Sumber:
Edisi Asli Bahasa Inggris
Judul: Feeding Your Soul: A Quiet Time
Handbook
Penulis: Jean Fleming
Penerbit: NavPress (1999)
Edisi Terjemahan Bahasa Indonesia
Judul: Waktu Bersama Tuhan: Buku
Pegangan Waktu Teduh
Penerbit: Katalis (2010)
Pendahuluan—Dari Jean untuk Anda
1. Menikmati Hubungan Pribadi dengan Tuhan
2. Serba-Serbi Waktu Teduh
3. Apa Manfaat Memiliki Waktu Teduh
4. Menyediakan Ruang bagi Tuhan dalam Hidup
Anda
5. Kemenangan atas Rintangan, Rahasia
Konsistensi
6. Soal Menulis dalam Waktu Teduh
7. Bertahan Dalam Masa-Masa Kering
8. Lebih Lama Bersama Tuhan
9. Bersama Tuhan Seumur Hidup
Lampiran
Tuhan, Pencipta dan penguasa alam semesta,
‘akan bertemu dengan engkau’, demikian
kalimat yang diulang-ulang dalam kitab
Keluaran. Bagaimana supaya waktu-waktu
bersama Tuhan menjadi pengalaman yang
benar-benar membangun relasi kita
denganNya dan bukan hanya sekadar rutinitas
belaka? Buku ini akan menolong orang yang
belum pernah memiliki waktu teduh
memulainya; yang sudah pernah disegarkan
kembali; yang melakukannya hanya sebagai
rutinitas menemukan relasi yang dekat dan
hangat dengan Tuhan.
• Jean Myers menikah dengan Roger Fleming
pada 1965. Bersama suaminya menjadi staff
The Navigators di San Diego, California, South
Korea, Okinawa, Tucson, Seattle, Colorado
Springs, dan Montrose, Colorado.
• Fokus utamanya adalah pelayanan ‘pribadi ke
pribadi’ dengan gairah untuk mempersiapkan
generasi berikutnya menjadi pekerja Kristus.
• Penulis dan pembicara internasional. Bukunya:
A Mother’s Heart, Finding Focus in a Whirlwind
World, Homesick Heart, Feeding Your Soul, dan
berbagai artikel majalah.
“Jean Fleming menjalani isi buku ini serta
membuktikannya sebagai sarana kasih karunia Tuhan
yang mengubah hidupnya sendiri. Bahan-bahan ini
juga telah diajarkan dalam ceramah-ceramahnya
serta pelayanan pemuridannya. Tuhan memberkati itu
semua dengan luar biasa. Saya yakin sekali, Dia juga
akan memberkati buku ini dan menolong banyak
orang, baik dalam masalah praktis maupun masalah
hati mereka, ketika mereka berusaha untuk
merasakan keintiman dengan Tuhan serta menjalani
kehidupan kristiani yang lebih berdisiplin setiap hari.”
DONALD S. WHITNEY, profesor formasi spiritual di
Midwest Baptist Seminary, dan penulis Spiritual
Disciplines for the Christian Life
“Waktu Bersama Tuhan tidak diragukan lagi
merupakan salah satu buku terbaik mengenai
waktu teduh yang pernah saya baca. Jean
menunjukkan bagian-bagian hidup kita yang
menghambat perjalanan bersama Tuhan dan
menyediakan jalan keluar yang realistis untuk
mengatasinya. Buku ini seharusnya dimiliki oleh
setiap orang kristiani, baik yang sudah lama
maupun yang baru percaya.”
NELL MAXWELL, Pendiri, Pimpinan, dan CEO dari
Women Alive of Canada
“Jean Fleming menuntun kita membangun
disiplin yang luar biasa sederhana dan penuh
kuasa ini, dengan saran-saran yang menarik dan
mudah diterapkan. Hidup Anda tidak akan sama
lagi jika Anda mengikuti langkah-langkah yang ia
sarankan, yang secara pribadi saya ketahui juga
telah menuntun hidup Jean sendiri selama
bertahun-tahun.”
Dr. JERRY WHITE, Pimpinan The Navigators
• Tuhan melahirbarukan kita dan
menghubungkan kita dengan Diri-Nya,
ketika kita menerima Kristus sebagai
Tuhan dan Juru Selamat pribadi
(Rm 8:15-16).
• Tuhan menginginkan kita terhubung dan
memiliki pengalaman bersama-Nya secara
pribadi sepanjang hari dan setiap hari.
• Tuhan memakai keadaan kita sehari-hari
sebagai sarana perjumpaan dengan-Nya.
Waktu teduh menolong kita membina
hubungan ini.
• Waktu teduh berarti menyediakan
waktu dan ruang dalam hidup kita
untuk berjumpa dan membangun
hubungan Pribadi-ke-pribadi dengan
Tuhan.
• Tak ada hubungan yang dapat
berkembang tanpa disertai waktu
ketika satu pribadi dapat memberi
perhatian penuh kepada pribadi
lainnya.
• Teladan Alkitab: Yesus (Mrk 1:35, Luk
5:16), Daniel (Dan 6:10-11, 13), Daud,
• Tuhan rindu bertemu dengan kita
• Kita memerlukannya
• Dunia ini sangat perlu melihat
Kristus di dalam diri kita
 Saya akan menyediakan waktu untuk bertemu
Tuhan hari ini, besok, dan sepanjang minggu ini.
 Saya akan bertemu Tuhan pada pukul __________
pagi/siang.
 Saya akan bertemu Tuhan di _________ (tempat).
 Saya akan mempersiapkan beberapa hal untuk
mendukung pertumbuhan hubungan saya dengan
Tuhan:
 Alkitab,
 pena dan kertas (buku jilid spiral atau binder
yang membantu Anda menyimpan dan
menyatukan catatan waktu teduh Anda)
 buku ini, Waktu bersama Tuhan: Buku Panduan
Waktu Teduh.
• Mulailah sekarang, waktu yang ideal tak
akan pernah datang. Semakin cepat
mempraktikkannya, semakin cepat
kebiasaan waktu teduh memberi manfaat.
• Mulailah dengan membuat komitmen
untuk melakukan waktu teduh setiap hari.
Tetapkanlah jamnya: pagi, malam, pagi &
malam, waktu lainnya.
• Mulailah dengan porsi kecil (10’/hari)
secara konsisten, kembangkan seiring
berjalannya hubungan.
• Kita dapat bertemu dengan
Tuhan di berbagai tempat
yang disesuaikan dengan
keadaan.
• William Law (A Serious Call to
a Devout and Holy Life)
mengusulkan agar, apabila
mungkin, kita melakukan
waktu teduh di tempat yang
sama. Dengan menguduskan
sebuah tempat, kita akan pergi
ke sana dengan semakin
merasa hormat kepada Tuhan.
• Tidak ada aturan baku: dinamis dan unik.
Dinamis, sebagaimana suatu hubungan
antarpribadi.
Unik, berbeda pada setiap orang, berbeda
pada masa-masa dalam hidup seseorang.
• Ada 2 komponen utama: firman dan doa.
Tuhan berbicara kepada kita melalui
firman-Nya dan melalui Roh-Nya.
Kita memberi tanggapan kepada-Nya
melalui doa.
1. Membaca
2. Mencatat
3. Merenungkan
4. Menanggapi
Waktu teduh tidak punya aturan baku,
tetapi Anda memerlukan sebuah rencana
agar terarah pada tujuan.
• Mengalami Pembaruan
• Menata Hidup
• Membentuk Identitas
• Mengingat
• Menemukan Alasan
untuk Hidup
• Mengenal Tuhan
• Mengalami Kedekatan
dengan Tuhan
• Melihat dan Dibentuk
• Menanggalkan &
Mengenakan
• Makan dan Bersekutu
• Mendengarkan
• Mengembalikan Fokus
• Berduka & Bersuka
• Mengalami Pemulihan
• Mendapatkan Damai
Sejahtera & Cara
Pandang Tuhan
• Memperbaharui
Pengharapan
• Memiliki Satu-satunya
Hubungan yang Pasti
• Bertanya
Waktu teduh adalah tempat kita:
Tuhan sangat menghargai pilihan kita (harafiah:
‘hidangan terbaik’) untuk membangun
hubungan dengan-Nya (‘satu saja yang perlu’).
Kita perlu menyingkirkan berbagai kesibukan dan
memilih untuk menyediakan ruang bagi-Nya.
Tiga elemen penting untuk membangun
hubungan: waktu, komunikasi, kasih.
Lukas
10:38-42
• Kekhawatiran
• Kekayaan
• Kesenangan
• Kesibukan
• Kehilangan Rasa Takjub
• Penundaan atau Kemalasan
• Kelelahan, Depresi, atau Dukacita
• Selera atau Hasrat Rohani yang Rendah
• Jadwal yang ’Gila-gilaan’ dan Situasi Khusus
• Lamunan atau Rasa Kantuk
• Kekecewaan dalam Waktu Doa Anda
• Pikiran Kotor
• Pengharapan yang Tidak Realistis
• Ingatlah Mengapa
• Kenalilah dan Tanggapilah
• Janganlah Biarkan Rasa Takut akan
‘Legalisme’ Menjauhkan Anda
• Tetaplah Berusaha
• Latihlah Kedisiplinan
• Ikutilah Sebuah Rencana
• Terlibatlah dan Tingkatkanlah
10 Pertanyaan untuk Diajukan Jika Kehidupan
Rohani Kita Tumpul dan Kering:
1. Apakah Anda telah mengakui dan berpaling
dari dosa Anda?
2. Apakah Anda bertemu dengan Tuhan secara
teratur?
3. Apakah Anda terlibat dalam hal-hal yang
menumpulkan kepekaan rohani Anda?
4. Kondisi-kondisi apa sajakah yang menyertai
waktu-waktu terbaik Anda dengan Tuhan?
5. Apakah Anda hanya menjalankan rutinitas?
6. Apakah kesehatan yang buruk atau kelelahan
menjadi faktornya?
7. Apakah Anda telah memohon berkat Tuhan
dalam hidup Anda (1Taw 4:9-10) dan meminta
orang lain untuk berdoa bagi Anda?
8. Pernahkah Anda bertanya kepada Tuhan
tentang apa yang ingin Dia ajarkan kepada
Anda melalui saat ini?
9. Satu tindakan atau sikap apakah yang bisa
mengembuskan udara segar ke dalam waktu
teduh Anda dengan Tuhan?
10. Apakah Anda pernah berkata pada Tuhan
bahwa Anda akan tetap melakukan waktu
teduh walaupun masa kekeringan masih
melanda?
• Meditasi Firman
• Menulis Jurnal
• Setengah Hari Bersama Tuhan
• Berpuasa
• Retret Pribadi
1. Katakan alasannya—beri dorongan.
2. Tunjukkan caranya—beri petunjuk.
3. Bantu ia melangkah—selesaikan
masalah, perluas wawasan, sesuaikan
tugas-tugas yang diberikan.
4. Bantu ia menularkannya kepada orang
lain—beri dorongan untuk membagikan
apa yang ia pelajari kepada orang lain;
bantu dia untuk secara perlahan-lahan
menolong orang lain memulai waktu
teduhnya dengan Tuhan.
Waktu Bersama Tuhan
Waktu Bersama Tuhan

Waktu Bersama Tuhan

  • 2.
  • 3.
    Edisi Asli BahasaInggris Judul: Feeding Your Soul: A Quiet Time Handbook Penulis: Jean Fleming Penerbit: NavPress (1999) Edisi Terjemahan Bahasa Indonesia Judul: Waktu Bersama Tuhan: Buku Pegangan Waktu Teduh Penerbit: Katalis (2010)
  • 4.
    Pendahuluan—Dari Jean untukAnda 1. Menikmati Hubungan Pribadi dengan Tuhan 2. Serba-Serbi Waktu Teduh 3. Apa Manfaat Memiliki Waktu Teduh 4. Menyediakan Ruang bagi Tuhan dalam Hidup Anda 5. Kemenangan atas Rintangan, Rahasia Konsistensi 6. Soal Menulis dalam Waktu Teduh 7. Bertahan Dalam Masa-Masa Kering 8. Lebih Lama Bersama Tuhan 9. Bersama Tuhan Seumur Hidup Lampiran
  • 5.
    Tuhan, Pencipta danpenguasa alam semesta, ‘akan bertemu dengan engkau’, demikian kalimat yang diulang-ulang dalam kitab Keluaran. Bagaimana supaya waktu-waktu bersama Tuhan menjadi pengalaman yang benar-benar membangun relasi kita denganNya dan bukan hanya sekadar rutinitas belaka? Buku ini akan menolong orang yang belum pernah memiliki waktu teduh memulainya; yang sudah pernah disegarkan kembali; yang melakukannya hanya sebagai rutinitas menemukan relasi yang dekat dan hangat dengan Tuhan.
  • 6.
    • Jean Myersmenikah dengan Roger Fleming pada 1965. Bersama suaminya menjadi staff The Navigators di San Diego, California, South Korea, Okinawa, Tucson, Seattle, Colorado Springs, dan Montrose, Colorado. • Fokus utamanya adalah pelayanan ‘pribadi ke pribadi’ dengan gairah untuk mempersiapkan generasi berikutnya menjadi pekerja Kristus. • Penulis dan pembicara internasional. Bukunya: A Mother’s Heart, Finding Focus in a Whirlwind World, Homesick Heart, Feeding Your Soul, dan berbagai artikel majalah.
  • 7.
    “Jean Fleming menjalaniisi buku ini serta membuktikannya sebagai sarana kasih karunia Tuhan yang mengubah hidupnya sendiri. Bahan-bahan ini juga telah diajarkan dalam ceramah-ceramahnya serta pelayanan pemuridannya. Tuhan memberkati itu semua dengan luar biasa. Saya yakin sekali, Dia juga akan memberkati buku ini dan menolong banyak orang, baik dalam masalah praktis maupun masalah hati mereka, ketika mereka berusaha untuk merasakan keintiman dengan Tuhan serta menjalani kehidupan kristiani yang lebih berdisiplin setiap hari.” DONALD S. WHITNEY, profesor formasi spiritual di Midwest Baptist Seminary, dan penulis Spiritual Disciplines for the Christian Life
  • 8.
    “Waktu Bersama Tuhantidak diragukan lagi merupakan salah satu buku terbaik mengenai waktu teduh yang pernah saya baca. Jean menunjukkan bagian-bagian hidup kita yang menghambat perjalanan bersama Tuhan dan menyediakan jalan keluar yang realistis untuk mengatasinya. Buku ini seharusnya dimiliki oleh setiap orang kristiani, baik yang sudah lama maupun yang baru percaya.” NELL MAXWELL, Pendiri, Pimpinan, dan CEO dari Women Alive of Canada
  • 9.
    “Jean Fleming menuntunkita membangun disiplin yang luar biasa sederhana dan penuh kuasa ini, dengan saran-saran yang menarik dan mudah diterapkan. Hidup Anda tidak akan sama lagi jika Anda mengikuti langkah-langkah yang ia sarankan, yang secara pribadi saya ketahui juga telah menuntun hidup Jean sendiri selama bertahun-tahun.” Dr. JERRY WHITE, Pimpinan The Navigators
  • 11.
    • Tuhan melahirbarukankita dan menghubungkan kita dengan Diri-Nya, ketika kita menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi (Rm 8:15-16). • Tuhan menginginkan kita terhubung dan memiliki pengalaman bersama-Nya secara pribadi sepanjang hari dan setiap hari. • Tuhan memakai keadaan kita sehari-hari sebagai sarana perjumpaan dengan-Nya. Waktu teduh menolong kita membina hubungan ini.
  • 12.
    • Waktu teduhberarti menyediakan waktu dan ruang dalam hidup kita untuk berjumpa dan membangun hubungan Pribadi-ke-pribadi dengan Tuhan. • Tak ada hubungan yang dapat berkembang tanpa disertai waktu ketika satu pribadi dapat memberi perhatian penuh kepada pribadi lainnya. • Teladan Alkitab: Yesus (Mrk 1:35, Luk 5:16), Daniel (Dan 6:10-11, 13), Daud,
  • 13.
    • Tuhan rindubertemu dengan kita • Kita memerlukannya • Dunia ini sangat perlu melihat Kristus di dalam diri kita
  • 14.
     Saya akanmenyediakan waktu untuk bertemu Tuhan hari ini, besok, dan sepanjang minggu ini.  Saya akan bertemu Tuhan pada pukul __________ pagi/siang.  Saya akan bertemu Tuhan di _________ (tempat).  Saya akan mempersiapkan beberapa hal untuk mendukung pertumbuhan hubungan saya dengan Tuhan:  Alkitab,  pena dan kertas (buku jilid spiral atau binder yang membantu Anda menyimpan dan menyatukan catatan waktu teduh Anda)  buku ini, Waktu bersama Tuhan: Buku Panduan Waktu Teduh.
  • 15.
    • Mulailah sekarang,waktu yang ideal tak akan pernah datang. Semakin cepat mempraktikkannya, semakin cepat kebiasaan waktu teduh memberi manfaat. • Mulailah dengan membuat komitmen untuk melakukan waktu teduh setiap hari. Tetapkanlah jamnya: pagi, malam, pagi & malam, waktu lainnya. • Mulailah dengan porsi kecil (10’/hari) secara konsisten, kembangkan seiring berjalannya hubungan.
  • 16.
    • Kita dapatbertemu dengan Tuhan di berbagai tempat yang disesuaikan dengan keadaan. • William Law (A Serious Call to a Devout and Holy Life) mengusulkan agar, apabila mungkin, kita melakukan waktu teduh di tempat yang sama. Dengan menguduskan sebuah tempat, kita akan pergi ke sana dengan semakin merasa hormat kepada Tuhan.
  • 17.
    • Tidak adaaturan baku: dinamis dan unik. Dinamis, sebagaimana suatu hubungan antarpribadi. Unik, berbeda pada setiap orang, berbeda pada masa-masa dalam hidup seseorang. • Ada 2 komponen utama: firman dan doa. Tuhan berbicara kepada kita melalui firman-Nya dan melalui Roh-Nya. Kita memberi tanggapan kepada-Nya melalui doa.
  • 18.
    1. Membaca 2. Mencatat 3.Merenungkan 4. Menanggapi Waktu teduh tidak punya aturan baku, tetapi Anda memerlukan sebuah rencana agar terarah pada tujuan.
  • 19.
    • Mengalami Pembaruan •Menata Hidup • Membentuk Identitas • Mengingat • Menemukan Alasan untuk Hidup • Mengenal Tuhan • Mengalami Kedekatan dengan Tuhan • Melihat dan Dibentuk • Menanggalkan & Mengenakan • Makan dan Bersekutu • Mendengarkan • Mengembalikan Fokus • Berduka & Bersuka • Mengalami Pemulihan • Mendapatkan Damai Sejahtera & Cara Pandang Tuhan • Memperbaharui Pengharapan • Memiliki Satu-satunya Hubungan yang Pasti • Bertanya Waktu teduh adalah tempat kita:
  • 20.
    Tuhan sangat menghargaipilihan kita (harafiah: ‘hidangan terbaik’) untuk membangun hubungan dengan-Nya (‘satu saja yang perlu’). Kita perlu menyingkirkan berbagai kesibukan dan memilih untuk menyediakan ruang bagi-Nya. Tiga elemen penting untuk membangun hubungan: waktu, komunikasi, kasih. Lukas 10:38-42
  • 21.
    • Kekhawatiran • Kekayaan •Kesenangan • Kesibukan • Kehilangan Rasa Takjub • Penundaan atau Kemalasan • Kelelahan, Depresi, atau Dukacita • Selera atau Hasrat Rohani yang Rendah • Jadwal yang ’Gila-gilaan’ dan Situasi Khusus • Lamunan atau Rasa Kantuk • Kekecewaan dalam Waktu Doa Anda • Pikiran Kotor • Pengharapan yang Tidak Realistis
  • 22.
    • Ingatlah Mengapa •Kenalilah dan Tanggapilah • Janganlah Biarkan Rasa Takut akan ‘Legalisme’ Menjauhkan Anda • Tetaplah Berusaha • Latihlah Kedisiplinan • Ikutilah Sebuah Rencana • Terlibatlah dan Tingkatkanlah
  • 23.
    10 Pertanyaan untukDiajukan Jika Kehidupan Rohani Kita Tumpul dan Kering: 1. Apakah Anda telah mengakui dan berpaling dari dosa Anda? 2. Apakah Anda bertemu dengan Tuhan secara teratur? 3. Apakah Anda terlibat dalam hal-hal yang menumpulkan kepekaan rohani Anda? 4. Kondisi-kondisi apa sajakah yang menyertai waktu-waktu terbaik Anda dengan Tuhan? 5. Apakah Anda hanya menjalankan rutinitas?
  • 24.
    6. Apakah kesehatanyang buruk atau kelelahan menjadi faktornya? 7. Apakah Anda telah memohon berkat Tuhan dalam hidup Anda (1Taw 4:9-10) dan meminta orang lain untuk berdoa bagi Anda? 8. Pernahkah Anda bertanya kepada Tuhan tentang apa yang ingin Dia ajarkan kepada Anda melalui saat ini? 9. Satu tindakan atau sikap apakah yang bisa mengembuskan udara segar ke dalam waktu teduh Anda dengan Tuhan? 10. Apakah Anda pernah berkata pada Tuhan bahwa Anda akan tetap melakukan waktu teduh walaupun masa kekeringan masih melanda?
  • 25.
    • Meditasi Firman •Menulis Jurnal • Setengah Hari Bersama Tuhan • Berpuasa • Retret Pribadi
  • 26.
    1. Katakan alasannya—beridorongan. 2. Tunjukkan caranya—beri petunjuk. 3. Bantu ia melangkah—selesaikan masalah, perluas wawasan, sesuaikan tugas-tugas yang diberikan. 4. Bantu ia menularkannya kepada orang lain—beri dorongan untuk membagikan apa yang ia pelajari kepada orang lain; bantu dia untuk secara perlahan-lahan menolong orang lain memulai waktu teduhnya dengan Tuhan.