Successfully reported this slideshow.
We use your LinkedIn profile and activity data to personalize ads and to show you more relevant ads. You can change your ad preferences anytime.
LAPORAN PRATIKUM
INSTALASI DAN JARINGAN KOMPUTER
NAT, DNS DAN DHCP

BONIMULCANDRA
1102650

JURUSAN TEKNIK ELEKTRONIKA
FAKU...
A. TUJUAN
Setelah praktikum ini peserta diharapkan :
o

Mengenal dan memahami NAT, ICS dan DHCP.

o

Melakukan sharing kon...
public IP address. Untuk itu perlu men-translate IP address private menjadi public IP
address.
Alasan lain untuk menggunak...
C. ALAT DAN BAHAN
o

Personal Computer

o

LAN Card / NIC

o

Switch / Hub

o

Kabel ethernet Straight / Trought

o

Route...
3. Untuk mempermudah

mengenali kedua NIC

yang digunakan, ubah nama

koneksinya sesuai dengan kebutuhan. Dapat dilakukan ...
5. Kemudian lakukan ping di comand promp

6. Kemudian buka jendela network connection, klik kanan pada ikon LAN1 lalu pili...
8. Lakukan koneksi internet dari masing-masing host. Atau coba lakukan ping ke alamat
website

NAT
a. Kembalikan pengatura...
d. Kemudian klik add server

e. Pada Jendela Add Server, pilih opsi This Computer

f.

Pada jendela Routing and remote Acc...
g. Klik kanan pada nama Server, pilih Configure and Enable Routing and Remote
Access

h. Pada jendela Routing and Remote A...
j.

Tunggu sampai proses Setup Wizard selesai.

k. Pada jendela Routing and Remote Access akan tampil konfigurasi router N...
a. Klik Start | Administrative Tools | Configure Your Server Wizard, klik

b. Kemudian muncul jendela “Configure Your Serv...
3. Muncul jendela New Scope Wizard, klik Next

4. Melalui Jendela Scope Name, buat nama scope range alamat IP DHCP pada ja...
6. Pada jendela Add Exclussions, masukkan range alamat yang akan dipakai untuk
kebutuhan khusus (jika tidak ada, abaikan s...
10. Masukkan alamat DNS Server (di UNP alamat DNS Server yang dipakai adalah
10.1.1.5)

11. Pada jendela Active Scope, pil...
15. Muncul jendela Internet Protocol (TCP/IP) Properties, pilih opsi “Optain an IP Address
Automatically” dan pilih juga o...
18. Untuk menguji koneksi internet dari PC Client, test Ping ke salah satu alamat site, atau
coba melakukan browsing

E. E...
IP Public adalah IP address yang telah ditetapkan oleh InterNIC dan berisi beberapa
buah network ID yang dijamin unik yang...
•

PC Router adalah Personal Computer (PC) yang digunakan sebagai Router
(routing) biasanya yang digunakan adalah PC – Mul...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Laporan 6

300 views

Published on

  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

Laporan 6

  1. 1. LAPORAN PRATIKUM INSTALASI DAN JARINGAN KOMPUTER NAT, DNS DAN DHCP BONIMULCANDRA 1102650 JURUSAN TEKNIK ELEKTRONIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2013
  2. 2. A. TUJUAN Setelah praktikum ini peserta diharapkan : o Mengenal dan memahami NAT, ICS dan DHCP. o Melakukan sharing koneksi internet pada jaringan lokal menggunakan fasilitas NAT. o Melakukan sharing koneksi internet pada LAN menggunakan fasilitas ICS. o Melakukan konfigurasi DHCP Server dan DHCP Client B. TEORI PENDUKUNG 1. DNS (Domain Name System) DNS adalah sebuah sistem yang menyimpaninformasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis datatersebar (distributed database)di dalam jaringan komputer 2. NAT (Network Address Translation) Network Address Translation atau yang lebih biasa disebut dengan NAT adalah suatu metode untuk menghubungkan lebih dari satu komputer ke jaringan internet dengan menggunakan satu alamat IP. Banyaknya penggunaan metode ini disebabkan karena ketersediaan alamat IP yang terbatas, kebutuhan akan keamanan (security), dan kemudahan serta fleksibilitas dalam administrasi jaringan.Alamat yang biasa sebagai alamat jaringan private atau yang disebut private address space (RFC 1918), yaitu: 10.0.0.0 - 10.255.255.255 (10/8 prefix) 172.16.0.0 - 172.31.255.255 (172.16/12 prefix) 192.168.0.0 - 192.168.255.255 (192.168/16 prefix) Karena alamat tersebut adalah private address yang dipakai untuk jaringan local tentunya tidak dapat berkomunikasi dengan jaringan lain di Internet, karena semua host yang ingin terkoneksi di Internet harus menggunakan alamat global atau
  3. 3. public IP address. Untuk itu perlu men-translate IP address private menjadi public IP address. Alasan lain untuk menggunakan NAT adalah security. Seluruh alamat jaringan private/lokal (misal 254 PC), bisa di-translate menjadi 1 public IP. Teknik ini disebut manyto-one NAT atau biasa disebut Port Address Translation (PAT). Teknik ini sangat bermanfaat jika diinginginkan seluruh user di jaringan private meng-inisiasi koneksi ke Internet (browsing internet atau mengirim email misalnya), tapi sebaliknya tidak diinginkan host dari Internet untuk meng-inisiasi koneksi ke PC user di jaringan private. Host dari Internet tidak bisa meng-inisiasi koneksi ke internal host jaringan private karena hanya ada 1 public IP address yang terlihat di jaringan private, sedangkan jumlah PC yg sebenarnya lebih dari sat. Untuk kasus one-to-one NAT, dimana 1 private IP akan di-translate menjadi 1 Public IP. 3. DHCP Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) merupakan layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client. Dengan demikian administrator jaringan tidak perlu lagi harus memberikan nomor IP secara manual pada saat konfigurasi TCP/IP di setiap client, tapi cukup dengan memberikan referensi kepada DHCP Server. Pada saat DHCP client dihidupkan, maka komputer tersebut melakukan request ke DHCP-Server untuk mendapatkan nomor IP. DHCP Server menjawab dengan memberikan nomor IP yang ada di database DHCP. DHCP Server setelah memberikan nomor IP, maka server meminjamkan (lease) nomor IP yang ada ke DHCP-Client dan mencoret nomor IP tersebut dari daftar POOL. Nomor IP diberikan bersama dengan subnet mask dan default gateway. Jika tidak ada lagi nomor IP yang dapat diberikan, m aka client tidak dapat menginisialisasi TCP/IP, dengan sendirinya tidak dapat tersambung pada jaringan tersebut.
  4. 4. C. ALAT DAN BAHAN o Personal Computer o LAN Card / NIC o Switch / Hub o Kabel ethernet Straight / Trought o Router D. LANGKAH KERJA PRAKTIKUM 1. Bangun sebuah jaringan LAN dan hubungkan dengan jaringan Lokal Elektronika yang terhubung ke internet via Jaringan UNP, seperti gambar berikut 2. Pastikan PC yang digunakan sebagai router untuk menghubungkan jaringan LAN ke jaringan local Elektronika telah terpasang 2 buah NIC dan telah terinstall Windows 2003 Server (atau Windows Server versi lain).
  5. 5. 3. Untuk mempermudah mengenali kedua NIC yang digunakan, ubah nama koneksinya sesuai dengan kebutuhan. Dapat dilakukan melalui : Start | Control Panel | Network Connections > klik. Beri nama sesuai keinginan. 4. Kemudian konfigurasi IP adress untuk masing-masing NIC LAN 1 (yang terhubung kejaringan lokal elektronika) : IP address : 192.168.189.1 Subnetmask :255.255.255.224 Default gateway : 192.168.189.1 DNS server : 10.1.1.5 Konfigurasi LAN IP address : 192.168.14.1 Subnetmask :255.255.255.224 Default gateway : - DNS server : 10.1.1.5 Kemudian di PC client, untuk client 1 = 192.168.14.2 dan client 2 = 192.168.14.3
  6. 6. 5. Kemudian lakukan ping di comand promp 6. Kemudian buka jendela network connection, klik kanan pada ikon LAN1 lalu pilih properties. 7. Kemudian akan muncul jendela WAN Properties. Pada tab Advanced, centang pilihan “Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection ”
  7. 7. 8. Lakukan koneksi internet dari masing-masing host. Atau coba lakukan ping ke alamat website NAT a. Kembalikan pengaturan advance pada properties LAN1. b. Langkah selanjutnya adalah mengaktifkan layanan Network Address Translation (NAT). Klik Start | Administrative Tools | Routing and Remote Access c. Melalui jendela Routing and Remote Access, klik kanan pada root Routing and Remote Access.
  8. 8. d. Kemudian klik add server e. Pada Jendela Add Server, pilih opsi This Computer f. Pada jendela Routing and remote Access akan muncul nama server yang akan dijadikan Router NAT.
  9. 9. g. Klik kanan pada nama Server, pilih Configure and Enable Routing and Remote Access h. Pada jendela Routing and Remote Access Setup Wizard, klik opsi Network address translation (NAT). i. Selanjutnya muncul jendela NAT Internet Connection, pilih interface WAN, yaitu interface yang dipakai untuk menghubungkan router dengan jaringan luar yakni ke jaringan local Elektronika. Klik Next.
  10. 10. j. Tunggu sampai proses Setup Wizard selesai. k. Pada jendela Routing and Remote Access akan tampil konfigurasi router NAT, seperti gambar berikut : l. Proses konfigurasi NAT telah selesai m. Langkah selanjutnya adalah melakukan konfigurasi IP Address pada setiap PC Client n. Lakukan koneksi internet melalui PC Client Konfigurasi DHCP server Agar proses konfigurasi PC client menjadi lebih mudah, jadikan PC router sekaligus sebagai DHCP server. Langkah-langkanya adalah :
  11. 11. a. Klik Start | Administrative Tools | Configure Your Server Wizard, klik b. Kemudian muncul jendela “Configure Your Server Wizard”, klik Next. 1. Selanjutnya muncul jendela Server Role, pilih DHCP server, lalu klik Next 2. Tunggu sampai proses installasi layanan DHCP Server selesai
  12. 12. 3. Muncul jendela New Scope Wizard, klik Next 4. Melalui Jendela Scope Name, buat nama scope range alamat IP DHCP pada jaringan lokal. Kami membuat namanya LAN 4. 5. Masukkan range alamat IP DHCP, misalnya 192.168.14.2 sampai 192.168.14.10 length nya 27 dan subnetmask nya 255.255.255.244. Alamat yang berada pada range tersebut akan diberikan secara otomatis kepada PC Client yang me-request. Dan masukkan juga Prefix dan Subnet mask alamat jaringan lokal. Lalu klik Next.
  13. 13. 6. Pada jendela Add Exclussions, masukkan range alamat yang akan dipakai untuk kebutuhan khusus (jika tidak ada, abaikan saja). Klik next. Dalam praktikum kali ini saya mengabaikan jendela add exclussion 7. Pada Jendela Lease Duration, setting waktu lease IP Address, yaitu masa penggunaan IP oleh DHCP Client 8. Pada jendela Configure DHCP Options, pilih Opsi “Yes, I want to configure these options now”. Lalu klik Next. 9. Pada Jendela Router (Default gateway), masukkan alamat Router Lokal yang juga sekaligus menjadi Gateway bagi jaringan lokal, misalnya 192.168.14.1 kemudian add, klik Next
  14. 14. 10. Masukkan alamat DNS Server (di UNP alamat DNS Server yang dipakai adalah 10.1.1.5) 11. Pada jendela Active Scope, pilih opsi “Yes, I want to activate this scope now”. Lalu klik Next. 12. Configurasi DHCP Server telah selesai 13. Langkah selanjutnya adalah mengaktifkan DHCP Client pada PC Client, dengan cara Double klik pada ikon LAN Connection untuk menampilkan Jendela LAN Properties 14. Double klik pada Internet Protocol (TCP/IP).
  15. 15. 15. Muncul jendela Internet Protocol (TCP/IP) Properties, pilih opsi “Optain an IP Address Automatically” dan pilih juga opsi “Optain DNS Server address Automatically”, lalu klik Next 16. Tunggu proses request oleh PC Client ke server DHCP selesai. 17. Apabila berhasil, maka PC Client akan memperoleh IP Dinamik
  16. 16. 18. Untuk menguji koneksi internet dari PC Client, test Ping ke salah satu alamat site, atau coba melakukan browsing E. EVALUASI - IP private IP Private adalah IP address yang digunkan untuk lingkup intranet, host yang menggunakan IP Private hanya bisa diakses di linkup intranet saja. Contoh : IP private akses di LAN modem menggunakan IP Private 192.168.1.1 - IP public
  17. 17. IP Public adalah IP address yang telah ditetapkan oleh InterNIC dan berisi beberapa buah network ID yang dijamin unik yang digunakan untuk lingkup internet, host yang menggunakan IP public dapat diakses oleh seluruh user yang tergabung diinternet baik secara langsung maupun tidak langsung (melalui proxy/NAT). - Network address translator Suatu metode untuk menghubungkan lebih dari satu komputer ke jaringan internet dengan menggunakan satu alamat IP. Banyaknya penggunaan metode ini disebabkan karena ketersediaan alamat IP yang terbatas, kebutuhan akan keamanan (security), dan kemudahan serta fleksibilitas dalam administrasi jaringan. - Internet connection sharing Merupakan suatu aplikasi yang diterapkan untuk menghubungkan beberapa komputer pada sebuah jaringan lokal (LAN) sehingga bisa melakukan akses internet - DHCP server Komputer yang memberikan nomor IP - DHCP client Komputer yang meminta nomor IP F. KESIMPULAN • Router merupakan sebuah konfigurasi pada sebuah mesin yang bertugas untuk melanjutkan pengiriman paket data dari satu komputer ke komputer lain di mana kedua komputer tersebut berada pada dua network IPyang berbeda
  18. 18. • PC Router adalah Personal Computer (PC) yang digunakan sebagai Router (routing) biasanya yang digunakan adalah PC – Multihomed yaitu Komputer yang memiliki lebih dari 1 NIC ( Network Interface Card).

×