SISTEM REPRODUKSI PRIA



ANATOMI

No   Animasi             Keterangan                Dubbing
1                        Animasi                   Sistem Reproduksi Pria : Anatomi
                         memperlihatkan bagian
                         secara utuh.

                         NOTE:
                         Frame dari 1-12
                         merupakan satu
                         kesatuan utuh animasi.




2                        Warna bagian lain         Scrotum
                         menjadi kelabu kecuali        o kulit scrotum berlipat-lipat untuk meregulasi suhu
                         scrotum yang di animasi             bagi testis. Suhu di dalam scrotum 1- 2 0 C lebih
                         berkedip-kedip                      rendah dari suhu tubuh.
SISTEM REPRODUKSI PRIA



3                        Animasi dilanjutkan       Testis
                         pada bagian testis yang       o Ukuran : 3,5x4 cm, berat 20 gram, volume ≥ 15
                         berkedip-kedip                    ml
                                                       o   Letak      : menggantung di dalam scrotum
                                                      o Fungsi : spermatogenesis dan steroidogenesis
                                                      o Isi           : lobulus sekitar 150 buah, yang berisi
                                                           tubuli seminiferi yang berkelok-kelok, diameter
                                                           150 mikrometer, panjangnya bila direntang
                                                           mencapai 0,5 meter terdiri dari sel sertoli, sel
                                                           germinal dan sel leydig
                                                      o Fungsi sel sertoli : sebagai matrik tempat sel
                                                           germinal, blood testis barrier, memproduksi
                                                           androgen binding protein, menghasilkan
                                                           inhibin,menfagositosis benda-benda sisa, sebagai
                                                           sel target FSH
                                                      o Fungsi sel leydig : mempunyai reseptor pada
                                                           membrannya sebagai target sel untuk LH, sebagai
                                                           tempat sintesa testosteron.
4                        Animasi dilanjutkan       Duktus epididymis
                         pada bagian Duktus           o Suatu saluran yang berkelok-kelok, letaknya
                         epididymis yang                   dorsolateral testis, asal dari mesonephros yang
                         berkedip-kedip                    menyambung ke gonad primer pada bulan ke 3-4
                                                           janin
                                                      o Terbagi menjadi : pars caput, corpus dan cauda
                                                      o Fungsi resorpsi dan sekresi
                                                      o Terhadap sperma berfungsi sebagai transport,
                                                           maturasi dan tempat penampungan
                                                      o Zat-zat yang berasal dari epididymis : gliseril
                                                           phosphoril kinase, L-carnitin, asam laktat,
                                                           inositol, magnesium, kalsium, alfa glukosidase
SISTEM REPRODUKSI PRIA



5                        Animasi dilanjutkan   Vas deferens
                         pada bagian Vas           o Berdiameter sekitar 2,85 milimeter, dengan
                         deferens                      diameter lumen sekitar 0,85 milimeter
                         yang berkedip-kedip       o Terdiri atas pars epididymica, pars scrotalis, pars
                                                       inguinalis, pars retro peritonialis dan ampula
                                                   o Bagian terminalnya membesar dan membentuk
                                                       ampula vas deferens, kemudian bergabung dengan
                                                       leher vesika seminalis
                                                   o Fungsi : transportasi, maturasi dan penimbunan
                                                       spermatozoa ( sekitar 30% spermatozoa ejakulat
                                                       berasal dari ampula vas deferens dan sisanya dari
                                                       epididymis)




6                        Animasi dilanjutkan   Vesika seminalis
                         pada bagian Vesika        o Berasal dari evaginasi dari vas deferens
                         seminalis                 o Bentuk lobulus-lobulus, panjang 5 cm
                         yang berkedip-kedip       o Produknya adalah koagulum, kontributor untuk
                                                       volume semen sekitar 70 %
                                                   o Volume sekitar 2 ml dengan pH 7,7 (basa)
                                                   o Mengandung fruktosa, prostagladin, seminogelin,
                                                       asam askorbat, protein, ion kalium dan garam-
                                                       garam
SISTEM REPRODUKSI PRIA



7                        Animasi dilanjutkan   Duktus ejakulatorius
                         pada bagian Duktus       o Saluran vas deferens dan vesika seminalis,
                         ejakulatorius                 bergabung dan melanjutkan diri sebagai duktus
                         yang berkedip-kedip           ejakulatorius
                                                  o Duktus ini kanan dan kiri menembus prostat,
                                                       bermuara pada urethra pars prostatica pada daerah
                                                       promontorium




8                        Animasi dilanjutkan   Prostat
                         pada bagian Prostat       o Berasal dari duktus urogenitalis
                         yang berkedip-kedip       o Berbentuk kenyal, melingkari urethra, ukuran
                                                       3x3,5 cm
                                                   o Sekresi : jernih
                                                   o Volume sekitar 1 mililiter, pH 6-6,5 (asam)
                                                   o Mengandung zat : acid fosfatase, asam sitrat,
                                                       seminin (pencair koagulum), spermin (bau khas),
                                                       seng, magnesium, kalsium
SISTEM REPRODUKSI PRIA



9                             Animasi dilanjutkan    Kelenjar bulbourethra
                              pada bagian Kelenjar       o Bersama dengan kelenjar urethra (littre) melumasi
                              bulbourethra                    saluran urethra pada saat emisi
                              yang berkedip-kedip        o Bermuara sekitar 2,5 cm di depan lapisan bawah
                                                              serabut diafragma urogenital




10                            Animasi dilanjutkan    Urethra
                              pada bagian Urethra        o Panjangnya bervariasi dari 17,5-20 cm
                              yang berkedip-kedip        o Terbagi atas pars prostatica, pars membranosa,
                                                              pars covernosa
                                                         o Pars prostatica, panjangnya sekitar 3 cm, berada
                                                              dalam prostat, memanjang dari basis prostat ke
                                                              ujung, pada dinding belakang terdapat
                                                              verumontanum merupakan peninggian membrana
                                                              mucosa. Disampingnya terdapat sinus prostatica,
                                                              merupakan muara dari duktus prostaticus.
                                                              Dibagian depan dari venumontanum terdapat
                                                              vesika seminalis dan duktus ejakulatorius
                                                         o Pars membranosa, merupakan bagian terpendam
                                                              dan tersempit. Dikelilingi oleh serabut dari
                                                              membrane spincter urethra
                                                         o Pars cavernosa, merupakan bagian terpanjang
                                                              +-15 cm, dibagian depan membentuk fossa
                                                              naviculare, pada bagian paling ujung membentuk
                                                              orificium urethra externum
11   Gambar kelenjar Littre                          Kelenjar litre
                                                         o Berupa kelenjar muka yang terletak pada dasar
                                                              saluran pars cavernosa urethra
SISTEM REPRODUKSI PRIA




12                       Animasi dilanjutkan      Penis
                         pada bagian Penis yang       o Merupakan genitalia eksterna pria yang terdiri
                         berkedip-kedip                   dari batang penis, sulkus coronarius dan glans
                                                          penis

Storyboard Reproduksi Pria

  • 1.
    SISTEM REPRODUKSI PRIA ANATOMI No Animasi Keterangan Dubbing 1 Animasi Sistem Reproduksi Pria : Anatomi memperlihatkan bagian secara utuh. NOTE: Frame dari 1-12 merupakan satu kesatuan utuh animasi. 2 Warna bagian lain Scrotum menjadi kelabu kecuali o kulit scrotum berlipat-lipat untuk meregulasi suhu scrotum yang di animasi bagi testis. Suhu di dalam scrotum 1- 2 0 C lebih berkedip-kedip rendah dari suhu tubuh.
  • 2.
    SISTEM REPRODUKSI PRIA 3 Animasi dilanjutkan Testis pada bagian testis yang o Ukuran : 3,5x4 cm, berat 20 gram, volume ≥ 15 berkedip-kedip ml o Letak : menggantung di dalam scrotum o Fungsi : spermatogenesis dan steroidogenesis o Isi : lobulus sekitar 150 buah, yang berisi tubuli seminiferi yang berkelok-kelok, diameter 150 mikrometer, panjangnya bila direntang mencapai 0,5 meter terdiri dari sel sertoli, sel germinal dan sel leydig o Fungsi sel sertoli : sebagai matrik tempat sel germinal, blood testis barrier, memproduksi androgen binding protein, menghasilkan inhibin,menfagositosis benda-benda sisa, sebagai sel target FSH o Fungsi sel leydig : mempunyai reseptor pada membrannya sebagai target sel untuk LH, sebagai tempat sintesa testosteron. 4 Animasi dilanjutkan Duktus epididymis pada bagian Duktus o Suatu saluran yang berkelok-kelok, letaknya epididymis yang dorsolateral testis, asal dari mesonephros yang berkedip-kedip menyambung ke gonad primer pada bulan ke 3-4 janin o Terbagi menjadi : pars caput, corpus dan cauda o Fungsi resorpsi dan sekresi o Terhadap sperma berfungsi sebagai transport, maturasi dan tempat penampungan o Zat-zat yang berasal dari epididymis : gliseril phosphoril kinase, L-carnitin, asam laktat, inositol, magnesium, kalsium, alfa glukosidase
  • 3.
    SISTEM REPRODUKSI PRIA 5 Animasi dilanjutkan Vas deferens pada bagian Vas o Berdiameter sekitar 2,85 milimeter, dengan deferens diameter lumen sekitar 0,85 milimeter yang berkedip-kedip o Terdiri atas pars epididymica, pars scrotalis, pars inguinalis, pars retro peritonialis dan ampula o Bagian terminalnya membesar dan membentuk ampula vas deferens, kemudian bergabung dengan leher vesika seminalis o Fungsi : transportasi, maturasi dan penimbunan spermatozoa ( sekitar 30% spermatozoa ejakulat berasal dari ampula vas deferens dan sisanya dari epididymis) 6 Animasi dilanjutkan Vesika seminalis pada bagian Vesika o Berasal dari evaginasi dari vas deferens seminalis o Bentuk lobulus-lobulus, panjang 5 cm yang berkedip-kedip o Produknya adalah koagulum, kontributor untuk volume semen sekitar 70 % o Volume sekitar 2 ml dengan pH 7,7 (basa) o Mengandung fruktosa, prostagladin, seminogelin, asam askorbat, protein, ion kalium dan garam- garam
  • 4.
    SISTEM REPRODUKSI PRIA 7 Animasi dilanjutkan Duktus ejakulatorius pada bagian Duktus o Saluran vas deferens dan vesika seminalis, ejakulatorius bergabung dan melanjutkan diri sebagai duktus yang berkedip-kedip ejakulatorius o Duktus ini kanan dan kiri menembus prostat, bermuara pada urethra pars prostatica pada daerah promontorium 8 Animasi dilanjutkan Prostat pada bagian Prostat o Berasal dari duktus urogenitalis yang berkedip-kedip o Berbentuk kenyal, melingkari urethra, ukuran 3x3,5 cm o Sekresi : jernih o Volume sekitar 1 mililiter, pH 6-6,5 (asam) o Mengandung zat : acid fosfatase, asam sitrat, seminin (pencair koagulum), spermin (bau khas), seng, magnesium, kalsium
  • 5.
    SISTEM REPRODUKSI PRIA 9 Animasi dilanjutkan Kelenjar bulbourethra pada bagian Kelenjar o Bersama dengan kelenjar urethra (littre) melumasi bulbourethra saluran urethra pada saat emisi yang berkedip-kedip o Bermuara sekitar 2,5 cm di depan lapisan bawah serabut diafragma urogenital 10 Animasi dilanjutkan Urethra pada bagian Urethra o Panjangnya bervariasi dari 17,5-20 cm yang berkedip-kedip o Terbagi atas pars prostatica, pars membranosa, pars covernosa o Pars prostatica, panjangnya sekitar 3 cm, berada dalam prostat, memanjang dari basis prostat ke ujung, pada dinding belakang terdapat verumontanum merupakan peninggian membrana mucosa. Disampingnya terdapat sinus prostatica, merupakan muara dari duktus prostaticus. Dibagian depan dari venumontanum terdapat vesika seminalis dan duktus ejakulatorius o Pars membranosa, merupakan bagian terpendam dan tersempit. Dikelilingi oleh serabut dari membrane spincter urethra o Pars cavernosa, merupakan bagian terpanjang +-15 cm, dibagian depan membentuk fossa naviculare, pada bagian paling ujung membentuk orificium urethra externum 11 Gambar kelenjar Littre Kelenjar litre o Berupa kelenjar muka yang terletak pada dasar saluran pars cavernosa urethra
  • 6.
    SISTEM REPRODUKSI PRIA 12 Animasi dilanjutkan Penis pada bagian Penis yang o Merupakan genitalia eksterna pria yang terdiri berkedip-kedip dari batang penis, sulkus coronarius dan glans penis