WAWASAN WILAYAH KEPULAUAN
        GE.3202




TEKNIK GEODESI – FTSP- ITN MALANG
POTENSI DAN PERMASALAHAN PEMBANGUNAN

 Potensi Pembangunan Wilayah Pesisir dan Lautan

 1. SUMBER DAYA DAPAT PULIH

 A. Hutan Mangrove: Merupakan ekosistem utama pendukung
    kehidupan wilayah pesisir dan lautan. Contoh: Bahan Bakar,
    Konstruksi, Memancing, Pertanian, Obat-obatan, Peralatan
    rumah tangga, Produk Tekstil dan kulit.
 B. Terumbu Karang:Mempunyai produktivitas organik yang
    sangat tinggi, dan keanekaragaman hayatinya. Sebagai
    penyediaan NUTRIEN bagi biota perairan. Juga berpotensi
    sebagai estetika atau keindahan laut.
 C. Rumput laut: Produk rumput laut, tahun 1991/ton
     Sumatra: lahan. 3.800 ha. Produksi. 454 ton., Jawa: lahan
    1.400 ha. Produksi, 21.054 ton., Bali, NTB, NTT: lahan
    13.500 ha, Produk. 86.243 ton. Kalimanta: 1.500 ha,
    Produk. 460 ton. Sulawesi: 2.000 ha, Produk. 6.904 ton.
POTENSI DAN PERMASALAHAN PEMBANGUNAN

 Potensi Pembangunan Wilayah Pesisir dan Lautan

 1. SUMBER DAYA DAPAT PULIH
  D. Perikanan Laut
  E. Bahan-bahan Bioaktif: bahan kimia yang terdapat dalam
     tubuh biota perairan merupakan potensi yang sangat besar
     bagi penyediaan bahan baku industri farmasi, kosmetika,
     pangan, dan industri bioteknologi lainnya.

 2. SUMBER DAYA TIDAK DAPAT PULIH

  Seluruh mineral dan geologi.
   MINERAL: Klas A. Strategis: seperti; minyak, gas, dan batu
     bara.
   MINERAL: Klas B. Vital: seperti; emas, timah, nikel, bauksit,
     bijih besi, dan cromite).
   MINERAL: Klas C. Industri: seperti; granit, kapur, tanah liat,
     kaolin, dan pasir).
POTENSI DAN PERMASALAHAN PEMBANGUNAN

 Potensi Pembangunan Wilayah Pesisir dan Lautan

 3. JASA-JASA LINGKUNGAN
      Meliputi: Fungsi kawasan pesisir dan lautan sebagai
     tempat rekreasi dan pariwisata, media transportasi, dan
     komunikasi, sumber energi, sarana pendidikan, dan
     penelitian, pertahanan keamanan, penampungan limbah,
     pengaturan iklim, kawasan perlindungan (konservasi dan
     preservasi).
 PERMASALAHAN.
      Sudut pandang Pembangunan berkelanjutan ( sustainable
     development).
  1. Tingkat pemanfaatan belum maksimal.
  2. Ketimpangan pembangunan, karena kondisi argoekonomi.
  3. Pelaksanaan kebijakanpemerintah yang akhir-akhir ini agak
     berkuran.
POTENSI DAN PERMASALAHAN PEMBANGUNAN

 PERMASALAHAN.
    Sudut pandang Pembangunan berkelanjutan ( sustainable
   development).

 4. Kerusakan lingkungan; seperti:
   pencemaran, kerusakan fisik habitat,
   pemanfaatan sumber daya laut yang
   berlebihan, abrasi pantai, konservasi
   kawasan lindung menjadi peruntuhan
   kawasan pembangunan lainnya, dan
   bencana alam.
4. present.wwk.2009

4. present.wwk.2009

  • 1.
    WAWASAN WILAYAH KEPULAUAN GE.3202 TEKNIK GEODESI – FTSP- ITN MALANG
  • 2.
    POTENSI DAN PERMASALAHANPEMBANGUNAN Potensi Pembangunan Wilayah Pesisir dan Lautan 1. SUMBER DAYA DAPAT PULIH A. Hutan Mangrove: Merupakan ekosistem utama pendukung kehidupan wilayah pesisir dan lautan. Contoh: Bahan Bakar, Konstruksi, Memancing, Pertanian, Obat-obatan, Peralatan rumah tangga, Produk Tekstil dan kulit. B. Terumbu Karang:Mempunyai produktivitas organik yang sangat tinggi, dan keanekaragaman hayatinya. Sebagai penyediaan NUTRIEN bagi biota perairan. Juga berpotensi sebagai estetika atau keindahan laut. C. Rumput laut: Produk rumput laut, tahun 1991/ton Sumatra: lahan. 3.800 ha. Produksi. 454 ton., Jawa: lahan 1.400 ha. Produksi, 21.054 ton., Bali, NTB, NTT: lahan 13.500 ha, Produk. 86.243 ton. Kalimanta: 1.500 ha, Produk. 460 ton. Sulawesi: 2.000 ha, Produk. 6.904 ton.
  • 3.
    POTENSI DAN PERMASALAHANPEMBANGUNAN Potensi Pembangunan Wilayah Pesisir dan Lautan 1. SUMBER DAYA DAPAT PULIH D. Perikanan Laut E. Bahan-bahan Bioaktif: bahan kimia yang terdapat dalam tubuh biota perairan merupakan potensi yang sangat besar bagi penyediaan bahan baku industri farmasi, kosmetika, pangan, dan industri bioteknologi lainnya. 2. SUMBER DAYA TIDAK DAPAT PULIH Seluruh mineral dan geologi. MINERAL: Klas A. Strategis: seperti; minyak, gas, dan batu bara. MINERAL: Klas B. Vital: seperti; emas, timah, nikel, bauksit, bijih besi, dan cromite). MINERAL: Klas C. Industri: seperti; granit, kapur, tanah liat, kaolin, dan pasir).
  • 4.
    POTENSI DAN PERMASALAHANPEMBANGUNAN Potensi Pembangunan Wilayah Pesisir dan Lautan 3. JASA-JASA LINGKUNGAN Meliputi: Fungsi kawasan pesisir dan lautan sebagai tempat rekreasi dan pariwisata, media transportasi, dan komunikasi, sumber energi, sarana pendidikan, dan penelitian, pertahanan keamanan, penampungan limbah, pengaturan iklim, kawasan perlindungan (konservasi dan preservasi). PERMASALAHAN. Sudut pandang Pembangunan berkelanjutan ( sustainable development). 1. Tingkat pemanfaatan belum maksimal. 2. Ketimpangan pembangunan, karena kondisi argoekonomi. 3. Pelaksanaan kebijakanpemerintah yang akhir-akhir ini agak berkuran.
  • 5.
    POTENSI DAN PERMASALAHANPEMBANGUNAN PERMASALAHAN. Sudut pandang Pembangunan berkelanjutan ( sustainable development). 4. Kerusakan lingkungan; seperti: pencemaran, kerusakan fisik habitat, pemanfaatan sumber daya laut yang berlebihan, abrasi pantai, konservasi kawasan lindung menjadi peruntuhan kawasan pembangunan lainnya, dan bencana alam.