EKONOMI MAKRO
Saur Costanius Simamora, SP, MM
Komitmen Kuliah Ekonomi Makro
1. Membaca ulang kembali, setiap habis kuliah
2. Bagi yang absen, harus mencopy bahan kuliah dan
meminta penjelasan dari teman kuliah
3. Absen kuliah lebih dari 3 – 4x, sukar lulus ujian
4. Tidak ada ujian ulangan/susulan. Ujian susulan hanya bagi
mahasiswa/I yang sakit dirawat inap (opname) dengan
surat resmi dari rumah sakit ybs atau tugas keluar dengan
surat dari instansi yang bersangkutan.
5. Membawa kalkulator
6. Harus memiliki buku referensi mata kuliah yang diambil
7. Plagiarisme atau menyontek berisiko tidak lulus di mata
kuliah Ekonomi Makro
8. Belajarlah dengan sungguh-sungguh dan masa depan di
tangan Anda!
PENILAIAN
ABSENSI 10%
TUGAS 20%
MID SEMESTER 30%
UAS SEMESTER 40%
Kata-kata motivasi 
PENDAHULUAN
TEORI MAKROEKONOMI
 Teori makroekonomi menganalisis
masalah tentang keseluruhan
kegiatan perekonomian.
 Analisis ini menerangkan tentang
sampai dimana suatu
perekonomian akan menghasilkan
barang dan jasa.
TEORI MAKROEKONOMI (lanjutan)
• Dalam makroekonomi juga merinci
tentang analisis mengenai pengeluaran
agregat kepada 4 komponen yaitu :
1. Pengeluaran rumah tangga (konsumsi
rumah tangga) – C
2. Pengeluaran pemerintah – G
3. Pengeluaran perusahaan (investasi) – I
4. Ekspor dan impor (X – Im)
APAKAH BEDANYA
EKONOMI MIKRO
DAN EKONOMI
MAKRO??
Perbedaan Ek. Makro & Ek. Mikro
Dilihat dari Ekonomi Mikro Ekonomi Makro
Harga Harga ialah nilai dari suatu
komoditas (barang tertentu saja)
Harga adalah nilai dari
komoditas secara agregat
(keseluruhan)
Unit analisis Pembahasan tentang kegiatan
ekonomi secara individual.
Contohnya permintaan dan dan
penawaran, perilaku konsumen,
perilaku produsen, pasar,
penerimaan, biaya dan laba atau
rugi perusahaan
Pembahasan tentang kegiatan
ekonomisecara keseluruhan.
Contohnya pendapatan
nasional, pertumbuhan
ekonomi, inflasi, pengangguran,
investasi dan kebijakan
ekonomi.
Tujuan
analisis
Lebih memfokuskan pada analisis
tentang cara mengalokasikan
sumber daya agar dapat dicapai
kombinasi yang tepat.
Lebih memfokuskan pada
analisis tentang pengaruh
kegiatan ekonomi terhadap
perekonomian secara
keseluruhan
Teori makroekonomi meliputi juga analisis
dalam berbagai aspek berikut :
1. Masalah ekonomi yang dihadapi,
terutama pengangguran dan
inflasi, dan bentuk kebijakan
pemerintah untuk mengatasinya
2. Peranan uang dalam penentuan
kegiatan ekonomi
Peranan kebijakan pemerintah
• Kebijakan Fiskal
• Kebijakan Moneter
• Kebijakan lain, misalnya
mengendalikan tuntutan kenaikan
pendapatan, mendorong efisiensi,
mengembang infrastruktur,
peraturan yang mendukung
pertumbuhan ekonomi yang lebih
kondusif
KEBIJAKAN FISKAL
Yaitu kebijakan ekonomi yang
digunakan pemerintah untuk
mengolah / mengarahkan
perekonomian ke kondisi yang
lebih baik atau diinginkan dengan
cara mengubah-ubah penerimaan
dan pengeluaran pemerintah.
KEBIJAKAN FISKAL
• Kebijakan Fiskal
pemerintah
mengendalikan:
1.Penerimaan (Tax) &
2.Pengeluaran
(Government
Expenditure).
Kebijakan moneter
Kebijakan Moneter (istilah
lainnya kebijakan uang ketat )
adalah upaya mengendalikan
atau mengarahkan
perekonomian makro ke
kondisi yang diinginkan (lebih
baik) dengan mengatur jumlah
uang yang beredar.
Kebijakan moneter
• Melalui kebijakan moneter pemerintah
dapat mempertahankan, menambah
atau mengurangi jumlah uang yang
beredar dalam upaya mempertahankan
kemampuan ekonomi bertumbuh,
sekaligus mengendalikan inflasi.
A. AKAR ILMU EKONOMI MAKRO
DEPRESI BESAR
• Depresi besar (the great depression) pada
kurun 1930-an, merupakan hal yang
mendorong banyak lahirnya pemikiran tentang
persoalan ilmu ekonomi makro khususnya
pengangguran.
• Tahun 1920-an merupakan tahun sejahtera bagi
Amerika.
• Tahun 1929 1,5 jt orang menganggur.
• Pada tahun1933 meningkat menjadi 13 jt,
produksi barang dan jasa menurun 27 %
dibanding tahun 1929, hingga tahun 1940.
MODEL KLASIK (Adam Smith)
Sebelum depresi besar, para
ekonom menerapkan model
ilmu ekonomi mikro (Klasik)
atau ekuilibrium pasar pada
masalah ekonomi secara luas,
yaitu ekonomi selalu berada
dalam kondisi ekuilibrium.
Misalnya penawaran tenaga
kerja yang berlebih akan
menurunkan upah menuju
tingkat ekuilibrium yang baru.
Lanjutan…
Pada masa depresi besar ini
masalah pengangguran masih
sangat tinggi salama hampir 10
tahun, ini berarti kegagalan model
klasik untuk menjelaskan eksistensi
pengangguran tinggi yang
berkelanjutan.
Ilmu ekonomi makro lahir pada
kurun 1930-an.
REVOLUSI KEYNES
The General Theory of
Employment, Interest
and Money, oleh John
Maynard Keynes,
diterbitkan pada tahun
1936. Keynes percaya
bahwa pemerintah bisa
mengintervensi
perekonomian dan
mempengaruhi tingkat
output serta
pengangguran.
Lanjutan…
Setelah perang dunia II (khususnya
1950-an), pandangan Keynes mulai
berpengaruh. Pemerintah mulai
percaya bahwa mereka bisa campur
tangan dalam perekonomian untuk
mencapai tujuan output dan
menciptakan lapangan pekerjaan.
Lanjutan …
Fine – tuning (perbaikan keadaan)
Ungkapan yang digunakan untuk
menyebut peran pemerintah dalam
mengatur inflasi dan pengangguran
(1960-an).
MASALAH-
MASALAH
YANG
DIHADAPI
PEMERINTAH
INDONESIA
1. Pengangguran yang relatif tinggi
2. Inflasi
3. Neraca pembayaran internasional
4. Kurs (nilai tukar rupiah) yang tidak stabil
5. Pertumbuhan ekonomi
6. Kemiskinan
7. Ketimpangan distribusi pendapatan
MASALAH-MASALAH YANG DIHADAPI
PEMERINTAH RI
Asian financial crisis 1997
lessons !!
B. MASALAH UTAMA DALAM
PEREKONOMIAN
– I n f l a s i
Inflasi adalah peningkatan tingkat harga
secara keseluruhan.
Tingkat inflasi (persentase tambahan
kenaikan harga), berbeda dari satu
periode ke periode lainnya, dan berbeda
dari satu negara ke negara lainnya.
Hiperinflasi adalah periode peningkatan
yang sangat cepat dalam tingkat harga
secara keseluruhan.
Beberapa faktor penyebab inflasi
• Tingkat pengeluaran agregat yang melebihi
kemampuan perusahaan-perusahaan untuk
menghasilkan barang dan jasa.
• Pekerja di berbagai kegiatan ekonomi menuntut
kenaikan upah
• Kenaikan harga barang-barang impor
• Penambahan penawaran uang yang berlebihan
tanpa diikuti pertambahan produksi dan
penawaran barang
• Kekacauan politik dan ekonomi
Akibat buruk inflasi:
• Cenderung menurunkan taraf
kemakmuran segolongan besar
masyarakat.
• Prospek pembangunan ekonomi jangka
panjang akan menjadi semakin
memburuk jika inflasi tidak dapat
dikendalikan.
• Kecenderungan memperlambat
pertumbuhan ekonomi.
Pertumbuhan ekonomi
Pertumbuhan ekonomi dapat
didefenisikan sebagai
“perkembangan kegiatan dalam
perekonomian yang menyebabkan
barang dan jasa yang diproduksikan
dalam masyarakat bertambah”.
Hal yang dapat mempengaruhi kemampuan suatu
negara untuk menghasilkan barang dan jasa yaitu:
Faktor – faktor produksi yang
mengalami peningkatan baik kualitas
dan kuantitas terdiri dari :
– Investasi yang bertambah
– Teknologi yang berkembang
– Tenaga kerja yang meningkat
(kuantitas dan kualitas)
– Dan lainnya
Lanjutan …
Perkembangan kemampuan
memproduksi barang dan jasa sebagai
akibat pertambahan faktor-faktor
produksi pada umumnya tidak selalu
diikuti dengan pertambahan produksi
barang dan jasa yang sama besarnya.
Pertambahan potensi memproduksi
kerap kali lebih besar dari pertambahan
produksi yang sebenarnya.
Kurva kemungkinan produksi dan
pertumbuhan ekonomi
Keterangan
• Kurva AB adalah kurva kemungkinan
produksi, yaitu batas maksimum
produksi yang dapat dihasilkan oleh
suatu negara pada suatu kurun waktu
tertentu.
• Titik P yaitu kemakmuran masyarakat
mencapai maksimum, menghasilkan Xo
barang industri dan Yo barang pertanian.
Keterangan
• Dalam kenyataan, misal tingkat produksi
hanya pada titik M, yaitu menghasilkan
X1 produk industri dan Y1 produk
pertanian.
• Pada periode berikutnya terjadi
perubahan kurva kemungkinan produksi
dari AB ke CD, dan titik R adalah suatu
kombinasi produksi yang dapat dicapai.
• Tetapi kegiatan ekonomi sebenarnya
hanya berkembang dari M ke N.
Fokus dalam Ekonomi Makro
1. Stabilitas harga
2. Pengangguran
3. Pertumbuhan Ekonomi
4. Neraca Pembayaran
1. Stabilitas Harga
 Akibat inflasi  krisis ekonomi.
 Inflasi rendah akan mendorong pertumbuhan
sektor financial  pertumbuhan ekonomi.
 Inflasi rendah akan mendorong pertumbuhan
sektor riil  kesempatan kerja bertambah.
 Inflasi terbagi : Rendah (0 - 9,9%), Sedang (10-
29,9%), Tinggi (30-100%) dan Hiperinflasi
(>100%).
 Standart inflasi negara maju (1-3%) dan negara
berkembang (7-10%).
2. Pengangguran
 Angkatan kerja > lapangan kerja
Dinyatakan dalam %
Pengangguran yang masih ditolerir (4-5%
per tahun)
Pengangguran  alokasi SDM tidak efisien
 krisis sosial  hilangnya kepercayaan
kepada pemerintah.
Peranan wanita dalam dunia kerja semakin
besar.
3. Pertumbuhan Ekonomi
Perbandingan titik keseimbangan antara
permintaan agregat dan penawaran
agregat dari periode sebelumnya.
 Inflasi menyebabkan pertumbuhan
permintaan > pertumbuhan penawaran.
Diatasi dengan cara memacu penawaran
agregat dan mempengaruhi permintaan
agregat sampai batas yang diinginkan
 campur tangan dari pemerintah.
4. Neraca Pembayaran
Neraca Pembayaran yaitu : suatu
catatan aliran keuangan yang
menunjukkan nilai transaksi
perdagangan dan aliran dana yang
dilakukan diantara suatu negara dengan
negara lain dalam satu tahun berjalan.
Merupakan laporan rugi laba (income
statement) yang merupakan ringkasan
arus keluar masuk barang, jasa dan
aset-aset dalam suatu perekonomian
dalam kurun waktu tertentu (cash inflow
> cash outflow)
Tabel 1.1 Data Perekonomian Nasional
Pasar Data Statistik Perilaku Yang
dipelajari
Sumber Data
dapat diperoleh
1. Pasar Barang o Indeks Biaya Hidup
o GDP; GNP; GDP
Deflator
• Tingkat harga
umum
• Pendapatan
Nasional, GDP
BPS; Depkeu;
BI; Bappenas
2. Pasar Uang o Bunga Deposito
o Bunga Kredit
o Bunga di pasar bebas
(diluar Bank)
o Jumlah Uang Beredar
o Jumlah Kredit yang
disalurkan
• Tingkat Bunga
Umum
• Volume Uang
BI
3. Pasar Tenaga
Kerja
o Indeks Upah di
berbagai sektor
ekonomi
o Jumlah orang
bekerja di berbagai
sektor ekonomi
o Jumlah angkatan
kerja
o Jumlah Pengangguran
o Lapangan kerja
berbagai sektor
• Tingkat Upah rata-
rata
• Employment (orang
yang bekerja)
• Unemplyoment
(pengangguran)
BPS; Depkeu;
Depnakertrans
4. Pasar Luar
Negeri
o Neraca Perdagangan
Luar Negeri
o Nilai-nilai Ekspor &
Impor
o Dasar Nilai Tukar
o Cadangan Devisa
• Neraca
Perdagangan dan
Neraca Pembayaran
Internasional
• Nilai Tukar Valuta
Asing
• Cadangan Devisa
BPS; Depkeu;
BI; Bappenas
TUGAS PRIBADI
1. Data Inflasi di Indonesia (2010 – 2016)
2. Data pertumbuhan ekonomi Indonesia
(2010 – 2016)
3. Data Pengangguran Indonesia (2010 –
2016)
4. Data Neraca pembayaran Indonesia (2010
– 2016)
5. Data Kemiskinan di Indonesia (2010 –
2016)

Bab I ekonomi makro pendahuluan

  • 1.
  • 2.
    Komitmen Kuliah EkonomiMakro 1. Membaca ulang kembali, setiap habis kuliah 2. Bagi yang absen, harus mencopy bahan kuliah dan meminta penjelasan dari teman kuliah 3. Absen kuliah lebih dari 3 – 4x, sukar lulus ujian 4. Tidak ada ujian ulangan/susulan. Ujian susulan hanya bagi mahasiswa/I yang sakit dirawat inap (opname) dengan surat resmi dari rumah sakit ybs atau tugas keluar dengan surat dari instansi yang bersangkutan. 5. Membawa kalkulator 6. Harus memiliki buku referensi mata kuliah yang diambil 7. Plagiarisme atau menyontek berisiko tidak lulus di mata kuliah Ekonomi Makro 8. Belajarlah dengan sungguh-sungguh dan masa depan di tangan Anda!
  • 3.
    PENILAIAN ABSENSI 10% TUGAS 20% MIDSEMESTER 30% UAS SEMESTER 40%
  • 4.
  • 5.
  • 6.
    TEORI MAKROEKONOMI  Teorimakroekonomi menganalisis masalah tentang keseluruhan kegiatan perekonomian.  Analisis ini menerangkan tentang sampai dimana suatu perekonomian akan menghasilkan barang dan jasa.
  • 7.
    TEORI MAKROEKONOMI (lanjutan) •Dalam makroekonomi juga merinci tentang analisis mengenai pengeluaran agregat kepada 4 komponen yaitu : 1. Pengeluaran rumah tangga (konsumsi rumah tangga) – C 2. Pengeluaran pemerintah – G 3. Pengeluaran perusahaan (investasi) – I 4. Ekspor dan impor (X – Im)
  • 8.
  • 9.
    Perbedaan Ek. Makro& Ek. Mikro Dilihat dari Ekonomi Mikro Ekonomi Makro Harga Harga ialah nilai dari suatu komoditas (barang tertentu saja) Harga adalah nilai dari komoditas secara agregat (keseluruhan) Unit analisis Pembahasan tentang kegiatan ekonomi secara individual. Contohnya permintaan dan dan penawaran, perilaku konsumen, perilaku produsen, pasar, penerimaan, biaya dan laba atau rugi perusahaan Pembahasan tentang kegiatan ekonomisecara keseluruhan. Contohnya pendapatan nasional, pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran, investasi dan kebijakan ekonomi. Tujuan analisis Lebih memfokuskan pada analisis tentang cara mengalokasikan sumber daya agar dapat dicapai kombinasi yang tepat. Lebih memfokuskan pada analisis tentang pengaruh kegiatan ekonomi terhadap perekonomian secara keseluruhan
  • 10.
    Teori makroekonomi meliputijuga analisis dalam berbagai aspek berikut : 1. Masalah ekonomi yang dihadapi, terutama pengangguran dan inflasi, dan bentuk kebijakan pemerintah untuk mengatasinya 2. Peranan uang dalam penentuan kegiatan ekonomi
  • 11.
    Peranan kebijakan pemerintah •Kebijakan Fiskal • Kebijakan Moneter • Kebijakan lain, misalnya mengendalikan tuntutan kenaikan pendapatan, mendorong efisiensi, mengembang infrastruktur, peraturan yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih kondusif
  • 12.
    KEBIJAKAN FISKAL Yaitu kebijakanekonomi yang digunakan pemerintah untuk mengolah / mengarahkan perekonomian ke kondisi yang lebih baik atau diinginkan dengan cara mengubah-ubah penerimaan dan pengeluaran pemerintah.
  • 13.
    KEBIJAKAN FISKAL • KebijakanFiskal pemerintah mengendalikan: 1.Penerimaan (Tax) & 2.Pengeluaran (Government Expenditure).
  • 14.
    Kebijakan moneter Kebijakan Moneter(istilah lainnya kebijakan uang ketat ) adalah upaya mengendalikan atau mengarahkan perekonomian makro ke kondisi yang diinginkan (lebih baik) dengan mengatur jumlah uang yang beredar.
  • 15.
    Kebijakan moneter • Melaluikebijakan moneter pemerintah dapat mempertahankan, menambah atau mengurangi jumlah uang yang beredar dalam upaya mempertahankan kemampuan ekonomi bertumbuh, sekaligus mengendalikan inflasi.
  • 16.
    A. AKAR ILMUEKONOMI MAKRO DEPRESI BESAR • Depresi besar (the great depression) pada kurun 1930-an, merupakan hal yang mendorong banyak lahirnya pemikiran tentang persoalan ilmu ekonomi makro khususnya pengangguran. • Tahun 1920-an merupakan tahun sejahtera bagi Amerika. • Tahun 1929 1,5 jt orang menganggur. • Pada tahun1933 meningkat menjadi 13 jt, produksi barang dan jasa menurun 27 % dibanding tahun 1929, hingga tahun 1940.
  • 17.
    MODEL KLASIK (AdamSmith) Sebelum depresi besar, para ekonom menerapkan model ilmu ekonomi mikro (Klasik) atau ekuilibrium pasar pada masalah ekonomi secara luas, yaitu ekonomi selalu berada dalam kondisi ekuilibrium. Misalnya penawaran tenaga kerja yang berlebih akan menurunkan upah menuju tingkat ekuilibrium yang baru.
  • 18.
    Lanjutan… Pada masa depresibesar ini masalah pengangguran masih sangat tinggi salama hampir 10 tahun, ini berarti kegagalan model klasik untuk menjelaskan eksistensi pengangguran tinggi yang berkelanjutan. Ilmu ekonomi makro lahir pada kurun 1930-an.
  • 19.
    REVOLUSI KEYNES The GeneralTheory of Employment, Interest and Money, oleh John Maynard Keynes, diterbitkan pada tahun 1936. Keynes percaya bahwa pemerintah bisa mengintervensi perekonomian dan mempengaruhi tingkat output serta pengangguran.
  • 20.
    Lanjutan… Setelah perang duniaII (khususnya 1950-an), pandangan Keynes mulai berpengaruh. Pemerintah mulai percaya bahwa mereka bisa campur tangan dalam perekonomian untuk mencapai tujuan output dan menciptakan lapangan pekerjaan.
  • 21.
    Lanjutan … Fine –tuning (perbaikan keadaan) Ungkapan yang digunakan untuk menyebut peran pemerintah dalam mengatur inflasi dan pengangguran (1960-an).
  • 22.
  • 23.
    1. Pengangguran yangrelatif tinggi 2. Inflasi 3. Neraca pembayaran internasional 4. Kurs (nilai tukar rupiah) yang tidak stabil 5. Pertumbuhan ekonomi 6. Kemiskinan 7. Ketimpangan distribusi pendapatan MASALAH-MASALAH YANG DIHADAPI PEMERINTAH RI
  • 24.
    Asian financial crisis1997 lessons !!
  • 25.
    B. MASALAH UTAMADALAM PEREKONOMIAN – I n f l a s i Inflasi adalah peningkatan tingkat harga secara keseluruhan. Tingkat inflasi (persentase tambahan kenaikan harga), berbeda dari satu periode ke periode lainnya, dan berbeda dari satu negara ke negara lainnya. Hiperinflasi adalah periode peningkatan yang sangat cepat dalam tingkat harga secara keseluruhan.
  • 26.
    Beberapa faktor penyebabinflasi • Tingkat pengeluaran agregat yang melebihi kemampuan perusahaan-perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa. • Pekerja di berbagai kegiatan ekonomi menuntut kenaikan upah • Kenaikan harga barang-barang impor • Penambahan penawaran uang yang berlebihan tanpa diikuti pertambahan produksi dan penawaran barang • Kekacauan politik dan ekonomi
  • 27.
    Akibat buruk inflasi: •Cenderung menurunkan taraf kemakmuran segolongan besar masyarakat. • Prospek pembangunan ekonomi jangka panjang akan menjadi semakin memburuk jika inflasi tidak dapat dikendalikan. • Kecenderungan memperlambat pertumbuhan ekonomi.
  • 28.
    Pertumbuhan ekonomi Pertumbuhan ekonomidapat didefenisikan sebagai “perkembangan kegiatan dalam perekonomian yang menyebabkan barang dan jasa yang diproduksikan dalam masyarakat bertambah”.
  • 29.
    Hal yang dapatmempengaruhi kemampuan suatu negara untuk menghasilkan barang dan jasa yaitu: Faktor – faktor produksi yang mengalami peningkatan baik kualitas dan kuantitas terdiri dari : – Investasi yang bertambah – Teknologi yang berkembang – Tenaga kerja yang meningkat (kuantitas dan kualitas) – Dan lainnya
  • 30.
    Lanjutan … Perkembangan kemampuan memproduksibarang dan jasa sebagai akibat pertambahan faktor-faktor produksi pada umumnya tidak selalu diikuti dengan pertambahan produksi barang dan jasa yang sama besarnya. Pertambahan potensi memproduksi kerap kali lebih besar dari pertambahan produksi yang sebenarnya.
  • 31.
    Kurva kemungkinan produksidan pertumbuhan ekonomi
  • 32.
    Keterangan • Kurva ABadalah kurva kemungkinan produksi, yaitu batas maksimum produksi yang dapat dihasilkan oleh suatu negara pada suatu kurun waktu tertentu. • Titik P yaitu kemakmuran masyarakat mencapai maksimum, menghasilkan Xo barang industri dan Yo barang pertanian.
  • 33.
    Keterangan • Dalam kenyataan,misal tingkat produksi hanya pada titik M, yaitu menghasilkan X1 produk industri dan Y1 produk pertanian. • Pada periode berikutnya terjadi perubahan kurva kemungkinan produksi dari AB ke CD, dan titik R adalah suatu kombinasi produksi yang dapat dicapai. • Tetapi kegiatan ekonomi sebenarnya hanya berkembang dari M ke N.
  • 34.
    Fokus dalam EkonomiMakro 1. Stabilitas harga 2. Pengangguran 3. Pertumbuhan Ekonomi 4. Neraca Pembayaran
  • 35.
    1. Stabilitas Harga Akibat inflasi  krisis ekonomi.  Inflasi rendah akan mendorong pertumbuhan sektor financial  pertumbuhan ekonomi.  Inflasi rendah akan mendorong pertumbuhan sektor riil  kesempatan kerja bertambah.  Inflasi terbagi : Rendah (0 - 9,9%), Sedang (10- 29,9%), Tinggi (30-100%) dan Hiperinflasi (>100%).  Standart inflasi negara maju (1-3%) dan negara berkembang (7-10%).
  • 36.
    2. Pengangguran  Angkatankerja > lapangan kerja Dinyatakan dalam % Pengangguran yang masih ditolerir (4-5% per tahun) Pengangguran  alokasi SDM tidak efisien  krisis sosial  hilangnya kepercayaan kepada pemerintah. Peranan wanita dalam dunia kerja semakin besar.
  • 37.
    3. Pertumbuhan Ekonomi Perbandingantitik keseimbangan antara permintaan agregat dan penawaran agregat dari periode sebelumnya.  Inflasi menyebabkan pertumbuhan permintaan > pertumbuhan penawaran. Diatasi dengan cara memacu penawaran agregat dan mempengaruhi permintaan agregat sampai batas yang diinginkan  campur tangan dari pemerintah.
  • 38.
    4. Neraca Pembayaran NeracaPembayaran yaitu : suatu catatan aliran keuangan yang menunjukkan nilai transaksi perdagangan dan aliran dana yang dilakukan diantara suatu negara dengan negara lain dalam satu tahun berjalan. Merupakan laporan rugi laba (income statement) yang merupakan ringkasan arus keluar masuk barang, jasa dan aset-aset dalam suatu perekonomian dalam kurun waktu tertentu (cash inflow > cash outflow)
  • 39.
    Tabel 1.1 DataPerekonomian Nasional Pasar Data Statistik Perilaku Yang dipelajari Sumber Data dapat diperoleh 1. Pasar Barang o Indeks Biaya Hidup o GDP; GNP; GDP Deflator • Tingkat harga umum • Pendapatan Nasional, GDP BPS; Depkeu; BI; Bappenas 2. Pasar Uang o Bunga Deposito o Bunga Kredit o Bunga di pasar bebas (diluar Bank) o Jumlah Uang Beredar o Jumlah Kredit yang disalurkan • Tingkat Bunga Umum • Volume Uang BI 3. Pasar Tenaga Kerja o Indeks Upah di berbagai sektor ekonomi o Jumlah orang bekerja di berbagai sektor ekonomi o Jumlah angkatan kerja o Jumlah Pengangguran o Lapangan kerja berbagai sektor • Tingkat Upah rata- rata • Employment (orang yang bekerja) • Unemplyoment (pengangguran) BPS; Depkeu; Depnakertrans 4. Pasar Luar Negeri o Neraca Perdagangan Luar Negeri o Nilai-nilai Ekspor & Impor o Dasar Nilai Tukar o Cadangan Devisa • Neraca Perdagangan dan Neraca Pembayaran Internasional • Nilai Tukar Valuta Asing • Cadangan Devisa BPS; Depkeu; BI; Bappenas
  • 41.
    TUGAS PRIBADI 1. DataInflasi di Indonesia (2010 – 2016) 2. Data pertumbuhan ekonomi Indonesia (2010 – 2016) 3. Data Pengangguran Indonesia (2010 – 2016) 4. Data Neraca pembayaran Indonesia (2010 – 2016) 5. Data Kemiskinan di Indonesia (2010 – 2016)