H a l | 1
_________________________________________________________________________________________
Makalah Memaksimumkan Laba – Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam teori ekonomi, pemisalan terpenting dalam menganalisis kegiatan
perusahan adalah “mereka akan melakukan kegiatan memproduksi
sampai kepada tingkat dimana keuntungan mereka mencapai jumlah
yang maksimum”. Berdasarkan kepada pemisalan ini dapat ditunjukkan
pada tingkat kapasitas memproduksi yang bagaimana perusahaan akan
menjalankan kegiatan usahanya.
Dalam praktek pemaksimuman laba/keuntungan bukanlah satu-satunya
tujuan dalam perusahaan. Ada sebagian perusahaan yang lebih
mengambil keuntungan dengan menekan penjualannya (hasil produksi),
ada pula yang memasukkan unsur politik didalam penentuan tingkat
produksi yang akan tercapai. Jadi, setiap perusahaan memiliki kriteria
tersendiri dalam memaksimumkan laba yang akan diperolehnya. Tetapi
tidak disangkal lagi setiap perusahaan memilki target dalam pencapaian
keuntungan, dantidak munafik bagi perusahaan bahkan berupaya memiliki
target menaikan laba setinggi-tingginya. Keuntungan diperoleh dari hasil
penjualan yang lebih besar dari ongkos produksi, dan kerugian akan
terjadi apabila hasil penjualan lebih sedikit dari ongkos produksi. Dalam
usahanya untuk mempoduksi barang-barang yang diperlukan dalam
masyarakat, danmemperolehkeuntungan maksimum dari usaha tersebut.
Perkembangan dunia usaha yang semakin pesat dengan pembangunan
teknologi yang semakin maju membawa pengaruh yang besar terhadap
produksi yang dihasilkan oleh industri. Seperti halnya industri lain, setiap
industri juga bertujuan untuk memperoleh laba guna mempertahankan
kelangsungan hidupnya. Laba yang dihasilkan tidak terlepas dari
beberapa faktor antara lain jumlah produk yang dalam hal ini adalah
jumlah hasil produksinya, modal, dan total upah tenaga kerja.
H a l | 2
_________________________________________________________________________________________
Makalah Memaksimumkan Laba – Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi
Di dalam dunia usaha saat ini persaingan semakin ketat antara satu
perusahaan dengan perusahaan lainnya yang memproduksi barang
sejenis. Untuk itu setiap perusahaan atau pengusaha dituntut untuk
melakukan strategi-strategi pemasaran yang tepat agar tidak kalah
dengan perusahaan lainnya. Karena hampir semua perusahaan itu
mempunyai tujuan yang sama yaitu memaksimalkan keuntungan.
Ada tiga pendekatan penghitungan laba maksimum yang akan dibahas
dalam bab ini.
1. Pendekatan totalitas (totality approach)
2. Pendekatan marjinal (marginal approach)
3. Pendekatan rata-rata (average approach)
B. Rumusan Masalah
1. Apa pengertian dari memaksimalkan laba?
2. Apa saja macam-macam pendekatan dalam memaksimalkan laba?
C. Tujuan
1. Mengetahui definisi dari laba/keuntungan
2. Mengetahui macam-macam pendekatan memaksimalkan laba
H a l | 3
_________________________________________________________________________________________
Makalah Memaksimumkan Laba – Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Laba atau Keuntungan
Keuntungan (laba) merupakan tujuan utama suatu pengusaha dalam
menjalankan usahanya. Proses produksi dilaksanakan seefisien mungkin
dengan tujuan untuk meningkatkan keuntungan. Menurut Sunaryo
keuntungan (laba) adalah selisih antara total pendapatan dengan total
biaya, yang merupakan insentif bagi produsen untuk melakukan
produksi. Keuntungan inilah yang mengarahkan produsen untuk
mengalokasikan sumber daya ke proses produksi tertentu
Laba adalah kenaikan modal (aktiva bersih) yang berasal dari transaksi
sampingan atau transaksi yang jarang terjadi dari suatu badan usaha, dan
dari semua transaksi atau kejadian lain yang mempunyai badan usaha
selama satu periode, kecuali yang timbul dari pendapatan (revenue) atau
investasi pemilik (Baridwan, 1992: 55).
Pengertian laba secara umum adalah selisih dari pendapatan di atas
biaya-biayanya dalam jangka waktu (perioda) tertentu. Laba sering
digunakan sebagai suatu dasar untuk pengenaan pajak, kebijakan
deviden, pedoman investasi serta pengambilan keputusan dan unsur
prediksi (Harnanto, 2003: 444).
Laba atau rugi sering dimanfaatkan sebagai ukuran untuk menilai
prestasi perusahaan atau sebagai dasar ukuran penilaian yang lain,
seperti laba per lembar saham. Unsur-unsur yang menjadi bagian
pembentuk laba adalah pendapatan dan biaya. Dengan mengelompokkan
unsur-unsur pendapatan dan biaya, akan dapat diperoleh hasil
pengukuran laba yang berbeda antara lain: laba kotor, laba operasional,
laba sebelum pajak, dan laba bersih.
H a l | 4
_________________________________________________________________________________________
Makalah Memaksimumkan Laba – Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi
Keuntungan total merupakan penerimaan total (TR) dikurangi dengan
biaya total (TC), Keuntungan total akan mencapai maksimum apabila
selisih positif antara TR dengan TC mencapai angka terbesar. Secara
sistematis laba dapat dirumuskan π=TR-TC, perusahaan dapat dikatakan
memperoleh keuntungan apabila selisihnya bernilai positif (π>0) dimana
TR harus lebih besar dari pada TC (TR-TC).
B. Pendekatan-pendekatan Dalam Memaksimalkan Laba
1. Pendekatan Totalitas (Totality Approach)
Pendekatan totalitas merupakan pendekatan dengan cara
membandingkan pendapatan total (TR) dan biaya total (TC). Pendekatan
total (TC) adalah sama dengan jumlah unit output yang terjual (Q)
dikalikan dengan harga output per unit (P), maka TR = P.Q . Sedangkan
biaya total (TC) adalah samadengan biaya tetap (FC) ditambah dengan
biaya variable (VC), maka TC = FC + VC.
Dalam pendekatan totalitas biaya variable per unit output dianggap
konstan sehingga biaya variable adalah jumlah output (Q) di kalikan
dengan biaya variable per unit (v), maka VC=v.Q. Sehingga dapat
disimpulkan bahwa π=P.Q-(FC+v.Q).
Implikasi dari pendekatan totalitas ini adalah perusahaan menempuh
strategi penjualan maksimum (Maximum Selling).Sebab semakin besar
penjualan semakin besar laba yang diperoleh. Hanya saja sebelum
mengambil keputusan, perusahaan harus menghitung berapa unit output
yang harus diproduksi untuk mencapai titik impas. Kemudian besarnya
output tadi dibandingkan dengan potensi permintaan efektif.
H a l | 5
_________________________________________________________________________________________
Makalah Memaksimumkan Laba – Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi
Q P TR TC Keuntungan Total
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
10
15
20
25
30
35
40
45
50
17
18,5
19,5
20,75
22,25
24,25
27,5
32,5
40,5
52,5
-12
-8,5
-4’5
-0,75
2,75
5,75
7,5
7,5
4,5
-2,5
Dari tabel tersebut produsen akan menjual produknya sebanyak 8 unit
yaitu pada saat selisih antara TR dan TC adalah yang paling besar. Dengan
tingkat harga yang terjadi di pasaran sebesar 5, maka produsen akan
memperoleh keuntungan maksimum yaitu sebesar 7,5.
Pendekatan totalitas sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari, karena
memang mudah dan sederhana. Namun cara ini memiliki kelemahan:
a. Dalam praktik sulit membedakan antara biaya tetap dengan biaya
variabel. Misalnya listrik yang digunakan perusahaan ada yang untuk
pabrik (dapat menjadi biaya variabel); ada yang untuk kantor (dapat
menjadi biaya tetap). Atau seorang pegawai dalam perusahaan,
terutama perusahaan keluarga, sering bekerja rangkap untuk kegiatan
administratif (biaya tetap) dan produksi (biaya variabel).
b. Pendekatan ini mengabaikan gejala penurunan pertambahan hasil
(LDR), yang menyebabkan baik kurva biaya maupun kurva
pendapatan tidak berbentuk garis lurus. Karena itu pendekatan
totalitas hanya dapat dipakai bila usaha yang dianalisis relatif
sederhana, dengan skala produksi tidak besar (massal).
H a l | 6
_________________________________________________________________________________________
Makalah Memaksimumkan Laba – Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi
2. Pendekatan Marginal (Marginal Approach)
Analisis marginal ini mirip dengan analisis mencari kepuasan maksimum.
Analisis ini mendasarkan pada satu konsep yaitu keuntungan marginal
yakni tambahan keuntungan total sebagai akibat tambahan satu unit
output. Untuk mencari jumlah output yang menghasilkan keuntungan
maksimum dapat digunakan patokan sebagai berikut “Jika keuntungan
marginal masih positif dengan menambah satu unit output maka output
harus ditambah dan apabila keuntungan marginal negative dengan
menambah satu unit output maka output harus dikurangi sampai
keuntungan atau laba marginal= 0”.
Dalam pendekatan marginal perhitungan laba dilakukan dengan
membadingkan biaya marginal (MC) dan pendapatan marginal (MR).
Laba maksimum akan tercapai pada saat MR=MC. Suatu perusahaan akan
menambah keuntungannya apabila menambah produksinya pada saat
MR>MC yaitu hasil penjualan marginal (MR) melebihi biaya marginal
(MC). Dalam keadaan ini pertambahan produksi dan penjualan akan
menambah keuntungannya. Dalam keadaan sebaliknya, yaitu apabila
MR<MC, mengurangi produksi dan penjualan akan mmenambah untung.
Maka keuntungan maksimum di capai dengan keadaan di mana MR=MC
berlaku. sehingga π=TR-TC.
Q P=MR MC Keuntungan Total
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
5
5
5
5
5
5
5
5
5
5
-
1,5
1
1,25
1,5
2
3,25
5
8
12
-12
-8,5
-4’5
-0,75
2,75
5,75
7,5
7,5
4,5
-2,5
H a l | 7
_________________________________________________________________________________________
Makalah Memaksimumkan Laba – Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi
Pada tabel di atas dicari kondisi pada saat MR=MC dimana pada kondisi
tersebut jumlah output yang dihasilkan adalah 8 unit dan tingkat
keuntungan yang diperoleh adalah sebesar 7,5.
3. Pendekatan rata-rata (average approach)
Dalam pendekatan ini perhitungan laba per unit dilakukan dengan
membandingkan antara biaya produksi rata-rata (AC) dengan harga jual
output (P). Laba total adalah laba per unit dikalikan dengan jumlah
output yang terjual. Dapat dijelaskan secara matematis π=(P-AC).Q.
Dari persamaan ini perusahaan akan mencapai laba bila harga jual per
unit output (P) lebih tinggi dari biaya rata-rata (AC). Perusahaan hanya
mencapai angka impas bila P sama dengan AC.
Keputusan untuk memproduksi atau tidak didasarkan perbandingan
besarnya P dengan AC. Bila P lebih kecil atau sama dengan AC,
Perusahaan hanya mencapai angka impas bila P=AC. Keputusan untuk
memproduksi didasarkan pada perbandingan antara P dengan AC. Bila P
lebih kecil atau sama dengan AC maka perusahaan tidak mau
memproduksi. Implikasi pendekatan rata-rata adalah perusahaan atau
unit laba usaha harus menjual sebanyak-banyaknya (maximum Selling)
Agar laba (π) makin besar.
H a l | 8
_________________________________________________________________________________________
Makalah Memaksimumkan Laba – Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi
BAB III
KESIMPULAN
Berdasarkan pembahasan mengenai pemaksimalan laba, maka dapat diambil
kesimpulan seperti berikut:
1. Menurut Sunaryo keuntungan (laba) adalah selisih antara total
pendapatan dengan total biaya, yang merupakan insentif bagi produsen
untuk melakukan produksi. Pada intinya tujuan dari memaksimalkan
laba adalah mencari keuntungan bagi perusahaan tersebut yang sedang
produksi.
2. Adapun pendekatan-pendekatan yang ada di memaksimalkan laba
sebagai berikut :
a. Pendekatan Totalitas (Totality Approach)
Pendekatan totalitas merupakan pendekatan dengan cara
membandingkan pendapatan total(TR) dan biaya total (TC) maka TC
= FC + VC.
b. Pendekatan Marginal (Marginal Approach)
yaitu hasil tambahan hasil penjualan yang diperoleh perusahaan dari
menjual perunit lagi barang yang di produksi.
c. Pendekatan Rata – rata
Dalam pendekatan ini perhitungan laba per unit dilakukan dengan
membandingkan antara biaya produksi rata-rata (AC) dengan harga
jual output (P) . Laba total adalah laba per unit dikalikan dengan
jumlah output yang terjual. Maka π=(P-AC).Q.
H a l | 9
_________________________________________________________________________________________
Makalah Memaksimumkan Laba – Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi
DAFTAR PUSTAKA
Riyandari, A. (2010). Memaksimumkan Laba (Pendapatan Maksimum). [Online].
Tersedia: http://riyandari.blogspot.co.id/2010/05/memaksimumkan-
laba-pendapatan-maksimum.html [8 September 2015]
Ade, N. (2013). Makalah Memaksimalkan keuntungan. [Online]. Tersedia :
http://adenovitpunya.blogspot.co.id/2013/05/makalah-
memaksimalkan-keuntungan.html [8 September 2015]

Makalah memaksimumkan laba

  • 1.
    H a l| 1 _________________________________________________________________________________________ Makalah Memaksimumkan Laba – Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam teori ekonomi, pemisalan terpenting dalam menganalisis kegiatan perusahan adalah “mereka akan melakukan kegiatan memproduksi sampai kepada tingkat dimana keuntungan mereka mencapai jumlah yang maksimum”. Berdasarkan kepada pemisalan ini dapat ditunjukkan pada tingkat kapasitas memproduksi yang bagaimana perusahaan akan menjalankan kegiatan usahanya. Dalam praktek pemaksimuman laba/keuntungan bukanlah satu-satunya tujuan dalam perusahaan. Ada sebagian perusahaan yang lebih mengambil keuntungan dengan menekan penjualannya (hasil produksi), ada pula yang memasukkan unsur politik didalam penentuan tingkat produksi yang akan tercapai. Jadi, setiap perusahaan memiliki kriteria tersendiri dalam memaksimumkan laba yang akan diperolehnya. Tetapi tidak disangkal lagi setiap perusahaan memilki target dalam pencapaian keuntungan, dantidak munafik bagi perusahaan bahkan berupaya memiliki target menaikan laba setinggi-tingginya. Keuntungan diperoleh dari hasil penjualan yang lebih besar dari ongkos produksi, dan kerugian akan terjadi apabila hasil penjualan lebih sedikit dari ongkos produksi. Dalam usahanya untuk mempoduksi barang-barang yang diperlukan dalam masyarakat, danmemperolehkeuntungan maksimum dari usaha tersebut. Perkembangan dunia usaha yang semakin pesat dengan pembangunan teknologi yang semakin maju membawa pengaruh yang besar terhadap produksi yang dihasilkan oleh industri. Seperti halnya industri lain, setiap industri juga bertujuan untuk memperoleh laba guna mempertahankan kelangsungan hidupnya. Laba yang dihasilkan tidak terlepas dari beberapa faktor antara lain jumlah produk yang dalam hal ini adalah jumlah hasil produksinya, modal, dan total upah tenaga kerja.
  • 2.
    H a l| 2 _________________________________________________________________________________________ Makalah Memaksimumkan Laba – Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi Di dalam dunia usaha saat ini persaingan semakin ketat antara satu perusahaan dengan perusahaan lainnya yang memproduksi barang sejenis. Untuk itu setiap perusahaan atau pengusaha dituntut untuk melakukan strategi-strategi pemasaran yang tepat agar tidak kalah dengan perusahaan lainnya. Karena hampir semua perusahaan itu mempunyai tujuan yang sama yaitu memaksimalkan keuntungan. Ada tiga pendekatan penghitungan laba maksimum yang akan dibahas dalam bab ini. 1. Pendekatan totalitas (totality approach) 2. Pendekatan marjinal (marginal approach) 3. Pendekatan rata-rata (average approach) B. Rumusan Masalah 1. Apa pengertian dari memaksimalkan laba? 2. Apa saja macam-macam pendekatan dalam memaksimalkan laba? C. Tujuan 1. Mengetahui definisi dari laba/keuntungan 2. Mengetahui macam-macam pendekatan memaksimalkan laba
  • 3.
    H a l| 3 _________________________________________________________________________________________ Makalah Memaksimumkan Laba – Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi BAB II PEMBAHASAN A. Pengertian Laba atau Keuntungan Keuntungan (laba) merupakan tujuan utama suatu pengusaha dalam menjalankan usahanya. Proses produksi dilaksanakan seefisien mungkin dengan tujuan untuk meningkatkan keuntungan. Menurut Sunaryo keuntungan (laba) adalah selisih antara total pendapatan dengan total biaya, yang merupakan insentif bagi produsen untuk melakukan produksi. Keuntungan inilah yang mengarahkan produsen untuk mengalokasikan sumber daya ke proses produksi tertentu Laba adalah kenaikan modal (aktiva bersih) yang berasal dari transaksi sampingan atau transaksi yang jarang terjadi dari suatu badan usaha, dan dari semua transaksi atau kejadian lain yang mempunyai badan usaha selama satu periode, kecuali yang timbul dari pendapatan (revenue) atau investasi pemilik (Baridwan, 1992: 55). Pengertian laba secara umum adalah selisih dari pendapatan di atas biaya-biayanya dalam jangka waktu (perioda) tertentu. Laba sering digunakan sebagai suatu dasar untuk pengenaan pajak, kebijakan deviden, pedoman investasi serta pengambilan keputusan dan unsur prediksi (Harnanto, 2003: 444). Laba atau rugi sering dimanfaatkan sebagai ukuran untuk menilai prestasi perusahaan atau sebagai dasar ukuran penilaian yang lain, seperti laba per lembar saham. Unsur-unsur yang menjadi bagian pembentuk laba adalah pendapatan dan biaya. Dengan mengelompokkan unsur-unsur pendapatan dan biaya, akan dapat diperoleh hasil pengukuran laba yang berbeda antara lain: laba kotor, laba operasional, laba sebelum pajak, dan laba bersih.
  • 4.
    H a l| 4 _________________________________________________________________________________________ Makalah Memaksimumkan Laba – Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi Keuntungan total merupakan penerimaan total (TR) dikurangi dengan biaya total (TC), Keuntungan total akan mencapai maksimum apabila selisih positif antara TR dengan TC mencapai angka terbesar. Secara sistematis laba dapat dirumuskan π=TR-TC, perusahaan dapat dikatakan memperoleh keuntungan apabila selisihnya bernilai positif (π>0) dimana TR harus lebih besar dari pada TC (TR-TC). B. Pendekatan-pendekatan Dalam Memaksimalkan Laba 1. Pendekatan Totalitas (Totality Approach) Pendekatan totalitas merupakan pendekatan dengan cara membandingkan pendapatan total (TR) dan biaya total (TC). Pendekatan total (TC) adalah sama dengan jumlah unit output yang terjual (Q) dikalikan dengan harga output per unit (P), maka TR = P.Q . Sedangkan biaya total (TC) adalah samadengan biaya tetap (FC) ditambah dengan biaya variable (VC), maka TC = FC + VC. Dalam pendekatan totalitas biaya variable per unit output dianggap konstan sehingga biaya variable adalah jumlah output (Q) di kalikan dengan biaya variable per unit (v), maka VC=v.Q. Sehingga dapat disimpulkan bahwa π=P.Q-(FC+v.Q). Implikasi dari pendekatan totalitas ini adalah perusahaan menempuh strategi penjualan maksimum (Maximum Selling).Sebab semakin besar penjualan semakin besar laba yang diperoleh. Hanya saja sebelum mengambil keputusan, perusahaan harus menghitung berapa unit output yang harus diproduksi untuk mencapai titik impas. Kemudian besarnya output tadi dibandingkan dengan potensi permintaan efektif.
  • 5.
    H a l| 5 _________________________________________________________________________________________ Makalah Memaksimumkan Laba – Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi Q P TR TC Keuntungan Total 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 10 15 20 25 30 35 40 45 50 17 18,5 19,5 20,75 22,25 24,25 27,5 32,5 40,5 52,5 -12 -8,5 -4’5 -0,75 2,75 5,75 7,5 7,5 4,5 -2,5 Dari tabel tersebut produsen akan menjual produknya sebanyak 8 unit yaitu pada saat selisih antara TR dan TC adalah yang paling besar. Dengan tingkat harga yang terjadi di pasaran sebesar 5, maka produsen akan memperoleh keuntungan maksimum yaitu sebesar 7,5. Pendekatan totalitas sering dipakai dalam kehidupan sehari-hari, karena memang mudah dan sederhana. Namun cara ini memiliki kelemahan: a. Dalam praktik sulit membedakan antara biaya tetap dengan biaya variabel. Misalnya listrik yang digunakan perusahaan ada yang untuk pabrik (dapat menjadi biaya variabel); ada yang untuk kantor (dapat menjadi biaya tetap). Atau seorang pegawai dalam perusahaan, terutama perusahaan keluarga, sering bekerja rangkap untuk kegiatan administratif (biaya tetap) dan produksi (biaya variabel). b. Pendekatan ini mengabaikan gejala penurunan pertambahan hasil (LDR), yang menyebabkan baik kurva biaya maupun kurva pendapatan tidak berbentuk garis lurus. Karena itu pendekatan totalitas hanya dapat dipakai bila usaha yang dianalisis relatif sederhana, dengan skala produksi tidak besar (massal).
  • 6.
    H a l| 6 _________________________________________________________________________________________ Makalah Memaksimumkan Laba – Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi 2. Pendekatan Marginal (Marginal Approach) Analisis marginal ini mirip dengan analisis mencari kepuasan maksimum. Analisis ini mendasarkan pada satu konsep yaitu keuntungan marginal yakni tambahan keuntungan total sebagai akibat tambahan satu unit output. Untuk mencari jumlah output yang menghasilkan keuntungan maksimum dapat digunakan patokan sebagai berikut “Jika keuntungan marginal masih positif dengan menambah satu unit output maka output harus ditambah dan apabila keuntungan marginal negative dengan menambah satu unit output maka output harus dikurangi sampai keuntungan atau laba marginal= 0”. Dalam pendekatan marginal perhitungan laba dilakukan dengan membadingkan biaya marginal (MC) dan pendapatan marginal (MR). Laba maksimum akan tercapai pada saat MR=MC. Suatu perusahaan akan menambah keuntungannya apabila menambah produksinya pada saat MR>MC yaitu hasil penjualan marginal (MR) melebihi biaya marginal (MC). Dalam keadaan ini pertambahan produksi dan penjualan akan menambah keuntungannya. Dalam keadaan sebaliknya, yaitu apabila MR<MC, mengurangi produksi dan penjualan akan mmenambah untung. Maka keuntungan maksimum di capai dengan keadaan di mana MR=MC berlaku. sehingga π=TR-TC. Q P=MR MC Keuntungan Total 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 - 1,5 1 1,25 1,5 2 3,25 5 8 12 -12 -8,5 -4’5 -0,75 2,75 5,75 7,5 7,5 4,5 -2,5
  • 7.
    H a l| 7 _________________________________________________________________________________________ Makalah Memaksimumkan Laba – Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi Pada tabel di atas dicari kondisi pada saat MR=MC dimana pada kondisi tersebut jumlah output yang dihasilkan adalah 8 unit dan tingkat keuntungan yang diperoleh adalah sebesar 7,5. 3. Pendekatan rata-rata (average approach) Dalam pendekatan ini perhitungan laba per unit dilakukan dengan membandingkan antara biaya produksi rata-rata (AC) dengan harga jual output (P). Laba total adalah laba per unit dikalikan dengan jumlah output yang terjual. Dapat dijelaskan secara matematis π=(P-AC).Q. Dari persamaan ini perusahaan akan mencapai laba bila harga jual per unit output (P) lebih tinggi dari biaya rata-rata (AC). Perusahaan hanya mencapai angka impas bila P sama dengan AC. Keputusan untuk memproduksi atau tidak didasarkan perbandingan besarnya P dengan AC. Bila P lebih kecil atau sama dengan AC, Perusahaan hanya mencapai angka impas bila P=AC. Keputusan untuk memproduksi didasarkan pada perbandingan antara P dengan AC. Bila P lebih kecil atau sama dengan AC maka perusahaan tidak mau memproduksi. Implikasi pendekatan rata-rata adalah perusahaan atau unit laba usaha harus menjual sebanyak-banyaknya (maximum Selling) Agar laba (π) makin besar.
  • 8.
    H a l| 8 _________________________________________________________________________________________ Makalah Memaksimumkan Laba – Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi BAB III KESIMPULAN Berdasarkan pembahasan mengenai pemaksimalan laba, maka dapat diambil kesimpulan seperti berikut: 1. Menurut Sunaryo keuntungan (laba) adalah selisih antara total pendapatan dengan total biaya, yang merupakan insentif bagi produsen untuk melakukan produksi. Pada intinya tujuan dari memaksimalkan laba adalah mencari keuntungan bagi perusahaan tersebut yang sedang produksi. 2. Adapun pendekatan-pendekatan yang ada di memaksimalkan laba sebagai berikut : a. Pendekatan Totalitas (Totality Approach) Pendekatan totalitas merupakan pendekatan dengan cara membandingkan pendapatan total(TR) dan biaya total (TC) maka TC = FC + VC. b. Pendekatan Marginal (Marginal Approach) yaitu hasil tambahan hasil penjualan yang diperoleh perusahaan dari menjual perunit lagi barang yang di produksi. c. Pendekatan Rata – rata Dalam pendekatan ini perhitungan laba per unit dilakukan dengan membandingkan antara biaya produksi rata-rata (AC) dengan harga jual output (P) . Laba total adalah laba per unit dikalikan dengan jumlah output yang terjual. Maka π=(P-AC).Q.
  • 9.
    H a l| 9 _________________________________________________________________________________________ Makalah Memaksimumkan Laba – Mata Kuliah Pengantar Ilmu Ekonomi DAFTAR PUSTAKA Riyandari, A. (2010). Memaksimumkan Laba (Pendapatan Maksimum). [Online]. Tersedia: http://riyandari.blogspot.co.id/2010/05/memaksimumkan- laba-pendapatan-maksimum.html [8 September 2015] Ade, N. (2013). Makalah Memaksimalkan keuntungan. [Online]. Tersedia : http://adenovitpunya.blogspot.co.id/2013/05/makalah- memaksimalkan-keuntungan.html [8 September 2015]