BIOLOGI SEL
Ruang lingkup biologi selRuang lingkup biologi sel
 Pengertian selPengertian sel
 Fungsi selFungsi sel
 Tipe selTipe sel
 Materi penyusun selMateri penyusun sel
 Teknik mempelajari selTeknik mempelajari sel
Pengertian selPengertian sel
Sel adalahSel adalah
satuan terkecil penyusun tubuh mahluksatuan terkecil penyusun tubuh mahluk
hiduphidup
Fungsi selFungsi sel
Penelitian para ahli terhadap sel yaitu:Penelitian para ahli terhadap sel yaitu:
 Robert HookeRobert Hooke
 Rudof VirchowRudof Virchow
 Max SchultzeMax Schultze
 Scheilden dan SchwanScheilden dan Schwan
 PurkinjePurkinje
 Robert BrownRobert Brown
Teori tentang
fungsi sel
 Sel sebagai:Sel sebagai:
Unit strukturalUnit struktural
Unit fungsionalUnit fungsional
Unit pertumbuhanUnit pertumbuhan
Unit reproduksiUnit reproduksi
Unit hereditasUnit hereditas
Tipe selTipe sel
 Sel dapat dibagi berdasarkan beberapaSel dapat dibagi berdasarkan beberapa
parameterparameter
 Secara umum dibagi menjadi 2 kelompok,Secara umum dibagi menjadi 2 kelompok,
yaitu berdasarkan membran inti danyaitu berdasarkan membran inti dan
kondisi kromosomnyakondisi kromosomnya
Sel prokariota dan eukariotaSel prokariota dan eukariota
 Sel prokariota: tidak mempunyai membranSel prokariota: tidak mempunyai membran
inti; tidak berinti; golongan cyanobakteriainti; tidak berinti; golongan cyanobakteria
 Sel eukariotaSel eukariota
mempunyai membran inti; berinti ; selainmempunyai membran inti; berinti ; selain
caynobakteriacaynobakteria
Sel somatis dan sel kelaminSel somatis dan sel kelamin
 Sel somatisSel somatis
Kromosom 2nKromosom 2n
(berpasangan)(berpasangan)
 Sel kelaminSel kelamin
Kromosom n (tunggal)Kromosom n (tunggal)
Materi penyusun selMateri penyusun sel
Bahan anorganik : air, ion, mineralBahan anorganik : air, ion, mineral
Berfungsi :Berfungsi :
 Memelihara tekanan osmosa dan keseimbanganMemelihara tekanan osmosa dan keseimbangan
asam-basaasam-basa
 Kofaktor kegiatan enzimatikKofaktor kegiatan enzimatik
 Bagian dari ATP (ion fosfat) ----- energiBagian dari ATP (ion fosfat) ----- energi
 BufferBuffer
Bahan organikBahan organik
 Terdiri atas elemen-elemen yang terikat secara kovalenTerdiri atas elemen-elemen yang terikat secara kovalen
dengan atom karbon yang umumnya membentuk ikatandengan atom karbon yang umumnya membentuk ikatan
linear atau cincinlinear atau cincin
 KarbohidratKarbohidrat kompleks : cadangan energi dan materialkompleks : cadangan energi dan material
strukturalstruktural
 LemakLemak: cadangan energi, komponen struktural: cadangan energi, komponen struktural
membran sel dan prekursor senyawa lainmembran sel dan prekursor senyawa lain
 ProteinProtein: sebagai enzim, penunjang struktural,: sebagai enzim, penunjang struktural,
transportasi sel, pergerakan sel, perubahan aktifitas sel,transportasi sel, pergerakan sel, perubahan aktifitas sel,
pertahanan tubuhpertahanan tubuh
 Asam nukleatAsam nukleat terdiri dari DNA dan RNA sebagaiterdiri dari DNA dan RNA sebagai
dasar penurunan sifat dan untuk reproduksidasar penurunan sifat dan untuk reproduksi
Teknik mempelajari selTeknik mempelajari sel
Teknik mikroskopikTeknik mikroskopik
 Pengenalan terhadap komposisi dan fungsiPengenalan terhadap komposisi dan fungsi
bagian penyusun mikroskopbagian penyusun mikroskop
 Prinsip kerja mikroskopPrinsip kerja mikroskop
 Preparasi sel yang akan diamatiPreparasi sel yang akan diamati
 Pola irisan organPola irisan organ
Teknik fraksinasi selTeknik fraksinasi sel
 Pengenalan terhadap alat sentrifugasiPengenalan terhadap alat sentrifugasi
 Prinsip kerja fraksinasi selPrinsip kerja fraksinasi sel
STRUKTUR DAN KOMPONEN PENYUSUN SELSTRUKTUR DAN KOMPONEN PENYUSUN SEL
 Komponen utama penyusun selKomponen utama penyusun sel
 Struktur dan fungsi organel selStruktur dan fungsi organel sel
 Transportasi melalui membran selTransportasi melalui membran sel
Komponen utama penyusun selKomponen utama penyusun sel
 Membran plasmaMembran plasma
adalah membran yang terletak padaadalah membran yang terletak pada
bagian paling luar dari sel yang berfungsibagian paling luar dari sel yang berfungsi
sebagai pembatas antara isi sel dengansebagai pembatas antara isi sel dengan
lingkungan luarnya. Letak membranlingkungan luarnya. Letak membran
plasma ini menyebabkan proses-prosesplasma ini menyebabkan proses-proses
metabolik dapat berlangsung dalam selmetabolik dapat berlangsung dalam sel
secara teroganisir dan terawasi dengansecara teroganisir dan terawasi dengan
baik.baik.
SitoplasmaSitoplasma
Protoplasma yang mengisi ruangan di antara selaputProtoplasma yang mengisi ruangan di antara selaput
plasma dengan inti sel atau nukleus.plasma dengan inti sel atau nukleus.
Ciri-ciri sitoplasma dalah sebagai berikut:Ciri-ciri sitoplasma dalah sebagai berikut:
 merupakan sistem koloid yang selalumerupakan sistem koloid yang selalu
bergerak,dipengaruhi oleh muatan listrik ion.bergerak,dipengaruhi oleh muatan listrik ion.
 Larutan koloid ion dapat mengalami perubahan dariLarutan koloid ion dapat mengalami perubahan dari
fase sol ke gel dan sebaliknya.fase sol ke gel dan sebaliknya.
 Tersusun dari bahan cair yang di dalamnya terdapatTersusun dari bahan cair yang di dalamnya terdapat
berbagai organel dan produk hasil metabolismeberbagai organel dan produk hasil metabolisme
sel..Sitosol merupakan sistem larutan yang tersusunsel..Sitosol merupakan sistem larutan yang tersusun
dari 90% air dan didalamnya terlarut senyawa organikdari 90% air dan didalamnya terlarut senyawa organik
yang penting untuk kehidupan seperti asamyang penting untuk kehidupan seperti asam
lemak,asam amino, vitamin,ion dan minerallemak,asam amino, vitamin,ion dan mineral
 Sitosol merupakan bagian yang penting dalam prosesSitosol merupakan bagian yang penting dalam proses
metabolisme sel, misalnya proses glikolisis ataumetabolisme sel, misalnya proses glikolisis atau
pemecahan glukosa, sintesis protein dan sintesispemecahan glukosa, sintesis protein dan sintesis
asam lemak.asam lemak.
Asam nukleatAsam nukleat
 Adalah bagian dari sel yang dapatAdalah bagian dari sel yang dapat
mengkopi dan membaca instruksi yangmengkopi dan membaca instruksi yang
berhubungan dengan pewarisan sifat.berhubungan dengan pewarisan sifat.
 Terdiri atas DNA dan RNATerdiri atas DNA dan RNA
Organel selOrganel sel
NUKLEUS ATAU INTI SELNUKLEUS ATAU INTI SEL
 organel terbesar, bergaris tengah antara 10 – 20organel terbesar, bergaris tengah antara 10 – 20
mikrometer.mikrometer.
 Bentuknya bulat hingga oval.Bentuknya bulat hingga oval.
 Struktur nukleus:Struktur nukleus:
-Nuclear membran-Nuclear membran yang didalamnya terdapat satu atauyang didalamnya terdapat satu atau
dua nukleoli yang berwarna gelap.dua nukleoli yang berwarna gelap.
-Nuclear membran-Nuclear membrane memiliki dua lapisan setebal sekitare memiliki dua lapisan setebal sekitar
70 A sedangkan ditengahnya terdapat ruangan yang70 A sedangkan ditengahnya terdapat ruangan yang
disebutdisebut Perinuclear CisternaePerinuclear Cisternae..
-Pada dinding dalam terdapat lapisan menebal yang-Pada dinding dalam terdapat lapisan menebal yang
diduga untuk memperkuat dinding inti yang disebutdiduga untuk memperkuat dinding inti yang disebut
lapisanlapisan lamina fibrosalamina fibrosa..
-Membran luar disebut juga-Membran luar disebut juga Outer Nuclear MembraneOuter Nuclear Membrane
atau kadangkala disebut juga “atau kadangkala disebut juga “Nuclear EnvelopeNuclear Envelope”.”.
-Pada nuklear ini terdapat pori-pori (-Pada nuklear ini terdapat pori-pori ( nuclear poresnuclear pores) yang) yang
berhubungan dengan fungsi permeabilitas perpindahanberhubungan dengan fungsi permeabilitas perpindahan
ion.ion.
 terdapat materi genetik berupa DNA yang berfungsiterdapat materi genetik berupa DNA yang berfungsi
membawa sifat turunan dan regulasi faal sel. Komponenmembawa sifat turunan dan regulasi faal sel. Komponen
utama nukleus adalah kromatin yang akanutama nukleus adalah kromatin yang akan
mengorganisir menjadi kromosom pada saat prosesmengorganisir menjadi kromosom pada saat proses
pembelahan sel. Isi nukleus yang lain adalah cairanpembelahan sel. Isi nukleus yang lain adalah cairan
nuclear matriks atau nuclear sapnuclear matriks atau nuclear sap yang didalamnya dapatyang didalamnya dapat
ditemukan bentukan seperti filamen.ditemukan bentukan seperti filamen.
 Ada dua fungsi utama inti sel yaituAda dua fungsi utama inti sel yaitu pertamapertama, membantu, membantu
mengawasi jalannya instruksi pewarisan sifat dalammengawasi jalannya instruksi pewarisan sifat dalam
DNA;DNA; keduakedua, inti memisahkan DNA dari semua, inti memisahkan DNA dari semua
substansi dan alat-alat metabolik dalam sitoplasmasubstansi dan alat-alat metabolik dalam sitoplasma
sehingga memudahkan pengemasan DNA pada saatsehingga memudahkan pengemasan DNA pada saat
proses pembelahan sel.proses pembelahan sel.
 Nukelolus atau anak intiNukelolus atau anak inti berfungsi sebagai tempatberfungsi sebagai tempat
pembuatan protein dan subunit RNA dari ribosom.pembuatan protein dan subunit RNA dari ribosom.
Subunit RNA diangkut dari inti ke dalam sitoplasma danSubunit RNA diangkut dari inti ke dalam sitoplasma dan
ditempat tersebut disambungkan menjadi ribosom utuhditempat tersebut disambungkan menjadi ribosom utuh
yang fungsional. Secara struktur, dalam nukleolus dapatyang fungsional. Secara struktur, dalam nukleolus dapat
dibedakan daerah granuler, fibriler (dibedakan daerah granuler, fibriler (nuclelomenanuclelomena), pars), pars
amorpha danamorpha dan nucleolus associated chromatin.nucleolus associated chromatin.
Retikulum EndoplasmaRetikulum Endoplasma
 Retikulum endoplasma pada sel hewan adalah sistemRetikulum endoplasma pada sel hewan adalah sistem
membran kompleks yang bertindak sebagai saluran-membran kompleks yang bertindak sebagai saluran-
saluran dalam sitoplasma yang berhubungan dengansaluran dalam sitoplasma yang berhubungan dengan
nukleus. RE mempunyai bagian yang halus dan kasarnukleus. RE mempunyai bagian yang halus dan kasar
tergantung dari ada tidaknya ribosom pada sisi yangtergantung dari ada tidaknya ribosom pada sisi yang
menghadap sitoplasma.menghadap sitoplasma.
 RE kasarRE kasar tersusun sebagai suatu kantung yang memipihtersusun sebagai suatu kantung yang memipih
dan mempunyai ribosom yang terikat pada permukaandan mempunyai ribosom yang terikat pada permukaan
RE. RE kasar banyak terdapat dalam sel yangRE. RE kasar banyak terdapat dalam sel yang
terspesialisasi dalam mensekresi enzim-enzimterspesialisasi dalam mensekresi enzim-enzim
penguraian dan protein-protein lainnya.penguraian dan protein-protein lainnya. RE halusRE halus
terdapat bebas dalam sitoplasma dan merupakanterdapat bebas dalam sitoplasma dan merupakan
tempat utama untuk sintesis lipid. RE halus sel-sel hatitempat utama untuk sintesis lipid. RE halus sel-sel hati
menginaktivasi obat-obat tertentu dan hasil sampinganmenginaktivasi obat-obat tertentu dan hasil sampingan
dari proses metabolisme yang membahayakan tubuh.dari proses metabolisme yang membahayakan tubuh.
RibosomRibosom
 Ribosom merupakan partikel partikel submikroskopikRibosom merupakan partikel partikel submikroskopik
yang terdiri atas RNA dan protein. Organel iniyang terdiri atas RNA dan protein. Organel ini
berperan dalam proses sintesa protein yaitu suatuberperan dalam proses sintesa protein yaitu suatu
proses untuk merangkai berbagai asam amino menjadiproses untuk merangkai berbagai asam amino menjadi
suatu rantai polipeptida dengan bantuan enzim-enzimsuatu rantai polipeptida dengan bantuan enzim-enzim
tertentu. Ribosom dapat ditemukan bebas dalamtertentu. Ribosom dapat ditemukan bebas dalam
sitoplasmasitoplasma ( free ribosom( free ribosom) atau berangkai (umumnya) atau berangkai (umumnya
5) membentuk5) membentuk polysomepolysome..
 Struktur ribosom terdiri atas 2 subunit, sub unit besarStruktur ribosom terdiri atas 2 subunit, sub unit besar
dan sub unit kecil. Bahan baku ribosom dibuat dalamdan sub unit kecil. Bahan baku ribosom dibuat dalam
inti sel dalam bentuk partikel –partikel 28S dan 16Sinti sel dalam bentuk partikel –partikel 28S dan 16S
kemudian ditransport ke dalam sitoplasma untukkemudian ditransport ke dalam sitoplasma untuk
digabung menjadi unit ribosom yang fungsional.digabung menjadi unit ribosom yang fungsional.
Badan GolgiBadan Golgi
 Badan Golgi berbentuk kantung pipih yang letaknyaBadan Golgi berbentuk kantung pipih yang letaknya
terpusat pada salah satu sisi nukleus, menempelterpusat pada salah satu sisi nukleus, menempel
disekitarnya kantung atau vesikel-vesikel kecil.disekitarnya kantung atau vesikel-vesikel kecil.
 Kantung-kantung ini terpolarisasi sedemikian rupaKantung-kantung ini terpolarisasi sedemikian rupa
sehingga bagian proksimalnya berhubungan dengansehingga bagian proksimalnya berhubungan dengan
retikulum endoplasma dan bagian distalnyaretikulum endoplasma dan bagian distalnya
berhubungan dengan vesikel.berhubungan dengan vesikel.
 Struktur Golgi menyebar di dalam sitoplasma seperti jalaStruktur Golgi menyebar di dalam sitoplasma seperti jala
yang kompleks.yang kompleks.
 Struktur yang demikian menunjukkan bahwa kompleksStruktur yang demikian menunjukkan bahwa kompleks
Golgi berperan dalam kondensasi berbagai produk selGolgi berperan dalam kondensasi berbagai produk sel
dan sekresinya seperti lipid, enzim dan hormon.dan sekresinya seperti lipid, enzim dan hormon.
 Selain itu juga berfungsi mensintesa gula sederhanaSelain itu juga berfungsi mensintesa gula sederhana
yang kemudian dirangkaikan dengan protein membentukyang kemudian dirangkaikan dengan protein membentuk
glikoprotein yang disekresikan ke luar.glikoprotein yang disekresikan ke luar.
LisosomLisosom
 Lisosom adalah organel kecil yang terbungkus oleh selapisLisosom adalah organel kecil yang terbungkus oleh selapis
membran.membran.
 Organel ini terdapat pada hampir semua sel eukariotik, terutamaOrganel ini terdapat pada hampir semua sel eukariotik, terutama
pada sel-sel hewan yang memiliki kegiatan fagositik. Di dalampada sel-sel hewan yang memiliki kegiatan fagositik. Di dalam
partikel lisosom terdapatpartikel lisosom terdapat enzim proteolitikenzim proteolitik dan berbagaidan berbagai enzimenzim
hidrolitikhidrolitik lainnya.lainnya.
 Sesuai dengan namanyaSesuai dengan namanya Lysis= hancur;soma=badanLysis= hancur;soma=badan makamaka
lisosom berfungsi dalam proses penghancuran atau pencernaanlisosom berfungsi dalam proses penghancuran atau pencernaan
zat.zat.
 Dalam keadaan fungsional, ada beberapa bentuk lisosom yaituDalam keadaan fungsional, ada beberapa bentuk lisosom yaitu::
- Primary lysosome- Primary lysosome
- Secondary lysosome yang terdiri atas digestive vacuola;- Secondary lysosome yang terdiri atas digestive vacuola;
autopagic vacuole dan residual bodyautopagic vacuole dan residual body
Peran bentuk-bentuk lisosomPeran bentuk-bentuk lisosom
Jika terjadi fagositosis, benda-benda asing yang ditelanJika terjadi fagositosis, benda-benda asing yang ditelan
akan membentuk “akan membentuk “phagosomephagosome”.”. PhagosomePhagosome akanakan
kontak dengan primary lysosome membentukkontak dengan primary lysosome membentuk secondarysecondary
lysosomelysosome yang selanjutnya akan menghancurkan benda-yang selanjutnya akan menghancurkan benda-
benda asing tersebut dengan cara ditelan denganbenda asing tersebut dengan cara ditelan dengan
menggunakan enzim-enzim pengurai.menggunakan enzim-enzim pengurai. Residual bodyResidual body
akan terbentuk apabila proses pencernaan intraselularakan terbentuk apabila proses pencernaan intraselular
berlangsung tidak komplit. Misalnya pada sel-sel yangberlangsung tidak komplit. Misalnya pada sel-sel yang
mengalami penuaan atau aging banyak terdapat zat-zatmengalami penuaan atau aging banyak terdapat zat-zat
yang tidak bisa dicerna.yang tidak bisa dicerna. Vacuola autofagikVacuola autofagik adalah bentukadalah bentuk
khusus lisosom yang mencerna bagian-bagian selkhusus lisosom yang mencerna bagian-bagian sel
sendiri seperti mitokondria dan REsendiri seperti mitokondria dan RE
 Beberapa partikel yang juga mengandungBeberapa partikel yang juga mengandung
enzim pengurai tetapi tidak termasuk lisosmenzim pengurai tetapi tidak termasuk lisosm
disebut jugadisebut juga microbodiesmicrobodies atau peroksisom yangatau peroksisom yang
diduga berhubungan dengan fungsi prosesdiduga berhubungan dengan fungsi proses
oksidasi dalam sel.oksidasi dalam sel.
PeroksisomPeroksisom
 Organel yang dilapisi oleh selapis membranOrganel yang dilapisi oleh selapis membran
yang berukuran seperti lisosom. Organel iniyang berukuran seperti lisosom. Organel ini
banyak mengandung enzim katalase danbanyak mengandung enzim katalase dan
oksidase. Enzim katalase berperan dalamoksidase. Enzim katalase berperan dalam
mengkatalisis hidrogen peroksida (H2O2) danmengkatalisis hidrogen peroksida (H2O2) dan
produk sel yang membahayakan. Peroksisomproduk sel yang membahayakan. Peroksisom
juga berperan dalam pengubahan lemakjuga berperan dalam pengubahan lemak
menjadi karbohidrat serta perubahan basamenjadi karbohidrat serta perubahan basa
purin.purin.
 Pada sel hewan, peroksisom banyak dijumpaiPada sel hewan, peroksisom banyak dijumpai
dalam sel-sel hati dan ginjal dan didudadalam sel-sel hati dan ginjal dan diduda
peroksisom dihasilkan dalam retikulumperoksisom dihasilkan dalam retikulum
endoplasmaendoplasma
MitokondriaMitokondria
 Mitokondria adalah organel sel yang terdapat dalamMitokondria adalah organel sel yang terdapat dalam
sitoplasma yang berbentuk granuler atau filamen.sitoplasma yang berbentuk granuler atau filamen.
 Organel ini berperan sebagai tempat terjadinyaOrganel ini berperan sebagai tempat terjadinya
respirasi selular untuk mengubah makanan menjadirespirasi selular untuk mengubah makanan menjadi
energi yang dibutuhkan dalam aktifitas hidup.energi yang dibutuhkan dalam aktifitas hidup.
 Diketahui pula bahwa dalam mitokondria terdapat DNADiketahui pula bahwa dalam mitokondria terdapat DNA
yang berbeda dengan DNA yang terdapat dalamyang berbeda dengan DNA yang terdapat dalam
nukleus karena mampu mengadakan replikasi dannukleus karena mampu mengadakan replikasi dan
biosintesis protein sendiri.biosintesis protein sendiri.
 Mitokondria terdapat pada semua sel yang melaukanMitokondria terdapat pada semua sel yang melaukan
respirasi secara aerob kecuali pada bakteri dimanarespirasi secara aerob kecuali pada bakteri dimana
fungsi mitokondria dilakukan oleh plasma membranfungsi mitokondria dilakukan oleh plasma membran
yang berspesialisasiyang berspesialisasi khusus disebutkhusus disebut mesosomemesosome..
 Struktur mitokondria bersifat trilaminar terdiri dari:Struktur mitokondria bersifat trilaminar terdiri dari: outerouter
limiting membrane; inner limiting membrane;limiting membrane; inner limiting membrane;
mitokokndria crest; granulesmitokokndria crest; granules mengandung kalsium danmengandung kalsium dan
magnesium serta F1P ataumagnesium serta F1P atau articlearticle yang mengandungyang mengandung
enzimenzim ATPaseATPase berfungsi dalam respirasi selular.berfungsi dalam respirasi selular.
 Di dalam mitokondria terjadi Siklus Krebs yangDi dalam mitokondria terjadi Siklus Krebs yang
merupakan proses mengubah makanan (karbohidrat,merupakan proses mengubah makanan (karbohidrat,
lemak dan protein) menjadi bentuk energi kimiawi yanglemak dan protein) menjadi bentuk energi kimiawi yang
disimpan dalam sub stansi yang bersifatdisimpan dalam sub stansi yang bersifat High EnergyHigh Energy
BondsBonds seperti ATPseperti ATP
SitoskletonSitoskleton
 Sitoskleton adalah suatu sistem yang terdiri dari serat-Sitoskleton adalah suatu sistem yang terdiri dari serat-
serat dan kumpulan benang yang saling berhubungan,serat dan kumpulan benang yang saling berhubungan,
bersilangan dan memanjang dari inti sampai kebersilangan dan memanjang dari inti sampai ke
membran plasma.membran plasma.
 Sitoskleton mmberikan bentuk dan organisasi internalSitoskleton mmberikan bentuk dan organisasi internal
kepada sel eukariota.kepada sel eukariota.
 Komponen penting sitoskleton dibangun oleh subunitKomponen penting sitoskleton dibangun oleh subunit
protein. Komponen terbesar sitoskleton adalahprotein. Komponen terbesar sitoskleton adalah
mikrotubulamikrotubula yang terdiri dari sub unit tubulin yangyang terdiri dari sub unit tubulin yang
berikatan satu sama lain memberi bentuk pada sel.berikatan satu sama lain memberi bentuk pada sel.
 SedangkanSedangkan mikrofilamenmikrofilamen mengandung banyak proteinmengandung banyak protein
aktin dan miosin yang berperan penting dalam prosesaktin dan miosin yang berperan penting dalam proses
kontraksi otot.kontraksi otot.
 Beberapa bagian dari sitoskleton hanya munculBeberapa bagian dari sitoskleton hanya muncul
pada saat-saat tertentu dalam kehidupan sel.pada saat-saat tertentu dalam kehidupan sel.
Misalnya sebelum sel membelah, beberapaMisalnya sebelum sel membelah, beberapa
serat akan membentuk spindel yangserat akan membentuk spindel yang
menggerakkan kromosom. Bagian lain darimenggerakkan kromosom. Bagian lain dari
sitoskleton seperti mikrotubula, flagela dan siliasitoskleton seperti mikrotubula, flagela dan silia
adalah struktur yang permanenadalah struktur yang permanen
SentriolSentriol
 Organel ini terdiri dari sepasang badanOrganel ini terdiri dari sepasang badan
berbentuk tabung atau silinder dan merupakanberbentuk tabung atau silinder dan merupakan
suatu kesatuan yang disebutsuatu kesatuan yang disebut sentrosomsentrosom..
 Sentriol berisi sekelompok mikrotubula yangSentriol berisi sekelompok mikrotubula yang
terdiri atas 9 triplert, terletak dekat nukleus.terdiri atas 9 triplert, terletak dekat nukleus.
 Sentriol berperan penting dalam prosesSentriol berperan penting dalam proses
pembelahan sel. Sebelum inti sel membelah,pembelahan sel. Sebelum inti sel membelah,
sentriol membelh terlebih dahulu dansentriol membelh terlebih dahulu dan
selanjutnya membentuk gelendongselanjutnya membentuk gelendong
pembelahan. Gelendong inilah yangpembelahan. Gelendong inilah yang
kemudian akan mengatur pergerakankemudian akan mengatur pergerakan
kromosom dalam proses pembelahan sel.kromosom dalam proses pembelahan sel.
Membran Plasma danMembran Plasma dan
Sistem Transpor MembranSistem Transpor Membran
 Aktifitas dan organisasi sel bergantung kepada membranAktifitas dan organisasi sel bergantung kepada membran
sel.sel.
 Komponen utama membran sel adalahKomponen utama membran sel adalah fosfolipid danfosfolipid dan
proteinprotein. Fosfolipid mempunyai kepala. Fosfolipid mempunyai kepala hidrofilikhidrofilik (“suka(“suka
air”) dan ujung dari asam lemak yangair”) dan ujung dari asam lemak yang hidrofobikhidrofobik (“tidak(“tidak
suka air”).suka air”).
 Sifat fosfolipid seperti itu menyebabkan jika fosfolipidSifat fosfolipid seperti itu menyebabkan jika fosfolipid
direndam dalam suatu cairan, maka interaksi hidrofobikdirendam dalam suatu cairan, maka interaksi hidrofobik
akan memaksa molekul-molekul hidrofobik untukakan memaksa molekul-molekul hidrofobik untuk
berkelompok bersama membentuk dua lapisan atauberkelompok bersama membentuk dua lapisan atau
dsebut juga dua-lapisan lipid (dsebut juga dua-lapisan lipid (lipid bilayerlipid bilayer) yang) yang
merupakan struktur dasar membran sel.merupakan struktur dasar membran sel.
 Dua lapisan lipid ini berfungsi sebagai barier antara duaDua lapisan lipid ini berfungsi sebagai barier antara dua
larutan, yaitu suatu membran plasma memisahkanlarutan, yaitu suatu membran plasma memisahkan
cairan dalam dan luar sel. Sedangkan membran selcairan dalam dan luar sel. Sedangkan membran sel
internal memisahkan cairan berbeda dari sitoplasmainternal memisahkan cairan berbeda dari sitoplasma
Fungsi membran plasmaFungsi membran plasma
 Beberapa protein membran melakukan hampir semuaBeberapa protein membran melakukan hampir semua
fungsi membran antara lain sebagaifungsi membran antara lain sebagai
- saluran untuk substansi terlarut-air; sebagai pembawasaluran untuk substansi terlarut-air; sebagai pembawa
elektron dan sebagai pompa yang melakukan transportelektron dan sebagai pompa yang melakukan transport
aktifaktif
- untuk mengangkut substansi-substansi melalui duauntuk mengangkut substansi-substansi melalui dua
lapisan lipid dengan bantuan energi dan ATP.lapisan lipid dengan bantuan energi dan ATP.
- Pada organisme bersel banyak, protein-protein tertentuPada organisme bersel banyak, protein-protein tertentu
yang menyusun membran sel saling mengenali danyang menyusun membran sel saling mengenali dan
terikat bersama dalam suatu jaringan.terikat bersama dalam suatu jaringan.
- Protein-protein reseptor melekatkan diri kepada hormonProtein-protein reseptor melekatkan diri kepada hormon
dan substansi-substansi lain yang merangsangdan substansi-substansi lain yang merangsang
perubahan pada aktifitas sel.perubahan pada aktifitas sel.
 Peran penting membran plasma adalah sebagai lapisanPeran penting membran plasma adalah sebagai lapisan
pelindung sekaligus pengontrol pertukaran zat dari danpelindung sekaligus pengontrol pertukaran zat dari dan
ke dalam sel atau sitoplasma atau berperan pentingke dalam sel atau sitoplasma atau berperan penting
dalam sistem transpor zat.dalam sistem transpor zat.
Transport melalui membran selTransport melalui membran sel
 DifusiDifusi
 Transport pasif/difusi yang difasilitasiTransport pasif/difusi yang difasilitasi
 Transport aktifTransport aktif
 Endositosis dan eksositosisEndositosis dan eksositosis
Difusi, osmosis dan transport aktifDifusi, osmosis dan transport aktif
Endositosis dan eksositosisEndositosis dan eksositosis
 Selain melalui transport aktif dan pasif, sel mempunyaiSelain melalui transport aktif dan pasif, sel mempunyai
cara lain untuk menggerakkan substansi atau zat kecara lain untuk menggerakkan substansi atau zat ke
dalam atau keluar sel. Membran plasma akan melipatdalam atau keluar sel. Membran plasma akan melipat
ke dalam atau keluar dan membentuk suatu kantung-ke dalam atau keluar dan membentuk suatu kantung-
terikat membran berukuran kecil yang disebutterikat membran berukuran kecil yang disebut vesikelvesikel
untuk mengelilingi suatu partikel atau substansi asing.untuk mengelilingi suatu partikel atau substansi asing.
 Pada eksositosis, vesikel terbentuk dalam sitoplasmaPada eksositosis, vesikel terbentuk dalam sitoplasma
dan kemudian bergerak dan bergabung dengandan kemudian bergerak dan bergabung dengan
membran plasma sehingga partikel yang terdapat dimembran plasma sehingga partikel yang terdapat di
dalam sitoplasma akan keluar sel. Sedangkan padadalam sitoplasma akan keluar sel. Sedangkan pada
endositosis, sebagian besar membran plasma akanendositosis, sebagian besar membran plasma akan
menutupi partikel atau substansi pada permukaan sel.menutupi partikel atau substansi pada permukaan sel.
Kemuadian membran plasma tersebut melipat ke dalamKemuadian membran plasma tersebut melipat ke dalam
membentuk vesikel yang mengangkut partikel ataumembentuk vesikel yang mengangkut partikel atau
menyimpannya dalam sitoplasma.menyimpannya dalam sitoplasma.
Reproduksi selReproduksi sel
 Tipe pembelahan selTipe pembelahan sel
 Karakteristik setiap tahap dalamKarakteristik setiap tahap dalam
pembelahan selpembelahan sel
Pembelahan amitosisPembelahan amitosis
 Pembelahan amitosis adalah pembelahan sel secaraPembelahan amitosis adalah pembelahan sel secara
langsung tanpa melalui fase-fase pembelahan sepertilangsung tanpa melalui fase-fase pembelahan seperti
yang terjadi pada pembelahan mitosis dan meiosis.yang terjadi pada pembelahan mitosis dan meiosis.
Dalam proses pembelahan, setiap sel akan membelahDalam proses pembelahan, setiap sel akan membelah
menjadi dua sehingga pembelahan ini disebut jugamenjadi dua sehingga pembelahan ini disebut juga
dengandengan pembelahan binerpembelahan biner..
 Proses pembelahan didahului dengan terjadinyaProses pembelahan didahului dengan terjadinya
penggandaan DNA pada kromosom yang selanjutnyapenggandaan DNA pada kromosom yang selanjutnya
diikuti dengan proses pembelahan benang kromosomdiikuti dengan proses pembelahan benang kromosom
sehingga terbentuk dua benang kromosom yangsehingga terbentuk dua benang kromosom yang
keduanya dari materi genetic yang sama. Pembelahankeduanya dari materi genetic yang sama. Pembelahan
kromosom secara langsung akan diikuti dengankromosom secara langsung akan diikuti dengan
pembelahan sitoplasma sel sehingga akan terbentukpembelahan sitoplasma sel sehingga akan terbentuk
dua sel yang baru.dua sel yang baru.
Pembelahan mitosisPembelahan mitosis
 Pembelahan mitosisPembelahan mitosis adalah pembelahanadalah pembelahan
yang terjadi secara tidak langsung atauyang terjadi secara tidak langsung atau
harus melalui beberapa fase-fase dalamharus melalui beberapa fase-fase dalam
pembelahan.pembelahan.
 Sel anak akan mempunyai jumlahSel anak akan mempunyai jumlah
kromosom yang sama dengan sel indukkromosom yang sama dengan sel induk
karena dalam proses pembelahannyakarena dalam proses pembelahannya
tidak terjadi pengurangan jumlahtidak terjadi pengurangan jumlah
kromosom.kromosom.
 Pembelahan mitosis terjadi padaPembelahan mitosis terjadi pada sel somatiksel somatik
 Sel somatik umumnya merupakan populasi selSel somatik umumnya merupakan populasi sel
yang selalu melakukan pembaharuan atauyang selalu melakukan pembaharuan atau
““renewalrenewal” untuk menghasilkan sejumlah sel yang” untuk menghasilkan sejumlah sel yang
baru untuk menggantikan sel somatik yang tuabaru untuk menggantikan sel somatik yang tua
atau rusak.atau rusak.
 Tujuan pembelahan mitosis pada tubuh manusiaTujuan pembelahan mitosis pada tubuh manusia
adalah untuk memperbanyak jumlah seladalah untuk memperbanyak jumlah sel
 Pembelahan mitosis juga bertujuan untukPembelahan mitosis juga bertujuan untuk
mendapatkan sel yang baru agar fungsi sel yangmendapatkan sel yang baru agar fungsi sel yang
bersangkutan optimal seperti pada saatbersangkutan optimal seperti pada saat
pembentukan sel darah merah yang baru untukpembentukan sel darah merah yang baru untuk
menggantikan sel darah merah tua yang terjadimenggantikan sel darah merah tua yang terjadi
kurang lebih 120 hari sekali.kurang lebih 120 hari sekali.
Animasi pembelahan mitosisAnimasi pembelahan mitosis
Fase-fase pembelahan mitosis.Fase-fase pembelahan mitosis.
 ProfaseProfase
MetafaseMetafase
AnafaseAnafase
TelofaseTelofase
InterfaseInterfase
 InterfaseInterfase merupakan tahap terlama dari siklus sel, yaitumerupakan tahap terlama dari siklus sel, yaitu
kurang lebih 90% keseluruhan siklus. Anda perlukurang lebih 90% keseluruhan siklus. Anda perlu
mengingat bahwa interfase bukan bagian dari fasemengingat bahwa interfase bukan bagian dari fase
pembelahan sel tetapi tahap yang terjadi diantara tahappembelahan sel tetapi tahap yang terjadi diantara tahap
mitosis satu ke tahap mitosis selanjutnya.mitosis satu ke tahap mitosis selanjutnya.
 Interfase meliputi beberapa fase yaituInterfase meliputi beberapa fase yaitu G1, S dan G2G1, S dan G2
yang terjadi untuk membentuk organel-organel yangyang terjadi untuk membentuk organel-organel yang
dibutuhkan dalam tahap mitosis. Fase G1 merupakandibutuhkan dalam tahap mitosis. Fase G1 merupakan
awal dari interfase, sedangkan fase G2 merupakanawal dari interfase, sedangkan fase G2 merupakan
tahap akhir interfase menjelang mitosis. Pada fase Stahap akhir interfase menjelang mitosis. Pada fase S
selain terjadi pembentukan organel sel juga terjadiselain terjadi pembentukan organel sel juga terjadi
sintesis dan penggandaan/duplikasi DNA yangsintesis dan penggandaan/duplikasi DNA yang
dibutuhkan dalam pembelahan mitosidibutuhkan dalam pembelahan mitosi
Siklus selSiklus sel
Pembelahan meiosisPembelahan meiosis
 Pembelahan meiosis adalah pembelahan sel yangPembelahan meiosis adalah pembelahan sel yang
menghasilkanmenghasilkan
 sel anak dengan jumlah kromosom setengah jumlahsel anak dengan jumlah kromosom setengah jumlah
kromosom sel induknya, sehingga pembelahan inikromosom sel induknya, sehingga pembelahan ini
disebut juga pembelahan reduksi karena terjadidisebut juga pembelahan reduksi karena terjadi
pengurangan jumlah kromosom.pengurangan jumlah kromosom.
 Pengurangan jumlah kromosom terjadi melalui 2 tahapPengurangan jumlah kromosom terjadi melalui 2 tahap
pembelahan meiosis yaitu meiosis 1 dan 2 yang tidakpembelahan meiosis yaitu meiosis 1 dan 2 yang tidak
diselingi oleh tahap interfase.diselingi oleh tahap interfase.
 Pengurangan jumlah kromosom bertujuan untukPengurangan jumlah kromosom bertujuan untuk
mempertahankan jumlah kromosom berikutnya agarmempertahankan jumlah kromosom berikutnya agar
selalu tetap.selalu tetap.
 Pembelahan meiosis pada manusia terjadi pada saatPembelahan meiosis pada manusia terjadi pada saat
pembentukan sel kelamin yaitu di testis pada pria yangpembentukan sel kelamin yaitu di testis pada pria yang
akan menghasilkan sperma dan ovarium pada wanitaakan menghasilkan sperma dan ovarium pada wanita
untuk menghasilkan ovum.untuk menghasilkan ovum.
Profase 1Profase 1
 Profase 1Profase 1. Tahap ini dibagi lagi menjadi tahap :. Tahap ini dibagi lagi menjadi tahap :
 LeptotenLeptoten; benang kromatin memendek dan menebal membentuk; benang kromatin memendek dan menebal membentuk
kromosom.kromosom.
 ZigotenZigoten; sentrosom membelah menjadi dua dan bergerak menuju; sentrosom membelah menjadi dua dan bergerak menuju
kutub yang berlawanan, kromosom yang homolog salingkutub yang berlawanan, kromosom yang homolog saling
berpasangan yang disebut sinapsis.berpasangan yang disebut sinapsis.
 PakitenPakiten; kromosom membelah diri menjadi dua kromatid atau terjadi; kromosom membelah diri menjadi dua kromatid atau terjadi
duplikasi kromosom sehingga terdapat 4 kromatid dalam satuduplikasi kromosom sehingga terdapat 4 kromatid dalam satu
sinaps.sinaps.
 DiplotenDiploten; terjadi “; terjadi “crossing overcrossing over” sebagian materi genetic kromosom” sebagian materi genetic kromosom
homolog yang berpasangan saling bertkar tempat sehingga materihomolog yang berpasangan saling bertkar tempat sehingga materi
gentik kromosom yang satu mendapat materi genetic kromosomgentik kromosom yang satu mendapat materi genetic kromosom
pasangannya. Akibat proses ini sel anak akan mendapatpasangannya. Akibat proses ini sel anak akan mendapat
kromosom dari sel paternal (ayah) dan maternal (ibu) sehinggakromosom dari sel paternal (ayah) dan maternal (ibu) sehingga
terjadilah variasi sifat pada keturunan. Selanjutnya kromosomterjadilah variasi sifat pada keturunan. Selanjutnya kromosom
homolog saling memisahkan diri.homolog saling memisahkan diri.
 DiakinesisDiakinesis; dua sentriol hasil pembelahan sentromer telah sampai; dua sentriol hasil pembelahan sentromer telah sampai
pada kutub yang berlawanan. Kemudian terbentuk gelendongpada kutub yang berlawanan. Kemudian terbentuk gelendong
pembelahan seperti halnyapembelahan seperti halnya pembelahan mitosispembelahan mitosis
CROSSING OVERCROSSING OVER
Metafase 1, anafase 1 dan telofase 1Metafase 1, anafase 1 dan telofase 1
 Metafase 1Metafase 1. Kromatid hasil duplikasi kromosom berjejer. Kromatid hasil duplikasi kromosom berjejer
berhadap-hadapan di tengah-tengan bidang ekuator.berhadap-hadapan di tengah-tengan bidang ekuator.
Setiap kromatid sentromernya tetap menyatu danSetiap kromatid sentromernya tetap menyatu dan
melekat pada gelendong pembelahan.melekat pada gelendong pembelahan.
 Anafase 1Anafase 1. Terjadi pemendekan benang-benang. Terjadi pemendekan benang-benang
spindle atau gelendong pembelahan sehingga kromatidspindle atau gelendong pembelahan sehingga kromatid
tertarik pada kutub yang berlawanan dan sel selanjutnyatertarik pada kutub yang berlawanan dan sel selanjutnya
memanjang.memanjang.
 Telofase 1Telofase 1. Seperti pembelahan mitosis, pada tahap. Seperti pembelahan mitosis, pada tahap
telofase terjadi pembelahan inti dan sitoplasma yangtelofase terjadi pembelahan inti dan sitoplasma yang
selanjutnya akan terbentuk dua sel anak yangselanjutnya akan terbentuk dua sel anak yang
berkromosom n (haploid) atau setengah jumlahberkromosom n (haploid) atau setengah jumlah
kromosom sel induk.kromosom sel induk.
Tahap pembelahan meiosisTahap pembelahan meiosis
Animasi pembelahan meiosisAnimasi pembelahan meiosis
BEBERAPA APLIKASI PRAKTIKUM YANGBEBERAPA APLIKASI PRAKTIKUM YANG
BERHUBUNGAN DENGAN KONSEP BIOLOGI SELBERHUBUNGAN DENGAN KONSEP BIOLOGI SEL
 Pengenalan terhadap organel-organel sel secaraPengenalan terhadap organel-organel sel secara
umum dengan menggunakan teknik fraksinasi selumum dengan menggunakan teknik fraksinasi sel
 Struktur sel darah merah dan sel darah putihStruktur sel darah merah dan sel darah putih
 Perbedaan antara struktur sel hewan dan selPerbedaan antara struktur sel hewan dan sel
tumbuhantumbuhan
 Pembelahan sel secara mitosis pada akar umbiPembelahan sel secara mitosis pada akar umbi
bawangbawang
 Pembelahan meiosis pada spermatogenesisPembelahan meiosis pada spermatogenesis
belalangbelalang
 Struktur kromosom raksasa atau kromosom politenStruktur kromosom raksasa atau kromosom politen
pada kelenjar ludah lalatpada kelenjar ludah lalat DrosophilaDrosophila
 Pengamatan terhadap proses mutasi melaluiPengamatan terhadap proses mutasi melalui
pengamatan Drosophila normal dan mutan-pengamatan Drosophila normal dan mutan-
mutannyamutannya
 Pengamatan terhadap kromosom x manusiaPengamatan terhadap kromosom x manusia
dengan memperhatikan Barr body dan Drumdengan memperhatikan Barr body dan Drum
stickstick
 Perkembangan awal sel telur starfishPerkembangan awal sel telur starfish
 Spermatogenesis dan oogenesisSpermatogenesis dan oogenesis
 Analisis semen dan penentuan masa suburAnalisis semen dan penentuan masa subur
 Sintesa proteinSintesa protein
BEBERAPA APLIKASI PRAKTIKUM YANGBEBERAPA APLIKASI PRAKTIKUM YANG
BERHUBUNGAN DENGAN KONSEP BIOLOGI SELBERHUBUNGAN DENGAN KONSEP BIOLOGI SEL
I. Pengenalan terhadap organel-organel sel secaraI. Pengenalan terhadap organel-organel sel secara
umum dengan menggunakan teknik fraksinasi selumum dengan menggunakan teknik fraksinasi sel
Tujuan praktikumTujuan praktikum ::
 siswa mampu memahami teknik mempelajarisiswa mampu memahami teknik mempelajari
struktur organel sel dengan menggunakan metodestruktur organel sel dengan menggunakan metode
fraksinasi selfraksinasi sel
 siswa mengerti konsep dasar metode fraksinasi selsiswa mengerti konsep dasar metode fraksinasi sel
 siswa dapat membedakan organel sel yang satusiswa dapat membedakan organel sel yang satu
dengan yang lain secara umum dengandengan yang lain secara umum dengan
menggunakan metode fraksinasi selmenggunakan metode fraksinasi sel

Bahan dan alatBahan dan alat : alat sentrifugasi, homogenat organ,: alat sentrifugasi, homogenat organ,
tabung sentrifugasitabung sentrifugasi
•CARA KERJA
 II. Struktur sel darah merah dan sel darah putihII. Struktur sel darah merah dan sel darah putih
Tujuan praktikumTujuan praktikum ::
 siswa dapat membedakan struktur beberapa sel penyusunsiswa dapat membedakan struktur beberapa sel penyusun
tubuh hewan/manusia yaitu sel darah merah dan putihtubuh hewan/manusia yaitu sel darah merah dan putih
 siswa dapat membedakan struktur sel darah merah golongansiswa dapat membedakan struktur sel darah merah golongan
mamalia, aves dan ranamamalia, aves dan rana
 siswa dapat memahami teknik sederhana pembuatan preparatsiswa dapat memahami teknik sederhana pembuatan preparat
sel darahsel darah

Bahan dan alatBahan dan alat : darah segar dari praktikan; burung dan: darah segar dari praktikan; burung dan
katak ,katak , Cover glassCover glass, mikroskop cahaya,, mikroskop cahaya,
Pewarnaan GiemsaPewarnaan Giemsa
 Cara kerjaCara kerja : pembuatan preparat apus darah: pembuatan preparat apus darah
Pewarnaan dengan GiemsaPewarnaan dengan Giemsa
 Hasil pengamatanHasil pengamatan : bentuk sel darah merah manusia bulat,: bentuk sel darah merah manusia bulat,
Bikonkaf dan berinti ; bulat dan berintiBikonkaf dan berinti ; bulat dan berinti
Pada sel darah merah burung;berintiPada sel darah merah burung;berinti
dan berbentuk seperti kerucut pada katakdan berbentuk seperti kerucut pada katak
Sel Darah Merah ManusiaSel Darah Merah Manusia
Berbagai bentuk sel darah putihBerbagai bentuk sel darah putih
III. Perbedaan antara struktur sel hewan dan sel
tumbuhan
Tujuan praktikum :
•siswa mampu membedakan struktur sel hewan
dan sel tumbuhan dengan mengamati salah satu
fungsi organel khas yang terdapat pada sel
tersebut yaitu membran sel dan dinding sel
•siswa dapat memahami konsep dasar fungsi
membran sel yang berhubungan dengan
transportasi zat melalui membran
•mahasiswa dapat menyebutkan beberapa contoh
transportasi zat melalui sistem membran yang
terjadi dalam tubuh manusia atau hewan dan
tumbuhan
•siswa dapat menjelaskan bagaimana pengaruh
perbedaan konsentrasi zat dalam larutan
terhadap perubahan struktur sel
•siswa mampu membedakan prinsip transportasi
melalui difusi, osmosis dan transpor aktif yang
berhubungan dengan fungsi organel membran sel
darah segar praktikan, objek dan
cover glass, larutan NaCl ,85%;2%
dan 0,2%;
Kentang dan labu ukur
Cara kerja :
A. Struktur membran dan perubahan struktur
sel darah dalamBerbagai konsentrasi
larutan darah diteteskan ke preparat dan
dicampurkan dengan larutan NaCl
konsentrasi 0,85%;2% dan 0,2%
amati di bawah mikroskop
B. Struktur dan karakteristik dinding sel
tumbuhan
Kentang dimasukkan ke dalam labu yang
berisi air dengan volume tertentu;
didiamkan beberapa saat; ukur volume
air dalam labu dan amati permukaan
kulitkentang
IV. Pembelahan sel secara mitosis pada akar
umbi bawang
Tujuan praktikum :
•siswa dapat memahami teknik sederhana
pembuatan preparat pembelahan mitosis pada
akar bawang
•siswa dapat mengidentifikasi dan
membedakan setiap tahap dalam pembelahan
sel mitosis
Bahan dan alat : mikroskop;objek dan
cover glass, scapel, Pinset,
gelas arloji, pembakar
spritus, Kertas hisap, akar
umbi bawang bombay,
Pewarna asetokarmin, HCl,
minyak imersi
Cara kerja : lihat hand out
V. Pembelahan meiosis pada spermatogenesis
belalang
Tujuan praktikum :
•siswa dapat memahami teknik sederhana
pembuatan preparat pembelahan meiosis pada testis
belalang
•siswa dapat mengidentifikasi dan membedakan
setiap tahap dalam pembelahan sel secara meiosis
terutama tahap profase meiosis 1
•siswa dapat mengamati struktur kromosom x
Bahan dan alat :
mikroskop;objek dan cover glass, scapel,
Pinset, gelas arloji, pembakar spritus,
Kertas hisap, testis belalang,
Pewarna asetokarmin, minyak imersi
Cara kerja : lihat hand out
VI. Struktur kromosom raksasa atau kromosom
politen pada kelenjar ludah lalat Drosophila
Tujuan praktikum :
•siswa dapat mengidentifikasi salah satu
bentuk kromosom pada mahluk hidup
siswa dapat mengetahui salah satu teknik
pembuatan preparat kromosom
Bahan dan alat :
mikroskop;objek dan cover glass,
Pinset, pembakar spritus,Kertas
hisap, larva Drosophila (diambil kelenjar
ludahnya,pewarna asetokarmin, minyak imersi)
Cara kerja : lihat hand out !
Pengamatan terhadap proses mutasi melalui
pengamatan Drosophila normal dan mutan-
mutannya
Tujuan praktikum :
•siswa dapat memahami proses terjadinya
mutasi melalui pengamatan terjadinya
perubahan fenotip pada lalat Drosophila
•siswa dapat mengetahui salah satu teknik
untuk menghasilkan individu yang mutan
(melalui penyilangan)
Bahan dan alat : lihat hand out
Cara kerja : lihat hand out
Pengamatan terhadap kromosom x manusia
dengan memperhatikan Barr body dan Drum stick
Tujuan praktikum :
•siswa dapat mengidentifikasi jenis kelamin
dengan mengamati ada tidaknya barr body dan
drum stick
memahami konsep kelainan genetik yang
berhubungan dengan jumlah kromosom
kelamin
Bahan dan alat :
epitel mukosa pipi, sel darah putih
Manusia, pewarnaan Giemsa
Cara kerja :
pembuatan preparat epitel mukosa pipi pada pria
dan wanita
pembuatan preparat apus darah
Biocell

Biocell

  • 1.
  • 2.
    Ruang lingkup biologiselRuang lingkup biologi sel  Pengertian selPengertian sel  Fungsi selFungsi sel  Tipe selTipe sel  Materi penyusun selMateri penyusun sel  Teknik mempelajari selTeknik mempelajari sel
  • 3.
    Pengertian selPengertian sel SeladalahSel adalah satuan terkecil penyusun tubuh mahluksatuan terkecil penyusun tubuh mahluk hiduphidup
  • 4.
    Fungsi selFungsi sel Penelitianpara ahli terhadap sel yaitu:Penelitian para ahli terhadap sel yaitu:  Robert HookeRobert Hooke  Rudof VirchowRudof Virchow  Max SchultzeMax Schultze  Scheilden dan SchwanScheilden dan Schwan  PurkinjePurkinje  Robert BrownRobert Brown Teori tentang fungsi sel
  • 5.
     Sel sebagai:Selsebagai: Unit strukturalUnit struktural Unit fungsionalUnit fungsional Unit pertumbuhanUnit pertumbuhan Unit reproduksiUnit reproduksi Unit hereditasUnit hereditas
  • 6.
    Tipe selTipe sel Sel dapat dibagi berdasarkan beberapaSel dapat dibagi berdasarkan beberapa parameterparameter  Secara umum dibagi menjadi 2 kelompok,Secara umum dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu berdasarkan membran inti danyaitu berdasarkan membran inti dan kondisi kromosomnyakondisi kromosomnya
  • 7.
    Sel prokariota daneukariotaSel prokariota dan eukariota  Sel prokariota: tidak mempunyai membranSel prokariota: tidak mempunyai membran inti; tidak berinti; golongan cyanobakteriainti; tidak berinti; golongan cyanobakteria
  • 8.
     Sel eukariotaSeleukariota mempunyai membran inti; berinti ; selainmempunyai membran inti; berinti ; selain caynobakteriacaynobakteria
  • 10.
    Sel somatis dansel kelaminSel somatis dan sel kelamin  Sel somatisSel somatis Kromosom 2nKromosom 2n (berpasangan)(berpasangan)
  • 11.
     Sel kelaminSelkelamin Kromosom n (tunggal)Kromosom n (tunggal)
  • 12.
    Materi penyusun selMateripenyusun sel Bahan anorganik : air, ion, mineralBahan anorganik : air, ion, mineral Berfungsi :Berfungsi :  Memelihara tekanan osmosa dan keseimbanganMemelihara tekanan osmosa dan keseimbangan asam-basaasam-basa  Kofaktor kegiatan enzimatikKofaktor kegiatan enzimatik  Bagian dari ATP (ion fosfat) ----- energiBagian dari ATP (ion fosfat) ----- energi  BufferBuffer
  • 13.
    Bahan organikBahan organik Terdiri atas elemen-elemen yang terikat secara kovalenTerdiri atas elemen-elemen yang terikat secara kovalen dengan atom karbon yang umumnya membentuk ikatandengan atom karbon yang umumnya membentuk ikatan linear atau cincinlinear atau cincin  KarbohidratKarbohidrat kompleks : cadangan energi dan materialkompleks : cadangan energi dan material strukturalstruktural  LemakLemak: cadangan energi, komponen struktural: cadangan energi, komponen struktural membran sel dan prekursor senyawa lainmembran sel dan prekursor senyawa lain  ProteinProtein: sebagai enzim, penunjang struktural,: sebagai enzim, penunjang struktural, transportasi sel, pergerakan sel, perubahan aktifitas sel,transportasi sel, pergerakan sel, perubahan aktifitas sel, pertahanan tubuhpertahanan tubuh  Asam nukleatAsam nukleat terdiri dari DNA dan RNA sebagaiterdiri dari DNA dan RNA sebagai dasar penurunan sifat dan untuk reproduksidasar penurunan sifat dan untuk reproduksi
  • 14.
    Teknik mempelajari selTeknikmempelajari sel Teknik mikroskopikTeknik mikroskopik  Pengenalan terhadap komposisi dan fungsiPengenalan terhadap komposisi dan fungsi bagian penyusun mikroskopbagian penyusun mikroskop  Prinsip kerja mikroskopPrinsip kerja mikroskop  Preparasi sel yang akan diamatiPreparasi sel yang akan diamati  Pola irisan organPola irisan organ
  • 15.
    Teknik fraksinasi selTeknikfraksinasi sel  Pengenalan terhadap alat sentrifugasiPengenalan terhadap alat sentrifugasi  Prinsip kerja fraksinasi selPrinsip kerja fraksinasi sel
  • 16.
    STRUKTUR DAN KOMPONENPENYUSUN SELSTRUKTUR DAN KOMPONEN PENYUSUN SEL  Komponen utama penyusun selKomponen utama penyusun sel  Struktur dan fungsi organel selStruktur dan fungsi organel sel  Transportasi melalui membran selTransportasi melalui membran sel
  • 17.
    Komponen utama penyusunselKomponen utama penyusun sel  Membran plasmaMembran plasma adalah membran yang terletak padaadalah membran yang terletak pada bagian paling luar dari sel yang berfungsibagian paling luar dari sel yang berfungsi sebagai pembatas antara isi sel dengansebagai pembatas antara isi sel dengan lingkungan luarnya. Letak membranlingkungan luarnya. Letak membran plasma ini menyebabkan proses-prosesplasma ini menyebabkan proses-proses metabolik dapat berlangsung dalam selmetabolik dapat berlangsung dalam sel secara teroganisir dan terawasi dengansecara teroganisir dan terawasi dengan baik.baik.
  • 18.
    SitoplasmaSitoplasma Protoplasma yang mengisiruangan di antara selaputProtoplasma yang mengisi ruangan di antara selaput plasma dengan inti sel atau nukleus.plasma dengan inti sel atau nukleus. Ciri-ciri sitoplasma dalah sebagai berikut:Ciri-ciri sitoplasma dalah sebagai berikut:  merupakan sistem koloid yang selalumerupakan sistem koloid yang selalu bergerak,dipengaruhi oleh muatan listrik ion.bergerak,dipengaruhi oleh muatan listrik ion.  Larutan koloid ion dapat mengalami perubahan dariLarutan koloid ion dapat mengalami perubahan dari fase sol ke gel dan sebaliknya.fase sol ke gel dan sebaliknya.  Tersusun dari bahan cair yang di dalamnya terdapatTersusun dari bahan cair yang di dalamnya terdapat berbagai organel dan produk hasil metabolismeberbagai organel dan produk hasil metabolisme sel..Sitosol merupakan sistem larutan yang tersusunsel..Sitosol merupakan sistem larutan yang tersusun dari 90% air dan didalamnya terlarut senyawa organikdari 90% air dan didalamnya terlarut senyawa organik yang penting untuk kehidupan seperti asamyang penting untuk kehidupan seperti asam lemak,asam amino, vitamin,ion dan minerallemak,asam amino, vitamin,ion dan mineral  Sitosol merupakan bagian yang penting dalam prosesSitosol merupakan bagian yang penting dalam proses metabolisme sel, misalnya proses glikolisis ataumetabolisme sel, misalnya proses glikolisis atau pemecahan glukosa, sintesis protein dan sintesispemecahan glukosa, sintesis protein dan sintesis asam lemak.asam lemak.
  • 19.
    Asam nukleatAsam nukleat Adalah bagian dari sel yang dapatAdalah bagian dari sel yang dapat mengkopi dan membaca instruksi yangmengkopi dan membaca instruksi yang berhubungan dengan pewarisan sifat.berhubungan dengan pewarisan sifat.  Terdiri atas DNA dan RNATerdiri atas DNA dan RNA
  • 20.
    Organel selOrganel sel NUKLEUSATAU INTI SELNUKLEUS ATAU INTI SEL  organel terbesar, bergaris tengah antara 10 – 20organel terbesar, bergaris tengah antara 10 – 20 mikrometer.mikrometer.  Bentuknya bulat hingga oval.Bentuknya bulat hingga oval.  Struktur nukleus:Struktur nukleus: -Nuclear membran-Nuclear membran yang didalamnya terdapat satu atauyang didalamnya terdapat satu atau dua nukleoli yang berwarna gelap.dua nukleoli yang berwarna gelap. -Nuclear membran-Nuclear membrane memiliki dua lapisan setebal sekitare memiliki dua lapisan setebal sekitar 70 A sedangkan ditengahnya terdapat ruangan yang70 A sedangkan ditengahnya terdapat ruangan yang disebutdisebut Perinuclear CisternaePerinuclear Cisternae.. -Pada dinding dalam terdapat lapisan menebal yang-Pada dinding dalam terdapat lapisan menebal yang diduga untuk memperkuat dinding inti yang disebutdiduga untuk memperkuat dinding inti yang disebut lapisanlapisan lamina fibrosalamina fibrosa.. -Membran luar disebut juga-Membran luar disebut juga Outer Nuclear MembraneOuter Nuclear Membrane atau kadangkala disebut juga “atau kadangkala disebut juga “Nuclear EnvelopeNuclear Envelope”.”. -Pada nuklear ini terdapat pori-pori (-Pada nuklear ini terdapat pori-pori ( nuclear poresnuclear pores) yang) yang berhubungan dengan fungsi permeabilitas perpindahanberhubungan dengan fungsi permeabilitas perpindahan ion.ion.
  • 21.
     terdapat materigenetik berupa DNA yang berfungsiterdapat materi genetik berupa DNA yang berfungsi membawa sifat turunan dan regulasi faal sel. Komponenmembawa sifat turunan dan regulasi faal sel. Komponen utama nukleus adalah kromatin yang akanutama nukleus adalah kromatin yang akan mengorganisir menjadi kromosom pada saat prosesmengorganisir menjadi kromosom pada saat proses pembelahan sel. Isi nukleus yang lain adalah cairanpembelahan sel. Isi nukleus yang lain adalah cairan nuclear matriks atau nuclear sapnuclear matriks atau nuclear sap yang didalamnya dapatyang didalamnya dapat ditemukan bentukan seperti filamen.ditemukan bentukan seperti filamen.  Ada dua fungsi utama inti sel yaituAda dua fungsi utama inti sel yaitu pertamapertama, membantu, membantu mengawasi jalannya instruksi pewarisan sifat dalammengawasi jalannya instruksi pewarisan sifat dalam DNA;DNA; keduakedua, inti memisahkan DNA dari semua, inti memisahkan DNA dari semua substansi dan alat-alat metabolik dalam sitoplasmasubstansi dan alat-alat metabolik dalam sitoplasma sehingga memudahkan pengemasan DNA pada saatsehingga memudahkan pengemasan DNA pada saat proses pembelahan sel.proses pembelahan sel.  Nukelolus atau anak intiNukelolus atau anak inti berfungsi sebagai tempatberfungsi sebagai tempat pembuatan protein dan subunit RNA dari ribosom.pembuatan protein dan subunit RNA dari ribosom. Subunit RNA diangkut dari inti ke dalam sitoplasma danSubunit RNA diangkut dari inti ke dalam sitoplasma dan ditempat tersebut disambungkan menjadi ribosom utuhditempat tersebut disambungkan menjadi ribosom utuh yang fungsional. Secara struktur, dalam nukleolus dapatyang fungsional. Secara struktur, dalam nukleolus dapat dibedakan daerah granuler, fibriler (dibedakan daerah granuler, fibriler (nuclelomenanuclelomena), pars), pars amorpha danamorpha dan nucleolus associated chromatin.nucleolus associated chromatin.
  • 23.
    Retikulum EndoplasmaRetikulum Endoplasma Retikulum endoplasma pada sel hewan adalah sistemRetikulum endoplasma pada sel hewan adalah sistem membran kompleks yang bertindak sebagai saluran-membran kompleks yang bertindak sebagai saluran- saluran dalam sitoplasma yang berhubungan dengansaluran dalam sitoplasma yang berhubungan dengan nukleus. RE mempunyai bagian yang halus dan kasarnukleus. RE mempunyai bagian yang halus dan kasar tergantung dari ada tidaknya ribosom pada sisi yangtergantung dari ada tidaknya ribosom pada sisi yang menghadap sitoplasma.menghadap sitoplasma.  RE kasarRE kasar tersusun sebagai suatu kantung yang memipihtersusun sebagai suatu kantung yang memipih dan mempunyai ribosom yang terikat pada permukaandan mempunyai ribosom yang terikat pada permukaan RE. RE kasar banyak terdapat dalam sel yangRE. RE kasar banyak terdapat dalam sel yang terspesialisasi dalam mensekresi enzim-enzimterspesialisasi dalam mensekresi enzim-enzim penguraian dan protein-protein lainnya.penguraian dan protein-protein lainnya. RE halusRE halus terdapat bebas dalam sitoplasma dan merupakanterdapat bebas dalam sitoplasma dan merupakan tempat utama untuk sintesis lipid. RE halus sel-sel hatitempat utama untuk sintesis lipid. RE halus sel-sel hati menginaktivasi obat-obat tertentu dan hasil sampinganmenginaktivasi obat-obat tertentu dan hasil sampingan dari proses metabolisme yang membahayakan tubuh.dari proses metabolisme yang membahayakan tubuh.
  • 25.
    RibosomRibosom  Ribosom merupakanpartikel partikel submikroskopikRibosom merupakan partikel partikel submikroskopik yang terdiri atas RNA dan protein. Organel iniyang terdiri atas RNA dan protein. Organel ini berperan dalam proses sintesa protein yaitu suatuberperan dalam proses sintesa protein yaitu suatu proses untuk merangkai berbagai asam amino menjadiproses untuk merangkai berbagai asam amino menjadi suatu rantai polipeptida dengan bantuan enzim-enzimsuatu rantai polipeptida dengan bantuan enzim-enzim tertentu. Ribosom dapat ditemukan bebas dalamtertentu. Ribosom dapat ditemukan bebas dalam sitoplasmasitoplasma ( free ribosom( free ribosom) atau berangkai (umumnya) atau berangkai (umumnya 5) membentuk5) membentuk polysomepolysome..  Struktur ribosom terdiri atas 2 subunit, sub unit besarStruktur ribosom terdiri atas 2 subunit, sub unit besar dan sub unit kecil. Bahan baku ribosom dibuat dalamdan sub unit kecil. Bahan baku ribosom dibuat dalam inti sel dalam bentuk partikel –partikel 28S dan 16Sinti sel dalam bentuk partikel –partikel 28S dan 16S kemudian ditransport ke dalam sitoplasma untukkemudian ditransport ke dalam sitoplasma untuk digabung menjadi unit ribosom yang fungsional.digabung menjadi unit ribosom yang fungsional.
  • 27.
    Badan GolgiBadan Golgi Badan Golgi berbentuk kantung pipih yang letaknyaBadan Golgi berbentuk kantung pipih yang letaknya terpusat pada salah satu sisi nukleus, menempelterpusat pada salah satu sisi nukleus, menempel disekitarnya kantung atau vesikel-vesikel kecil.disekitarnya kantung atau vesikel-vesikel kecil.  Kantung-kantung ini terpolarisasi sedemikian rupaKantung-kantung ini terpolarisasi sedemikian rupa sehingga bagian proksimalnya berhubungan dengansehingga bagian proksimalnya berhubungan dengan retikulum endoplasma dan bagian distalnyaretikulum endoplasma dan bagian distalnya berhubungan dengan vesikel.berhubungan dengan vesikel.  Struktur Golgi menyebar di dalam sitoplasma seperti jalaStruktur Golgi menyebar di dalam sitoplasma seperti jala yang kompleks.yang kompleks.  Struktur yang demikian menunjukkan bahwa kompleksStruktur yang demikian menunjukkan bahwa kompleks Golgi berperan dalam kondensasi berbagai produk selGolgi berperan dalam kondensasi berbagai produk sel dan sekresinya seperti lipid, enzim dan hormon.dan sekresinya seperti lipid, enzim dan hormon.  Selain itu juga berfungsi mensintesa gula sederhanaSelain itu juga berfungsi mensintesa gula sederhana yang kemudian dirangkaikan dengan protein membentukyang kemudian dirangkaikan dengan protein membentuk glikoprotein yang disekresikan ke luar.glikoprotein yang disekresikan ke luar.
  • 28.
    LisosomLisosom  Lisosom adalahorganel kecil yang terbungkus oleh selapisLisosom adalah organel kecil yang terbungkus oleh selapis membran.membran.  Organel ini terdapat pada hampir semua sel eukariotik, terutamaOrganel ini terdapat pada hampir semua sel eukariotik, terutama pada sel-sel hewan yang memiliki kegiatan fagositik. Di dalampada sel-sel hewan yang memiliki kegiatan fagositik. Di dalam partikel lisosom terdapatpartikel lisosom terdapat enzim proteolitikenzim proteolitik dan berbagaidan berbagai enzimenzim hidrolitikhidrolitik lainnya.lainnya.  Sesuai dengan namanyaSesuai dengan namanya Lysis= hancur;soma=badanLysis= hancur;soma=badan makamaka lisosom berfungsi dalam proses penghancuran atau pencernaanlisosom berfungsi dalam proses penghancuran atau pencernaan zat.zat.  Dalam keadaan fungsional, ada beberapa bentuk lisosom yaituDalam keadaan fungsional, ada beberapa bentuk lisosom yaitu:: - Primary lysosome- Primary lysosome - Secondary lysosome yang terdiri atas digestive vacuola;- Secondary lysosome yang terdiri atas digestive vacuola; autopagic vacuole dan residual bodyautopagic vacuole dan residual body
  • 29.
    Peran bentuk-bentuk lisosomPeranbentuk-bentuk lisosom Jika terjadi fagositosis, benda-benda asing yang ditelanJika terjadi fagositosis, benda-benda asing yang ditelan akan membentuk “akan membentuk “phagosomephagosome”.”. PhagosomePhagosome akanakan kontak dengan primary lysosome membentukkontak dengan primary lysosome membentuk secondarysecondary lysosomelysosome yang selanjutnya akan menghancurkan benda-yang selanjutnya akan menghancurkan benda- benda asing tersebut dengan cara ditelan denganbenda asing tersebut dengan cara ditelan dengan menggunakan enzim-enzim pengurai.menggunakan enzim-enzim pengurai. Residual bodyResidual body akan terbentuk apabila proses pencernaan intraselularakan terbentuk apabila proses pencernaan intraselular berlangsung tidak komplit. Misalnya pada sel-sel yangberlangsung tidak komplit. Misalnya pada sel-sel yang mengalami penuaan atau aging banyak terdapat zat-zatmengalami penuaan atau aging banyak terdapat zat-zat yang tidak bisa dicerna.yang tidak bisa dicerna. Vacuola autofagikVacuola autofagik adalah bentukadalah bentuk khusus lisosom yang mencerna bagian-bagian selkhusus lisosom yang mencerna bagian-bagian sel sendiri seperti mitokondria dan REsendiri seperti mitokondria dan RE
  • 30.
     Beberapa partikelyang juga mengandungBeberapa partikel yang juga mengandung enzim pengurai tetapi tidak termasuk lisosmenzim pengurai tetapi tidak termasuk lisosm disebut jugadisebut juga microbodiesmicrobodies atau peroksisom yangatau peroksisom yang diduga berhubungan dengan fungsi prosesdiduga berhubungan dengan fungsi proses oksidasi dalam sel.oksidasi dalam sel.
  • 31.
    PeroksisomPeroksisom  Organel yangdilapisi oleh selapis membranOrganel yang dilapisi oleh selapis membran yang berukuran seperti lisosom. Organel iniyang berukuran seperti lisosom. Organel ini banyak mengandung enzim katalase danbanyak mengandung enzim katalase dan oksidase. Enzim katalase berperan dalamoksidase. Enzim katalase berperan dalam mengkatalisis hidrogen peroksida (H2O2) danmengkatalisis hidrogen peroksida (H2O2) dan produk sel yang membahayakan. Peroksisomproduk sel yang membahayakan. Peroksisom juga berperan dalam pengubahan lemakjuga berperan dalam pengubahan lemak menjadi karbohidrat serta perubahan basamenjadi karbohidrat serta perubahan basa purin.purin.  Pada sel hewan, peroksisom banyak dijumpaiPada sel hewan, peroksisom banyak dijumpai dalam sel-sel hati dan ginjal dan didudadalam sel-sel hati dan ginjal dan diduda peroksisom dihasilkan dalam retikulumperoksisom dihasilkan dalam retikulum endoplasmaendoplasma
  • 32.
    MitokondriaMitokondria  Mitokondria adalahorganel sel yang terdapat dalamMitokondria adalah organel sel yang terdapat dalam sitoplasma yang berbentuk granuler atau filamen.sitoplasma yang berbentuk granuler atau filamen.  Organel ini berperan sebagai tempat terjadinyaOrganel ini berperan sebagai tempat terjadinya respirasi selular untuk mengubah makanan menjadirespirasi selular untuk mengubah makanan menjadi energi yang dibutuhkan dalam aktifitas hidup.energi yang dibutuhkan dalam aktifitas hidup.  Diketahui pula bahwa dalam mitokondria terdapat DNADiketahui pula bahwa dalam mitokondria terdapat DNA yang berbeda dengan DNA yang terdapat dalamyang berbeda dengan DNA yang terdapat dalam nukleus karena mampu mengadakan replikasi dannukleus karena mampu mengadakan replikasi dan biosintesis protein sendiri.biosintesis protein sendiri.  Mitokondria terdapat pada semua sel yang melaukanMitokondria terdapat pada semua sel yang melaukan respirasi secara aerob kecuali pada bakteri dimanarespirasi secara aerob kecuali pada bakteri dimana fungsi mitokondria dilakukan oleh plasma membranfungsi mitokondria dilakukan oleh plasma membran yang berspesialisasiyang berspesialisasi khusus disebutkhusus disebut mesosomemesosome..
  • 33.
     Struktur mitokondriabersifat trilaminar terdiri dari:Struktur mitokondria bersifat trilaminar terdiri dari: outerouter limiting membrane; inner limiting membrane;limiting membrane; inner limiting membrane; mitokokndria crest; granulesmitokokndria crest; granules mengandung kalsium danmengandung kalsium dan magnesium serta F1P ataumagnesium serta F1P atau articlearticle yang mengandungyang mengandung enzimenzim ATPaseATPase berfungsi dalam respirasi selular.berfungsi dalam respirasi selular.  Di dalam mitokondria terjadi Siklus Krebs yangDi dalam mitokondria terjadi Siklus Krebs yang merupakan proses mengubah makanan (karbohidrat,merupakan proses mengubah makanan (karbohidrat, lemak dan protein) menjadi bentuk energi kimiawi yanglemak dan protein) menjadi bentuk energi kimiawi yang disimpan dalam sub stansi yang bersifatdisimpan dalam sub stansi yang bersifat High EnergyHigh Energy BondsBonds seperti ATPseperti ATP
  • 34.
    SitoskletonSitoskleton  Sitoskleton adalahsuatu sistem yang terdiri dari serat-Sitoskleton adalah suatu sistem yang terdiri dari serat- serat dan kumpulan benang yang saling berhubungan,serat dan kumpulan benang yang saling berhubungan, bersilangan dan memanjang dari inti sampai kebersilangan dan memanjang dari inti sampai ke membran plasma.membran plasma.  Sitoskleton mmberikan bentuk dan organisasi internalSitoskleton mmberikan bentuk dan organisasi internal kepada sel eukariota.kepada sel eukariota.  Komponen penting sitoskleton dibangun oleh subunitKomponen penting sitoskleton dibangun oleh subunit protein. Komponen terbesar sitoskleton adalahprotein. Komponen terbesar sitoskleton adalah mikrotubulamikrotubula yang terdiri dari sub unit tubulin yangyang terdiri dari sub unit tubulin yang berikatan satu sama lain memberi bentuk pada sel.berikatan satu sama lain memberi bentuk pada sel.  SedangkanSedangkan mikrofilamenmikrofilamen mengandung banyak proteinmengandung banyak protein aktin dan miosin yang berperan penting dalam prosesaktin dan miosin yang berperan penting dalam proses kontraksi otot.kontraksi otot.
  • 35.
     Beberapa bagiandari sitoskleton hanya munculBeberapa bagian dari sitoskleton hanya muncul pada saat-saat tertentu dalam kehidupan sel.pada saat-saat tertentu dalam kehidupan sel. Misalnya sebelum sel membelah, beberapaMisalnya sebelum sel membelah, beberapa serat akan membentuk spindel yangserat akan membentuk spindel yang menggerakkan kromosom. Bagian lain darimenggerakkan kromosom. Bagian lain dari sitoskleton seperti mikrotubula, flagela dan siliasitoskleton seperti mikrotubula, flagela dan silia adalah struktur yang permanenadalah struktur yang permanen
  • 36.
    SentriolSentriol  Organel initerdiri dari sepasang badanOrganel ini terdiri dari sepasang badan berbentuk tabung atau silinder dan merupakanberbentuk tabung atau silinder dan merupakan suatu kesatuan yang disebutsuatu kesatuan yang disebut sentrosomsentrosom..  Sentriol berisi sekelompok mikrotubula yangSentriol berisi sekelompok mikrotubula yang terdiri atas 9 triplert, terletak dekat nukleus.terdiri atas 9 triplert, terletak dekat nukleus.  Sentriol berperan penting dalam prosesSentriol berperan penting dalam proses pembelahan sel. Sebelum inti sel membelah,pembelahan sel. Sebelum inti sel membelah, sentriol membelh terlebih dahulu dansentriol membelh terlebih dahulu dan selanjutnya membentuk gelendongselanjutnya membentuk gelendong pembelahan. Gelendong inilah yangpembelahan. Gelendong inilah yang kemudian akan mengatur pergerakankemudian akan mengatur pergerakan kromosom dalam proses pembelahan sel.kromosom dalam proses pembelahan sel.
  • 37.
    Membran Plasma danMembranPlasma dan Sistem Transpor MembranSistem Transpor Membran  Aktifitas dan organisasi sel bergantung kepada membranAktifitas dan organisasi sel bergantung kepada membran sel.sel.  Komponen utama membran sel adalahKomponen utama membran sel adalah fosfolipid danfosfolipid dan proteinprotein. Fosfolipid mempunyai kepala. Fosfolipid mempunyai kepala hidrofilikhidrofilik (“suka(“suka air”) dan ujung dari asam lemak yangair”) dan ujung dari asam lemak yang hidrofobikhidrofobik (“tidak(“tidak suka air”).suka air”).  Sifat fosfolipid seperti itu menyebabkan jika fosfolipidSifat fosfolipid seperti itu menyebabkan jika fosfolipid direndam dalam suatu cairan, maka interaksi hidrofobikdirendam dalam suatu cairan, maka interaksi hidrofobik akan memaksa molekul-molekul hidrofobik untukakan memaksa molekul-molekul hidrofobik untuk berkelompok bersama membentuk dua lapisan atauberkelompok bersama membentuk dua lapisan atau dsebut juga dua-lapisan lipid (dsebut juga dua-lapisan lipid (lipid bilayerlipid bilayer) yang) yang merupakan struktur dasar membran sel.merupakan struktur dasar membran sel.  Dua lapisan lipid ini berfungsi sebagai barier antara duaDua lapisan lipid ini berfungsi sebagai barier antara dua larutan, yaitu suatu membran plasma memisahkanlarutan, yaitu suatu membran plasma memisahkan cairan dalam dan luar sel. Sedangkan membran selcairan dalam dan luar sel. Sedangkan membran sel internal memisahkan cairan berbeda dari sitoplasmainternal memisahkan cairan berbeda dari sitoplasma
  • 39.
    Fungsi membran plasmaFungsimembran plasma  Beberapa protein membran melakukan hampir semuaBeberapa protein membran melakukan hampir semua fungsi membran antara lain sebagaifungsi membran antara lain sebagai - saluran untuk substansi terlarut-air; sebagai pembawasaluran untuk substansi terlarut-air; sebagai pembawa elektron dan sebagai pompa yang melakukan transportelektron dan sebagai pompa yang melakukan transport aktifaktif - untuk mengangkut substansi-substansi melalui duauntuk mengangkut substansi-substansi melalui dua lapisan lipid dengan bantuan energi dan ATP.lapisan lipid dengan bantuan energi dan ATP. - Pada organisme bersel banyak, protein-protein tertentuPada organisme bersel banyak, protein-protein tertentu yang menyusun membran sel saling mengenali danyang menyusun membran sel saling mengenali dan terikat bersama dalam suatu jaringan.terikat bersama dalam suatu jaringan. - Protein-protein reseptor melekatkan diri kepada hormonProtein-protein reseptor melekatkan diri kepada hormon dan substansi-substansi lain yang merangsangdan substansi-substansi lain yang merangsang perubahan pada aktifitas sel.perubahan pada aktifitas sel.  Peran penting membran plasma adalah sebagai lapisanPeran penting membran plasma adalah sebagai lapisan pelindung sekaligus pengontrol pertukaran zat dari danpelindung sekaligus pengontrol pertukaran zat dari dan ke dalam sel atau sitoplasma atau berperan pentingke dalam sel atau sitoplasma atau berperan penting dalam sistem transpor zat.dalam sistem transpor zat.
  • 40.
    Transport melalui membranselTransport melalui membran sel  DifusiDifusi  Transport pasif/difusi yang difasilitasiTransport pasif/difusi yang difasilitasi  Transport aktifTransport aktif  Endositosis dan eksositosisEndositosis dan eksositosis
  • 41.
    Difusi, osmosis dantransport aktifDifusi, osmosis dan transport aktif
  • 43.
    Endositosis dan eksositosisEndositosisdan eksositosis  Selain melalui transport aktif dan pasif, sel mempunyaiSelain melalui transport aktif dan pasif, sel mempunyai cara lain untuk menggerakkan substansi atau zat kecara lain untuk menggerakkan substansi atau zat ke dalam atau keluar sel. Membran plasma akan melipatdalam atau keluar sel. Membran plasma akan melipat ke dalam atau keluar dan membentuk suatu kantung-ke dalam atau keluar dan membentuk suatu kantung- terikat membran berukuran kecil yang disebutterikat membran berukuran kecil yang disebut vesikelvesikel untuk mengelilingi suatu partikel atau substansi asing.untuk mengelilingi suatu partikel atau substansi asing.  Pada eksositosis, vesikel terbentuk dalam sitoplasmaPada eksositosis, vesikel terbentuk dalam sitoplasma dan kemudian bergerak dan bergabung dengandan kemudian bergerak dan bergabung dengan membran plasma sehingga partikel yang terdapat dimembran plasma sehingga partikel yang terdapat di dalam sitoplasma akan keluar sel. Sedangkan padadalam sitoplasma akan keluar sel. Sedangkan pada endositosis, sebagian besar membran plasma akanendositosis, sebagian besar membran plasma akan menutupi partikel atau substansi pada permukaan sel.menutupi partikel atau substansi pada permukaan sel. Kemuadian membran plasma tersebut melipat ke dalamKemuadian membran plasma tersebut melipat ke dalam membentuk vesikel yang mengangkut partikel ataumembentuk vesikel yang mengangkut partikel atau menyimpannya dalam sitoplasma.menyimpannya dalam sitoplasma.
  • 44.
    Reproduksi selReproduksi sel Tipe pembelahan selTipe pembelahan sel  Karakteristik setiap tahap dalamKarakteristik setiap tahap dalam pembelahan selpembelahan sel
  • 45.
    Pembelahan amitosisPembelahan amitosis Pembelahan amitosis adalah pembelahan sel secaraPembelahan amitosis adalah pembelahan sel secara langsung tanpa melalui fase-fase pembelahan sepertilangsung tanpa melalui fase-fase pembelahan seperti yang terjadi pada pembelahan mitosis dan meiosis.yang terjadi pada pembelahan mitosis dan meiosis. Dalam proses pembelahan, setiap sel akan membelahDalam proses pembelahan, setiap sel akan membelah menjadi dua sehingga pembelahan ini disebut jugamenjadi dua sehingga pembelahan ini disebut juga dengandengan pembelahan binerpembelahan biner..  Proses pembelahan didahului dengan terjadinyaProses pembelahan didahului dengan terjadinya penggandaan DNA pada kromosom yang selanjutnyapenggandaan DNA pada kromosom yang selanjutnya diikuti dengan proses pembelahan benang kromosomdiikuti dengan proses pembelahan benang kromosom sehingga terbentuk dua benang kromosom yangsehingga terbentuk dua benang kromosom yang keduanya dari materi genetic yang sama. Pembelahankeduanya dari materi genetic yang sama. Pembelahan kromosom secara langsung akan diikuti dengankromosom secara langsung akan diikuti dengan pembelahan sitoplasma sel sehingga akan terbentukpembelahan sitoplasma sel sehingga akan terbentuk dua sel yang baru.dua sel yang baru.
  • 46.
    Pembelahan mitosisPembelahan mitosis Pembelahan mitosisPembelahan mitosis adalah pembelahanadalah pembelahan yang terjadi secara tidak langsung atauyang terjadi secara tidak langsung atau harus melalui beberapa fase-fase dalamharus melalui beberapa fase-fase dalam pembelahan.pembelahan.  Sel anak akan mempunyai jumlahSel anak akan mempunyai jumlah kromosom yang sama dengan sel indukkromosom yang sama dengan sel induk karena dalam proses pembelahannyakarena dalam proses pembelahannya tidak terjadi pengurangan jumlahtidak terjadi pengurangan jumlah kromosom.kromosom.
  • 47.
     Pembelahan mitosisterjadi padaPembelahan mitosis terjadi pada sel somatiksel somatik  Sel somatik umumnya merupakan populasi selSel somatik umumnya merupakan populasi sel yang selalu melakukan pembaharuan atauyang selalu melakukan pembaharuan atau ““renewalrenewal” untuk menghasilkan sejumlah sel yang” untuk menghasilkan sejumlah sel yang baru untuk menggantikan sel somatik yang tuabaru untuk menggantikan sel somatik yang tua atau rusak.atau rusak.  Tujuan pembelahan mitosis pada tubuh manusiaTujuan pembelahan mitosis pada tubuh manusia adalah untuk memperbanyak jumlah seladalah untuk memperbanyak jumlah sel  Pembelahan mitosis juga bertujuan untukPembelahan mitosis juga bertujuan untuk mendapatkan sel yang baru agar fungsi sel yangmendapatkan sel yang baru agar fungsi sel yang bersangkutan optimal seperti pada saatbersangkutan optimal seperti pada saat pembentukan sel darah merah yang baru untukpembentukan sel darah merah yang baru untuk menggantikan sel darah merah tua yang terjadimenggantikan sel darah merah tua yang terjadi kurang lebih 120 hari sekali.kurang lebih 120 hari sekali.
  • 48.
  • 49.
    Fase-fase pembelahan mitosis.Fase-fasepembelahan mitosis.  ProfaseProfase
  • 50.
  • 51.
  • 52.
  • 53.
    InterfaseInterfase  InterfaseInterfase merupakantahap terlama dari siklus sel, yaitumerupakan tahap terlama dari siklus sel, yaitu kurang lebih 90% keseluruhan siklus. Anda perlukurang lebih 90% keseluruhan siklus. Anda perlu mengingat bahwa interfase bukan bagian dari fasemengingat bahwa interfase bukan bagian dari fase pembelahan sel tetapi tahap yang terjadi diantara tahappembelahan sel tetapi tahap yang terjadi diantara tahap mitosis satu ke tahap mitosis selanjutnya.mitosis satu ke tahap mitosis selanjutnya.  Interfase meliputi beberapa fase yaituInterfase meliputi beberapa fase yaitu G1, S dan G2G1, S dan G2 yang terjadi untuk membentuk organel-organel yangyang terjadi untuk membentuk organel-organel yang dibutuhkan dalam tahap mitosis. Fase G1 merupakandibutuhkan dalam tahap mitosis. Fase G1 merupakan awal dari interfase, sedangkan fase G2 merupakanawal dari interfase, sedangkan fase G2 merupakan tahap akhir interfase menjelang mitosis. Pada fase Stahap akhir interfase menjelang mitosis. Pada fase S selain terjadi pembentukan organel sel juga terjadiselain terjadi pembentukan organel sel juga terjadi sintesis dan penggandaan/duplikasi DNA yangsintesis dan penggandaan/duplikasi DNA yang dibutuhkan dalam pembelahan mitosidibutuhkan dalam pembelahan mitosi
  • 54.
  • 55.
    Pembelahan meiosisPembelahan meiosis Pembelahan meiosis adalah pembelahan sel yangPembelahan meiosis adalah pembelahan sel yang menghasilkanmenghasilkan  sel anak dengan jumlah kromosom setengah jumlahsel anak dengan jumlah kromosom setengah jumlah kromosom sel induknya, sehingga pembelahan inikromosom sel induknya, sehingga pembelahan ini disebut juga pembelahan reduksi karena terjadidisebut juga pembelahan reduksi karena terjadi pengurangan jumlah kromosom.pengurangan jumlah kromosom.  Pengurangan jumlah kromosom terjadi melalui 2 tahapPengurangan jumlah kromosom terjadi melalui 2 tahap pembelahan meiosis yaitu meiosis 1 dan 2 yang tidakpembelahan meiosis yaitu meiosis 1 dan 2 yang tidak diselingi oleh tahap interfase.diselingi oleh tahap interfase.  Pengurangan jumlah kromosom bertujuan untukPengurangan jumlah kromosom bertujuan untuk mempertahankan jumlah kromosom berikutnya agarmempertahankan jumlah kromosom berikutnya agar selalu tetap.selalu tetap.  Pembelahan meiosis pada manusia terjadi pada saatPembelahan meiosis pada manusia terjadi pada saat pembentukan sel kelamin yaitu di testis pada pria yangpembentukan sel kelamin yaitu di testis pada pria yang akan menghasilkan sperma dan ovarium pada wanitaakan menghasilkan sperma dan ovarium pada wanita untuk menghasilkan ovum.untuk menghasilkan ovum.
  • 56.
    Profase 1Profase 1 Profase 1Profase 1. Tahap ini dibagi lagi menjadi tahap :. Tahap ini dibagi lagi menjadi tahap :  LeptotenLeptoten; benang kromatin memendek dan menebal membentuk; benang kromatin memendek dan menebal membentuk kromosom.kromosom.  ZigotenZigoten; sentrosom membelah menjadi dua dan bergerak menuju; sentrosom membelah menjadi dua dan bergerak menuju kutub yang berlawanan, kromosom yang homolog salingkutub yang berlawanan, kromosom yang homolog saling berpasangan yang disebut sinapsis.berpasangan yang disebut sinapsis.  PakitenPakiten; kromosom membelah diri menjadi dua kromatid atau terjadi; kromosom membelah diri menjadi dua kromatid atau terjadi duplikasi kromosom sehingga terdapat 4 kromatid dalam satuduplikasi kromosom sehingga terdapat 4 kromatid dalam satu sinaps.sinaps.  DiplotenDiploten; terjadi “; terjadi “crossing overcrossing over” sebagian materi genetic kromosom” sebagian materi genetic kromosom homolog yang berpasangan saling bertkar tempat sehingga materihomolog yang berpasangan saling bertkar tempat sehingga materi gentik kromosom yang satu mendapat materi genetic kromosomgentik kromosom yang satu mendapat materi genetic kromosom pasangannya. Akibat proses ini sel anak akan mendapatpasangannya. Akibat proses ini sel anak akan mendapat kromosom dari sel paternal (ayah) dan maternal (ibu) sehinggakromosom dari sel paternal (ayah) dan maternal (ibu) sehingga terjadilah variasi sifat pada keturunan. Selanjutnya kromosomterjadilah variasi sifat pada keturunan. Selanjutnya kromosom homolog saling memisahkan diri.homolog saling memisahkan diri.  DiakinesisDiakinesis; dua sentriol hasil pembelahan sentromer telah sampai; dua sentriol hasil pembelahan sentromer telah sampai pada kutub yang berlawanan. Kemudian terbentuk gelendongpada kutub yang berlawanan. Kemudian terbentuk gelendong pembelahan seperti halnyapembelahan seperti halnya pembelahan mitosispembelahan mitosis
  • 57.
  • 58.
    Metafase 1, anafase1 dan telofase 1Metafase 1, anafase 1 dan telofase 1  Metafase 1Metafase 1. Kromatid hasil duplikasi kromosom berjejer. Kromatid hasil duplikasi kromosom berjejer berhadap-hadapan di tengah-tengan bidang ekuator.berhadap-hadapan di tengah-tengan bidang ekuator. Setiap kromatid sentromernya tetap menyatu danSetiap kromatid sentromernya tetap menyatu dan melekat pada gelendong pembelahan.melekat pada gelendong pembelahan.  Anafase 1Anafase 1. Terjadi pemendekan benang-benang. Terjadi pemendekan benang-benang spindle atau gelendong pembelahan sehingga kromatidspindle atau gelendong pembelahan sehingga kromatid tertarik pada kutub yang berlawanan dan sel selanjutnyatertarik pada kutub yang berlawanan dan sel selanjutnya memanjang.memanjang.  Telofase 1Telofase 1. Seperti pembelahan mitosis, pada tahap. Seperti pembelahan mitosis, pada tahap telofase terjadi pembelahan inti dan sitoplasma yangtelofase terjadi pembelahan inti dan sitoplasma yang selanjutnya akan terbentuk dua sel anak yangselanjutnya akan terbentuk dua sel anak yang berkromosom n (haploid) atau setengah jumlahberkromosom n (haploid) atau setengah jumlah kromosom sel induk.kromosom sel induk.
  • 59.
  • 60.
  • 62.
    BEBERAPA APLIKASI PRAKTIKUMYANGBEBERAPA APLIKASI PRAKTIKUM YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONSEP BIOLOGI SELBERHUBUNGAN DENGAN KONSEP BIOLOGI SEL  Pengenalan terhadap organel-organel sel secaraPengenalan terhadap organel-organel sel secara umum dengan menggunakan teknik fraksinasi selumum dengan menggunakan teknik fraksinasi sel  Struktur sel darah merah dan sel darah putihStruktur sel darah merah dan sel darah putih  Perbedaan antara struktur sel hewan dan selPerbedaan antara struktur sel hewan dan sel tumbuhantumbuhan  Pembelahan sel secara mitosis pada akar umbiPembelahan sel secara mitosis pada akar umbi bawangbawang  Pembelahan meiosis pada spermatogenesisPembelahan meiosis pada spermatogenesis belalangbelalang  Struktur kromosom raksasa atau kromosom politenStruktur kromosom raksasa atau kromosom politen pada kelenjar ludah lalatpada kelenjar ludah lalat DrosophilaDrosophila
  • 63.
     Pengamatan terhadapproses mutasi melaluiPengamatan terhadap proses mutasi melalui pengamatan Drosophila normal dan mutan-pengamatan Drosophila normal dan mutan- mutannyamutannya  Pengamatan terhadap kromosom x manusiaPengamatan terhadap kromosom x manusia dengan memperhatikan Barr body dan Drumdengan memperhatikan Barr body dan Drum stickstick  Perkembangan awal sel telur starfishPerkembangan awal sel telur starfish  Spermatogenesis dan oogenesisSpermatogenesis dan oogenesis  Analisis semen dan penentuan masa suburAnalisis semen dan penentuan masa subur  Sintesa proteinSintesa protein
  • 64.
    BEBERAPA APLIKASI PRAKTIKUMYANGBEBERAPA APLIKASI PRAKTIKUM YANG BERHUBUNGAN DENGAN KONSEP BIOLOGI SELBERHUBUNGAN DENGAN KONSEP BIOLOGI SEL I. Pengenalan terhadap organel-organel sel secaraI. Pengenalan terhadap organel-organel sel secara umum dengan menggunakan teknik fraksinasi selumum dengan menggunakan teknik fraksinasi sel Tujuan praktikumTujuan praktikum ::  siswa mampu memahami teknik mempelajarisiswa mampu memahami teknik mempelajari struktur organel sel dengan menggunakan metodestruktur organel sel dengan menggunakan metode fraksinasi selfraksinasi sel  siswa mengerti konsep dasar metode fraksinasi selsiswa mengerti konsep dasar metode fraksinasi sel  siswa dapat membedakan organel sel yang satusiswa dapat membedakan organel sel yang satu dengan yang lain secara umum dengandengan yang lain secara umum dengan menggunakan metode fraksinasi selmenggunakan metode fraksinasi sel  Bahan dan alatBahan dan alat : alat sentrifugasi, homogenat organ,: alat sentrifugasi, homogenat organ, tabung sentrifugasitabung sentrifugasi
  • 65.
  • 66.
     II. Struktursel darah merah dan sel darah putihII. Struktur sel darah merah dan sel darah putih Tujuan praktikumTujuan praktikum ::  siswa dapat membedakan struktur beberapa sel penyusunsiswa dapat membedakan struktur beberapa sel penyusun tubuh hewan/manusia yaitu sel darah merah dan putihtubuh hewan/manusia yaitu sel darah merah dan putih  siswa dapat membedakan struktur sel darah merah golongansiswa dapat membedakan struktur sel darah merah golongan mamalia, aves dan ranamamalia, aves dan rana  siswa dapat memahami teknik sederhana pembuatan preparatsiswa dapat memahami teknik sederhana pembuatan preparat sel darahsel darah  Bahan dan alatBahan dan alat : darah segar dari praktikan; burung dan: darah segar dari praktikan; burung dan katak ,katak , Cover glassCover glass, mikroskop cahaya,, mikroskop cahaya, Pewarnaan GiemsaPewarnaan Giemsa  Cara kerjaCara kerja : pembuatan preparat apus darah: pembuatan preparat apus darah Pewarnaan dengan GiemsaPewarnaan dengan Giemsa  Hasil pengamatanHasil pengamatan : bentuk sel darah merah manusia bulat,: bentuk sel darah merah manusia bulat, Bikonkaf dan berinti ; bulat dan berintiBikonkaf dan berinti ; bulat dan berinti Pada sel darah merah burung;berintiPada sel darah merah burung;berinti dan berbentuk seperti kerucut pada katakdan berbentuk seperti kerucut pada katak
  • 67.
    Sel Darah MerahManusiaSel Darah Merah Manusia
  • 68.
    Berbagai bentuk seldarah putihBerbagai bentuk sel darah putih
  • 69.
    III. Perbedaan antarastruktur sel hewan dan sel tumbuhan Tujuan praktikum : •siswa mampu membedakan struktur sel hewan dan sel tumbuhan dengan mengamati salah satu fungsi organel khas yang terdapat pada sel tersebut yaitu membran sel dan dinding sel •siswa dapat memahami konsep dasar fungsi membran sel yang berhubungan dengan transportasi zat melalui membran •mahasiswa dapat menyebutkan beberapa contoh transportasi zat melalui sistem membran yang terjadi dalam tubuh manusia atau hewan dan tumbuhan •siswa dapat menjelaskan bagaimana pengaruh perbedaan konsentrasi zat dalam larutan terhadap perubahan struktur sel •siswa mampu membedakan prinsip transportasi melalui difusi, osmosis dan transpor aktif yang berhubungan dengan fungsi organel membran sel
  • 70.
    darah segar praktikan,objek dan cover glass, larutan NaCl ,85%;2% dan 0,2%; Kentang dan labu ukur Cara kerja : A. Struktur membran dan perubahan struktur sel darah dalamBerbagai konsentrasi larutan darah diteteskan ke preparat dan dicampurkan dengan larutan NaCl konsentrasi 0,85%;2% dan 0,2% amati di bawah mikroskop B. Struktur dan karakteristik dinding sel tumbuhan Kentang dimasukkan ke dalam labu yang berisi air dengan volume tertentu; didiamkan beberapa saat; ukur volume air dalam labu dan amati permukaan kulitkentang
  • 72.
    IV. Pembelahan selsecara mitosis pada akar umbi bawang Tujuan praktikum : •siswa dapat memahami teknik sederhana pembuatan preparat pembelahan mitosis pada akar bawang •siswa dapat mengidentifikasi dan membedakan setiap tahap dalam pembelahan sel mitosis Bahan dan alat : mikroskop;objek dan cover glass, scapel, Pinset, gelas arloji, pembakar spritus, Kertas hisap, akar umbi bawang bombay, Pewarna asetokarmin, HCl, minyak imersi Cara kerja : lihat hand out
  • 73.
    V. Pembelahan meiosispada spermatogenesis belalang Tujuan praktikum : •siswa dapat memahami teknik sederhana pembuatan preparat pembelahan meiosis pada testis belalang •siswa dapat mengidentifikasi dan membedakan setiap tahap dalam pembelahan sel secara meiosis terutama tahap profase meiosis 1 •siswa dapat mengamati struktur kromosom x Bahan dan alat : mikroskop;objek dan cover glass, scapel, Pinset, gelas arloji, pembakar spritus, Kertas hisap, testis belalang, Pewarna asetokarmin, minyak imersi Cara kerja : lihat hand out
  • 74.
    VI. Struktur kromosomraksasa atau kromosom politen pada kelenjar ludah lalat Drosophila Tujuan praktikum : •siswa dapat mengidentifikasi salah satu bentuk kromosom pada mahluk hidup siswa dapat mengetahui salah satu teknik pembuatan preparat kromosom Bahan dan alat : mikroskop;objek dan cover glass, Pinset, pembakar spritus,Kertas hisap, larva Drosophila (diambil kelenjar ludahnya,pewarna asetokarmin, minyak imersi) Cara kerja : lihat hand out !
  • 75.
    Pengamatan terhadap prosesmutasi melalui pengamatan Drosophila normal dan mutan- mutannya Tujuan praktikum : •siswa dapat memahami proses terjadinya mutasi melalui pengamatan terjadinya perubahan fenotip pada lalat Drosophila •siswa dapat mengetahui salah satu teknik untuk menghasilkan individu yang mutan (melalui penyilangan) Bahan dan alat : lihat hand out Cara kerja : lihat hand out
  • 77.
    Pengamatan terhadap kromosomx manusia dengan memperhatikan Barr body dan Drum stick Tujuan praktikum : •siswa dapat mengidentifikasi jenis kelamin dengan mengamati ada tidaknya barr body dan drum stick memahami konsep kelainan genetik yang berhubungan dengan jumlah kromosom kelamin Bahan dan alat : epitel mukosa pipi, sel darah putih Manusia, pewarnaan Giemsa Cara kerja : pembuatan preparat epitel mukosa pipi pada pria dan wanita pembuatan preparat apus darah