06.bahan tayang kontekstual & terpadu 160513 copy

424 views

Published on

Berkaitan dengan maraknya pelaksanaan kurikulum 2013 sehingga sedikit banyak penanganan yang harus ditindak lanjuti

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
424
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
10
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

06.bahan tayang kontekstual & terpadu 160513 copy

  1. 1. PELATIHAN KURIKULUM BAGI PENGAWAS SEKOLAH KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN BAHAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN PUSAT PENGEMBANGAN TENAGA KEPENDIDIKAN 2013 PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DAN TERPADU
  2. 2. PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL
  3. 3. SKENARIO MATA DIKLAT
  4. 4. LATAR BELAKANG Berkembangnya Fenomena Alam dan Sosial kehidupan membawa dampak dalam pembelajaran IPA dan IPS di kelas secara terpadu (IPA/IPS Terpadu SMP)
  5. 5. TUJUAN Mampu meghubungkan pembelajaran di kelas dengan konteks kehidupan keseharian dalam rangka membangun makna baru
  6. 6. Pengertian CTL 8 Penerapkan Sikap, Ketrampilan dan pengetahuan siswa dalam memecahkan masalah- masalah dunia nyata atau masalah-masalah yang disimulasikan
  7. 7. • Mari kita simak Video Pembelajaran Terpadu berikut ini • Diskusikan kekuatan dan kelemahan pembelajaran ini • Gunakan Format Pengamatan Video yang terdapat di Lampiran bahan ajar
  8. 8. PRINSIP CTL PRINSIP CTL Relating (Mengaitkan) Experiencing (Mengalami) Cooperating (Bekerja sama) Transfering (Mentransfer) Transfering (Mentransfer)
  9. 9. DESKRIPSI
  10. 10. KARAKTERISTIK CTL 1.Kerjasama 2.Saling menunjang 3.Menyenangkan, tidak membosankan 4. Belajar dengan bergairah 5. Pembelajaran terintegrasi
  11. 11. 6.Menggunakan berbagai sumber 7.Peserta didik aktif 8.Sharing dengan teman 9.Peserta didik kritis guru kreatif 10.Dinding dan lorong-lorong penuh dengan hasil kerja Peserta didik, peta-peta, gambar, artikel, humor dan lain-lain 11.Laporan kepada orang tua bukan hanya rapor tetapi hasil karya siswa, laporan hasil pratikum, karangan siswa dan lain-lain
  12. 12. 14 CTL Penilaian Otentik Kontruktivisme Bertanya Inkuiri Komunitas Belajar Pemodelan Refleksi
  13. 13. 15 1. Konstruktivisme (Costructivism)  PEMBELAJARAN: Siswa Praktik, Berlatih Secara Fisik, Menulis Karangan, Mendemosntrasikan, Membuat Ide, dll Langkah2:  Merumuskan Masalah;  Observasi;  Menganalisis dan Menyajikan hasil dalam Tulisan, Gambar, laporan dll;  Mengomunikasikan atau presentasi pada pembaca, teman, guru, audiens, dll
  14. 14.  SIKLUS: Observasi, Bertanya, Mengajukan Hipotesis, Pengumpulan Data, dan Penyimpulan 16 2. INQUIRY (Menemukan) Langkah2:  Merumuskan Masalah;  Observasi;  Menganalisis dan Menyajikan hasil dlm Tulisan, Gambar, laporan dll;  Mengomunikasikan atau presentasi pada pembaca, teman, guru, audien, dll
  15. 15. 3. Bertanya(Questioning) 17  Mendorong, membimbing dan menilai kemampuan berpikir siswa.  Digunakan oleh siswa selama melakukan kegiatan berbasis inquiri. (apa, siapa, mengapa, bagaimana, kapan, di mana, dst))
  16. 16. 4. Masyarakat Belajar (Learning Community)  Berbicara dan berbagi pengalaman dengan orang lain.  Bekerjasama dengan orang lain  Berkelompok  Berdiskusi PEMBELAJARAN:  Pembentukan Kelompok Kecil/Besar, Mendatangkan Pakar, Bekerja dgn Kls Sederajat/ Kls diatasnya, Bekerja dgn Masy, dll
  17. 17. 19 5. Pemodelan (Modelling)  PEMBELAJARAN:  Mencontohkan Berenang Gaya Kupu2, Mendatangkan Pakar di Kelas, Menunjukkan Peta Jadi sbg Contoh, Mendemonstrasikan Penggunaan Termometer, dll • MODEL LANGSUNG ATAU TIDAK LANGSUNG • MODEL TERBAIK • MODEL CETAK ATAU TERTULIS • MODEL SESAMA ATAU ORANG LAIN
  18. 18. 20  Mengukur kemampuan dan keterampilan siswa. Dilakukan terintegrasi dengan PBM  Penilaian produk atau kinerja. 6. Penilaian Autentik (Authentic Assessment)  Tugas-tugas yang kontekstual dan relevan. PEMBELAJARAN: Menilai Presentasi, Demontrasi, Karya, Laporan, jurnal, PR, Hasil Tes, karya tulis,dll
  19. 19. 21 7. Refleksi (Reflection)  Cara-cara berpikir tentang apa-apa yang telah kita pelajari.  Merevisi dan merespon kepada kejadian, aktivitas, dan pengalaman.  Mencatat apa yang telah kita pelajari, bagaimana kita merasakan ide-ide baru  PEMBELAJARAN: Menuliskan dalam Jurnal, Kesan, Pesan, Memajang Hasil Karya/ Seni.
  20. 20. KELEBIHAN CTL • Kelebihan : Peserta didik secara aktif terlibat dalam proses pembelajaran. peserta didik belajar dari teman melalui kerja kelompok,
  21. 21. KELEMAHAN CTL • Peserta didik dituntut belajar melalui pengalaman sendiri bukan menghafal • untuk peserta didik yang kurang mampu dalam belajar ia akan merasa kesulitan dalam melaksanakan proses pembelajaran.
  22. 22. • Mari kita simak Video Pembelajaran Kontekstual berikut ini • Diskusikan kekuatan dan kelemahan pembelajaran ini
  23. 23. Jawablah pertanyaan di bawah ini secara jelas dan tepat. 1. Diskusikan makna dan tujuan pembelajaran kontekstual 2. Identifikasilah kegiatan belajar yang akan muncul pada saat guru menerapkan CTL? 3. Diskusikan karakteristik dan penilaian model pembelajaran kontekstual 4. Identifikasi komponen pembelajaran kontekstual 5. Diskusikan makna penilaian otentik pada pembelajaran kontekstual 6. Diskusikan urutan langkah pembelajaran kontekstual,bagaimana pendapat Anda ? 7. Identifikasi perbedaan utama pembelaljaran kontekstual dan non kontekstual 8. Rancanglah sebuah pembelajaran kontekstual di kelas VII SMP berdasarkan latar belakang mata pelajaran yang Anda ampu . DISKUSI KELOMPOK
  24. 24. PEMBELAJARAN TERPADU • Terpadu adalah pendekatan pembelajaran yang melibatkan beberapa mata pelajaran untuk memberikan pengalaman yang bermakna kepada peserta didik. • Bermakna pada pembelajaran terpadu artinya, peserta didik akan memahami konsep- konsep yang mereka pelajari melalui pengalaman langsung dan menghubungkan dengan konsep yang lain yang sudah mereka pahami.
  25. 25. Karakteristik Pembelajaran Terpadu 1. Berpusat pada peserta didik 2. Memberi pengalaman langsung pada peserta didik 3. Pemisahan antar mata pelajaran tidak begitu jelas 4. Menyajikan konsep dari berbagai mata pelajaran dalam suatu proses pembelajaran 5. Bersifat luwes.
  26. 26. 6. Hasil pembelajaran dapat berkembang sesuai dengan minat dan kebutuhan peserta didik 7. Holistik, artinya suatu peristiwa yang menjadi pusat perhatian dalam pembelajaran terpadu diamati dan dikaji dari beberapa mata pelajaran sekaligus, tidak dari sudut pandang yang terkotak-kotak. 8. Bermakna, artinya pengkajian suatu fenomena dari berbagai macam aspek memungkinkan terbentuknya semacam jalinan skemata yang dimiliki peserta didik
  27. 27. • Otentik, artinya informasi dan pengetahuan yang diperoleh sifatnya menjadi otentik. • Aktif, artinya peserta didik perlu terlibat langsung dalam proses pembelajaran mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga proses penilaian. • Wujud lain dari implementasi terpadu yang bertolak pada tema, yakni kegiatan pembelajaran yang dikenal dengan berbagai nama seperti pembelajaran proyek, pembelaJaran unit, pembelajaran tematik dan sebagainya.
  28. 28. PENILAIAN • Mencakup penilaian proses dan hasil belajar peserta didik
  29. 29. Kelebihan Pembelajaran Terpadu • Kegiatan yang dipilih sesuai dengan dan bertolak pada minat dan kebutuhan peserta didik • Seluruh kegiatan belajar lebih bermakna bagi peserta didik sehingga hasil belajar akan dapat bertahan lebih lama.
  30. 30. • Pembelajaran Terpadu menumbuh kembangkan keterampilan berpikir peserta didik • Menyajikan kegiatan yang bersifat pragmatis sesuai dengan permasalahan yang sering ditemui dalam lingkungan peserta didik • Menumbuh kembangkan keterampilan sosial peserta didik seperti kerja sama, toleransi, komunikasi dan respek terhadap gagasan orang lain.
  31. 31. Strategi Pelaksanaan Pembelajaran Terpadu MENETAPKAN MATA PELAJARAN YANG AKAN DI BELAJARAKN MEMPELAJARI KOMPETENSI INTI DAN KOMPETENSI DASAR MENENTUKAN TEMA MEMBUAT MATRIKS ATAU BAGAN HUBUNGAN KOMPETENSI DASAR DAN TEMA MERUMUSKAN INDIKATOR PEMBELAJARAN YANG DI TURUNKAN DARI KD MENYUSUN SILABUS PEMBELAJARAN TERPADU MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN TERPADU
  32. 32. CONTOH PEMETAAN KONSEP IPA
  33. 33. MODEL –MODEL PEMBELAJARAN TEPADU • Menurut Fogarty dalam bukunya How to Integrate the Curricula (Fogarty,1991:XV) ada 10 model pembelajaran terpadu, yaitu : • 1) Model Terhubung (The Connected Model), • 2) Model Jaring Laba-Laba (The Webbed Model), • 3) Model Keterpaduan (The Integrated Model), • 4) Model Sarang (The Nested Model), • 5) Model Penggalan (The Fragmented Model ), • 6) Model Terurut (The Sequenced Model), • 7) Model Irisan (The Shared Model ), • 8) Model Galur (The Threaded Model), • 9) Model Celupan (The Immersed Model) • 10) Model Jaringan Kerja (The Networked model)
  34. 34. Jawablah pertanyaan di bawah ini secara jelas dan tepat. Setelah memelajari bahan bacaan pada kegiatan belajar 2 ini, Jawablah pertanyaan berikut ini 1. Diskusikan tentang konsep pembelajaran terpadu 2. Apa makna pembelajaran terpadu 3. Identifikasi karakteristik pembelajaran terpadu. 4. Diskusikan strategi pembelajaran terpadu 5. Apa kelebihan dan kelemahan dari lima model dalam pembelajaran terpadu menurut Forgaty 6. Diskusikan langkah-langkah umum dalam perancangan pembelajaran terpadu,bagimana pendapat Anda 7. Rancanglah sebuah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran IPA/IPS terpadu berdasarkan KI dan KD dalam IPA / IPS Terpadu di Kurikulum 2013 DISKUSI KELOMPOK
  35. 35. PENGELOLAAN PEMBELAJARAN Tugas pokok kepala sekolah yang berkaitan dengan kepemimpinan pembelajaran yaitu 1.PENDIDIK (Educator) MENELADANI SETIAP TUNTUTAN PERUBAHAN DALAM PEMBELAJARAN DI KELAS
  36. 36. 2. PEMIMPIN (leader) VISIONER DAN MENELADANI DALAM MEMBANGUN TATA NILAI KEDISIPLINAN, KEJUJURAN , KREATIF DAN INOVATIF MENJADI BUDAYA SEKOLAH
  37. 37. 3.PENGELOLA(manajer) KONSISTEN DALAM PENCAPAIAN VISI MISI SEKOLAH
  38. 38. 4. ADMINISTRATOR KEPALA SEKOLAH MERUPAKAN PENANGGUNG-JAWAB KEGIATAN ADMINISTRASI KETATAUSAHAAN SEKOLAH DALAM MENDUKUNG PELAKSANAAN KEGIATAN PEMBELAJARAN
  39. 39. 5.PENYELIA (Supervisor) KEPALA SEKOLAH MELAKUKAN OBSERVASI KELAS GUNA MEMBERIKAN PENGARAHAN TEKNIS KEPADA GURU DAN MEMBERIKAN SOLUSI BAGI PERMASALAHAN PEMBELAJARAN YANG DIALAMI GURU.
  40. 40. SESI DISKUSI KELOMPOK
  41. 41. KASUS 1 • Kasus 2.1 • Salah seorang guru di sekolah Anda telah berhasil mengikuti pelatihan pembelajaran kontekstual dan terpadu Guru tersebut mencoba menerapkan hasilnya. Sementara guru lain bukannya mencoba mencari tahu dan belajar darinya tetapi malah mencemoohnya. • Bagaimana strategi yang harus dilakukan oleh Pengawas Sekolah atau Kepala Sekolah , agar guru lain mau meniru dan mencoba pembaharuan pembelajaran yang telah dilakukan oleh guru tersebut? •
  42. 42. KASUS 2 • Kasus 2.2 • Beberapa guru kelas VII, VIII dan IX telah mengikuti pelatihan pembelajaran kontekstual dan terpadu . Namun hanya guru-guru kelas VII saja yang menerapkan hasil pelatihan, dan tampak tanda-tanda terjadinya peningkatan mutu proses dan hasil pembelajaran. Semetara guru-guru kelas VIII dan IX tidak mau menerapkan hasil pelatihannya. • Bagaimana strategi yang harus dilakukan oleh Pengawas Sekolah atau Kepala Sekolah agar guru-guru kelas VIII dan IX pun menerapkan hasil pelatihan? • Bacalah kasus 3 berikut ini dengan seksama,kemudian diskusikan pemecahan masalah dari pertanyaan kasus 3 tersebut
  43. 43. KASUS • Kasus 2.3 • Beberapa orang guru mata pelajaran telah berulang kali mengikuti pelatihan pembelajaran kontekstual dan terpadu . Namun kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru-guru tersebut tidak menampakkan pembaharuan/tidak terlihat adanya peningkatan mutu proses dan hasil pembelajaran. • Bagaimana strategi yang sebaiknya dilakukan oleh Pengawas Sekolah atau Kepala Sekolah agar guru-guru yang bersangkutan mau berubah? • Bacalah kasus 4 berikut ini dengan seksama,kemudian diskusikan pemecahan masalah dari pertanyaan kasus 3 tersebut
  44. 44. KASUS 4 • Kasus 2.4 • Suatu saat Pengawas Sekolah atau Kepala Sekolah mengujungi sebuah Sekolah Gumati yang relatif lebih maju. Kepala Sekolah Gumati menjelaskan bahwa program dan kegiatan yang selalu dilakukan di sekolah tersebut adalah melaksanakan Pembelajaran kontekstual dan terpadu . Sementara itu Pengawas Sekolah atau Kepala Sekolah yang mengunjungi sekolah tersebut menyadari bahwa di sekolahnya program dan kegiatan semacam itu belum dilaksanakan. • Bagaimana strategi yang sebaiknya dilakukan oleh Pengawas Sekolah atau Kepala Sekolah agar guru-gurunya mau melakukan hal yang sama? •
  45. 45. PENGUATAN & REFLEKSI • Dari Bahan Belajar yang telah Anda baca ,manakah hal-hal yang bagi Anda merupakan pengetahuan baru? • Dari Bahan Belajar yang telah Anda baca, manakah bagian bagian yang menurut Anda benar benar meningkatkan pemahaman mengenai : • 1. Pembelajaran Kontekstual • 2. Pembelajaran Terpadu • 3. Pengelolaan Pembelajaran
  46. 46. Selesai

×