BADAN HUKUM YANG
BERDASARKAN ATAS ASAS
KEKELUARGAAN YANG
ANGGOTANYA TERDIRI DARI ORANG
PERORANGAN ATAU BADAN HUKUM
DENGAN TUJUAN UNTUK
MENSEJAHTERAKAN ANGGOTANYA
PENGERTIAN KOPERASI
Definisi menurut Hatta ( Bapak Koperasi
Indonesia )
 Koperasi adalah usaha bersama untuk
memperbaiki nasib penghidupan ekonomi
berdasarkan tolong-menolong. Semangat
tolong menolong tersebut didorong oleh
keinginan memberi jasa kepada kawan
berdasarkan ‘seorang buat semua dan semua
buat seorang’ .
SEJARAH KOPERASI DI
INDONEISA
 Sejarah singkat gerakan koperasi bermula pada abad ke-20 yang
pada umumnya merupakan hasil dari usaha yang tidak spontan dan
tidak dilakukan oleh orang-orang yang sangat kaya. Koperasi
tumbuh dari kalangan rakyat, ketika penderitaan dalam lapangan
ekonomi dan sosial yang ditimbulkan oleh sistem kapitalisme
semakin memuncak. Beberapa orang yang penghidupannya
sederhana dengan kemampuan ekonomi terbatas, terdorong oleh
penderitaan dan beban ekonomi yang sama, secara spontan
mempersatukan diri untuk menolong dirinya sendiri dan manusia
sesamanya.
 Koperasi dikenalkan di Indonesia oleh seorang Pamong Praja
Patih R.Aria Wiria Atmaja di Purwokerto, Jawa Tengah pada tahun
18. Pada tanggal 12 juli 1947, pergerakan koperasi di Indonesia
mengadakan konggres koperasi yang pertama di Tasikmalaya.
Tanggal dilaksanakannya konggres ini kemudian ditetapkan
sebagai Hari Koperasi Indonesia.
Fungsi dan peran koperasi
Indonesia
 Menurut Undang-undang No. 25 tahun 1992
Pasal 4 dijelaskan bahwa koperasi memiliki
fungsi dan peranan antara lain yaitu
mengembangkan potensi dan kemampuan
ekonomi anggota dan masyarakat, berupaya
mempertinggi kualitas kehidupan manusia,
memperkokoh perekonomian rakyat,
mengembangkan perekonomian nasional, serta
mengembangkan kreativitas dan jiwa
berorganisasi bagi pelajar bangsa
Koperasi berlandaskan hukum
 Koperasi berbentuk Badan Hukum menurut
Undang-Undang No.12 tahun 1967 adalah
Organisasi ekonomi rakyat yang berwatak
sosial, beranggotakan orang-orang atau badan
hukum koperasi yang merupakan tata susunan
ekonomi sebagai usaha bersama, berdasarkan asas
kekeluargaan.Kinerja koperasi khusus mengenai
perhimpunan, koperasi harus bekerja berdasarkan
ketentuan undang-undang umum mengenai
organisasi usaha
(perseorangan, persekutuan, dsb.) serta hukum
dagang dan hukum pajak.
BENTUK DAN JENIS KOPERASI
1. Jenis Koperasi menurut fungsinya
 Koperasi pembelian/pengadaan/konsumsi adalah koperasi yang
menyelenggarakan fungsi pembelian atau pengadaan barang dan jasa
untuk memenuhi kebutuhan anggota sebagai konsumen akhir. Di sini
anggota berperan sebagai pemilik dan pembeli atau konsumen bagi
koperasinya.
 Koperasi penjualan/pemasaran adalah koperasi yang menyelenggarakan
fungsi distribusi barang atau jasa yang dihasilkan oleh anggotanya agar
sampai di tangan konsumen. Di sini anggota berperan sebagai pemilik
dan pemasok barang atau jasa kepada koperasinya.
 Koperasi produksi adalah koperasi yang menghasilkan barang dan
jasa, dimana anggotanya bekerja sebagai pegawai atau karyawan
koperasi. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pekerja koperasi.
 Koperasi jasa adalah koperasi yang menyelenggarakan pelayanan jasa
yang dibutuhkan oleh anggota, misalnya : simpan
pinjam, asuransi, angkutan, dan sebagainya. Di sini anggota berperan
sebagai pemilik dan pengguna layanan jasa koperasi.
2.Jenis koperasi berdasarkan tingkat dan luas
daerah kerja
 Koperasi Primer ialah koperasi yang yang minimal
memiliki anggota sebanyak 20 orang perseorangan.
 Koperasi Sekunder Adalah koperasi yang terdiri dari
gabungan badan-badan koperasi serta memiliki cakupan
daerah kerja yang luas dibandingkan dengan koperasi
primer. Koperasi sekunder dapat dibagi menjadi :
 Koperasi pusat adalah koperasi yang beranggotakan
paling sedikit 5 koperasi primer
 Gabungan koperasi adalah koperasi yang anggotanya
minimal 3 koperasi pusat
 Induk koperasi adalah koperasi yang minimum
anggotanya adalah 3 gabungan koperasi
3. Jenis Koperasi menurut status
keanggotaannya
 Koperasi produsen adalah koperasi yang anggotanya
para produsen barang/jasa dan memiliki rumah tangga
usaha.
 Koperasi konsumen adalah koperasi yang anggotanya
para konsumen akhir atau pemakai barang/jasa yang
ditawarkan para pemasok di pasar.
PRINSIP-PRINSIP KOPERASI
 Prinsip pertama : keanggotaan Sukarela dan Terbuka
 Prisip kedua : Pengendalian oleh Anggota Secara
demokratis
 Prinsip ketiga : Partisipasi Ekonomi Anggota
 Prinsip keempat : Otonomi Dan Kebebasan
 Prinsip kelima : Pendidikan, Pelatihan, dan
InformasiPrinsip kelima : Pendidikan, Pelatihan, dan
Informasi
 Prinsip keenam : Kerjasama diantara Koperasi
 Prinsip ketujuh : Kepedulian Terhadap Komunitas
LAMBANG KOPERASI
INDONESIA
Lambang Koperasi Indonesia memiliki arti sebagai berikut:
 Rantai melambangkan persahabatan yang kokoh.
 Gigi Roda melambangkan usaha/karya yang terus menerus.
 Kapas dan Padi melambangkan kemakmuran rakyat yang diusahakan oleh Koperasi.
 Timbangan melambangkan keadilan sosial sebagai salah satu dasar koperasi.
 Bintang dalam perisai melambangkan Pancasila sebagai landasan ideal koperasi.
 Pohon beringin melambangkan sifat kemasyarakatan dan kepribadian Indonesia yang kokoh
berakar.
 Tuliasan Koperasi Indonesia melambangkan kepribadian koperasi rakyat Indonesia.
 Warna merah dan putih melambangkan sifat nasional Indonesia.
 Sumber:http://id.wikipedia.org/wiki/Koperasi

Fajar

  • 1.
    BADAN HUKUM YANG BERDASARKANATAS ASAS KEKELUARGAAN YANG ANGGOTANYA TERDIRI DARI ORANG PERORANGAN ATAU BADAN HUKUM DENGAN TUJUAN UNTUK MENSEJAHTERAKAN ANGGOTANYA PENGERTIAN KOPERASI
  • 2.
    Definisi menurut Hatta( Bapak Koperasi Indonesia )  Koperasi adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan tolong-menolong. Semangat tolong menolong tersebut didorong oleh keinginan memberi jasa kepada kawan berdasarkan ‘seorang buat semua dan semua buat seorang’ .
  • 3.
    SEJARAH KOPERASI DI INDONEISA Sejarah singkat gerakan koperasi bermula pada abad ke-20 yang pada umumnya merupakan hasil dari usaha yang tidak spontan dan tidak dilakukan oleh orang-orang yang sangat kaya. Koperasi tumbuh dari kalangan rakyat, ketika penderitaan dalam lapangan ekonomi dan sosial yang ditimbulkan oleh sistem kapitalisme semakin memuncak. Beberapa orang yang penghidupannya sederhana dengan kemampuan ekonomi terbatas, terdorong oleh penderitaan dan beban ekonomi yang sama, secara spontan mempersatukan diri untuk menolong dirinya sendiri dan manusia sesamanya.  Koperasi dikenalkan di Indonesia oleh seorang Pamong Praja Patih R.Aria Wiria Atmaja di Purwokerto, Jawa Tengah pada tahun 18. Pada tanggal 12 juli 1947, pergerakan koperasi di Indonesia mengadakan konggres koperasi yang pertama di Tasikmalaya. Tanggal dilaksanakannya konggres ini kemudian ditetapkan sebagai Hari Koperasi Indonesia.
  • 4.
    Fungsi dan perankoperasi Indonesia  Menurut Undang-undang No. 25 tahun 1992 Pasal 4 dijelaskan bahwa koperasi memiliki fungsi dan peranan antara lain yaitu mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat, berupaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia, memperkokoh perekonomian rakyat, mengembangkan perekonomian nasional, serta mengembangkan kreativitas dan jiwa berorganisasi bagi pelajar bangsa
  • 5.
    Koperasi berlandaskan hukum Koperasi berbentuk Badan Hukum menurut Undang-Undang No.12 tahun 1967 adalah Organisasi ekonomi rakyat yang berwatak sosial, beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama, berdasarkan asas kekeluargaan.Kinerja koperasi khusus mengenai perhimpunan, koperasi harus bekerja berdasarkan ketentuan undang-undang umum mengenai organisasi usaha (perseorangan, persekutuan, dsb.) serta hukum dagang dan hukum pajak.
  • 6.
    BENTUK DAN JENISKOPERASI 1. Jenis Koperasi menurut fungsinya  Koperasi pembelian/pengadaan/konsumsi adalah koperasi yang menyelenggarakan fungsi pembelian atau pengadaan barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan anggota sebagai konsumen akhir. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pembeli atau konsumen bagi koperasinya.  Koperasi penjualan/pemasaran adalah koperasi yang menyelenggarakan fungsi distribusi barang atau jasa yang dihasilkan oleh anggotanya agar sampai di tangan konsumen. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pemasok barang atau jasa kepada koperasinya.  Koperasi produksi adalah koperasi yang menghasilkan barang dan jasa, dimana anggotanya bekerja sebagai pegawai atau karyawan koperasi. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pekerja koperasi.  Koperasi jasa adalah koperasi yang menyelenggarakan pelayanan jasa yang dibutuhkan oleh anggota, misalnya : simpan pinjam, asuransi, angkutan, dan sebagainya. Di sini anggota berperan sebagai pemilik dan pengguna layanan jasa koperasi.
  • 7.
    2.Jenis koperasi berdasarkantingkat dan luas daerah kerja  Koperasi Primer ialah koperasi yang yang minimal memiliki anggota sebanyak 20 orang perseorangan.  Koperasi Sekunder Adalah koperasi yang terdiri dari gabungan badan-badan koperasi serta memiliki cakupan daerah kerja yang luas dibandingkan dengan koperasi primer. Koperasi sekunder dapat dibagi menjadi :  Koperasi pusat adalah koperasi yang beranggotakan paling sedikit 5 koperasi primer  Gabungan koperasi adalah koperasi yang anggotanya minimal 3 koperasi pusat  Induk koperasi adalah koperasi yang minimum anggotanya adalah 3 gabungan koperasi
  • 8.
    3. Jenis Koperasimenurut status keanggotaannya  Koperasi produsen adalah koperasi yang anggotanya para produsen barang/jasa dan memiliki rumah tangga usaha.  Koperasi konsumen adalah koperasi yang anggotanya para konsumen akhir atau pemakai barang/jasa yang ditawarkan para pemasok di pasar.
  • 9.
    PRINSIP-PRINSIP KOPERASI  Prinsippertama : keanggotaan Sukarela dan Terbuka  Prisip kedua : Pengendalian oleh Anggota Secara demokratis  Prinsip ketiga : Partisipasi Ekonomi Anggota  Prinsip keempat : Otonomi Dan Kebebasan  Prinsip kelima : Pendidikan, Pelatihan, dan InformasiPrinsip kelima : Pendidikan, Pelatihan, dan Informasi  Prinsip keenam : Kerjasama diantara Koperasi  Prinsip ketujuh : Kepedulian Terhadap Komunitas
  • 10.
    LAMBANG KOPERASI INDONESIA Lambang KoperasiIndonesia memiliki arti sebagai berikut:  Rantai melambangkan persahabatan yang kokoh.  Gigi Roda melambangkan usaha/karya yang terus menerus.  Kapas dan Padi melambangkan kemakmuran rakyat yang diusahakan oleh Koperasi.  Timbangan melambangkan keadilan sosial sebagai salah satu dasar koperasi.  Bintang dalam perisai melambangkan Pancasila sebagai landasan ideal koperasi.  Pohon beringin melambangkan sifat kemasyarakatan dan kepribadian Indonesia yang kokoh berakar.  Tuliasan Koperasi Indonesia melambangkan kepribadian koperasi rakyat Indonesia.  Warna merah dan putih melambangkan sifat nasional Indonesia.
  • 11.