Dokumen ini membahas teori strukturalisme dalam prosa fiksi, yang menekankan hubungan antar unsur dalam karya sastra. Teori ini berakar dari pandangan Aristoteles dan dikembangkan oleh para tokoh seperti Ferdinand de Saussure dan kaum formalis Rusia. Meskipun mempunyai keuntungan dalam memahami struktur dan otonomi karya, kelemahan dari pendekatan ini adalah sering mengabaikan konteks sosial dan budaya di sekitarnya.