UC Onliner #5 - Mei-Juni 2014

1,665 views

Published on

Published in: Business
0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
1,665
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
18
Actions
Shares
0
Downloads
149
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

UC Onliner #5 - Mei-Juni 2014

  1. 1. UC Onliner Mei-Juni 2014
  2. 2. UC Onliner Mei-Juni 2014
  3. 3. UC Onliner Mei-Juni 2014 Editorial Hi UC Onliners, Edisi kali ini UC Onliners akan mengangkat topik mengenai personal branding. UC Onliners akan memberikan bahasan 10 langkah untuk meningkatkan brand anda dari Ryan Gondokusumo (Founder & CEO Sribu.com), lalu beberapa langkah untuk meningkatkan personal branding. Selain itu terdapat eksklusif interviewdenganpemilikRumah Makan Ikan Bakar Cianjur (IBC), Juanda Putra bagaimana beliau mengembangkan rumah makan yang telah ada sejak lama sebagai generasi penerus dari restoran tersebut. Dan tidak ketinggalan pula liputan program PER batch 4 dan MER batch 1 yang telah berakhir dan telah dilakukan acara wisuda di Hongkong. Serta liputan event UCEO yang seru diadakan di Solo dengan pembicara Antonius Tanan (senior director Universitas Ciputra) dan Hadi Kurniawan (Founder Pentol Arcip) yang membahas menciptakan peluang bisnis berskala nasional. UC Onliner jangan lupa untuk selalu update dengan pembelajaran entrepreneurship yang ada di UCEO yang pastinya akan mendapat ilmu- ilmu yang terus diperbaharui untuk penerapan bisnis anda. Tunggu program kejutan selanjutnya dari UCEO. Salam Entrepreneur, Managing Editor. FROM THE EDITOR Daftar Isi “Your personal brand is what differentiates you from others.” – Anonim “It’s not hard to make decisions, once you know what your values are.” – Roy E. Disney “No-one really feels self-confident deep down because it’s an artificial idea. Really, people aren’t that worried about what you’re doing or what you’re saying, so you can drift around the world relatively anonymously: you must not feel persecuted and examined. Liberate yourself from that idea that people are watching you.” - Russell Brand UC Onliner Topik Utama UCEO News Gathering UCEO Solo Profil Peserta Pentingnya Branding Bagi Sebuah Produk Personal Branding 10 Langkah untuk Meningkatkan Brand Anda 06 Exclusive Interview 03 UC Onliner Chief Editor Nur Agustinus - @nuragustinus Managing Editor Tiffany Oktoriana - @tiffoktoriana Editor Tiffany Oktoriana - @tiffoktoriana Agitya Kristantoko - @agitya_totoko Bernardinus Arisandi - @Nduzzt Staff Accounting Reny Pebriasari - @gindorrr Redaksi menerima kritik, saran, dan komentar dari pembaca. Silahkan kirim via e-mail ke dlearning@ciputra.ac.id Majalah UC Onliner diterbitkan oleh Universitas Ciputra Entrepreneurship Online. Dilarang mengutip, memproduksi sebagian atau keseluruhan isi majalah ini dalam segala bentuk tanpa izin tertulis dari redaksi. Design & Artistic Rachmat Wijanarko - @kokomin1878 Abraham Imanuel G. - @ciamsoy Documentation Samuel Leksono Reporter Tiffany Oktoriana - @tiffoktoriana Agitya Kristantoko - @agitya_totoko Bernardinus Arisandi - @Nduzzt Foto : Abraham G. Kulit Luar : Koko Pembaca UC Onliner dapat berkontribusi melalui tulisan, artikel dan opini yang dapat dikirimkan melalui email dlearning@ciputra.ac.id untuk pemasangan iklan dapat menghubungi kami melalui email : reny.pebriasari@ciputra.ac.id 04 Tips Meningkatkan Kepercayaan Diri Resensi Buku Testimoni 08 Juanda Putra Owner of IBC Surabaya IDE/ Inspirasi Berani Mengambil Resiko dengan Perhitungan Oleh : Nur Agustinus 07 Menciptakan Peluang Bisnis Berskala nasional Wisuda PER Batch 4 & MER Batch 1 Artikel Bingung Mau Usaha Apa? Oleh : Nur Agustinus 09 11 13 14 15 16 17 19 Oleh : Ryan Gondokusumo
  4. 4. UC Onliner Mei-Juni 2014 UCEO News 04 Event Comunity UCEO kali ini terasa lebihserudengankehadiran77peserta dari berbagai daerah yang memeriahkan acara bertema “Menciptakan Peluang Bisnis Berskala Nasional”. Pembicara untuk gathering yang diadakan di Solo pada hari Jumat, 13 Juni 2014 yaitu Hadi (Founder Pentol Arcip) dan Antonius Tanan. Acara yang diadakan di Che- Es Resto dimulai dengan registrasi peserta dan acara foto inspirasi di booth UCEO. Berfoto dengan membawa bersama 2 teman kuliahnya membangun Pentol Arcip hingga memiliki 16 cabang yang tersebar hingga Papua. Hadi Kurniawan mengaku sudah gagal 5 kali setelah mencoba berbagai usaha, dan yang sekarang ditekuni adalah bisnis pentol. “Orang bilang ini bisnis remeh, kami bilang ini Bisnis Luar Biasa.” Ujar Hadi. Justru pada bisnis yang orang lain remehkan, Pentol Arcip melihat Menciptakan Peluang Bisnis Berskala Nasional Gathering UCEO Solo sebuah papan berisi kata inspiratif, diharapkan para peserta dapat lebih terinspirasi untuk menjadi entrepreneur yang lebih unggul. Acara dibuka pada pukul 18.00 WIB dengan perkenalan singkat tentang UCEO oleh MC dan UCEOx Solo oleh Timmy Aesak sebagai perwakilan UCEOx Solo. Setelah itu dilanjutkan dengan pembicara pertama oleh Hadi (Founder Pentol Arcip) bercerita secara singkat bagaimana dia
  5. 5. UC Onliner Mei-Juni 2014 peluang besar dalam bisnis ini. Dengan tekad dan kerja keras serta beberapa tips dari pelajaran entrepreneur dari Universitas Ciputra, mereka telah mendapat beberapa penghargaan baik di dalam maupun di luar negeri. Direktur Senior Ciputra Antonius Tanan juga memberikan presentasi yang luar biasa, salah satunya adalah materi “3K”. Dari pengamatan Bapak Anton ada 3 masalah utama dalam UMKM, yaitu Kualitas, Konsistensi dan Kapasitas. Masalah yang pertama adalah kualitas produk atau jasa sering kali diremehkan. Salah satu tips dari Bapak Anton adalah Ajak rekan bisnis Anda untuk ikut ambil peran dalam menjaga kualitas produk, setelah kualitas tercapai, masalah yang sering dijumpai pula adalah masalah konsistensi. “Saat Anda mencapai kualitas optimum pada produk Anda, lakukan berulang kali sampai kualitas itu dapat Anda jaga secara konsisten.” Jelas Antonius. Masalah yang ketiga adalah masalah kapasitas. Pada masalah yang ketiga ini, Antonius Tanan menjawab melalui contoh kasus langsung dari permasalahan peserta. Sukron, salah satu peserta event UCEO di Solo memiliki perusahaan beton cor dan beberapa hari yang lalu menerima orderan hingga 3 kali lipat kuantitas produknya. Dari permasalahan ini ada 3 solusi, yang pertama adalah menerima orderan dengan melemburkan pekerja dan berusaha semaksimal mungkin, solusi kedua adalah berkata jujur kepada klien bahwa ia hanya sanggup memenuhi sebesar yang ia mampu dan solusi yang ketiga adalah dengan mengajak rekan kerja yang seprofesi untuk membantu Bapak Sukron menyanggupi kuantitas yang dipesan dan tetap kualitas Bapak Sukron yang mengawasi. Para peserta yang lain pun mulai terbuka akan solusi yang ketiga, bahwa ada solusi yang tidak hanya win-win solution tetapi juga bisa win- win-win solution. Di akhir acara terdapat pengundian doorprise bagi yang membawa kartu nama, setelah itu para peserta UCEO di Solo berfoto bersama di depan panggung dengan mengucapkan salam entrepreneur. Acara makan-makan pun berjalan dengan santai setelah acara ditutup oleh Shinta Rossaline. Nah, para UC Onliner yang ingin memberikan aspirasi ataupun mengajukan ide acara di Solo dapat menghubungi saudara Timmy di nomor 083865640338. (BA) 07 UCEO News
  6. 6. UC Onliner Mei-Juni 2014 06 UCEO News Wisuda MER Batch 1 & PER Batch 4 Para peserta program PER (Pengantar Entrepreneur Ritel) batch 4 telah menyelesaikan dengan baik program tersebut pada tanggal 12 Juni 2014. Terdapat 38 lulusan dari PER batch 4 itu di wisuda di Hongkong pada hari Minggu, 22 Juni 2014 oleh fasilitator Poedjiati Tan. Peserta sangat senang sekali karena mereka telah berhasil menyelesaikan program pembelajaran yang dimulai dari 25 Agustus 2013. Dan juara untuk program PER 4 ini adalah Ratna Fadzillah, Naning Fauziah, dan Lindayati Zakariya. Selamat kepada para peserta yang telah lulus, selamat berkarya dan sukses selalu untuk anda semua ! Bersamaan dengan itu juga diwisuda peserta dari MER (Manajemen Entreprneur Ritel) batch pertama, merupakan level selanjutnya dari program pembelajaran PER (Pengantar Entrepreneur Ritel). Di program MER ini para peserta diajarkan untuk lebih mendalami tentang entrepreneur ritel, artinya peserta yang akan ikut MER diharapkan untuk mengikuti program PER terlebih dahulu dengan kata lain para peserta harus mengikutinya step by step. Program MER batch 1 telah berakhir tanggal 12 Juni 2014. Setelah melalui penilaian di dalam pembelajaran, Wartini, Puji Utami, dan Pipit Dwi Ernawati berhasil masuk dalam 3 besar. Selamat kepada 23 lulusan MER batch 1. Semoga pembelajaran yang didapatkan di MER bisa segera diterapkan di usaha yang akan dijalankan. Sukses selalu untuk para peserta. (to) Peserta MER Batch 1 berfoto bersama usai penyerahan sertifikat bersama Ibu Pujiati Tan. Peserta PER Batch 4 berfoto bersama usai penyerahan sertifikat.
  7. 7. UC Onliner Mei-Juni 2014 07 Topik Utama Siapa yang tidak tahu KFC, Body Shops, dan Nike? Mereka memang nama merek yang telah dikenal luas di Indonesia bahkan di dunia. KFC yang dikenal dengan bumbu ayam rahasianya,BodyShopsdikenaldengan green company cosmetic, dan Nike yang dikenal dengan sepatu larinya. Branding diperlukan di setiap usaha agar usaha kita dikenal di masyarakat. Tetapi terkadang dari kita pebisnis tidak peduli dengan membangun branding karena mereka berpikiran yang penting usaha laris walaupun produk yang ditawarkan adalah produk mainstream atau dengan kata lain produk yang dijual hampir sama dengan produk- produk yang dijual oleh orang lain. Jika kita menyebutkan kota Pahlawan pasti kita langsung sebut kota Surabaya. Sama halnya ketika kita menyebutkan kota pendidikan pasti Yogyakarta yang keluar di pikiran kita sebagai jawabannya. Sebutan-sebutan yang ada itu membuat khalayak umum terus mengingat sesuatu dengan mudah. Kenapa kita bisa menyebutkan jawabannya dengan tepat? Karena ada branding yang telah melekat di kota-kota tersebut. Branding itu sendiri terdapat beberapa macam unsur, diantaranya adalah pemberian nama, logo dan tagline. Apalah arti sebuah nama bagi sebuah produk? Coba bayangkan jika anda melihat sebuah keripik kentang pedas tanpa label nama, pasti bagi anda tidak menarik dibandingkan dengan keripik kentang pedas dengan label nama Maicih yang ada logonya dan tagline. Ya, sebuah nama sangatlah penting bagi sebuah produk agar bisa dikenal di tengah masyarakat dengan baik. Logo juga merupakan salah satu unsur yang penting dalam branding. Terdapat beberapa elemen di dalam logo seperti karakter huruf, warna, tulisan, dan sebagainya. Melalui karakter kata bisa terlihat powerful, childish, bold, dan ceria. Begitu juga dengan elemen- elemen lainnya yang terdapat di logo bisa menjadi sebuah makna yang seharusnya diharapkan agar orang lain bisa terus mengingat akan sebuah logo tersebut. Tagline kait eratannya dengan identitas suatu produk. Siapa sih yang tidak tahu slogan “Just Do It”? Yah, pasti semua orang tahu produk mana yang mempunyai tagline itu. Kata-kata yang membuat Nike semakin diingat oleh masyarakat luas di tengah persaingan produk sepatu olahraga yang lainnya. Tagline berfungsi sebagai penjembatan antara brand dengan konsumen. Nah, 3 hal tersebut yang harus dipersiapkan pada tahap awal branding produk atau bisnis. Silahkan berkarya dan selamat mencoba. (to) Pentingnya Branding Bagi Sebuah Produk “A strong, positive self image is the best possible preparation for success in life.” ~Joyce Brother
  8. 8. UC Onliner Mei-Juni 2014 Topik Utama 08 Selain produk atau bisnis, seseorang seharusnya memiliki personal branding yang tidak peduli dengan latar belakang pekerjaan dan bisnis yang digeluti. Personal branding membantu seseorang untuk lebih dikenal, seperti siapa anda sebenarnya dan anda ingin dikenal sebagai apa? Dengan adanya personal branding, seseorang lebih mudah dikenali karena branding yang telah melekat di diri seseorang. Personal branding yang dibutuhkan setiap manusia adalah personal branding yang postitif. Berikut langkah- langkah dasar personal branding : 1. Temukan karakteristik diri anda Tanyakan pada diri sendiri, kita ingin dikenal di mata orang lain sebagai pribadi yang bagaimana dan mereka berpikir tentang anda seperti apa, apakah pribadi yang ceria, pemurung, dan moody? You become what you think about. 2. Deskripsikan tentang diri anda Untuk mengetahui deskripsi apa yang akan melekat di diri anda, tentunya anda harus tahu apa passion anda, impian anda, bahkan tujuan hidup anda. Kemudian tanyakan apakah anda ingin dikenal sebagai seniman yang jago, penulis sukses, sutradara handal, marketing yang hebat, dokter bertangan dingin, pengusaha di bidang makanan yang sukses. 3. Buat pencapaian yang baik Tentukan target anda untuk mencapai hasil yang maksimal. Awalnya memang sulit untuk mencapai hasil yang terbaik, tetapi apa salahnya untuk terus memaksimalkan kemampuan anda. Semakin terus berlatih, maka semakin cepat pula anda mendapatkan hasil yang terbaik bagi diri anda. Practice makes perfect. 4. Bangun networking Untuk mempunyai branding, pastinya anda harus mepunyai networking yang luas agar diri anda cepat dikenal. Bangunlah network anda di berbagai komunitas, bisnis, dan media sosial. Networking akan sangat membantu anda untuk lebih dikenal di lingkungan. 5. Aktualisasi diri If you don’t stand for something you will fall for anything. Ya, pepatah itu benar. Aktualisasi diri merupakan sebuah langkah penting setelah anda menjalankan langkah-langkah sebelumnya, yaitu menemukan karakteristik diri anda, menemukan deskripsi diri, membuat pencapaian yang baik, dan membangun networking. Sebaiknya aktualisasi diri anda untuk sebuah personal branding yang kuat. (to) PERSONAL BRANDING
  9. 9. UC Onliner Mei-Juni 2014 09 Topik Utama Brand merupakan elemen yang memberikan identitas pada sebuah bisnis apakah itu bisnis baru atau yang sudah eksis sebelumnya. Brand bukan hanya sekedar logo atau nama perusahaan Anda, melainkan suatu perwujudan image atau persepsi seseorang tentang produk atau perusahaan Anda. Maka dari itu, Anda tidak bisa menganggap enteng brand, karena brand adalah aset terpenting yang bisa dimiliki perusahaan yang memberikan nilai, menciptakan diferensiasi dan memberikan hasil yang dapat dirasakan jangka panjang. Untuk meningkatkan brand yang Anda miliki, Anda harus memastikan bahwa brand Anda mempunyai brand awareness yang baik. Brand awareness adalah salah satu tingkatan di mana brand yang Anda miliki dikenal oleh masyarakat atau target market. 1. Buatlah Desain Logo Yang Sesuai Dengan Bisnis Anda Sebelum Anda membuat brand untuk perusahaan, ada banyak hal yang Anda harus pertimbangkan, seperti menyesuaikan tema brand yang ingin Anda buat dengan bisnis Anda. Misalnya perusahaan Anda bergerak di bidang makanan, maka brand yang dibangun harus mencerminkan produk serta image perusahaan yang meliputi layanan yang akan diperoleh pelanggan. Tahap selanjutnya, Anda harus memperhatikan brand elements yang digunakan, seperti nama, logo, grafik, bentuk, warna, suara, aroma dan pergerakan. 2. Ciptakan Desain Logo Perusahaan Yang Baik Bisnis Anda akan terlihat amat profesional di mata pelanggan Anda dengan menggunakan desain logo yang berkualitas, unik, menarik serta mudah diingat. Desain logo yang baik juga akan membuat bisnis Anda menonjol ditengah kompetisi antar brand dengan jenis produk yang sama. Misalnya Starbucks, begitu mendengar brand tersebut, hal apa yang lantas terbayang dalam benakAnda? Kopi, hijau, ramah lingkungan, modern, casual, mahal, berkelas? Itulah identitas yang yang diciptakan Starbucks. Itulah branding Starbucks. 3. Pilih Alat Marketing yang Sesuai untuk Meningkatkan Brand Anda di Mata Publik Alat marketing yang pertama adalah branding melalui website. Saat ini memang hampir segala jenis bisnis usaha baik skala besar maupun kecil sudah memiliki website. Walaupun skala usaha Anda kecil namun branding melalui sebuah website menjadi penting karena website adalah marketing tool yang memang diperlukan untuk meningkatkan kredibilitas usaha Anda. Dengan website, bisnis yang Anda jalankan dapat dikenal ditengah target market. Website saat ini sudah menjadi pintu gerbang masyarakat untuk mengenal bisnis Anda, mengenali produk Anda dan tentunya akhirnya berujung pada keputusan pembelian. Marketing tool yang kedua adalah menggunakan mobil branding. Mobil branding atau yang biasa disebut vehicle branding atau branding pada kendaraan seperti halnya mobil, bus atau truk merupakan salah satu strategi marketing dengan target market tertentu. Tujuan utama dari strategi marketing ini adalah untuk membuat pelanggan tertarik dan pada akhirnya membeli produk atau memakai jasa layanan Anda. Sama seperti kegiatan branding lainnya, tentu desain mobil branding harus menarik agar bisa menarik perhatian masyarakat menggingat setiap hari Langkah untuk Meningkatkan Brand Anda Oleh : Ryan Gondokusumo Tips-tips untuk membuat brand anda dikenal publik 10
  10. 10. UC Onliner Mei-Juni 2014 10 Topik Utama target market Anda dibombardir dengan banyak iklan. Hal yang harus diperhatikan jika Anda memutuskan untuk memakai strategi vehicle branding maka desain branding harus stand out from the crowd yang berarti memiliki desain yang baik dan sangat mengundang perhatian. 4. Berinteraksi melalui Sosial Media Tidak dapat dipungkiri, sosial media serperti Facebook, Twitter, LinkedIn dan Google+ dapat meningkatkan kualitas kehidupan, khususnya bagi kalangan pebisnis yang menginginkan perkembangan pada bisnisnya dan melakukan komunikasi dua arah dengan cepat. Penggunaan sosial media dapat digunakan sebagai ujung tombak pergerakan kegiatan komunikasi dan pemasaran bisnis yang kini sudah menjadi sebuah kewajiban. Banyak keuntungan yang dapat Anda raih dengan meningkatkan brand awareness bisnis Anda di sosial media. Keuntungannya melingkupi top of mind, brand recall dan brand recognition.Dengan menggunakan media sosial yang sudah tersedia, interaksi Anda dengan publik bisa tercipta dengan baik. 5. Menggunakan Partnership untuk Membangun Brand Awareness Berkerja sama dengan partner influencer dapat meningkatkan brand awareness Anda. Partner yang mempunyai network yang sangat kuat biasanya mempunyai banyak pelanggan yang loyal. Dengan menjalin hubungan yang baik dengan partner Anda, Anda dapat bertukar pelanggan/subscriber sehingga dapat menjadi win-win solution bagi kedua belah pihak. Selain itu, partner Anda juga bisa menjadi media untuk mempublish konten Anda sehingga dapat dkepada para subscribernya. Partner juga bisa meningkatkan nilai jual event yang bisnis Anda selenggarakan. Pastikan Anda memilih untuk berkerja sama dengan partner yang sesuai dengan target market bisnis Anda. 6. Gunakan Blog untuk Meningkatkan Branding Bisnis Anda Dengan menciptakan sebuah blog dimana bisnis Anda bisa memberikan informasi tambahan dan tidak hanya terbatas dengan apa yang bisnis Anda lakukan, tetapi Anda bisa memberikan tips- tips yang berguna untuk para subscriber Anda. Dengan adanya blog, Anda dapat menyediakan konten-konten yang menarik untuk subscriber Anda, sehingga akan meningkatkan brand awareness bisnis Anda. Bahkan, melalui blog,Anda juga dapat mendapatkan kesempatan bertambahnya pelanggan karena adanya subscriber yang menjadi pelanggan. 7. Ciptakan Pesan yang Membuat Orang Ingin Menyebarkannya Walaupun pesan marketing ditujukan untuk tujuan komersial namun tentunya tak cukup memberikan fans Anda pesan yang murni pesan marketing. Pesan marketing yang menarik akan membuat fans menyebarkan dan menciptakan konten mereka sendiri. Tentu hal ini ada resikonya apalagi jika pesan marketing tersebut berupa parody. Namun itu semua merupakan elemen daripada sebuah kampanye marketing. 8. Berikan Fans Kesempatan untuk Berpartisipasi Fanssukamenjadibagiandarisebuaheventpada brand yang ia sukai. Event seperti melemparkan pertanyaan melalui Facebook Page bisnis Anda tentunya juga akan menarik perhatian fans untuk menjawabnya segera. Apalagi mengajak mereka untuk mengklik tombol like di post Facebook Page bisnis Anda untuk memenangkan hadiah dari brandAnda. Tentunya hal tersebut akan sangat menarik perhatian target market Anda. 9. Hargai Superfans Anda Menjadi fans dari sebuah brand sangatlah mudah, namun yang harus Anda hargai dan perhatikan dengan seksama adalah superfans anda. Superfans merupakan kelompok orang yang setia menyebarkan dan mempromosikan brand favorit mereka dan menciptakan free marketing yang tiada batas. Berikan reward untuk mereka berupa hadiah complimentary yang tidak harus mahal namun memiliki makna tersendiri. 10. Be Consistent! Bersikaplah konsisten dalam menggunakan berbagai perlengkapan desain untuk bisnis Anda. Selama Anda menggunakan logo/desain yang konsisten, hal itu bisa menambah brand awareness terhadap produk Anda. Perubahan pada desain logo/brand bisnis Anda dapat mempengaruhi brand Anda di mata publik. Meskipun banyak perusahaan-perusahaan besar yang merubah logo mereka, tetapi konsep yang mereka ubah hanya minimalis, seperti logo bisnis makanan Wendy’s, mereka hanya mengubah konsepnya sedikit dan tidak begitu berbeda dengan logo lamanya. Ada juga contoh perusahaan yang dari berdiri hingga sekarang tidak merubah logonya sama sekali, perushaan tersebut adalah McDonald, dimana konsep desain logonya konsisten berlambang “M”. (RG) Tentang Penulis Ryan Gondokusumo adalah Founder & CEO Sribu.com, platform jasa desain grafis online yang telah membantu lebih dari 700+ pelanggan. Ryan memiliki pengalaman lebih dari 7 tahun di bidang UI dan UX design, team building, pengembangan produk, strategic marketing, digital marketing dan retail. LinkedIn: Ryan Gondokusumo Google+: RyanGondokusumo Twitter: @redjohn_G
  11. 11. UC Onliner Mei-Juni 2014 11 Juanda Putra (Owner of IBC Surabaya) UCEO : UC Onliner JP : Juanda Putra UCEO : Tolong dijelaskan kisah anda pertama kali masuk dunia entrepreneur? JP : Saya masuk bisnis entrepreneur ini pada tahun 2008. Waktu itu saya berumur 22 tahun. Saya meneruskan bisnis orang tua saya yang merupakan Ikan Bakar Cianjur ini. Waktu saya masuk ini cabangnya masih 16 cabang dan setelah saya masuk sampai sekarang ada 20 cabang. Jadi saya ini membantu orang tua saya dan saya meneruskan bisnis orang tua saya, karena saya ada passion juga dalam bisnis restoran. Saya ingin meneruskan, saya ingin meneruskan legacy orang tua saya. Agar lebih berkembang lagi daripada waktu jaman orang tua saya. UCEO : Mengapa anda memilih untuk melanjutkan bisnis orang tua anda dan tidak memilih usaha yang lain? JP : Karena, saya merasa bisnis ini sudah jalan dan bisnis ini sangat berpotensi untuk dikembangkan. Menjadi entrepreneurbukanberartianda memulai dari awal juga. Anda bisa juga meneruskan dari apa yang sudah ada, memperbaiki dan mengembangkan lebih besar dari apa yang ayah anda bangun, orang tua anda bangun. Nah, dari situ saya tumbuh passion saya untuk mengembangkan daripada susah-susah mengembangkan dari bawah, mendingan saya langsung meneruskan apa yang sudah menjadi legacy ExclusiveInterview Hi UC Onliners, kali ini majalah UC Onliner dapat kesempatan untuk wawancara dengan owner salah satu restoran terkenal yang berada di Surabaya Ikan Bakar Cianjur (IBC) yaitu Juanda Putra. Jangan salah lho, perjalanan seorang Entrepreneur itu tidak harus dimulai dari awal, tapi bisa juga dimulai dengan meneruskan karir dari generasi sebelumnya dengan menjadikannya lebih baik lagi dari generasi orang tua saya dan itu juga memberi muka kepada orang tua saya, memberikan suatu legacy, meneruskan suatu legacy pada orang tua saya. UCEO : Hal tersulit apa yang anda pernah alami dan bagaimana anda menyikapinya? JP : Hal tersulit pertama yang pernah saya alami adalah waktu saya masuk, saya masih tidak bisa apa-apa. Jadi, pertama saya berjuang dengan mempelajari semuanya menjadi bawahan. Kesulitan berikutnya adalah bagaimana meyakinkan orang tua saya dan rekan- rekan bisnis ayah saya, bahwa saya ini telah siap untuk masuk dalam masuk bisnis ini, untuk mengelola manajemen. Nah, dari situ saya tunjukkan bahwa saya juga punya prestasi dan Exclusive Interview
  12. 12. UC Onliner Mei-Juni 2014 12 saya bangun beberapa restoran IBC dari jerih payah tangan saya sendiri beserta tim saya, lalu mereka bisa mendapatkan trust tersebut dari saya. UCEO : Hal apakah yang belum anda capai dan akan diusahakan dalam 5 tahun mendatang? JP : Dalam 5 tahun ke depan saya merencanakan untuk mengembangkan IBC untuk lebih besar lagi. Jadi, sekarang ini ada proyek lebih besar lagi, dalam tahun ini ada 2 proyek, yaitu saya bangun di Batam pada Agustus dan awal tahun depan ada IBC di Bekasi yang kita proses negosiasi di pulau- pulau lain dan JABODETABEK. Jadi, rencana saya dalam 5 tahun ke depan adalah mengembangkan IBC sampai 30 cabang dan membenahi sistem lebih baik dari sekarang. Supaya IBC-IBC yang lama yangsudahadainimenjadilebih ramai daripada sebelumnya. UCEO : Apa pencapaian terbesar anda dalam bisnis sampai dengan saat ini? JP : Pencapaian terbesar saya adalah saya membangun. Saya sudah bisa membangun IBC sendiri walaupun masih dalam pengawasan orang tua saya. Jadi, dari trust yang saya dapatkan, saya sudah dapat membangun sendiri, lalu saya membenahi beberapa sistem, sehingga IBC omsetnya bertambah. Jadi, daripada dulu yang dialami orang tua saya dibandingkan dengan sekarang sudah bertambah omsetnya. UCEO : Siapakah tokoh yang menginpirasi anda ? JP : Untuk tokoh inspirasi adalah Steve Jobs. Steve Jobs adalah pendirinya Apple jadi dia itu jatuh bangun di Apple sampai dia dikeluarkan dari Apple, tapi dia kembali lagi dan dia berhasil membuat Apple sebagai salah satu terobosan yang penting dalam hidup manusia ini. Jadi Steve Jobs itu salah satu mentor saya. UCEO : Apakah keunikan usaha anda tersebut ? JP : Usaha kami kan lebih ke Indonesian Food. Saat ini lagi trend nya fast food dan makanan-makanan dari luar dan itu sangat menjamur di mana-mana. Nah, karena itu kami ingin menjadi yang berbeda daripada yang lain. Nah, makanya kami terus mengembangkan bagaimana caranya membawa makanan Indonesia ini ke kancah internasional agar semua orang tahu bahwa di Indonesia ini tidak hanya ada fast food saja dan makanan Eropa saja, tapi juga ada makana Indonesia yang berhasil dan kami buktikan dengan cabang kami yang berjumlah 20 cabang ini UCEO : Apa yang menjadi sasaran dan segmentasi pasar dalam bisnis anda? JP : Visi Ikan Bakar Cianjur adalahmenjadikanrestoranIkan Bakar Cianjur menjadi restoran Indonesian Food terbesar di Indonesia dan mencapai kancah internasional. Itu adalah visi kami dan misi kami adalah dengan memperkuat cabang- cabang kami yang sudah ada, kita research sampai ke luar negeri juga untuk pasar-pasar yang kita pelajari di sana lalu akan kita kembangkan juga ke sana. UCEO : Apakah kemampuan seorang entrepreneur yang handal seperti anda dapat juga dipelajari oleh orang lain yang awam tenteng entrepreneurship? JP : Namanya belajar itu tidak ada habisnya. Pada waktu itu saya juga sudah cerita juga bahwa saya basicnya bukan restoran. Saya adalah arsitek dan saya basicnya adalah art. Nah, saya juga pada waktu saya masuk tahun 2008 itu saya itu belajar dari orang tua saya selama 6 tahun sampai sekarang. Jadi belajar itu bisa dilakukan sewaktu-waktu dan anda tidak perlu mewarisi kemampuan orang tua anda, yang penting anda mau belajar. Selama anda mau belajar, anda pasti bisa. UCEO : Apa kiat anda dalam menyingkapi kompetitor? JP : Kita pelajari mereka, jadi mereka ada hal baru dan kita tidak boleh terlalu jauh dari mereka. Misalkan trend Ikan Bakar Cianjur adalah restoran keluarga, sedangkan trend sekarang adalah semacam untuk entertainment. Jadi, makan tidak hanya makan tapi juga untuk entertain. Jadi kita juga harus masuk sedikit ke sana, tidak hanya berpatokan pada yang lama saja tapi harus ikuti yang baru. Selain itu juga jangan ikut-ikutan, misalkan restoran sekarang itu banyak yang diskon kita jangan ikut-ikutan diskon. Jadi tetap pertahankan ciri khas kita, pertahankan segmentasi kita, jangan ikut-ikutan orang lain. UCEO : Nilai-nilai apa yang anda terapkan dalam perusahaan anda ? JP : Dalam Ikan Bakar Cianjur sejak dahulu sampai sekarang adalah kekeluargaan. Jadi, segala hal tidak boleh dominan. Tidak ada satu orangpun yang berkuasa di Ikan Bakar Cianjur, semua adalah kekeluargaan dan semua adalah keluarga. Jadi kita lebih seperti keluarga besar Ikan Bakar Cianjur. Kita tidak pernah menamakan diri kita atasan mereka yang sangat berkuasa sebagai diktator. Jadi apapun aspirasi mereka akan kita tampung. Jadi sistem di Ikan Bakar Cianjur, nilai yang saya tanamkan pada karyawan saya adalah kekeluargaan. Jadi semua harus menghargai satu sama lain, semua sangat berhubungan. Satu keluarga berhubungan dengan keluarga lain dan kita adalah satu keluarga besar. UCEO : Apa pesan anda untuk UC Onliner yang akan memulai menjadi entrepreneur seperti anda? JP : Untuk UC Onliner yang akan memulai bisnis kuliner, saran saya hanya satu yaitu anda bekerja keras, anda bekerja smart dan anda tekun. Jadi namanya bisnis kuliner adalah salah satu bisnis yang tersulit yang bisa dijalankan, tapi kalau anda memiliki passion, anda mencintai pekerjaan itu dan anda bersedia meluangkan waktu anda untuk bekerja keras, smart dan tekun di bidang restoran maka anda akan mencapainya. Semoga apa yang saya sampaikan dapat bermanfaat. Salam entrepreneur! (sbl) Exclusive Interview
  13. 13. UC Onliner Mei-Juni 2014 13 IDE/ Inspirasi Banyak orang ingin membuka usaha sendiri. Tapi seringkali ragu-ragu untuk memulainya. Entah apa pun alasannya. Misalnya, modal belum cukup, atau mungkin pengalaman juga masih kurang. Tapi pada umumnya mengapa mereka tidak berani bertindak? Karena mereka masih memikirkan resiko-resiko yang akan dihadapinya. Orang takut menghadapi resiko karena yang kita hadapi adalah sebuah masa depan yang tidak pasti. Entrepreneur selalu menghadapi keadaan di masa depan yang tidak pasti. Oleh karena itu bagaimana kita mengatur supaya kita bisa mengkalkulasi resiko itu dengan sebaik-baiknya. Setiap Entrepreneur tahu bagaimana dia mengkalkulasi sebuah resiko. Artinya begini. Resiko pada satu orang akan dipersepsi dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang melihat resikoitudiasangguphadapi,adayang juga melihat bahwa dia tidak sanggup mengahadapinya. Ini tergantung dari pengalaman yang bersangkutan dan sejauh mana frekuensi atau akibat kepada yang bersangkutan juga. Ada sebuah teori yang dikembangkan oleh profesor Saras D. Sarasvathy tentang teori Efektuasi. Teori efektuasi ini punya lima prinsip. Salah satu prinsip yang paling utama adalah apa yang kita punya, karena Entrepreneur berangkat dari apa yang dia miliki, siapa dia, dan apa yang bisa dia lakukan. Tapi mengapa ada orang yang merasa bisa melakukan tapi tidak mau melakukan? Ya, karena masalah resiko ini. Nah, Profesor Saras D. Sarasvathy mengatakan bahwa Entrepreneur yang sukses itu melakukan usahanya dengan sistem Affordable Loss. Artinya, dia tahu apa yang dia lakukan atau dia keluarkan, baik itu modal, baik itu tenaga, pikiran, itu dia siap menanggung kerugiannya. Kalaupun rugi atau gagal, dia tidak masalah dan bisa bangkit lagi. Bagaimana orang menanggung kerugian itu berbeda-beda. Bagi satu orang mungkin sepuluh juta sudah luar biasa berat, bagi orang lain mungkin sepuluh juta tidak ada masalah. Kita bisa melihat bahwa resiko itu ada beraneka ragam. Pada prinsipnya ada dua macam resiko. Yaitu resiko finansial, dan resiko non finansial. Seperti kita ketahui, resiko finansial tentunya bahwa setiap kali usaha yang kita lakukan tentu bisa berakibat kerugian daripada uang yang telah kita berikan untuk usaha kita. Di sini masalah persepsi terhadap resiko memegang peranan penting. Juga bagaimana kecenderungan kita dalam mengambil resiko. Kalau kita banyak mengalami kegagalan, maka ini mempengaruhi persepsi kita. Banyak orang yang kemudian trauma atau takut memulai lagi. Tapi kalau kita mengalami keberhasilan atau mendapatkan hasil yang baik, maka hal ini meningkatkan kecenderungankitauntukmengambil resiko. Ini membentuk perilaku kita dan bagaimana sikap kita jika diberi tantangan atau resiko. Kalau kita sering mengalami kedua hal ini, baik berhasil maupun gagal, maka ini melatih kita untuk mengambil resiko dengan penuh perhitungan. Nah, bagaimana kita mengkalkulasi resiko itu? Tentunya mudah sekali kita membuat sebuah rencana bisnis. Bahwanantiakanadapendapatannya sekian, keuntungannya sekian. Tapi bagaimana kalau itu tidak terjadi? Sebab kita sebagai Entrepreneur BERANI MENGAMBIL RESIKO DENGAN PERHITUNGAN Oleh : Nur Agustinus ...bersambung ke halaman 14...
  14. 14. UC Onliner Mei-Juni 2014 Rajin menjaga kebersihan diri. Tidak ada salahnya kan untuk selalu terlihat bersih dan rapi di saat tampil di depan orang lain. Berpikirlah yang positif. Apa yang anda pikirkan akan mempengaruhi kepribadian anda. Semakin anda sering berpikiran positif, maka hal-hal yang positif akan selalu menyertai anda. Trust It ! Berperilaku yang baik. Ketika anda berhubungan dengan orang lain, jangan lupa untuk memperhatikan bahasa tubuh yang sewajarnya, jangan terlalu pasif dan jangan terlalu berlebihan. Perhatikan perkataan yang dikeluarkan. Perkataan yang membangun akan membuat orang lain yang mendengar akan senang bergaul dengan anda. Jangan sering melontarkan kritikan yang pedas saja, tetapi berilah juga solusi yang pas. 14 Tips Bergabung dengan komunitas dapat membangun koneksi dan dapat bertukar pikiran dengan orang lain. Siapa tahu kita mendapat banyak ide setelah kita mengobrol dengan yang lain. Update informasi. Mempunyai informasi yang selalu update membuat percaya diri anda lebih. Ketika anda mempunyai banyak informasi dari yang lain, maka orang lain akan senang mendengarkan anda berbicara. Latihlah kepribadian anda untuk menjadi lebih baik. Misalnya mempelajari cara public speaking yang menarik, cara makan yang benar, cara menjamu rekan bisnis. Selalu bersyukur. Ingatlah untuk selalu bersyukur dengan apa yang telah diberikan Tuhan pada anda. Apapun yang terjadi tetaplah bersyukur. (to) Meningkatkan Kepercayaan Diri tahu bahwa masa depan tidak bisa diprediksi. Kalau kita amati sebetulnya kesuksesan seorang Entrepreneur tidak lepas dari kemampuan dia untuk meningkatkan sumber daya yang dia miliki. Bagaimana dia mengajak orang lain, mengajak partnernya untuk berbisnis, karena mungkin kalau dia hanya sendiri mungkin dia mudah sekali ragu-ragu atau takut mengambil resiko. Tapi dengan adanya partner dia akan lebih berani untuk bertindak. Ini namanya membagi resiko sehingga bebannya lebih ringan. Demikian juga satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah masalah mentor. Seorang yang ingin berhasil, dia perlu sekali mentor. Mentor tidak harus selalu orang yang cerdas, sukses. Tapi orang yang bisa memberi dia support, dukungan, pengarahan, tahu arah mana yang harus dituju supaya dia bisa berhasil. Sebab kadangkala orang melihat sebuah resiko dengan persepsinya dia, bisa berbeda kalau dilihat oleh persepsi orang lain. Nah, cara-cara seperti ini harus dilakukan. Kita tidak mungkin sukses dengan seorang diri. Kita membutuhkan orang lain. Kita harus bisa meningkatkan apa yang kita punya supaya kita berhasil. Salam entrepreneur. Nur Agustinus (http://nur-agustinus.blogspot.com/) Sambungan dari Berani Mengambil Resiko ...sambungan dari halaman 14... 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. Untuk membangun personal branding yang kuat diperlukan sebuah kepercayaan diri yang kuat pula. Diperlukan sebuah perjuangan yang positif. Nah, bagaimana membangun kepercayaan diri yang baik dan positif?
  15. 15. UC Onliner Mei-Juni 2014 Artikel 15 Seseorang barangkali telah mengikuti pelatihan entrepreneurship hingga beberapa kali. Semangatnya sudah luar biasa. Keinginannya untuk segera membuka usaha sendiri telah menggebu-gebu. Tapi, yang menjadi masalah, ternyata mereka tidak juga memulai usaha. Ketika saya bertanya, jawabannya sangat umum, yakni ternyata mereka belum tahu mau usaha apa. Banyak teori maupun mentoring diberikan. Tapi ternyata tidak mampu menemukan jawaban atas pertanyaan itu. Uang untuk modal bahkan sudah terkumpul, tapi action nyata untuk menjadi entrepreneur tidak juga dilakukan. Mengapa? Padahal sudah banyak pelatihan atau motivasi untuk berbisnis tanpa modal (uang), atau bahkan ada teori efektuasi yang mengatakan bahwa modal utama itu adalah diri sendiri, yaitu siapa kita, apa yang bisa kirta lakukan dan siapa yang kita kenal. Tiga hal ini sebenarnya cara mudah untuk menemukan, bisnis apa yang bisa kita masuki dengan mudah. Tapi lagi-lagi, itu masih menjadi masalah. Memang, ada juga yang sudah melakukan bisnis, bahkan kemudian sukses. Tapi kalau kita bicara prosentase, sebenarnya itu tidak banyak. Kalau mau jujur, ada jauh lebih banyak yang masih menunggu saat yang tepat. Masih menunda dengan alasan mengumpulkan modal. Atau masih terikat kontrak kerja. Yang dikhawatirkan, semangat yang berkobar-kobar saat ini, barangkali bisa padam di kemudian hari, terlena dengan penghasilan rutin yang diterima. Terlebih iming-iming bonus dan THR sering orang menunda untuk berhenti bekerja. Ya, godaan itu memang luar biasa. Bingung mau usaha apa, itu juga menjadi momok yang harus dicarikan jalan keluar. Orang banyak mempertimbangkan soal seberapa besar keuntungan yang bakal didapat, seberapa keras usaha yang harus dilakukan, bahkan juga masalah gengsi. Ada banyak yang merasa masih belum mampu. Dalam psikologi, hal ini disebut efikasi dirinya kurang. Kurang memiliki keyakinan bahwa bisa. Ini membuat ragu-ragu, membuat tidak berani nekad untuk maju terus pantang mundur. Menurut pengamatan saya, problem seperti ini biasanya tidak terjadi pada mereka yang punya hobby. Ketika kita punya hobby dan sangat menjiwai, ibaratnya sudah menjadi passionnya, maka dia akan berusaha mencari tahu informasi selengkap- lengkapnya.Apa yang dilihatnya bisa menjadi inspirasi baginya. Hobby ini bisa sangat sepele, tapi kalau kita mendalaminya, ada banyak peluang di sana. Namun sekali lagi, ini tidak sesederhana dikatakan. Barangkali hanya ada satu dua orang saja yang kemudian terjun ke bisnis berawal dari hobbynya. Yang lain mungkin mencoba meniru kesuksesan orang lain namun tidak dilengkapi dengan minat yang sama kuatnya. Mereka yang masih bingung mau usaha apa, seringkali problemnya juga adalah tidak fokus. Ketika ada teman yang sukses di bisnis tertentu, dia ingin terjun ke usaha serupa. Ketika dia kenal dengan seseorang dan orang itu menjanjikan bisa menjadi supplier, maka dia lantas beralih rencana. Kebingungan karena tidak fokus ini membuat orang tidak segera memulai usahanya. Makin banyak pilihan bukannya bagus malah sebaliknya membuat bingung. Melakukanfokusinijugatidakmudah. Sebenarnya, dengan passion dan focus, itu sudah merupakan modal yang luar biasa. Ini akan membuat seluruh energi dan pikiran kita bisa mendorong ke arah kesuksesan. Tapi kalau kita asal ikut-ikutan dan bingung sehingga salah pilih, maka bakal menjadi masalah. Kita tidak tahu apakah kita sukses atau tidak. Bahkan meskipun kita sudah kerja ekstra luar biasa, juga tidak ada jaminan sukses. Namun kuncinya adalah tidak menyerah. Gagal yang satu, bangkit untuk berusaha lagi. (na) (http://nur-agustinus.blogspot.com/) Bingung Mau Usaha Apa? Oleh : Nur Agustinus
  16. 16. UC Onliner Mei-Juni 2014 Profil Peserta 16 Wartini WartinimerupakanpesertapembelajaranonlineManajemenEntrepreneur Ritel batch pertama yang mendapat peringkat pertama. Berkat kerajinan danketekunannyadiaberhasilmendapatnilaiterbaikdalampembelajaran online ini. Perempuan yang berasal dari Ponorogo yang menjadi BMI di Hongkong ini mempunya cita-cita menjadi entrepreneur agar bisa membantu sesama dan mengurangi pengangguran yang ada. “Pembelajaran jarak jauh (pembelajaran online) ini sangat menantang sekali karena kita diajarkan untuk praktik langsung dengan apa yang kita pelajari serta mengamati di sekitar kita. Di sini kita benar-benar dituntut untuk berpikir keras dan smart dalam mengerjakan semua tugas. Banyak hal yang sangat penting di mana selama ini belum pernah saya dapatkan sebelumnya”, ungkapnya dalam blog pribadinya ketika bercerita mengenai pengalaman belajarnya bersama UCEO. (ak) Perempuan yang berasal dari Kendal, Jawa Tengan ini merupakan peserta pembelajaran online Pengantar Entrepreneur Ritel Batch 4 yang bekerja sebagai BMI di Hongkong. Meskipun bekerja sebagai BMI, itu tidak membatasi dirinya untuk belajar lagi. Hal tersebut dibuktikan dengan hasil kerka keras dan belajarnya hingga dia mampu meraih peringkat pertama dengan nilai terbaik ketika mengikuti pembelajaran online Pengantar Entrepreneur Ritel Bath 4 tersebut. “Keputusan yang saya anggap benar adalah ketika saya berani melangkah mengambil keputusan untuk ikut kelas Pengantar Entrepreneur Ritel Batch 4 (PER Batch 4). Walau kesan pertama ikut kelas ini saya agak grogi tapi setelah mengikuti, saya menjadi bersemangat lagi dalam ber-entrepreneur. Banyak ilmu yang telah saya dapatkan. Bagaimana memulai suatu usaha agar usaha yang akan kita jalani kelak menjadi sebuah usaha yang sukses”, pengakuan perempuan yang mempunyai akun facebook dengan nama Ratna The Simples tersebut. Ratna juga mempunyai cita-cinta pulang ke Indonesia secepatnya untuk menjadi entreprenur dan bisa berkumpul bersama keluarganya. (ak) Ratna Fadzilah Perwakilan UCEOx Solo ini bernama Timmy Aesak. Pria kelahiran Solo, 30 November 1986 ini memulai usahanya Timwork Design Studio sejak dia lulus dari program D3 nya. Timwork Design Studio tersebut bergerak di bidang design dan printing. Dia telah mengikuti pembelajaran T100 (Tumbuh 100x) dan mendapatkan materi pembelajaran yang berharga untuk mengembangkan bisnisnya di bidang desain printing tersebut untuk menjadi lebih besar lagi. Pria yang tinggal di Solo ini sedang berkosentrasi dalam mempersiapkan lini usaha lainnya di bidang food and beverage untuk di-franchise-kan, yaitu Oishii Taiyaki (Waffle ikan Jepang) dan Cowboy Milk Blended (Susu dengan varian rasa yang bermacam- macam). Well, kita tunggu berita bagusnya dari perwakilan UCEOx Solo ini. (to) Timmy Aesak
  17. 17. UC Onliner Mei-Juni 2014 Resensi Buku Penulis : Anita Roddick Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta - Oktober 2013 Siapa yang tak mengenal The Body Shop? Usaha rintisan Anita Roddick ini merangkak dari toko ke toko hingga akhirnya menjadi jaringan yang besar diseluruh dunia. Anita Roddick adalah sosok figur pengusaha bisnis yang berbeda dengan kebanyakan pebisnis pada umumnya.Anita adalah 100% pelaku bisnis, namun sekaligus juga 100% aktivis. Anita sangat menjunjung tinggi sifatnya mengedepankan hal-hal sosial dalam menjalankan bisnisnya, The Body Shop. Anita berbisnis dengan hati, mendapatkan profit tanpa mengorbankan masyarakat dan lingkungan hidup yang tentu saja sangat kontras dengan “business as usual” yang hanya berorientasi pada profit semata. Sebelum meninggal dunia pada tahun 2007, Anita memutuskan untuk menjual The Body Shop kepada L’Oreal. Dibalik tindakan kontroversialnya itu, Anita bermaksud menyebarkan nilai-nilainya melalui perusahaan L’Oreal kepada konsumen yang lebih luas. Buku ini membuka wawasan pembaca mengenai kisah hidup dan perjuangan seorangAnita Roddick dalam menjalankan bisnis sekaligus tidak meninggalkan prinsip-prinsipnya dalam mengedepankan kesetaraan gender, isu-isu lingkungan hidup, serta hak asasi manusia. Seperti yang dijelaskan dalam dalam buku ini, Anita sangat mencintai lingkungan. Sehingga sebisa mungkin produk The Body Shop nya ini ramah lingkungan dan tidak melukai binatang apapun. Prinsipnya adalah Against Animal Testing, Support Community Fair Trade, Activate Self Esteem, Defend Human Right, serta Protect The Planet. Buku ini sendiri terdiri dari dua belas bab yang mana masing-masing bab menjelaskan perjalanan Anita dalam menjalankan bisnis The Body Shop. Buku ini merupakan kumpulan dari kisah perjalanan, buah pemikiran, harapan dan tips dalam menjalankan bisnis dengan tidak mengesampingkan prinsip-prinsip humanitas. Tidak hanya keberhasilan, buku ini juga menceritakan kegagalan seorang Anita dalam mengembangkan The Body Shop. Jadi sebagai pembaca, tentunya kita diharapkan mampu mengambil pelajaran dan manfaat dari pengalaman yang telah dilakukan serta diajarkan olehAnita Roddick. Dan yang terlebih lagi, dalam berbisnis pembaca juga tetap dapat mengedepankan prinsip-prinsip kemanusian terhadapan lingkungan dan binatang, namun tetap sukses dalam menjalankan bisnis, yaitu Business as Unusual. (rp) Step by Step Bisnis Tour & Travel Penulis : Kholifatul Adha Penerbit : Buku Pintar, Yogyakarta 2013 Bagi pembaca yang ingin mengetahui segala sesuatu mengenai usaha bisnis tour & travel, maka buku ini merupakan paket lengkap dalam memulai usaha tersebut. Di dalam buku ini dijelaskan dari awal tentang mengapa pembaca perlu untuk menjadi pebisnis dan wirausahawan. Dalam buku ini juga terdapat penjelasan mengenai tour & travel serta dijelaskan juga tentang langkah teknis dalam membuka usaha tour & travel. Buku ini menjelaskan secara terperinci mengenai produk-produk bisnis travel dan perhitungan keuntungannya. Yaitu mulai dari penjualan tiket, perhitungan keuangan, paket wisata baik yang domestik maupun internasional yang disertai dengan harga paket-paket wisata perjalanan tersebut, serta penjelasan mengenai penjualan voucher domestik dan internasional. Secara keseluruhan, buku ini terbagi menjadi 5 bab. Dimana masing- masing bab memuat berbagai penjelasan dan serba-serbi mengenai usaha bisnis tour & travel. Pada bab terakhir juga disertakan list nama-nama perusahaan tour & travel yang bisa menjadi pilihan referensi serta penawaran apa yang bisa diberikan kepada pembaca dari usaha tour & travel perusahaan-perusahaan tersebut. Seperti misalnya Asia Wisata Tour & Travel. Di perusahaan ini, terdapat penawaran peluang kemitraan menjalankan bisnis tour & travel Asia Wisata sebagai kantor cabang resmi dengan sistem franchise. Disini disertakan penjelasan mengapa anda harus memilih menjadi cabang Asia Wisata, syarat dan ketentuan untuk kerjasama franchise, keuntungan yang akan didapatkan franchise, apa yang bisa anda dapatkan sebagai agen, syarat untuk menjadi agen dan komisi yang didapatkan, profit sharing dari Asia Wisata Pusat, serta proses menjadi cabang Asia Wisata. Business as Unusual 17
  18. 18. UC Onliner Mei-Juni 2014 Resensi Buku Bisnis Makanan dan Minuman : Panduan Lengkap Membangun, Mengelola, dan Mempertahankan Agar Bisnis Tetap Langgeng dan Sukses Penulis : A. Yahya Hastuti Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta 2012 ISBN : 978-979-22-8357-0 Prinsip utama buku karyaA.Yahya Hastuti ini adalah bisnis makanan dan minuman tidak akan pernah mati. Jadi selama masih ada manusia di bumi, maka bisnis makanan dan minuman tetaplah sebuah usaha yang menjanjikan. Selain itu, dalam berbisnis makanan dan minuman tidaklah diperlukan kepandaian dan keahlian dalam memasak karena pada saat ini sudah banyak dijual produk olahan beku dan siap masak dengan cara menggoreng atau mengukus. Alasan yang lain mengapa bisnis makanan dan minuman sangat menjanjikan yaitu karena tidak harus diperlukan modal yang besar dalam memulai usaha ini. Penulis mengembangkan dan menuliskan pengetahuannya melalui sebuah buku bisnis yang menjabarkan secara menyeluruh mengenai jenis usaha bisnis makanan dan minuman. Buku ini terbagi menjadi 10 bab, yaitu bab pembuka mengenai alasan mengapa bisnis makanan dan minuman tidak pernah mati, memulai bisnis makanan dan minuman, menghitung investasi awal, perizinan dan perpajakan, kepuasan pelanggan adalah hal yang utama, pemasaran dan promosi, faktor-faktor yang menentukan keberhasilan, pengelolaan keuangan, sumber-sumber permodalan dan cara memperolehnya, serta bab terakhir yaitu penjelasan mengenai berbisnis makanan secara online. Buku ini memuat informasi lengkap dalam memulai bisnis usaha makanan dan minuman karena terdapat kiat-kiat untuk manjalankan bisnis serta dijelaskan dari awal untuk memulai bisnis di bidang ini, mengurus masalah perizinan, hingga pemasarannya. Penulis adalah pelaku bisnis makanan dan minuman yang menjalankan bisnisnya dari rumah, yaitu melalui sistem penjualan online. Berawal dari hobi memasak, kini penulis telah sukses memberikan tambahan keuangan keluarga melalui bisnisnya. Bagi pembaca yang ingin memulai usaha bisnis makanan dan minuman, buku ini wajib dibaca karena inspiratif dan memberi tambahan wawasan serta referensi mengenai serba-serbi usaha di bidang bisnis makanan dan minuman. (rp) 18 Sungguh menarik untuk membaca buku karangan Kholifatul Adha. Perempuan yang akrab disapa Olif ini memiliki hobi travelling serta fotografi, serta saat ini tengah bekerja di biro perjalanan tour & travel di Malang. Jadi tidak heran jika penulis mampu menulis buku yang sangat inspiratif serta memberikan wawasan kepada pembaca mengenai segala sesuatu dalam usaha bisnis tour & travel. (rp)
  19. 19. UC Onliner Mei-Juni 2014 19 Testimoni “Saya bergabung dengan UCEO sejak awal peluncuran sekitar akhir tahun kemarin, mulai dari ECW dan T100. Alhamdulillah untuk sekarang saya sudah merintis usaha berjualan puding di wilayah kampus sendiri dari beberapa minggu lalu. Doakan saja bisa berkembang menjadi lebih besar. Teruslah mencoba dan jangan takut gagal karena gagal adalah awal dari keberhasilan” Ivan, peserta ECW dan T100 “Sejak tahun kemarin saya daftar dari program ECW setelah itu pro- gram T100. Saya dulu sempat datang ke kampung ilmu di Kampung Semarang dan menemukan buku pak Ci dengan kata-kata men- gubah sampah menjadi emas. Hal itu menjadi inspirasi buat saya. Untuk bisnis peluang apa yang jarang dilirik oleh orang, tapi poten- sinya luar biasa.” Sukron, peserta ECW dan T100 “Acara UCEOx di Solo ini sangat menarik apalagi pertama di kota Solo, apalagi tadi banyak mendengar testimoni yang sudah berhasil untuk memulai entrepreneur, sehingga membuat kita semangat untuk berentrepreneur.” Joshua Giantara, Komunitas UCEOx Solo “Saya telah mengikuti beberapa kali event UCEO. Setelah saya mengikuti event UCEO membuat saya mengetahui pentingnya untuk membuka usaha sendiri dan selama proses pembelajarannya diajar- kan secara praktis untuk membuka usaha sendiri.” Waisaka, komunitas UCEOx Surabaya UC Onliner Mei-Juni 2014
  20. 20. UC Onliner Mei-Juni 2014

×