BUDIDAYA PEMBESARAN IKAN LELE
DALAM KOLAM TERPAL / PLASTIK
Oleh : Sam Wahyono, S.PKP
Budidaya ikan lele model kolam terpal banyak digemari oleh
masyarakat. Hal ini dikarenakan budidaya ikan lele model ini cukup
praktis, murah biaya, dan mudah pembuatannya.
Model kolam terpal / plastik bisa digunakan untuk pembesaran
atau pembenihan ikan.
 Bahan-bahan Yang Digunakan
1. Terpal Plastik (contoh: merek “YUPY”)
2. Rangka Kolam / Kayu / Bambu
3. Pipa Paralon / PVC
4. Karet Ban Bekas
5. Lem PVC
6. Paku dan Kawat Kecil
7. Jaring Plastik / Paranet
Bentuk Kolam
Model Persegi Empat
Model Persegi Panjang
Model Bulat / Lingkaran
 Pengisian Air Kolam
1. Isi kolam terpal dengan air setinggi + 75 cm.
2. Diamkan kondisi air dalam kolam sampai 2 – 3 hari
3. Tambal kebocoran kolam bila terpal bocor
4. Tabur kolam dengan daun kipait / rondonoleh / bangkak
5. Biarkan air kolam sampai berwarna hijau
 Pemilihan Bibit Yang Baik
1. Bibit ikan yang baik gerakannya lincah
2. Pada bibit ikan tidak terdapat tanda-tanda penyakit brintik /
kriting / bercak & bintil putih-putih.
Contoh:
3. Pada bibit ikan tidak terdapat tanda-tanda penyakit jamur
pada badan
Contoh:
4. Pada bibit ikan tidak terdapat tanda-tanda penyakit insang
Contoh:
5. Lendir pada badan ikan normal
Bila bibit ikan lele dipegang terasa kasap ( tidak licin ),
menunjukkan bahwa bibit ikan dalam keadaan stres.
6. Tidak terdapat luka di mulut dan sirip ikan
 Cara Pengangkutan
1. Jangan mengemas atau menempatkan bibit ikan lele terlalu
padat ( terlalu banyak bibit ) dalam satu kemasan plastik.
2. Perlu ditaburkan super tetra kedalam air kemasan.
3. Tempatkan kemasan bibit ikan lele di tempat bersuhu dingin.
 Penanganan Bibit Di Lokasi Kolam
1. Masukkan kemasan bibit ikan lele sampai terendam dalam air
kolam selama + 30 menit. Tujuannya agar suhu air dalam
kemasan sama dengan suhu air dalam kolam.
2. Buka tali pengikat kemasan dan buka kemasan lebar-lebar,
biarkan bibit ikan lele keluar dengan sendirinya.
 Perawatan Bibit Ikan dalam Kolam
1. Biarkan bibit ikan lele yang ditebar selama 1 – 2 hari dan
jangan diberi pakan terlebih dahulu.
2. Pemberian pakan pertama dalam jumlah sedikit atau
seperlunya, jangan sampai ada pakan yang tersisa.
3. Setelah bibit ikan lele menunjukkan nafsu makan yang baik,
beri pakan pelet pada bibit ikan sebanyak 3 – 5% dari berat
badan. Ukuran pakan pelet disesuaikan dengan umur dan
besar mulut ikan.
4. Pemberian pakan sebaiknya pada pukul 1500
, 1900
, dan 2100
.
 Pemilihan Pakan Yang Baik
Pakan bibit yang baik adalah :
1. Pelet
Sebaiknya berikan pakan pelet dengan jenis terapung, jangan
pakan yang tenggelam.
2. Bekicot
Cacah daging bekicot kecil-kecil sesuai besar mulut ikan.
3. Keong sawah
Cacah daging keong sawah kecil-kecil sesuai besar mulut ikan.
 Pengenalan Penyakit Dan Penanganannya
A. Penyakit Brintik / Kriting / Bercak Putih
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri ICH (Ichtyup Tyrius
Multyfilis Fogut)
Penanganan:
- Rebus ikan mujahir sampai empuk;
- Biarkan sampai dingin;
- Cacah ikan mujahir sampai cukup lembut;
- Tambahkan super tetra dengan takaran 3 (tiga) kapsul
super tetra tiap 1 (satu) kilogram daging mujahir;
- Campur super tetra dengan daging mujahir sampai rata;
- Berikan pakan obat tadi pada malam hari (ikan yang akan
diobati hanya diberi pakan yang dicampur obat, bukan
pakan yang lain);
- Ulangi sampai 3 (tiga) kali.
B. Jamur Safrolegnya dan Ahlya
Biasanya jamur pada bibit ikan menyerang pada ikan yang
mengalami luka.
Penanganan:
- Pengobatan dengan Garam
Rendam bibit yang terserang jamur kedalam air yang diberi
garam. Untuk 1 M3
air, tambahkan 1 (satu) ons garam.
- Pengobatan dengan Methylblue
Rendam bibit ikan yang sakit dengan cairan ini
menggunakan dosis + warna biru muda.
C. Penyakit Insang
Disebabkan oleh Mycobullus
Penanganan:
Rendam bibit ikan yang sakit dengan antibiotik dosis 4
(empat) kapsul untuk 1 M3 air bersih.
 Masa Panen
Panen dilakukan setelah ikan lele mencapai ukuran sejumlah 8 –
9 ekor tiap kilonya. Pada ukuran sebesar ini banyak konsumen
peminatnya.
### Terima Kasih ###

Budidaya ikan lele by Sam Wahyono

  • 1.
    BUDIDAYA PEMBESARAN IKANLELE DALAM KOLAM TERPAL / PLASTIK Oleh : Sam Wahyono, S.PKP Budidaya ikan lele model kolam terpal banyak digemari oleh masyarakat. Hal ini dikarenakan budidaya ikan lele model ini cukup praktis, murah biaya, dan mudah pembuatannya. Model kolam terpal / plastik bisa digunakan untuk pembesaran atau pembenihan ikan.  Bahan-bahan Yang Digunakan 1. Terpal Plastik (contoh: merek “YUPY”) 2. Rangka Kolam / Kayu / Bambu 3. Pipa Paralon / PVC 4. Karet Ban Bekas 5. Lem PVC 6. Paku dan Kawat Kecil 7. Jaring Plastik / Paranet Bentuk Kolam Model Persegi Empat
  • 2.
    Model Persegi Panjang ModelBulat / Lingkaran
  • 3.
     Pengisian AirKolam 1. Isi kolam terpal dengan air setinggi + 75 cm. 2. Diamkan kondisi air dalam kolam sampai 2 – 3 hari 3. Tambal kebocoran kolam bila terpal bocor 4. Tabur kolam dengan daun kipait / rondonoleh / bangkak 5. Biarkan air kolam sampai berwarna hijau  Pemilihan Bibit Yang Baik 1. Bibit ikan yang baik gerakannya lincah 2. Pada bibit ikan tidak terdapat tanda-tanda penyakit brintik / kriting / bercak & bintil putih-putih. Contoh: 3. Pada bibit ikan tidak terdapat tanda-tanda penyakit jamur pada badan Contoh:
  • 4.
    4. Pada bibitikan tidak terdapat tanda-tanda penyakit insang Contoh: 5. Lendir pada badan ikan normal Bila bibit ikan lele dipegang terasa kasap ( tidak licin ), menunjukkan bahwa bibit ikan dalam keadaan stres. 6. Tidak terdapat luka di mulut dan sirip ikan  Cara Pengangkutan 1. Jangan mengemas atau menempatkan bibit ikan lele terlalu padat ( terlalu banyak bibit ) dalam satu kemasan plastik. 2. Perlu ditaburkan super tetra kedalam air kemasan. 3. Tempatkan kemasan bibit ikan lele di tempat bersuhu dingin.  Penanganan Bibit Di Lokasi Kolam 1. Masukkan kemasan bibit ikan lele sampai terendam dalam air kolam selama + 30 menit. Tujuannya agar suhu air dalam kemasan sama dengan suhu air dalam kolam. 2. Buka tali pengikat kemasan dan buka kemasan lebar-lebar, biarkan bibit ikan lele keluar dengan sendirinya.
  • 5.
     Perawatan BibitIkan dalam Kolam 1. Biarkan bibit ikan lele yang ditebar selama 1 – 2 hari dan jangan diberi pakan terlebih dahulu. 2. Pemberian pakan pertama dalam jumlah sedikit atau seperlunya, jangan sampai ada pakan yang tersisa. 3. Setelah bibit ikan lele menunjukkan nafsu makan yang baik, beri pakan pelet pada bibit ikan sebanyak 3 – 5% dari berat badan. Ukuran pakan pelet disesuaikan dengan umur dan besar mulut ikan. 4. Pemberian pakan sebaiknya pada pukul 1500 , 1900 , dan 2100 .  Pemilihan Pakan Yang Baik Pakan bibit yang baik adalah : 1. Pelet Sebaiknya berikan pakan pelet dengan jenis terapung, jangan pakan yang tenggelam. 2. Bekicot Cacah daging bekicot kecil-kecil sesuai besar mulut ikan. 3. Keong sawah Cacah daging keong sawah kecil-kecil sesuai besar mulut ikan.  Pengenalan Penyakit Dan Penanganannya A. Penyakit Brintik / Kriting / Bercak Putih Penyakit ini disebabkan oleh bakteri ICH (Ichtyup Tyrius Multyfilis Fogut) Penanganan: - Rebus ikan mujahir sampai empuk; - Biarkan sampai dingin; - Cacah ikan mujahir sampai cukup lembut; - Tambahkan super tetra dengan takaran 3 (tiga) kapsul super tetra tiap 1 (satu) kilogram daging mujahir; - Campur super tetra dengan daging mujahir sampai rata; - Berikan pakan obat tadi pada malam hari (ikan yang akan diobati hanya diberi pakan yang dicampur obat, bukan pakan yang lain); - Ulangi sampai 3 (tiga) kali.
  • 6.
    B. Jamur Safrolegnyadan Ahlya Biasanya jamur pada bibit ikan menyerang pada ikan yang mengalami luka. Penanganan: - Pengobatan dengan Garam Rendam bibit yang terserang jamur kedalam air yang diberi garam. Untuk 1 M3 air, tambahkan 1 (satu) ons garam. - Pengobatan dengan Methylblue Rendam bibit ikan yang sakit dengan cairan ini menggunakan dosis + warna biru muda. C. Penyakit Insang Disebabkan oleh Mycobullus Penanganan: Rendam bibit ikan yang sakit dengan antibiotik dosis 4 (empat) kapsul untuk 1 M3 air bersih.  Masa Panen Panen dilakukan setelah ikan lele mencapai ukuran sejumlah 8 – 9 ekor tiap kilonya. Pada ukuran sebesar ini banyak konsumen peminatnya. ### Terima Kasih ###