DASAR-DASAR PENULISAN KARYA ILMIAH Oleh : Dr Yetti Supriyati , MPd 2008
APA YANG DIMAKSUD  KARYA ILMIAH? Karya ilmiah adalah suatu argumentasi penalaran keilmuan  yang ditulis secara logis, kronologis dan sistematis dan merupakan hasil pemikiran atau ide-ide baru  untuk menyelesaikan suatu masalah, yang terkumpul  berdasarkan pengalaman dan dibahas  dengan berbagai teori sebagai rujukan.
Seorang pendidik adalah ilmuwan yang memiliki fungsi ganda, yaitu: secara individual, pendidik harus melaksanakan tugasnya untuk penelaahan keilmuannya tanpa henti secara sosial pendidik sebagai ilmuwan bertanggung jawab agar hasil produk keilmuwannya diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat MENGAPA  PENDIDIK HARUS MENULIS  KARYA ILMIAH?
BAGAIMANA MENULIS KARYA ILMIAH Penulisan karya ilmiah berdasarkan masalah yang ada di lapangan Membuat suatu penulisan karya ilmiah harus  singkat, padat, dan akurat  Membuat detail dan rujukan yang cukup untuk memungkinkan orang lain mereproduks Kritik dari suatu publikasi boleh saja dilakukan asal mengkritik substansinya dan bukan penulisnya
TANGGUNG JAWAB PROFESIONAL DAN  MORAL  PENDIDIK SEBAGAI ILMUWAN Asas moral dalam penulisan ilmiah  mencakup: Kebenaran Kejujuran menyandarkan kepada kekuatan argumentasi rasional objektif kritis terbuka pragmatis netral dari nilai-nilai yang bersifat dogmatik dalam menafsirkan hakikat realitas
Terjadi masalah pada pendidikan dimana pendidik dan tenaga kependidikan  sendiri tidak sadar akan pentingnya masalah tersebut Pendidik dan tenaga kependidikan  telah merasakan adanya masalah yang perlu diselesaikan namun karena berbagai hal masalah tersebut belum muncul ke permukaan dan mendapatkan dukungan Adanya suatu masalah yang akan timbul disebabkan karena proses yang sedang berjalan sekarang ini Munculnya paham rasionalisasi yang salah yang tidak disadari oleh pendidik dan tenaga kependidikan  Adanya usaha dari pendidik dan tenaga kependidikan untuk menegakkan kebenaran Di tengah situasi dimana segenap nilai mengalami kegoncangan TIMBULNYA MASALAH
CONTOH MASALAH….. Bagaimana meningkatkan profesionalitas guru IPA khususnya dalam bidang penilaian hasil belajar siswa?  Kenyataan menunjukkan masih banyak guru IPA yang belum sepenuhnya mampu menerapkan sistem penilaian yang komprehensif terutama penilaian yang sesuai dengan karakteristik IPA.  Bagaimana merencanakan alat  peraga fisika untuk membantu terlaksananya  pembelajaran fisika  yang dapat memberikan pengalaman langsung dan melatih keterampilan proses sains?
CONTOH MASALAH… Tuntutan untuk menghasilkan kualitas lulusan yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat melalui KTSP  menjadi salah satu fokus dari pengelola pendidikan pada tingkat pendidikan dasar.  Strategi pembelajaran yang bersifat konvensional belum ke arah pengembangan  multiple intell i gences , sehingga  guru kurang pandai melahirkan ide-ide baru  dalam pembelajaran yang inovatif .  Bagaimana memanfaatkan teknologi komunikasi  dan informasi untuk  pengembangan  pembelajaran sains  dan matematika  dengan berbasis multimedia
Contoh Latar belakang masalah….. Bagi suatu Bank yang memiliki cabang di berbagai daerah/kota di dalam negeri maupun di luar negeri memerlukan  upgrading  karyawan secara terus menerus melalui  training .  Jumlah  karyawan dan banyaknya level jabatan menjadi masalah dalam pengorganisasian training. Dalam menyelenggarakan  training , suatu Bank harus menyediakan secara khusus panitia  training , instruktur, tempat, waktu, dan biaya akomodasi.  Masalah lain yang dihadapi saat pelaksanaan training, sejumlah karyawan akan meninggalkan tempat tugas, hal ini merupakan kerugian waktu dan juga dapat menjadi  lost of opportunity  bagi Bank. Selain itu waktu yang diperlukan untuk melatih bergantung pada  jumlah karyawan, jika jumlah karyawan banyak, maka harus dibuat kelas parallel atau panitia training harus terus menerus melaksanakan pelatihan beberapa tahap. Keadaan ini merupakan biaya yang tinggi yang harus ditanggung oleh Bank. Salah satu alternatif untuk efisiensi biaya dan waktu dikembangkan model pelatihan berbasis  e–learning.
CONTOH JUDUL-JUDUL  KARYA ILMIAH UPAYA MENINGKATKAN  KUALITAS PEMBELAJARAN SAINS MELALUI PENGEMBANGAN  MULTIPLE INTELLEGENCES STANDAR PENILAIAN KELOMPOK MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI UPAYA MENUJU PROFESIONALITAS GURU RUMPUN MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DENGAN PENINGKATAN KEMAMPUAN PENILAIAN PEMBELAJARAN   PENGEMBANGAN BAHAN AJAR  PELATIHAN BAGI KARYAWAN BANK BERBASIS  E-LEARNING   PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PEMBELAJARAN SAINS DAN MATEMATIKA STRATEGI PEMBELAJARAN MIPA BERBASIS KBK
URUTAN PENULISAN I.  PENDAHULUAN II.  PERMASALAHAN III.  PEMBAHASAN IV. KESIMPULAN V.  DAFTAR PUSTAKA
I. PENDAHULUAN Dijelaskan latar belakang timbulnya masalah Urutan penulisan dari hal-hal yang umum ke hal-hal yang khusus Setiap variabel diberikan contoh fakta-fakta yang ada di lapangan Hubungkan dengan sedikit teori atau perbandingkan dengan fakta lain ( misal di luar negeri), atau aturan-aturan yang berlaku ( misal PP, Permen dst) Pada akhir pendahuluan ditekankan pentingnya mencarikan solusi untuk permasalahan tersebut
II. PERMASALAHAN Permasalahan merupakan upaya untuk menyatakan secara tersurat pertanyaan-pertanyaan atau pernyataan  yang ingin dicari jawabannya Rumuskan permasalahan dengan bahasa pertanyaan atau pernyataan berdasarkan latar belakang yang telah di jelaskan pada pendahuluan
III. PEMBAHASAN Pembahasan merupakan pengetahuan –pengetahuan ilmiah sebagai  premis dalam argumentasi  Setiap variabel dibahas berdasarkan teori-teori, konsep-konsep, peraturan dsb Dibahas  beberapa alternatif sebagai solusi untuk mencapai penyelesaian permasalahan Diberikan penguatan solusi yang paling efektif untuk penyelesaian permasalahan
IV. KESIMPULAN Kesimpulan merupakan sintesis dari keseluruhan aspek yang diuraikan secara ringkas dari hasil pembahasan dan merupakan solusi jawaban untuk menyelesaikan permasalahan
V. DAFTAR PUSTAKA Dituliskan berbagai buku rujukan  Tulislah buku rujukan dengan mengacu salah satu teknik penulisan daftar pustaka
PUBLIKASI HASIL KARYA ILMIAH  Pendidik  harus segera mempublikasikan temuannya dalam jurnal  ilmiah. mempublikasikan karya ilmiah di jurnal harus memiliki tanggung jawab terhadap penulisannya yang akurat, dan tidak bias dalam menginterpretasinya Seorang pendidik tidak dibenarkan menyatakan suatu penemuan yang plagiat  dipublikasikan dalam jurnal ilmiah.
Etika akademis yang harus dimiliki oleh setiap pendidik sebagai pedoman dalam menjalankan aktivitas akademiknya, antara lain: Bekerja dengan JUJUR. Tidak mencurangi  DATA. Berusaha selalu bertindak TEPAT, TELITI dan CERMAT. Berlaku ADIL terhadap pendapat orang lain yang muncul terlebih dahulu. Menjauhi pandangan BERBIAS terhadap data dan pemikiran orang lain. Tidak BERKOMPROMI tetapi mengusahakan penyelesaian permasalahan secara tuntas.
Etika Ilmuwan dalam penulisan Karya Tulis Ilmiah   OBYEKTIF,  (berdasarkan kondisi faktual) UP TO DATE,  (yang ditulis merupakan perkembangan ilmu paling akhir) RASIONAL,  (berfungsi sebagai wahana penyampaian kritik timbal-balik) RESERVED,  (tidak overcliming, jujur, lugas dan tidak bermotif pribadi) EFEKTIF dan EFISIEN,  (tulisan sebagai alat komunikasi yang berdaya tarik   tinggi).

Dasar Dasar Penulisan Ilmiah

  • 1.
    DASAR-DASAR PENULISAN KARYAILMIAH Oleh : Dr Yetti Supriyati , MPd 2008
  • 2.
    APA YANG DIMAKSUD KARYA ILMIAH? Karya ilmiah adalah suatu argumentasi penalaran keilmuan yang ditulis secara logis, kronologis dan sistematis dan merupakan hasil pemikiran atau ide-ide baru untuk menyelesaikan suatu masalah, yang terkumpul berdasarkan pengalaman dan dibahas dengan berbagai teori sebagai rujukan.
  • 3.
    Seorang pendidik adalahilmuwan yang memiliki fungsi ganda, yaitu: secara individual, pendidik harus melaksanakan tugasnya untuk penelaahan keilmuannya tanpa henti secara sosial pendidik sebagai ilmuwan bertanggung jawab agar hasil produk keilmuwannya diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat MENGAPA PENDIDIK HARUS MENULIS KARYA ILMIAH?
  • 4.
    BAGAIMANA MENULIS KARYAILMIAH Penulisan karya ilmiah berdasarkan masalah yang ada di lapangan Membuat suatu penulisan karya ilmiah harus singkat, padat, dan akurat Membuat detail dan rujukan yang cukup untuk memungkinkan orang lain mereproduks Kritik dari suatu publikasi boleh saja dilakukan asal mengkritik substansinya dan bukan penulisnya
  • 5.
    TANGGUNG JAWAB PROFESIONALDAN MORAL PENDIDIK SEBAGAI ILMUWAN Asas moral dalam penulisan ilmiah mencakup: Kebenaran Kejujuran menyandarkan kepada kekuatan argumentasi rasional objektif kritis terbuka pragmatis netral dari nilai-nilai yang bersifat dogmatik dalam menafsirkan hakikat realitas
  • 6.
    Terjadi masalah padapendidikan dimana pendidik dan tenaga kependidikan sendiri tidak sadar akan pentingnya masalah tersebut Pendidik dan tenaga kependidikan telah merasakan adanya masalah yang perlu diselesaikan namun karena berbagai hal masalah tersebut belum muncul ke permukaan dan mendapatkan dukungan Adanya suatu masalah yang akan timbul disebabkan karena proses yang sedang berjalan sekarang ini Munculnya paham rasionalisasi yang salah yang tidak disadari oleh pendidik dan tenaga kependidikan Adanya usaha dari pendidik dan tenaga kependidikan untuk menegakkan kebenaran Di tengah situasi dimana segenap nilai mengalami kegoncangan TIMBULNYA MASALAH
  • 7.
    CONTOH MASALAH….. Bagaimanameningkatkan profesionalitas guru IPA khususnya dalam bidang penilaian hasil belajar siswa? Kenyataan menunjukkan masih banyak guru IPA yang belum sepenuhnya mampu menerapkan sistem penilaian yang komprehensif terutama penilaian yang sesuai dengan karakteristik IPA. Bagaimana merencanakan alat peraga fisika untuk membantu terlaksananya pembelajaran fisika yang dapat memberikan pengalaman langsung dan melatih keterampilan proses sains?
  • 8.
    CONTOH MASALAH… Tuntutanuntuk menghasilkan kualitas lulusan yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat melalui KTSP menjadi salah satu fokus dari pengelola pendidikan pada tingkat pendidikan dasar. Strategi pembelajaran yang bersifat konvensional belum ke arah pengembangan multiple intell i gences , sehingga guru kurang pandai melahirkan ide-ide baru dalam pembelajaran yang inovatif . Bagaimana memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi untuk pengembangan pembelajaran sains dan matematika dengan berbasis multimedia
  • 9.
    Contoh Latar belakangmasalah….. Bagi suatu Bank yang memiliki cabang di berbagai daerah/kota di dalam negeri maupun di luar negeri memerlukan upgrading karyawan secara terus menerus melalui training . Jumlah karyawan dan banyaknya level jabatan menjadi masalah dalam pengorganisasian training. Dalam menyelenggarakan training , suatu Bank harus menyediakan secara khusus panitia training , instruktur, tempat, waktu, dan biaya akomodasi. Masalah lain yang dihadapi saat pelaksanaan training, sejumlah karyawan akan meninggalkan tempat tugas, hal ini merupakan kerugian waktu dan juga dapat menjadi lost of opportunity bagi Bank. Selain itu waktu yang diperlukan untuk melatih bergantung pada jumlah karyawan, jika jumlah karyawan banyak, maka harus dibuat kelas parallel atau panitia training harus terus menerus melaksanakan pelatihan beberapa tahap. Keadaan ini merupakan biaya yang tinggi yang harus ditanggung oleh Bank. Salah satu alternatif untuk efisiensi biaya dan waktu dikembangkan model pelatihan berbasis e–learning.
  • 10.
    CONTOH JUDUL-JUDUL KARYA ILMIAH UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN SAINS MELALUI PENGEMBANGAN MULTIPLE INTELLEGENCES STANDAR PENILAIAN KELOMPOK MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI UPAYA MENUJU PROFESIONALITAS GURU RUMPUN MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DENGAN PENINGKATAN KEMAMPUAN PENILAIAN PEMBELAJARAN PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PELATIHAN BAGI KARYAWAN BANK BERBASIS E-LEARNING PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PEMBELAJARAN SAINS DAN MATEMATIKA STRATEGI PEMBELAJARAN MIPA BERBASIS KBK
  • 11.
    URUTAN PENULISAN I. PENDAHULUAN II. PERMASALAHAN III. PEMBAHASAN IV. KESIMPULAN V. DAFTAR PUSTAKA
  • 12.
    I. PENDAHULUAN Dijelaskanlatar belakang timbulnya masalah Urutan penulisan dari hal-hal yang umum ke hal-hal yang khusus Setiap variabel diberikan contoh fakta-fakta yang ada di lapangan Hubungkan dengan sedikit teori atau perbandingkan dengan fakta lain ( misal di luar negeri), atau aturan-aturan yang berlaku ( misal PP, Permen dst) Pada akhir pendahuluan ditekankan pentingnya mencarikan solusi untuk permasalahan tersebut
  • 13.
    II. PERMASALAHAN Permasalahanmerupakan upaya untuk menyatakan secara tersurat pertanyaan-pertanyaan atau pernyataan yang ingin dicari jawabannya Rumuskan permasalahan dengan bahasa pertanyaan atau pernyataan berdasarkan latar belakang yang telah di jelaskan pada pendahuluan
  • 14.
    III. PEMBAHASAN Pembahasanmerupakan pengetahuan –pengetahuan ilmiah sebagai premis dalam argumentasi Setiap variabel dibahas berdasarkan teori-teori, konsep-konsep, peraturan dsb Dibahas beberapa alternatif sebagai solusi untuk mencapai penyelesaian permasalahan Diberikan penguatan solusi yang paling efektif untuk penyelesaian permasalahan
  • 15.
    IV. KESIMPULAN Kesimpulanmerupakan sintesis dari keseluruhan aspek yang diuraikan secara ringkas dari hasil pembahasan dan merupakan solusi jawaban untuk menyelesaikan permasalahan
  • 16.
    V. DAFTAR PUSTAKADituliskan berbagai buku rujukan Tulislah buku rujukan dengan mengacu salah satu teknik penulisan daftar pustaka
  • 17.
    PUBLIKASI HASIL KARYAILMIAH Pendidik harus segera mempublikasikan temuannya dalam jurnal ilmiah. mempublikasikan karya ilmiah di jurnal harus memiliki tanggung jawab terhadap penulisannya yang akurat, dan tidak bias dalam menginterpretasinya Seorang pendidik tidak dibenarkan menyatakan suatu penemuan yang plagiat dipublikasikan dalam jurnal ilmiah.
  • 18.
    Etika akademis yangharus dimiliki oleh setiap pendidik sebagai pedoman dalam menjalankan aktivitas akademiknya, antara lain: Bekerja dengan JUJUR. Tidak mencurangi DATA. Berusaha selalu bertindak TEPAT, TELITI dan CERMAT. Berlaku ADIL terhadap pendapat orang lain yang muncul terlebih dahulu. Menjauhi pandangan BERBIAS terhadap data dan pemikiran orang lain. Tidak BERKOMPROMI tetapi mengusahakan penyelesaian permasalahan secara tuntas.
  • 19.
    Etika Ilmuwan dalampenulisan Karya Tulis Ilmiah OBYEKTIF, (berdasarkan kondisi faktual) UP TO DATE, (yang ditulis merupakan perkembangan ilmu paling akhir) RASIONAL, (berfungsi sebagai wahana penyampaian kritik timbal-balik) RESERVED, (tidak overcliming, jujur, lugas dan tidak bermotif pribadi) EFEKTIF dan EFISIEN, (tulisan sebagai alat komunikasi yang berdaya tarik tinggi).