Arya Duta mengalami trauma akibat tertembak peluru nyasar di dada kanan saat perampokan di bank. Hal ini menyebabkan udara masuk ke rongga dada (pneumothorax) dan menyebabkan paru-paru kolaps, serta pendarahan di hidung. Dokter menyimpulkan Arya mengalami pneumothorax yang menyebabkan kesulitan bernapas dan nyeri dada.