Ekosistem Sabana
Oleh
Ardi Setyo Wibowo
Ika Rachmawati
Hana Tri Anisa
Siti Dewi Muawannah
Pengertian Sabana
• Sabana, merupakan padang rumput yang diselingi
oleh pepohonan baik besar maupun kecil (semak).
Jenis rumputnya merupakan rumput-rumput yang
tinggi. Sabana biasanya merupakan daerah
peralihan antara hutan dan padang rumput.
• Sabana terjadi karena keadaan tanah, kebakaran
yang berulang, dan bukan disebabkan oleh keadaan
iklim.
Pengertian Menurut Ahli
• Ramade (1996) dan Shrivastava (1997) menyatakan
bahwa savana adalah padang rumput tropika
sedangkan Humpherys (1991) menyatakan bahwa
savana adalah salah satu bentuk hutan musim
meranggas tropika.
Letak Sabana
• Sabana terdapat di Australia, Brasilia, Venezuela,
dan Indonesia (di Aceh disebut Blang dan Nusa
tenggara).
Ciri Sabana
• Bersuhu panas sepanjang tahun.
• Hujan terjadi secara musiman, dan menjadi faktor
penting bagi terbentuknya sabana.
• Sabana berubah menjadi semak belukar apabila
terbentuk mengarah ke daerahyang intensitas
hujannya makin rendah.
• Sabana akan berubah menjadi hutan basah apabila
mengarah ke daerah yang intensitas hujannya
makin tinggi.
Komponen Penyusun Sabana
• Biotik
• Abiotik
Abiotik
• Suhu udara
• Air
• Tanah & bebatuan
• Cahaya matahari
• Iklim
Biotik
• Organisme autotrof : tanaman & rerumputan
• --> Flora yang biasa terdapat di sini adalah palem, akasia,
oak, Cryptostegia grandiflora, Prosopis spicigera, Lantana
camara, Lantana montevidensis, opuntia, rumput, semak-
semak, kaktus, Cenchrus ciliaris, Sporobolus pyramidalis,
Parthenium hysteropherus, Stylosanthes sp., beberapa
kacang-kacangan, kapas, dan bunga mawar.
• Organisme heterotrof :
• --> herbivora : domba, zebra, kuda liar, gajah, jerapah, dll
• --> karnivora : cheetah, singa, anjing liar, serigala dll
• Pengurai : bakteri, jamur
Herbivora
Karnivora
Suhu & Musim di Sabana
• Suhu udara di daerah sabana tetap sama sepanjang
tahun, yaitu hangat, tetapi sabana mempunyai dua
musim yang sangat berbeda; musim kering yang
sangat panjang (musim dingin), dan musim basah
(musim panas).
• Pada musim kering, hanya ada kira-kira empat inci
curah hujan. Di antara bulan Desember dan
Februari bahkan tidak ada hujan sama sekali.
Namun anehnya, di musim kering tersebut cuaca
terasa lebih dingin dari biasa.
Lanjutan
• Pada musim panas, sabana mendapat banyak air
hujan. Di Afrika, musim hujan dimulai pada bulan
Mei dan curah hujan mencapai 15 hingga 25 inci
sepanjang waktu.
• Cuaca menjadi panas dan lembap selama musim
hujan berlangsung. Setiap hari, udara yang panas
dan lembap menguap dan beradu dengan udara
dingin sehingga berubah menjadi hujan.
Manfaat Sabana
• Pertanian Ladang
• Pertanian Ladang adalah jenis usaha pertanian yang
memanfaatkan lahan kering. Artinya, pertanian
ladang tidak membutuhkan banyak air. Pertanian
dengan sistem ladang cocok dengan iklim di daerah
sabana yang tidak terlalu kering dan tidak terlalu
basah.
Pertanian
Peternakan
• Masyarakat dapat memilih antara ternak besar
atau ternak kecil. Ternak besar yang dapat
dibudidayakan adalah sapi. Selain sapi, hewan
ternak besar yang dapat termasuk di dalamnya
kerbau dan kuda.
• Ternak kecil adalah jenis hewan domba (biri-biri),
kambing dan kelinci.
• Ada pula ternak babi yang dikembangkan di
daerah sabana.
Peternakan
Epilog
• Ekosistem sabana adalah bagian dari kehidupan,
sudah selayaknya kita sebagai manusia ikut
menjaga keseimbangan ekosistem ini. Misalnya,
tidak sembarangan memburu hewan
• Perlu dijaga kesetimbangan alam yang ada agar
alam tetap dapat asri dan eksis hingga nanti.
Lanjutan
• Memanfaatkan organisme atau makhluk yang ada
dalam ekosistem pada rumput juga diperbolehkan
asalkan hanya dimanfaatkan sewajarnya saja dan
tidak mengarah pada terjadinya kerusakan, karena
nanti akan menimbulkan putusnya rantai makanan,
dan akan berakibat kacaunya ekosistem dan yang
pasti merugikan manusia secara perlahan.
12 Sabana di Indonesia
Sabana Bromo - Jatim
Sabana Baluran - Jatim
Sabana Oro-oro Ombo - Gn Semeru
Sabana Gn Merbabu
Sabana Cidaon - Taman Nasional
Ujung Kulon
Sabana Cikasur - Gn Argopuro
Sabana Pulau Kenawa - NTB
Sabana Sadengan - Banyuwangi
Sabana Pulau Komodo - NTT
Sabana Sumba Timur - NTT
Sabana Sembalun - Gn Rinjani
Sabana Tanjung Ringgit - Lombok
Terima Kasih Atas Perhatiannya

Ekosistem Sabana

  • 1.
    Ekosistem Sabana Oleh Ardi SetyoWibowo Ika Rachmawati Hana Tri Anisa Siti Dewi Muawannah
  • 3.
    Pengertian Sabana • Sabana,merupakan padang rumput yang diselingi oleh pepohonan baik besar maupun kecil (semak). Jenis rumputnya merupakan rumput-rumput yang tinggi. Sabana biasanya merupakan daerah peralihan antara hutan dan padang rumput. • Sabana terjadi karena keadaan tanah, kebakaran yang berulang, dan bukan disebabkan oleh keadaan iklim.
  • 4.
    Pengertian Menurut Ahli •Ramade (1996) dan Shrivastava (1997) menyatakan bahwa savana adalah padang rumput tropika sedangkan Humpherys (1991) menyatakan bahwa savana adalah salah satu bentuk hutan musim meranggas tropika.
  • 5.
    Letak Sabana • Sabanaterdapat di Australia, Brasilia, Venezuela, dan Indonesia (di Aceh disebut Blang dan Nusa tenggara).
  • 6.
    Ciri Sabana • Bersuhupanas sepanjang tahun. • Hujan terjadi secara musiman, dan menjadi faktor penting bagi terbentuknya sabana. • Sabana berubah menjadi semak belukar apabila terbentuk mengarah ke daerahyang intensitas hujannya makin rendah. • Sabana akan berubah menjadi hutan basah apabila mengarah ke daerah yang intensitas hujannya makin tinggi.
  • 7.
    Komponen Penyusun Sabana •Biotik • Abiotik
  • 8.
    Abiotik • Suhu udara •Air • Tanah & bebatuan • Cahaya matahari • Iklim
  • 9.
    Biotik • Organisme autotrof: tanaman & rerumputan • --> Flora yang biasa terdapat di sini adalah palem, akasia, oak, Cryptostegia grandiflora, Prosopis spicigera, Lantana camara, Lantana montevidensis, opuntia, rumput, semak- semak, kaktus, Cenchrus ciliaris, Sporobolus pyramidalis, Parthenium hysteropherus, Stylosanthes sp., beberapa kacang-kacangan, kapas, dan bunga mawar. • Organisme heterotrof : • --> herbivora : domba, zebra, kuda liar, gajah, jerapah, dll • --> karnivora : cheetah, singa, anjing liar, serigala dll • Pengurai : bakteri, jamur
  • 10.
  • 11.
  • 12.
    Suhu & Musimdi Sabana • Suhu udara di daerah sabana tetap sama sepanjang tahun, yaitu hangat, tetapi sabana mempunyai dua musim yang sangat berbeda; musim kering yang sangat panjang (musim dingin), dan musim basah (musim panas). • Pada musim kering, hanya ada kira-kira empat inci curah hujan. Di antara bulan Desember dan Februari bahkan tidak ada hujan sama sekali. Namun anehnya, di musim kering tersebut cuaca terasa lebih dingin dari biasa.
  • 13.
    Lanjutan • Pada musimpanas, sabana mendapat banyak air hujan. Di Afrika, musim hujan dimulai pada bulan Mei dan curah hujan mencapai 15 hingga 25 inci sepanjang waktu. • Cuaca menjadi panas dan lembap selama musim hujan berlangsung. Setiap hari, udara yang panas dan lembap menguap dan beradu dengan udara dingin sehingga berubah menjadi hujan.
  • 14.
    Manfaat Sabana • PertanianLadang • Pertanian Ladang adalah jenis usaha pertanian yang memanfaatkan lahan kering. Artinya, pertanian ladang tidak membutuhkan banyak air. Pertanian dengan sistem ladang cocok dengan iklim di daerah sabana yang tidak terlalu kering dan tidak terlalu basah.
  • 15.
  • 16.
    Peternakan • Masyarakat dapatmemilih antara ternak besar atau ternak kecil. Ternak besar yang dapat dibudidayakan adalah sapi. Selain sapi, hewan ternak besar yang dapat termasuk di dalamnya kerbau dan kuda. • Ternak kecil adalah jenis hewan domba (biri-biri), kambing dan kelinci. • Ada pula ternak babi yang dikembangkan di daerah sabana.
  • 17.
  • 18.
    Epilog • Ekosistem sabanaadalah bagian dari kehidupan, sudah selayaknya kita sebagai manusia ikut menjaga keseimbangan ekosistem ini. Misalnya, tidak sembarangan memburu hewan • Perlu dijaga kesetimbangan alam yang ada agar alam tetap dapat asri dan eksis hingga nanti.
  • 19.
    Lanjutan • Memanfaatkan organismeatau makhluk yang ada dalam ekosistem pada rumput juga diperbolehkan asalkan hanya dimanfaatkan sewajarnya saja dan tidak mengarah pada terjadinya kerusakan, karena nanti akan menimbulkan putusnya rantai makanan, dan akan berakibat kacaunya ekosistem dan yang pasti merugikan manusia secara perlahan.
  • 20.
    12 Sabana diIndonesia
  • 21.
  • 22.
  • 23.
  • 24.
  • 25.
    Sabana Cidaon -Taman Nasional Ujung Kulon
  • 26.
    Sabana Cikasur -Gn Argopuro
  • 27.
  • 28.
  • 29.
  • 30.
  • 31.
  • 32.
  • 33.
    Terima Kasih AtasPerhatiannya