PENCATATAN DAN
PELAPORAN PROGRAM PPI
DI FKTP
Pencapaian Hasil Belajar
Peserta mampu peserta mampu menyusun laporan program
PPI di FKTP
Pencapaian Indikator Hasil Belajar
Peserta pelatihan Mampu Tentang :
a. Menjelaskan jenis – jenis laporan PPI
b. Menyusun laporan program kegiatan PPI
01
02
PEMBAHASAN
1 PROGRAM PPI
2 PENGERTIAN PENCATATAN &
PELAPORAN
4 SISTEM PENYAMPAIAN
HASIL LAPORAN
3 PELAPORAN PELAKSANAAN
PROGRAM PPI
PENGERTIAN
• LAPORAN adalah sebuah bentuk dokumen
atau penyajian yang berisi tentang fakta
suatu keadaan atau kegiatan.
• Suatu kegiatan mencatat semua data yang
berkaitan dengan pelaksanaan semua
kegiatan dalam proram kerja PPI
selanjutnya di buat laporan, evaluasi dan
tindak lanjut dan rekomendasi.
• Mengkomunikasikan secara tertulis
kepada Tim Kesehatan lain yang
memerlukan data kesehatan atau
data KEJADIAN INFEKSI secara
teratur.
1. Sebagai SARANA menyampaikan informasi dan KOMUNIKASI yang
efektif antar petugas kesehatan sehingga kesinambungan informasi
dan upaya pelayanan kesehatan dapat tercapai.
2. Sebagai BAHAN PERTANGGUNG JAWABAN
3. Sebagai BAHAN EVALUASI terhadap hasil intervensi yang diberikan dan
dokumentasi
4. Merupakan dasar ANALISIS MASALAH kesehatan pada individu,
keluarga maupun masyarakat
5. Sarana pengawasan
6. Sebagai bahan PENGAMBILAN KEPUTUSAN
7. Sebagai sumber data untuk PENELITIAN LEBIH LANJUT
TUJUAN PENCATATAN LAPORAN
PEMBUATAN LAPORAN MEMPERHATIKAN
RINGKAS
Foku s d an b erkaitan lan g su n g p ad a
masalah
LOGIS
segala keterangannya dapat ditelusuri dengan
alasan yang masuk akal
LE NGKAP
Laporan yang sempurna adalah laporan yang
tersusun secara lengkap dan ringkas
S IS T E M AT IS
Keterangan yang dikemukakan tersusun
secara rapih dan saling berkaitan.
BENTUK LAPORAN
BENTUK LAPORAN JENIS LAPORAN
A. LAPORAN BERDASARKAN WAKTU
1. Laporan secara berkala
Laporan yang pembuatannya dilakukan
secara rutin berkala dalam jangka waktu
tertentu, seperti laporan bulanan,
Triwulan, Semester dan tahunan.
2. Laporan insidental
Laporan yang dibuat saat diperlukan saja,
atau jika ada kondisi yang memerlukan
segera dalam bentuk laporan
B. LAPORAN BERDASARKAN PENYAMPAIAN
1. Laporan secara LISAN
Sebuah informasi atau keterangan yang
disampaikan secara langsung
2 Laporan Tertulis
Laporan sebuah informasi atau keterangan
yang disampaikan secara tertulis
3. Laporan visual:
Laporan ini biasa disampaikan tatap muka
dengan media presentasi menggunakan power
point.
JENIS PELAPORAN PPI
1. Laporan hasil monitoring/audit program
PPI/Penggunaan AB
2. Laporan Surveilans
3. Laporan KLB (jika ada)
4. Laporan Hasil ICRA
5. Laporan kegiatan penerapan PPI
6. Laporan Diklat & penyuluhan PPI
LAPORAN MAMPU
MENJAWAB :
1. Isi laporan akan menjawab apa yang telah
dilaksanakan ?(WHAT)
2. Di mana Hasil laporan tersebut dilaksanakan
? (WHERE)
3. Laporan berisikan waktu kejadian atau
masalah tersebut didapatkan ? (WHEN)
4. Menjelaskan sumber kejadian dan siapa yang
menyampaikan laporan (WHO)
Flowchart Power Point
DATA STATISTIK
DALAM LAPORAN
Laporan menyajikan data
menggunakan GRAFIK
(bentuk Batang, Line, Pie)
maka buatlah supaya
mudah dimengerti dan
dipahami oleh semua
orang yang membacanya .
10
GRAFIK ATAU DIAGRAM BATANG
memiliki fungsi untuk membandingkan nilai
dalam bentuk berbagai kategori. Diagram
batang ini sangat cocok untuk
membandingkan data dengan kurun waktu
tertentu
LINE CHART merupakan grafik yang
sangat cocok untuk digunakan pada data
yang menunjukkan perbandingan mengenai
naik turunnya suatu tren..
PIE CHART digunakan menampilkan
kontribusi setiap nilai yang
dimasukkan untuk melihat hasil data
dalam bentuk persentase (%)
JUDUL LAPORAN
Menggambarkan isi dari
laporan
04
FORMAT LAPORAN PPI
06
01
03
PELAKSANAAN
KEGIATAN
Kegiatan program yang
sudah dilaksanakan
Hasil Kegiatan
Laporan capaian kegiatan
dalam satu periode
Penutup
Kesimpulan laporan
02
PENDAHULUAN/LATAR
BELAKANG
Masalah yang menjadi
bahan laporan
05
UPAYA PERBAIKAN
Tidakan perbaikan yang
sudah dilakukan
Next Step Slide Presentation
SUPERVISI
Monitoring adalah proses pengumpulan
data untuk memastikan pelaksanaan
program sesuai dengan perencanaan
kegiatan program
Dilakukan secara rutin dan berkelanjutan
Pengamatan atas kualitas dari layanan
yang kita berikan.
Berorientasi pada perbaikan kinerja
Menyusun indikator keberhasilan
memenuhi prinsip S M A R T
Dilaksanakan oleh pihak yang
kompeten, obyektif, dan independen
/tidak memihak.oleh Komite/tim PPI
yang kompeten
01
02
03
04
TIDAK MENGGUNAKAN CHEK LIST HANYA
PENGAMATAN …DAN DIAMBIL
KESIMPULAN SEMENTARA
LAPORAN HASIL SUPERVISI PPI
MAN
Pengawasan terhadap
perilaku petugas dalam
menjalankan dan mematuhi
standar program PPI
MATERIAL
Peraturan , SOP,
Sosialisasi, Pengembangan
Program PPI
METHODE
Pengawasan dalam
ketersediaan sarana dan
prasarana penunjang
pelaksaan PPI : SDM,
Sarana kebersihan tangan,
APD, Pendidikan &
Pelatihan PPI
CONTOH :
LAPORAN HASIL
SUPERVISI
Menggambarkan hasil pengamatan
Melihat gambaran fakta di lapangan
Faktor pendukung dan penghambat
Pembahasan hasil supervise
Kesimpulan dan rencana perbaikan
1
2
3
4
5
HANYA MEMBERIKAN GAMBARAN HASIL
PENGAMATAN
CONTOH :
LAPORAN HASIL
SUPERVISI
HASIL SUPERVISI PELAKSANAN PROGRAM PPI
DI IGD PUSKESMAS ‘x’
Tanggal 22 Agustus 2022
Pendahuluan
Program PPI merupakan bagian penting dalam peningkatan mutu pelayanan Kesehatan,
Pelaksanaan PPI di FKTP merujuk pada Pedoman tekhnis PPI di FKTP dan sumber
lainnya. Pelaksanan program PPI di Puskesmas X saat ini baru mulai pelaksaannya di
bulan Mei 2022 sehingga masih dalam peningkatan kepatuhan terhadap standar
Pembahasan
Pelaksanaan program PPI yang dilakukan berdasarkan data hasil supervise tanggal 1 -
15 Agustus 2022 didapatkan gambaran : kepatuhan kebersihan tangan belum
Terlaksanakan oleh seluruh petugas yang bertugas di IGD, Kepatuhan penggunaan
APD sudah dilakukan akan tetapi sarung tangan tidak sesuai ukuran tangan petugas
(kekecilan), Limbah Infeksius masih bercampur dengan Non Infeksius, saat wawancara
petugas belum paham 5 moment kebersihan tangan
Kesimpulan dan saran
Hasil supervise dapat disimpulkan bahwa kepatuhan kebersihan tangan dan
penggunaan APD masih renda maka direncanakan untuk :
1. Hasil supervise terkait kepatuhan kebersihan tangan dan penggunaan APD akan
dilanjutkan dengan Audit
2. Berkoordinasi dengan kepala unit IGD untuk Langkah perbaikan
3. Melakukan Koordinasi dengan farmasi terkait pengadaan sarung tangan sesuai
tangan petugas
Kegiatan pengumpulan data dan
informasi yang faktual dan signifikan
Bersifat sistimatis, objektif, dan
terdokumentasi
Membandingkan antara standar dengan
pelaksanaan di lapangan dengan hasil
data persentasi
CONTOH :
LAPORAN HASIL
AUDIT
Hasil Audit Kebersihan Tangan
1. Kepatuhan kebersihan tangan dokter, bidan dan tenaga penunjang belum tercapai
> 85 %
2. Kepatuhan terendah pada tenaga Kesehatan penunjang sebesar 78 %
Hasil Analisa Permasalahan:
1. Petugas baru Sebagian ikut workshop PPI secara internal Puskesmas
2. Sarana kebersihan tangan (handrubs) masih kurang
3. Kepatuhan petugas masih bergantung jika ada audit kebersihan tangan
Rencana Tindak lanjut:
1. Membuat perencanaan workshop inter PPI sesi kedua setelah mendapatkan
persetujuan Kapus
2. Melakukan koordinasi ketersediaan handrub
3. Memberikan motivasi pemahaman kebersihan tangan disaat kegiatan Puskesmas
Memberikan hasil laporan
1. Lokasi/tempat dan waktu
dilakukan audit
2. Memberikan gambaran
data GAP antara standar
dan data dilapangan
3. Mencari akar masalah
terjadinya GAP
4. Memberikan solusi tindak
lanjut
75
84.6 83.95 84.23 84.68 84.5
0
20
40
60
80
100
Dokter Peraw
at Bidan Nurse
Assisten
Nakes
Lain
Mhs
Praktek
KepatuhanHHFivem
om
ent T
arget85%
Kepatuhan nakes melakukan kebersihan tangan
Puskesmas “X”
Semester II tahun 2021
Analisa :
 Fasilitas handrub masih kurang
 Kurangnya media edukasi
 Belum ada regulasi/SPO
 Kurangnya sosialisasi
Tindak Lanjut :
 Melengkapi fasilitas handrub di setiap
tempat tidur pasien
 Membuat edukasi HH (Banner
dll)
 Membuat regulasi/SPO
 Melakukan sosialisasi (lomba dll)
Contoh
Contoh
Laporan Kepatuhan Kebersihan tangan
LAPORAN SURVEILANS HAIs
3/15/2023
19
1. Apakah Laporan tersebut itu benar-
benar merupakan hasil surveilans
aktif .
2. Hasil digambarkan sebagaiIncidence Rate
nya berdasarkan data
numerator/denominator x konstanta
(100 atau 1000).
3. Perbandingan hasil penghitungan
dengan standard/Angka indikator
kinerja, Standar FKTP
4. Memberikan data akar masalah.
5. Memberikan Rencana tindak lanjut dan
hasil perbaikan
Laporan
hasil
surveilans
1. Hasil data surveilans fakta dan valid
2. Mengukur angka kejadian berdasarkan
 lokasi/tempat dan waktu
 Menghitung data numerator /denominator
x konstanta (100 atau 1000)
 data dengan Grafik/line/pie
 Capaian angka surveilan dibandingkan
dengan indicator kinerja atau indicator
FKTP
3. Mencari akar masalah
4. Langkah perbaikan
MEMBUAT GRAFIK HAIs
CONTOH
LAPORAN HASIL SURVEILANS
Laporan kejadian Infeksi di Puskesmas X
Periode Jan-Maret 2022
Laporan
KLB
1. Pastikan kriteria KLB dengan jelas oleh TIM
yang ditetapkan
2. Hasil digambarkan defenisi kasus KLB yang
jelas Mis: Diare, IDO
3. Tim melakukan pemantau kemajuan
wabah & tindakan pengendalian
4. Penerapan dan evaluasi langkah
pengendalian dikemukakan dari hasil survei
yang ditemukan.
5. Laporan tindak lanjut dan hasil perbaikan
LAPORAN KLB PPI
adalah Laporan timbulnya ataumeningkatnya kejadian
kesakitan kesakitan dan/atau kematian yang bermakna
secara epidemiologi pada suatu daerah dalam kurun
waktu tertentu, dan merupakan keadaan yang dapat
menjurus pada terjadinya wabah.
ISI LAPORAN KLB
PENDAHULUAN
METODE INVESTIGASI
HASIL TEMUAN/INVESTIGASI
PEMBAHASAN
KESIMPULAN DAN SARAN
Mengikuti hasil pencatatan, analisis data dan
pelaporan kegiatan surveilans, Audit, ICRA
Menggunakan Form secara manual
01
Sistem IT sesuai format laporan harian , bulanan
dan lain lain
02
PERIODE LAPORAN
BENTUK LAPORAN
Pelaporan kejadian infeksi per satu bulan atau
kebijakan FKTP
01
Laporan disampaikan ke pimpinan Fasyankes oleh
Ketua/PJ/Koord PPI
02
26
CONTOH : LAPORAN PPI
TARGET KEJADIAN INFEKSI
BERDASARKAN INDIKATOR
KINERJA PPI
27
LAPORAN ANGKA KEJADIAN INFEKSI
PERIODE : JULI 2022
Pendahuluan
Program PPI di Puskesmas X sudah berjalan secara rutin dan dilakukan
pemantauan terkait kejadian infeksi. Berdasarkan indikator kinerja PPI
dimana angka infeksi IDO/KIPI/Abses gigi/Infeksi Post Partum > 2 %
Hasil capaian
Data hasil surveilan kejadian infeksi didapatkan data
1. kejadian infeksi pada Abses Gigi adalah 20 % diatas target 2 % dan
Infeksi Post partum 16,6 % diatas target 2 % kemudian Plebitis 64 ‰
diatas target 5 ‰
2. Tingkat kepatuhan kebersihan tangan baru mencapai 67 % yang
seharus > 85 %, dan kepatuhan penggunaan APD sudah mencapai
100 %
Hasil Analisa masalah
1. Angka kejadian infeksi masih tinggi dikarena kepatuhan terhadap
bundles HAIs masih kurang, sosialisasi terhadap bundles barus
Sebagian petugas yang mengikuti
2. Kepatuhan kebersihan tangan masih rendah hal ini disebabkan sarana
kebersihan tangan (handrub) masih kurang, tingkat kesadaran
melaksanakan kebersihan tangan masih rendah
Rekomendasi tindak lanjut
1. Sosialisasi bundles Hais akan dilaksanakan Kembali pada bulan
September dan diikuti audir kepatuhan bundles Hais
2. Melaporkan hasil audit kebersihan tangan masih rendah dan meminta
pemenuhan sarana handrub di area perawatan
3. Melakukan motivasi kepada petugas untuk mematuhi kebersihan
tangan
Pelaporan Hasil Monitoring Program PPI
SISTIM PELAPORAN
KA.PUS/KLINIK
PJ MUTU
PJ….. PJ….. PJ…...
TIM PPI
UNIT
UNIT UNIT
DINAS KES KEMENKES
6 BULAN
6 BULAN
1 BULAN
3 BULAN
ALUR PELAPORAN
Kord /Tim
PPI
PJ.Mutu Ka.Puskesmas
BAG TERKAIT
RUANG
PERAWATAN
UNIT
TERKAIT
DOKTER PJ……..
KESIMPULAN
1. Laporan Kegiatan Program Pencegahan dan
Pengendalian Infeksi harus dilaksanakan secara
berkesinambungan
2. Berfungsi sebagai sarana menyampaikan informasi
dan
komunikasi yang efektif antar petugas kesehatan
3. Sebagai bahan pertanggung jawaban, dokumentasi
dan bahan evaluasi
ADA YANG MAU DIDISKUSIKAN
LATIHAN PENCATATAN & PELAPORAN
1. Didapatkan data kejadian infeksi di Puskesmas Bunga Melati bulan Jan-
Maret 2022
a) Ruang Kebidanan : ISK 4 %, Plebitis 20 ‰ , IDO 8 %
b) Poli Gigi : Abses gigi 4 %
c) IGD : ISK 9 ‰, Plebitis 10 ‰, IDO 4 ‰,
d) Poli Umum : KIPI 5 %,
2. Buat data dalam bentuk grafik
3. Lakukan analisis dari data yang ada, kemudian susun Laporan Program
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di FKTP
4. Hasil diskusi masalah yang kemungkinan penyebab dan Langkah perbaikan
No Unit Pelayanan
Infeksi Post Partum ABSES GIGI KIPI PLEBITIS ISK
KET
N D % N D % N D % N D % N D %
JUMLAH
LAPORAN KEJADIAN INFEKSI (HAIs) DI PUSKESMAS MELATI
PERIODE l : JAN – MARET 2022

1# PENCATATAN DAN PELAPORAN PPI (1).pptx

  • 1.
  • 2.
    Pencapaian Hasil Belajar Pesertamampu peserta mampu menyusun laporan program PPI di FKTP Pencapaian Indikator Hasil Belajar Peserta pelatihan Mampu Tentang : a. Menjelaskan jenis – jenis laporan PPI b. Menyusun laporan program kegiatan PPI 01 02
  • 3.
    PEMBAHASAN 1 PROGRAM PPI 2PENGERTIAN PENCATATAN & PELAPORAN 4 SISTEM PENYAMPAIAN HASIL LAPORAN 3 PELAPORAN PELAKSANAAN PROGRAM PPI
  • 4.
    PENGERTIAN • LAPORAN adalahsebuah bentuk dokumen atau penyajian yang berisi tentang fakta suatu keadaan atau kegiatan. • Suatu kegiatan mencatat semua data yang berkaitan dengan pelaksanaan semua kegiatan dalam proram kerja PPI selanjutnya di buat laporan, evaluasi dan tindak lanjut dan rekomendasi. • Mengkomunikasikan secara tertulis kepada Tim Kesehatan lain yang memerlukan data kesehatan atau data KEJADIAN INFEKSI secara teratur.
  • 5.
    1. Sebagai SARANAmenyampaikan informasi dan KOMUNIKASI yang efektif antar petugas kesehatan sehingga kesinambungan informasi dan upaya pelayanan kesehatan dapat tercapai. 2. Sebagai BAHAN PERTANGGUNG JAWABAN 3. Sebagai BAHAN EVALUASI terhadap hasil intervensi yang diberikan dan dokumentasi 4. Merupakan dasar ANALISIS MASALAH kesehatan pada individu, keluarga maupun masyarakat 5. Sarana pengawasan 6. Sebagai bahan PENGAMBILAN KEPUTUSAN 7. Sebagai sumber data untuk PENELITIAN LEBIH LANJUT TUJUAN PENCATATAN LAPORAN
  • 6.
    PEMBUATAN LAPORAN MEMPERHATIKAN RINGKAS Fokus d an b erkaitan lan g su n g p ad a masalah LOGIS segala keterangannya dapat ditelusuri dengan alasan yang masuk akal LE NGKAP Laporan yang sempurna adalah laporan yang tersusun secara lengkap dan ringkas S IS T E M AT IS Keterangan yang dikemukakan tersusun secara rapih dan saling berkaitan.
  • 7.
    BENTUK LAPORAN BENTUK LAPORANJENIS LAPORAN A. LAPORAN BERDASARKAN WAKTU 1. Laporan secara berkala Laporan yang pembuatannya dilakukan secara rutin berkala dalam jangka waktu tertentu, seperti laporan bulanan, Triwulan, Semester dan tahunan. 2. Laporan insidental Laporan yang dibuat saat diperlukan saja, atau jika ada kondisi yang memerlukan segera dalam bentuk laporan B. LAPORAN BERDASARKAN PENYAMPAIAN 1. Laporan secara LISAN Sebuah informasi atau keterangan yang disampaikan secara langsung 2 Laporan Tertulis Laporan sebuah informasi atau keterangan yang disampaikan secara tertulis 3. Laporan visual: Laporan ini biasa disampaikan tatap muka dengan media presentasi menggunakan power point.
  • 8.
    JENIS PELAPORAN PPI 1.Laporan hasil monitoring/audit program PPI/Penggunaan AB 2. Laporan Surveilans 3. Laporan KLB (jika ada) 4. Laporan Hasil ICRA 5. Laporan kegiatan penerapan PPI 6. Laporan Diklat & penyuluhan PPI
  • 9.
    LAPORAN MAMPU MENJAWAB : 1.Isi laporan akan menjawab apa yang telah dilaksanakan ?(WHAT) 2. Di mana Hasil laporan tersebut dilaksanakan ? (WHERE) 3. Laporan berisikan waktu kejadian atau masalah tersebut didapatkan ? (WHEN) 4. Menjelaskan sumber kejadian dan siapa yang menyampaikan laporan (WHO)
  • 10.
    Flowchart Power Point DATASTATISTIK DALAM LAPORAN Laporan menyajikan data menggunakan GRAFIK (bentuk Batang, Line, Pie) maka buatlah supaya mudah dimengerti dan dipahami oleh semua orang yang membacanya . 10 GRAFIK ATAU DIAGRAM BATANG memiliki fungsi untuk membandingkan nilai dalam bentuk berbagai kategori. Diagram batang ini sangat cocok untuk membandingkan data dengan kurun waktu tertentu LINE CHART merupakan grafik yang sangat cocok untuk digunakan pada data yang menunjukkan perbandingan mengenai naik turunnya suatu tren.. PIE CHART digunakan menampilkan kontribusi setiap nilai yang dimasukkan untuk melihat hasil data dalam bentuk persentase (%)
  • 11.
    JUDUL LAPORAN Menggambarkan isidari laporan 04 FORMAT LAPORAN PPI 06 01 03 PELAKSANAAN KEGIATAN Kegiatan program yang sudah dilaksanakan Hasil Kegiatan Laporan capaian kegiatan dalam satu periode Penutup Kesimpulan laporan 02 PENDAHULUAN/LATAR BELAKANG Masalah yang menjadi bahan laporan 05 UPAYA PERBAIKAN Tidakan perbaikan yang sudah dilakukan
  • 12.
    Next Step SlidePresentation SUPERVISI Monitoring adalah proses pengumpulan data untuk memastikan pelaksanaan program sesuai dengan perencanaan kegiatan program Dilakukan secara rutin dan berkelanjutan Pengamatan atas kualitas dari layanan yang kita berikan. Berorientasi pada perbaikan kinerja Menyusun indikator keberhasilan memenuhi prinsip S M A R T Dilaksanakan oleh pihak yang kompeten, obyektif, dan independen /tidak memihak.oleh Komite/tim PPI yang kompeten 01 02 03 04 TIDAK MENGGUNAKAN CHEK LIST HANYA PENGAMATAN …DAN DIAMBIL KESIMPULAN SEMENTARA
  • 13.
    LAPORAN HASIL SUPERVISIPPI MAN Pengawasan terhadap perilaku petugas dalam menjalankan dan mematuhi standar program PPI MATERIAL Peraturan , SOP, Sosialisasi, Pengembangan Program PPI METHODE Pengawasan dalam ketersediaan sarana dan prasarana penunjang pelaksaan PPI : SDM, Sarana kebersihan tangan, APD, Pendidikan & Pelatihan PPI
  • 14.
    CONTOH : LAPORAN HASIL SUPERVISI Menggambarkanhasil pengamatan Melihat gambaran fakta di lapangan Faktor pendukung dan penghambat Pembahasan hasil supervise Kesimpulan dan rencana perbaikan 1 2 3 4 5 HANYA MEMBERIKAN GAMBARAN HASIL PENGAMATAN
  • 15.
    CONTOH : LAPORAN HASIL SUPERVISI HASILSUPERVISI PELAKSANAN PROGRAM PPI DI IGD PUSKESMAS ‘x’ Tanggal 22 Agustus 2022 Pendahuluan Program PPI merupakan bagian penting dalam peningkatan mutu pelayanan Kesehatan, Pelaksanaan PPI di FKTP merujuk pada Pedoman tekhnis PPI di FKTP dan sumber lainnya. Pelaksanan program PPI di Puskesmas X saat ini baru mulai pelaksaannya di bulan Mei 2022 sehingga masih dalam peningkatan kepatuhan terhadap standar Pembahasan Pelaksanaan program PPI yang dilakukan berdasarkan data hasil supervise tanggal 1 - 15 Agustus 2022 didapatkan gambaran : kepatuhan kebersihan tangan belum Terlaksanakan oleh seluruh petugas yang bertugas di IGD, Kepatuhan penggunaan APD sudah dilakukan akan tetapi sarung tangan tidak sesuai ukuran tangan petugas (kekecilan), Limbah Infeksius masih bercampur dengan Non Infeksius, saat wawancara petugas belum paham 5 moment kebersihan tangan Kesimpulan dan saran Hasil supervise dapat disimpulkan bahwa kepatuhan kebersihan tangan dan penggunaan APD masih renda maka direncanakan untuk : 1. Hasil supervise terkait kepatuhan kebersihan tangan dan penggunaan APD akan dilanjutkan dengan Audit 2. Berkoordinasi dengan kepala unit IGD untuk Langkah perbaikan 3. Melakukan Koordinasi dengan farmasi terkait pengadaan sarung tangan sesuai tangan petugas
  • 16.
    Kegiatan pengumpulan datadan informasi yang faktual dan signifikan Bersifat sistimatis, objektif, dan terdokumentasi Membandingkan antara standar dengan pelaksanaan di lapangan dengan hasil data persentasi
  • 17.
    CONTOH : LAPORAN HASIL AUDIT HasilAudit Kebersihan Tangan 1. Kepatuhan kebersihan tangan dokter, bidan dan tenaga penunjang belum tercapai > 85 % 2. Kepatuhan terendah pada tenaga Kesehatan penunjang sebesar 78 % Hasil Analisa Permasalahan: 1. Petugas baru Sebagian ikut workshop PPI secara internal Puskesmas 2. Sarana kebersihan tangan (handrubs) masih kurang 3. Kepatuhan petugas masih bergantung jika ada audit kebersihan tangan Rencana Tindak lanjut: 1. Membuat perencanaan workshop inter PPI sesi kedua setelah mendapatkan persetujuan Kapus 2. Melakukan koordinasi ketersediaan handrub 3. Memberikan motivasi pemahaman kebersihan tangan disaat kegiatan Puskesmas Memberikan hasil laporan 1. Lokasi/tempat dan waktu dilakukan audit 2. Memberikan gambaran data GAP antara standar dan data dilapangan 3. Mencari akar masalah terjadinya GAP 4. Memberikan solusi tindak lanjut
  • 18.
    75 84.6 83.95 84.2384.68 84.5 0 20 40 60 80 100 Dokter Peraw at Bidan Nurse Assisten Nakes Lain Mhs Praktek KepatuhanHHFivem om ent T arget85% Kepatuhan nakes melakukan kebersihan tangan Puskesmas “X” Semester II tahun 2021 Analisa :  Fasilitas handrub masih kurang  Kurangnya media edukasi  Belum ada regulasi/SPO  Kurangnya sosialisasi Tindak Lanjut :  Melengkapi fasilitas handrub di setiap tempat tidur pasien  Membuat edukasi HH (Banner dll)  Membuat regulasi/SPO  Melakukan sosialisasi (lomba dll) Contoh Contoh Laporan Kepatuhan Kebersihan tangan
  • 19.
    LAPORAN SURVEILANS HAIs 3/15/2023 19 1.Apakah Laporan tersebut itu benar- benar merupakan hasil surveilans aktif . 2. Hasil digambarkan sebagaiIncidence Rate nya berdasarkan data numerator/denominator x konstanta (100 atau 1000). 3. Perbandingan hasil penghitungan dengan standard/Angka indikator kinerja, Standar FKTP 4. Memberikan data akar masalah. 5. Memberikan Rencana tindak lanjut dan hasil perbaikan
  • 20.
    Laporan hasil surveilans 1. Hasil datasurveilans fakta dan valid 2. Mengukur angka kejadian berdasarkan  lokasi/tempat dan waktu  Menghitung data numerator /denominator x konstanta (100 atau 1000)  data dengan Grafik/line/pie  Capaian angka surveilan dibandingkan dengan indicator kinerja atau indicator FKTP 3. Mencari akar masalah 4. Langkah perbaikan
  • 21.
  • 22.
    CONTOH LAPORAN HASIL SURVEILANS Laporankejadian Infeksi di Puskesmas X Periode Jan-Maret 2022
  • 23.
    Laporan KLB 1. Pastikan kriteriaKLB dengan jelas oleh TIM yang ditetapkan 2. Hasil digambarkan defenisi kasus KLB yang jelas Mis: Diare, IDO 3. Tim melakukan pemantau kemajuan wabah & tindakan pengendalian 4. Penerapan dan evaluasi langkah pengendalian dikemukakan dari hasil survei yang ditemukan. 5. Laporan tindak lanjut dan hasil perbaikan
  • 24.
    LAPORAN KLB PPI adalahLaporan timbulnya ataumeningkatnya kejadian kesakitan kesakitan dan/atau kematian yang bermakna secara epidemiologi pada suatu daerah dalam kurun waktu tertentu, dan merupakan keadaan yang dapat menjurus pada terjadinya wabah. ISI LAPORAN KLB PENDAHULUAN METODE INVESTIGASI HASIL TEMUAN/INVESTIGASI PEMBAHASAN KESIMPULAN DAN SARAN
  • 25.
    Mengikuti hasil pencatatan,analisis data dan pelaporan kegiatan surveilans, Audit, ICRA Menggunakan Form secara manual 01 Sistem IT sesuai format laporan harian , bulanan dan lain lain 02 PERIODE LAPORAN BENTUK LAPORAN Pelaporan kejadian infeksi per satu bulan atau kebijakan FKTP 01 Laporan disampaikan ke pimpinan Fasyankes oleh Ketua/PJ/Koord PPI 02
  • 26.
    26 CONTOH : LAPORANPPI TARGET KEJADIAN INFEKSI BERDASARKAN INDIKATOR KINERJA PPI
  • 27.
    27 LAPORAN ANGKA KEJADIANINFEKSI PERIODE : JULI 2022 Pendahuluan Program PPI di Puskesmas X sudah berjalan secara rutin dan dilakukan pemantauan terkait kejadian infeksi. Berdasarkan indikator kinerja PPI dimana angka infeksi IDO/KIPI/Abses gigi/Infeksi Post Partum > 2 % Hasil capaian Data hasil surveilan kejadian infeksi didapatkan data 1. kejadian infeksi pada Abses Gigi adalah 20 % diatas target 2 % dan Infeksi Post partum 16,6 % diatas target 2 % kemudian Plebitis 64 ‰ diatas target 5 ‰ 2. Tingkat kepatuhan kebersihan tangan baru mencapai 67 % yang seharus > 85 %, dan kepatuhan penggunaan APD sudah mencapai 100 % Hasil Analisa masalah 1. Angka kejadian infeksi masih tinggi dikarena kepatuhan terhadap bundles HAIs masih kurang, sosialisasi terhadap bundles barus Sebagian petugas yang mengikuti 2. Kepatuhan kebersihan tangan masih rendah hal ini disebabkan sarana kebersihan tangan (handrub) masih kurang, tingkat kesadaran melaksanakan kebersihan tangan masih rendah Rekomendasi tindak lanjut 1. Sosialisasi bundles Hais akan dilaksanakan Kembali pada bulan September dan diikuti audir kepatuhan bundles Hais 2. Melaporkan hasil audit kebersihan tangan masih rendah dan meminta pemenuhan sarana handrub di area perawatan 3. Melakukan motivasi kepada petugas untuk mematuhi kebersihan tangan
  • 28.
  • 29.
    SISTIM PELAPORAN KA.PUS/KLINIK PJ MUTU PJ…..PJ….. PJ…... TIM PPI UNIT UNIT UNIT DINAS KES KEMENKES 6 BULAN 6 BULAN 1 BULAN 3 BULAN
  • 30.
    ALUR PELAPORAN Kord /Tim PPI PJ.MutuKa.Puskesmas BAG TERKAIT RUANG PERAWATAN UNIT TERKAIT DOKTER PJ……..
  • 31.
    KESIMPULAN 1. Laporan KegiatanProgram Pencegahan dan Pengendalian Infeksi harus dilaksanakan secara berkesinambungan 2. Berfungsi sebagai sarana menyampaikan informasi dan komunikasi yang efektif antar petugas kesehatan 3. Sebagai bahan pertanggung jawaban, dokumentasi dan bahan evaluasi
  • 32.
    ADA YANG MAUDIDISKUSIKAN
  • 34.
    LATIHAN PENCATATAN &PELAPORAN 1. Didapatkan data kejadian infeksi di Puskesmas Bunga Melati bulan Jan- Maret 2022 a) Ruang Kebidanan : ISK 4 %, Plebitis 20 ‰ , IDO 8 % b) Poli Gigi : Abses gigi 4 % c) IGD : ISK 9 ‰, Plebitis 10 ‰, IDO 4 ‰, d) Poli Umum : KIPI 5 %, 2. Buat data dalam bentuk grafik 3. Lakukan analisis dari data yang ada, kemudian susun Laporan Program Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) di FKTP 4. Hasil diskusi masalah yang kemungkinan penyebab dan Langkah perbaikan
  • 35.
    No Unit Pelayanan InfeksiPost Partum ABSES GIGI KIPI PLEBITIS ISK KET N D % N D % N D % N D % N D % JUMLAH LAPORAN KEJADIAN INFEKSI (HAIs) DI PUSKESMAS MELATI PERIODE l : JAN – MARET 2022