Disusun oleh:
Lilik misrokhah
Siti nur syafa atun
Wahyu wulansari
 Aspek terpenting dalam studi kelayakan bisnis adalah
hitunghitungan keuangan.
 Berapa seluruh dana yang kita butuhkan baik modal
untuk investasi maupun untuk modal kerja. Berapa
penjualan, berapa biaya produksi, berapa biaya
penjualan, berapa biaya administrasi, dan berapa
tingkat keuntungan yang akan kita dapatkan atau
bahkan kemungkinan kerugian.
Aspek keuangan
 Investasi yang dilakukan dalam berbagai bidang bisnis
(usaha) sudah barang tentu memerlukan sejumlah
modal (uang),di samping keahlian lainnya. Modal
yang digunakan untuk membiayai suatu bisnis, mulai
dari biaya prainvestasi, biaya investasi dalam aktiva
tetap, hingga modal kerja
Penilaian aspek keuangan
 Sumbersumber dana yang akan diperoleh.
 Kebutuhan biaya investasi.
 Estimasi pendapatan dan biaya investasi selama beberapa
periode termasuk jenisjenis dan jumlah biaya yang
dikeluarkan selama umur investasi.
 Proyeksi neraca dan laporan laba/rugi untuk beberapa
periode kedepan
 Kriteria penilaian investasi.
 Rasio keuangan yang digunakan untuk menilai
kemampuan perusahaan.

Sumber dana
 Sumbersumber dana yang akan diperoleh.
 Kebutuhan biaya investasi.
 Estimasi pendapatan dan biaya investasi selama beberapa
periode termasuk jenisjenis dan jumlah biaya yang
dikeluarkan selama umur investasi.
 Proyeksi neraca dan laporan laba/rugi untuk beberapa
periode kedepan
 Kriteria penilaian investasi.
 Rasio keuangan yang digunakan untuk menilai
kemampuan perusahaan.

Jenis modal
 modal investasi maupun untuk modal kerja jelas berbeda.
Dilihat dari segi sumber asalnya, modal dibagi dua macam,
yaitu :
 Modal Asing (Modal Pinjaman) Modal asing atau modal
pinjaman merupakan modal yang diperoleh dari pihak luar
perusahaan dan biasanya diperoleh secara pinjaman
 Modal sendiri adalah modal yang diperoleh dari pemilik
perusahaan dengan cara mengeluarkan saham baik secara
tertutup atau terbuka. Tertutup artinya hanya dari
kalangan internal pemilik saham sebelumnya, sedangkan
terbuka dengan menjual saham kepada masyarakat luas.

Biaya kebutuhan investasi
 Investasi adalah penanaman modal dalam suatu
kegiatan yang memiliki jangka waktu relatif panjang
dalam berbagai bidang usaha. Jangka waktu investasi
biasanya lebih dari satu tahun, terutama digunakan
untuk pembelian aktiva tetap
Komponen biaya kebutuhan
investasi
 1. Biaya prainvestasi terdiri dari :
 Biaya pembuatan studi
 Biaya pengurusan izinizin
 2. Biaya pembelian aktiva tetap seperti :
 Aktiva tetap berwujud antara lain : tanah, mesinmesin, bangunan, perlatan, inventaris
kantor dan aktiva berwujud lainnya.
 Aktiva tetap tidak berwujud antara lain : goodwill, hak cipta, lisensi, dan merk dagang

 3. Biaya operasional yang terdiri dari:
 Upah dan gaji karyawan
 Biaya listrik
 Biaya telepon dan air
 Niaya pemeliharaan
 Pajak
 Premi asuransi
 Biaya pemasaran, dan
 Biayabiaya lainnya.
Arus kas (cash flow)
 Cash Flow merupakan arus kas atau aliran kas yang
ada di perusahaan dalam suatu periode tertentu. Cash
flow menggambar beberapa uang yang masuk ke
perusahaan dan jenisjenis pemasukan tersebut. cash
flow juga menggambarkan berapa uang yang keluar
serta jenisjenis biaya yang dikeluarkan
Jenis arus kas
 Initial cash flow atau lebih dikenal kas awal yang
merupakan pengeluaran pada awal periode untuk
investasi
 Operasional cash flow merupakan kas yang diterima
atau dikeluarkan pada saat operasi usaha.
 Terminal cash flow merupakan uang kas yang diterima
pada saat usaha tersebut berakhir.
Kriteria penilaian investasi
 Payback Period (PP)
 Average Rate of Return (ARR)
 Net Present Value (NPV)
 Iternal Rate of Return (IRR)
 Profitability Index (PI)
 Serta berbagai rasio keuangan seperti rasio likuiditas,
solvabilitas, aktivitas, dan profibilitas. Penggunaan
rasio ini sebaiknya digunakan atas pemberian
pinjaman kepada usaha yang sudah pernah berjalan
sebelumnya atau sedang berjalan
Terimakasih...

Aspek akuntnsi skb

  • 1.
    Disusun oleh: Lilik misrokhah Sitinur syafa atun Wahyu wulansari
  • 2.
     Aspek terpentingdalam studi kelayakan bisnis adalah hitunghitungan keuangan.  Berapa seluruh dana yang kita butuhkan baik modal untuk investasi maupun untuk modal kerja. Berapa penjualan, berapa biaya produksi, berapa biaya penjualan, berapa biaya administrasi, dan berapa tingkat keuntungan yang akan kita dapatkan atau bahkan kemungkinan kerugian.
  • 3.
    Aspek keuangan  Investasiyang dilakukan dalam berbagai bidang bisnis (usaha) sudah barang tentu memerlukan sejumlah modal (uang),di samping keahlian lainnya. Modal yang digunakan untuk membiayai suatu bisnis, mulai dari biaya prainvestasi, biaya investasi dalam aktiva tetap, hingga modal kerja
  • 4.
    Penilaian aspek keuangan Sumbersumber dana yang akan diperoleh.  Kebutuhan biaya investasi.  Estimasi pendapatan dan biaya investasi selama beberapa periode termasuk jenisjenis dan jumlah biaya yang dikeluarkan selama umur investasi.  Proyeksi neraca dan laporan laba/rugi untuk beberapa periode kedepan  Kriteria penilaian investasi.  Rasio keuangan yang digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan. 
  • 5.
    Sumber dana  Sumbersumberdana yang akan diperoleh.  Kebutuhan biaya investasi.  Estimasi pendapatan dan biaya investasi selama beberapa periode termasuk jenisjenis dan jumlah biaya yang dikeluarkan selama umur investasi.  Proyeksi neraca dan laporan laba/rugi untuk beberapa periode kedepan  Kriteria penilaian investasi.  Rasio keuangan yang digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan. 
  • 6.
    Jenis modal  modalinvestasi maupun untuk modal kerja jelas berbeda. Dilihat dari segi sumber asalnya, modal dibagi dua macam, yaitu :  Modal Asing (Modal Pinjaman) Modal asing atau modal pinjaman merupakan modal yang diperoleh dari pihak luar perusahaan dan biasanya diperoleh secara pinjaman  Modal sendiri adalah modal yang diperoleh dari pemilik perusahaan dengan cara mengeluarkan saham baik secara tertutup atau terbuka. Tertutup artinya hanya dari kalangan internal pemilik saham sebelumnya, sedangkan terbuka dengan menjual saham kepada masyarakat luas. 
  • 7.
    Biaya kebutuhan investasi Investasi adalah penanaman modal dalam suatu kegiatan yang memiliki jangka waktu relatif panjang dalam berbagai bidang usaha. Jangka waktu investasi biasanya lebih dari satu tahun, terutama digunakan untuk pembelian aktiva tetap
  • 8.
    Komponen biaya kebutuhan investasi 1. Biaya prainvestasi terdiri dari :  Biaya pembuatan studi  Biaya pengurusan izinizin  2. Biaya pembelian aktiva tetap seperti :  Aktiva tetap berwujud antara lain : tanah, mesinmesin, bangunan, perlatan, inventaris kantor dan aktiva berwujud lainnya.  Aktiva tetap tidak berwujud antara lain : goodwill, hak cipta, lisensi, dan merk dagang   3. Biaya operasional yang terdiri dari:  Upah dan gaji karyawan  Biaya listrik  Biaya telepon dan air  Niaya pemeliharaan  Pajak  Premi asuransi  Biaya pemasaran, dan  Biayabiaya lainnya.
  • 9.
    Arus kas (cashflow)  Cash Flow merupakan arus kas atau aliran kas yang ada di perusahaan dalam suatu periode tertentu. Cash flow menggambar beberapa uang yang masuk ke perusahaan dan jenisjenis pemasukan tersebut. cash flow juga menggambarkan berapa uang yang keluar serta jenisjenis biaya yang dikeluarkan
  • 10.
    Jenis arus kas Initial cash flow atau lebih dikenal kas awal yang merupakan pengeluaran pada awal periode untuk investasi  Operasional cash flow merupakan kas yang diterima atau dikeluarkan pada saat operasi usaha.  Terminal cash flow merupakan uang kas yang diterima pada saat usaha tersebut berakhir.
  • 11.
    Kriteria penilaian investasi Payback Period (PP)  Average Rate of Return (ARR)  Net Present Value (NPV)  Iternal Rate of Return (IRR)  Profitability Index (PI)  Serta berbagai rasio keuangan seperti rasio likuiditas, solvabilitas, aktivitas, dan profibilitas. Penggunaan rasio ini sebaiknya digunakan atas pemberian pinjaman kepada usaha yang sudah pernah berjalan sebelumnya atau sedang berjalan
  • 12.