SlideShare a Scribd company logo
1 of 8
Hakikat Teknologi Komunikasi dan Informasi
A. Latar Belakang Masalah
Salah satu landasan dalam pengembangan kurikulum adalah landasan IPTEK, ini berarti bahwa ilmu
penegtahuan dan teknologi secara langsung akan menjadi materi pendidikan dan secara tidak
langsung memberikan tugas kepada pendidikan untuk membekali masyarakat dengan kemampuan
pemecahan masalah yang dihadapi sebagai pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
B. Tujuan Pembahasan
1. Dapat memahami dan mengkaji aspek teoritis maupun praktis yang berkaitan dengan konsep
komunikasi dan teknologi informasi untuk kepentingan pendidikan.
2. Dapat memahami hakikat teknologi informasi dan teknologi komunikasi serta perkembangannya
dalam pendidikan.
C. Perumusan Masalah
Adapun perumusan masalah yang akan dibahas pada makalah ini adalah mengenai hakikat studi
mengenai hakikat TIK, peran pendidik dalam pemanfaatan teknologi informasi, TIK sebagai jembatan
menuju realitas pembelajaran serta perkembangannya dalam pendidikan.
D. Metodologi dan Sistematika Penulisan
Penulisan makalah ini menggunakan metode library research dengan sumber beberapa artikel yang
terdapat di situs resmi internet. Sedangkan untuk sistematika penulisan, makalah ini dibagi ke dalam
tiga bab, yaitu bab satu berisi pendahuluan, bab dua berisi pembahasan materi dan bab tiga berupa
penutup.
HAKIKAT TEKNOLOGI INFORMASI DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI SERTA PERKEMBANGANNYA
DALAM PENDIDIKAN
Perkuliahan kita kali ini akan membahas mengenai komunikasi dan teknologi informasi dalam
pendidikan. Materi pertama adalah pembahasan mengenai hakikat dari teknologi informasi dan
komunikasi (TIK) dengan tujuan kita dapat memahami subtansi dari perkuliahan ini dan bahasan
selanjutnya adalah mengenai perkembangan TIK dalam pendidikan.
A. Teknologi Informasi
1. Pengertian Teknologi Informasi
Dalam memberikan pengertian para ahli memiliki redaksi yang berbeda-beda akan tetapi secara
subtansi masih bisa dikatan sama. Seperti yang dikemukakan oleh Everett MR (1986) yang mengatakan
bahwa teknologi informasi merupakan perangkat keras yang bersifat organisatoris dan meneruskan
nilai-nilai sosial dengan siapa individu atau banyak orang mengumpulkan, memproses dan saling
mempertukarkan informasi dengan individu atau khalayak lain.
Selanjutnya Lucas (2000) menyatakan bahwa teknologi informasi adalah segala bentuk teknologi yang
diterapkan untuk memperoses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektronis, mikro komputer,
komputer mainframe, pembaca barcode, perangkat lunak, pemroses transaksi, perangkat lunak
lembar kerja (worksheet) dan peralatan komunikasi dan jaringan.
Sedangkan Wawan Wardiana (2000) mengemukakan bahwa teknologi informasi adalah teknologi yang
digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, memanipulasi data
berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas.
Dari pendapat-pendapat yang diajukan oleh para ahli di atas yang sebenarya masih banyak lagi, dapat
diambil kesimpulan bahwa teknologi informasi adalah sebuah alat atau teknologi yang digunakan
untuk memperoleh informasi. Kesimpulan pengertian ini tak lepas dari arti teknologi dan informasi
dalam kamus bahasa Indonesia. Jika teknologi yang dimaksud menggunakan alat elektronis yang dapat
berupa komputer, maka sangat jelas teknologi informasi dapat didefinisikan sebagai sebuah proses
pengolahan data berupa informasi dengan menggunakan perangkat komputer yang berfungsi
memproses termasuk menyimpan dan menghasilkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya.
Pemrosesan data (informasi) dengan melalui perangkat komputer akan berkaitan dengan perangkat
lunak dan perangkat keras, dari dua hal inilah proses berangsung. Di mana perangkat keras
menyangkut dengan alat-alat fisik, sedangkan perangkat lunak berupa aplikasi yang dimiliki komputer
yang bertujuan untuk mengatur perangkat keras dalam bekerja.
2. Lingkup Teknologi Informasi
Secara umum teknologi informasi selalu berkaitan dengan dua aspek yaitu perangkat keras dan
perangkat lunak. Perangkat keras (hardware) menyangkut pada peralatan-peralatan bersifat fisik,
seperti: memory, monitor, keyboard, CPU, mouse, dan lain-lain. Sedangkan perangkat lunak
(software) terkait dengan instruksi-instruksi untuk mengatur perangkat keras agar bekerja sesuai
dengan tujuan instruksi tersebut.
Teknologi informasi terdiri atas enam bagian yaitu:
1. Teknologi masukan (input technology)
2. Teknologi keluaran (output technology)
3. Teknologi penyimpan (storage technology)
4. Teknologi komunikasi ( communication technology)
5. Mesin pemproses (processing machine) atau CPU
3. Ciri Informasi
Sejumlah informasi yang biasa kita dengarkan atau kita peroleh kadang memiliki karakteristik yang
berbeda, tentunya hal itu disesuaikan dengan sumber informasi, bentuk dan jenis informasi serta
untuk apa informasi itu kita cari. Dalam membantu anda untuk mengenali bagaimana informasi itu
bisa kita kenali, maka berikut penjelasan mengenai ciri-ciri informasi. Deni Darmawan (2001)
menjelaskan 5 ciri dari informasi yang bisa memberikan makna bagi pengguna, diantaranya:
a. Amount of Information (Kuantitas Informasi), dalam arti bahwa informasi yang diolah oleh suatu
prosedur pengolahan informasi mampu memenuhi kebutuhan banyaknya informasi.
b. Quality of Information (Kualitas Informasi), dalam arti bahwa informasi yang diolah oleh sistem
pengolahan tertentu mampu memenuhi kebutuhan kualitas informasi.
c. Recency of Information (Informasi Aktual), dalam arti bahwa informasi yang diolah oleh sistem
pengolahan tertentu mampu memenuhi kebutuhan informasi baru.
d. Relevance of Information (Informasi yang relevan atau sesuai), dalam arti bahwa informasi yang
oleh sistem pengolahan tertentu mampu memenuhi kebutuhan informasi.
e. Accuracy of Information (Ketepatan Informasi), dalam arti bahwa informasi yang oleh sistem
pengolahan tertentu mampu memenuhi kebutuhan informasi.
f. Authenticity of Information (Kebenaran Informasi), dalam arti bahwa informasi yang dikelola oleh
sistem pengolahan tertentu mampu memenuhi kebutuhan informasi yang benar.
Ciri-ciri dari informasi ini idealnya dimiliki oleh informasi yang dibutuhkan ketika kita akan
merumuskan atau membuat kebijakan tertentu, sehingga tindakan atau aktivitas yang diambil sesuai
dengan kebutuhan dan tujuan pemakaian informasi yang dimaksud.
4. Komponen-komponen Informasi
Sebuah informasi bisa bermanfaat, bisa memberikan pemahaman bagi orang yang menggunakannya,
jika informasi tersebut memenuhi atau mengandung salah satu komponen dasarnya. Jika dianalisis
berdasarkan pendekatan information system, pada dasarnya ada sekitar 8 komponen. Adapun keenam
komponen atau jenis informasi tersebut adalah sebagai berikut.
a. Root of Information, yaitu komponen akar bagian dari informasi yang berada pada tahap awal
keluaran sebuah proses pengolahan data. Misalnya yang termasuk ke dalam komponen awal ini adalah
informasi yang disampaikan oleh pihak pertama.
b. Bar of Information, merupakan komponen batangnya dalam suatu informasi, yaitu jenis informasi
yang disajikan dan memerlukan informasi lain sebagai pendukung sehingga informasi awal tadi bisa
dipahami. Contohnya jika anda membaca Headline dalam sebuah surat kabar, maka untuk memahami
lebih jauh tentunya harus membaca informasi selanjutnya, sehingga maksud dari informasi yang ada
pada head line tadi bisa dipahami secara utuh.
c. Branch of Information, yaitu komponen informasi yang bisa dipahami jika informasi sebelumnya
telah dipahami. Sebagai contoh adalah informasi yang merupakan penjelasan keyword yang telah
ditulis sebelumnya, atau dalam ilmu eksakta seperti Matematika bentuknya adalah hasil dari sebuah
uraian langkah penyelesaian soal dengan rumus-rumus yang panjang, biasanya disebut dengan hasil
perhitungan. Adapun dalam bidang sosial, misalnya dapat berupa petunjuk lanjutan dalam
mengerjakan atau melakukan sesuatu.
d. Stick of Information, yaitu komponen informasi yang lebih sederhana dari cabang informasi,
biasanya informasi ini merupakan informasi pengayaan pengetahuan. Kedudukannya bersifat
pelengkap (suplement) terhadap informasi lain. Misalnya informasi yang muncul ketika seseorang
telah mampu mengambil kebijakan/keputusan untuk menyelesaikan suatu proses kegiatan, maka
untuk menyempurnakannya ia memperoleh informasi-informasi pengembangan dari keterampilan
yang sudah ia miliki tersebut.
e. Bud of Information, yaitu komponen informasi yang sifatnya semi micro, tetapi keberadaannya
sangat penting sehingga dimasa yang akan datang, dalam jangka waktu yang akan datang informasi
ini akan berkembang dan dicari serta ditunggu oleh pengguna informasi sesuai kebutuhannya.
Misalnya yang termasuk ke dalam komponen ini adalah informasi tentang masa depan, misalnya bakat
dan minat, cikal bakal prestasi seseorang, harapan-harapan yang positif dari seseorang dan
lingkungan.
f. Leaf of Information, yaitu komponen informasi yang merupakan informasi pelindung, dan lebi h
mampu menjelaskan kondisi dan situasi ketika sebuah informasi itu muncul. Biasanya informasi ini
berhubungan dengan informasi mengenai kebutuhan pokok, informasi yang menjelaskan cuaca,
musim, yang mana kehadirannya sudah pasti muncul.
Keenam komponen ini sekaligus menjadi syarat sehingga sebuah informasi menjadi berkualitas, yaitu
berdasarkan data yng valid dan reliabel, utuh, sumber pertamanya dapat dipercaya, mutakhir,
akurat, dan disimpan sedemikian rupa sehingga mendasari pemahaman seseorang sepanjang waktu
seiring perkembangan zaman sebagai alat pendukung proses pengambilan keputusan apabila
diperlukan.
5. Perkembangan Teknologi Informasi
Untuk memahami informasi, tidak dapat dipisahkan dengan apa yang namanya data. Untuk itu,
sebelum memahami konsep informasi dalam hal ini akan dibahas sepintas tentang data. Pada
dasarnya data adalah fakta, kejadian, berita, fenomena dan sejenisnya yang dapat diolah atau
diproses berdasarkan prosedur tertentu yang pada akhirnya menjadi keluaran dalam bentuk
informasi. Data dapat berupa angka, ukuran, kata, kalimat, tulisan-tulisan, uraian cerita, gambar,
simbol, tanda, yang belum memliliki ciri-ciri informatif dan belum diinformasikan keberadannya,
sehingga diperlukan pengolahan. Dengan demikian untuk dapat memahaminya maka diperlukan
prosedur pengolahan misalnya perhitungan, pengukuran terhadap data-data yang dimilikinya.
Dengan demikian informasi ini dapat dikatakan sebagai sejumlah data yang sudah diolah atau diproses
melalui prosedur pengolahan data dalam rangka menguji tingkat kebenarannya, ketercapaiannya
sesuai dengan kebutuhan. Sistem pengolah data ini sangat dibutuhkan sehingga semua data dapat
dengan cepat dan mudah menjadi sekumpulan informasi yang siap pakai.
Sebagai perbandingan pemahaman terhadap informasi ini berikut ada beberapa definisi informasi,
diantaranya :
1. Informasi merupakan hasil dari pengolahan data, akan tetapi tidak semua hasil dari pengolahan
tersebut dapat menjadi informasi.
2. Informasi merupakan data yang telah mengalami pengolaha n
3. Informasi memberikan makna
4. Informasi berguna atau bermanfaat
5. Informasi merupakan bahan pembuat keputusan.
B. Teknologi Komunikasi
1. Pengertian dan Ruang Lingkup Teknologi Komunikasi
Pengertian informasi disimpulkan sebagai sebuah proses pengolahan data berupa data (informasi)
dengan menggunakan perangkat komputer atau alat elektronik lain yang berfungsi memproses
termasuk menyimpan dan menghasilkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya. Bagaimana
dengan pengertian teknologi komunikasi? Sebagai satu satuan yang membentuk kata teknologi
informasi dan komunikasi (TIK).
Jika komunikasi seperti dalam kamus bahasa Indonesia diartikan sebagai pengiriman dan penerimaan
pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami, jika
arti komunikasi dikaitkan dengan teknologi maka penekanan kata teknologi komunikasi lebih tertuju
kepada kata “media”. Sehingga teknologi komunikasi didefinisikan sebagai alat (media) yang
digunakan untuk melakukan penyampaian informasi kepada orang lain dengan efektif dan efisien.
Lebih jelasnya media yang dimaksud dapat berupa komputer, teleconferencing, video, animasi,
multimedia interaktif, jaringan internet dan lain-lain.
2. Keterkaitan Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi
Dari definisi teknologi informasi dan teknologi komunikasi pada bagian atas, kita dapat menyatakan
bahwa kedua definisi tersebut memiliki keterkaitan antara keduanya. Dengan teknologi informasi
lebih menekankan pada proses pengolahan data (informasi), yang dapat berupa masukan data
(melalui perangkat keras), menyimpan (dalam CPU) dan menampilan data (print out) dengan
menggunakan perangkat elektronik seperti komputer. Sedangkan teknologi komunikasi lebih
menekankan pada penggunaan media (seperti komputer) dalam menyampaikan informasi, tentunya
dengan mengkomunikasi informasi tersebut secara efektif dan efisien.
C. Peran Pendidik dalam Pemanfaatan Teknologi Informasi
Ada beberapa peran pendidik dalam kerangka pemanfaatan teknologi informasi di sekolah. Pertama,
ada sejumlah pendidik yang mengaku bahwa mereka belum memiliki kemampuan untuk menggunakan
alat teknologi informasi. Ada pendidik, yang sama sekali tidak memiliki pengetahuan untuk
menggunakan komputer. Ada pula pendidik yang sudah memiliki pengetahuan menggunakan
komputer tetapi belum memiliki kemampuan untuk menggunakan internet. Dalam hal ini, perlu ada
penekanan kepada para pendidik agar mereka memiliki kemampuan untuk menggunakan teknologi
informasi.
Kedua, pendidik dapat mengikutsertakan keunggulan teknologi informasi dalam pemberian tugas
kepada para peserta didik. Peserta didik ditugaskan untuk memanfaatkan keunggulan teknologi
informasi sehingga mereka dapat menghasilkan pekerjaan yang sempurna. Pendidik, misalnya,
menugaskan peserta didik untuk mengarang atau melukis dengan menggunakan komputer. Dengan
fasilitas edit yang canggih, pendidik dapat menuntut karya peserta didik yang terus diedit sampai
sempurna.
Ketiga, di bawah pengawasannya secara langsung, pendidik dapat menugaskan para peserta didik
untuk bermain di komputer sesaat sebelum pelajaran dimulai berkenaan dengan topik yang akan
diajarkan. Sebelum masuk kelas, pendidik misalnya dapat menugaskan peserta didik untuk bermain
dengan komputer untuk membuat bermacam lingkaran serta bermacam susunan dari sejumlah
lingkaran. Setelah itu, pendidik memberi pelajaran tentang lingkaran.
Keempat, pendidik dapat menugaskan para peserta didik untuk mengumpulkan sejumlah informasi
tertentu dari internet serta menyusun laporan tertulis tentang kumpulan informasi itu. Lebih baik
lagi kalau pendidik terlebih dahulu mengakses informasi itu sehingga peserta didik ditugasi untuk
mengakses informasi yang telah diakses oleh pendidik itu.
Dalam rangka ini, pendidik dapat juga menugaskan para peserta didik untuk mencari sejumlah judul
literatur perpustakaan melalui internet pada website tertentu. Misalnya, pendidik memberikan nama
pengarang, peserta didik mencari judul literatur atau sebaliknya. Kelima, sejumlah kegiatan
pembelajaran yang biasanya dilakukan melalui transparansi, slide, film atau videotape, kini sudah
dapat dilakukan melalui teknologi informasi yakni komputer. Bahkan pekerjaan rumah dapat juga
dikerjakan melalui teknologi informasi. Di samping berbagai kemungkinan ini, pendidik dapat saja
secara proaktif mencari kegiatan pembelajaran lainnya yang dapat memanfaatkan keunggulan
teknologi informasi. Termasuk di dalamnya, latihan berpikir sistematik melalui pembuatan program
komputer seperti yang telah banyak dilakukan di sekolah sekarang ini.
D. TIK sebagai Jembatan Menuju Realitas Pembelajaran
Perkembangan Teknologi Informasi yang mampu mengolah, mengemas dan menampilkan serta
menyebarkan informasi pembelajaran baik dalam medium audio, visual, audio visual bahkan multi
media, dewasa ini telah mampu mewujudkan apa yang disebut dengan Virtual Learning. Konsep ini
berkembang sehingga mampu mengemas kondisi dan realitas pembelajaran sebelumnya menjadi
lebih menarik dan memberikan pengkondisian secara adaptif pada si pembelajaran di manapun
mereka berada.
Memang upaya ke arah tersebut banyak dicontohkan dengan munculnya konsep e-learning. Di mana
secara realitas bahwa pembelajaran itu tidak sulit walaupun dibatasi olah ruang dan jarak yang tidak
mungkin jika dilakukan secara nature, akan tetapi justru realitas yang diharapkan ini mampu
diwujudkan melalui konsep e-learning ini.
E. Hakikat Teknologi Informasi dan Komunikasi
Sebelumnya telah dibahas tentang konsep teknologi informasi dan komunikasi merupakan dasar untuk
memahami apa itu teknologi komunikasi. Teknologi komunikasi dianggap mencakup pengertian yang
lebih luas, termasuk sistem, saluran, perangkat keras dan perangkat lunak dari komunikasi modern.
Sedangkan teknologi informasi merupakan bagian dari pengertian teknologi komunikasi. Akan tetapi,
apabila diamati dengan lebih mendalam baik pengertian teknologi komunikasi maupun teknologi
informasi, nyatalah bahwa di antara dua bidang tersebut saling berkaitan satu dengan yang lain,
bahkan seringkali digunakan untuk menyebut hal yang sama secara bergantian. Oleh karena itu,
dalam penggunaan sehari-hari kedua istilah tersebut seringkali diucapkan dalam nafas yang sama,
karena pengertian yang terkandung pada masing-masing istilah tersebut memang saling berkaitan
satu sama lain.
Secara sederhana teknologi informasi dapat dikatakan sebagai ilmu yang diperlukan untuk mengelola
informasi agar informasi tersebut dapat dicari dengan mudah dan akurat. Isi dari ilmu tersebut dapat
berupa teknik-teknik dan prosedur untuk menyimpan informasi secara efisien dan efektif. Informasi
dapat dikatakan sebagai data yang telah di olah. Informasi tersebut dapat disimpan dalam bentuk
tulisan, suara, gambar, gambar mati ataupun gambar hidup, Sehingga informasi akhirnya dapat
berupa ilmu dan pengetahuan itu sendiri.
Bila informasi tersebut volumenya kecil, tentunya tidak perlu teknik-teknik atau prosedur yang rumit
untuk menyimpannya. Namun bila informasi tersebut dalam volume yang besar, diperlukan teknik
dan prosedur tertentu untuk menyimpannya agar mudah mencari informasi yang tersimpan. Komputer
mempunyai kapasitas untuk menyimpan informasi dalam volume besar. Pada mulanya komputer
hanya mampu menyimpan teks dan grafik sederhana saja. Namun dewasa ini komputer telah mampu
menyimpan informasi dalam berbagai bentuk, misalnya dalam bentuk audio, visual, dan audio visual.
Teknologi Informasi (Information Technology) yang mulai populer di akhir tahun 70-an, dihantarkan
untuk menjawab tantangan. pada masa sebelumnya, istilah tekonolgi komputer atau pengolahan data
electronis atau EDP (Electronic Data Processing). Menurut kamus Oxford (1995), teknologi informasi
adalah studi atau penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer untuk menyimpan,
menganalisa, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata, bilangan, dan gambar.
Menurut Alter (1992), teknologi informasi mencakup perangkat keras dan perangkat lunak untuk
melaksanakan satu atau sejumlah tugas pemrosesan data seperti menangkap mentransmisikan,
menyimpan, mengambil, memanipulasi, atau menampilkan data.
Lebih lanjut, menurut Martin (1999) teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi
komputer yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan mencakup juga
teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi. Secara lebih umum Lucas (2000) menyatakan
bahwa teknologi informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk memproses dan
mengirimkan informasi dalam bentuk elektronis, seperti mikrokomputer, komputer mainframe,
pembaca barcode, software pemproses transaksi perangkat lunak untuk lembar kerja, peralatan
komunikasi dan jaringan.
Everett M Rogers dalam bukunya Communication Technology (1986), mengemukakan bahwa
"Teknologi informasi merupakan perangkat keras bersifat organisatoris dan meneruskan nilai-nilai
sosial dengan siapa individu atau khalayak mengumpulkan, memproses dan saling mempertukarkan
informasi dengan individu atau khalayak lain."
Pendapat tersebut mengisyaratkan bagaimana teknologi informasi dapat memberikan andil dalam
proses komunikasi individu secara efektif khususnya dalam menembus ruang dan waktu ketika
berkomunikasi dengan individu lainnya. Kecenderungannya dalam upaya memperoleh efektivitas
komunikasi jarak jauh ini tidak terlepas dari komponen komunikasi jarak jauh, seperti instrumental
tools, atau dalam konteks teknologi informasi, maka teknologi yang digunakan diantaranya komputer
dan piranti pendukung lainnya.
Telaah terhadap piranti teknologi informasi ini dijelaskan oleh Haag dan Keen (1996) dalam Abdul
Kadir dan Terra Ch Triwahyuni (2003:2) bahwa "Teknologi informasi adalah seperangkat alat yang
membantu Anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan
pemrosesan informasi." Demikian juga dengan apa yang disampaikan oleh William dan Sawyer (2003)
yang dikutif Abdul Kadir dan Terra Ch Triwahyuni (2003:2) dalam bukunya pengenalan teknologi
informasi mengemukakan bahwa "Teknologi informasi adalah teknologi yang menggabungkan
komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan
video." Dari definisi di atas tergambar bahwa teknologi informasi baik secara implisit maupun eksplisit
tidak sekedar berupa teknologi komputer, tetapi juga teknologi telekomunikasi. Dengan kata lain
yang di sebut teknologi informasi adalah gabungan antara teknologi komputer dan teknologi
telekomunikasi.
F. Perkembangan TIK dalam Pendidikan
1. Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Manusia memiliki dua fungsi kedudukan dalam kehidupan ini yaitu sebagai individu dan mahluk sosial.
Sebagai mahluk sosial, manusia membutuhkan untuk berkomunikasi diantara sesamanya dan
merupakan kebutuhan penting agar dapat melakukan interaksi dengan baik. Atas dasar kebutuhan
tersebut, manusia berupaya mencari dan mencipta sistem dan alat untuk saling berinteraksi, mulai
dari gambar (bentuk lukisan), isyarat (tangan, asap, dan bunyi), huruf, kata, kalimat, tulisan, surat,
sampai dengan telepon dan internet.
Perkembangan sistem informasi dalam kehidupan manusia seiring dengan peradaban manusia itu
sendiri sampai akhirnya mengenal istilah Teknologi Informasi (Information Technology). Dimulai dari
bentuk gambar yang tak bermakna pada dinding-dinding, prasasti-prasasti, sampai informasi yang
kemudian dikenal dengan nama internet. Informasi yang dikekola dan disampaikan juga terus
dikembangkan, dari informasi yang sederhana seperti sekedar menggambarkan suatu keadaan,
sampai pada informasi strategis seperti taktik bertempur.
Memperhatikan perkembangan informasi tersebut, kita akan mempelajari secara singkat sejarah
teknologi infomasi dalam upaya untuk mendapatkan keutuhan ilmu dan pengetahuan tentang
teknologi informasi. Sejarah teknologi dapat kita bagi ke dalam masa pra-sejarah, masa sejarah, dan
masa modern.
Teknologi informasi merupakan gabungan antara teknologi perangkat keras (hardware) dan perangkat
lunak (software). Pengembangan teknologi hardware cenderung menuju ukuran yang kecil dengan
kemampuan serta kapasitas yang tinggi. Namun diupayakan harga yang relatif semakin murah.
Perkembangan teknologi informasi dapat meningkatkan kinerja dan memungkinkan berbagai kegiatan
dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurat sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja.
Perkembangan teknologi informasi telah memunculkan berbagai jenis kegiatan yang berbasis pada
teknologi, seperti: e-government, e-commerce, e-education, e-medicine, dan lainnya, yang
kesemuanya itu berbasiskan elektronika.
Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, meliputi:
memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dengan berbagai cara untuk
menghasilkan informasi yang berkualitas. Informasi yang dibutuhkan akan relevan, akurat, dan tepat
waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan yang strategis untuk
pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data,
sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan
kebutuhan.
Dengan ditunjang teknologi informasi telekomunikasi data dapat disebar dan diakses secara global.
Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk
kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk
profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama
antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal
batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat
menghambat bertukar pikiran. Perkembangan teknologi informasi memacu suatu cara baru dalam
kehidupan, dari kehidupan itu dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan
e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Sehingga
sekarang sedang semarak dengan berbagai terminologi yang dimulai dengan awalan e seperti e-
commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e-
biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika.
Ekonomi global juga mengikuti evoluasi dari agraris dengan ciri utama tanah merupakan faktor
produksi yang paling dominan. Melalui penemuan mesin uap, ekonomi global ber-evolusi ke arah
ekonomi industri dengan ciri utama modal sebagai faktor produksi yang paling penting. Abad
sekarang, cenderung manusia menduduki tempat sentral dalam proses produksi berdasar pada
pengetahuan (knowledge based) dan berfokus pada informasi (information focused). Telekomunikasi
dan informatika memegang peranan sebagai teknologi kunci (enabler technology). Perkembangan
teknologi informasi yang begitu pesat, memungkinkan diterapkannya cara-cara yang lebih efisien
untuk produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa. Proses inilah yang membawa manusia ke
dalam masyarakat atau ekonomi informasi sering disebut sebagai masyarakat pasca industri. Pada
era informasi ini, jarak fisik atau jarak geografis tidak lagi menjadi faktor penentu dalam hubungan
antar manusia atau antar lembaga usaha, sehingga dunia ini menjadi suatu kampung global atau
Global Village.
2. Teknologi Informasi dan Komunikasi
Industri teknologi informasi dan komunikasi (ICT) telah menjadi bendera baru bagi Norway. Saat ini
industri ICT merupakan industri land-based kedua terbesar di Norway berdasarkan pergantian yang
terjadi (turnover), dan tidak hanya menciptakan kekayaan tapi juga merupakan pemasok vital bagi
sektor bisnis dan umum lainnya. Industri ini terdiri dari berbagai jenis perusahaan berteknologi tinggi
yang menciptakan jenis telekomunikasi baru, perangkat keras dan lunak ICT, produk elektronik untuk
industri, serta menyediakan layanan konsultasi.
Norwegia merupakan salah satu pengguna ICT per-kapita terbesar di dunia, dengan infrastruktur yang
mencakup sistem yang dikembangkan dengan baik dan jaringan kabel fiber optik untuk transmisi
digital. Kapasitas jaringan komunikasi Norwegia mengalami perkembangan pesat, dan sektor
telekomunikasi telah melahirkan peneliti dan perusahaan yang mampu bersaing dalam skala
internasional. Rangkaian produk yang tersedia termasuk sistem komunikasi satelit, sistem
penempatan global, sistem telepon selular, sistem pengelolaan jaringan, sistem transmisi dan
teknologi fiber optik.
Perancang perangkat keras Norwegia merupakan kelompok yang inovatif, dan telah mengembangkan
beragam produk khusus, seperti sistem konferensi melalui video, peralatan multimedia, transmiter
radio dijital, solusi penyimpanan data, terminal kartu kredit dan penyedia tenaga listrik.
Revolusi perangkat lunak Norwegia dipicu oleh perkembangan industri tradisional, seperti minyak,
jasa pengiriman dan perikanan. Kebutuhan dari sektor tersebut, serta kemampuan menciptakan serta
membiayai solusi dengan teknologi tinggi dengan menekan biaya telah mendorong pengembangan
perangkat lunak baru dan terintegrasi. Saat ini terdapat banyak perusahaan di industri ICT yang
memasok solusi perangkat lunak dan moduler (termasuk data, customer relations, administratif, dan
sistem pengelolaan keuangan) ke hampir seluruh sektor swasta dan publik. Perusahaan Norwegia juga
telah menjadi pelopor di bidang telemedicine dan belajar jarak jauh. Solusi canggih mulai dilirik oleh
pembeli internasional.
Internet banyak digunakan di Norwegia, dan terus mengalami pertumbuhan secara cepat. Perusahaan
Norwegia merupakan yang terdepan dalam bidang teknologi Internet, termasuk pengembangan situs
multi fungsi dan Intranet, Web browsers yang sangat cepat, permainan on-line dan solusi e-
commerce. Industri ICT Norwegia unggul dalam menemulkan solusi yang mudah digunakan, yang
memprioritaskan pengguna dan interaksi antar individu.
Bidang TIK masih akan terus pesat berkembang dan belum terlihat titik jenuhnya sampai beberapa
dekade mendatang. Persaingan IPTEK antara blok Barat (Amerika Serikat) dan blok Timur (eks Uni
Sovyet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian
elektronik untuk pengendali pesawat ruang angkasa maupun mesin-mesin perang. Miniaturisasi
komponen elektronik, melalui penciptaan rangkaian terpadu, pada puncaknya melahirkan
mikroprosesor. Mikroprosesor inilah yang menjadi ‘otak’ perangkat keras komputer, dan terus
berevolusi sampai saat ini.
Dalam sejarah perkembangan Teknologi informasi khususnya dalam bidang pendidikan sendiri, kita
telah banyak menemukan saat ini televisi maupun radio yang menunjang kemajuan pendidikan
terutama di Indonesia, yang mana sarana tersebut merupakan sarana untuk menyebarluaskan
informasi kepada masyarakat dimanapun mereka berada. Namun pada kenyataannya, hal ini juga
kurang strategis karena baik televisi maupun radio, merupakan sarana informasi yang bersifat searah
saja. Dengan adanya komputer, maka informasi dapat disajikan dalam bentuk apa saja, bisa berupa
teks, image, video , sound, dan sebagainya. Kemudian kita bisa belajar melalui internet, yang mana
dengan internet kita dapat belajar tanpa adanya batasan tempat maupun waktu, yang mana belajar
lebih bersifat realtime. Hal yang menarik adalah kita bisa belajar dengan menggunkan video
conference kita bisa memanfaatkannya selama kita masih terhubung dengan jarring, dan yang lebih
menyenangkan yaitu kita bisa belajra setiap waktu tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Banyak hal
lainya yang ditawarka dalam perkembangan teknologinya lainnya yang mempermudah kita adalam
memperkaya ilmu dan pengatahuan, contohnya saja jika kita tidak mampu membeli buku, maka
dengan internet orang bisa melakukan sharing e-book, kemudian kita bisa juga berbagi audio, video
lainnya, bahkan yang lebih seru lagi adalah kita bisa membaca koran via online, adalagi istilah E-
Zine, yang mana ini merupakan e-magazine. Mungkin untuk ide yang lebih seru lagi untuk bidang
perkembangan teknologi informasi komputer yang sangat memukau adalah e-laboratorium, yang
mana dalam perkembangan IT saat ini e-laboratorium ini sudah ada namun, penggunaannya sangat
minim sekali.
E-laboratory, merupakan bentuk digital dari fasilitas dan proses-proses laboratorium yang dapat
disimulasikan secara digital. Pada dasarnya, perangkat lunak ini adalah perangkat lunak animasi dan
simulasi yang dapat dikemas dalam keping CD, DVD maupun disajikan pada web-site sebagai web-
based application (perangkat lunak yang berjalan pada jaringan internet). Siapapu yang menemukan
ide-ide briliannya dalam hal penelitian dan sebagai bisa langsung melakukan sharing mengenai ilmu
yang telah didapatkannya, sehingga setiap pengetahuan kita akan selalu terupdate kapanpun. Dimasa
mendatang anak-anak sekolah akan menggunakan Internet sebagai sarana mereka relajar,namun hal
ini tidak terlepas dari banyaknya sisi-sisi negatif yang bisa ditimbulkan, salah satunya yaitu
pengajaran seperti menulis dengan pulpan dan pensil, dsb akan banyak ditinggalkan.
Intinya yang perlu ditekankan adalah bagaimana pembelajaran dengan menggunakan teknologi
komputer harus merata di seluruh Indonesia, walaupun minimal menggunakannya hanya untuk
melihat informasi penting terkait dengan informasi pendidikan yang ada di Indonesia. Selain itu
menggunakan media-media teknologi yang ada juga sangat membantu siswa dalam memahami mata
pelajaran, misalnya membuat simulasi ilmu Fisika, ilmu kimis, dan lain sebaginya, dengan demikian
para siswa dapat melihat secara nyata mengenai ilmu-ilmu pengetahuan yang ada. Manfaat lain
adalah siswa merasa tidak jenuh dalam belajar, dab siswa bisa mengembangkan sendiri konsep-
konsep yang ada dengan mengembangkan sendiri, maka dengan sendiinya siswa mampu untuk
bereksplore. Mengkombinasikan antara materi yang diberikan kepada siswa suatu pengajaran yang
bagus, karena akan mengatasi kejenuhan bagi siswa, para pengajaran diharapkan mampu untuk
membagi waktu, kapan saatnya dia memberikan materi konsep dengan menggunkan media, seperti
CD ataupun DVD, serta memanfaatkan semua media teknologi lainnya yang bisa dimanfaatkan sesuai
fungsinya, yang mana sudah dijelaskan sebelumnya.

More Related Content

What's hot

Pti (1) pengenalan dasar
Pti (1)   pengenalan dasar Pti (1)   pengenalan dasar
Pti (1) pengenalan dasar Hardini_HD
 
Wbs membangun sistem_akademik_berbasis_web
Wbs membangun sistem_akademik_berbasis_webWbs membangun sistem_akademik_berbasis_web
Wbs membangun sistem_akademik_berbasis_webHelny Lalan
 
Pengantar teknologi informasi
Pengantar teknologi informasiPengantar teknologi informasi
Pengantar teknologi informasiNiKadek Windari
 
Teori teknologi informasi
Teori teknologi informasiTeori teknologi informasi
Teori teknologi informasiseolangit2
 
Tugas 3 sistem informasi manajemen
Tugas 3 sistem informasi manajemenTugas 3 sistem informasi manajemen
Tugas 3 sistem informasi manajemenFridamodok31
 
Sumber daya komputasi dan komunikasi (sim)
Sumber daya komputasi dan komunikasi (sim)Sumber daya komputasi dan komunikasi (sim)
Sumber daya komputasi dan komunikasi (sim)Theresia Magdalena
 
Tugas 1 tik
Tugas 1 tikTugas 1 tik
Tugas 1 tikricoardi
 

What's hot (16)

Pti (1) pengenalan dasar
Pti (1)   pengenalan dasar Pti (1)   pengenalan dasar
Pti (1) pengenalan dasar
 
Pengelolaan perpustakaan berbasis
Pengelolaan perpustakaan berbasisPengelolaan perpustakaan berbasis
Pengelolaan perpustakaan berbasis
 
Nurfadillah
NurfadillahNurfadillah
Nurfadillah
 
Wbs membangun sistem_akademik_berbasis_web
Wbs membangun sistem_akademik_berbasis_webWbs membangun sistem_akademik_berbasis_web
Wbs membangun sistem_akademik_berbasis_web
 
Materi 3 : Peranan tik
Materi 3 : Peranan tikMateri 3 : Peranan tik
Materi 3 : Peranan tik
 
Tugas TI 1 semester 1
Tugas TI 1 semester 1Tugas TI 1 semester 1
Tugas TI 1 semester 1
 
Pengantar teknologi informasi
Pengantar teknologi informasiPengantar teknologi informasi
Pengantar teknologi informasi
 
Tugas 1 tik
Tugas 1 tikTugas 1 tik
Tugas 1 tik
 
Tugas 1 tik
Tugas 1 tikTugas 1 tik
Tugas 1 tik
 
Tugas 1 tik
Tugas 1 tikTugas 1 tik
Tugas 1 tik
 
Teori teknologi informasi
Teori teknologi informasiTeori teknologi informasi
Teori teknologi informasi
 
Tugas 1 tik
Tugas 1 tikTugas 1 tik
Tugas 1 tik
 
Tugas 3 sistem informasi manajemen
Tugas 3 sistem informasi manajemenTugas 3 sistem informasi manajemen
Tugas 3 sistem informasi manajemen
 
Sumber daya komputasi dan komunikasi (sim)
Sumber daya komputasi dan komunikasi (sim)Sumber daya komputasi dan komunikasi (sim)
Sumber daya komputasi dan komunikasi (sim)
 
Tugas 1 tik
Tugas 1 tikTugas 1 tik
Tugas 1 tik
 
Tugas 1 TI
Tugas 1 TITugas 1 TI
Tugas 1 TI
 

Similar to rani

konsep dasar TIK.pptx
konsep dasar TIK.pptxkonsep dasar TIK.pptx
konsep dasar TIK.pptxMuhHasan7
 
Pengantar teknologi informasi Doc.
Pengantar teknologi informasi Doc.Pengantar teknologi informasi Doc.
Pengantar teknologi informasi Doc.Rexsy RS
 
Teknologi informasi
Teknologi informasiTeknologi informasi
Teknologi informasiridhoridhwan
 
Mengelola data informasi di tmpt kerja indonesia
Mengelola data informasi di tmpt kerja indonesiaMengelola data informasi di tmpt kerja indonesia
Mengelola data informasi di tmpt kerja indonesiapoeputri
 
Mengelola data informasi di tmpt kerja indonesia
Mengelola data informasi di tmpt kerja indonesiaMengelola data informasi di tmpt kerja indonesia
Mengelola data informasi di tmpt kerja indonesiaInsani Jannah
 
201911338 l risky aditya annas islamy
201911338 l risky aditya annas islamy201911338 l risky aditya annas islamy
201911338 l risky aditya annas islamyRiskyAditya7
 
Mengelola data dan informasi
Mengelola data dan informasiMengelola data dan informasi
Mengelola data dan informasiAsril Siregar
 
Presentation intan 3 d
Presentation intan 3 dPresentation intan 3 d
Presentation intan 3 dintanwidiasari
 
Presentation intan 3 d
Presentation intan 3 dPresentation intan 3 d
Presentation intan 3 dintanwidiasari
 
Makalah teknologi informasi dan strategi dalam perusahaan
Makalah teknologi informasi dan strategi dalam perusahaanMakalah teknologi informasi dan strategi dalam perusahaan
Makalah teknologi informasi dan strategi dalam perusahaanMarobo United
 
Teknologi Informasi dan Komunikasi
Teknologi Informasi dan KomunikasiTeknologi Informasi dan Komunikasi
Teknologi Informasi dan Komunikasirifqinh
 
Teknologi informasi dan komunikasi
Teknologi informasi dan komunikasi Teknologi informasi dan komunikasi
Teknologi informasi dan komunikasi dikiprayo23
 
Teknologi informasi dan komunikasi
Teknologi informasi dan komunikasiTeknologi informasi dan komunikasi
Teknologi informasi dan komunikasiristieprtw
 

Similar to rani (20)

konsep dasar TIK.pptx
konsep dasar TIK.pptxkonsep dasar TIK.pptx
konsep dasar TIK.pptx
 
Pengantar teknologi informasi Doc.
Pengantar teknologi informasi Doc.Pengantar teknologi informasi Doc.
Pengantar teknologi informasi Doc.
 
Teknologi informasi
Teknologi informasiTeknologi informasi
Teknologi informasi
 
Mengelola data informasi di tmpt kerja indonesia
Mengelola data informasi di tmpt kerja indonesiaMengelola data informasi di tmpt kerja indonesia
Mengelola data informasi di tmpt kerja indonesia
 
Mengelola data informasi di tmpt kerja indonesia
Mengelola data informasi di tmpt kerja indonesiaMengelola data informasi di tmpt kerja indonesia
Mengelola data informasi di tmpt kerja indonesia
 
3. bab 1 sim
3. bab 1 sim3. bab 1 sim
3. bab 1 sim
 
ICT for education
ICT for educationICT for education
ICT for education
 
Uts kirey 1 a
Uts kirey 1 aUts kirey 1 a
Uts kirey 1 a
 
201911338 l risky aditya annas islamy
201911338 l risky aditya annas islamy201911338 l risky aditya annas islamy
201911338 l risky aditya annas islamy
 
Mengelola data dan informasi
Mengelola data dan informasiMengelola data dan informasi
Mengelola data dan informasi
 
Presentation intan 3 d
Presentation intan 3 dPresentation intan 3 d
Presentation intan 3 d
 
Presentation intan 3 d
Presentation intan 3 dPresentation intan 3 d
Presentation intan 3 d
 
Makalah teknologi informasi dan strategi dalam perusahaan
Makalah teknologi informasi dan strategi dalam perusahaanMakalah teknologi informasi dan strategi dalam perusahaan
Makalah teknologi informasi dan strategi dalam perusahaan
 
Teknologi Informasi dan Komunikasi
Teknologi Informasi dan KomunikasiTeknologi Informasi dan Komunikasi
Teknologi Informasi dan Komunikasi
 
doc
docdoc
doc
 
pengertian TIK
 pengertian TIK pengertian TIK
pengertian TIK
 
Tik ainun dalilah
Tik ainun dalilahTik ainun dalilah
Tik ainun dalilah
 
Teknologi informasi dan komunikasi
Teknologi informasi dan komunikasi Teknologi informasi dan komunikasi
Teknologi informasi dan komunikasi
 
Teknologi informasi dan komunikasi
Teknologi informasi dan komunikasiTeknologi informasi dan komunikasi
Teknologi informasi dan komunikasi
 
UTS TIK
UTS TIKUTS TIK
UTS TIK
 

Recently uploaded

Aksi Nyata Modul 1.1 Calon Guru Penggerak
Aksi Nyata Modul 1.1 Calon Guru PenggerakAksi Nyata Modul 1.1 Calon Guru Penggerak
Aksi Nyata Modul 1.1 Calon Guru Penggeraksupriadi611
 
IPA Kelas 9 BAB 10 - www.ilmuguru.org.pptx
IPA Kelas 9 BAB 10 - www.ilmuguru.org.pptxIPA Kelas 9 BAB 10 - www.ilmuguru.org.pptx
IPA Kelas 9 BAB 10 - www.ilmuguru.org.pptxErikaPuspita10
 
Laporan Guru Piket untuk Pengisian RHK Guru Pengelolaan KInerja Guru di PMM
Laporan Guru Piket untuk Pengisian RHK Guru Pengelolaan KInerja Guru di PMMLaporan Guru Piket untuk Pengisian RHK Guru Pengelolaan KInerja Guru di PMM
Laporan Guru Piket untuk Pengisian RHK Guru Pengelolaan KInerja Guru di PMMmulyadia43
 
TPPK_panduan pembentukan tim TPPK di satuan pendidikan
TPPK_panduan pembentukan tim TPPK di satuan pendidikanTPPK_panduan pembentukan tim TPPK di satuan pendidikan
TPPK_panduan pembentukan tim TPPK di satuan pendidikanNiKomangRaiVerawati
 
polinomial dan suku banyak kelas 11..ppt
polinomial dan suku banyak kelas 11..pptpolinomial dan suku banyak kelas 11..ppt
polinomial dan suku banyak kelas 11..pptGirl38
 
Kesebangunan Segitiga matematika kelas 7 kurikulum merdeka.pptx
Kesebangunan Segitiga matematika kelas 7 kurikulum merdeka.pptxKesebangunan Segitiga matematika kelas 7 kurikulum merdeka.pptx
Kesebangunan Segitiga matematika kelas 7 kurikulum merdeka.pptxDwiYuniarti14
 
alat-alat liturgi dalam Gereja Katolik.pptx
alat-alat liturgi dalam Gereja Katolik.pptxalat-alat liturgi dalam Gereja Katolik.pptx
alat-alat liturgi dalam Gereja Katolik.pptxRioNahak1
 
Wawasan Nusantara sebagai satu kesatuan, politik, ekonomi, sosial, budaya, d...
Wawasan Nusantara  sebagai satu kesatuan, politik, ekonomi, sosial, budaya, d...Wawasan Nusantara  sebagai satu kesatuan, politik, ekonomi, sosial, budaya, d...
Wawasan Nusantara sebagai satu kesatuan, politik, ekonomi, sosial, budaya, d...MarwanAnugrah
 
MODUL 2 BAHASA INDONESIA-KELOMPOK 1.pptx
MODUL 2 BAHASA INDONESIA-KELOMPOK 1.pptxMODUL 2 BAHASA INDONESIA-KELOMPOK 1.pptx
MODUL 2 BAHASA INDONESIA-KELOMPOK 1.pptxarnisariningsih98
 
Kelompok 4 : Karakteristik Negara Inggris
Kelompok 4 : Karakteristik Negara InggrisKelompok 4 : Karakteristik Negara Inggris
Kelompok 4 : Karakteristik Negara InggrisNazla aulia
 
Edukasi Haji 2023 pembinaan jemaah hajii
Edukasi Haji 2023 pembinaan jemaah hajiiEdukasi Haji 2023 pembinaan jemaah hajii
Edukasi Haji 2023 pembinaan jemaah hajiiIntanHanifah4
 
adap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptx
adap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptxadap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptx
adap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptxmtsmampunbarub4
 
PEMIKIRAN POLITIK Jean Jacques Rousseau.pdf
PEMIKIRAN POLITIK Jean Jacques  Rousseau.pdfPEMIKIRAN POLITIK Jean Jacques  Rousseau.pdf
PEMIKIRAN POLITIK Jean Jacques Rousseau.pdfMMeizaFachri
 
PELAKSANAAN + Link2 Materi TRAINING "Effective SUPERVISORY & LEADERSHIP Sk...
PELAKSANAAN  + Link2 Materi TRAINING "Effective  SUPERVISORY &  LEADERSHIP Sk...PELAKSANAAN  + Link2 Materi TRAINING "Effective  SUPERVISORY &  LEADERSHIP Sk...
PELAKSANAAN + Link2 Materi TRAINING "Effective SUPERVISORY & LEADERSHIP Sk...Kanaidi ken
 
Kelompok 2 Karakteristik Negara Nigeria.pdf
Kelompok 2 Karakteristik Negara Nigeria.pdfKelompok 2 Karakteristik Negara Nigeria.pdf
Kelompok 2 Karakteristik Negara Nigeria.pdftsaniasalftn18
 
Model Manajemen Strategi Public Relations
Model Manajemen Strategi Public RelationsModel Manajemen Strategi Public Relations
Model Manajemen Strategi Public RelationsAdePutraTunggali
 
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptx
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptxDESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptx
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptxFuzaAnggriana
 
aku-dan-kebutuhanku-Kelas 4 SD Mapel IPAS
aku-dan-kebutuhanku-Kelas 4 SD Mapel IPASaku-dan-kebutuhanku-Kelas 4 SD Mapel IPAS
aku-dan-kebutuhanku-Kelas 4 SD Mapel IPASreskosatrio1
 
Jurnal Dwi mingguan modul 1.2-gurupenggerak.pptx
Jurnal Dwi mingguan modul 1.2-gurupenggerak.pptxJurnal Dwi mingguan modul 1.2-gurupenggerak.pptx
Jurnal Dwi mingguan modul 1.2-gurupenggerak.pptxBambang440423
 
Topik 1 - Pengenalan Penghayatan Etika dan Peradaban Acuan Malaysia.pptx
Topik 1 - Pengenalan Penghayatan Etika dan Peradaban Acuan Malaysia.pptxTopik 1 - Pengenalan Penghayatan Etika dan Peradaban Acuan Malaysia.pptx
Topik 1 - Pengenalan Penghayatan Etika dan Peradaban Acuan Malaysia.pptxsyafnasir
 

Recently uploaded (20)

Aksi Nyata Modul 1.1 Calon Guru Penggerak
Aksi Nyata Modul 1.1 Calon Guru PenggerakAksi Nyata Modul 1.1 Calon Guru Penggerak
Aksi Nyata Modul 1.1 Calon Guru Penggerak
 
IPA Kelas 9 BAB 10 - www.ilmuguru.org.pptx
IPA Kelas 9 BAB 10 - www.ilmuguru.org.pptxIPA Kelas 9 BAB 10 - www.ilmuguru.org.pptx
IPA Kelas 9 BAB 10 - www.ilmuguru.org.pptx
 
Laporan Guru Piket untuk Pengisian RHK Guru Pengelolaan KInerja Guru di PMM
Laporan Guru Piket untuk Pengisian RHK Guru Pengelolaan KInerja Guru di PMMLaporan Guru Piket untuk Pengisian RHK Guru Pengelolaan KInerja Guru di PMM
Laporan Guru Piket untuk Pengisian RHK Guru Pengelolaan KInerja Guru di PMM
 
TPPK_panduan pembentukan tim TPPK di satuan pendidikan
TPPK_panduan pembentukan tim TPPK di satuan pendidikanTPPK_panduan pembentukan tim TPPK di satuan pendidikan
TPPK_panduan pembentukan tim TPPK di satuan pendidikan
 
polinomial dan suku banyak kelas 11..ppt
polinomial dan suku banyak kelas 11..pptpolinomial dan suku banyak kelas 11..ppt
polinomial dan suku banyak kelas 11..ppt
 
Kesebangunan Segitiga matematika kelas 7 kurikulum merdeka.pptx
Kesebangunan Segitiga matematika kelas 7 kurikulum merdeka.pptxKesebangunan Segitiga matematika kelas 7 kurikulum merdeka.pptx
Kesebangunan Segitiga matematika kelas 7 kurikulum merdeka.pptx
 
alat-alat liturgi dalam Gereja Katolik.pptx
alat-alat liturgi dalam Gereja Katolik.pptxalat-alat liturgi dalam Gereja Katolik.pptx
alat-alat liturgi dalam Gereja Katolik.pptx
 
Wawasan Nusantara sebagai satu kesatuan, politik, ekonomi, sosial, budaya, d...
Wawasan Nusantara  sebagai satu kesatuan, politik, ekonomi, sosial, budaya, d...Wawasan Nusantara  sebagai satu kesatuan, politik, ekonomi, sosial, budaya, d...
Wawasan Nusantara sebagai satu kesatuan, politik, ekonomi, sosial, budaya, d...
 
MODUL 2 BAHASA INDONESIA-KELOMPOK 1.pptx
MODUL 2 BAHASA INDONESIA-KELOMPOK 1.pptxMODUL 2 BAHASA INDONESIA-KELOMPOK 1.pptx
MODUL 2 BAHASA INDONESIA-KELOMPOK 1.pptx
 
Kelompok 4 : Karakteristik Negara Inggris
Kelompok 4 : Karakteristik Negara InggrisKelompok 4 : Karakteristik Negara Inggris
Kelompok 4 : Karakteristik Negara Inggris
 
Edukasi Haji 2023 pembinaan jemaah hajii
Edukasi Haji 2023 pembinaan jemaah hajiiEdukasi Haji 2023 pembinaan jemaah hajii
Edukasi Haji 2023 pembinaan jemaah hajii
 
adap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptx
adap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptxadap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptx
adap penggunaan media sosial dalam kehidupan sehari-hari.pptx
 
PEMIKIRAN POLITIK Jean Jacques Rousseau.pdf
PEMIKIRAN POLITIK Jean Jacques  Rousseau.pdfPEMIKIRAN POLITIK Jean Jacques  Rousseau.pdf
PEMIKIRAN POLITIK Jean Jacques Rousseau.pdf
 
PELAKSANAAN + Link2 Materi TRAINING "Effective SUPERVISORY & LEADERSHIP Sk...
PELAKSANAAN  + Link2 Materi TRAINING "Effective  SUPERVISORY &  LEADERSHIP Sk...PELAKSANAAN  + Link2 Materi TRAINING "Effective  SUPERVISORY &  LEADERSHIP Sk...
PELAKSANAAN + Link2 Materi TRAINING "Effective SUPERVISORY & LEADERSHIP Sk...
 
Kelompok 2 Karakteristik Negara Nigeria.pdf
Kelompok 2 Karakteristik Negara Nigeria.pdfKelompok 2 Karakteristik Negara Nigeria.pdf
Kelompok 2 Karakteristik Negara Nigeria.pdf
 
Model Manajemen Strategi Public Relations
Model Manajemen Strategi Public RelationsModel Manajemen Strategi Public Relations
Model Manajemen Strategi Public Relations
 
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptx
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptxDESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptx
DESAIN MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS DIGITAL.pptx
 
aku-dan-kebutuhanku-Kelas 4 SD Mapel IPAS
aku-dan-kebutuhanku-Kelas 4 SD Mapel IPASaku-dan-kebutuhanku-Kelas 4 SD Mapel IPAS
aku-dan-kebutuhanku-Kelas 4 SD Mapel IPAS
 
Jurnal Dwi mingguan modul 1.2-gurupenggerak.pptx
Jurnal Dwi mingguan modul 1.2-gurupenggerak.pptxJurnal Dwi mingguan modul 1.2-gurupenggerak.pptx
Jurnal Dwi mingguan modul 1.2-gurupenggerak.pptx
 
Topik 1 - Pengenalan Penghayatan Etika dan Peradaban Acuan Malaysia.pptx
Topik 1 - Pengenalan Penghayatan Etika dan Peradaban Acuan Malaysia.pptxTopik 1 - Pengenalan Penghayatan Etika dan Peradaban Acuan Malaysia.pptx
Topik 1 - Pengenalan Penghayatan Etika dan Peradaban Acuan Malaysia.pptx
 

rani

  • 1. Hakikat Teknologi Komunikasi dan Informasi A. Latar Belakang Masalah Salah satu landasan dalam pengembangan kurikulum adalah landasan IPTEK, ini berarti bahwa ilmu penegtahuan dan teknologi secara langsung akan menjadi materi pendidikan dan secara tidak langsung memberikan tugas kepada pendidikan untuk membekali masyarakat dengan kemampuan pemecahan masalah yang dihadapi sebagai pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. B. Tujuan Pembahasan 1. Dapat memahami dan mengkaji aspek teoritis maupun praktis yang berkaitan dengan konsep komunikasi dan teknologi informasi untuk kepentingan pendidikan. 2. Dapat memahami hakikat teknologi informasi dan teknologi komunikasi serta perkembangannya dalam pendidikan. C. Perumusan Masalah Adapun perumusan masalah yang akan dibahas pada makalah ini adalah mengenai hakikat studi mengenai hakikat TIK, peran pendidik dalam pemanfaatan teknologi informasi, TIK sebagai jembatan menuju realitas pembelajaran serta perkembangannya dalam pendidikan. D. Metodologi dan Sistematika Penulisan Penulisan makalah ini menggunakan metode library research dengan sumber beberapa artikel yang terdapat di situs resmi internet. Sedangkan untuk sistematika penulisan, makalah ini dibagi ke dalam tiga bab, yaitu bab satu berisi pendahuluan, bab dua berisi pembahasan materi dan bab tiga berupa penutup. HAKIKAT TEKNOLOGI INFORMASI DAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI SERTA PERKEMBANGANNYA DALAM PENDIDIKAN Perkuliahan kita kali ini akan membahas mengenai komunikasi dan teknologi informasi dalam pendidikan. Materi pertama adalah pembahasan mengenai hakikat dari teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dengan tujuan kita dapat memahami subtansi dari perkuliahan ini dan bahasan selanjutnya adalah mengenai perkembangan TIK dalam pendidikan. A. Teknologi Informasi 1. Pengertian Teknologi Informasi Dalam memberikan pengertian para ahli memiliki redaksi yang berbeda-beda akan tetapi secara subtansi masih bisa dikatan sama. Seperti yang dikemukakan oleh Everett MR (1986) yang mengatakan bahwa teknologi informasi merupakan perangkat keras yang bersifat organisatoris dan meneruskan nilai-nilai sosial dengan siapa individu atau banyak orang mengumpulkan, memproses dan saling mempertukarkan informasi dengan individu atau khalayak lain. Selanjutnya Lucas (2000) menyatakan bahwa teknologi informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk memperoses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektronis, mikro komputer, komputer mainframe, pembaca barcode, perangkat lunak, pemroses transaksi, perangkat lunak lembar kerja (worksheet) dan peralatan komunikasi dan jaringan. Sedangkan Wawan Wardiana (2000) mengemukakan bahwa teknologi informasi adalah teknologi yang digunakan untuk mengolah data, termasuk memproses, mendapatkan, menyusun, memanipulasi data berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. Dari pendapat-pendapat yang diajukan oleh para ahli di atas yang sebenarya masih banyak lagi, dapat diambil kesimpulan bahwa teknologi informasi adalah sebuah alat atau teknologi yang digunakan untuk memperoleh informasi. Kesimpulan pengertian ini tak lepas dari arti teknologi dan informasi dalam kamus bahasa Indonesia. Jika teknologi yang dimaksud menggunakan alat elektronis yang dapat berupa komputer, maka sangat jelas teknologi informasi dapat didefinisikan sebagai sebuah proses pengolahan data berupa informasi dengan menggunakan perangkat komputer yang berfungsi memproses termasuk menyimpan dan menghasilkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya. Pemrosesan data (informasi) dengan melalui perangkat komputer akan berkaitan dengan perangkat lunak dan perangkat keras, dari dua hal inilah proses berangsung. Di mana perangkat keras menyangkut dengan alat-alat fisik, sedangkan perangkat lunak berupa aplikasi yang dimiliki komputer yang bertujuan untuk mengatur perangkat keras dalam bekerja.
  • 2. 2. Lingkup Teknologi Informasi Secara umum teknologi informasi selalu berkaitan dengan dua aspek yaitu perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras (hardware) menyangkut pada peralatan-peralatan bersifat fisik, seperti: memory, monitor, keyboard, CPU, mouse, dan lain-lain. Sedangkan perangkat lunak (software) terkait dengan instruksi-instruksi untuk mengatur perangkat keras agar bekerja sesuai dengan tujuan instruksi tersebut. Teknologi informasi terdiri atas enam bagian yaitu: 1. Teknologi masukan (input technology) 2. Teknologi keluaran (output technology) 3. Teknologi penyimpan (storage technology) 4. Teknologi komunikasi ( communication technology) 5. Mesin pemproses (processing machine) atau CPU 3. Ciri Informasi Sejumlah informasi yang biasa kita dengarkan atau kita peroleh kadang memiliki karakteristik yang berbeda, tentunya hal itu disesuaikan dengan sumber informasi, bentuk dan jenis informasi serta untuk apa informasi itu kita cari. Dalam membantu anda untuk mengenali bagaimana informasi itu bisa kita kenali, maka berikut penjelasan mengenai ciri-ciri informasi. Deni Darmawan (2001) menjelaskan 5 ciri dari informasi yang bisa memberikan makna bagi pengguna, diantaranya: a. Amount of Information (Kuantitas Informasi), dalam arti bahwa informasi yang diolah oleh suatu prosedur pengolahan informasi mampu memenuhi kebutuhan banyaknya informasi. b. Quality of Information (Kualitas Informasi), dalam arti bahwa informasi yang diolah oleh sistem pengolahan tertentu mampu memenuhi kebutuhan kualitas informasi. c. Recency of Information (Informasi Aktual), dalam arti bahwa informasi yang diolah oleh sistem pengolahan tertentu mampu memenuhi kebutuhan informasi baru. d. Relevance of Information (Informasi yang relevan atau sesuai), dalam arti bahwa informasi yang oleh sistem pengolahan tertentu mampu memenuhi kebutuhan informasi. e. Accuracy of Information (Ketepatan Informasi), dalam arti bahwa informasi yang oleh sistem pengolahan tertentu mampu memenuhi kebutuhan informasi. f. Authenticity of Information (Kebenaran Informasi), dalam arti bahwa informasi yang dikelola oleh sistem pengolahan tertentu mampu memenuhi kebutuhan informasi yang benar. Ciri-ciri dari informasi ini idealnya dimiliki oleh informasi yang dibutuhkan ketika kita akan merumuskan atau membuat kebijakan tertentu, sehingga tindakan atau aktivitas yang diambil sesuai dengan kebutuhan dan tujuan pemakaian informasi yang dimaksud. 4. Komponen-komponen Informasi Sebuah informasi bisa bermanfaat, bisa memberikan pemahaman bagi orang yang menggunakannya, jika informasi tersebut memenuhi atau mengandung salah satu komponen dasarnya. Jika dianalisis berdasarkan pendekatan information system, pada dasarnya ada sekitar 8 komponen. Adapun keenam komponen atau jenis informasi tersebut adalah sebagai berikut. a. Root of Information, yaitu komponen akar bagian dari informasi yang berada pada tahap awal keluaran sebuah proses pengolahan data. Misalnya yang termasuk ke dalam komponen awal ini adalah informasi yang disampaikan oleh pihak pertama. b. Bar of Information, merupakan komponen batangnya dalam suatu informasi, yaitu jenis informasi yang disajikan dan memerlukan informasi lain sebagai pendukung sehingga informasi awal tadi bisa dipahami. Contohnya jika anda membaca Headline dalam sebuah surat kabar, maka untuk memahami lebih jauh tentunya harus membaca informasi selanjutnya, sehingga maksud dari informasi yang ada pada head line tadi bisa dipahami secara utuh. c. Branch of Information, yaitu komponen informasi yang bisa dipahami jika informasi sebelumnya telah dipahami. Sebagai contoh adalah informasi yang merupakan penjelasan keyword yang telah ditulis sebelumnya, atau dalam ilmu eksakta seperti Matematika bentuknya adalah hasil dari sebuah uraian langkah penyelesaian soal dengan rumus-rumus yang panjang, biasanya disebut dengan hasil perhitungan. Adapun dalam bidang sosial, misalnya dapat berupa petunjuk lanjutan dalam mengerjakan atau melakukan sesuatu. d. Stick of Information, yaitu komponen informasi yang lebih sederhana dari cabang informasi, biasanya informasi ini merupakan informasi pengayaan pengetahuan. Kedudukannya bersifat pelengkap (suplement) terhadap informasi lain. Misalnya informasi yang muncul ketika seseorang telah mampu mengambil kebijakan/keputusan untuk menyelesaikan suatu proses kegiatan, maka untuk menyempurnakannya ia memperoleh informasi-informasi pengembangan dari keterampilan
  • 3. yang sudah ia miliki tersebut. e. Bud of Information, yaitu komponen informasi yang sifatnya semi micro, tetapi keberadaannya sangat penting sehingga dimasa yang akan datang, dalam jangka waktu yang akan datang informasi ini akan berkembang dan dicari serta ditunggu oleh pengguna informasi sesuai kebutuhannya. Misalnya yang termasuk ke dalam komponen ini adalah informasi tentang masa depan, misalnya bakat dan minat, cikal bakal prestasi seseorang, harapan-harapan yang positif dari seseorang dan lingkungan. f. Leaf of Information, yaitu komponen informasi yang merupakan informasi pelindung, dan lebi h mampu menjelaskan kondisi dan situasi ketika sebuah informasi itu muncul. Biasanya informasi ini berhubungan dengan informasi mengenai kebutuhan pokok, informasi yang menjelaskan cuaca, musim, yang mana kehadirannya sudah pasti muncul. Keenam komponen ini sekaligus menjadi syarat sehingga sebuah informasi menjadi berkualitas, yaitu berdasarkan data yng valid dan reliabel, utuh, sumber pertamanya dapat dipercaya, mutakhir, akurat, dan disimpan sedemikian rupa sehingga mendasari pemahaman seseorang sepanjang waktu seiring perkembangan zaman sebagai alat pendukung proses pengambilan keputusan apabila diperlukan. 5. Perkembangan Teknologi Informasi Untuk memahami informasi, tidak dapat dipisahkan dengan apa yang namanya data. Untuk itu, sebelum memahami konsep informasi dalam hal ini akan dibahas sepintas tentang data. Pada dasarnya data adalah fakta, kejadian, berita, fenomena dan sejenisnya yang dapat diolah atau diproses berdasarkan prosedur tertentu yang pada akhirnya menjadi keluaran dalam bentuk informasi. Data dapat berupa angka, ukuran, kata, kalimat, tulisan-tulisan, uraian cerita, gambar, simbol, tanda, yang belum memliliki ciri-ciri informatif dan belum diinformasikan keberadannya, sehingga diperlukan pengolahan. Dengan demikian untuk dapat memahaminya maka diperlukan prosedur pengolahan misalnya perhitungan, pengukuran terhadap data-data yang dimilikinya. Dengan demikian informasi ini dapat dikatakan sebagai sejumlah data yang sudah diolah atau diproses melalui prosedur pengolahan data dalam rangka menguji tingkat kebenarannya, ketercapaiannya sesuai dengan kebutuhan. Sistem pengolah data ini sangat dibutuhkan sehingga semua data dapat dengan cepat dan mudah menjadi sekumpulan informasi yang siap pakai. Sebagai perbandingan pemahaman terhadap informasi ini berikut ada beberapa definisi informasi, diantaranya : 1. Informasi merupakan hasil dari pengolahan data, akan tetapi tidak semua hasil dari pengolahan tersebut dapat menjadi informasi. 2. Informasi merupakan data yang telah mengalami pengolaha n 3. Informasi memberikan makna 4. Informasi berguna atau bermanfaat 5. Informasi merupakan bahan pembuat keputusan. B. Teknologi Komunikasi 1. Pengertian dan Ruang Lingkup Teknologi Komunikasi Pengertian informasi disimpulkan sebagai sebuah proses pengolahan data berupa data (informasi) dengan menggunakan perangkat komputer atau alat elektronik lain yang berfungsi memproses termasuk menyimpan dan menghasilkan informasi yang akurat dan dapat dipercaya. Bagaimana dengan pengertian teknologi komunikasi? Sebagai satu satuan yang membentuk kata teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Jika komunikasi seperti dalam kamus bahasa Indonesia diartikan sebagai pengiriman dan penerimaan pesan atau berita antara dua orang atau lebih sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami, jika arti komunikasi dikaitkan dengan teknologi maka penekanan kata teknologi komunikasi lebih tertuju kepada kata “media”. Sehingga teknologi komunikasi didefinisikan sebagai alat (media) yang digunakan untuk melakukan penyampaian informasi kepada orang lain dengan efektif dan efisien. Lebih jelasnya media yang dimaksud dapat berupa komputer, teleconferencing, video, animasi, multimedia interaktif, jaringan internet dan lain-lain. 2. Keterkaitan Teknologi Informasi dan Teknologi Komunikasi Dari definisi teknologi informasi dan teknologi komunikasi pada bagian atas, kita dapat menyatakan bahwa kedua definisi tersebut memiliki keterkaitan antara keduanya. Dengan teknologi informasi lebih menekankan pada proses pengolahan data (informasi), yang dapat berupa masukan data (melalui perangkat keras), menyimpan (dalam CPU) dan menampilan data (print out) dengan
  • 4. menggunakan perangkat elektronik seperti komputer. Sedangkan teknologi komunikasi lebih menekankan pada penggunaan media (seperti komputer) dalam menyampaikan informasi, tentunya dengan mengkomunikasi informasi tersebut secara efektif dan efisien. C. Peran Pendidik dalam Pemanfaatan Teknologi Informasi Ada beberapa peran pendidik dalam kerangka pemanfaatan teknologi informasi di sekolah. Pertama, ada sejumlah pendidik yang mengaku bahwa mereka belum memiliki kemampuan untuk menggunakan alat teknologi informasi. Ada pendidik, yang sama sekali tidak memiliki pengetahuan untuk menggunakan komputer. Ada pula pendidik yang sudah memiliki pengetahuan menggunakan komputer tetapi belum memiliki kemampuan untuk menggunakan internet. Dalam hal ini, perlu ada penekanan kepada para pendidik agar mereka memiliki kemampuan untuk menggunakan teknologi informasi. Kedua, pendidik dapat mengikutsertakan keunggulan teknologi informasi dalam pemberian tugas kepada para peserta didik. Peserta didik ditugaskan untuk memanfaatkan keunggulan teknologi informasi sehingga mereka dapat menghasilkan pekerjaan yang sempurna. Pendidik, misalnya, menugaskan peserta didik untuk mengarang atau melukis dengan menggunakan komputer. Dengan fasilitas edit yang canggih, pendidik dapat menuntut karya peserta didik yang terus diedit sampai sempurna. Ketiga, di bawah pengawasannya secara langsung, pendidik dapat menugaskan para peserta didik untuk bermain di komputer sesaat sebelum pelajaran dimulai berkenaan dengan topik yang akan diajarkan. Sebelum masuk kelas, pendidik misalnya dapat menugaskan peserta didik untuk bermain dengan komputer untuk membuat bermacam lingkaran serta bermacam susunan dari sejumlah lingkaran. Setelah itu, pendidik memberi pelajaran tentang lingkaran. Keempat, pendidik dapat menugaskan para peserta didik untuk mengumpulkan sejumlah informasi tertentu dari internet serta menyusun laporan tertulis tentang kumpulan informasi itu. Lebih baik lagi kalau pendidik terlebih dahulu mengakses informasi itu sehingga peserta didik ditugasi untuk mengakses informasi yang telah diakses oleh pendidik itu. Dalam rangka ini, pendidik dapat juga menugaskan para peserta didik untuk mencari sejumlah judul literatur perpustakaan melalui internet pada website tertentu. Misalnya, pendidik memberikan nama pengarang, peserta didik mencari judul literatur atau sebaliknya. Kelima, sejumlah kegiatan pembelajaran yang biasanya dilakukan melalui transparansi, slide, film atau videotape, kini sudah dapat dilakukan melalui teknologi informasi yakni komputer. Bahkan pekerjaan rumah dapat juga dikerjakan melalui teknologi informasi. Di samping berbagai kemungkinan ini, pendidik dapat saja secara proaktif mencari kegiatan pembelajaran lainnya yang dapat memanfaatkan keunggulan teknologi informasi. Termasuk di dalamnya, latihan berpikir sistematik melalui pembuatan program komputer seperti yang telah banyak dilakukan di sekolah sekarang ini. D. TIK sebagai Jembatan Menuju Realitas Pembelajaran Perkembangan Teknologi Informasi yang mampu mengolah, mengemas dan menampilkan serta menyebarkan informasi pembelajaran baik dalam medium audio, visual, audio visual bahkan multi media, dewasa ini telah mampu mewujudkan apa yang disebut dengan Virtual Learning. Konsep ini berkembang sehingga mampu mengemas kondisi dan realitas pembelajaran sebelumnya menjadi lebih menarik dan memberikan pengkondisian secara adaptif pada si pembelajaran di manapun mereka berada. Memang upaya ke arah tersebut banyak dicontohkan dengan munculnya konsep e-learning. Di mana secara realitas bahwa pembelajaran itu tidak sulit walaupun dibatasi olah ruang dan jarak yang tidak mungkin jika dilakukan secara nature, akan tetapi justru realitas yang diharapkan ini mampu diwujudkan melalui konsep e-learning ini. E. Hakikat Teknologi Informasi dan Komunikasi Sebelumnya telah dibahas tentang konsep teknologi informasi dan komunikasi merupakan dasar untuk memahami apa itu teknologi komunikasi. Teknologi komunikasi dianggap mencakup pengertian yang lebih luas, termasuk sistem, saluran, perangkat keras dan perangkat lunak dari komunikasi modern. Sedangkan teknologi informasi merupakan bagian dari pengertian teknologi komunikasi. Akan tetapi, apabila diamati dengan lebih mendalam baik pengertian teknologi komunikasi maupun teknologi informasi, nyatalah bahwa di antara dua bidang tersebut saling berkaitan satu dengan yang lain, bahkan seringkali digunakan untuk menyebut hal yang sama secara bergantian. Oleh karena itu, dalam penggunaan sehari-hari kedua istilah tersebut seringkali diucapkan dalam nafas yang sama, karena pengertian yang terkandung pada masing-masing istilah tersebut memang saling berkaitan satu sama lain. Secara sederhana teknologi informasi dapat dikatakan sebagai ilmu yang diperlukan untuk mengelola
  • 5. informasi agar informasi tersebut dapat dicari dengan mudah dan akurat. Isi dari ilmu tersebut dapat berupa teknik-teknik dan prosedur untuk menyimpan informasi secara efisien dan efektif. Informasi dapat dikatakan sebagai data yang telah di olah. Informasi tersebut dapat disimpan dalam bentuk tulisan, suara, gambar, gambar mati ataupun gambar hidup, Sehingga informasi akhirnya dapat berupa ilmu dan pengetahuan itu sendiri. Bila informasi tersebut volumenya kecil, tentunya tidak perlu teknik-teknik atau prosedur yang rumit untuk menyimpannya. Namun bila informasi tersebut dalam volume yang besar, diperlukan teknik dan prosedur tertentu untuk menyimpannya agar mudah mencari informasi yang tersimpan. Komputer mempunyai kapasitas untuk menyimpan informasi dalam volume besar. Pada mulanya komputer hanya mampu menyimpan teks dan grafik sederhana saja. Namun dewasa ini komputer telah mampu menyimpan informasi dalam berbagai bentuk, misalnya dalam bentuk audio, visual, dan audio visual. Teknologi Informasi (Information Technology) yang mulai populer di akhir tahun 70-an, dihantarkan untuk menjawab tantangan. pada masa sebelumnya, istilah tekonolgi komputer atau pengolahan data electronis atau EDP (Electronic Data Processing). Menurut kamus Oxford (1995), teknologi informasi adalah studi atau penggunaan peralatan elektronika, terutama komputer untuk menyimpan, menganalisa, dan mendistribusikan informasi apa saja, termasuk kata, bilangan, dan gambar. Menurut Alter (1992), teknologi informasi mencakup perangkat keras dan perangkat lunak untuk melaksanakan satu atau sejumlah tugas pemrosesan data seperti menangkap mentransmisikan, menyimpan, mengambil, memanipulasi, atau menampilkan data. Lebih lanjut, menurut Martin (1999) teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan mencakup juga teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi. Secara lebih umum Lucas (2000) menyatakan bahwa teknologi informasi adalah segala bentuk teknologi yang diterapkan untuk memproses dan mengirimkan informasi dalam bentuk elektronis, seperti mikrokomputer, komputer mainframe, pembaca barcode, software pemproses transaksi perangkat lunak untuk lembar kerja, peralatan komunikasi dan jaringan. Everett M Rogers dalam bukunya Communication Technology (1986), mengemukakan bahwa "Teknologi informasi merupakan perangkat keras bersifat organisatoris dan meneruskan nilai-nilai sosial dengan siapa individu atau khalayak mengumpulkan, memproses dan saling mempertukarkan informasi dengan individu atau khalayak lain." Pendapat tersebut mengisyaratkan bagaimana teknologi informasi dapat memberikan andil dalam proses komunikasi individu secara efektif khususnya dalam menembus ruang dan waktu ketika berkomunikasi dengan individu lainnya. Kecenderungannya dalam upaya memperoleh efektivitas komunikasi jarak jauh ini tidak terlepas dari komponen komunikasi jarak jauh, seperti instrumental tools, atau dalam konteks teknologi informasi, maka teknologi yang digunakan diantaranya komputer dan piranti pendukung lainnya. Telaah terhadap piranti teknologi informasi ini dijelaskan oleh Haag dan Keen (1996) dalam Abdul Kadir dan Terra Ch Triwahyuni (2003:2) bahwa "Teknologi informasi adalah seperangkat alat yang membantu Anda bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi." Demikian juga dengan apa yang disampaikan oleh William dan Sawyer (2003) yang dikutif Abdul Kadir dan Terra Ch Triwahyuni (2003:2) dalam bukunya pengenalan teknologi informasi mengemukakan bahwa "Teknologi informasi adalah teknologi yang menggabungkan komputasi (komputer) dengan jalur komunikasi berkecepatan tinggi yang membawa data, suara, dan video." Dari definisi di atas tergambar bahwa teknologi informasi baik secara implisit maupun eksplisit tidak sekedar berupa teknologi komputer, tetapi juga teknologi telekomunikasi. Dengan kata lain yang di sebut teknologi informasi adalah gabungan antara teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi. F. Perkembangan TIK dalam Pendidikan 1. Sejarah Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Manusia memiliki dua fungsi kedudukan dalam kehidupan ini yaitu sebagai individu dan mahluk sosial. Sebagai mahluk sosial, manusia membutuhkan untuk berkomunikasi diantara sesamanya dan merupakan kebutuhan penting agar dapat melakukan interaksi dengan baik. Atas dasar kebutuhan tersebut, manusia berupaya mencari dan mencipta sistem dan alat untuk saling berinteraksi, mulai dari gambar (bentuk lukisan), isyarat (tangan, asap, dan bunyi), huruf, kata, kalimat, tulisan, surat, sampai dengan telepon dan internet. Perkembangan sistem informasi dalam kehidupan manusia seiring dengan peradaban manusia itu sendiri sampai akhirnya mengenal istilah Teknologi Informasi (Information Technology). Dimulai dari bentuk gambar yang tak bermakna pada dinding-dinding, prasasti-prasasti, sampai informasi yang kemudian dikenal dengan nama internet. Informasi yang dikekola dan disampaikan juga terus
  • 6. dikembangkan, dari informasi yang sederhana seperti sekedar menggambarkan suatu keadaan, sampai pada informasi strategis seperti taktik bertempur. Memperhatikan perkembangan informasi tersebut, kita akan mempelajari secara singkat sejarah teknologi infomasi dalam upaya untuk mendapatkan keutuhan ilmu dan pengetahuan tentang teknologi informasi. Sejarah teknologi dapat kita bagi ke dalam masa pra-sejarah, masa sejarah, dan masa modern. Teknologi informasi merupakan gabungan antara teknologi perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Pengembangan teknologi hardware cenderung menuju ukuran yang kecil dengan kemampuan serta kapasitas yang tinggi. Namun diupayakan harga yang relatif semakin murah. Perkembangan teknologi informasi dapat meningkatkan kinerja dan memungkinkan berbagai kegiatan dapat dilaksanakan dengan cepat, tepat dan akurat sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja. Perkembangan teknologi informasi telah memunculkan berbagai jenis kegiatan yang berbasis pada teknologi, seperti: e-government, e-commerce, e-education, e-medicine, dan lainnya, yang kesemuanya itu berbasiskan elektronika. Teknologi Informasi adalah suatu teknologi yang digunakan untuk mengolah data, meliputi: memproses, mendapatkan, menyusun, menyimpan, memanipulasi data dengan berbagai cara untuk menghasilkan informasi yang berkualitas. Informasi yang dibutuhkan akan relevan, akurat, dan tepat waktu, yang digunakan untuk keperluan pribadi, bisnis, dan pemerintahan yang strategis untuk pengambilan keputusan. Teknologi ini menggunakan seperangkat komputer untuk mengolah data, sistem jaringan untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya sesuai dengan kebutuhan. Dengan ditunjang teknologi informasi telekomunikasi data dapat disebar dan diakses secara global. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Kemudian untuk profesi seperti sains, teknologi, perdagangan, berita bisnis, dan asosiasi profesi. Sarana kerjasama antara pribadi atau kelompok yang satu dengan pribadi atau kelompok yang lainnya tanpa mengenal batas jarak dan waktu, negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor lainnya yang dapat menghambat bertukar pikiran. Perkembangan teknologi informasi memacu suatu cara baru dalam kehidupan, dari kehidupan itu dimulai sampai dengan berakhir, kehidupan seperti ini dikenal dengan e-life, artinya kehidupan ini sudah dipengaruhi oleh berbagai kebutuhan secara elektronik. Sehingga sekarang sedang semarak dengan berbagai terminologi yang dimulai dengan awalan e seperti e- commerce, e-government, e-education, e-library, e-journal, e-medicine, e-laboratory, e- biodiversitiy, dan yang lainnya lagi yang berbasis elektronika. Ekonomi global juga mengikuti evoluasi dari agraris dengan ciri utama tanah merupakan faktor produksi yang paling dominan. Melalui penemuan mesin uap, ekonomi global ber-evolusi ke arah ekonomi industri dengan ciri utama modal sebagai faktor produksi yang paling penting. Abad sekarang, cenderung manusia menduduki tempat sentral dalam proses produksi berdasar pada pengetahuan (knowledge based) dan berfokus pada informasi (information focused). Telekomunikasi dan informatika memegang peranan sebagai teknologi kunci (enabler technology). Perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat, memungkinkan diterapkannya cara-cara yang lebih efisien untuk produksi, distribusi, dan konsumsi barang dan jasa. Proses inilah yang membawa manusia ke dalam masyarakat atau ekonomi informasi sering disebut sebagai masyarakat pasca industri. Pada era informasi ini, jarak fisik atau jarak geografis tidak lagi menjadi faktor penentu dalam hubungan antar manusia atau antar lembaga usaha, sehingga dunia ini menjadi suatu kampung global atau Global Village. 2. Teknologi Informasi dan Komunikasi Industri teknologi informasi dan komunikasi (ICT) telah menjadi bendera baru bagi Norway. Saat ini industri ICT merupakan industri land-based kedua terbesar di Norway berdasarkan pergantian yang terjadi (turnover), dan tidak hanya menciptakan kekayaan tapi juga merupakan pemasok vital bagi sektor bisnis dan umum lainnya. Industri ini terdiri dari berbagai jenis perusahaan berteknologi tinggi yang menciptakan jenis telekomunikasi baru, perangkat keras dan lunak ICT, produk elektronik untuk industri, serta menyediakan layanan konsultasi. Norwegia merupakan salah satu pengguna ICT per-kapita terbesar di dunia, dengan infrastruktur yang mencakup sistem yang dikembangkan dengan baik dan jaringan kabel fiber optik untuk transmisi digital. Kapasitas jaringan komunikasi Norwegia mengalami perkembangan pesat, dan sektor telekomunikasi telah melahirkan peneliti dan perusahaan yang mampu bersaing dalam skala internasional. Rangkaian produk yang tersedia termasuk sistem komunikasi satelit, sistem penempatan global, sistem telepon selular, sistem pengelolaan jaringan, sistem transmisi dan teknologi fiber optik.
  • 7. Perancang perangkat keras Norwegia merupakan kelompok yang inovatif, dan telah mengembangkan beragam produk khusus, seperti sistem konferensi melalui video, peralatan multimedia, transmiter radio dijital, solusi penyimpanan data, terminal kartu kredit dan penyedia tenaga listrik. Revolusi perangkat lunak Norwegia dipicu oleh perkembangan industri tradisional, seperti minyak, jasa pengiriman dan perikanan. Kebutuhan dari sektor tersebut, serta kemampuan menciptakan serta membiayai solusi dengan teknologi tinggi dengan menekan biaya telah mendorong pengembangan perangkat lunak baru dan terintegrasi. Saat ini terdapat banyak perusahaan di industri ICT yang memasok solusi perangkat lunak dan moduler (termasuk data, customer relations, administratif, dan sistem pengelolaan keuangan) ke hampir seluruh sektor swasta dan publik. Perusahaan Norwegia juga telah menjadi pelopor di bidang telemedicine dan belajar jarak jauh. Solusi canggih mulai dilirik oleh pembeli internasional. Internet banyak digunakan di Norwegia, dan terus mengalami pertumbuhan secara cepat. Perusahaan Norwegia merupakan yang terdepan dalam bidang teknologi Internet, termasuk pengembangan situs multi fungsi dan Intranet, Web browsers yang sangat cepat, permainan on-line dan solusi e- commerce. Industri ICT Norwegia unggul dalam menemulkan solusi yang mudah digunakan, yang memprioritaskan pengguna dan interaksi antar individu. Bidang TIK masih akan terus pesat berkembang dan belum terlihat titik jenuhnya sampai beberapa dekade mendatang. Persaingan IPTEK antara blok Barat (Amerika Serikat) dan blok Timur (eks Uni Sovyet) justru memacu perkembangan teknologi elektronika lewat upaya miniaturisasi rangkaian elektronik untuk pengendali pesawat ruang angkasa maupun mesin-mesin perang. Miniaturisasi komponen elektronik, melalui penciptaan rangkaian terpadu, pada puncaknya melahirkan mikroprosesor. Mikroprosesor inilah yang menjadi ‘otak’ perangkat keras komputer, dan terus berevolusi sampai saat ini. Dalam sejarah perkembangan Teknologi informasi khususnya dalam bidang pendidikan sendiri, kita telah banyak menemukan saat ini televisi maupun radio yang menunjang kemajuan pendidikan terutama di Indonesia, yang mana sarana tersebut merupakan sarana untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat dimanapun mereka berada. Namun pada kenyataannya, hal ini juga kurang strategis karena baik televisi maupun radio, merupakan sarana informasi yang bersifat searah saja. Dengan adanya komputer, maka informasi dapat disajikan dalam bentuk apa saja, bisa berupa teks, image, video , sound, dan sebagainya. Kemudian kita bisa belajar melalui internet, yang mana dengan internet kita dapat belajar tanpa adanya batasan tempat maupun waktu, yang mana belajar lebih bersifat realtime. Hal yang menarik adalah kita bisa belajar dengan menggunkan video conference kita bisa memanfaatkannya selama kita masih terhubung dengan jarring, dan yang lebih menyenangkan yaitu kita bisa belajra setiap waktu tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Banyak hal lainya yang ditawarka dalam perkembangan teknologinya lainnya yang mempermudah kita adalam memperkaya ilmu dan pengatahuan, contohnya saja jika kita tidak mampu membeli buku, maka dengan internet orang bisa melakukan sharing e-book, kemudian kita bisa juga berbagi audio, video lainnya, bahkan yang lebih seru lagi adalah kita bisa membaca koran via online, adalagi istilah E- Zine, yang mana ini merupakan e-magazine. Mungkin untuk ide yang lebih seru lagi untuk bidang perkembangan teknologi informasi komputer yang sangat memukau adalah e-laboratorium, yang mana dalam perkembangan IT saat ini e-laboratorium ini sudah ada namun, penggunaannya sangat minim sekali. E-laboratory, merupakan bentuk digital dari fasilitas dan proses-proses laboratorium yang dapat disimulasikan secara digital. Pada dasarnya, perangkat lunak ini adalah perangkat lunak animasi dan simulasi yang dapat dikemas dalam keping CD, DVD maupun disajikan pada web-site sebagai web- based application (perangkat lunak yang berjalan pada jaringan internet). Siapapu yang menemukan ide-ide briliannya dalam hal penelitian dan sebagai bisa langsung melakukan sharing mengenai ilmu yang telah didapatkannya, sehingga setiap pengetahuan kita akan selalu terupdate kapanpun. Dimasa mendatang anak-anak sekolah akan menggunakan Internet sebagai sarana mereka relajar,namun hal ini tidak terlepas dari banyaknya sisi-sisi negatif yang bisa ditimbulkan, salah satunya yaitu pengajaran seperti menulis dengan pulpan dan pensil, dsb akan banyak ditinggalkan. Intinya yang perlu ditekankan adalah bagaimana pembelajaran dengan menggunakan teknologi komputer harus merata di seluruh Indonesia, walaupun minimal menggunakannya hanya untuk melihat informasi penting terkait dengan informasi pendidikan yang ada di Indonesia. Selain itu menggunakan media-media teknologi yang ada juga sangat membantu siswa dalam memahami mata pelajaran, misalnya membuat simulasi ilmu Fisika, ilmu kimis, dan lain sebaginya, dengan demikian para siswa dapat melihat secara nyata mengenai ilmu-ilmu pengetahuan yang ada. Manfaat lain adalah siswa merasa tidak jenuh dalam belajar, dab siswa bisa mengembangkan sendiri konsep- konsep yang ada dengan mengembangkan sendiri, maka dengan sendiinya siswa mampu untuk bereksplore. Mengkombinasikan antara materi yang diberikan kepada siswa suatu pengajaran yang
  • 8. bagus, karena akan mengatasi kejenuhan bagi siswa, para pengajaran diharapkan mampu untuk membagi waktu, kapan saatnya dia memberikan materi konsep dengan menggunkan media, seperti CD ataupun DVD, serta memanfaatkan semua media teknologi lainnya yang bisa dimanfaatkan sesuai fungsinya, yang mana sudah dijelaskan sebelumnya.