya (fototaksis) dan zat kimia (kemotaksis). Gerak fototaksis, contohnya gerak Euglena menuju cahaya. Gerak kemotaksis contohnya gerak sel spermatozoid menuju sel telur. a. Fototaksis adalah gerak pindah tempat seluruh bagian tubuh tumbuhan karena pengaruh rangsang cahaya. Contoh : Gerak kloroplas ke sisi sel yang memperoleh cahaya.
  • 26.
    B. GERAK PADATUMBUHAN b. Kemotaksis adalah gerak seluruh tubuh tumbuhan karena pengaruh rangsang zat kimia. Contoh: Spermatozoid pada arkegonium lumut-lumutan dan paku-pakuan yang bergerak karena tertarik oleh zat gula atau protein. B. Gerak Endonom (Autonom) Gerak endonom adalah gerak tumbuhan yang disebabkan oleh adanya rangsangan atau faktor-faktor yang berasal dari dalam tubuh tumbuhan itu sendiri. Misalnya gerak higroskopis yaitu gerak bagian tumbuhan karena perubahan kadar air di dalam bagian tumbuhan. Contohnya, pecahnya kulit buah polong-polongan (lamtoro, turi, dan lain-lain). Membukanya kotak spora pada tumbuhan lumut, tumbuhan paku.
  • 27.
    B. GERAK PADATUMBUHAN C. Gerak Higroskopis Gerak higroskopis disebabkan karena perubahan kadar air. Gerak ini dapat menyebabkan pecahnya buah kapas dan polongpolongan setelah mengering. Contoh lainnya adalah membukanya sel anulus pada sporangium tumbuhan paku dan membukanya gigi peristom pada sporangium tumbuhan lumut.
  • 28.