Disusun oleh:
Via Ultuflia
12140162
PEMBANGUNAN
EKONOMI DAERAH
Pembangunan ekonomi daerah adalah suatu
proses dimana pemerintah daerah dan masyarakat
mengelola sumberdaya yang ada dan membentuk
suatu pola kemitraan antara pemerintah daerah
dengan sektor swasta untuk menciptakan suatu
lapangan kerja baru dan merangsang
perkembangan kegiatan ekonomi (pertumbuhan
ekonomi) dalam wilayah tersebut. (Lincolin arsyad,
1999).
Tujuan utama dari usaha-usaha pembangunan
ekonomi selain menciptakan pertumbuhan yang
setinggi-tingginya, harus pula menghapus atau
mengurangi tingkat kemiskinan, ketimpangan
pendapatan dan tingkat pengangguran.
Kesempatan kerja bagi penduduk atau masyarakat
akan memberikan pendapatan untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya (todaro, 2000).
Masalah pokok dalam pembangunan daerah
adalah terletak pada penekanan terhadap
kebijakan-kebijakan pembangunan yang
didasarkan pada kekhasan daerah yang
bersangkutan dengan menggunakan potensi
sumber daya manusia, kelembagaan, dan
sumberdaya fisik secara lokal (daerah).
Setiap upaya pembangunan ekonomi daerah
mempunyai tujuan utama untuk meningkatkan
jumlah dan jenis peluang kerja untuk
masyarakat daerah. Dalam upaya untuk
mencapai tujuan tersebut,
Kasus pembangunan indonesia bagian timur hasil
pembangunan ekonomi nasional selama pemerintahan
orde baru menunjukkan bahwa walaupun secara nasional
laju pertumbuhan ekonomi nasional rata-rata per tahun
tinggi namun pada tingkat regional proses pembangunan
selama itu telah menimbulkan suatu ketidak seimbangan
pembangunan yang menyolok antara indonesia bagian
barat dan indonesia bagian timur. Dalam berbagai aspek
pembangunan ekonomi dan sosial, indonesia bagian timur
jauh tertinggal dibandingkan indonesia bagian barat.
Keunggulan wilayah indonesia bagian
timur
Kekayaan sumber daya alam
Posisi geografis yang strategis
Potensi lahan pertanian yang cukup luas
Potensi sumber daya manusia
Kelemahan wilayah indonesia bagian
timur
 Kualitas sumber daya manuasia yang masih rendah
 Keterbatasan sarana infrastruktur
 Kapasitas kelembagaan pemerintah dan publik masih
lemah
 Partisipasi masyarakat dalam pembangunan masih
rendah
Langkah –langkah yang harus dilakukan
 Kualitas sumber daya manusia harus ditingkatkan
secara merata di seluruh daerah di IBT.
 Pembangunan sarana infrastuktur juga harus
merupakan prioritas utama
 Kegiatan-kegiatan ekonomi yang memiliki keunggulan
komparatif berdasarkan kekayaan sumber daya alam
yang ada harus dikembangkan seoptimal mungkin
 Pembangunan ekonomi di IBT harus dimonitori oleh
industrialisasi
TERIMAKASIH

9.2 pembangunan ekonomi daerah

  • 1.
  • 2.
    Pembangunan ekonomi daerahadalah suatu proses dimana pemerintah daerah dan masyarakat mengelola sumberdaya yang ada dan membentuk suatu pola kemitraan antara pemerintah daerah dengan sektor swasta untuk menciptakan suatu lapangan kerja baru dan merangsang perkembangan kegiatan ekonomi (pertumbuhan ekonomi) dalam wilayah tersebut. (Lincolin arsyad, 1999).
  • 3.
    Tujuan utama dariusaha-usaha pembangunan ekonomi selain menciptakan pertumbuhan yang setinggi-tingginya, harus pula menghapus atau mengurangi tingkat kemiskinan, ketimpangan pendapatan dan tingkat pengangguran. Kesempatan kerja bagi penduduk atau masyarakat akan memberikan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya (todaro, 2000).
  • 4.
    Masalah pokok dalampembangunan daerah adalah terletak pada penekanan terhadap kebijakan-kebijakan pembangunan yang didasarkan pada kekhasan daerah yang bersangkutan dengan menggunakan potensi sumber daya manusia, kelembagaan, dan sumberdaya fisik secara lokal (daerah).
  • 5.
    Setiap upaya pembangunanekonomi daerah mempunyai tujuan utama untuk meningkatkan jumlah dan jenis peluang kerja untuk masyarakat daerah. Dalam upaya untuk mencapai tujuan tersebut,
  • 6.
    Kasus pembangunan indonesiabagian timur hasil pembangunan ekonomi nasional selama pemerintahan orde baru menunjukkan bahwa walaupun secara nasional laju pertumbuhan ekonomi nasional rata-rata per tahun tinggi namun pada tingkat regional proses pembangunan selama itu telah menimbulkan suatu ketidak seimbangan pembangunan yang menyolok antara indonesia bagian barat dan indonesia bagian timur. Dalam berbagai aspek pembangunan ekonomi dan sosial, indonesia bagian timur jauh tertinggal dibandingkan indonesia bagian barat.
  • 7.
    Keunggulan wilayah indonesiabagian timur Kekayaan sumber daya alam Posisi geografis yang strategis Potensi lahan pertanian yang cukup luas Potensi sumber daya manusia
  • 8.
    Kelemahan wilayah indonesiabagian timur  Kualitas sumber daya manuasia yang masih rendah  Keterbatasan sarana infrastruktur  Kapasitas kelembagaan pemerintah dan publik masih lemah  Partisipasi masyarakat dalam pembangunan masih rendah
  • 9.
    Langkah –langkah yangharus dilakukan  Kualitas sumber daya manusia harus ditingkatkan secara merata di seluruh daerah di IBT.  Pembangunan sarana infrastuktur juga harus merupakan prioritas utama  Kegiatan-kegiatan ekonomi yang memiliki keunggulan komparatif berdasarkan kekayaan sumber daya alam yang ada harus dikembangkan seoptimal mungkin  Pembangunan ekonomi di IBT harus dimonitori oleh industrialisasi
  • 10.