Penelitian ini menganalisis penggunaan kombinasi antibiotik gentamisin dan ampisilin pada pasien pediatri di RSUD Dr. M. Yunus Bengkulu, dengan temuan bahwa 43,9% pasien menerima kombinasi ini, namun 32,33% berada di luar rentang dosis yang dianjurkan, meningkatkan risiko efek samping dan resistensi antibiotik. Dosis yang diberikan juga menunjukkan bahwa 40% bayi dan 96,82% anak-anak menerima dosis di bawah yang disarankan. Penelitian ini menekankan pentingnya penyesuaian dosis dan pemantauan penggunaan untuk menghindari efek toksik dan memastikan efektivitas terapi.