TRENDOKI
FOOD AND FASHION
Pengantar Bisnis // Business Plan // Dosen: Dr. Lili Adi Wibowo, S.Sos, S.Pd, M
Company
Background
1
FA. TRENDO DITRAS
USAHA
Was Born ...
in BANDUNG ...
on March 23rd 2015
Oleh ..
TRIA APRILIA
DIAN
ANGGREINI
SAYIDAH NT
Bidang Usaha : Kuliner dan Fashion
Alamat : Kompleks Cilame Permai
Jln. Teritorial No. B31/64
RT/RW 003/019 Desa
Cilame Bandung Barat
No Telp : 087718555063
Email : trendodu@gmail.com
FA. TRENDO DITRAS
USAHA
Company
GOAL
Menjadi perusahaan yang
memberikan manfaat
bagi masyarakat
Our
VISI...
“Menjadi perusahaan yang memberikan
kepuasan dan kenikmatan untuk
konsumen dengan
produk yang berkualitas
dengan cita rasa tinggi”
Our MISI...
Memberikan pelayanan
seramah mungkin
kepada konsumen
Menjual produk kepada
seluruh lapisan
masyarakat
Menggunakan media
online dalam pemasaran
Memproduksi produk
(makanan) berkualitas
tinggi, halal, dan inovatif
MANAGER
KEUANGAN
MANAGER
PRODUKSI
MANAGER
MANAGER
PEMASARAN
PEGAWAI 3PEGAWAI 2PEGAWAI 1 ONLINEOFFLINE
ORGANIZATION OF
TRENDOKI
Konsep
2
Sekarang makanan dengan rasa
green tea sedang booming
Kenapa tidak untuk memanfaat
kan fenomena tersebut ? Lalu..
...kami mereplikasi green tea ke dalam
kue dorayaki dan kue soes
Analisis
LINGKUNGAN
BISNIS
3
• Analisis Kuantitatif dan
Kualitatif S-W
• Analisis Kualitatif dan
Kuantitatif O-T
• Matriks TWOS/SWOT
• Matriks BCG
• Matriks GE
ANALISIS O-T
• Mahasiswa membutuhkan cemilan yang
mengenyangkan
• Peluang bisnis dalam pasar industri
makanan di Indonesia yang tinggi
• Perubahan pola konsumsi masyarakat
Indonesia di kota-kota besar yang mulai
mengkosumsi roti sebagai pengganti
nasi
• Pengetahuan masyarakat tentang
kesehatan semakin luas
• Teknologi semakin canggih
• Masyarakat yang selalu ingin mencoba
hal yang baru
• Terdapat perusahaan pengirim barang
yang mampu menjangkau seluruh
wilayah
• Kebanyakan orang menyukai rasa
greentea
• Banyak orang yang menyukai makanan
manis sebagai hidangan tamu
• Meningkatnya jumlah penduduk
• Masyarakat mayoritas muslim
• Bahan baku selalu tersedia
• Mendekati bulan puasa
• Masyarakat akan rela mengeluarkan
dana untuk membeli barang yang
memang sesuai dengan harapannya
sekalipun harganya tinggi
• Pemasaran menggunakan media sosial
untuk promosi produknya
• Daya beli masyarakat terhadap cemilan
turun
• Harga BBM naik, sehingga menambah
biaya produksi
• Adanya merek yang lebih terkenal
• Masuknya pesaing baru
• Banyaknya perusahaan membuka
usaha makanan greentea dan dorayaki
• Tingginya harga bahan baku
• Masyarakat mudah bosan
• Selera konsumsi masyarakat berbeda-
beda
• Produk pesaing dengan harga lebih
rendah
• Sulit memasuki pasar
• Banyak isu tentang makanan berbahaya
sehingga membuat masyarakat ragu
terhadap produk
• Konsumen lebih percaya kepada
perusahaan yang lebih terkenal dan
terpecaya
• Adanya tuntutan dari konsumen
• Adanya produk subsitusi dari dorayaki
• Pasar tidak mudah menerima produk
baru
EFAS ANALISIS OPPORTUNITIES KUANTITATIF
No Indikator Bobot Rating Skor Keterangan
OPPORTUNITIES
1
Peluang bisnis dalam pasar industri
makanan di Indonesia yang tinggi
0,03 2,0 0,06 Minat masyarakat terhadap makanan semakin meningkat
2
Kebanyakan orang menyukai rasa
greentea
0,06 3,0 0,18
Sekarang ini banyak produk rasa greentea yang sedang booming
dimasyarakat, seperti kue cubit, ice cream, milk shake, roti.
3
Masyarakat yang selalu ingin mencoba hal
yang baru
0,05 2,0 0,1
Ini terbukti ketika produk makanan kue cubit rasa greentea segera
diminati masyarakat
4
Perubahan pola konsumsi masyarakat
Indonesia di kota-kota besar yang mulai
mengkosumsi roti sebagai pengganti nasi
0,04 2,1 0,084
Di kota-kota besar kebanyakan mengganti makanan pokok dari
nasi menjadi roti, alasannya tingkat karbohidrat yang dimiliki roti
lebih rendah dibandingkan nasi
5
Mahasiswa membutuhkan cemilan yang
mengenyangkan
0,06 2,8 0,168
Mahasiswa belum berpenghasilan sehingga mereka harus
menggunakan uang saku sebaik mungkin dan mereka memilih
makanan yang mengenyangkan
6
Banyak orang yang menyukai makanan
manis sebagai hidangan tamu
0,05 1,8 0,09
Rata-rata di Indonesia memberi suguhan kepada tamu berupa
makanan manis
7 Bahan baku selalu tersedia 0,06 2,5 0,15 Bahan baku tidak bersifat musiman
8 Teknologi semakin canggih 0,08 3,5 0,28
Pemasaran dapat dilakukan diinternet karena perkembangan
teknologi
9
Pengetahuan masyarakat tentang
kesehatan semakin luas
0,03 1,2 0,036
Masyarakat sudah mengetahui perbedaan makanan yang
mengandung zat berbahaya seperti boraks, formalin, dsb dan
masyarakat juga lebih selektif memilih makanan
10
Terdapat perusahaan pengirim barang
yang mampu menjangkau seluruh wilayah
0,04 3,0 0,12 Seperti JNE yang dapat mengirim produk trendoki
EFAS ANALISIS THREATS KUANTITATIF
No Indikator Bobot Rating Skor Keterangan
THREATS
1 Adanya merek yang lebih terkenal 0,08 1,0 0,08 Merek makanan dorayaki seperti Dorayaki Addict
2 Sulit memasuki pasar 0,09 1,0 0,09 Persaingan dengan produk sejenis cukup ketat
3
Banyaknya perusahaan membuka usaha
makanan greentea dan dorayaki
0,05 2,9 0,145
Greentea Holic, Toast Box, Heaven Greentea, Kue Balok Green
Tea, Upnormal
4
Harga BBM naik, sehingga menambah
biaya produksi
0,03 3,0 0,09
Harga BBM naik dari Rp 6.600,00 (Februari 2015) menjadi Rp
6.800,00
5 Tingginya harga bahan baku 0,03 3,0 0,09
Bahan baku tepung terigu merek bogasari seharga Rp 10.500,00
/kg sedangkan harga tepung terigu pasar hanya Rp 8.000,00
6 Masuknya pesaing baru 0,04 3,0 0,12
Produk mudah ditiru sehingga banyak yang membuka usaha
sejenis
7
Banyak isu tentang makanan berbahaya
sehingga membuat masyarakat ragu
terhadap produk
0,04 2,6 0,104
Banyak berita tentang makanan yang mengandung zat kimia
berbahaya
8 Pasar tidak mudah menerima produk baru 0,04 2,6 0,104 Belum terbukti kualitas produknya
9
Produk pesaing dengan harga lebih
rendah
0,03 2,7 0,081 Dorayaki Dapur Mungil seharga Rp 2.000,00
10
Konsumen lebih percaya kepada
perusahaan yang lebih terkenal dan
terpecaya
0,07 1,0 0,07 Loyalitas konsumen kepada produk Green Tea Holic
TRENDOKI
TOTAL BOBOT RATING
Opportunities
0,50 1,268
Threats
0,50 0,974
EKSTERNAL
1,00 2,242
Teknologi semakin canggih adalah peluang
utama perusahaan
Sedangkan
Konsumen lebih percaya kepada merk yang
lebih terkenal adalah ancaman utama
perusahaan
ANALISIS S-W
• Memiliki variasi rasa yang banyak
• Penjualan secara jemput bola
• Memprioritaskan kepuasan konsumen
• Pelayanan yang ramah
• Bahan baku mudah didapatkan
• Dapat dijangkau oleh semua kalangan
masyarakat
• Bahan memiliki kualitas dan mutu yang
baik
• Tanpa zat pewarna berbahaya
• Tanpa pemanis buatan
• Produk memiliki gizi yang baik untuk
kesehatan
• SDM didayagunakan secara efektif dan
efisien
• Tanpa bahan pengawet
• Memiliki rasa yang enak
• Harga produk yang kompetitif
• Dapat dikonsumsi semua umur (anak-
anak sampai manula)
• Minimnya kepengurusan manajemen
• Merk belum terkenal
• Minimnya tenaga kerja
• Modal terbatas
• Tenaga kerja belum profesional
• Alat masih terbatas
• Produk mudah ditiru
• Pemasaran masih di lingkup kampus
UPI
• Kurangnya pengenalan produk
• Belum bisa menjual produk di luar
kampus UPI
• Belum bisa membuka untuk reseller
• Tempat produksi sangat jauh dari tempat
penjualan
• Belum memiliki tempat menjual produk
tetap
• Produk tidak dapat bertahan lama
• Produk mudah rusak
No Indikator Bobot Rating Skor Keterangan
STRENGHT
1
Dapat dikonsumsi semua umur (anak-anak s.d
dewasa manula)
0,06 3,5 0,21
Produk kami dapat dikonsumsi semua umur karena
tekstur yang lembut
2 Dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat 0,05 3,3 0,165
Harga trendoki cukup terjangkau yaitu Rp 3.500,00
yang dapat dijangkau semua kalangan masyarakat
3 Memiliki variasi rasa yang banyak 0,04 3,0 0,12
Trendoki memiliki beberapa variant rasa yaitu :
dorayaki isi greentea, dorayaki isi coklat nyam-nyam,
dorayaki isi strawberry, dorayaki isi coklat, dorayaki
isi cream cheese
4 Penjualan secara jemput bola 0,08 4,8 0,384
Penjualan trendoki dilakukan secara langsung
menawarkan ke konsumen
5 Pelayanan yang ramah 0,06 4,5 0,27
Kami melayani pelanggan seramah mungkin,
senyuman adalah hal pertama ketika bertemu
pelanggan
6 Bahan memiliki kualitas dan mutu yang baik 0,05 3,3 0,165
Bahan baku menggunakan bahan yang berkualitas
dan mutu baik
7 Bahan baku mudah didapatkan 0,05 3,3 0,165 Bahan baku tersedia di toko sembako dan toko kue
8 Tanpa bahan pengawet 0,04 3,0 0,12
Trendoki dibuat tanpa bahan pengawet sehingga
hanya mampu bertahan 3 hari
9 Tanpa zat pewarna berbahaya 0,04 3,0 0,12 Menggunakan pewarna makanan
10 Memprioritaskan kepuasan konsumen 0,04 3,0 0,12
Kami menjual produk ini dengan memprioritaskan
keinginan konsumen, semua masukan dan saran
IFAS ANALISIS STRENGHT KUANTITATIF
No Indikator Bobot Rating Skor Keterangan
WEEKNES
1 Modal terbatas 0,07 1,2 0,084
Sumber dana hanya berasal dari pemilik dan
pinjaman kecil saja
2 Merek belum terkenal 0,08 1 0,08 Perusahaan masih baru
3 Minimnya kepengurusan manajemen 0,04 2,8 0,112
Perusahaan masih belum banyak
pengalaman dalam menjalankan wirausaha
dan tenaga kerja yang hanya tiga orang saja
4 Tenaga kerja belum profesional 0,05 2,5 0,125
Tenaga kerja berasal dari mahasiswa yang
belum berpengalaman dalam produksi dan
pemasaran
5 Minimnya tenaga kerja 0,03 2,8 0,084
Belum memiliki dana yang cukup untuk
membyar upah tenaga kerja
6 Alat masih terbatas 0,02 2,7 0,054
Alat untuk memproduksi masih minim dan
harga alat tersebut mahal
7
Tempat produksi sangat jauh dari
tempat penjualan
0,06 1,4 0,084
Tempat produksi berada di Cimahi
sedangkan tempat penjualan berada di
kampus UPI
8 Kurangnya pengenalan produk 0,07 1,2 0,084 Perusahan belum membuat iklan
9
Belum bisa menjual produk di luar
kampus UPI
0,06 1,4 0,084
Perusahaan masih baru dan terlalu berfokus
penjualan di dalam kampus
10 Produk tidak dapat bertahan lama 0,02 2,7 0,054 Produk tidak memakai bahan pengawet
IFAS ANALISIS WEEKNES KUANTITATIF
TRENDOKI
TOTAL BOBOT RATING
Strenght
0,50 1,676
Weekness
0,50 1,839
INTERNAL
1,00 3,515
Penjualan secara jemput bola/door to
door menjadi kekuatan utama
sedangkan
Produk tidak dapat bertahan lama
menjadi kelemahan utama
Matriks
STRATEGI O-S
• Menyediakan variant rasa yang manis dan isian rasa greentea (S3, O6, O2)
• Menjual makanan kesemua umur dengan harga Rp 3.500,00 yang dapat dijangkau
oleh semua kalangan (S1, S2, O1)
• Menjual dorayaki di lingkungan kampus dan melayani konsumen dengan langsung
menawarinya (S4, O3, O5)
• Mencantumkan bahwa produk ini tidak memiliki bahan berbahaya di media online
dengan menjabarkan komposisinya (S8, S9, O8, O9)
Strenght
1 Dapat dikonsumsi semua umur
2 Dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat
3 Memiliki variasi rasa yang banyak
4 Penjualan secara jemput bola
5 Pelayanan yang ramah
6 Bahan memiliki kualitas dan mutu yang baik
7 Bahan baku mudah didapatkan
8 Tanpa bahan pengawet
9 Tanpa zat pewarna berbahaya
10 Memprioritaskan kepuasan konsumen
Opportunities
1
Peluang bisnis dalam pasar industri makanan di Indonesia
yang tinggi
2 Kebanyakan orang menyukai rasa greentea
3 Masyarakat yang selalu ingin mencoba hal yang baru
4
Perubahan pola konsumsi masyarakat Indonesia di kota-kota
besar yang mulai mengkosumsi roti sebagai pengganti nasi
5 Mahasiswa membutuhkan cemilan yang mengenyangkan
6
Banyak orang yang menyukai makanan manis sebagai
hidangan tamu
7 Bahan baku selalu tersedia
8 Teknologi semakin canggih
9 Pengetahuan masyarakat tentang kesehatan semakin luas
10
Terdapat perusahaan pengirim barang yang mampu
menjangkau seluruh wilayah
STRATEGI O-W
• Menjual melalui media online (W2, W8, W9, O8, O10)
• Membeli alat masak yang lebih modern (W6, O8)
• Pindah tempat produksi dengan yang lebih dekat (W7, W10, O7)
Weakness
1 Modal terbatas
2 Merek belum terkenal
3 Minimnya kepengurusan manajemen
4 Tenaga kerja belum profesional
5 Minimnya tenaga kerja
6 Alat masih terbatas
7 Tempat produksi sangat jauh dari tempat penjualan
8 Kurangnya pengenalan produk
9 Belum bisa menjual produk di luar kampus UPI
10 Produk tidak dapat bertahan lama
Opportunities
1
Peluang bisnis dalam pasar industri makanan di Indonesia yang
tinggi
2 Kebanyakan orang menyukai rasa greentea
3 Masyarakat yang selalu ingin mencoba hal yang baru
4
Perubahan pola konsumsi masyarakat Indonesia di kota-kota
besar yang mulai mengkosumsi roti sebagai pengganti nasi
5 Mahasiswa membutuhkan cemilan yang mengenyangkan
6
Banyak orang yang menyukai makanan manis sebagai hidangan
tamu
7 Bahan baku selalu tersedia
8 Teknologi semakin canggih
9 Pengetahuan masyarakat tentang kesehatan semakin luas
10
Terdapat perusahaan pengirim barang yang mampu
menjangkau seluruh wilayah
STRATEGI T-S
• Memperkenalkan keunggulan produk yaitu dengan pilihan rasa yang banyak dan
khas (S3, T3, T6)
• Menyewa tempat produksi yang lebih dekat/ menjual di lingkungan tempat produksi
dengan pelayanan ramah dan mendatangi konsumen langsung (S4, S5, S7, T4, T5,
T8)
• Mencantumkan komposisi pada kemasan produk (S8, S9, T7)
Threats
1 Adanya merek yang lebih terkenal
2 Sulit memasuki pasar
3
Banyaknya perusahaan membuka usaha makanan
greentea dan dorayaki
4 Harga BBM naik, sehingga menambah biaya produksi
5 Tingginya harga bahan baku
6 Masuknya pesaing baru
7
Banyak isu tentang makanan berbahaya sehingga
membuat masyarakat ragu terhadap produk
8 Pasar tidak mudah menerima produk baru
9 Produk pesaing dengan harga lebih rendah
10
Konsumen lebih percaya kepada perusahaan yang lebih
terkenal dan terpecaya
Strenght
1 Dapat dikonsumsi semua umur
2 Dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat
3 Memiliki variasi rasa yang banyak
4 Penjualan secara jemput bola
5 Pelayanan yang ramah
6 Bahan memiliki kualitas dan mutu yang baik
7 Bahan baku mudah didapatkan
8 Tanpa bahan pengawet
9 Tanpa zat pewarna berbahaya
10 Memprioritaskan kepuasan konsumen
STRATEGI T-W
• Meminjam pinjaman untuk membuat promosi dengan memberikan diskon
untuk penjualan pertama (W1, T2, T10)
Threats
1 Adanya merek yang lebih terkenal
2 Sulit memasuki pasar
3
Banyaknya perusahaan membuka usaha makanan
greentea dan dorayaki
4 Harga BBM naik, sehingga menambah biaya produksi
5 Tingginya harga bahan baku
6 Masuknya pesaing baru
7
Banyak isu tentang makanan berbahaya sehingga
membuat masyarakat ragu terhadap produk
8 Pasar tidak mudah menerima produk baru
9 Produk pesaing dengan harga lebih rendah
10
Konsumen lebih percaya kepada perusahaan yang lebih
terkenal dan terpecaya
Weakness
1 Modal terbatas
2 Merek belum terkenal
3 Minimnya kepengurusan manajemen
4 Tenaga kerja belum profesional
5 Minimnya tenaga kerja
6 Alat masih terbatas
7 Tempat produksi sangat jauh dari tempat penjualan
8 Kurangnya pengenalan produk
9 Belum bisa menjual produk di luar kampus UPI
10 Produk tidak dapat bertahan lama
Sumbu X (S+W/Internal)
Sumbu Y (O+T/Eksternal)
Matriks
BCG
5,0
2,242
0
1,03,515
MARKET SHARE
GROWTHRATE
Pada posisi Cow
Kualitas Inovasi Produk
Sejenis
1 .Pertumbuhan
Konsentrasi
melalui Integrasi
Vertikal
2. Pertumbuhan
Konsentrasi
melalui Integrasi
Horizontal
3. Penciutan
Turn Around
4. Stabilitas
Hati-Hati
9. Likuidasi
Bangkrut
8. Per-
tumbuhan
Difersifikasi
Konlomerasi
5. Pertumbuhan
Konsentrasi
Integrasi
Horizontal
6. Penciutan
Captive
Company atau
Divesment
7. Pertumbuhan
Difersifikasi
Konsentrik
69 3
6
3
KUAT RATA-
RATA
RENDAHSEDANGTINGGI
LEMAH
3,515
2,242
Matriks
GE
kosmetik property
Menambahkan produk baru tidak
sejeniss
Strategi
PERUSAHAAN
BISNIS
4
Jangka
Pendek
(Sekarang)
Meningkatkan
pangsa pasar
dengan
memperbanyak
iklan atau
memberikan
diskon
Menengah
• Memperlua
s penjualan
ke luar UPI
• Menambah
produk baru
Jangka
Panjang
Mengakuisisi
atau
mengaliansi
perusahaan
pemasok
5
Strategi
FUNGSIONAL
PERUSAHAAN
• Manajemen Operasi
• Manajemen SDM
• Manajemen
Pemasaran
• Manajemen Keuangan
dan Akuntansi
Manajemen
OPERA
SI
1
DORAYAKI
&
SOES
Pemasara
n Online
Perusahan
Pemasok
Pembelian
p
e
n
j
u
a
l
a
n
Pelanggan
RESELLE
R
Toko Alisha Busana
Muslim
Pasar Jl. Asemka
Jakarta
Pelanggan
{
P
e
n
j
u
a
l
a
n
Pembelian
Proses Pembuatan
DORAYAKI
BAHAN
DASAR
BAHAN
ISIAN
PEMBUATAN
Proses Pembuatan
KUE SOES
BAHAN
DASAR BAHAN
ISIAN
PEMBUATAN
2
Manajemen
SDM
Struktur Organisasi
“FA TRENDODITRAS USAHA”
KEUANGAN
(Tria Aprilia)
PEGAWAI
(Tria Aprilia)
PEGAWAI
(Sayidah Nurmaida)
PEGAWAI
(Dian Anggreini)
MANAGER/ PIMPINAN
(Sayidah Nurmaida)
PRODUKSI
PEMASARAN
(Dian Anggreini)
3
Manajemen
PEMASARA
N
• Operasional Map
• Segmentasi
• Target dan Posisi Perusahaan
• Strategi Pemasaran
• Strategi Produk
• Strategi Harga
• Strategi Promosi
Operational
MAP
SEGMENTASI
DEMOGRAFI
(Umur)
• 4-6 = 5%
• 7-12 = 10%
• 13-15 = 10%
• 16-18 = 15%
• >19 = 60%
SEGMENTASI
DEMOGRAFI
(Kelas Sosial)
• Bawah = 20%
• Tengah = 60%
• Atas = 20%
KELOMPO
K PEMAKAI
Dorayaki
dan
Soes
Reseller
Kerudung &
Accesories
Konsumen Umum
Hobi Kuliner
Penyuka Makanan
Jepang
Konsumen Umum
Hobi Belanja
Mahasiswi
Penyuka Fashion
TARGET
• Umur >15th
(75%)
• Hobi kuliner
• Penyuka
fashion
DAN POSITIONING
Dorayaki yang
menjadi
trendsetter dan
menjadi
pembangkit
bisnis dorayaki
yang sudah agak
redup
STRATEGI
PEMASARAN
Dorayaki, Soes
&
Reseller
Door to door
Membuka Stand
Online
STRATEGI PRODUK
• Rasa lebih enak
• Tekstur empuk
• Tanpa pengawet dan
pewarna berbahaya
• Fresh from the oven
• Masa simpan tidak lebih dari
1 hari
• Memprioritaskan kehalalan
STRATEGI
HARGA
• Harga lebih rendah
30% dari harga pesaing
STRATEGI
PROMOSI
1. Memberikan
sampel gratis
untuk percobaan
2. Akan
membuka stand
di event-event
tertentu
4
Manajemen
KEUANGAN
&
AKUNTANSI
• Struktur Modal yang Dimiliki
• Analisis Keuangan
• Analisis Usaha
• Analisis Keuntungan
• Analisis Kelayakan
• Analisis BEP
• Analisis ROI
Struktur
Modal
TRENDOKI
Modal Awal
Modal Ny. Dian Anggreini Rp 50.000,00
Modal Ny. Sayidah Nurmaida T Rp 50.000,00
Modal Ny. Tria Aprilia Rp 50.000,00
Total Modal yang Dimiliki Rp 150.000,00
Analisis
KEUANGAN
Total Biaya Dorayaki
Greentea
(20 Buah)
Keuntungan
sebesar Rp
28.130
Total Biaya Dorayaki
Cheese, Coklat, & Strawberry
(20 Buah)
Rp 44.400
Keuntungan
sebesar Rp
25.600
Total Biaya Kue Soes
Greenta
(20 Buah)
Keuntungan
sebesar Rp
19.200
Analisis
USAHA
Total Modal yang dibutuhkan per
bulannya dalam memproduksi 6o buah
produk/hari yaitu Rp 3.862.100,00
Analisis Laba Bersih selama satu bulan
dengan asumsi penjualan 60 buah produk
makanan/hari Rp 2.137.900,00 dan reseller
60 pcs/bln Rp 675.000,00
Analisis
KEUNTUNGAN
Berdasarkan analisis rasio pendapatan dan biaya
adalah sebesar 1,55. Hal ini berarti biaya
operasional sebesar Rp 3.862.100,00 akan
diperoleh pendapatan sebesar 1,55 kali lipat
selama 1 bulan.
Analisis
KELAYAKAN
BEP Volume Konsumen sebesar Rp
2.145,61/bulan
BEP Harga Operasi sebesar Rp
180,00/bulan
Analisis
BEP
Dari hasil perhitungan dapat disimpulkan
bahwa modal sebesar Rp. 1000,00
diperoleh keuntungan sebesar Rp. 356,30
Analisis
ROI
TRENDOKI belum
menggunakan sistem akuntansi
dalam manajemen
keuangannya
Terima Kasih
PHOTO CREDIT
All slide : Google Picture
expect Slide 6,18, 52,54, 55, 57, 67, 68, 75,
76, 77 : personal document
And Inspiration from
http://www.ronapresentasi.com/desain-slide-
presentasi-keren/

Business Plan Presentation

  • 2.
    TRENDOKI FOOD AND FASHION PengantarBisnis // Business Plan // Dosen: Dr. Lili Adi Wibowo, S.Sos, S.Pd, M
  • 3.
  • 4.
  • 5.
    in BANDUNG ... onMarch 23rd 2015
  • 6.
  • 7.
    Bidang Usaha :Kuliner dan Fashion Alamat : Kompleks Cilame Permai Jln. Teritorial No. B31/64 RT/RW 003/019 Desa Cilame Bandung Barat No Telp : 087718555063 Email : trendodu@gmail.com FA. TRENDO DITRAS USAHA
  • 8.
  • 9.
    Menjadi perusahaan yang memberikanmanfaat bagi masyarakat
  • 10.
  • 11.
    “Menjadi perusahaan yangmemberikan kepuasan dan kenikmatan untuk konsumen dengan produk yang berkualitas dengan cita rasa tinggi”
  • 12.
  • 13.
    Memberikan pelayanan seramah mungkin kepadakonsumen Menjual produk kepada seluruh lapisan masyarakat Menggunakan media online dalam pemasaran Memproduksi produk (makanan) berkualitas tinggi, halal, dan inovatif
  • 14.
  • 15.
  • 16.
    Sekarang makanan denganrasa green tea sedang booming
  • 17.
    Kenapa tidak untukmemanfaat kan fenomena tersebut ? Lalu..
  • 18.
    ...kami mereplikasi greentea ke dalam kue dorayaki dan kue soes
  • 19.
  • 20.
    • Analisis Kuantitatifdan Kualitatif S-W • Analisis Kualitatif dan Kuantitatif O-T • Matriks TWOS/SWOT • Matriks BCG • Matriks GE
  • 21.
  • 22.
    • Mahasiswa membutuhkancemilan yang mengenyangkan • Peluang bisnis dalam pasar industri makanan di Indonesia yang tinggi • Perubahan pola konsumsi masyarakat Indonesia di kota-kota besar yang mulai mengkosumsi roti sebagai pengganti nasi • Pengetahuan masyarakat tentang kesehatan semakin luas • Teknologi semakin canggih • Masyarakat yang selalu ingin mencoba hal yang baru • Terdapat perusahaan pengirim barang yang mampu menjangkau seluruh wilayah • Kebanyakan orang menyukai rasa greentea • Banyak orang yang menyukai makanan manis sebagai hidangan tamu • Meningkatnya jumlah penduduk • Masyarakat mayoritas muslim • Bahan baku selalu tersedia • Mendekati bulan puasa • Masyarakat akan rela mengeluarkan dana untuk membeli barang yang memang sesuai dengan harapannya sekalipun harganya tinggi • Pemasaran menggunakan media sosial untuk promosi produknya
  • 23.
    • Daya belimasyarakat terhadap cemilan turun • Harga BBM naik, sehingga menambah biaya produksi • Adanya merek yang lebih terkenal • Masuknya pesaing baru • Banyaknya perusahaan membuka usaha makanan greentea dan dorayaki • Tingginya harga bahan baku • Masyarakat mudah bosan • Selera konsumsi masyarakat berbeda- beda • Produk pesaing dengan harga lebih rendah • Sulit memasuki pasar • Banyak isu tentang makanan berbahaya sehingga membuat masyarakat ragu terhadap produk • Konsumen lebih percaya kepada perusahaan yang lebih terkenal dan terpecaya • Adanya tuntutan dari konsumen • Adanya produk subsitusi dari dorayaki • Pasar tidak mudah menerima produk baru
  • 24.
    EFAS ANALISIS OPPORTUNITIESKUANTITATIF No Indikator Bobot Rating Skor Keterangan OPPORTUNITIES 1 Peluang bisnis dalam pasar industri makanan di Indonesia yang tinggi 0,03 2,0 0,06 Minat masyarakat terhadap makanan semakin meningkat 2 Kebanyakan orang menyukai rasa greentea 0,06 3,0 0,18 Sekarang ini banyak produk rasa greentea yang sedang booming dimasyarakat, seperti kue cubit, ice cream, milk shake, roti. 3 Masyarakat yang selalu ingin mencoba hal yang baru 0,05 2,0 0,1 Ini terbukti ketika produk makanan kue cubit rasa greentea segera diminati masyarakat 4 Perubahan pola konsumsi masyarakat Indonesia di kota-kota besar yang mulai mengkosumsi roti sebagai pengganti nasi 0,04 2,1 0,084 Di kota-kota besar kebanyakan mengganti makanan pokok dari nasi menjadi roti, alasannya tingkat karbohidrat yang dimiliki roti lebih rendah dibandingkan nasi 5 Mahasiswa membutuhkan cemilan yang mengenyangkan 0,06 2,8 0,168 Mahasiswa belum berpenghasilan sehingga mereka harus menggunakan uang saku sebaik mungkin dan mereka memilih makanan yang mengenyangkan 6 Banyak orang yang menyukai makanan manis sebagai hidangan tamu 0,05 1,8 0,09 Rata-rata di Indonesia memberi suguhan kepada tamu berupa makanan manis 7 Bahan baku selalu tersedia 0,06 2,5 0,15 Bahan baku tidak bersifat musiman 8 Teknologi semakin canggih 0,08 3,5 0,28 Pemasaran dapat dilakukan diinternet karena perkembangan teknologi 9 Pengetahuan masyarakat tentang kesehatan semakin luas 0,03 1,2 0,036 Masyarakat sudah mengetahui perbedaan makanan yang mengandung zat berbahaya seperti boraks, formalin, dsb dan masyarakat juga lebih selektif memilih makanan 10 Terdapat perusahaan pengirim barang yang mampu menjangkau seluruh wilayah 0,04 3,0 0,12 Seperti JNE yang dapat mengirim produk trendoki
  • 25.
    EFAS ANALISIS THREATSKUANTITATIF No Indikator Bobot Rating Skor Keterangan THREATS 1 Adanya merek yang lebih terkenal 0,08 1,0 0,08 Merek makanan dorayaki seperti Dorayaki Addict 2 Sulit memasuki pasar 0,09 1,0 0,09 Persaingan dengan produk sejenis cukup ketat 3 Banyaknya perusahaan membuka usaha makanan greentea dan dorayaki 0,05 2,9 0,145 Greentea Holic, Toast Box, Heaven Greentea, Kue Balok Green Tea, Upnormal 4 Harga BBM naik, sehingga menambah biaya produksi 0,03 3,0 0,09 Harga BBM naik dari Rp 6.600,00 (Februari 2015) menjadi Rp 6.800,00 5 Tingginya harga bahan baku 0,03 3,0 0,09 Bahan baku tepung terigu merek bogasari seharga Rp 10.500,00 /kg sedangkan harga tepung terigu pasar hanya Rp 8.000,00 6 Masuknya pesaing baru 0,04 3,0 0,12 Produk mudah ditiru sehingga banyak yang membuka usaha sejenis 7 Banyak isu tentang makanan berbahaya sehingga membuat masyarakat ragu terhadap produk 0,04 2,6 0,104 Banyak berita tentang makanan yang mengandung zat kimia berbahaya 8 Pasar tidak mudah menerima produk baru 0,04 2,6 0,104 Belum terbukti kualitas produknya 9 Produk pesaing dengan harga lebih rendah 0,03 2,7 0,081 Dorayaki Dapur Mungil seharga Rp 2.000,00 10 Konsumen lebih percaya kepada perusahaan yang lebih terkenal dan terpecaya 0,07 1,0 0,07 Loyalitas konsumen kepada produk Green Tea Holic
  • 26.
    TRENDOKI TOTAL BOBOT RATING Opportunities 0,501,268 Threats 0,50 0,974 EKSTERNAL 1,00 2,242
  • 27.
    Teknologi semakin canggihadalah peluang utama perusahaan Sedangkan Konsumen lebih percaya kepada merk yang lebih terkenal adalah ancaman utama perusahaan
  • 28.
  • 29.
    • Memiliki variasirasa yang banyak • Penjualan secara jemput bola • Memprioritaskan kepuasan konsumen • Pelayanan yang ramah • Bahan baku mudah didapatkan • Dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat • Bahan memiliki kualitas dan mutu yang baik • Tanpa zat pewarna berbahaya • Tanpa pemanis buatan • Produk memiliki gizi yang baik untuk kesehatan • SDM didayagunakan secara efektif dan efisien • Tanpa bahan pengawet • Memiliki rasa yang enak • Harga produk yang kompetitif • Dapat dikonsumsi semua umur (anak- anak sampai manula)
  • 30.
    • Minimnya kepengurusanmanajemen • Merk belum terkenal • Minimnya tenaga kerja • Modal terbatas • Tenaga kerja belum profesional • Alat masih terbatas • Produk mudah ditiru • Pemasaran masih di lingkup kampus UPI • Kurangnya pengenalan produk • Belum bisa menjual produk di luar kampus UPI • Belum bisa membuka untuk reseller • Tempat produksi sangat jauh dari tempat penjualan • Belum memiliki tempat menjual produk tetap • Produk tidak dapat bertahan lama • Produk mudah rusak
  • 31.
    No Indikator BobotRating Skor Keterangan STRENGHT 1 Dapat dikonsumsi semua umur (anak-anak s.d dewasa manula) 0,06 3,5 0,21 Produk kami dapat dikonsumsi semua umur karena tekstur yang lembut 2 Dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat 0,05 3,3 0,165 Harga trendoki cukup terjangkau yaitu Rp 3.500,00 yang dapat dijangkau semua kalangan masyarakat 3 Memiliki variasi rasa yang banyak 0,04 3,0 0,12 Trendoki memiliki beberapa variant rasa yaitu : dorayaki isi greentea, dorayaki isi coklat nyam-nyam, dorayaki isi strawberry, dorayaki isi coklat, dorayaki isi cream cheese 4 Penjualan secara jemput bola 0,08 4,8 0,384 Penjualan trendoki dilakukan secara langsung menawarkan ke konsumen 5 Pelayanan yang ramah 0,06 4,5 0,27 Kami melayani pelanggan seramah mungkin, senyuman adalah hal pertama ketika bertemu pelanggan 6 Bahan memiliki kualitas dan mutu yang baik 0,05 3,3 0,165 Bahan baku menggunakan bahan yang berkualitas dan mutu baik 7 Bahan baku mudah didapatkan 0,05 3,3 0,165 Bahan baku tersedia di toko sembako dan toko kue 8 Tanpa bahan pengawet 0,04 3,0 0,12 Trendoki dibuat tanpa bahan pengawet sehingga hanya mampu bertahan 3 hari 9 Tanpa zat pewarna berbahaya 0,04 3,0 0,12 Menggunakan pewarna makanan 10 Memprioritaskan kepuasan konsumen 0,04 3,0 0,12 Kami menjual produk ini dengan memprioritaskan keinginan konsumen, semua masukan dan saran IFAS ANALISIS STRENGHT KUANTITATIF
  • 32.
    No Indikator BobotRating Skor Keterangan WEEKNES 1 Modal terbatas 0,07 1,2 0,084 Sumber dana hanya berasal dari pemilik dan pinjaman kecil saja 2 Merek belum terkenal 0,08 1 0,08 Perusahaan masih baru 3 Minimnya kepengurusan manajemen 0,04 2,8 0,112 Perusahaan masih belum banyak pengalaman dalam menjalankan wirausaha dan tenaga kerja yang hanya tiga orang saja 4 Tenaga kerja belum profesional 0,05 2,5 0,125 Tenaga kerja berasal dari mahasiswa yang belum berpengalaman dalam produksi dan pemasaran 5 Minimnya tenaga kerja 0,03 2,8 0,084 Belum memiliki dana yang cukup untuk membyar upah tenaga kerja 6 Alat masih terbatas 0,02 2,7 0,054 Alat untuk memproduksi masih minim dan harga alat tersebut mahal 7 Tempat produksi sangat jauh dari tempat penjualan 0,06 1,4 0,084 Tempat produksi berada di Cimahi sedangkan tempat penjualan berada di kampus UPI 8 Kurangnya pengenalan produk 0,07 1,2 0,084 Perusahan belum membuat iklan 9 Belum bisa menjual produk di luar kampus UPI 0,06 1,4 0,084 Perusahaan masih baru dan terlalu berfokus penjualan di dalam kampus 10 Produk tidak dapat bertahan lama 0,02 2,7 0,054 Produk tidak memakai bahan pengawet IFAS ANALISIS WEEKNES KUANTITATIF
  • 33.
    TRENDOKI TOTAL BOBOT RATING Strenght 0,501,676 Weekness 0,50 1,839 INTERNAL 1,00 3,515
  • 34.
    Penjualan secara jemputbola/door to door menjadi kekuatan utama sedangkan Produk tidak dapat bertahan lama menjadi kelemahan utama
  • 35.
  • 36.
    STRATEGI O-S • Menyediakanvariant rasa yang manis dan isian rasa greentea (S3, O6, O2) • Menjual makanan kesemua umur dengan harga Rp 3.500,00 yang dapat dijangkau oleh semua kalangan (S1, S2, O1) • Menjual dorayaki di lingkungan kampus dan melayani konsumen dengan langsung menawarinya (S4, O3, O5) • Mencantumkan bahwa produk ini tidak memiliki bahan berbahaya di media online dengan menjabarkan komposisinya (S8, S9, O8, O9) Strenght 1 Dapat dikonsumsi semua umur 2 Dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat 3 Memiliki variasi rasa yang banyak 4 Penjualan secara jemput bola 5 Pelayanan yang ramah 6 Bahan memiliki kualitas dan mutu yang baik 7 Bahan baku mudah didapatkan 8 Tanpa bahan pengawet 9 Tanpa zat pewarna berbahaya 10 Memprioritaskan kepuasan konsumen Opportunities 1 Peluang bisnis dalam pasar industri makanan di Indonesia yang tinggi 2 Kebanyakan orang menyukai rasa greentea 3 Masyarakat yang selalu ingin mencoba hal yang baru 4 Perubahan pola konsumsi masyarakat Indonesia di kota-kota besar yang mulai mengkosumsi roti sebagai pengganti nasi 5 Mahasiswa membutuhkan cemilan yang mengenyangkan 6 Banyak orang yang menyukai makanan manis sebagai hidangan tamu 7 Bahan baku selalu tersedia 8 Teknologi semakin canggih 9 Pengetahuan masyarakat tentang kesehatan semakin luas 10 Terdapat perusahaan pengirim barang yang mampu menjangkau seluruh wilayah
  • 37.
    STRATEGI O-W • Menjualmelalui media online (W2, W8, W9, O8, O10) • Membeli alat masak yang lebih modern (W6, O8) • Pindah tempat produksi dengan yang lebih dekat (W7, W10, O7) Weakness 1 Modal terbatas 2 Merek belum terkenal 3 Minimnya kepengurusan manajemen 4 Tenaga kerja belum profesional 5 Minimnya tenaga kerja 6 Alat masih terbatas 7 Tempat produksi sangat jauh dari tempat penjualan 8 Kurangnya pengenalan produk 9 Belum bisa menjual produk di luar kampus UPI 10 Produk tidak dapat bertahan lama Opportunities 1 Peluang bisnis dalam pasar industri makanan di Indonesia yang tinggi 2 Kebanyakan orang menyukai rasa greentea 3 Masyarakat yang selalu ingin mencoba hal yang baru 4 Perubahan pola konsumsi masyarakat Indonesia di kota-kota besar yang mulai mengkosumsi roti sebagai pengganti nasi 5 Mahasiswa membutuhkan cemilan yang mengenyangkan 6 Banyak orang yang menyukai makanan manis sebagai hidangan tamu 7 Bahan baku selalu tersedia 8 Teknologi semakin canggih 9 Pengetahuan masyarakat tentang kesehatan semakin luas 10 Terdapat perusahaan pengirim barang yang mampu menjangkau seluruh wilayah
  • 38.
    STRATEGI T-S • Memperkenalkankeunggulan produk yaitu dengan pilihan rasa yang banyak dan khas (S3, T3, T6) • Menyewa tempat produksi yang lebih dekat/ menjual di lingkungan tempat produksi dengan pelayanan ramah dan mendatangi konsumen langsung (S4, S5, S7, T4, T5, T8) • Mencantumkan komposisi pada kemasan produk (S8, S9, T7) Threats 1 Adanya merek yang lebih terkenal 2 Sulit memasuki pasar 3 Banyaknya perusahaan membuka usaha makanan greentea dan dorayaki 4 Harga BBM naik, sehingga menambah biaya produksi 5 Tingginya harga bahan baku 6 Masuknya pesaing baru 7 Banyak isu tentang makanan berbahaya sehingga membuat masyarakat ragu terhadap produk 8 Pasar tidak mudah menerima produk baru 9 Produk pesaing dengan harga lebih rendah 10 Konsumen lebih percaya kepada perusahaan yang lebih terkenal dan terpecaya Strenght 1 Dapat dikonsumsi semua umur 2 Dapat dijangkau oleh semua kalangan masyarakat 3 Memiliki variasi rasa yang banyak 4 Penjualan secara jemput bola 5 Pelayanan yang ramah 6 Bahan memiliki kualitas dan mutu yang baik 7 Bahan baku mudah didapatkan 8 Tanpa bahan pengawet 9 Tanpa zat pewarna berbahaya 10 Memprioritaskan kepuasan konsumen
  • 39.
    STRATEGI T-W • Meminjampinjaman untuk membuat promosi dengan memberikan diskon untuk penjualan pertama (W1, T2, T10) Threats 1 Adanya merek yang lebih terkenal 2 Sulit memasuki pasar 3 Banyaknya perusahaan membuka usaha makanan greentea dan dorayaki 4 Harga BBM naik, sehingga menambah biaya produksi 5 Tingginya harga bahan baku 6 Masuknya pesaing baru 7 Banyak isu tentang makanan berbahaya sehingga membuat masyarakat ragu terhadap produk 8 Pasar tidak mudah menerima produk baru 9 Produk pesaing dengan harga lebih rendah 10 Konsumen lebih percaya kepada perusahaan yang lebih terkenal dan terpecaya Weakness 1 Modal terbatas 2 Merek belum terkenal 3 Minimnya kepengurusan manajemen 4 Tenaga kerja belum profesional 5 Minimnya tenaga kerja 6 Alat masih terbatas 7 Tempat produksi sangat jauh dari tempat penjualan 8 Kurangnya pengenalan produk 9 Belum bisa menjual produk di luar kampus UPI 10 Produk tidak dapat bertahan lama
  • 40.
  • 41.
  • 42.
    Pada posisi Cow KualitasInovasi Produk Sejenis
  • 43.
    1 .Pertumbuhan Konsentrasi melalui Integrasi Vertikal 2.Pertumbuhan Konsentrasi melalui Integrasi Horizontal 3. Penciutan Turn Around 4. Stabilitas Hati-Hati 9. Likuidasi Bangkrut 8. Per- tumbuhan Difersifikasi Konlomerasi 5. Pertumbuhan Konsentrasi Integrasi Horizontal 6. Penciutan Captive Company atau Divesment 7. Pertumbuhan Difersifikasi Konsentrik 69 3 6 3 KUAT RATA- RATA RENDAHSEDANGTINGGI LEMAH 3,515 2,242 Matriks GE
  • 44.
  • 45.
  • 46.
    Jangka Pendek (Sekarang) Meningkatkan pangsa pasar dengan memperbanyak iklan atau memberikan diskon Menengah •Memperlua s penjualan ke luar UPI • Menambah produk baru Jangka Panjang Mengakuisisi atau mengaliansi perusahaan pemasok
  • 47.
  • 48.
    • Manajemen Operasi •Manajemen SDM • Manajemen Pemasaran • Manajemen Keuangan dan Akuntansi
  • 49.
  • 50.
  • 51.
    RESELLE R Toko Alisha Busana Muslim PasarJl. Asemka Jakarta Pelanggan { P e n j u a l a n Pembelian
  • 52.
  • 53.
  • 54.
  • 55.
  • 56.
  • 57.
  • 58.
  • 59.
    Struktur Organisasi “FA TRENDODITRASUSAHA” KEUANGAN (Tria Aprilia) PEGAWAI (Tria Aprilia) PEGAWAI (Sayidah Nurmaida) PEGAWAI (Dian Anggreini) MANAGER/ PIMPINAN (Sayidah Nurmaida) PRODUKSI PEMASARAN (Dian Anggreini)
  • 60.
  • 61.
    • Operasional Map •Segmentasi • Target dan Posisi Perusahaan • Strategi Pemasaran • Strategi Produk • Strategi Harga • Strategi Promosi
  • 62.
  • 63.
    SEGMENTASI DEMOGRAFI (Umur) • 4-6 =5% • 7-12 = 10% • 13-15 = 10% • 16-18 = 15% • >19 = 60%
  • 64.
    SEGMENTASI DEMOGRAFI (Kelas Sosial) • Bawah= 20% • Tengah = 60% • Atas = 20%
  • 65.
    KELOMPO K PEMAKAI Dorayaki dan Soes Reseller Kerudung & Accesories KonsumenUmum Hobi Kuliner Penyuka Makanan Jepang Konsumen Umum Hobi Belanja Mahasiswi Penyuka Fashion
  • 66.
    TARGET • Umur >15th (75%) •Hobi kuliner • Penyuka fashion DAN POSITIONING Dorayaki yang menjadi trendsetter dan menjadi pembangkit bisnis dorayaki yang sudah agak redup
  • 67.
  • 68.
  • 69.
    STRATEGI PRODUK • Rasalebih enak • Tekstur empuk • Tanpa pengawet dan pewarna berbahaya • Fresh from the oven • Masa simpan tidak lebih dari 1 hari • Memprioritaskan kehalalan
  • 70.
    STRATEGI HARGA • Harga lebihrendah 30% dari harga pesaing
  • 71.
    STRATEGI PROMOSI 1. Memberikan sampel gratis untukpercobaan 2. Akan membuka stand di event-event tertentu
  • 72.
  • 73.
    • Struktur Modalyang Dimiliki • Analisis Keuangan • Analisis Usaha • Analisis Keuntungan • Analisis Kelayakan • Analisis BEP • Analisis ROI
  • 74.
    Struktur Modal TRENDOKI Modal Awal Modal Ny.Dian Anggreini Rp 50.000,00 Modal Ny. Sayidah Nurmaida T Rp 50.000,00 Modal Ny. Tria Aprilia Rp 50.000,00 Total Modal yang Dimiliki Rp 150.000,00
  • 75.
  • 76.
    Total Biaya Dorayaki Greentea (20Buah) Keuntungan sebesar Rp 28.130
  • 77.
    Total Biaya Dorayaki Cheese,Coklat, & Strawberry (20 Buah) Rp 44.400 Keuntungan sebesar Rp 25.600
  • 78.
    Total Biaya KueSoes Greenta (20 Buah) Keuntungan sebesar Rp 19.200
  • 79.
    Analisis USAHA Total Modal yangdibutuhkan per bulannya dalam memproduksi 6o buah produk/hari yaitu Rp 3.862.100,00
  • 80.
    Analisis Laba Bersihselama satu bulan dengan asumsi penjualan 60 buah produk makanan/hari Rp 2.137.900,00 dan reseller 60 pcs/bln Rp 675.000,00 Analisis KEUNTUNGAN
  • 81.
    Berdasarkan analisis rasiopendapatan dan biaya adalah sebesar 1,55. Hal ini berarti biaya operasional sebesar Rp 3.862.100,00 akan diperoleh pendapatan sebesar 1,55 kali lipat selama 1 bulan. Analisis KELAYAKAN
  • 82.
    BEP Volume Konsumensebesar Rp 2.145,61/bulan BEP Harga Operasi sebesar Rp 180,00/bulan Analisis BEP
  • 83.
    Dari hasil perhitungandapat disimpulkan bahwa modal sebesar Rp. 1000,00 diperoleh keuntungan sebesar Rp. 356,30 Analisis ROI
  • 84.
    TRENDOKI belum menggunakan sistemakuntansi dalam manajemen keuangannya
  • 85.
  • 86.
    PHOTO CREDIT All slide: Google Picture expect Slide 6,18, 52,54, 55, 57, 67, 68, 75, 76, 77 : personal document And Inspiration from http://www.ronapresentasi.com/desain-slide- presentasi-keren/