NERACA PEMBAYARAN
OLEH SUKMA WIJAYA
NIM 11140926
PENGERTIAN
NERACA
PEMBAYARAN
NERACA PEMBAYARAN
Neraca pembayaran adalah catatan dari semua transaksi
ekonomi internasional yang meliputi perdagangan, keuangan
dan moneter antara penduduk dalam negeri dengan penduduk
luar negeri selama periode waktu tertentu, biasanya satu tahun
atau dikatakan sebagai laporan arus pembayaran (keluar dan
masuk) untuk suatu negara. Neraca pembayaran secara esensial
merupakan sistem akuntansi yang mengukur kinerja suatu
negara. Pencatatan transaksi dilakukan dengan pembukuan
berpasangan (double-entry bookkeeping system), yaitu; tiap
transaksi dicatat satu sebagai kredit dan satu lagi sebagai debit.
Tujuan Neraca Pembayaran Internasional
a) Sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk mengambil
langkah-langkah di bidang ekonomi. Bidang ekonomi di sini termasuk
ekspor dan impor, hubungan utang piutang, hubungan penanaman
modal, dan hubungan lainnya yang menyangkut neraca pembayaran.
b) Sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk mengambil
kebijkan di bidang moneter dan fiskal.
c) Sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk mengetahui
pengaruh hubungan ekonomi internasional terhadap pendapatan
nasional.
d) Sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk mengambil
kebijakan di bidang politik perdagangan Internasional.
Fungsi Neraca Pembayaran Internasional
a) Mengambil langkah-langkah di bidang ekonomi (ekspor/impor, hubungan
uang piutang, penanaman modal)
b) Mengambil kebijakan di bidang moneter dan fiscal.
c) Mengetahui pengaruh hubungan ekonomi internasional terhadap
pendapatan nasional
d) Mengambil kebijakan di bidang politik perdagangan internasional
e) Mendapatkan gambaran tentang pengaruh transaksi luar negri terhadap
pendapatan nasional
f) Sebagai suatu alat pembukuan dan alat pembayaran luar negeri agar
pemerintah dapat mengambil keputusan, apakah negara dapat melanjutkan
masuknya barang-barang luar negeri dan dapat menyelesaikan pembayaran
tepat pada waktunya.
g) Sebagai suatu alat untuk mengukur keadaan perekonomian dalam hubungan
internasional dari suatu negara.
SISTEM PENCATATAN NERACA PEMBAYARAN
Sistem pencatatan dilakukan dengan menggunakan variabel debet dan
kredit. Transaksi yang dicatat di sebelah kredit disebut transaksi kredit dan
transaksi yang dicatat di sebelah debet disebut transaksi debet.
A. TRANSAKSI DEBET
B. TRANSAKSI KREDIT
A. Transaksi Debet
Adalah transaksi yang menyebakan terjadinya pembayaran kepada penduduk
negara lain atau transaksi yang menyebabkan arus uang keluar yang terjadi antar negara.
Transaksi ini disebut transaksi negatif (-), yaitu transaksi yang menyebabkan
berkurangnya posisi cadangan devisa. Transaksi debet meliputi:
1.impor barang dari negara lain, pembayaran jasa transfortasi, jasa asuransi, dan
2.ongkos makelar kepada penduduk negara lain.
3.pembayaran bunga dan deviden kepada penduduk negara lain.
4.pemberian hadiah dan pengiriman uang kepada penduduk negara lain
5.investasi jangka panjang yang ditanamkan oleh penduduk negara lain
6.investasi jangka pendek yang ditanamkan oleh penduduk negara lain
7.penduduk yang melakukan pembelian emas dari negara lain
8.penduduk yang menabungkan uangnya di bank luar negeri
B. Transaksi Kredit
Adalah transaksi yang menyebabkan terjadinya penerimaan dari penduduk negara
lain atau transaksi yang menyebabkan arus uang masuk yang terjadi antarnegara.
Transaksi ini disebut juga transaksi positif (+), yaitu transaksi yang menyebabkan
bertambahnya posisi cadangan devisa negara.. Transaski kredit meliputi:
1.ekspor barang ke negara lain
2.penerimaan jasa transfortasi, asurasni, ongkos makelar dari negara lain.
3.penerimaan bunga dan deviden dari penduduk negara lain
4.penerimaan hadiah dan kririman uang dari penduduk negara lain
5.investasi jangka panjang yang ditanamkan oleh penduduk negara lain di dalam negeri
6.investasi jangka pendek yang ditanamkan oleh penduduk negara lain di dalam negeri
7.penjualan emas kepada penduduk dari negara lain
8.penduduk negara lain yang menabungkan uangnya di bank dalam negeri
Neraca pembayaran suatu negara mencatat transaksi yang dilakukan oleh
penduduknya dengan penduduk negara yang lain. penduduk disini dalam artian
adalah :
1. Orang perorangan/individu
Orang perorangan yang tidak mewakili pemerintah suatu negara (misalnya para
turis) dianggap sebagai penduduk di mana mereka mempunyai tempat tinggal
tetap atau tempat dimana mereka memperoleh center of interest.
2. Badan hukum
Suatu Badan Hukum dianggap sebagai penduduk dari negara dimana Badan
Hukum tersebut memperoleh status sebagai Badan Hukum. Cabang-cabangnya
yang ada di luar negeri dianggap sebagai penduduk luar negeri.
3. Pemerintah
Badan-badan pemerintah adalah jelas sebagai penduduk dari negara yang
diwakilinya. Misalnya, para diplomat kedutaan besar dianggap sebagai
penduduk dari negara yang mereaka wakili. Transaksi yang mereka adakan di
negara lain merupakan transaksi ekonomi internasional.
KOMPONEN NERACA PEMBAYARAN
a. Transaksi Dagang (Trade Account)
b. Transaksi Pendapatan Modal (Income on Investment)
c. Transaksi Unilateral (Unilateral Transaction)
d. Transaksi Penanaman Modal Langsung (Direct Investment)
e. Transaksi Utang Piutang Jangka Panjang (Long Term Loan)
f. Transaksi Utang-piutang jangka pendek (Short Term Capita1)
g. Transaksi Lalu Lintas Moneter (Monetary Acomodating
Beberapa Sumber Neraca Pembayaran Indonesia
Neraca pembayaran luar negeri Indonesia dapat diperoleh dari penerbitan
resmi, antara lain :
1.Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
yang diterbitkan setiap tahun sekali untuk masing – masing tahun anggaran oleh
Departemen Keuangan Republik Indonesia.
2.Bank Indonesia : Laporan Tahun Pembukuan, yang diterbitkan setiap tahun
sekali untuk masing – masing tahun anggaran oleh Bank Indonesia.
3.Statistik Ekonomi – Keuangan Indonesia, yang diterbitkan dua bulan sekali
oleh Bank Indonesia.
4. Statistik Indonesia : Statistical Yearbook of Indonesia, yang diterbitkan oleh
Badan Pusat Statistik setahun sekali.
5.Indikator Ekonomi, yang diterbitkan oleh Biro Pusat Statistik sebulan sekali.
PENGARUH NERACA PEMBAYARAN LUAR NEGERI
TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA
1.Tingkat harga
2. Tingkat kurs
3. Sektor moneter
Kesimpulan
Neraca pembayaran merupakan suatu ikhtisar yang meringkas
transaksi-transaksi antara penduduk suatu negara dengan penduduk
negara lain selama jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). Neraca
pembayaran mencakup pembelian dan penjualan barang dan jasa, hibah
dari individu dan pemerintah asing, dan transaksi finansial. Umumnya
neraca pembayaran terbagi atas neraca transaksi berjalan dan neraca lalu
lintas modal dan finansial, dan item-item finansial.
Tujuan utama neraca pembayaran yaitu untuk memberikan informasi
kepada pemerintah tentang posisi keuangannya, khususnya yang terkait
dengan hasil praktek hubungan ekonomi dengan negara lain. Neraca
pembayaran juga dapat membantu dalam pengambilan keputusan
bidang moneter, fiskal, perdagangan dan pembayaran internasional.
DAFTAR PUSTAKA
Dumairy. 1996. Buku Perekonomian Indonesia. Jakarta : Erlangga.
http://google.com//
http://id.wikipedia.org/wiki/Neraca_pembayaran
http://iwakbiroe.wordpress.com/2013/03/22/belajar-akuntansi-neraca-
pembayaran-luar-negeri/
http://khairunnisafathin.wordpress.com/2011/03/10/neraca-
pembayaran/
http://mapelz.blogspot.com/2012/07/komponen-neraca-
pembayaran.html
http://menulis-tugas.blogspot.com/2012/03/pengertian-neraca-
pembayaran-ekonomi.html
http://poernomoagusto.blogspot.com/2012/03/neraca-pembayaran-
internasional.html
http://sobatbaru.blogspot.com/2008/08/pengertian-neraca-
pembayaran.html

Sukma neraca pembayaran

  • 1.
    NERACA PEMBAYARAN OLEH SUKMAWIJAYA NIM 11140926
  • 2.
  • 3.
    NERACA PEMBAYARAN Neraca pembayaranadalah catatan dari semua transaksi ekonomi internasional yang meliputi perdagangan, keuangan dan moneter antara penduduk dalam negeri dengan penduduk luar negeri selama periode waktu tertentu, biasanya satu tahun atau dikatakan sebagai laporan arus pembayaran (keluar dan masuk) untuk suatu negara. Neraca pembayaran secara esensial merupakan sistem akuntansi yang mengukur kinerja suatu negara. Pencatatan transaksi dilakukan dengan pembukuan berpasangan (double-entry bookkeeping system), yaitu; tiap transaksi dicatat satu sebagai kredit dan satu lagi sebagai debit.
  • 4.
    Tujuan Neraca PembayaranInternasional a) Sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk mengambil langkah-langkah di bidang ekonomi. Bidang ekonomi di sini termasuk ekspor dan impor, hubungan utang piutang, hubungan penanaman modal, dan hubungan lainnya yang menyangkut neraca pembayaran. b) Sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk mengambil kebijkan di bidang moneter dan fiskal. c) Sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk mengetahui pengaruh hubungan ekonomi internasional terhadap pendapatan nasional. d) Sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan di bidang politik perdagangan Internasional.
  • 5.
    Fungsi Neraca PembayaranInternasional a) Mengambil langkah-langkah di bidang ekonomi (ekspor/impor, hubungan uang piutang, penanaman modal) b) Mengambil kebijakan di bidang moneter dan fiscal. c) Mengetahui pengaruh hubungan ekonomi internasional terhadap pendapatan nasional d) Mengambil kebijakan di bidang politik perdagangan internasional e) Mendapatkan gambaran tentang pengaruh transaksi luar negri terhadap pendapatan nasional f) Sebagai suatu alat pembukuan dan alat pembayaran luar negeri agar pemerintah dapat mengambil keputusan, apakah negara dapat melanjutkan masuknya barang-barang luar negeri dan dapat menyelesaikan pembayaran tepat pada waktunya. g) Sebagai suatu alat untuk mengukur keadaan perekonomian dalam hubungan internasional dari suatu negara.
  • 6.
    SISTEM PENCATATAN NERACAPEMBAYARAN Sistem pencatatan dilakukan dengan menggunakan variabel debet dan kredit. Transaksi yang dicatat di sebelah kredit disebut transaksi kredit dan transaksi yang dicatat di sebelah debet disebut transaksi debet. A. TRANSAKSI DEBET B. TRANSAKSI KREDIT
  • 7.
    A. Transaksi Debet Adalahtransaksi yang menyebakan terjadinya pembayaran kepada penduduk negara lain atau transaksi yang menyebabkan arus uang keluar yang terjadi antar negara. Transaksi ini disebut transaksi negatif (-), yaitu transaksi yang menyebabkan berkurangnya posisi cadangan devisa. Transaksi debet meliputi: 1.impor barang dari negara lain, pembayaran jasa transfortasi, jasa asuransi, dan 2.ongkos makelar kepada penduduk negara lain. 3.pembayaran bunga dan deviden kepada penduduk negara lain. 4.pemberian hadiah dan pengiriman uang kepada penduduk negara lain 5.investasi jangka panjang yang ditanamkan oleh penduduk negara lain 6.investasi jangka pendek yang ditanamkan oleh penduduk negara lain 7.penduduk yang melakukan pembelian emas dari negara lain 8.penduduk yang menabungkan uangnya di bank luar negeri
  • 8.
    B. Transaksi Kredit Adalahtransaksi yang menyebabkan terjadinya penerimaan dari penduduk negara lain atau transaksi yang menyebabkan arus uang masuk yang terjadi antarnegara. Transaksi ini disebut juga transaksi positif (+), yaitu transaksi yang menyebabkan bertambahnya posisi cadangan devisa negara.. Transaski kredit meliputi: 1.ekspor barang ke negara lain 2.penerimaan jasa transfortasi, asurasni, ongkos makelar dari negara lain. 3.penerimaan bunga dan deviden dari penduduk negara lain 4.penerimaan hadiah dan kririman uang dari penduduk negara lain 5.investasi jangka panjang yang ditanamkan oleh penduduk negara lain di dalam negeri 6.investasi jangka pendek yang ditanamkan oleh penduduk negara lain di dalam negeri 7.penjualan emas kepada penduduk dari negara lain 8.penduduk negara lain yang menabungkan uangnya di bank dalam negeri
  • 9.
    Neraca pembayaran suatunegara mencatat transaksi yang dilakukan oleh penduduknya dengan penduduk negara yang lain. penduduk disini dalam artian adalah : 1. Orang perorangan/individu Orang perorangan yang tidak mewakili pemerintah suatu negara (misalnya para turis) dianggap sebagai penduduk di mana mereka mempunyai tempat tinggal tetap atau tempat dimana mereka memperoleh center of interest. 2. Badan hukum Suatu Badan Hukum dianggap sebagai penduduk dari negara dimana Badan Hukum tersebut memperoleh status sebagai Badan Hukum. Cabang-cabangnya yang ada di luar negeri dianggap sebagai penduduk luar negeri. 3. Pemerintah Badan-badan pemerintah adalah jelas sebagai penduduk dari negara yang diwakilinya. Misalnya, para diplomat kedutaan besar dianggap sebagai penduduk dari negara yang mereaka wakili. Transaksi yang mereka adakan di negara lain merupakan transaksi ekonomi internasional.
  • 10.
    KOMPONEN NERACA PEMBAYARAN a.Transaksi Dagang (Trade Account) b. Transaksi Pendapatan Modal (Income on Investment) c. Transaksi Unilateral (Unilateral Transaction) d. Transaksi Penanaman Modal Langsung (Direct Investment) e. Transaksi Utang Piutang Jangka Panjang (Long Term Loan) f. Transaksi Utang-piutang jangka pendek (Short Term Capita1) g. Transaksi Lalu Lintas Moneter (Monetary Acomodating
  • 11.
    Beberapa Sumber NeracaPembayaran Indonesia Neraca pembayaran luar negeri Indonesia dapat diperoleh dari penerbitan resmi, antara lain : 1.Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang diterbitkan setiap tahun sekali untuk masing – masing tahun anggaran oleh Departemen Keuangan Republik Indonesia. 2.Bank Indonesia : Laporan Tahun Pembukuan, yang diterbitkan setiap tahun sekali untuk masing – masing tahun anggaran oleh Bank Indonesia. 3.Statistik Ekonomi – Keuangan Indonesia, yang diterbitkan dua bulan sekali oleh Bank Indonesia. 4. Statistik Indonesia : Statistical Yearbook of Indonesia, yang diterbitkan oleh Badan Pusat Statistik setahun sekali. 5.Indikator Ekonomi, yang diterbitkan oleh Biro Pusat Statistik sebulan sekali.
  • 12.
    PENGARUH NERACA PEMBAYARANLUAR NEGERI TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA 1.Tingkat harga 2. Tingkat kurs 3. Sektor moneter
  • 13.
    Kesimpulan Neraca pembayaran merupakansuatu ikhtisar yang meringkas transaksi-transaksi antara penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain selama jangka waktu tertentu (biasanya satu tahun). Neraca pembayaran mencakup pembelian dan penjualan barang dan jasa, hibah dari individu dan pemerintah asing, dan transaksi finansial. Umumnya neraca pembayaran terbagi atas neraca transaksi berjalan dan neraca lalu lintas modal dan finansial, dan item-item finansial. Tujuan utama neraca pembayaran yaitu untuk memberikan informasi kepada pemerintah tentang posisi keuangannya, khususnya yang terkait dengan hasil praktek hubungan ekonomi dengan negara lain. Neraca pembayaran juga dapat membantu dalam pengambilan keputusan bidang moneter, fiskal, perdagangan dan pembayaran internasional.
  • 14.
    DAFTAR PUSTAKA Dumairy. 1996.Buku Perekonomian Indonesia. Jakarta : Erlangga. http://google.com// http://id.wikipedia.org/wiki/Neraca_pembayaran http://iwakbiroe.wordpress.com/2013/03/22/belajar-akuntansi-neraca- pembayaran-luar-negeri/ http://khairunnisafathin.wordpress.com/2011/03/10/neraca- pembayaran/ http://mapelz.blogspot.com/2012/07/komponen-neraca- pembayaran.html http://menulis-tugas.blogspot.com/2012/03/pengertian-neraca- pembayaran-ekonomi.html http://poernomoagusto.blogspot.com/2012/03/neraca-pembayaran- internasional.html http://sobatbaru.blogspot.com/2008/08/pengertian-neraca- pembayaran.html