Karya ilmiah dan non ilmiah

7,914 views
7,665 views

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
7,914
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
37
Actions
Shares
0
Downloads
175
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Karya ilmiah dan non ilmiah

  1. 1. Karya Ilmiah & Non-ilmiah 15 FEB 2011 2 Komentarby zulfikarakbar in Bahasa Indonesia 2Karya Ilmiah & Karya Non IlmiahA. Karya Ilmiah1. PengertianAda beberapa pengertian dari karya ilmiah, yakni :a. Menurut Brotowidjoyo karangan ilmiah adalah karangan ilmu pengetahuan yangmenyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. Karyailmiah dapat juga berarti tulisan yang didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan,penelitian dalam bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematikapenulisan yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkankebenarannya/keilmiahannya (Susilo, M. Eko, 1995:11).b. Karya ilmiah merupakan karya tulis yang isinya berusaha memaparkan suatupembahasan secara ilmiah yang dilakukan oleh seorang penulis atau peneliti. Untukmemberitahukan sesuatu hal secara logis dan sistematis kepada para pembaca.c. Karya ilmiah adalah tulisan yang berisi argumentasi penalaran keilmuan yangdikomunikasikan lewat bahasa tulis yang formal dengan sistematis-metodis dan menyajikanfakta umum serta ditulis menurut metodologi penulisan yang benar. Karya ilmiah ditulisdengan bahasa yang konkret, gaya bahasanya formal, kata-katanya teknis dan dan didukungfakta yang dapat dibuktikan kebenarannyad. Karya tulis ilmiah adalah suatu tulisan yang membahas suatu permasalahan.Pembahasan itu dilakukan berdasarkan penyelidikan, pengamatan, pengumpulan data yangdiperoleh melalui suatu penelitian. Karya tulis ilmiah melalui penelitian ini menggunakanmetode ilmiah yang sistematis untuk memperoleh jawaban secara ilmiah terhadappermasalahan yang diteliti. Untuk memperjelas jawaban ilmiah berdasarkan penelitian,penulisan karya tulis ilmiah hanya dapat dilakukan sesudah timbul suatu masalah, yangkemudian dibahas melalui penelitian dan kesimpulan dari penelitian tersebut.Dari berbagai macam pengertian karya ilmiah di atas dapat disimpulkan, bahwa yangdimaksud karya ilmiah dalam makalah ini adalah, suatu karangan yang berdasarkanpenelitian yang ditulis secara sistematis, berdasarkan fakta di lapangan, dandengan menggunakan pendekatan metode ilmiah.2. Ciri Karya IlmiahTidak semua karya yang ditulis secara sistematis dan berdasarkan fakta di lapangan adalahsebuah karya ilmiah sebab karya ilmiah mempunyai ciri-ciri seperti berikut ini:1. Objektif.Keobjektifan ini menampak pada setiap fakta dan data yang diungkapkan berdasarkankenyataan yang sebenarnya, tidak dimanipulasi. Juga setiap pernyataan atau simpulan yangdisampaikan berdasarkan bukti-bukti yang bisa dipertanggungjawabkan. Dengan demikian,siapa pun dapat mengecek (memverifikasi) kebenaran dan keabsahannya.2. Netral.Kenetralan ini bisa terlihat pada setiap pernyataan atau penilaian bebas dari kepentingan-kepentingan tertentu baik kepentingan pribadi maupun kelompok. Oleh karena itu,
  2. 2. pernyataan-pernyataan yang bersifat mengajak, membujuk, atau mempengaruhi pembacaperlu dihindarkan.3. Sistematis.Uraian yang terdapat pada karya ilmiah dikatakan sistematis apabila mengikuti polapengembangan tertentu, misalnya pola urutan, klasifikasi, kausalitas, dan sebagainya.Dengan cara demikian, pembaca akan bisa mengikutinya dengan mudah alur uraiannya.4. Logis.Kelogisan ini bisa dilihat dari pola nalar yang digunakannya, pola nalar induktif ataudeduktif. Kalau bermaksud menyimpulkan suatu fakta atau data digunakan pola induktif;sebaliknya, kalau bermaksud membuktikan suatu teori atau hipotesis digunakan poladeduktif.5. Menyajikan fakta (bukan emosi atau perasaan).Setiap pernyataan, uraian, atau simpulan dalam karya ilmiah harus faktual, yaitumenyajikan fakta. Oleh karena itu, pernyataan atau ungkapan yang emosional (menggebu-gebu seperti orang berkampanye, perasaan sedih seperti orang berkabung, perasaan senangseperti orang mendapatkan hadiah, dan perasaan marah seperti orang bertengkar)hendaknya dihindarkan.6. Tidak PleonastisMaksudnya kata-kata yang digunakan tidak berlebihan alias hemat kata-katanya atau tidakberbelit-belit (langsung tepat menuju sasaran).7. Bahasa yang digunakan adalah ragam formal.3. Syarat Karya IlmiahBerikut ini adalah syarat-syarat karya ilmiah : Karya tulis ilmiah memuat gagasan ilmiah lewat pikiran dan alur pikiran. Keindahan karya tulis ilmiah terletak pada bangun pikir dengan unsur-unsur yang menyangganya. Alur pikir dituangkan dalam sistematika dan notasi. Karya tulis ilmiah terdiri dari unsur-unsur: kata, angka, tabel, dan gambar, yang tersusun mendukung alur pikir yang teratur. Karya tulis ilmiah harus mampu mengekspresikan asas-asas yang terkandungdalam hakikat ilmu dengan mengindahkan kaidah-kaidah kebahasaan. Karya tulis ilmiah terdiri dari serangkaian narasi (penceritaan), eksposisi (paparan), deskripsi (lukisan) dan argumentasi (alasan).4. Jenis Karya IlmiahPada prinsipnya semua karya ilmiah yaitu hasil dari suatu kegiatan ilmiah. Dalam hal iniyang membedakan hanyalah materi, susunan , tujuan serta panjang pendeknya karya tulisilmiah tersebut,. Secara garis besar, karya ilmiah di klasifikasikan menjadi dua, yaitu karyailmiah pendidikan dan karya ilmiah penelitian.1. Karya Ilmiah PendidikanKarya ilmiah pendidikan digunakan tugas untuk meresume pelajaran, serta sebagaipersyaratan mencapai suatu gelar pendidikan. Karya ilmiah pendidikan terdiri dari:a. Paper (Karya Tulis).
  3. 3. Paper atau lebih populer dengan sebutan karya tulis, adalah karya ilmiah berisi ringkasanatau resume dari suatu mata kuliah tertentu atau ringkasan dari suatu ceramah yangdiberikan oleh dosen kepada mahasiswanya.Tujuan pembuatan paper ini adalah melatih mahasiswa untuk mengambil intisari dari matakuliah atau ceramah yang diajarkan oleh dosen, penulisan paper ini agak di perdalamdengan beberapa sebab antara lain, Bab I Pendahuluan , Bab II Pemaparan Data, Bab IIIPembahasan atau Analisisdan Bab IV Penutup yang terdiri dari kesimpulan dan saran.b. Pra SkripsiPra Skripsi adalah karya tulis ilmiah pendidikan yang digunakan sebagai persyaratanmendapatka gelar sarjana muda. Karya ilmiah ini disyaratkan bagi mahasiswa pada jenja0ngakademik atau setingkat diploma 3 ( D-3).Format tulisannya terdiri dari Bab I Pendahuluan (latar belakang pemikiran, permasalahan,tujuan penelitian atau manfaat penelitian dan metode penelitian). Bab II gambaran umum(menceritakan keadaan di lokasi penelitian yang dikaitkan dengan permasalahanpenelitian), Bab III deskripsi data (memaparkan data yang diperoleh dari lokasi penelitian).Bab IV analisis (pembahasan data untuk menjawab masalah penelitian). Bab V penutup(kesimpulan penelitian dan saran)c. SkripsiSkripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengemukakan pendapat penulis berdasarkanpendapat orang lain. Pendapat yang diajukan harus didukung oleh data dan fakta- faktaempiris-objektif baik berdasarkan peneliian langsung (observasi lapangan ) maupunpenelitian tidak langsung (study kepustakaan)skripsi ditulis sebagai syarat mendapatkangelar sarjana S1. Pembahasan dalam skripsi harus dilakukan mengikuti alur pemikiranilmiah yaitu logis dan emperis.d. ThesisThesis adalah suatu karya ilmiah yang sifatnya lebih mendalam dari pada skripsi, thesismerupakan syarat untuk mendapatkan gelar magister (S-2).Penulisan thesis bertujuan mensinthesikan ilmu yng diperoleh dari perguruan tinggi gunamempeluas khazanah ilmu yang telah didapatkan dari bangku kuliah master, khazanah initerutama berupa temuan-temuan baru dari hasil suatu penelitian secara mendalam tentangsuatu hal yangmenjadi tema thesis tersebut.e. DisertasiDisertasi adalah suatu karya tulis ilmiah yang mengemukakan suatu dalil yang dapatdibuktikan oleh penulis berdasarkan data dan fakta akurat dengan analisis terinci. Dalil yangdikemukakan biasanya dipertahankan oleh penulisnya dari sanggahan-sanggahan senatguru besar atau penguji pada sutu perguruan tinggi, desertasi berisi tentang hasilpenemuan-penemuan penulis dengan menggunakan penelitian yang lebih mendalamterhadap suatu hal yang dijadikan tema dari desertasi tersebut, penemuan tersebut bersifatorisinil dari penulis sendiri, penulis desertasi berhak menyandang gelar Doktor.2. Karya ilmiah Penelitian.A, Makalah seminar.1. Naskah Seminar
  4. 4. Naskah Seminar adalah karya ilmiah tang barisi uraian dari topik yang membahas suatupermasalahan yang akan disampaikan dalam forum seminar. Naskah ini bisa berdasarkanhasil penelitian pemikiran murni dari penulisan dalam membahas atau memecahkanpermasalahan yang dijadikan topik atau dibicarakan dalam seminar.2. Naskah BersambungNaskah Bersambung sebatas masih berdasarkan ciri-ciri karya ilmiah, bisa disebut karyatulis ilmiah. Bentuk tulisan bersambung ini juga mempunyai judul atau title dengan pokokbahasan (topik) yang sama, hanya penyajiannya saja yang dilakukan secara bersambung,atau bisa juga pada saat pengumpulan data penelitian dalam waktu yang berbeda.B. Laporan hasil penelitianLaporan adalah bagian dari bentuk karya tulis ilmiah yang cara penulisannya dilakukansecara relatif singkat. Laporan ini bisa dikelompokkan sebagai karya tulis ilmiah karenaberisikan hasil dari suatu kegiatan penelitian meskipun masih dalam tahap awal.C. Jurnal penelitianJurnal penelitian adalah buku yang terdiri karya ilmiah terdiri dari asal penilitian danresensi buku. Penelitian jurnal ini harus teratur continue dan mendapatkan nomor dariperpustakaan nasional berupa ISSN (international standard serial number).B. Karya Tulis Non-ilmiahKarya non-ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan danpengalaman dalam kehidupan sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum,dan biasanya menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlaluformal).Ciri-ciri karya tulis non-ilmiah : ditulis berdasarkan fakta pribadi, fakta yang disimpulkan subyektif, gaya bahasa konotatif dan populer, tidak memuat hipotesis, penyajian dibarengi dengan sejarah, bersifat imajinatif, situasi didramatisir, bersifat persuasif. tanpa dukungan buktiJenis-jenis yang termasuk karya non-ilmiah adalah dongeng, cerpen, novel, drama, danroman.C. Perbedaan Karya Ilmiah dengan Non-ilmiahIstilah karya ilmiah dan nonilmiah merupakan istilah yang sudah sangat lazim diketahuiorang dalam dunia tulis-menulis. Berkaitan dengan istilah ini, ada juga sebagian ahli bahasamenyebutkan karya fiksi dan nonfiksi. Terlepas dari bervariasinya penamaan tersebut, halyang sangat penting untuk diketahui adalah baik karya ilmiah maupun nonilmiah/fiksi dannonfiksi atau apa pun namanya, kedua-keduanya memiliki perbedaan yang signifikan.Perbedaan-perbedaan yang dimaksud dapat dicermati dari beberapa aspek. Pertama, karyailmiah harus merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (faktual objektif). Faktualobjektif adalah adanya kesesuaian antara fakta dan objek yang diteliti. Kesesuaian ini harus
  5. 5. dibuktikan dengan pengamatan atau empiri. Kedua, karya ilmiah bersifat metodis dansistematis. Artinya, dalam pembahasan masalah digunakan metode atau cara-cara tertentudengan langkah-langkah yang teratur dan terkontrol melalui proses pengidentifikasianmasalah dan penentuan strategi. Ketiga, dalam pembahasannya, tulisan ilmiahmenggunakan ragam bahasa ilmiah. Dengan kata lain, ia ditulis dengan menggunakan kodeetik penulisan karya ilmiah. Perbedaan-perbedaan inilah yang dijadikan dasar para ahlibahasa dalam melakukan pengklasifikasian.Selain karya ilmiah dan nonilmiah yang telah disebutkan di atas, terdapat juga karanganyang berbentuk semi-ilmiah/ilmiah populer. Sebagian ahli bahasa membedakan dengantegas antara karangan semi-ilmiah ini dengan karangan ilmiah dan nonilmiah. Finoza(2005:193) menyebutkan bahwa karakteristik yang membedakan antara karangan semi-ilmiah, ilmiah, dan nonilmiah adalah pada pemakaian bahasa, struktur, dan kodifikasikarangan. Jika dalam karangan ilmiah digunakan bahasa yang khusus dalam di bidangilmu tertentu, dalam karangan semi-ilmiah bahasa yang terlalu teknis tersebut sedapatmungkin dihindari. Dengan kata lain, karangan semi-ilmiah lebih mengutamakanpemakaian istilah-istilah umum daripada istilah-istilah khusus. Jika diperhatikan dari segisistematika penulisan, karangan ilmiah menaati kaidah konvensi penulisan dengankodifikasi secara ketat dan sistematis, sedangkan karangan semi-ilmiah agak longgarmeskipun tetap sistematis. Dari segi bentuk, karangan ilmiah memiliki pendahuluan(preliminaris) yang tidak selalu terdapat pada karangan semi-ilmiah.Berdasarkan karakteristik karangan ilmiah, semi-ilmiah, dan nonilmiah yang telahdisebutkan di atas, yang tergolong dalam karangan ilmiah adalah laporan, makalah, skripsi,tesis, disertasi; yang tergolong karangan semi-ilmiah antara lain artikel, feature, kritik,esai, resensi; yang tergolong karangan nonilmiah adalah anekdot, dongeng, hikayat, cerpen,cerber, novel, roman, puisi, dan naskah drama.Karya nonilmiah sangat bervariasi topik dan cara penyajiannya, tetapi isinya tidak didukungfakta umum. Karangan nonilmiah ditulis berdasarkan fakta pribadi, dan umumnya bersifatsubyektif. Bahasanya bisa konkret atau abstrak, gaya bahasanya nonformal dan populer,walaupun kadang-kadang juga formal dan teknis. Karya nonilmiah bersifat (1) emotif:kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan dansedikit informasi, (2) persuasif: penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkanpembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative, (3) deskriptif:pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif, dan (4) jika kritik adakalanya tanpadukungan bukti.

×