DIAC
Diode for alternating
current
Pengenalan
•DIAC merupakan salah satu
keluarga Thyristor
•DIAC adalah sepasang dioda
elektroda dua arah yang bisa
diubah ubah kondisinya dari
off ke on untuk tiap polaritas
tegangan.
Karakteristik utama DIAC sebagai
berikut:
(i) Break over voltage
(ii) Voltage symmetry
(iii) Break-back voltage
(iv) Break over current
(v) Lower power dissipation
Meskipun kebanyakan DIAC memiliki tegangan switch simetris, namun ada pula
yang tidak simetris. Kebanyakan DIAC memiliki disipasi daya sekitar ½ sampai 1
watt.
Tugas
Defenis
karateristik DIAC
Hanya dengan tegangan breakdown tertentu barulah DIAC dapat
menghantarkan arus.
Arus yang dihantarkan bisa bolak balik dari anoda ke katoda dan
sebaliknya.
Kurva karakteristik DIAC sama seperti TRIAC, tapi hanya perlu
diketahui adalah berapa tegangan breakdown-nya.
DIAC umumnya dipakai sebagai pemicu TRIAC agar ON pada
tegangan tertentu yang relatif tinggi.
Karakteristik DIAC
Sekali Diac
mengkonduksi, DIAC
akan hampir selalu
memiliki karakteristik
tahanan(resistansi)
negatif.
Ini selalu “dalam
konduksi” sampai
arus yang
melaluinya menurun
hingga dibawah arus
hold, IH.
Kebanyakan DIAC
memiliki tegangan
breakover sekitar
30V.
Konstruksi DIAC
DIAC adalah perangkat
semikonduktor dengan 2
terminal yang terdiri dari
lapisan P-N-P-N.
MT2 dan MT1 adalah
terminal utama DIAC.
Tidak ada terminal
kontrolnya.
Konstruksinya seperti
TRIAC namun tidak
memiliki gate.
Tingkat doping pada
kedua ujung lapisan P
sama.
Cara Kerja DIAC
Ketika T1 positif, arus mengalir
melalui p-n-p-n.
Ketika T2 positif, arus mengalir
melalui p-n-p-n+
Ketika tengangan yang diberikan
pada kedua terminal kecil (kurang dari
tegangan breakover) . Arus bocor
mengalir melalui perangkat.
Namun, ketika tengan yang diberikan
melewati tegangan breakdown,
breakdown terjadi dan arus DIAC
meningkat pesat.
Aplikasi DIAC
DIAC digunakan
sebagai alat trigger
dalam rangkaian
pengontrol pasa
TRIAC.
 Dimmer lampu
 Pengontrol panas
Pengontrol motor
universal, etc.
Aplikasi pada lampu Dimmer
Rangkaian dimmer adalah rangkaian yang bisa mengatur besaran dan
juga tingkat cahaya lampu yang menyala mulai dari yang redup hingga
ke remang – remang sampai ke nyala lampu terang. Di dalam
rangkaian dimmer ini, terdapat 3 buah komponen penting guna
mengatur kerja dimmer, yaitu
• TRIAC berfungsi untuk mengatur besaran tegangan AC yang masuk
ke perangkat lampu.
• DIAC dab VR ( Variable Resistor ) berfungsi untuk mengatur bias
TRIAC guna menentukan titik ON dan OFF pada komponen TRIAC
Aplikasi pada lampu Dimmer
Jika diketahui IGT dari TRIAC pada rangkaian
di atas 10 mA dan VGT = 0.7 volt.
Lalu diketahui juga yang digunakan adalah
sebuah DIAC dengan Vbo = 20 V, maka dapat
dihitung TRIAC akan ON pada tegangan :
V = IGT(R)+Vbo+VGT = 120.7 V
THANK YOU……

351109076-DIAC-PPT.pptx

  • 1.
  • 2.
    Pengenalan •DIAC merupakan salahsatu keluarga Thyristor •DIAC adalah sepasang dioda elektroda dua arah yang bisa diubah ubah kondisinya dari off ke on untuk tiap polaritas tegangan.
  • 3.
    Karakteristik utama DIACsebagai berikut: (i) Break over voltage (ii) Voltage symmetry (iii) Break-back voltage (iv) Break over current (v) Lower power dissipation Meskipun kebanyakan DIAC memiliki tegangan switch simetris, namun ada pula yang tidak simetris. Kebanyakan DIAC memiliki disipasi daya sekitar ½ sampai 1 watt. Tugas Defenis karateristik DIAC
  • 4.
    Hanya dengan teganganbreakdown tertentu barulah DIAC dapat menghantarkan arus. Arus yang dihantarkan bisa bolak balik dari anoda ke katoda dan sebaliknya. Kurva karakteristik DIAC sama seperti TRIAC, tapi hanya perlu diketahui adalah berapa tegangan breakdown-nya. DIAC umumnya dipakai sebagai pemicu TRIAC agar ON pada tegangan tertentu yang relatif tinggi.
  • 5.
    Karakteristik DIAC Sekali Diac mengkonduksi,DIAC akan hampir selalu memiliki karakteristik tahanan(resistansi) negatif. Ini selalu “dalam konduksi” sampai arus yang melaluinya menurun hingga dibawah arus hold, IH. Kebanyakan DIAC memiliki tegangan breakover sekitar 30V.
  • 6.
    Konstruksi DIAC DIAC adalahperangkat semikonduktor dengan 2 terminal yang terdiri dari lapisan P-N-P-N. MT2 dan MT1 adalah terminal utama DIAC. Tidak ada terminal kontrolnya. Konstruksinya seperti TRIAC namun tidak memiliki gate. Tingkat doping pada kedua ujung lapisan P sama.
  • 7.
    Cara Kerja DIAC KetikaT1 positif, arus mengalir melalui p-n-p-n. Ketika T2 positif, arus mengalir melalui p-n-p-n+ Ketika tengangan yang diberikan pada kedua terminal kecil (kurang dari tegangan breakover) . Arus bocor mengalir melalui perangkat. Namun, ketika tengan yang diberikan melewati tegangan breakdown, breakdown terjadi dan arus DIAC meningkat pesat.
  • 8.
    Aplikasi DIAC DIAC digunakan sebagaialat trigger dalam rangkaian pengontrol pasa TRIAC.  Dimmer lampu  Pengontrol panas Pengontrol motor universal, etc.
  • 9.
    Aplikasi pada lampuDimmer Rangkaian dimmer adalah rangkaian yang bisa mengatur besaran dan juga tingkat cahaya lampu yang menyala mulai dari yang redup hingga ke remang – remang sampai ke nyala lampu terang. Di dalam rangkaian dimmer ini, terdapat 3 buah komponen penting guna mengatur kerja dimmer, yaitu • TRIAC berfungsi untuk mengatur besaran tegangan AC yang masuk ke perangkat lampu. • DIAC dab VR ( Variable Resistor ) berfungsi untuk mengatur bias TRIAC guna menentukan titik ON dan OFF pada komponen TRIAC
  • 10.
    Aplikasi pada lampuDimmer Jika diketahui IGT dari TRIAC pada rangkaian di atas 10 mA dan VGT = 0.7 volt. Lalu diketahui juga yang digunakan adalah sebuah DIAC dengan Vbo = 20 V, maka dapat dihitung TRIAC akan ON pada tegangan : V = IGT(R)+Vbo+VGT = 120.7 V
  • 11.