Surat ke-107, yang terdiri dari 7 ayat, berbicara tentang kritik terhadap orang-orang yang mengabaikan shalat dan enggan membantu anak yatim serta orang miskin. Surat ini turun berkaitan dengan seorang kafir yang menolak memberikan daging kepada anak yatim dan mengilustrasikan bahaya riya' dalam ibadah. Ayat-ayatnya mendorong untuk memuliakan yang lemah, menjaga shalat, berbuat ikhlas, dan berbuat baik pada siapapun.