16 SEPTEMBER 2013
Arab Pra-Islam
Penduduk dan Tempat Tinggal
Sejarawan membagi penduduk Arab menjadi tiga
kategori:
1) Al-’Arab al-Ba’idah: Arab Kuno
2) Al-’Arab al-’Arabiyah: Arab pribumi, dan
3) Al-‘Arab al-Musta’ribah: Arab pendatang.
Arab Kuno sudah tidak diketahui sejarahnya. Orang Arab
pribumi adalah keturunan dari Khatta-n, lebih populer
dengan Arab Yaman (Arab Selatan), sedangkan Arab
pendatang keturunan dr nenek moyang Ismail yang
tinggal di Hejaz, Tahama, Nejd, Palmerah, dll yang
dikenal dengan penduduk Arab Utara.
Perempuan Arab
Posisi dan Peranan:
 Pra-Islam, sebagian wanita Arab memiliki posisi penting (kepala
suku): Ummu Aufah, Kindah, dll yg tinggal di Mekah, Madinah,
Yaman, dsb.
 Para kepala suku (wanita) yang kharismatis dapat menikahi lebih
dari satu pria.
 Kebanyakan wanita masih sangat dimarjinalkan.
Pembunuhan Anak:
 Kasus pembunuhan bayi wanita tidak berlaku di semua suku Arab.
Tradisi tersebut berlaku pd: Bani Tamim dan Bani Asad. Alasan:
wanita membawa kemiskinan dan membuat keluarga malu.
 Pasca jebolnya Bendungan Ma’arib, Yaman, rakyat berbondong-
bondong pindah ke Mekah, Madinah, Damskus, dsb. Banyak anak
tentu menyulitkan dalam kondisi yang sulit (takut miskin),
membunuh anak adalah solusinya (Q.S. 17: 31).
Jenis-jenis Pernikahan:
1) laki-laki menikahi wanita dengan mahar—diterima oleh
mertua laki2—bukan oleh isterinya.
2)Suami-isteri bermusyawarah untuk mendapatkan anak
yang cerdas, maka saat isteri masa subur, isteri diantar
oleh suami ke orang terkemuka untuk dikawin
(dihamili), setelah ada tanda-tanda kehamilan, ia
dijemput kembali oleh suami.
3)Isteri memiliki suami kurang dr 10, dan setelah punya
anak, si ibu mementukan/menunjuk ayah dari bayi.
4)Isteri memiliki suami lebih dari 10 dan setelah punya
anak, yang menentukan ayah si bayi adalah ahli nujum.
Formasi Perang
Kepala suku Arab memiliki karakter muru’ah
(kejantanan, kesempurnaan perilaku). Ia wajib
melindungi dan bertanggung jawab terhadap anggota
sukunya.
Strategi perang Arab terdiri dari 5 pasukan inti yaitu, al-
Kamis: 1) al-Muqaddam: pasukan pembawa bendera, 2)
al-Maimanah: sayap kanan, 3) al-Maisarah: sayap kiri, 4)
al-Saqaya: pasukan pembawa obat dan makanan,
merawat yg terluka, dll, dan 5) al-Qalb: pasukan inti
berada di tengah-tengah pasukan. Menurut sejarawan,
Nabi mengadopsi total strategi ini dalam melawan
orang2 kafir Quraisy.
Pertanian
Pertama, sistem sewa-menyewa dengan emas atau
logam mulia, gandum, atau produk pertanian
sebagai alat transaksi.
Kedua, sistem bagi hasil produk, sprt separuh untuk
pemilik dan separuh untuk penggarap, dg bibit dan
ongkos penggarapan dari pemilik.
Ketiga, sistem pandego, seluruh modal datang dari
pemilik, sementara pengairan, pemupukan, dan
perawatan dilakukan oleh penggarap.
Meskipun demikian, kondisi petani saat itu sangat
menyedihkan.
Perdagangan Internasional
 Para pedagang Arab Selatan dan Yaman saat 200 tahun menjelang Islam datang, telah
mengadakan transaksi dengan India, negeri pantai Afrika, Teluk Persia, Asia Tengah, dan
sekitarnya.
 Mekah merupakan jalur persilangan ekonomi internasional yang menghubungkan jalur-
jalur ke mancanegara. Bangsa Arab, dalam bidang ekonomi telah mencapai kemajuan
pesat.
 Empat jalur perdangan utama: 1) dari Yaman menghubungkan Timut lewat jaur laut
tengah dg Mekah, 2) dari Damskus (Syam) menghubungkan Asia Kecil dan Eropa Timur
dengan Mekah, 3) dari Irak (Bagdad) menghubungkan jalur dari darat ke Kabul, Kashmir,
sampai Canton dg Mekah, dan 4) dari Habsyi, Ethiopia ke Barat Daya dan pesisir Timur
Afrika (al-Bilad al-Sudan).
 Meskipun tradisi pertanian dan perdagangan mengalami kemajuan pesat, namun tidak
memiliki roh atau semangat kemanusiaan. Permodalan dikuasai oleh elit-elit pemodal.
Sebagai contoh, pedangan meminjam modal pd konglomerat, mereka wajib membayar
utang dengan bayaran jauh lebih tinggi.
Agama Pra-Islam
Sebelum Nabi lahir, masyarakat Arab sudah mengenal konsep
Tuhan (tauhid), hanya saja dalam proses selanjutnya
mengalami proses pembiasan yang mengakibatkan terjadinya
pengingkaran prinsip tauhid tsbt.
Mereka menyembah berhala=paganisme.
Di Ka’bah sendiri terdapat sekitar 360 buah patung.
Yang populer: Manah/Manata di Yastrib/Madinah; Al-Latta
di Taif (patung paling tua); al-Uzza di Hijaz, dan Hubal
(paling besar) diletakkan di dalam Ka’bah.
Meskipun demikian, tidak semua orang Arab penganut
paganisme, sebagian kecil masih ada yang konsisten dengan
agama Hanif (tauhid) yang diajarkan oleh Ibrahim A.S.

Arab Pra Islam

  • 1.
  • 2.
    Penduduk dan TempatTinggal Sejarawan membagi penduduk Arab menjadi tiga kategori: 1) Al-’Arab al-Ba’idah: Arab Kuno 2) Al-’Arab al-’Arabiyah: Arab pribumi, dan 3) Al-‘Arab al-Musta’ribah: Arab pendatang. Arab Kuno sudah tidak diketahui sejarahnya. Orang Arab pribumi adalah keturunan dari Khatta-n, lebih populer dengan Arab Yaman (Arab Selatan), sedangkan Arab pendatang keturunan dr nenek moyang Ismail yang tinggal di Hejaz, Tahama, Nejd, Palmerah, dll yang dikenal dengan penduduk Arab Utara.
  • 3.
    Perempuan Arab Posisi danPeranan:  Pra-Islam, sebagian wanita Arab memiliki posisi penting (kepala suku): Ummu Aufah, Kindah, dll yg tinggal di Mekah, Madinah, Yaman, dsb.  Para kepala suku (wanita) yang kharismatis dapat menikahi lebih dari satu pria.  Kebanyakan wanita masih sangat dimarjinalkan. Pembunuhan Anak:  Kasus pembunuhan bayi wanita tidak berlaku di semua suku Arab. Tradisi tersebut berlaku pd: Bani Tamim dan Bani Asad. Alasan: wanita membawa kemiskinan dan membuat keluarga malu.  Pasca jebolnya Bendungan Ma’arib, Yaman, rakyat berbondong- bondong pindah ke Mekah, Madinah, Damskus, dsb. Banyak anak tentu menyulitkan dalam kondisi yang sulit (takut miskin), membunuh anak adalah solusinya (Q.S. 17: 31).
  • 4.
    Jenis-jenis Pernikahan: 1) laki-lakimenikahi wanita dengan mahar—diterima oleh mertua laki2—bukan oleh isterinya. 2)Suami-isteri bermusyawarah untuk mendapatkan anak yang cerdas, maka saat isteri masa subur, isteri diantar oleh suami ke orang terkemuka untuk dikawin (dihamili), setelah ada tanda-tanda kehamilan, ia dijemput kembali oleh suami. 3)Isteri memiliki suami kurang dr 10, dan setelah punya anak, si ibu mementukan/menunjuk ayah dari bayi. 4)Isteri memiliki suami lebih dari 10 dan setelah punya anak, yang menentukan ayah si bayi adalah ahli nujum.
  • 5.
    Formasi Perang Kepala sukuArab memiliki karakter muru’ah (kejantanan, kesempurnaan perilaku). Ia wajib melindungi dan bertanggung jawab terhadap anggota sukunya. Strategi perang Arab terdiri dari 5 pasukan inti yaitu, al- Kamis: 1) al-Muqaddam: pasukan pembawa bendera, 2) al-Maimanah: sayap kanan, 3) al-Maisarah: sayap kiri, 4) al-Saqaya: pasukan pembawa obat dan makanan, merawat yg terluka, dll, dan 5) al-Qalb: pasukan inti berada di tengah-tengah pasukan. Menurut sejarawan, Nabi mengadopsi total strategi ini dalam melawan orang2 kafir Quraisy.
  • 6.
    Pertanian Pertama, sistem sewa-menyewadengan emas atau logam mulia, gandum, atau produk pertanian sebagai alat transaksi. Kedua, sistem bagi hasil produk, sprt separuh untuk pemilik dan separuh untuk penggarap, dg bibit dan ongkos penggarapan dari pemilik. Ketiga, sistem pandego, seluruh modal datang dari pemilik, sementara pengairan, pemupukan, dan perawatan dilakukan oleh penggarap. Meskipun demikian, kondisi petani saat itu sangat menyedihkan.
  • 7.
    Perdagangan Internasional  Parapedagang Arab Selatan dan Yaman saat 200 tahun menjelang Islam datang, telah mengadakan transaksi dengan India, negeri pantai Afrika, Teluk Persia, Asia Tengah, dan sekitarnya.  Mekah merupakan jalur persilangan ekonomi internasional yang menghubungkan jalur- jalur ke mancanegara. Bangsa Arab, dalam bidang ekonomi telah mencapai kemajuan pesat.  Empat jalur perdangan utama: 1) dari Yaman menghubungkan Timut lewat jaur laut tengah dg Mekah, 2) dari Damskus (Syam) menghubungkan Asia Kecil dan Eropa Timur dengan Mekah, 3) dari Irak (Bagdad) menghubungkan jalur dari darat ke Kabul, Kashmir, sampai Canton dg Mekah, dan 4) dari Habsyi, Ethiopia ke Barat Daya dan pesisir Timur Afrika (al-Bilad al-Sudan).  Meskipun tradisi pertanian dan perdagangan mengalami kemajuan pesat, namun tidak memiliki roh atau semangat kemanusiaan. Permodalan dikuasai oleh elit-elit pemodal. Sebagai contoh, pedangan meminjam modal pd konglomerat, mereka wajib membayar utang dengan bayaran jauh lebih tinggi.
  • 8.
    Agama Pra-Islam Sebelum Nabilahir, masyarakat Arab sudah mengenal konsep Tuhan (tauhid), hanya saja dalam proses selanjutnya mengalami proses pembiasan yang mengakibatkan terjadinya pengingkaran prinsip tauhid tsbt. Mereka menyembah berhala=paganisme. Di Ka’bah sendiri terdapat sekitar 360 buah patung. Yang populer: Manah/Manata di Yastrib/Madinah; Al-Latta di Taif (patung paling tua); al-Uzza di Hijaz, dan Hubal (paling besar) diletakkan di dalam Ka’bah. Meskipun demikian, tidak semua orang Arab penganut paganisme, sebagian kecil masih ada yang konsisten dengan agama Hanif (tauhid) yang diajarkan oleh Ibrahim A.S.