PT. INDOMARCO PRISMATAMA
Jl. ANCOL BARAT I NO. 9 – 10
PADEMANGAN UTARA
ANCOL
JAKARTA UTARA 14430

PROFIL PERUSAHAAN

Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari
dengan luas penjualan kurang dari 200 M2. Dikelola oleh PT Indomarco Prismatama, cikal bakal
pembukaan Indomaret di Kalimantan dan toko pertama dibuka di Ancol, Jakarta Utara.
Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia, setelah Indomaret
teruji dengan lebih dari 230 gerai. Pada Mei 2003 Indomaret meraih penghargaan “Perusahaan Waralaba
2003″ dari Presiden Megawati Soekarnoputri.
Hingga Juni 2009 Indomaret mencapai 3448 gerai. Dari total itu 1955 gerai adalah milik sendiri dan sisanya
1493 gerai waralaba milik masyarakat, yang tersebar di kota-kota di Jabotabek, Jawa Barat, Jawa Timur,
Jawa Tengah, Jogjakarta, Bali dan Lampung. Di DKI Jakarta terdapat sekitar 488 gerai.
Indomaret mudah ditemukan di daerah perumahan, gedung perkantoran dan fasilitas umum karena
penempatan lokasi gerai didasarkan pada motto “mudah dan hemat”.
Lebih dari 3.500 jenis produk makanan dan nonmakanan tersedia dengan harga bersaing, memenuhi
hampir semua kebutuhan konsumen sehari-hari.
Didukung oleh 12 pusat distribusi, yang menggunakan teknologi mutakhir, Indomaret merupakan salah
satu aset bisnis yang sangat menjanjikan. Keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan di
bawah bendera grup INTRACO, yaitu Indogrosir, BSD Plaza dan Charmant.
VISI INDOMARET adalah menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel yang unggul dalam persaingan
global.
MOTTO INDOMARET adalah “ mudah dan hemat “
BUDAYA PERUSAHAAN, dalam bekerja kami menjunjung tinggi nilai-nilai :
•
•

Kejujuran, kebenaran, dan keadilan
Kerjasama tim

•

Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis

•

Kepuasan pelanggan

SISTEM DISTRIBUSI

Sistem distribusi dirancang seefisien mungkin dengan jaringan pemasok yang handal dalam menyediakan
produk terkenal dan berkualitas serta sumber daya manusia yang kompeten, menjadikan Indomaret
memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Saat ini Indomaret memiliki 12 pusat distribusi di Ancol
Jakarta, Cimanggis Depok, Tangerang, Bekasi, Parung, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Jember,
Surabaya, Lampung dan Medan. Dengan menjalin lebih dari 500 pemasok, Indomaret memiliki posisi baik
dalam menentukan produk yang akan dijualnya.
SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI
Laju pertumbuhan gerai Indomaret yang pesat dengan jumlah transaksi 14,99 juta transaksi per bulan
didukung oleh sistem teknologi yang handal. Sistem teknologi informasi Indomaret pada setiap point of
sales di setiap gerai mencakup sistem penjualan, persediaan dan penerimaan barang. Sistem ini dirancang
untuk memenuhi kebutuhan saat ini dengan memperhatikan perkembangan jumlah gerai dan jumlah
transaksi di masa mendatang.
Indomaret berupaya meningkatkan pelayanan dan kenyamanan belanja konsumen dengan menerapkan
sistem check out yang menggunakan scanner di setiap kasir dan pemasangan fasilitas pembayaran Debit
BCA.
Pada setiap pusat distribusi diterapkan digital picking system (DPS). Sistem teknologi informasi ini
memungkinkan pelayanan permintaan dan suplai barang dari pusat distribusi ke toko-toko dengan tingkat
kecepatan yang tinggi dan efisiensi yang optimal.
AKTIVITAS PROMOSI
Sasaran pasar Indomaret adalah konsumen semua kalangan masyarakat. Lokasi gerai yang strategis
dimaksudkan untuk memudahkan Indomaret melayani sasaran demografisnya yaitu keluarga.
Strategi pemasaran Indomaret diintegrasikan dengan kegiatan promosi. Secara berkala Indomaret
menjalankan program promosi dengan berbagai cara, seperti memberikan harga khusus, undian berhadiah
maupun hadiah langsung.
WARALABA

Pada tahun 1997 Indomaret memperkenalkan sistem kemitraan kepemilikan dan pengelolaan gerai dengan
cara waralaba. Sampai Mei 2008 telah mencapai jumlah 1097 gerai waralaba. Mitra usaha waralaba ini
meliputi : koperasi, badan usaha dan perorangan. Sistem waralaba Indomaret telah teruji keberhasilannya
dengan diperolehnya penghargaan dari Presiden Republik Indonesia sebagai Perusahaan Waralaba
Nasional, pada tahun 2003.
TENTANG WARALABA
Bisnis waralaba kini telah menjamur di Indonesia. Perkembangannya yang pesat mengindikasikan sebagai
salah satu bentuk investasi yang menarik, sekaligus membantu pelaku usaha dalam memulai suatu usaha
sendiri dengan tingkat kegagalan yang rendah.
Meski bisnis waralaba yang ditawarkan semakin beragam, namun untuk menjatuhkan pilihan terhadap
bisnis waralaba secara tepat, terkadang mengalami kesulitan. Padahal pilihan awal akan sangat
menentukan. Ada hal mendasar dalam menentukan pilihan. Paling tidak bidang usahanya stabil dan
berprospek serta track record pewaralaba (franchisor) baik dan berpengalaman
Sebagai strategi ekspansi yang melibatkan modal pihak lain, bisnis waralaba mau tidak mau harus
transparan dan konsepnya saling menguntungkan serta saling percaya di antara pewaralaba dengan
terwaralaba (franchisee). Minimal selama 5 tahun bisnis waralaba tersebut mampu membuktikan sebagai
perusahaan sehat, yang didukung oleh sistem dan format bisnis yang telah teruji.
Bidang usaha yang relatif stabil adalah bisnis ritel. Di Indonesia bisnis ini terus berkembang seirama
dengan kebutuhan penduduk yang jumlahnya terus meningkat. Salah satu bisnis ritel yang melayani
kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari adalah minimarket. Indomaret yang tetap konsisten
berkecimpung di bidang minimarket (lokal) dikelola secara profesional dan dipersiapkan memasuki era
globalisasi.
Tahun 1997 Indomaret melakukan pola kemitraan (waralaba) dengan membuka peluang bagi masyarakat
luas untuk turut serta memiliki dan mengelola sendiri gerai Indomaret. Pola waralaba ini ditawarkan setelah
Indomaret terbukti sehat dengan memiliki lebih dari 700 gerai , yang didukung oleh sistem dan format
bisnis yang baik.
Pengalaman panjang yang telah teruji itu mendapat sambutan positif masyarakat, terlihat dari meningkat
tajamnya jumlah gerai waralaba Indomaret, dari 2 gerai pada tahun 1997 menjadi 1097 gerai pada Mei
2008. Program waralaba Indomaret yang tidak rumit terbukti dapat diterima masyarakat. Bahkan, sinergi
pewaralaba (Indomaret) dan terwaralaba (masyarakat) ini merupakan salah satu keunggulan domestik
dalam memasuki era globalisasi.
KEUNTUNGAN WARALABA
Dalam mencermati bisnis baru, kadang pebisnis hanya terfokus pada keuntungan finansial. Padahal
banyak keuntungan lain yang bisa diperoleh, khususnya yang membeli hak waralaba, dan Indomaret
memberikan berbagai keuntungan sehingga dapat menjadi kekuatan bagi yang hendak memasuki dunia
wirausaha
KEUNTUNGAN WARALABA INDOMARET
•

•

Transformasi Pengetahuan
Bergabung dengan Indomaret, akan banyak diperoleh pengetahuan bisnis toko modern dan
sekaligus menempatkan Anda sebagai pelaku bisnis.
Potensi Pasar
Bantuan survey lokasi dari Indomaret akan memperkaya wawasan mengenai potensi dan strategis
tidaknya suatu lokasi

•

Tidak full time
Dukungan sistem operasional toko yang terintegrasi, membuat para investor tidak perlu terlibat
secara full time dalam operasional toko ataupun meninggalkan pekerjaan sebelumnya.

•

Peluang Berkembang
Investor dapat memiliki lebih dari 1 (satu) unit toko dengan tingkat kesibukan yang sama dan dapat
diatur.

•

Minimalisasi Risiko
Perencanaan matang, mulai survey lokasi sampai dengan pembukaan toko, kecepatan distribusi
dan kelengkapan barang dagangan, serta dukungan manajemen toko yang solid akan membantu
investor dalam menekan risiko kerugian.

PERSYARATAN MENJADI TERWARALABA INDOMARET
Jika Anda memutuskan untuk membeli hak waralaba Indomaret, langkah awal yang harus dipenuhi adalah”
1. Warga Negara Indonesia
2. Menyediakan ruang usaha ukuran 120-150 m2 (milik sendiri/sewa)
3. Memiliki NPWP dan PKP, serta kelengkapan perijinan lainnya
4. Investasi peralatan toko dan biaya waralaba
Indomaret akan membantu Anda dalam menyiapkan pengelolaan toko dalam hal :
1. Survey kelayakan tempat usaha dan bantuan mencari lokasi
2. Perencanaan anggaran biaya
3. Studi kelayakan investasi
4. Tata ruang dan perencanaan toko
5. Pengurusan ijin usaha dan NPWP
6. Renovasi ruang usaha
7. Pembelian peralatan toko
8. Seleksi dan pelatihan karyawan
9. Standard kerja dan sistem penggajian karyawan
10. Paket sistem operasional toko dan administrasi keuangan
11. Seleksi dan kredit barang dagangan tanpa bunga dan tanpa jaminan
12. Program promosi penjualan
Pola Waralaba, ada 2 macam pola yaitu :
-

Tidak memiliki tempat usaha, maka opsi yang ditawarkan sebagai berikut :
‘ Usulan lokasi baru, Indomaret menawarkan lokasi yang telah disurvey disertai perencanaan
matang, mulai dari desing, lay-out toko, estimasi investasi, pendapatan, pengeluaran dan payback
period.
‘ Take over kepemilikan, Indomaret menawarkan toko milik sendiri, yang sudah teruji dan
menguntungkan, sistem ini relatif lebih aman, namun nilai investasinya lebih tinggi dibandingkan
dengan membuka toko baru karena ada biaya toko sejak toko dibuka hingga mencapai kondisi
mapan.
Unsur biaya yang merupakan satu paket harga tersebut yaitu :
1. Franchise fee untuk 5 tahun
2. Peralatan toko dan gudang
3. Sewa tempat selama 5 tahun
4. Perijinan
5. Goodwill
Penjualan toko Indomaret memiliki kriteria yang bertujuan memberikan keuntungan dan kepastian
investasi dengan mudah. Untuk toko Take over mempunyai kriteria antara lain : track record telah
teruji, eksistensi toko diterima, dan perijinan toko telah lengkap.

-

Memiliki tempat usaha, Indomaret menawarkan kerjasama sebagai berikut :
‘ Ruang usaha/rumah/tanah, prosedur kerjasamanya dengan “usulan lokasi baru”, Indomaret
terlebih dahulu melakukan survey kelayakan lokasi yang calon Franchise usulkan mulai dari
potensi wilayah, peruntukan bangunan dan perijinan, perencanaan lay-out toko sampai dengan
estimasi payback period-nya, jika semua dinilai layak, kerjasama dapat dilakukan, akan tetapi jika
tidak atau ada kendala lain, Indomaret akan menyarankan untuk mencari lokasi yang lain.
‘ Minimarket exiting, bila calon Franchise memiliki toko yang kurang berkembang dan ingin
mengembangkannya, dapat bergabung dengan Indomaret. Prousedur standartnya sama, yang
membedakannya adalah dalam menghitung investasi perlengkapan toko, jika perlengkapan toko
tersebut tidak sesuai dengan standart Indomaret, maka perlengkapan tersebut harus diganti baru.
BIAYA FRANCHISE

Rp. 36.000.000 ( +PPN )

BIAYA INVESTASI

Rp. 250.000.000 – Rp. 300.000.000

(Franchise Fee, perijinan, pembelian, peralatan toko dan gudang )
BIAYA ROYALTY

Penjualan bersih

Persen

Rp. 0 – Rp. 175.000.000

nol

Rp. 175.000.000 – Rp. 200.000.000

2%

Rp. 200.000.000 – Rp. 225.000.000

3%

>Rp. 225.000.000

4%

TAHAPAN KERJASAMA
1.Presentasipertama
Supaya presentasi berjalan lebih efektif dan bisa langsung ditindak-lanjuti, bagi terwaralaba yang sudah
memiliki usulan lokasi tempat usaha sebaiknya membawa fotocopy dokumen pendukung, seperti :
Sertifikat Bangunan, IMB, KTP, KK, dan (jika sudah ada) SIUP, TDP, NPWP, PKP, serta denah lokasi.
Pada presentasi pertama ini akan dijelaskan dengan detil mekanisme kerjasama, besarnya investasi,
sistem operasional toko, sistem pembagian keuntungan, dan sistem pelaporan.
2.Presentasikedua
Pada presentasi kedua akan dipaparkan hasil survey kelayakan dan Rencana Anggaran Belanja (RAB)
yang mengarah pada besarnya nilai investasi. Biasanya pada presentasi kedua ini dilanjutkan dengan
penandatanganan MOU (Nota Kesepakatan) yang mencakup butir-butir pembagian tugas antara pihak
Indomaret dengan investor dalam mempersiapkan pembukaan toko, mulai dari pengurusan perijinan,
renovasi bangunan, pembelian perlengkapan toko, seleksi dan training karyawan, serta term pembayaran.
3.PembukaanToko
Setelah semua item kesepakatan direalisasikan, maka toko siap dibuka dengan program promosi yang
ditetapkan Indomaret. Segera setelah toko buka, akan ditandatangani Surat Perjanjian Waralaba untuk
jangka waktu 5 tahun.
branding tools

branding tools

  • 1.
    PT. INDOMARCO PRISMATAMA Jl.ANCOL BARAT I NO. 9 – 10 PADEMANGAN UTARA ANCOL JAKARTA UTARA 14430 PROFIL PERUSAHAAN Indomaret merupakan jaringan minimarket yang menyediakan kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari dengan luas penjualan kurang dari 200 M2. Dikelola oleh PT Indomarco Prismatama, cikal bakal pembukaan Indomaret di Kalimantan dan toko pertama dibuka di Ancol, Jakarta Utara. Tahun 1997 perusahaan mengembangkan bisnis gerai waralaba pertama di Indonesia, setelah Indomaret teruji dengan lebih dari 230 gerai. Pada Mei 2003 Indomaret meraih penghargaan “Perusahaan Waralaba 2003″ dari Presiden Megawati Soekarnoputri. Hingga Juni 2009 Indomaret mencapai 3448 gerai. Dari total itu 1955 gerai adalah milik sendiri dan sisanya 1493 gerai waralaba milik masyarakat, yang tersebar di kota-kota di Jabotabek, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jogjakarta, Bali dan Lampung. Di DKI Jakarta terdapat sekitar 488 gerai. Indomaret mudah ditemukan di daerah perumahan, gedung perkantoran dan fasilitas umum karena penempatan lokasi gerai didasarkan pada motto “mudah dan hemat”. Lebih dari 3.500 jenis produk makanan dan nonmakanan tersedia dengan harga bersaing, memenuhi hampir semua kebutuhan konsumen sehari-hari.
  • 2.
    Didukung oleh 12pusat distribusi, yang menggunakan teknologi mutakhir, Indomaret merupakan salah satu aset bisnis yang sangat menjanjikan. Keberadaan Indomaret diperkuat oleh anak perusahaan di bawah bendera grup INTRACO, yaitu Indogrosir, BSD Plaza dan Charmant. VISI INDOMARET adalah menjadi aset nasional dalam bentuk jaringan ritel yang unggul dalam persaingan global. MOTTO INDOMARET adalah “ mudah dan hemat “ BUDAYA PERUSAHAAN, dalam bekerja kami menjunjung tinggi nilai-nilai : • • Kejujuran, kebenaran, dan keadilan Kerjasama tim • Kemajuan melalui inovasi yang ekonomis • Kepuasan pelanggan SISTEM DISTRIBUSI Sistem distribusi dirancang seefisien mungkin dengan jaringan pemasok yang handal dalam menyediakan produk terkenal dan berkualitas serta sumber daya manusia yang kompeten, menjadikan Indomaret memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen. Saat ini Indomaret memiliki 12 pusat distribusi di Ancol Jakarta, Cimanggis Depok, Tangerang, Bekasi, Parung, Bandung, Semarang, Jogjakarta, Jember, Surabaya, Lampung dan Medan. Dengan menjalin lebih dari 500 pemasok, Indomaret memiliki posisi baik dalam menentukan produk yang akan dijualnya. SISTEM TEKNOLOGI INFORMASI Laju pertumbuhan gerai Indomaret yang pesat dengan jumlah transaksi 14,99 juta transaksi per bulan didukung oleh sistem teknologi yang handal. Sistem teknologi informasi Indomaret pada setiap point of sales di setiap gerai mencakup sistem penjualan, persediaan dan penerimaan barang. Sistem ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan saat ini dengan memperhatikan perkembangan jumlah gerai dan jumlah transaksi di masa mendatang.
  • 3.
    Indomaret berupaya meningkatkanpelayanan dan kenyamanan belanja konsumen dengan menerapkan sistem check out yang menggunakan scanner di setiap kasir dan pemasangan fasilitas pembayaran Debit BCA. Pada setiap pusat distribusi diterapkan digital picking system (DPS). Sistem teknologi informasi ini memungkinkan pelayanan permintaan dan suplai barang dari pusat distribusi ke toko-toko dengan tingkat kecepatan yang tinggi dan efisiensi yang optimal. AKTIVITAS PROMOSI Sasaran pasar Indomaret adalah konsumen semua kalangan masyarakat. Lokasi gerai yang strategis dimaksudkan untuk memudahkan Indomaret melayani sasaran demografisnya yaitu keluarga. Strategi pemasaran Indomaret diintegrasikan dengan kegiatan promosi. Secara berkala Indomaret menjalankan program promosi dengan berbagai cara, seperti memberikan harga khusus, undian berhadiah maupun hadiah langsung. WARALABA Pada tahun 1997 Indomaret memperkenalkan sistem kemitraan kepemilikan dan pengelolaan gerai dengan cara waralaba. Sampai Mei 2008 telah mencapai jumlah 1097 gerai waralaba. Mitra usaha waralaba ini meliputi : koperasi, badan usaha dan perorangan. Sistem waralaba Indomaret telah teruji keberhasilannya dengan diperolehnya penghargaan dari Presiden Republik Indonesia sebagai Perusahaan Waralaba Nasional, pada tahun 2003. TENTANG WARALABA
  • 4.
    Bisnis waralaba kinitelah menjamur di Indonesia. Perkembangannya yang pesat mengindikasikan sebagai salah satu bentuk investasi yang menarik, sekaligus membantu pelaku usaha dalam memulai suatu usaha sendiri dengan tingkat kegagalan yang rendah. Meski bisnis waralaba yang ditawarkan semakin beragam, namun untuk menjatuhkan pilihan terhadap bisnis waralaba secara tepat, terkadang mengalami kesulitan. Padahal pilihan awal akan sangat menentukan. Ada hal mendasar dalam menentukan pilihan. Paling tidak bidang usahanya stabil dan berprospek serta track record pewaralaba (franchisor) baik dan berpengalaman Sebagai strategi ekspansi yang melibatkan modal pihak lain, bisnis waralaba mau tidak mau harus transparan dan konsepnya saling menguntungkan serta saling percaya di antara pewaralaba dengan terwaralaba (franchisee). Minimal selama 5 tahun bisnis waralaba tersebut mampu membuktikan sebagai perusahaan sehat, yang didukung oleh sistem dan format bisnis yang telah teruji. Bidang usaha yang relatif stabil adalah bisnis ritel. Di Indonesia bisnis ini terus berkembang seirama dengan kebutuhan penduduk yang jumlahnya terus meningkat. Salah satu bisnis ritel yang melayani kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari adalah minimarket. Indomaret yang tetap konsisten berkecimpung di bidang minimarket (lokal) dikelola secara profesional dan dipersiapkan memasuki era globalisasi. Tahun 1997 Indomaret melakukan pola kemitraan (waralaba) dengan membuka peluang bagi masyarakat luas untuk turut serta memiliki dan mengelola sendiri gerai Indomaret. Pola waralaba ini ditawarkan setelah Indomaret terbukti sehat dengan memiliki lebih dari 700 gerai , yang didukung oleh sistem dan format bisnis yang baik. Pengalaman panjang yang telah teruji itu mendapat sambutan positif masyarakat, terlihat dari meningkat tajamnya jumlah gerai waralaba Indomaret, dari 2 gerai pada tahun 1997 menjadi 1097 gerai pada Mei 2008. Program waralaba Indomaret yang tidak rumit terbukti dapat diterima masyarakat. Bahkan, sinergi pewaralaba (Indomaret) dan terwaralaba (masyarakat) ini merupakan salah satu keunggulan domestik dalam memasuki era globalisasi. KEUNTUNGAN WARALABA Dalam mencermati bisnis baru, kadang pebisnis hanya terfokus pada keuntungan finansial. Padahal banyak keuntungan lain yang bisa diperoleh, khususnya yang membeli hak waralaba, dan Indomaret memberikan berbagai keuntungan sehingga dapat menjadi kekuatan bagi yang hendak memasuki dunia wirausaha KEUNTUNGAN WARALABA INDOMARET
  • 5.
    • • Transformasi Pengetahuan Bergabung denganIndomaret, akan banyak diperoleh pengetahuan bisnis toko modern dan sekaligus menempatkan Anda sebagai pelaku bisnis. Potensi Pasar Bantuan survey lokasi dari Indomaret akan memperkaya wawasan mengenai potensi dan strategis tidaknya suatu lokasi • Tidak full time Dukungan sistem operasional toko yang terintegrasi, membuat para investor tidak perlu terlibat secara full time dalam operasional toko ataupun meninggalkan pekerjaan sebelumnya. • Peluang Berkembang Investor dapat memiliki lebih dari 1 (satu) unit toko dengan tingkat kesibukan yang sama dan dapat diatur. • Minimalisasi Risiko Perencanaan matang, mulai survey lokasi sampai dengan pembukaan toko, kecepatan distribusi dan kelengkapan barang dagangan, serta dukungan manajemen toko yang solid akan membantu investor dalam menekan risiko kerugian. PERSYARATAN MENJADI TERWARALABA INDOMARET Jika Anda memutuskan untuk membeli hak waralaba Indomaret, langkah awal yang harus dipenuhi adalah” 1. Warga Negara Indonesia 2. Menyediakan ruang usaha ukuran 120-150 m2 (milik sendiri/sewa) 3. Memiliki NPWP dan PKP, serta kelengkapan perijinan lainnya 4. Investasi peralatan toko dan biaya waralaba Indomaret akan membantu Anda dalam menyiapkan pengelolaan toko dalam hal : 1. Survey kelayakan tempat usaha dan bantuan mencari lokasi 2. Perencanaan anggaran biaya 3. Studi kelayakan investasi 4. Tata ruang dan perencanaan toko 5. Pengurusan ijin usaha dan NPWP 6. Renovasi ruang usaha 7. Pembelian peralatan toko 8. Seleksi dan pelatihan karyawan 9. Standard kerja dan sistem penggajian karyawan
  • 6.
    10. Paket sistemoperasional toko dan administrasi keuangan 11. Seleksi dan kredit barang dagangan tanpa bunga dan tanpa jaminan 12. Program promosi penjualan Pola Waralaba, ada 2 macam pola yaitu : - Tidak memiliki tempat usaha, maka opsi yang ditawarkan sebagai berikut : ‘ Usulan lokasi baru, Indomaret menawarkan lokasi yang telah disurvey disertai perencanaan matang, mulai dari desing, lay-out toko, estimasi investasi, pendapatan, pengeluaran dan payback period. ‘ Take over kepemilikan, Indomaret menawarkan toko milik sendiri, yang sudah teruji dan menguntungkan, sistem ini relatif lebih aman, namun nilai investasinya lebih tinggi dibandingkan dengan membuka toko baru karena ada biaya toko sejak toko dibuka hingga mencapai kondisi mapan. Unsur biaya yang merupakan satu paket harga tersebut yaitu : 1. Franchise fee untuk 5 tahun 2. Peralatan toko dan gudang 3. Sewa tempat selama 5 tahun 4. Perijinan 5. Goodwill Penjualan toko Indomaret memiliki kriteria yang bertujuan memberikan keuntungan dan kepastian investasi dengan mudah. Untuk toko Take over mempunyai kriteria antara lain : track record telah teruji, eksistensi toko diterima, dan perijinan toko telah lengkap. - Memiliki tempat usaha, Indomaret menawarkan kerjasama sebagai berikut : ‘ Ruang usaha/rumah/tanah, prosedur kerjasamanya dengan “usulan lokasi baru”, Indomaret terlebih dahulu melakukan survey kelayakan lokasi yang calon Franchise usulkan mulai dari potensi wilayah, peruntukan bangunan dan perijinan, perencanaan lay-out toko sampai dengan estimasi payback period-nya, jika semua dinilai layak, kerjasama dapat dilakukan, akan tetapi jika tidak atau ada kendala lain, Indomaret akan menyarankan untuk mencari lokasi yang lain. ‘ Minimarket exiting, bila calon Franchise memiliki toko yang kurang berkembang dan ingin mengembangkannya, dapat bergabung dengan Indomaret. Prousedur standartnya sama, yang membedakannya adalah dalam menghitung investasi perlengkapan toko, jika perlengkapan toko tersebut tidak sesuai dengan standart Indomaret, maka perlengkapan tersebut harus diganti baru.
  • 7.
    BIAYA FRANCHISE Rp. 36.000.000( +PPN ) BIAYA INVESTASI Rp. 250.000.000 – Rp. 300.000.000 (Franchise Fee, perijinan, pembelian, peralatan toko dan gudang ) BIAYA ROYALTY Penjualan bersih Persen Rp. 0 – Rp. 175.000.000 nol Rp. 175.000.000 – Rp. 200.000.000 2% Rp. 200.000.000 – Rp. 225.000.000 3% >Rp. 225.000.000 4% TAHAPAN KERJASAMA 1.Presentasipertama Supaya presentasi berjalan lebih efektif dan bisa langsung ditindak-lanjuti, bagi terwaralaba yang sudah memiliki usulan lokasi tempat usaha sebaiknya membawa fotocopy dokumen pendukung, seperti : Sertifikat Bangunan, IMB, KTP, KK, dan (jika sudah ada) SIUP, TDP, NPWP, PKP, serta denah lokasi. Pada presentasi pertama ini akan dijelaskan dengan detil mekanisme kerjasama, besarnya investasi, sistem operasional toko, sistem pembagian keuntungan, dan sistem pelaporan. 2.Presentasikedua Pada presentasi kedua akan dipaparkan hasil survey kelayakan dan Rencana Anggaran Belanja (RAB) yang mengarah pada besarnya nilai investasi. Biasanya pada presentasi kedua ini dilanjutkan dengan penandatanganan MOU (Nota Kesepakatan) yang mencakup butir-butir pembagian tugas antara pihak Indomaret dengan investor dalam mempersiapkan pembukaan toko, mulai dari pengurusan perijinan, renovasi bangunan, pembelian perlengkapan toko, seleksi dan training karyawan, serta term pembayaran. 3.PembukaanToko Setelah semua item kesepakatan direalisasikan, maka toko siap dibuka dengan program promosi yang ditetapkan Indomaret. Segera setelah toko buka, akan ditandatangani Surat Perjanjian Waralaba untuk jangka waktu 5 tahun.