KRISIS EKONOMI
Dibuat oleh kelompok 2 :
Yusuf Arif Setiawan 14804241039
Nur Astuti Puspaningtyas 14804244003
Mohammad Sugiharto
14804244012
Anastasia Zeniko Tridira P 14804244013
Konsep Krisis
Ekonomi
Krisis ekonomi merupakan peristiwa dimana
seluruh sektor ekonomi pasar dunia mengalami
keruntuhan atau penurunan dan mempengaruhi sektor
lainnya di seluruh dunia.
Menurut para ahli ekonomi, pengertian krisis
ekonomi secara sederhana adalah suatu keadaan dimana
sebuah negara yang pemerintahnya tidak dipercaya lagi
oleh rakyatnya. Khususnya masalah Finansial.
Penyebab Krisis
Ekonomi Indonesia
1. Faktor Internal
Fundamental ekonomi nasional yang merupakan
penyebab krisis ekonomidi Indonesia adala fundamental makro
misalnya pertumbuhan ekonomi,pendapatan nasional,tingkat
inflasi,jumlah uang beredar,jumlah pengangguran,jumlah
investasi,keseimbangan neraca pembayaran,cadangan devisa,
dan tin gkat suku bunga
2. Faktor Eksternal
Jepang dan Eropa Barat mengalami kelesuan
pertumbuhan ekonomi sejakawal dekade 90-an dan tingkat suku
bunga sangat rendah. Dana sangat melimpahsehingga sebagian
besar arus modal swasta mengalir ke negara-negara
AsiaTenggara dan Timur, yang akhirnya membuat krisis. Daya
saing Indonesia di Asiayang lemah, sedang nilai tukar rupiah
terhadap dollar AS terlalu kuat (overvalued)
3. Faktor faktor Non Ekonomi
Dampak psikologis dari krisis di Indonesia adalah
merebaknya penomenakepanikan, sehingga para pemilik modal
internasional memindahkan modalmereka dari Indonesia secara
tiba-tiba. Kepanikan ini kemudian diikuti oleh warganegara di
Indonesia, sehingga sekelompok orang (spekulan) berusaha
meraihkeuntungan dengan cara menukar sejumlah besar rupiah
terhadap dollar AS.(Tulus Tambunan, 1998)
4. Stok Hutang Luar Negri yang Berjangka Pendek
5. Sistem Perbankan Indonesia
Sifat Krisis Ekonomi
1. Krisis ekonomi yang terjadi secara mendadak
Krisis ekonomi yang muncul tanpa tanda-tanda
sebelumnya, yang umum disebut goncangan ekonomi tak
terduga.
2. Krisis ekonomi yang sifatnya tidak mendadak
Melewati suatu proses akumulasi yang cukup panjang,
seperti krisis ekonomi global
Jenis Krisis Ekonomi
1. Krisis Produksi
1. Bersumber dari dalam negeri
2. Penurunan produksi domestik secara mendadak dari sebuah
komositas pertanian
3. Berakibat langsung terhadap pendapatan riil
4. jalur-jalur transmisi dampaknya terhadap kemiskinan adalah
perubahan-perubahan dalam harga (inflasi), jumlah
kesempatan kerja dan tingkat pendapatan
5. Kelompok-kelompok masyrakat yang paling rentan terhadap
tipe krisis ini adalah petani dan keluarganya, buruh tani dan
keluarganya, dan pada peringkat berikutnya adalah pekerja
dan pemilik-pemilik usaha sertai keluarga-keluarga mereka
di sektor-sektor lainnya yang terkait lewat produksi dengan
subsektor padi
Lanjutan...
2. Krisis Perbankan
1. Dampak langsung atau fase pertama dari efek krisis
perbankan adalah kesempatan kerja dan pendapatan
menurun disubsektor keuangan.
2. Pada fase kedua krisis perbankan merembet ke perusahaan
perusahaan yang sangat tegantung pada sektor perbankan
3. jalur-jalur transmisi paling utama lewat mana krisis tesebut
berdampak pada tingkat kemiskinan yakni perubahan dalam
arus kredit dari perbankan ke dunia usaha atau tingkat suku
bunga pinjaman, volume produksi (output), jumlah
kesempatan kerja, dan tingkat pendapatan masyarakat
3. Krisis Nilai Tukar
1. Suatu perubahan kurs dari sebuah mata uang, misalnya
rupiah terhadap dolar AS dianggap krisis apabila kurs dari
mata uang tersebut mengalami penurunan atau depresiasi
yang sangat besar yang prosesnya mendadak atau
berlangsung terus-menerus yang membentuk sebuah tren
yang meningkat (rupiah per satu dolar AS)
Lanjutan...
2. Dalam tipe krisis ekonomi ini, jalur-jalur transmmisi kuncinya
adalah perubahan dalam volume ekspor-impor. Sedangkan
jalur-jalur sekundernya adalah perubahan dalam volume
produksi, jumlah kesempatan kerja, tingkat pendapatan dan
laju inflasi.
4. Krisis Perdagangan
1. Dalam hal krisis-krisis ekonomi yang berasal dari sumber-
sumber eksternal ada dua jalur utama, yaitu perdagangan
dan investasi/arus modal.
2. Dalam kasus ini, jalur-jalur transmisi paling utama adalah
perubahan-perubahan dalam output inflasi,dan kesempatan
kerja
Lanjutan...
Kelompok-kelompok masyarakat yang paling rentan terhadap
krisis tipe ini yaitu:
1. perusahaan-perusahaan yang sangat tergantung pada
minyak sebagai sumber energi atau bahan baku utama dan
pekerja-pekerja (termasuk keluarga-keluarga mereka) di
perusahaan-perusahaan tersebut
2. lewat keterkaitan-keterkaitan produksi dan
konsumsi/pendapatan domestik, yaitu perusahaan-
perusahaan atau sektor-sektor yang terkait, termasuk
pekerja-pekerja (termasuk keluarga-keluarga mereka
5. Krisis Modal
1. suatu pengurangan modal di dalam negeri dalam jumlah
besar atau penghentian bantuan serta pinjaman luar negeri
akan menjadi sebuauh krisis ekonomi
2. jalur-jalur transmisi memiliki dampak utama, yakni
perubahan-perubahan dalam jumlah investasi, khususnya
investasi jangka panjang (volume atau unit proyek), volume
produksi, dan jumlah tenaga kerja yang bekerja
Jalur Transmisi dan
Indikator Monitoring
Dampak Krisis
Tipe Krisis Ekonomi Jalur-Jalur Transmisi Utama Indikator-Indikator Utama untuk Memonitor Dampak
Krisis Produksi Kesempatan Kerja*
Pendapatan*
Inflasi*
Output menurut sektor dan wilayah
Kesempatan kerja menurut sektor dan wilayah
Pendapatan menurut sektor dan wilayah
Inflasi (IHK) menurut wilayah
Kemiskinan menurut wilayah
Krisis Perbankan Kredit*
Suku bunga pinjaman*
Output*,**
Kesempatan kerja**,***
Pendapatan**,***
Output menurut sektor dan wilayah
Kesempatan kerja menurut sektor dan wilayah
Pendapatan menurut sektor dan wilayah
Kemiskinan menurut wilayah
Krisis Nilai Tukar Ekspor*
Impor*
Output**
Kesempatan kerja***
Pendapatan***,****
Inflasi***
Ekspor menurut sektor dan wilayah
Impor menurut sektor dan wilayah
Output menurut sektor dan wilayah
Inflasi menurut wilayah
Kesempatan kerja menurut sektor dan wilayah
Pendapatan menurut sektor dan wilayah
Kemiskinan menurut wilayah
Krisis Ekspor Output*
Kesempatan kerja**
Pendapatan**,***
Ekspor menurut sektor dan wilayah
Output menurut sektor dan wilayah
Kesempatan kerja menurut sektor dan wilayah
Pendapatan menurut sektor dan wilayah
Kemiskinan menurut wilayah
Krisis Impor Output*
Kesempatan kerja**
Pendapatan**
Inflasi**
Output menurut sektor dan wilayah
Kesempatan kerja menurut sektor dan wilayah
Pendapatan menurut sektor dan wilayah
Kemiskinan menurut wilayah
Inflasi menurut wilayah
Krisis Modal Output*
Nilai tukar*
Kesempatan kerja**
Pendapatan**
Inflasi**
Output menurut sektor dan wilayah
Kesempatan kerja menurut sektor dan wilayah
Pendapatan menurut sektor dan wilayah
Kemiskinan menurut wilayah
Inflasi menurut wilayah
Krisis ekonomi perekonomian Indonesia

Krisis ekonomi perekonomian Indonesia

  • 1.
    KRISIS EKONOMI Dibuat olehkelompok 2 : Yusuf Arif Setiawan 14804241039 Nur Astuti Puspaningtyas 14804244003 Mohammad Sugiharto 14804244012 Anastasia Zeniko Tridira P 14804244013
  • 2.
  • 3.
    Krisis ekonomi merupakanperistiwa dimana seluruh sektor ekonomi pasar dunia mengalami keruntuhan atau penurunan dan mempengaruhi sektor lainnya di seluruh dunia. Menurut para ahli ekonomi, pengertian krisis ekonomi secara sederhana adalah suatu keadaan dimana sebuah negara yang pemerintahnya tidak dipercaya lagi oleh rakyatnya. Khususnya masalah Finansial.
  • 4.
  • 5.
    1. Faktor Internal Fundamentalekonomi nasional yang merupakan penyebab krisis ekonomidi Indonesia adala fundamental makro misalnya pertumbuhan ekonomi,pendapatan nasional,tingkat inflasi,jumlah uang beredar,jumlah pengangguran,jumlah investasi,keseimbangan neraca pembayaran,cadangan devisa, dan tin gkat suku bunga 2. Faktor Eksternal Jepang dan Eropa Barat mengalami kelesuan pertumbuhan ekonomi sejakawal dekade 90-an dan tingkat suku bunga sangat rendah. Dana sangat melimpahsehingga sebagian besar arus modal swasta mengalir ke negara-negara AsiaTenggara dan Timur, yang akhirnya membuat krisis. Daya saing Indonesia di Asiayang lemah, sedang nilai tukar rupiah terhadap dollar AS terlalu kuat (overvalued)
  • 6.
    3. Faktor faktorNon Ekonomi Dampak psikologis dari krisis di Indonesia adalah merebaknya penomenakepanikan, sehingga para pemilik modal internasional memindahkan modalmereka dari Indonesia secara tiba-tiba. Kepanikan ini kemudian diikuti oleh warganegara di Indonesia, sehingga sekelompok orang (spekulan) berusaha meraihkeuntungan dengan cara menukar sejumlah besar rupiah terhadap dollar AS.(Tulus Tambunan, 1998) 4. Stok Hutang Luar Negri yang Berjangka Pendek 5. Sistem Perbankan Indonesia
  • 7.
  • 8.
    1. Krisis ekonomiyang terjadi secara mendadak Krisis ekonomi yang muncul tanpa tanda-tanda sebelumnya, yang umum disebut goncangan ekonomi tak terduga. 2. Krisis ekonomi yang sifatnya tidak mendadak Melewati suatu proses akumulasi yang cukup panjang, seperti krisis ekonomi global
  • 9.
  • 10.
    1. Krisis Produksi 1.Bersumber dari dalam negeri 2. Penurunan produksi domestik secara mendadak dari sebuah komositas pertanian 3. Berakibat langsung terhadap pendapatan riil 4. jalur-jalur transmisi dampaknya terhadap kemiskinan adalah perubahan-perubahan dalam harga (inflasi), jumlah kesempatan kerja dan tingkat pendapatan
  • 11.
    5. Kelompok-kelompok masyrakatyang paling rentan terhadap tipe krisis ini adalah petani dan keluarganya, buruh tani dan keluarganya, dan pada peringkat berikutnya adalah pekerja dan pemilik-pemilik usaha sertai keluarga-keluarga mereka di sektor-sektor lainnya yang terkait lewat produksi dengan subsektor padi Lanjutan...
  • 12.
    2. Krisis Perbankan 1.Dampak langsung atau fase pertama dari efek krisis perbankan adalah kesempatan kerja dan pendapatan menurun disubsektor keuangan. 2. Pada fase kedua krisis perbankan merembet ke perusahaan perusahaan yang sangat tegantung pada sektor perbankan 3. jalur-jalur transmisi paling utama lewat mana krisis tesebut berdampak pada tingkat kemiskinan yakni perubahan dalam arus kredit dari perbankan ke dunia usaha atau tingkat suku bunga pinjaman, volume produksi (output), jumlah kesempatan kerja, dan tingkat pendapatan masyarakat
  • 13.
    3. Krisis NilaiTukar 1. Suatu perubahan kurs dari sebuah mata uang, misalnya rupiah terhadap dolar AS dianggap krisis apabila kurs dari mata uang tersebut mengalami penurunan atau depresiasi yang sangat besar yang prosesnya mendadak atau berlangsung terus-menerus yang membentuk sebuah tren yang meningkat (rupiah per satu dolar AS)
  • 14.
    Lanjutan... 2. Dalam tipekrisis ekonomi ini, jalur-jalur transmmisi kuncinya adalah perubahan dalam volume ekspor-impor. Sedangkan jalur-jalur sekundernya adalah perubahan dalam volume produksi, jumlah kesempatan kerja, tingkat pendapatan dan laju inflasi.
  • 15.
    4. Krisis Perdagangan 1.Dalam hal krisis-krisis ekonomi yang berasal dari sumber- sumber eksternal ada dua jalur utama, yaitu perdagangan dan investasi/arus modal. 2. Dalam kasus ini, jalur-jalur transmisi paling utama adalah perubahan-perubahan dalam output inflasi,dan kesempatan kerja
  • 16.
    Lanjutan... Kelompok-kelompok masyarakat yangpaling rentan terhadap krisis tipe ini yaitu: 1. perusahaan-perusahaan yang sangat tergantung pada minyak sebagai sumber energi atau bahan baku utama dan pekerja-pekerja (termasuk keluarga-keluarga mereka) di perusahaan-perusahaan tersebut 2. lewat keterkaitan-keterkaitan produksi dan konsumsi/pendapatan domestik, yaitu perusahaan- perusahaan atau sektor-sektor yang terkait, termasuk pekerja-pekerja (termasuk keluarga-keluarga mereka
  • 17.
    5. Krisis Modal 1.suatu pengurangan modal di dalam negeri dalam jumlah besar atau penghentian bantuan serta pinjaman luar negeri akan menjadi sebuauh krisis ekonomi 2. jalur-jalur transmisi memiliki dampak utama, yakni perubahan-perubahan dalam jumlah investasi, khususnya investasi jangka panjang (volume atau unit proyek), volume produksi, dan jumlah tenaga kerja yang bekerja
  • 18.
    Jalur Transmisi dan IndikatorMonitoring Dampak Krisis
  • 19.
    Tipe Krisis EkonomiJalur-Jalur Transmisi Utama Indikator-Indikator Utama untuk Memonitor Dampak Krisis Produksi Kesempatan Kerja* Pendapatan* Inflasi* Output menurut sektor dan wilayah Kesempatan kerja menurut sektor dan wilayah Pendapatan menurut sektor dan wilayah Inflasi (IHK) menurut wilayah Kemiskinan menurut wilayah Krisis Perbankan Kredit* Suku bunga pinjaman* Output*,** Kesempatan kerja**,*** Pendapatan**,*** Output menurut sektor dan wilayah Kesempatan kerja menurut sektor dan wilayah Pendapatan menurut sektor dan wilayah Kemiskinan menurut wilayah Krisis Nilai Tukar Ekspor* Impor* Output** Kesempatan kerja*** Pendapatan***,**** Inflasi*** Ekspor menurut sektor dan wilayah Impor menurut sektor dan wilayah Output menurut sektor dan wilayah Inflasi menurut wilayah Kesempatan kerja menurut sektor dan wilayah Pendapatan menurut sektor dan wilayah Kemiskinan menurut wilayah
  • 20.
    Krisis Ekspor Output* Kesempatankerja** Pendapatan**,*** Ekspor menurut sektor dan wilayah Output menurut sektor dan wilayah Kesempatan kerja menurut sektor dan wilayah Pendapatan menurut sektor dan wilayah Kemiskinan menurut wilayah Krisis Impor Output* Kesempatan kerja** Pendapatan** Inflasi** Output menurut sektor dan wilayah Kesempatan kerja menurut sektor dan wilayah Pendapatan menurut sektor dan wilayah Kemiskinan menurut wilayah Inflasi menurut wilayah Krisis Modal Output* Nilai tukar* Kesempatan kerja** Pendapatan** Inflasi** Output menurut sektor dan wilayah Kesempatan kerja menurut sektor dan wilayah Pendapatan menurut sektor dan wilayah Kemiskinan menurut wilayah Inflasi menurut wilayah