Pendekatan Klasik
dalam Manajemen
1. Widya Reghsa F./ IP/ 071311333026
2. Reza Mahardika/ IP/ 071311333015
3. Caesario P./ IP/ 071311333042
4. Hanaa Septiana/ IP/ 071311333064
5. Alifia Imananda P./ IP/ 071311333071
6. Khaidir Auliya’/ IP/ 071311333094
7. Nur A’idah F./ IIP/ 071311633002
8. Firda Maulidinah/ IIP/ 071311633003
9. Dellatama Y.K./ IIP/ 071311633030
10. Prasasti S./ IIP/ 071311633046
11. Wahyu S.B./ IIP/ 071311633064
12. Hanggoro Purbo K./ IIP/ 071311633078
- Masalah yang hendak diangkat
- Latar belakang masalah
- Tujuan presentasi
- Konsep-konsep utama :
• Analisa sejarah pendekatan klasik
manajemen
• Teori – teori pendekatan klasik
manajemen dan penggunaan teori
pendekatan klasik dalam perusahaan
- Kesimpulan
1. Apa itu pendekatan klasik ?
2. Bagaimana perkembangan pendekatan
klasik dalam era sekarang ?
3. Bagaimana kelebihan dan kelemahan
pendekatan klasik ?
Perkembangan teori – teori manajemen
seiring berjalannya waktu selalu
mengalami dinamika dan mengalami
perkembangan. Namun dalam
perkembangannya kaidah – kaidah
manajemen sering dianggap sepele.
Sehingga landasan filosofis manajemen
perlu kita dalami, khususnya dalam
konteks pendekatan klasik.
• Menjelaskan mengenai sejarah
munculnya pendekatan klasik
• Menjelaskan teori – teori pendekatan
klasik
• Menjelaskan permasalahan yang ada
dalam pendekatan klasik
• Menjawab rumusan masalah yang
diangkat
• Analisa Sejarah Pendekatan Klasik
Manajemen
• Teori – teori pendekatan klasik dan
penggunaan teori pendekatan klasik
dalam perusahaan
• Pendekatan klasik muncul pada abad ke
19 dan awal abad ke 20 yang
mengutamakan pendekatan rasional dan
ilmiah terhadap ilmu manajemen, serta
berupaya menjadikan organisasi mesin
kerja yang efisien.
• Terdapat 3 kajian, yaitu manajemen
ilmiah, organisasi birokratis, dan prinsip
administrasi.
Pendekatan Klasik
Manajemen
• Dipelopori oleh Frederick Taylor.
• Studi sitematis tentang hubungan antara
orang dengan tugas (pembagian tugas) dan
perancangan ulang pekerjaan untuk
mencapai peningkatan produktivitas
• Pada dasarnya manajemen ilmiah timbul
disebabkan adanya kebutuhan untuk
meningkatkan produktivitas.
• Metode manajemen ilmiah dapat
diaplikasikan pada berbagai aktivitas
organisasi serta organisasi manufakturing.
• Toyota  Untuk meningkatkan
produktivitas nya toyota menggunakan
manajemen ilmiah, yaitu: Case , Trial and
error, asumsi, tes, serta kesimpulan.
• Kesimpulan dari setiap masalah lah yang
akhirnya menjadi penyelesaian yang
digunakan toyota untuk lebih berinovasi.
Hal itu bisa dilihat dari banyaknya inovasi
yang bisa dilakukan toyota dengan meneliti
secara ilmiah keinginan dan selera
masyarakat terhadap kendaraan mobil.
• Dikembangkan oleh Luther Gulick dan
James Mooney.
• Pengembangan prinsip-prinsip administrasi
dimaksudkan untuk memandu para
manajer dalam fungsi seperti perencanaan
(planning), pengorganisasian (organizing),
supervise (supervising), pengawasan
(controlling), dan pendelegasian
wewenang. Kelompok ini kemudian dikenal
dengan “the administrative management
school” (March and Simon, 1958).
• Dipelopori oleh Max Weber
• Birokrasi suatu bentuk organisasi yang
dicirikan oleh adanya pembagian kerja yg jelas,
secara struktural dan bersifat profesional.
Menurut Max Weber birokrasi memiliki
beberapa karakteristik berikut:
1. Adanya aturan yang ketat.
2. Diakuinya hirarki wewenang.
3. kedudukan dalam birokrasi
4. manajemen sub unit.
PT Astra International Tbk. Toyota Sales
Operation Cabang Pasteur (hirarki
kewenangan) Branch
Manager (Kepala Cabang), Customer
Relation Coordinator (CRC), Sales
Department (Kepala Penjualan), Sales
Supervisor, Administration
Departement (Kepala Administrasi), dan
Administration Unit (Adm. Unit)

Pendekatan Klasik dalam Manajemen

  • 1.
  • 2.
    1. Widya ReghsaF./ IP/ 071311333026 2. Reza Mahardika/ IP/ 071311333015 3. Caesario P./ IP/ 071311333042 4. Hanaa Septiana/ IP/ 071311333064 5. Alifia Imananda P./ IP/ 071311333071 6. Khaidir Auliya’/ IP/ 071311333094 7. Nur A’idah F./ IIP/ 071311633002 8. Firda Maulidinah/ IIP/ 071311633003 9. Dellatama Y.K./ IIP/ 071311633030 10. Prasasti S./ IIP/ 071311633046 11. Wahyu S.B./ IIP/ 071311633064 12. Hanggoro Purbo K./ IIP/ 071311633078
  • 3.
    - Masalah yanghendak diangkat - Latar belakang masalah - Tujuan presentasi - Konsep-konsep utama : • Analisa sejarah pendekatan klasik manajemen • Teori – teori pendekatan klasik manajemen dan penggunaan teori pendekatan klasik dalam perusahaan - Kesimpulan
  • 4.
    1. Apa itupendekatan klasik ? 2. Bagaimana perkembangan pendekatan klasik dalam era sekarang ? 3. Bagaimana kelebihan dan kelemahan pendekatan klasik ?
  • 5.
    Perkembangan teori –teori manajemen seiring berjalannya waktu selalu mengalami dinamika dan mengalami perkembangan. Namun dalam perkembangannya kaidah – kaidah manajemen sering dianggap sepele. Sehingga landasan filosofis manajemen perlu kita dalami, khususnya dalam konteks pendekatan klasik.
  • 6.
    • Menjelaskan mengenaisejarah munculnya pendekatan klasik • Menjelaskan teori – teori pendekatan klasik • Menjelaskan permasalahan yang ada dalam pendekatan klasik • Menjawab rumusan masalah yang diangkat
  • 7.
    • Analisa SejarahPendekatan Klasik Manajemen • Teori – teori pendekatan klasik dan penggunaan teori pendekatan klasik dalam perusahaan
  • 8.
    • Pendekatan klasikmuncul pada abad ke 19 dan awal abad ke 20 yang mengutamakan pendekatan rasional dan ilmiah terhadap ilmu manajemen, serta berupaya menjadikan organisasi mesin kerja yang efisien. • Terdapat 3 kajian, yaitu manajemen ilmiah, organisasi birokratis, dan prinsip administrasi.
  • 9.
  • 10.
    • Dipelopori olehFrederick Taylor. • Studi sitematis tentang hubungan antara orang dengan tugas (pembagian tugas) dan perancangan ulang pekerjaan untuk mencapai peningkatan produktivitas • Pada dasarnya manajemen ilmiah timbul disebabkan adanya kebutuhan untuk meningkatkan produktivitas. • Metode manajemen ilmiah dapat diaplikasikan pada berbagai aktivitas organisasi serta organisasi manufakturing.
  • 11.
    • Toyota Untuk meningkatkan produktivitas nya toyota menggunakan manajemen ilmiah, yaitu: Case , Trial and error, asumsi, tes, serta kesimpulan. • Kesimpulan dari setiap masalah lah yang akhirnya menjadi penyelesaian yang digunakan toyota untuk lebih berinovasi. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya inovasi yang bisa dilakukan toyota dengan meneliti secara ilmiah keinginan dan selera masyarakat terhadap kendaraan mobil.
  • 12.
    • Dikembangkan olehLuther Gulick dan James Mooney. • Pengembangan prinsip-prinsip administrasi dimaksudkan untuk memandu para manajer dalam fungsi seperti perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), supervise (supervising), pengawasan (controlling), dan pendelegasian wewenang. Kelompok ini kemudian dikenal dengan “the administrative management school” (March and Simon, 1958).
  • 13.
    • Dipelopori olehMax Weber • Birokrasi suatu bentuk organisasi yang dicirikan oleh adanya pembagian kerja yg jelas, secara struktural dan bersifat profesional. Menurut Max Weber birokrasi memiliki beberapa karakteristik berikut: 1. Adanya aturan yang ketat. 2. Diakuinya hirarki wewenang. 3. kedudukan dalam birokrasi 4. manajemen sub unit.
  • 14.
    PT Astra InternationalTbk. Toyota Sales Operation Cabang Pasteur (hirarki kewenangan) Branch Manager (Kepala Cabang), Customer Relation Coordinator (CRC), Sales Department (Kepala Penjualan), Sales Supervisor, Administration Departement (Kepala Administrasi), dan Administration Unit (Adm. Unit)