Biologi Sel
                   Oleh:
MOCHAMAD ARIEF RACHMAN
SEJARAH DAN TEORI SEL
   Istilah sel pertama kali diperkenalkan oleh
    Robert Hooke

   Teori sel yang dikemukakan pada umumnya
    berkaitan dengan fungsi-fungsi sel, yaitu:
    a. Sel sebagai kesatuan struktural
        (Mathias Scleiden & Teodor Schwan)
    b. Sel sebagai kesatuan fungsional
        (Max Schultze)
    c. Sel sebagai kesatuan reproduksi
        (Rudolf Virchow)
    d. Sel sebagai kesatuan pertumbuhan
        (Rene Dutrochet)
    e. Sel sebagai kesatuan hereditas/penurunan
    sifat     (Edmund B. Wilson)
Beberapa teori sel lain
   Sel berasal dari sel dan berkembang biak dengan cara
    membelah diri
   Sel adalah suatu unit struktural dan fungsional terkecil pada
    makhluk hidup
   Sel adalah suatu unit aktivitas biologi yang dibatasi oleh
    membran semipermeabel dan dapat melakukan reproduksi
    sendiri pada medium di luar makhluk hidup.
STRUKTUR SEL
   Bentuk sel bervariasi, tergantung pada letak dan
    fungsinya
   Sel berukuran kecil, satuan ukurannya mikron.
   Berdasarkan membran intinya, sel dikelompokan atas 2
    golongan yaitu:


    1.    Prokarion, yaitu sel yang tidak mempunyai membran
    inti sehingga bahan inti langsung berhubungan dengan
    sitoplasma, misalnya sel     bakteri dan ganggang biru.
    2. Eukarion, yaitu sel yang sudah memiliki     membran
    inti sempurna, misalnya sel manusia,    sel hewan dan
    sel tumbuhan tingkat tinggi.
Gambar sel hewan
                   (1)   nucleolus
                   (2) nucleus
                   (3) ribosome
                   (4) vesicle
                   (5) rough
                         endoplasmic reticulum
                         (ER)
                   (6) Golgi apparatus
                   (7) Cytoskeleton
                   (8) smooth ER
                   (9) mitochondria
                   (10) vacuole
                   (11) cytoplasm
                   (12) lysosome
                   (13) centrioles
Gambar sel tumbuhan
1. Membran plasma
• Membran plasma sering disebut
  juga plasmalemma                  Gambar membran plasma:
• Membran plasma bersifat
  semipermeabel, dan sangat tipis
• Membran plasma berfungsi
  untuk mengatur pertukaran zat
  antara sitoplasma dengan
  larutan di luar sel
• Struktur membran plasma:
Model membran yang paling
  diterima sekarang yaitu ”Model
  mozaik Cair” yang dikemukakan
  S. J Singer dan G. Nicolson.
  Menurut model ini membran
  terdiri atas sebuah lapisan
  lemak bimolekular dengan
  gumpalan protein.
Transpor melalui membran plasma
 Difusi

 Difusi berfasilitas
 Transpor aktif

 Endositosis:

  Pinositosis
  Fagositosis
2. Sitoplasma
   Protoplasama berasal dari bahasa latin (proto = pertama,
    plasma = substansi), jadi mengandung pengertian substansi
    dasar kehidupan yang terdapat pada semua sel makhluk
    hidup.
   Nukleoplasma: istilah untuk plasma yang terdapat di dalam
    inti sel (nukleus)
   Sitoplasma: istilah untuk plasma yang terdapat antara
    membran plasma dengan membran nukleus
   Sitoplasma terdiri dari 2 bagian yaitu:
       matrix
       organel-organel
   Sitoplasma mengandung persenyawaan anorganik dan
    organik
    Anorganik: air, garam-garam mineral, anorganik bentuk
    gas (oksigen, nitrogen, karbon dioksida), asam & basa
    Organik: karbohidrat, lemak, protein, asam nukleat
3. Retikulum Endoplasma
-       RE merupakan lipatan membran
                                                           Gambar RE
        lipoprotein pada sitoplasma yang terletak
                                                       



        antara membran inti dengan membran
        plasma
-       2 macam RE yaitu:
        RE Kasar: permukaan membran memiliki
        partikel-partikel ribosom
        RE Halus: permukaan membran tidak
        memiliki partikel-partikel ribosom
-       Fungsi RE:
        RE Kasar: sintesis protein untuk sekresi
        dan untuk komponen RE sendiri
        RE Halus: sintesis kolesterol
       Perbedaan membran RE dengan membran
        plasma:
    •      Membran RE lebih tipis
    •      Rasio protein terhadap lemak lebih tinggi
    •      Konsentrasi kolesterol lebih rendah
4. Mitokondria
   Mitokondria merupakan organel
    berbentuk oval atau batang ang
    dikelilingi 2 lapisan membran

   Struktur mitokondria: Mitokondria
    dikelilingi oleh 2 lapisan membran,
    lipatan-lipatan membran dalam
    membentuk krista yang berfungsi
    untuk memperluas permukaan.
    Krista-krista membatasi suatu
    ruangan dalam mitokondria yang
    disebut matrix. Matrik mitokondria
    berisi granula, ribosom, benang-
    benang DNA dan enzim-enzim.
   Fungsi: sebagi tempat
    berlangsungnya pernafasan sel dan
    pembentukan energi/ATP.
5. Ribosom
   Ribosom berupa butiran-butiran
    yang tersebar dalam sel, bisa
    bebas dalam sitoplasma,
    menempel pada membran RE
    atau dalam mitokondria.
   Struktur ribosom: ribosom
    terdiri dari RNAr dan protein,
    ribosom dibangun oleh 2 sub
    unit yaitu sub unit besar dan
    sub unit kecil
   Berdasarkan ukuran dan
    koefisien pengendapan (s)
    terdapat 2 tipe ribosom yaitu:
      70S: sub unit 50S & 30S
      80S: sub unit 60S & 40S
   Fungsi: sebagai tempat sintesis
    protein
6. Nukleus
   Organel berbentuk bulat atau oval
    biasanya terletak di tengah-tengah
    sel

   Struktur nukleus: nukleus dibatasi
    oleh 2 lapisan membran yang disebut
    membran nukleus yang memiliki porus.
    Sebelah dalam membran nukleus
    terdapat:
       nukleoplasma (kariolimph): cairan
        kental berbentuk jeli
       nukleolus: benda berbentuk bulat
        terdiri dari DNA, RNA dan
        protein
       Kromatin: berupa benang-benang
        tak beraturan
  Fungsi nukleus:
     Sebagai pembawa sifat- sifat
genetik
7. Lisosom
       Organel berbentuk oval atau bundar yang dikelilingi oleh satu lapis
        membran
       Fungsi: sebagai badan penghancur karena memiliki enzim-enzim
        pencernaan
8. Peroksisom
       Organel mirip lisosom hanya ukurannya lebih kecil
       Mengandung banyak enzim yang berhubungan dengan metabolisme
        H2O2 (hidrogen peroksida)
       Fungsi: tempat terjadinya beta oksidasi asam lemak
9. Sentrosom dan sentriol
      Sentrosom merupakan bagian sitoplasma yang terlihat agak rapat
       berbentuk bundar terletak dekat nukleus, dan di dalam sentrosom
       terdapat sepasang sentriol
      Sentriol merupakan organel pada sentrosom yang jumlahnya
       sepasang dan saling tegak lurus
      Fungsi sentriol: sebagai pusat pengatur pembentukan benang-
       benang gelendong pada peristiwa pembelahan sel
REPRODUKSI SEL
1. Amitosis
    Amitosis (a = tidak, mitos = benang), yaitu proses pembelahan sel
    secara langsung dan sederhana tanpa melibatkan gambaran seperti
    benang. Pada saat amitosis, inti terpecah menjadi 2 bagian dan
    biasanya tidak diikuti oleh pembagian sitosom. Proses tersebut
    berlangsung seperti proses pembagian inti dan menghasilkan sel
    yang berinti banyak.

2. Mitosis
      Mitosis yaitu proses pembelahan sel secara tidak langsung,
       karena sebelum membelah di dalam sel berlangsung beberapa
       tahapan pembelahan.
      Berlangsung pada sel-sel tubuh saat perbaikan jaringan yang
       rusak & saat perkembangbiakan vegetatif (aseksual)
Tahap-Tahap Pembelahan Mitosis:
   Profase
    Profase berlangsung dari awal pembelahan hingga kromosom menempati
    bidang ekuator
         Pembentukan gelendong pembelahan
        Membran inti dan nukleolus mulai menghilang
        Di dalam nukleus, benang-benang kromatin berubah menjadi
          kromosom dengan cara menebal, memendek dan berpilin-pilin
   Metafase
         Kromosom berkumpul pada bidang ekuator
   Anafase
     Sentromer membelah dua
     Tiap kromatid bergerak ke kutub masing-masing &        mengandung
       sifat-sifat yang sama dengan induk
   Telofase
    o Kromatid yang telah menjadi kromosom tampak kurang jelas
       bentuknya
    o Membran inti mulai terbentuk
    o Di daerah ekuator sitoplasma mengecil sehingga dua sel anak terpisah
       (sitokinesis)
Mitosis
3. Meiosis
   Meiosis yaitu proses pembelahan sel dengan disertai
    pengurangan jumlah kromosom menjadi separuhnya.
   Pada meiosis terjadi 2 kali pembelahan, tahap-tahapnya sama
    seperti mitosis
   Perbedaannya terletak pada:

    1. anafase I, sentromer yang memegang pasangan kromatid tidak
        terbelah dua seperti pada mitosis. Pasangan kromosom tersebut
        bergerak ke kutub masing-masing sehingga menghasilkan 2 sel
        anak yang haploid.
    2. anafase II, sentromer membelah kemudian memegang satu
       kromosom dan menuju kutub masing-masing. Selanjutnya tiap sel
       anak hasil pembelahan kedua akan menjadi 4 sel anak yang
       haploid. Hasil akhir adalah 4 sel haploid yang berisi kromosom
       tunggal
Perbedaan Mitosis &Meiosis

Mitosis                              Meiosis

   Satu sel induk→ 2 sel anak          Satu sel induk→ 4 sel anak
   Diploid (2n) → diploid (2n)         Diploid (2n) → haploid (n)
   Sifat sel anak sama dengan          Sifat sel anak tidak sama
    sifat induk                          dengan sel induk
   Terjadi pada sel somatik            Terjadi pada sel gamet
   Satu kali pembelahan                Dua kali pembelahan
   Tujuan: mengganti sel-sel yang      Tujuan: Membentuk sel
    rusak & pembiakan secara             haploid, Mempertahankan
    vegetatif                            jumlah kromosom pada
                                         generasi berikutnya agar
                                         tetap.

Biologi sel

  • 1.
    Biologi Sel Oleh: MOCHAMAD ARIEF RACHMAN
  • 2.
    SEJARAH DAN TEORISEL  Istilah sel pertama kali diperkenalkan oleh Robert Hooke  Teori sel yang dikemukakan pada umumnya berkaitan dengan fungsi-fungsi sel, yaitu: a. Sel sebagai kesatuan struktural (Mathias Scleiden & Teodor Schwan) b. Sel sebagai kesatuan fungsional (Max Schultze) c. Sel sebagai kesatuan reproduksi (Rudolf Virchow) d. Sel sebagai kesatuan pertumbuhan (Rene Dutrochet) e. Sel sebagai kesatuan hereditas/penurunan sifat (Edmund B. Wilson)
  • 3.
    Beberapa teori sellain  Sel berasal dari sel dan berkembang biak dengan cara membelah diri  Sel adalah suatu unit struktural dan fungsional terkecil pada makhluk hidup  Sel adalah suatu unit aktivitas biologi yang dibatasi oleh membran semipermeabel dan dapat melakukan reproduksi sendiri pada medium di luar makhluk hidup.
  • 4.
    STRUKTUR SEL  Bentuk sel bervariasi, tergantung pada letak dan fungsinya  Sel berukuran kecil, satuan ukurannya mikron.  Berdasarkan membran intinya, sel dikelompokan atas 2 golongan yaitu: 1. Prokarion, yaitu sel yang tidak mempunyai membran inti sehingga bahan inti langsung berhubungan dengan sitoplasma, misalnya sel bakteri dan ganggang biru. 2. Eukarion, yaitu sel yang sudah memiliki membran inti sempurna, misalnya sel manusia, sel hewan dan sel tumbuhan tingkat tinggi.
  • 6.
    Gambar sel hewan (1) nucleolus (2) nucleus (3) ribosome (4) vesicle (5) rough endoplasmic reticulum (ER) (6) Golgi apparatus (7) Cytoskeleton (8) smooth ER (9) mitochondria (10) vacuole (11) cytoplasm (12) lysosome (13) centrioles
  • 7.
  • 8.
    1. Membran plasma •Membran plasma sering disebut juga plasmalemma Gambar membran plasma: • Membran plasma bersifat semipermeabel, dan sangat tipis • Membran plasma berfungsi untuk mengatur pertukaran zat antara sitoplasma dengan larutan di luar sel • Struktur membran plasma: Model membran yang paling diterima sekarang yaitu ”Model mozaik Cair” yang dikemukakan S. J Singer dan G. Nicolson. Menurut model ini membran terdiri atas sebuah lapisan lemak bimolekular dengan gumpalan protein.
  • 10.
    Transpor melalui membranplasma  Difusi  Difusi berfasilitas  Transpor aktif  Endositosis: Pinositosis Fagositosis
  • 11.
    2. Sitoplasma  Protoplasama berasal dari bahasa latin (proto = pertama, plasma = substansi), jadi mengandung pengertian substansi dasar kehidupan yang terdapat pada semua sel makhluk hidup.  Nukleoplasma: istilah untuk plasma yang terdapat di dalam inti sel (nukleus)  Sitoplasma: istilah untuk plasma yang terdapat antara membran plasma dengan membran nukleus  Sitoplasma terdiri dari 2 bagian yaitu:  matrix  organel-organel  Sitoplasma mengandung persenyawaan anorganik dan organik Anorganik: air, garam-garam mineral, anorganik bentuk gas (oksigen, nitrogen, karbon dioksida), asam & basa Organik: karbohidrat, lemak, protein, asam nukleat
  • 12.
    3. Retikulum Endoplasma - RE merupakan lipatan membran Gambar RE lipoprotein pada sitoplasma yang terletak  antara membran inti dengan membran plasma - 2 macam RE yaitu: RE Kasar: permukaan membran memiliki partikel-partikel ribosom RE Halus: permukaan membran tidak memiliki partikel-partikel ribosom - Fungsi RE: RE Kasar: sintesis protein untuk sekresi dan untuk komponen RE sendiri RE Halus: sintesis kolesterol  Perbedaan membran RE dengan membran plasma: • Membran RE lebih tipis • Rasio protein terhadap lemak lebih tinggi • Konsentrasi kolesterol lebih rendah
  • 13.
    4. Mitokondria  Mitokondria merupakan organel berbentuk oval atau batang ang dikelilingi 2 lapisan membran  Struktur mitokondria: Mitokondria dikelilingi oleh 2 lapisan membran, lipatan-lipatan membran dalam membentuk krista yang berfungsi untuk memperluas permukaan. Krista-krista membatasi suatu ruangan dalam mitokondria yang disebut matrix. Matrik mitokondria berisi granula, ribosom, benang- benang DNA dan enzim-enzim.  Fungsi: sebagi tempat berlangsungnya pernafasan sel dan pembentukan energi/ATP.
  • 14.
    5. Ribosom  Ribosom berupa butiran-butiran yang tersebar dalam sel, bisa bebas dalam sitoplasma, menempel pada membran RE atau dalam mitokondria.  Struktur ribosom: ribosom terdiri dari RNAr dan protein, ribosom dibangun oleh 2 sub unit yaitu sub unit besar dan sub unit kecil  Berdasarkan ukuran dan koefisien pengendapan (s) terdapat 2 tipe ribosom yaitu: 70S: sub unit 50S & 30S 80S: sub unit 60S & 40S  Fungsi: sebagai tempat sintesis protein
  • 15.
    6. Nukleus  Organel berbentuk bulat atau oval biasanya terletak di tengah-tengah sel  Struktur nukleus: nukleus dibatasi oleh 2 lapisan membran yang disebut membran nukleus yang memiliki porus. Sebelah dalam membran nukleus terdapat:  nukleoplasma (kariolimph): cairan kental berbentuk jeli  nukleolus: benda berbentuk bulat terdiri dari DNA, RNA dan protein  Kromatin: berupa benang-benang tak beraturan  Fungsi nukleus: Sebagai pembawa sifat- sifat genetik
  • 16.
    7. Lisosom  Organel berbentuk oval atau bundar yang dikelilingi oleh satu lapis membran  Fungsi: sebagai badan penghancur karena memiliki enzim-enzim pencernaan 8. Peroksisom  Organel mirip lisosom hanya ukurannya lebih kecil  Mengandung banyak enzim yang berhubungan dengan metabolisme H2O2 (hidrogen peroksida)  Fungsi: tempat terjadinya beta oksidasi asam lemak 9. Sentrosom dan sentriol  Sentrosom merupakan bagian sitoplasma yang terlihat agak rapat berbentuk bundar terletak dekat nukleus, dan di dalam sentrosom terdapat sepasang sentriol  Sentriol merupakan organel pada sentrosom yang jumlahnya sepasang dan saling tegak lurus  Fungsi sentriol: sebagai pusat pengatur pembentukan benang- benang gelendong pada peristiwa pembelahan sel
  • 17.
    REPRODUKSI SEL 1. Amitosis Amitosis (a = tidak, mitos = benang), yaitu proses pembelahan sel secara langsung dan sederhana tanpa melibatkan gambaran seperti benang. Pada saat amitosis, inti terpecah menjadi 2 bagian dan biasanya tidak diikuti oleh pembagian sitosom. Proses tersebut berlangsung seperti proses pembagian inti dan menghasilkan sel yang berinti banyak. 2. Mitosis  Mitosis yaitu proses pembelahan sel secara tidak langsung, karena sebelum membelah di dalam sel berlangsung beberapa tahapan pembelahan.  Berlangsung pada sel-sel tubuh saat perbaikan jaringan yang rusak & saat perkembangbiakan vegetatif (aseksual)
  • 18.
    Tahap-Tahap Pembelahan Mitosis:  Profase Profase berlangsung dari awal pembelahan hingga kromosom menempati bidang ekuator  Pembentukan gelendong pembelahan  Membran inti dan nukleolus mulai menghilang  Di dalam nukleus, benang-benang kromatin berubah menjadi kromosom dengan cara menebal, memendek dan berpilin-pilin  Metafase Kromosom berkumpul pada bidang ekuator  Anafase  Sentromer membelah dua  Tiap kromatid bergerak ke kutub masing-masing & mengandung sifat-sifat yang sama dengan induk  Telofase o Kromatid yang telah menjadi kromosom tampak kurang jelas bentuknya o Membran inti mulai terbentuk o Di daerah ekuator sitoplasma mengecil sehingga dua sel anak terpisah (sitokinesis)
  • 19.
  • 20.
    3. Meiosis  Meiosis yaitu proses pembelahan sel dengan disertai pengurangan jumlah kromosom menjadi separuhnya.  Pada meiosis terjadi 2 kali pembelahan, tahap-tahapnya sama seperti mitosis  Perbedaannya terletak pada: 1. anafase I, sentromer yang memegang pasangan kromatid tidak terbelah dua seperti pada mitosis. Pasangan kromosom tersebut bergerak ke kutub masing-masing sehingga menghasilkan 2 sel anak yang haploid. 2. anafase II, sentromer membelah kemudian memegang satu kromosom dan menuju kutub masing-masing. Selanjutnya tiap sel anak hasil pembelahan kedua akan menjadi 4 sel anak yang haploid. Hasil akhir adalah 4 sel haploid yang berisi kromosom tunggal
  • 23.
    Perbedaan Mitosis &Meiosis Mitosis Meiosis  Satu sel induk→ 2 sel anak  Satu sel induk→ 4 sel anak  Diploid (2n) → diploid (2n)  Diploid (2n) → haploid (n)  Sifat sel anak sama dengan  Sifat sel anak tidak sama sifat induk dengan sel induk  Terjadi pada sel somatik  Terjadi pada sel gamet  Satu kali pembelahan  Dua kali pembelahan  Tujuan: mengganti sel-sel yang  Tujuan: Membentuk sel rusak & pembiakan secara haploid, Mempertahankan vegetatif jumlah kromosom pada generasi berikutnya agar tetap.