konfigurasi dhcp server

711 views
622 views

Published on

konfigurasi DHCP SERVER di debian 5

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
711
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
17
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

konfigurasi dhcp server

  1. 1. BAB VIII Konfigurasi Debian 4 (Etch) DHCP Server Tujuan : Melakukan konfigurasi DHCP Server pada server Debian
  2. 2. BAB VIII DHCP Server DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) adalah sebuah mekanisme yang memunkinkan sebuah server untuk memberikan IP Address secara dinamik bagi client. Client melakukan permintaan IP Address kepada server, dan server memberikan alokasi bagi si client tersebut. Mekanisme ini akan sangat memberikan keuntungan bagi manajemen jaringan di karenakan proses setting IP Address tidak harus dilakukan manual untuk setiap client yang ada. A. Instalasi DHCP Softaware yang diperlukan untuk membuah sebuah service DHCP adalah dhcp3-server. Untuk melakukan instalasi dhcp3-server lakukan perintah: lalu tekan Enter Pilih Ok B. Konfigurasi DHCP File konfigurasi dhcp3-server terletak di file /etc/dhcp3/dhcpd.conf. Gunakan editor nano untuk melakukan editing terhadap file konfigurasi tersebut. Sebelum melakukan konfigurasi DHCP Server, beberapa hal harus kita perhatikan diantaranya: 1.Alokasi IP Address yang akan diberikan kepada client harus berada satu network dengan IP Address server 62
  3. 3. BAB VIII DHCP Server 2.Tentukan rentang IP Address yang akan diberikan kepada client tersebut 3.Alokasi IP Address untuk si client harus pula dilengkapi dengan subnet, netmask, dns server, gateway, broadcast. Edit file dhcpd.conf dengan perintah: zhanzz:/home/nanda# nano /etc/dhcp3/dhcpd.conf Edit File tersebut dengan mencari baris (# A slightly) dengan menekan CTRL+W pada keyboard dan ketikan “# A slightly” tanpa tanda kutip.sesuaikan isi baris file tersebut dengan isi baris yang ada di bawah ini.dan jangan lupa hapus tanda pagarnya (#) untuk baris “subnet” sampai “}” # A slightly different configuration for an internal subnet subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 { range 192.168.1.2 192.168.1.20; option domain-name-servers 192.168.1.1; option domain-name "smkn.com" option routers 192.168.1.1; option broadcast-address 192.168.1.255; default-lease-time 600; max-lease-time 7200; } Restart DHCP Server zhanzz:/home/nanda# /etc/init.d/dhcp3-server restart Stopping DHCP server : dhcp3. Starting DHCP server : dhcp3. C. Pengujian Untuk melakukan pengujian di sisi client, beberapa hal harus dilakukan diantaranya: • • Pastikan server dan client saling terkoneksi Lakukan proses pengaturan di sisi client bahwa setting IP Address di lakukan secara automatic. 63
  4. 4. BAB VIII DHCP Server 1. Ikuti langkah-langkah berikut untuk melakukan setting di sisi client: a) Klik menu start . Control Panel b) Pilih Network Connection c) Pilih Local Area Network . klik kanan mouse . pilih Properties d) Pilih Internet Protocol (TCP/IP) . Pilih Properties e) Pilih opsi Obtain an IP address automatically f) Pilih opsi Obtain DNS server address automatically . tekan tombol OK Setelah langkah diatas dilakukan, kita harus melakukan pengujian terhadap layanan service DHCP dari server. Ikuti langkah berikut: a) Klik menu start . run ketik “cmd” . Maka akan muncul halaman dos prompt b) Pada halaman Dos prompt tersebut lakukan perintah ipconfig /release, pastikan bahwa IP address dari interface berubah menjadi 0.0.0.0 c) Masih pada halaman yang sama ketikkan perintah ipconfig /renew untuk memperoleh IP Address dari server. d) Bila tidak terjadi kesalahan seharusnya client sudah mendapat IP Address dari server. 64
  5. 5. BAB VIII DHCP Server Perhatikan gambar berikut yang membuktikan bahwa DHCP Server telah bekerja dan client memperoleh IP Address dari server. 65

×