NERACA PEMBAYARAN
OLEH :
Andi Sutandi
12140201
5P-Akuntansi
Pengertian
Neraca Pembayaran adalah catatan (dokumen) sistematis yang
mengikhtisarkan seluruh transaksi ekonomi antara penduduk
(resident) suatu negara, dengan penduduk negana lain selama
masa tertentu (1 tahun).
Macam Macam Transaksi
1. Transaksi Debit adalah transaksi yang menimbulkan bertambahnya kewajiban bagi penduduk
negara yang mempunyai neraca pembayaran tersebut untuk mengadakan pembayaran kepada
penduduk negara lain.
2. Transaksi Kredit adalah transaksi yang menimbulkan bertambahnya hak bagi penduduk negara
yang mempunyai neraca pembayaran tersebut untuk menerima pembayaran dari negara lain.
Komponen Neraca Pembayaran
1. Transaksi dagang (Trade account)
2. Transaksi Pendapatan modal (income on investment)
3. Transaksi-transaksi unilateral (Unilateral Transaction)
4. Transaksi Penanaman Modal Langsung ( Direct Investment)
5. Transaksi Utang-piutang jangka panjang (Long term Loan)
6. Transaksi Utang-piutang jangka pendek (Short term capital)
7. Transaksi Lalu Lintas Moneter (Monetary acomodating)
Komponen Neraca Pembayaran
1. Transaksi dagang (Trade account)
2. Transaksi Pendapatan modal (income on investment)
3. Transaksi-transaksi unilateral (Unilateral Transaction)
4. Transaksi Penanaman Modal Langsung ( Direct Investment)
5. Transaksi Utang-piutang jangka panjang (Long term Loan)
6. Transaksi Utang-piutang jangka pendek (Short term capital)
7. Transaksi Lalu Lintas Moneter (Monetary acomodating)
Pos-pos di debit dan di kredit dalam neraca
pembayaran
Transaksi Debit Transaksi Kredit
1. Neraca barang
- Impor barang dari Negara lain
2. Neraca jasa
- Pembayaran jasa ke penduduk
LN
- Pembayaran biaya pariwisata ke
LN
3. Neraca Hasil Modal
- Pembayaran bunga dan deviden
4. Neraca Modal
- Kredit yang diberikan ke LN dan
Pembayaran cicilan utang
5. Neraca Utang Piutang jangka
panjang
- Pembelian obligasi dari LN
1. Neraca barang
- Ekspor barang ke Negara lain
2. Neraca jasa
- Penerimaan jasa dari penduduk
LN
- Peenerimaan pariwisata dari LN
3. Neraca Hasil Modal
- Penerimaan bunga dan deviden
4. Neraca Modal
- Kredit yang diproleh dari LN dan
Penerimaan cicilan utang
5. Neraca Utang Piutang jangka
panjang
- Penjualan obligasi ke LN
Fungsi Neraca Pembayaran
1. Sebagai alat pembukuan agar pemerintah dapat mengambil keputusan yang tepat, mengenai
jumlah barang dan jasa yang sebaiknya keluar atau masuk dalam batas wilayah suatu negara serta
untuk mendapatkan keterangan-keterangan mengenai anggaran alat-alat pembayaran luar
negerinya.
2. Sebagai alat untuk mengukur kondisi ekonomi yang terkait dengan perdagangan internasional dari
suatu negara. Sebagai alat untuk melihat gambaran pengaruh transaksi luar negeri terhadap
pendapatan nasional negara yang bersangkutan.
3. Sebagai alat untuk memperoleh informasi rinci terkait dengan perdagangan luar negeri.
4. Sebagai alat untuk membandingkan pos-pos dalam neraca pembayaran negara tersebut dengan
negara tertentu.
5. Sebagai alat kebijakan moneter yang akan dilaksanakan oleh suatu negara.
TERIMA KASIH

12. neraca pembayaran

  • 1.
    NERACA PEMBAYARAN OLEH : AndiSutandi 12140201 5P-Akuntansi
  • 2.
    Pengertian Neraca Pembayaran adalahcatatan (dokumen) sistematis yang mengikhtisarkan seluruh transaksi ekonomi antara penduduk (resident) suatu negara, dengan penduduk negana lain selama masa tertentu (1 tahun).
  • 3.
    Macam Macam Transaksi 1.Transaksi Debit adalah transaksi yang menimbulkan bertambahnya kewajiban bagi penduduk negara yang mempunyai neraca pembayaran tersebut untuk mengadakan pembayaran kepada penduduk negara lain. 2. Transaksi Kredit adalah transaksi yang menimbulkan bertambahnya hak bagi penduduk negara yang mempunyai neraca pembayaran tersebut untuk menerima pembayaran dari negara lain.
  • 4.
    Komponen Neraca Pembayaran 1.Transaksi dagang (Trade account) 2. Transaksi Pendapatan modal (income on investment) 3. Transaksi-transaksi unilateral (Unilateral Transaction) 4. Transaksi Penanaman Modal Langsung ( Direct Investment) 5. Transaksi Utang-piutang jangka panjang (Long term Loan) 6. Transaksi Utang-piutang jangka pendek (Short term capital) 7. Transaksi Lalu Lintas Moneter (Monetary acomodating)
  • 5.
    Komponen Neraca Pembayaran 1.Transaksi dagang (Trade account) 2. Transaksi Pendapatan modal (income on investment) 3. Transaksi-transaksi unilateral (Unilateral Transaction) 4. Transaksi Penanaman Modal Langsung ( Direct Investment) 5. Transaksi Utang-piutang jangka panjang (Long term Loan) 6. Transaksi Utang-piutang jangka pendek (Short term capital) 7. Transaksi Lalu Lintas Moneter (Monetary acomodating)
  • 6.
    Pos-pos di debitdan di kredit dalam neraca pembayaran Transaksi Debit Transaksi Kredit 1. Neraca barang - Impor barang dari Negara lain 2. Neraca jasa - Pembayaran jasa ke penduduk LN - Pembayaran biaya pariwisata ke LN 3. Neraca Hasil Modal - Pembayaran bunga dan deviden 4. Neraca Modal - Kredit yang diberikan ke LN dan Pembayaran cicilan utang 5. Neraca Utang Piutang jangka panjang - Pembelian obligasi dari LN 1. Neraca barang - Ekspor barang ke Negara lain 2. Neraca jasa - Penerimaan jasa dari penduduk LN - Peenerimaan pariwisata dari LN 3. Neraca Hasil Modal - Penerimaan bunga dan deviden 4. Neraca Modal - Kredit yang diproleh dari LN dan Penerimaan cicilan utang 5. Neraca Utang Piutang jangka panjang - Penjualan obligasi ke LN
  • 7.
    Fungsi Neraca Pembayaran 1.Sebagai alat pembukuan agar pemerintah dapat mengambil keputusan yang tepat, mengenai jumlah barang dan jasa yang sebaiknya keluar atau masuk dalam batas wilayah suatu negara serta untuk mendapatkan keterangan-keterangan mengenai anggaran alat-alat pembayaran luar negerinya. 2. Sebagai alat untuk mengukur kondisi ekonomi yang terkait dengan perdagangan internasional dari suatu negara. Sebagai alat untuk melihat gambaran pengaruh transaksi luar negeri terhadap pendapatan nasional negara yang bersangkutan. 3. Sebagai alat untuk memperoleh informasi rinci terkait dengan perdagangan luar negeri. 4. Sebagai alat untuk membandingkan pos-pos dalam neraca pembayaran negara tersebut dengan negara tertentu. 5. Sebagai alat kebijakan moneter yang akan dilaksanakan oleh suatu negara.
  • 8.